Polairud Polres Bima Patroli Laut Antisipasi Pemboman Ikan

Bimantika.net Guna Menjaga Kelestarian Dan Keindahan Laut Serta Mencegah Terjadinya Tindak Kejahatan Para Nelayan Dalam Menangkap ikan diperairan Wilayah Hukum Polres Bima, Sat PolAirud Kepolisian Resor Bima, Menggelar operasi Gabungan yang Melibatkan Polsek Soromandai, dan Koramil Donggo, Tepatnya wilayah pesisir Pantai Kecamatan Soromandi Kabupaten Bima,(13/07/21).sekira pukul 09.00Wita.

Sebelum Melaksanakan Patroli Tersebut,Kasat PolAirud Memberikan Briefing, Rencana Aksi dan CB pada Saat Melakukan Operasi Serta Tetap Mengedepankan Cara Cara Humanis Kepada personil Gabungan Gabungan Yang di ikuti oleh Anggota Polsek Soromandai Dan Anggota Koramil Donnggo -Soromandi Dilapangan Mako Polsek Soromandai.

Kapolres Bima Gunawan Tri Hatmoyo, S.I.K., Melalui Kasi Humas polres Bima IPTU Adib Widayaka Mengatakan,Operasi yang Melibatkan personil gabungan ini melaksanakan kegiatan Patroli di pesisir pantai, Dengan Tujuan mengawasi kegiatan terhadap warga masyarakat yang melakukan aktifitas penangkapan ikan menggunakan Bahan peledak (Bom Ikan) di wilayah kecamatan Soromandi tutur Adib.

Lanjut Adib, personil gabungan Yang Sedang Melakukan Patroli mendapat Informasi Dari Masyarakat Bahwa ada Beberapa warga kecamatan Soromandi yang diduga Memiliki Peledak Untuk Menangkap Ikan Bahkan Memiliki Bahan Baku untuk Membuat Bom ikan Terangnya.

Tidak Membuang Waktu Dengan adanya informasi tersebut sehingga personil gabungan yang dimpin oleh Kasat polAirud didampingi oleh kadus setempat Bergerak Cepat menindak lanjuti serta melakukan pengeledahan beberapa rumah warga Yang Di Curigai Memiliki Bahan Peledak Tersebut.

Alhasil Petugas Mendapati 1 Rumah di Desa Sai Dan 1 Rumah Di Desa Sampungu yang Diduga Kuat sebagai pelaku perakit Boom ikan,dan ditemukan barang/benda yang dicurigai sebagai bahan baku Peledak yang Akan Digunakan untuk Menangkap ikan, Namun pemilik barang Dan benda Terebut Tidak berada dirumahnya Besar Kemungkinan Operasi ini Bocor Sehingga Para Pelaku Melarikan Diri Tandas Adib.

Petugas Berhasil Mengamankan Barang Bukti Dari Rumah (BT) 30 Warga Dusun Wila Desa Sai,1 Snorkel atau Masker Selam, Eman Sumbu/Detonator yang tidak terisi doping, 10 botol jenis botol Kecap Dan Bintang diduga sebagai wadah untuk meracik amonium nitrat/pupuk nitrat.

Semetara Dirumah (AK,) 37 Warga Dusun oi pupu Desa Sampungu Petugas Kembali Mengamankan,3 buah botol jenis botol kecap di duga berisi pupuk/amonium Nikrat, 10 buah botol, jenis botol kecap kosong,10 kotak korek api yang Sudah terpakai.

Seluruh Barang Bukti yang Diamankan Langsung Dibawa Menuju Mako Sat PolAirud Polres Bima, Bagi Para pemilik Yang Melarikan Akan Terus Diburu Petugas Tutup Adib.(***)

Walikota HML Berharap Inovasi Smart Cloud Lolos ke Tahap Selanjutnya

Bimantika.net Inovasi Smart Cloud Kota Bima berhasil meraih nominasi Top-99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik Tingkat Nasional. Hal tersebut merupakan prestasi yang membanggakan pagi Pemerintah Kota Bima.

