Fiqri Sarankan IDP-DAHLAN Perlu Banyak Evaluasi Kinerja.

Bimantika.net

Mantan Aktivis Mahasiswa STIH Muhammadiyah M. Fiqriawansyah pada Bimantika.net menyebutkan bahwa Berbagai riak tanda resah terus di perlihatkan oleh Masyarakat Kabupaten Bima di berbagai sesi lewat demonstran, poster-poster dan media sosial. di penghujung Jabatan IDP-DAHLAN tidak sedikit masih menanggung utang janji.
Dirinya menyayangkan kepada IDP-DAHLAN selaku Bupati dan WaBup Bima, karena tidak sepenuhnya mempercepat koneksi mandiri pertumbuhan Masyarakat lewat program kerja yang sudah di janjikan.

Lanjutnya, bahwa IDP-DAHLAN hari ini perlu banyak Evaluasi kinerja , karena Masyarakat butuh kesejahteraan lewat program kerja.

“Hari ini saya memberi filosofis untuk IDP-DAHLAN selaku Bupati dan WaBup Bima “Au Ra Rawi Ede Di Tunti Labo Au Ra Tunti Ede Di karawi”” ungkapnya.
Masih menurut Fiqri
Dirinya berharap agar adanya kepedulian dan kesadaran IDP-DAHLAN terhadap Masyarakat yang akhir-akhir ini mengalami banyak sekali permasalahan yang di hadapi. Mulai dari permasalahan harga sandang dan pangan yang rendah, kualitas pembangunan infrastruktur, serta berbagai fasilitas masyarakat yang perlu di perhatikan dengan baik. (BNN-02)

Sekjan Aliansi penjuang integritas NTB Minta Walikota copot Kadis Perhubungan

Bimantika.net

Sekjan Aliansi penjuang integritas NTB, Iwan mengharapkan pada Walikota Bima agar menyeleksi ulang Keberadaan kepala Dinas Perhubungan Kota Bima.

Menurutnya, Dinas perhubungan kota bima. Mulai dari kepala dinas sempai kepala bidang satupun tidak ada di ruangan nya.
Yang ada hanya satu dua Orang staf yang ada di kantor tadi sekitar jam 02:00 sampe jam 03:00

“Pak wali kota bima yang kami banggakan. Tolong di atensi khusus ini dinas yang sangat tidak produktif” ujarnya.

Dirinya Memint ijin pada pak walikota sebagai pengatur kebijakan ASN di kota bima.
“Tolong di atensi khusus ini dinas perhubungan kota bima.. Kita datang kekantor perhubungan kota bima untuk mengklarifikasi terkait mobil yg tidak layak dipakai yang berada di pelabuhan sampe saat ini masih saja keluar masuk di pelabuhan. Dan persoalan lampu merah di setiap jalan banyak yang tdak aktif. Belum lagi persoalan parkir liar di sepanjang jalan di kota Bima…bahkan banyak persoalan yang kita kantongi urusan dinas perhubungan sa’at ini…mhon di panggil kepala dinasnya pak pak wali kota” harapnya.

Iwan merasa bahwa dinas perhubungan kota bima setengah hati membantu kebijakan kekuasaan LUTFI-FERI
(BNN-01)

