Syamsuddin : Pemuda Bulan Bintang di Lantik, Rebut Ketua DPRD Kota Bima Cita-cita DPC PBB

Bimantika.net _Hari ini Sabtu 4 Juni 2022 berlangsung Pelantikan Pengurus Cabang Pemuda Bulan Bintang Periode 2022-2027 di Lantai lll Gedung Perpustakaan Daerah Kota Bima

Kegiatan itu dengan Tema Melangkah Bersama Membangun Paradigma Aswaja Pada Generasi Millenial.

Acara di Mulai sekitar pukul 14 : 20 Wita yang dihadiri oleh Puluhan Pemuda Bulan Bintang yang siap menjadi Garda Muda Partai Bulan Bintang dalam memenangkan Pertarungan Pemilu dan Pilkada 2024.

Muslimat Bulan Bintang tampil dengan prima saat acara pembukaan acara dengan membawa lagu Indonesia Raya dan Mars Partai Bulan Bintang yang dipandu langsung oleh Ketua Muslimat PBB Kota Bima Dahlia, SH.

Foto Bersama Pengurus DPC Muslimah PBB Kota Bima

Dilanjutkan dengan penampilan lagu millenial oleh Pemuda Bulan Bintang Kota Bima Lagu Tentang Penindasan dan Demokrasi.

Ketua DPC Kota Bima Syamsuddin, S. Sos dalam sambutannya menyebutkan selamat Datang kepada Ketua Umum dan Sekretaris Umum DPP PPP.
Wawan Sugianto dan Akmal Razak

“Dari Maluku langsung ke Kota Bima, Luar Biasa Ketua Umum dan Sekretaris Umum DPP PBB” ungkap Syam sapaan akrab ketua DPC PBB

Syam Mengucapkan terimakasih yang mendalam pada Wilayah NTB, MPC, Badan Kehormatan Cabang, Anggota DPRD Kota Bima, PAC, Muslimat PBB.

“Sudah diakui oleh DPP bahwa eksistensi Muslimat terbaik DPC Kota Bima” ungkap Syam.

Syam juga ucapkan Terima kasih pada seluruh jajaran Pemuda Bulan Bintang Satu bulan merancang dan bekerja keras dalam acara pelantikan pengurus Cabang Pemuda Bulan Bintang Kota Bima.

“Sudah dibentuk 2020, kita sampaikan untuk di SK kan, meminta untuk bergabung dengan PBB dan Alhamdulillah saat ini Pemuda Bulan Bintang Kota Bima di Lantik” ujarnya.

Menurutnya Pengurus Cabang Pemuda Bulan Bintang adalah pentolan organisasi kepemudaan yang ada di Kota Bima seperti HMI, PMII dan lainnya. “Kita rangkum semua” ujarnya.

Pemuda Bulan Bintang Tersebar di 5 kecamatan se Kota Bima menyatu dalam satu Wadah yang bernama Pemuda Bulan Bintang.

“Semoga 1 orang Pengurus Pemuda Bulan Bintang Membawa minimal 5 orang untuk membawa memilih PBB dalam Pemilu” harap Syam.

“PAC Sudah terbentuk semua, kita urutan pertama untuk siap Verifikasi, ini semua adalah berkat kebersamaan yang sangat luar biasa” demikian ungkapnya.

Lanjut Syam bahwa Dari zaman ke zaman PBB Kota Bima hanya dapat 1 kursi dalam setiap Pemilu, 2014 setelah dirinya memegang tongkat Ketua langsung berkomitmen membesarkan PBB, al hasil hasilnya dalam sejarah Kota Bima PBB Pemilu dapat 3 Kursi DPRD Kota Bima dan di tetapkan menjadi Wakil Ketua DPRD Kota Bima.

“Mudah-mudahan di Pemilu 2024 kita pertahankan Kemenangan Pemilu 2019 dan bila perlu Kita Rebut Ketua DPRD Kota Bima” demikian Ujar Syam.

Untuk Calon Legislatif (Caleg) 90 Porsen rangkum banyak pentolan dan para tokoh bahkan para pensiunan ASN pun ikut bergabung seperti Mantan Kadis Pariwisata Kota Bima, Mantan Kadis Disnaker Kota Bima, ada yang minta Gabung tapi Masih ASN.

Hidayat S. Pd Ketua Pemuda Bulan Bintang Kota Bima setelah dilantik menjadi ketua Pemuda Bulan Bintang Kota Bima Berkomitmen Seratus Porsen Berjuang memenangkan PBB di Pemilu 2024.

Ketua Umum Pengurus Pusat Pemuda Bulan Bintang, Wawan Sugiyanto, M. Pd bangga pada pergerakan PBB Kota Bima untuk merebut Kemenangan.

“Bung Karmo berkata berikan aku 10 Pemuda Guncangkan Gunung Semeru, saya katakan Berikan Berikan Aku 10 Pemuda Besarkan PBB” ungkapnya.

Menurut Wawan Kekuasaan harus di rebut untuk kemaslahatan ummat.

PBB tidak ada satu pun yang terkena kasus Korupsi selama berdirinya, sehingga saya yakinkan diri untuk jadi Ketua PBB.

“Saya berharap tetap semangat dalam menghadapi Pemilu 2024, kita pastikan 5 kursi Anggota Dewan Kota Bima” ujarnya.

Apabila kader keluar koridor maka dia tidak Aswaja.
PBB itu partai Menjunjung tinggi dan taat pada Pedoman Partai dan Hukum.

“PBB Mencetak Kader untuk menjadi Pemimpin bangsa ini, segera bentuk struktural RT dan RW, 2024 adalah masaya Pemuda” sarannya pada Jajaran DPC Kota Bima.