Smart Cloud sendiri adalah sebuah layanan infrastruktur teknologi informatika. Beberapa aplikasi berbasis website yang telah digunakan untuk pelayanan publik sudah diterapkan.

Untuk itu, Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, S.E (HML) menyampaikan Smart Cloud Kota Bima membutuhkan internet aducated dan wifi publik serta jaringan infrastruktur yang memadai agar dapat menyediakan pelayanan secara online kepada masyarakat.

“Namun permasalahan yang dihadapi adalah mahalnya biaya internet educated dan wifi publik yang diperlukan,” jelas H. Lutfi ketika memberikan pemaparan terkait aplikasi Smart Cloud dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik secara daring di Ruang Command Center Kota Bima, Senin, 12 Juli 2021.

Pemerintah Kota Bima kedepannya akan lebih meninjau dan melakukan pengamanan server secara rutin. Mengingat ancaman banjir setiap musim hujan, sering terjadinya pemadaman listrik. Sehingga kualitas pelayanan diharapkan semakin meningkat.

“Ketika ancaman banjir di musim hujan, jumlah pengunjung website Pemerintah Kota Bima semakin tinggi dan memerlukan dan membutuhkan akses internet yang tinggi pada server,” tuturnya.

Wali Kota Bima berharap, kompetisi inovasi yang sudah masuk 99 besar nominasi ini bisa maju ke tahap selanjutnya dan dapat bersaing dengan daerah-daerah lain, kementrian dan BUMN.

“Mudah-mudahan di tahap kedua ini masuk tahap 46. Yang artinya akan di adu dengan Pemerintah Kota, Kabupaten, Kementerian, dan BUMN tanpa ada sekat siapapun,” tutupnya.(Sumber :Dinas Kominfostik Kota Bima)

Polsek Manggelewa Gelar Penyuluhan Narkoba

Bimantika.net Personil Polsek Manggelewa yang dipimpin langsung Kapolsek Manggelewa IPTU ABDUL MALIK, SH bersama dengan Danramil 06-1614 / Manggelewa LETTU Inf. MATURIDI didampingi Kanit Binmas AIPTU IDA RAMDANI dan Bhabinkamtibmas Desa Tekasire BRIPKA LALU AGUS SATRIAWAN melakukan penyuluhan terkait Narkoba di Sekolah SMA 1 Manggelewa Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu. Selasa (13/7/2021).

Kegiatan penyuluhan tersebut dilaksanakan atas kerjasama antara Kepala Sekolah SMA 1 dan Polsek Manggelewa serta Koramil Manggelewa dalam rangka mensosialisasikan tentang Narkoba dan Bahaya Narkoba itu sendiri.

Kegiatn ini setelah pihak Polsek mendapatkan akses Informasi Atas adanya akumulasi keterangan berbagai pihak bahwa Narkoba telah masuk dilingkungan sekolah.

Menurut Kapolsek bahwa Dengan adanya Sosialisasi tentang narkoba dan bahayanya narkoba dikalangan generasi muda terutama siswa – siswi dikalangan sekolah, peredaran narkoba di Wilayah Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu dapat ditekan maupun dihilangkan.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolsek Manggelewa maupun Danramil 06-1614 / Manggelewa juga memberikan edukasi dan himbauan kepada siswa – siswi SMA 1 Manggelewa untuk melatih diri disiplin dan pola hidup sehat, sehingga apa yg dicita- citakan dapat tercapai karena siswa – siswi SMA 1 Manggelewa merupakan generasi penerus bangsa.

“Selain itu juga untuk generasi muda agar tetap mengikuti kegiatan yg positif agar terhindar dari narkoba” demikian ujar Kapolsek.