Delian Lubis Tuding Mori Hanafi Penyumbang Dosa Soal Kasus Bibit Jangung

Bimantika.net

Aktivis senior Pergerakan LMND, Delian Lubis, S. Sos saat di wawancarai jum’at (13/12/2019) menyebutkan bahwa Wakil Ketua DPRD Propinsi NTB, Mori Hanafi Ingkar Janji urusan penyelesain kasus Bibit Jagung yang menimpa Dinas Pertanian Dan Holtikuktura Kabupaten Bima. “Dulu Mori Hanafi dalam media menyenutkan bahwa kasus bibit jangung akn diselesaikan dalm tempo yang singkat yakni dua minggu” kata Delian Lubis.
Kalimat itu menurut Delin Lubis adalah kalimat yang ditunggu oleh rakyat atas janjinya sendiri.
Lubis mengharapkan agar Mori hanafi tidak menambah dosa dengan memberi janji pada rakyat kabupaten Bima. Bahkan dalam Akun Facebook milik ptibdinya, delian lubis memberikan komentar “Hy Tuan Mori Hanafi, Anda harus Mempertanggung jawabkan Statmen mu, ada apa anda tiba2 Diam, ini bukan dua minggu tapi sudah sudah 2 Bulan. Apa anda sudah masuk berkonspirasi Dalam skandal bibit jagung Tersebut????
Ko anda tiba2 Diam tanpa suara lagi, kapasitas anda sebagai Wakil ketua DPRD propinsi. Kalau tidak bisa anda pertanggung jawabkan omongam anda sebaik nya anda Diam Daripada ambil panggung tapi tidak bermanfaat bagi penyelesaian kasus Besar Tersebut. Anda sebagai wakil Rakyat jngn hanya Numpang suara di kasus tersebut” demikain uangkap nya dalam status facebooknya.
Lanjut Delian Lubis, semestinya Mori Hanafi tidak memberikan janji oalsu pada rakyat karena dia adalah pejabat publik yang dipilih langsung oleh rakyat.
Mori Hanafi yang dikonfirmasi lewat Telepon tidak terhubungi. (BNN-01)

Bupati IDP Berterimaksih Pada Pihak BPN

Bimantika.net

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, SE mengaku program yang dicanangkan BPN sangat membantu Pemerintah Daerah, menerbitkan kembali sertifikat aset milik Pemkab Bima. Hal tersebut ditegaskan Dae Dinda Sapaan Akrab Bupati Bima, ketika pihaknya dengan mudah mendapatkan kembali data-data aset daerah yang terbakar, akibat musibah terbakarnya Kantor Pemkab Bima, tahun 2011 lalu.
‘’Alhamdulillah beberapa program BPN sangat membantu Pemerintah Daerah, dalam penerbitan kembali sertifikat aset milik Pemkab Bima. Bank data arsip itu sangat membantu kami,’’ungkap Dae Dinda, melalui Kabag Humas Setda Bima, M Chandra Kusuma, Ap, Jum’at (13/12).
Menurutnya, BPN juga telah menyelesaikan konflik tanah dan batas-batas wilayah. Secara khusus Umi Dinda menyampaikan rasa terima kasih kepada Kakanwil NTB, karena sebagian bukti kepemilikan aset Pemkab Bima masih bergantung pada data yang dimiliki oleh BPN.
‘’Banyak sekali Pemkab Bima mendapatkan bantuan dari BPN. Terimakasih atas dukungan yang sudah diberikan kepada seluruh masyarakat,’’imbuhnya. (hMs//BNN-01)

Bupati IDP : “Perempuan Harus Punya SDM Yang Mumpuni”

Bimantika.net

Songsong peringatan Hari Ibu ke-91 tanggal 22 Desember 2019 mendatang, Perkumpulan Solidaritas Untuk Demokrasi (SOLUD) Bima bermitra dengan Seknas FITRA, KOMPAK dan Pemerintah Kabupaten Bima Kamis (12/12) mengadakan Dialog Interaktif Praktik Baik Peran Perempuan dalam Mewujudkan Pembangunan Desa di Ruang Rapat Bupati Bima
Sejumlah Narasumber yang dihadirkan untuk menggali kiprah masing-masing pihak dalam pembangunan daerah, yaitu Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, sebagai pembicara kunci tentang Peran dan Kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Bima dalam Rangka Mewujudkan Pembangunan Desa dan Camat Bolo Mardiana SH memaparkan tema Fungsi Fasilitasi Kecamatan dalam Rangka Mewujudkan Pembangunan Desa.

Bupati Bima dalam pemaparannya mengungkapkan bahwa keterlibatan perempuan dalam pembangunan daerah masih perlu didorong. “Perempuan harus mempunyai SDM yang numpuni agar bisa berkiprah dan dikenal serta diakui keberadaanya,” terang Umi Dinda.

Menyoal eksistensi perempuan dalam lembaga perwakilan dan instansi pemerintah, kata dia, harus memilih perempuan yang mampu bekerja dan menyuarakan kepentingan perempuan.

Narasumber lainnya, Laily Ramdhani, S.STP., Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan, DP3AP2KB Kabupaten Bima memaparkan program-program Fasilitasi dan Penguatan Perempuan Desa dalam Mewujudkan Pembangunan Desa.

Juga Raani Wahyuni, ST. MT. M.Sc., Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Sosial Budaya Bappeda Kabupaten Bima yang menyajikan materi Refleksi Impelementasi Kesetaran gender dan inklusi sosial (Gender equity and social inclusion/GESI) dalam Mewujudkan Pembangunan Desa.