Kapolsek Manggelewa IPTU ABDUL MALIK, SH, mengatakan bahwa Pihaki TNI POLRI akan terus berupaya melakukan penyuluhan maupun sosialisasi tentang Narkoba dan Bahaya Narkoba itu sendiri, selain itu Kapolsek juga meminta kepada Pihak Sekolah maupun Orang tua siswa untuk bekerjasama sama dalam memberantas Narkoba demi menyelamatkan generasi muda terutama anak – anak kita “

“Kami berharap dengan upaya ini setidaknya dapat meminimalisir maupun mencegah penyebaran Narkoba dikalangan sekolah, Kami juga berharap kepada masyarakat dan orang tua siswa maupun adik – adik pelajar untuk bekerjasama dalam mencegah peredaran narkoba” Harapnya

Dirinyapun berpesan pada seluruh warga Manggelewa melaporkan kepada Pihak Kepolisian jika menemukan maupun mengetahui peredaran narkoba di Wilayah Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu sehingga peredaran dapat dicegah n generasi muda kita dapat hidup sehat. (***)

Dikes Kota Bima Gelar Swab Antigen di Kantor Kejaksaan

Bimantika.net Dinas Kesehatan Kota Bima di bawah Kendali Drs. H. Azhari, M. Si gencar melakukan Swab Antigen di beberapa tempat.

Kegiatan Swab Antigen yang dikemas dalam “Operasi Hunter” selama Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sudah berlangsung tiga hari dengan sekarang.

Banyak pihak yang mempertanyakan kegiatan Swab Antigen ini berupa Apa? H. Azhari pun menjelaskannya secara mendetail bahwa Sekarang ini, sudah ada beberapa macam alat untuk mendeteksi virus Corona dengan kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Namun, tidak sedikit orang yang bingung membedakan antara satu jenis tes dengan jenis tes yang lainnya.

Saat ini rapid test antigen dilakukan sebagai salah satu tes yang bisa digunakan untuk mendeteksi virus corona.

Namun, karena ada juga yang menyebut tes tersebut dengan ‘swab antigen’, tidak sedikit orang yang akhirnya jadi bingung.

Apakah rapid test antigen sama dengan swab antigen, atau justru keduanya adalah dua tes yang berbeda?

Rapid test antigen dan swab antigen adalah jenis tes yang sama. Disebut rapid test antigen, karena tes untuk mendeteksi virus corona tersebut dapat memberikan hasil diagnosis yang cepat, yaitu hanya dalam waktu 15 menit.

Sementara yang lain menyebutnya dengan swab antigen, karena tes tersebut dilakukan dengan metode swab atau usap untuk mengambil sampel dari sekresi hidung dan tenggorokan.

Namun, baik rapid test antigen maupun swab antigen adalah jenis tes antigen yang sama dan dirancang untuk mendeteksi protein tertentu dari virus yang memunculkan respons kekebalan tubuh

Dinas Kesehatan Kota Bima
UPT Labkesda dan Pemeliharaan Alkes Kota Bima Hari ini Selasa 13 Juli 2021 melakukan Kegiatan Tracing Swab Antigen covid-19 di kantor Kejaksaan Kota Bima.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima, Drs. H. Azhari, M. Si bahwa kegiatan nya sekaligus dengan Kegiatan Swab Antigen tahap 2 untuk Bapak Kejari dan Bapak Sekda Kota Bima.

“Hari ini kita lakukan Swab Antigen di Kantor Kejaksaan Bima dengan Kegiatan Swab Antigen tahap 2 untuk Bapak Kejari dan Bapak Sekda Kota Bima dikediamannya” ungkap Azhari. (***)

Polsek Manggelewa Lakukan Rakor Tindaklanjuti PPKM

Bimantika.net Selasa (13/7/2021) Muspika Kecamatan Manggelewa Kabupaten Dompu Propinsi NTB Menggelar Rapat Koordinasi dalam rangka tindaklanjuti Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Bertempat di Aula Kantor Camat Manggelewa, hadir dalam rapat Koordinsi tersebut Camat Manggelewa Drs. Ismail bersama Kapolsek Manggelewa IPTU ABDUL MALIK, SH, Danramil 1614 / Manggelewa LETTU Inf. MATURIDI, Kepala Puskesmas Soriutu St. HERNA FATMASARI, Amd. Kep, Kepala KUA Manggelewa H. LUKMAN serta Kepala Desa Se Kecamatan Manggelewa.

PPKM berlaku hampir di seluruh Wilayah NKRI Akibat semakin tingginya penyebaran Covid 19 khususnya di Wilayah NTB dan lebih Khususnya Wilayah Kabupaten Dompu.

Saat dikonformasi, Kapolsek Manggelewa IPTU ABDUL MALIK, SH, mengatakan bahwa koordinasi ini dilakukan guna menyamakan langkah-langkah dalam menindak lanjuti kebijakan aturan PPKM Mikro yang sedang berjalan di wilayah Kabupaten Dompu,

“Suksesnya PPKM ini tidak lepas dari dukungan seluruh elemen masyarakat. Kami mengharapkan kepada para Kepala Desa se Kecamatan Manggelewa” ujarnya.

apalagi ditambah dengan keterliatan tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, tokoh pemuda dan stake holder lainnya untuk membantu mensosialisasikan PPKM tersebut untuk menghimbau warga masyarakatnya agar mengikuti aturan PPKM ini.

Petugas gabungan dari TNI-POLRI dan Satpol PP akan terus berkeliling melaksanakan pengawasan, penertiban dan juga penindakan.

“Untuk itu Kami mengharapkan kerja sama dari Kepala Desa Se Kecamatan Manggelewa dan seluruh warga masyarakat agar mengikuti aturan PPKM ini dan tetap disiplin mematuhi Protokol Kesehatan Covid-19” Demkian ungkap Kapolsek.(****)

Bupati IDP Paparkan Inovasi DINDA Dihadapan Tim Panelis Independen

Bimantika.net Sebanyak lima orang dari 11 anggota Tim Panelis Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) Tingkat Nasional melakukan tahapan penilaian atas presentasi dan wawancara penjabaran inovasi Dana Insentif Desa (DINDA) menuju TOP 45 KIPP tahun 2021 Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) yang disampingi Inovator Raani Wahyuni ST, MT, M.Sc dan El-Faisal SE.I, MM (12/7) secara daring dari Aula Kantor Bupati Bima.

Wawancara dipandu JB Kristiadi, Guru Besar UNPAD yang merupakan mantan Sekjen Kemenkeu, Staf Khusus Menteri Keuangan serta Tim Ahli Reformasi Pajak dan Cukai dengan empat orang penanya dan penanggap yaitu Eko Prasojo, Guru Besar Administrasi Negara FISIP UI dan Tim Ahli Penyusunan UU Administrasi Pemerintahan, Siti Zuhro, Peneliti senior Pusat Penelitian Politik-LIPI dan Nurjaman Mochtar, Pimpinan Redaksi Indosiar, SCTV dan Ketua Forum Pimpinan Redaksi.

Ada beberapa catatan opini BPK terkait tata kelola pemerintahan di tingkat desa yang mendorong pemerintah daerah untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan di tingkat desa.

Antara lain pada tahun 2016 terdapat 171 Desa yang penetapan APBDes-nya setelah bulan Maret, 126 desa yang belanja penyelenggaraan pemerintahannya melewati ketentuan 30% PP 47 Tahun 2015.

Pelaksanaan belanja APBDes tidak sesuai dengan perencanaan, penganggaran APBDes berorientasi pada pekerjaan fisik dan belum adanya keterbukaan informasi desa. Dana Insentif Desa (DINDA) hadir sebagai inovasi guna mendorong pemerintah desa untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan. Kata Bupati mengawali pemaparan.

Menjawab Panelis Sitti Zuhro tentang bagaimana efektivitas penggunaan dana untuk Pemberdayaan masyarakat dan peningkatan kapasitas SDM,

Bupati mengatakan, Kehadiran inovasi terebut memberikan dampak signifikan dimana pemerintah daerah tidak hanya mendorong pemerintah desa menitik beratkan pembangunan infrastruktur dan fisik tetapi juga peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui program pendampingan.

Terutama penguatan kegiatan yang langsung bersentuhan seperti Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Posyandu desa terintegrasi,

Adanya perpustakaan desa untuk meningkatkan minat baca dan mengurangi buta aksara. Ke depan rasio angka 60 : 40 akan menjadi target pemerintah daerah untuk ditingkatkan sehingga ada keseimbangan antara pembangunan infrastruktur dan SDM”. Papar Bupati.