Tidak ketinggalan, perwakilan desa juga dihadirkan yaitu Nur Emi, Perwakilan Perempuan Disabilitas Desa Nggembe, Refleksi Keikutsertaan Keterwakilan Perempuan Disabilitas dalam Kegiatan Sekolah Anggaran Desa (Sekar Desa) dan Sri Hardiningsih, Anggota BPD Keterwakilan Perempuan Desa Nggembe membahas topik “Tantangan BPD Keterwakilan Perempuan dalam Mewujudkan Pembangunan Desa”.

Dialog bertema “Perempuan Bima Berdaya, Indonesia Maju tersebut dipandu  Safriatna A.Ch tersebut turut dihadiri Koordinator KOMPAK NTB Anja Kusuma dan Koordinator Seknas FITRA NTB Badiun (GA/BNN-01)

HIMBAUAN BADKO HMI BALI-NUSRA UNTUK PILKADES SERENTAK KABUPATEN BIMA

Bimantika.net

Ada harapan besar di pundak kaum generasi penerus cita cita bangsa yang kini sebagai Bendahara Umum Badko HMI Bali Nusra untuk sebuah daerah kelahirannya.
Yuni Eka Fitri, S. Pd selaku Bendahara Umum Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Bali Nusa Tenggara mengeluarkan pernyataan bahwa
Pemilihan Kades serentak di Kabupaten Bima, Provinsi NTB (NUSA TENGGARA BARAT) ,tinggal menghitung hari. Para pemuda-pemudi baik dari kalangan mahasiswa dan pekerja, memiliki harapan dan pesan untuk disampaikan kepada kepala desa yang terpilih nanti. Kami akan selalu terus mengawal kontestasi demokrasi Desa Pegandikan sampai siapa yang akan terpilih nanti.
“Kami berpesan, siapa pun kepala desa yang terpilih nanti, hendaknya paham tugas dan wewenangnya sesuai dengan UU Nomor 6 Tahun 2014, dan pasal-pasal yang ada di dalamnya, seperti pasal 23 dan pasal 25 UU Nomor 6 Tahun 2014, serta pasal 26 ayat 1 UU Desa tentang tugas-tugas yang harus dilakukan kepala desa. Banyak hal-hal yang perlu diperhatikan oleh kades yang akan terpilih nanti, seperti melakukan inovasi program-program desa, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melakukan pelatihan UMKM agar menambah pendapatan asli desa dan masyarakatnya, dan masih banyak lagi PR” ungkap Echa sapaan akrabnya.
Echa berharap pula bagi kades yang terpilih,
Perlu kita ketahui bahwa Kabupaten Bima memiliki banyak potensi yang bagus untuk membangun desa ke arah yang maju dan lebih baik, seperti sumber daya alam (SDA) yaitu kurang lebih 50% penghasilan dari masyarakat adalah dari sektor pertanian. Bukan hanya itu, sumber daya manusia (SDM) yang kali ini dalam lingkup masyarakat kabupaten Bima, saya rasa banyak sekali yang memiliki potensi tinggi, baik dari softskills dan hardskills. Harusnya kepala desa serta perangkat desa dapat melihat itu, dan melakukan upaya revitalisasi masyarakat melalui kebijakan ataupun kegiatan masyarakat.
Selain itu, kades yang terpilih dapat menghilangkan permasalahan klasik yang biasa terjadi di kehidupan sosial, seperti kurangnya interaksi pemerintah desa dengan masyarakat, perencanaan dan penganggaran terkesan ditutup-tutupi dan mengesampingkan masyarakat desa yang berpikir kritis.
Kepala desa (kades) penting memahami kondisi, sekaligus peka dalam melihat potensi yang ada di wilayah desanya. Sebagai pemimpin di pemerintahan desa, kades dapat mengoptimalkan potensi tersebut bagi kemandirian desa. (BNN-01)

Puluhan Tahun Mengabdi Pada Rakyat Desa Rade, Abdul Haris Di Cintai Warga. Lautan Manusia Padati Kampanye