Panelis lainnya Nurjaman Mochtar menanggapi perlunya ada sertifikasi khusus bagi pemerintah desa juga BPD sudah ahli untuk menjadi tutor bagi desa lain bagi upaya meningkatkan kapasitas manajerial dan administrasi di tingkat desa.

“Pemerintah daerah memberikan penghargaan Inspiratif Perempuan Bima dan mendorong Pejabat Teknis Pembina Desa (PTPD) dalam memfasilitasi pengembangan program di tingkat desa dan catatan panelis akan menjadi pertimbangan dalam evaluasi kegiatan”. Terang Bupati.

Panelis berikutnya Eko Prasodjo yang menanyakan dampak DINDA bagi kemajuan di desa, Bupati mengatakan bahwa implementasi Dinda baru efektif berjalan dua tahun dan untuk mengukur secara langsung tingkat efektivitas dan kemajuan suatu desa masih perlu kajian lebih mendalam.

“Namun demikian, hal yang menjadi tolak ukur utama bagi pemerintah daerah adalah pemerintah desa tidak hanya berusaha mendapatkan reward (penghargaan) saja tetapi ada upaya perbaikan aspek perencanaan, pengelolaan tata kelola keuangan yang transparan serta keterbukaan informasi publik di tingkat desa sebagai acuan”. Jelas Bupati IDP. (***)

Polsek Tambora Amankan Ibu Rumah Tangga dan 52 Botol Miras Oplosan

Bimantika.net Upaya Pihak Kepolisan Sektor Tambora Dalam Menciptakan Kantibmas yang aman dan Kondusif Terus Ditingkatkan Dan Meminimalisir Terjadi Tindakan Kejahatan di wilayah Hukum Polsek Tambora.

Patroli bertujuan Guna Memberikan Rasa nyaman Kepada Warga Kecamatan Tambora Kabupaten Bima, Polsek Tambora Rutin melaksankan Patroli Malam.

Kapolsek Tambora Melalui Kasi Humas Polres Bima IPTU Adib Widayaka Menjelaskan, Dalam patroli Rutin itu personil Polsek Tambora Berhasil Mengamankan (AM) Warga Dusun Sarae,Desa Labuan kananga

Pasal nya ibu Rumah Tangga ini Menjual Minuman Keras Jenis Tuak Sebanyak 52 Botol.

Lanjut Adib, personil Polsek Tambora melaksanakan patroli rutin diseputaran jalan lintas Tambora – Sanggar yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Tambora, Bripka Putu Erik Wardana.

Sesampainya di Desa labuan Kananga, Erik dan Anggotanya menerima informasi dari warga bahwa terdapat salah satu Rumah yang menjual minuman keras diseputaran Dusun Sarae.

Tidak Membuang Waktu petugas Langsung Menuju Rumah yang Di Curigai Menjual Miras Jenis Tuak Tersebut, Petugas Pun Langsung pengecekan Dan menggeledah Rumah (AM)

Ahasil Perugas Mendapati Barang Bukti Miras Jenis Tuak Siap Edar Sebanyak 52 Botol, barang Bukti Tersebut Langsung Diamankan Di Mapolres Tambora Terang Adib.

Dihadapan Petugas (AM) Mengaku Bahwa Miras Tersebut Dibelinya Dari Seseorang Di pulau Lombok dan dikirim menggunakan Bus Malam Jurusan Tambora-Mataram.

Polsek Tambora akan Mengusut Tuntas Peredaran Miras ini, Karena Miras menjadi Salah Satu Pemicu Berbagai Terjadinya Pencurian,Maupun tindakan Kriminal Lainya, Untuk Itu

“Kami pihak Polsek Tambora Akan Terus Meningkatkan Patroli Rutin Untuk memberantas penyakit Masyarakat yang dapat menjadi pemicu kerawanan Kamtibmas” demikian ucap Adib Mengutip Pernyataan Kapolsek Tambora. (***)

Melaju Dengan Kecepatan Tinggi Pengendara SPM Tabrak Sapi

Bimantika.net Kecelakaan tunggal (Out Of Control) Lepas Control Kali ini Terjadi di Jalan Lintas Tambora-Sanggar Desa Labuan Kananga, Kecamatan Tambora, Kabupaten. Bima, Sepeda Motor (SPM) merek Honda Revo menabrak Sapi (12/7) sekira pukul: 12.00 Wita

Korban Yudioni (18) Warga Dusun Sori Sumba, Desa Labuan Kananga, Berboncengan Suhartati (25 ) Dusun Sori Sumba, Desa Labuan Kananga,

Yudiono Mengalami Luka lecet pada kaki dan tangan,Serta luka dalam bagiaan telinga mengeluarkan darah.

Sementara Suhartati mengalami luka lecet dibagiaan tangan, kaki Dan Luka sobek di kepala bagian jidat disertai mengeluarkan darah.

Kasi Humas Polres Bima IPTU Adib Widayaka Lewat Laporan Resminya Menuturkan, awal kejadian kecelakaan tersebut Sepeda Motor Honda Revo tanpa dilengkapi dengan Nopol warna Hitam melaju dari arah Timur menuju ke Arah barat degan kecepatan Tinggi yang dikendarai Yudiono Berboncengan Dengan Suhartati dengan bertujuan pergi ke rumah keluarganya di Kampung Sembeka, Dusun Sori Sumba, Desa Kananga.

Di tengah Perjalanan Tiba-tiba beberapa Rombongan sapi melintas menyeberangi Jalan dari arah Utara menuju arah Selatan Sehingga Tabrakan pun Tidak Terelakan.

Akibat dari kecelakaan tersebut korban mengalami luka-luka, selanjutnya korban dibawa ke Puskesmas Tambora dengan mengunakan Mobil Patroli Polsek Tambora untuk mendapatkan perawatan Medis. Terang Adib.(**)

Langkah Tegas PPKM Kota Bima Serta Riil Actionnya

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang dikonfirmasi Media Online Grup PT. Bimantika Multi Media pada hari Selasa (13/7/2021) menyebutkan bahwa efektifitas Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) akan efektif seiring dengan adanya totalitas kerja lapangan para tim Covid-19 serta adanya kesadaran dari Masyarakat Kota Bima.

Walikota HML pun menerangkan bahwa PPKM mikro itu perlu diikuti dengan isolasi dan karantina pada kasus saat Swabb Antigen ditemukan Reaktif. Hal ini tentu untuk menekan terjadinya penularan.

Menurut Walikota HML Hal itu menjadi yang utama di tengah kapasitas pengetesan dan penelusuran yang sedang gencar dilakukan.

Langkah tegas PPKM Kota Bima disambut dengan Riil Action dilapangan oleh Dinas Kesehatan Kota Bima
UPT Labkesda dan Pemeliharaan Alkes Kota Bima dalam Bentuk Operasi Hunter yang bersinergi dengan TNI, Polri dan Sat Pol PP Kota Bima.

Kasubag Protokol Prokopin Pemkot Bima, Andi Farhan Akbar, SH., MM menyebutkan bahwa Operasi Hunter berlangsung lancar berkat kerjasama dengan Polres dan Kodim Kota Bima, Pol PP.

Farhan juga mengemukakan bahwa dalam melakukan Operasi Hunter ada Protapnya apabila warga yang di tes Swabb reaktif saat operasi hunter diambil tindakan antata lain :

  1. Kita antar ke RS atau laboratorium VCR untuk di swebb
  2. Dipulangkan ke rumah sesuai alamatnya di minta isolasi mandiri.
  3. Infokan ke ke kelurahan masing-masing untuk di pantau.

4. Ada tim kesehatan yang akan memastikan sudah sembuh atau tidak selama pemantauan.Puskesmas akan mengeluarkan keterangan Sehat oleh dokter PJP.

5. Puskesmas akan mengeluarkan keterangan Sehat oleh dokter PJP.

Farhan mengungkapkan juha bahwa Hari kedua kemarin “operasi Hunter” berlangsung pada 12 Juli 2021 berjalan sesuai rencana dan hari ini Selasa 13 Juli melakukan operasi hunter di Taman Kodo dan Kantor Kejaksaan Negeri Raba Bima dan sekitarnya.