Bimantika.net

Hari ini, selasa (10/12/2019) kampanye Calon Kepala Desa Rade Kecamatan Madapangga nomor Urut 4 atas nama Abdul Haris H. Dahfin dibanjiri ribuan pendukungnya. Salah satu orator sekaligus Tim suksesnya menyebutkan bahwa tidak sia sia Abdul Haris selama ini berbuat dan berbakti pada masyarakat rade, terbukti atas perbutan baiknya tersebut rakyat dengan sukarela datang kampanye untuk Abdul Haris.
Sosok Abdul Haris menurut pendukungnya adalah sosok yang sangat familiar dengn rakyat sehingga rakyat rade pun mencintai Abdul haris dengn hatinya.
Liputan langsung Bimantika.net saat kampanye, Tokoh Agama dan Tokoh Masyarakat, Kaum Ibu Ibu, pemuda banyak memberikan dukungan pada abdul haris karena selama ini Abdul haris sudah jauh hari menanamkan jasa dan kebaikannya. “Sudah puluhan tahun Haris memberikan pelayanan pada rakyat, ketika rakyat desa rade membutuhkan mobilnya untuk kegiatan rakyat dengan sukarela Haris meminjamkan mobil bak terbukanya, maka hari ini wajar kalau Haris akan hibahkan mobilnya untuk kepentingan masyarakat apabila terpilih nanti” Demikian ujar Sukardin salah satu Pendukung Abdul Haris.
Dirinya menyebutkan bahwa massa yang hadir dalam kampanye adalah massa yang betul betul datang dengan hati nuraninya tanpa dibayar. “Ini adalah massa riil pendukung baba Haris karena atas kebaikan dan pengabdian beliau selama ini’. Ujarnya.
Abdul Haris memililiki karakter dan tipikal yang sangat sederhana dan merakyat sehingga dengan mudah rakyat menerimanya sebagi pemimpin Desa Rade. “Pribadi baba Haris yang sederhana pembawaaannya itulah yang membedakan baba haris dengan calon lain, disamping banyak jasa yang ditanan jauh sebelumnya” demikian ungkapnya. (BNN-05)

Lautan Massa Kampaye Nomor 2 Cakades Woro, Farid Punya Peluang Untuk Menang

Bimantika.net

Kampanye Calon Kepala Desa Woro Kecamatan Madapangga an. Abdul Farid Ismail, SH dipadati ribuan pendukung dan loyalisnya.
Kampanye akbar calon kepala desa nomor 2 di dilaksanakan pada hari selasa (10/12/2019). Ruas jalan desa woro seakan menjadi Bukti bahwa Farid adalah sosok yang menjadi idaman masyarkat desa Woro.
“Belum ada sejarah sepanjang kampanye Pilkades Woro selam ini banjir manusia terjadi saat kampanye saudara Farid” ungkap salah satu pendukungnya.
Farid adalah sosok generasi muda yang memang dicintai oleh kaum ibu ibu dan para tokoh alih ulama serta menjadi idola bagi generasi muda sehingga saat kampanyepun seluruh elemen masyarakat Desa Woro saling bahu membahu memeriahkan kampanye tokoh muda ini.
Farid sepanjang karir politik ny di wilayah desa tidak pernah berbenturan sama siapapun sehingga menjadikan kepribadiannya sangat di cintai oleh seluruh lapisan masyarakat desa woro.
“Kami bangga punya sosok calon kepala desa yang selama ini tidak pernah bermasalah dengan siapapun di desa, justru bang Farid adalah sosok yang bisa memberikan pengayoman pada seluruh lapisan masyarakat woro” demikian ungkap pendukungnya.
Liputan langsung Bimantika.net di Desa Woro Kecamatan Madapangga, lebih kurang massa yang hadir kampanye nomor urut 2 sekitar lebih kurang 1500. Kampanye berjalan tertib dan teratur. Farid kedepan akan membawa Desa Woro ke arah yang lebih baik dan melakukan upaya kerja keras untuk kesejahteraan masyarakat desa Woro. Kampanye yang dilakukan nomor 2 ini didominasi kaum ibu ibu yang jalan kaki keliling Desa Woro. Bahkan mereka rela meninggalkan pekerjaan nya masing masing-masing hanya untuk memberikan dukungan pada calon kepala desa sebagai idola mereka. (BNN-07)

Mangkir Dari Panggilan Pertama, Oknum Pegawai Honda UPTD Ambalawi Dilayangkan Panggilan Kedua

Bimantika.net

Oknum Pegawai Honorer Daerah yang bertugas di UPTD Dikpora Kecamatan Ambalawi Kabupaten Bima, KH mangkir alis tidak hadir menghadap Penyidik polres Bima Kota. Kini, Penyidik Polres Bima Kota Kembali layangkan surat panggilan kedua untuk saudari KH agar menghadap Pihak polres Bima Kota guna dimintai keterangannya terkait dengan urusan dugaan penipuan yang dilaporkan oleh Yuliati, S. Pd beberapa waktu yang lalu.
Hasil pantauan Bimantika.net bahwa pada surat panggilan pertama yang semestinya KH harus berhadapan dengan penyidik pada hari Sabtu (8/12/2019) namun KH sampai dengan sore hari sama sekali tidak hadir untuk mempertanggungjawabkan apa yang menjadi Dugaan terhadap dirinya.
Pada Bimantika.net pelapor, Yuliati menyebutkan bahwa seharusnya warga negara yang taat hukum harusnya tidak mangkir kalau ada panggilan dari para penegak hukum sehingga masalah nya bisa terselesaikan. “Semakin mangkir semakin di panggil oleh hukum, saran saya segera saja hadapi proses hukumnya” demikian ungkap Yuli.
Yuli pun bercerita dugaan penipuan yang dilakukan oleh KH adalah kerja sama dalam hal jual beli beras. Selama ini lancar lancar saja, namun setelah di drop beras yang terakhir KH di duga kuat tidak menyetorkan harga beras yang lebih kurangnya enam puluhan juta rupiah. “Yang terakhir KH sama sekali tidak menyetorkan ke saya seharga beras enam puluh enam juta, atas perbuatannya tersebut sehingga saya melaporkannya di kepolisian guna untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya”jelas Yuli.
Sementara KH yang diduga kuat melakukan tindak pidana penipuan saat Bimantika.net menelponnya sama sekali tidak memberikan jawaban apapun, justru merasa tidak nyaman kalau wartawan menelponnya. (BNN-01)

Di Issukan Tak Punya Uang, “Lautan Massa Padati Kampanye Nomor Urut 4, Abd. Haris Sadakah Di Cintai Warga Dena

Bimantika.net

Kampanye Salah satu Calon Kepala Desa Dena, Abd. Haris H.M. Sadakah atau yang akrab disapa Aba Ko’o pada Hari senin (9/12/2019) dipadati ribuan masyarakat Desa Dena Kecamatan Madapangga. Ini tentunya membuktikan bahwa Nomot Urut 4 dicintai oleh warga Desa Dena Kecamatan Madapangga. Walau di kampanye hitamkan oleh lawan politiknya Aba Ko’o tidak memiliki uang yang cukup untuk berkontestasi di Pilkades Desa Dena, namun semangat para pendukungnya melebihi calon yang memiliki uang banyak. Ditengah hiruk pikuk kampanye Nomor Urut 4, ada yang “sakit hati” melihat membludaknya massa di ruas jalan desa dena tersebut. Rupanya si sakit hati itu adalah di duga kuat pendukung calon nomor Urut lain. Tanpa di sadari saat kampanye berlangsung menuturkan bahwa “Boleh nomor 4 punya massa yang begitu besar, tapi nanti kami langsung Serangan Fajar saja saat H-1 karena calon nomor 4 tidak punya uang” demikian kalimat sang sakit hati dihadapan Ibu Ibu Pendukung nomor Urut 4. Sang sakit hatipun usai menuturkan kalimat ptovokatif tersebut langsung tanya salah seorang ibu yang sedang saksikan Kampaye tersebut, “Ibu Orang Mana ,?” Dengan Tegas Ibu itu Menjawab “Saya Anaknya Pak Suaeb cucu H. Moersalin Midun, sepupu sekali Aba Ko’o” dengan jawaban seorang ibu tersebut sang sakit hati pun merasa malu dan tidak melanjutkan ungkapan provokatifnya, lau pergi begitu saja dengan rasa malunya. Ibu muda tersebut menceritakan kembali pada Bimantika.net bahwa anak tersebut langsung menghilang dan merasa malu. Sepertinya mereka bingung dengan tidak adanya uang Calon Nomor Urut 4, tapi mampu membangkitkan semangat pendukungnya dengan ribuan pendukung memadati jalan raya desa dena madapangga. (BNN-01)