“Kegiatan Tracing Swab Antigen di Taman Ria dan Pom bensin, Petugas Toko Barata, penjual dalam dan sekitar lokasi taman ria, termasuk pembeli” ujarnya.

Kegiatan Operasi Hunter ini menurutnya diawali dengan apel siaga yang dipimpin langsung oleh Kapolres Bima Kota.

“Dengan target masyarakat yang berkerumun dan yang tidak memakai Masker” ungkapnya.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini masyarakat yang berkerumun dan yang tidak memakai masker membubarkan diri.

Dan Bagi masyarakat yang terjaring selain di Swab juga dimintai kartu tanda penduduk. (***)

Antisipasi Ganasnya Covid-19, Bupati IDP Pimpin Rakor dengan Kapolres dan Dandim

Bimantika.net Untuk memastikan penanganan Pandemi Covid-19 di Kabupaten Bima berjalan sesuai arahan pemerintah, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) didampingi Wakil Bupati Drs.H. Dahlan M. Noer dan Sekretaris Daerah Drs.H.M.Taufik HAK, M.Si Senin (12/7) melakukan Rapat Koordinasi (Rakor) secara virtual penanganan konflik di Kabupaten Bima

Pada Rakor yang diikuti pimpinan DPRD, FKPD, para kepala perangkat daerah terkait, Direktur RSUD Bima, Direktur RSU Sondosia, para Camat dan Kepala Puskesmas se- Kabupaten Bima tersebut,

Bupati IDP mengatakan, Rakor dilaksanakan untuk menyamakan persepsi agar penanganan dan respon dapat dilakukan lebih cepat.

“Untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid, pastikan semua ruangan perawatan khusus pasien Covid tersedia oksigen”. Disamping itu lanjut Bupati harus ada kesiapan RSUD untuk menambah ruangan perawatan pasien Covid”. Tegas Bupati.

Menanggapi adanya indikasi penolakan warga terhadap pasien covid yang ditangani, Wakil Bupati Drs.H Dahlan M. Noer menginstruksikan agar pihak rumah sakit dan tenaga medis melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan aparat keamanan terkait untuk mengantisipasi penolakan dari keluarga pasien”.

Dandim 1608 Bima Letkol Inf. Teuku Mustafa Kamal, Kapolres Bima Kabupaten AKBP Gunawan Tri Hatmoyo, SIK dan Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono turut mengikuti Rakor dari masing-masing kantor.

AKBP Gunawan Tri Hatmoyo memaparkan, berdasarkan data yang ada, bed occupancy rate (BOR) atau tingkat ketersediaan tempat tidur di RSUD dan Rumah Sakit Sondosia kondisi saat ini berdasarkan hasil pertemuan dengan Polda terus mengalami peningkatan dan harus segera diantisipasi demikian halnya tempat isolasi mengingat dinamika kecenderungan peningkatan jumlah kasus pasien yang akan ditangani”. Tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Dr. Ganis Kristanto memaparkan hingga tanggal 11 Juli 2021, jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid yang ditangani mencapai 784 orang. Pasien yang sudah sembuh 596 orang, masih isolasi 154 orang dan 34 orang meninggal “. Ungkapnya.

Ganis juga menjelaskan, hingga 11 Juli 2021, jumlah tenaga kesehatan (Nakes) yang sudah melakukan vaksin Dosis 1 sebanyak 2.391 orang dan 1.988 orang dosis 2. Selanjutnya kelompok Publik yang sudah divaksin dosis 1 sebanyak 17.640 orang dan 5.117 orang dosis 2. Sementara pada kelompok Lansia, 4.235 telah mendapatkan dosis 1 dan 1.875 orang dosis 2″.

Untuk menindak lanjuti Rakor tersebut, Pimpinan daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompimda) Kabupaten Bima sepakat melakukan Rapim terbatas Selasa (13/7) untuk menentukan langkah kongkrit penanganan Covid setelah mendapatkan hasil telaah menyeluruh dari instansi terkait. (**)