Berharap kawan-kawan Pemuda PBB jangan sampai terpecah belah, Pemuda Bulan Bintang itu Bersatu.

“Kalau ada Kubu yang mengaku sebagai Pemuda PBN itu tidak sah karna itu Kaleng-kaleng, yang benar itu adalah kalian yang fi lantik saat ini” ujar Wawan. (***)

Sekda Umumkan Penetapan Hasil Akhir PJPT Pemkot Bima, inilah nama-namanya

Bimantika.net _Penetapan Hasil Akhir Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi lingkup Pemkot Bima di umumkan hari ini Kamis 2 Juni 2022.

Pengumuman itu tertuang dalam PENGUMUMAN
NOMOR : 038 / JPTP-KOTA BIMA/VI/2022 TENTANG
PENETAPAN HASIL AKHIR PENILAIAN 3 (TIGA) BESAR SELEKSI TERBUKA PENGISIAN JABATAN PIMPINAN TINGGI PRATAMA DI LINGKUNGAN PEMERINTAH KOTA BIMA
TAHUN 2022

Merujuk Pengumuman kami Nomor : 003/ JPTP-KOTA BIMA/IV/2022 tanggal
14 April 2022 tentang Pengumuman Pendaftaran Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan
Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kota Bima Tahun 2022.

Bersama ini diumumkan Hasil Akhir Penilaian berdasarkan Berita Acara Hasil Akhir Penilaian
Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kota
Bima Nomor : 37/JPTP-KOTA BIMA/V/2022, tanggal 30 Mei 2022 dalam Seleksi
Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kota
Bima Tahun 2022 sebagaimana tercantum pada lampiran pengumuman ini.

Keputusan di tandatangani oleh Ketua Panitia Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan
Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan
Pemerintah Kota Bima Tahun 2022 Drs. H. Mukhtar Landa, MH.

KEPALA DINAS KESEHATAN KOTA BIMA
NAMA/NIP/PANGKAT. GOL INSTANSI PERINGKAT

  1. Ahmad, S.Sos
    NIP. 196806141988031002
    Pembina Tk. I (IV/b))
    Pemerintah Kota Bima I
  2. Syarifuddin, S.Sos.MPH
    NIP. 197404071994031005
    Pembina (IV/a)
    Pemerintah Kota Bima II

KEPALA DINAS SOSIAL KOTA BIMA
NAMA/NIP INSTANSI PERINGKAT

  1. Yuliana, S.Sos
    NIP. 197202131994022001
    Pembina (IV/a)
    Pemerintah Kota Bima I
  2. Drs. Tamsil
    NIP. 196902281988031002
    Pembina Tk. I / (IV/b)
    Pemerintah Kota Bima II
  3. Jamaludin, SP
    NIP. 196812312003121071
    Pembina (IV/a)
    Pemerintah Kota Bima III

KEPALA BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KOTA BIMA
NAMA/NIP INSTANSI PERINGKAT

  1. Muhammad Hasyim, S.Sos.,SH., Mec.Dev
    NIP. 197208241993031003
    Pembina (IV/a)
    Pemerintah Kota Bima I
  2. Abdul Haris, SH
    NIP. 196903091993121001
    Pembina TK. I (IV/b)
    Pemerintah Kota Bima II
  3. Sarif Hidayatullah Anwar, SH.MM NIP.
    197706262003121011
    Pembina (IV/a)
    Pemerintah Kota Bima III

STAF AHLI WALIKOTA BIDANG KESEJAHTERAAN RAKYAT, KEMASYARAKATAN & SDM
SETDA KOTA BIMA
NAMA/NIP INSTANSI PERINGKAT

  1. Sukarno, SH
    NIP. 196812222002101001
    Pembina TK. I (IV/b)
    Pemerintah Kota Bima I
  2. Roesman Effendy, ST.MT.MSc
    NIP. 197108152005011011
    Pembina (IV/a)
    Pemerintah Kota Bima II
  3. Ruslan, S.E, M.M
    NIP. 197108012005011010
    Pembina (IV/a)
    Pemerintah Kota Bima III

“Itulah hasil akhir keputusannya” demikian ungkap Ketua Panitia Seleksi Drs. H. Mukhtar Landa, MH. (***)

Koordinator BUMD DKI Jakarta Apresiasi Walikota HML Berbagai Hal

Bimantika.net Koordinator BUMD DKI Jakarta, Wildan merasa Bangga pada sosok Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) soal keberpihakannya pada berbagi dimensi hidup dan kehidupan warga Kota Bima.

“Ada hal menarik perbincangan hangat saya dengan Bang Lutfi Walikota Bima dalam jamuannya di salah satu tempat rumah makan nasi goreng tergurih” ujar nya.

Sampai-sampai dalam pembicaraan itu menurutnya soal sepele tapi menjadi urgen ketika Bang Lutfi mendiskusikannya urusan penyediaan Sapi Qurban dari Bima selama berpuluhan tahun menjadi Favorif warga DKI Jakarta.

“Sudah berpuluhan tahun lebih Sapi Bima menjadi saah satu ternak Qurban andalan warga DKI Jakarta karena harganya yang sangat terjangkau” demikian ujar Wildan.

Atas nama warga DKI Jakarta Wildan sampaikan ucapakan terimakasih atas partisipasi warga Bima selama berpuluhan tahun dalam penyediaan Sapi Qurban untuk Warga DKI Jakarta.

Dan tak lupa Wildan menyampaikan rasa Hormat pada Walikota HML yang juga ikut memikirkan soal-soal yang dianggap kecil namun bermakna luas seperti penyediaan sapi Qurban Asal Bima untuk Warga DKI Jakarta.

“kalau soal pembangunan Kota Bima sejak 2018 hingga sekarang jangan ditanya, Bang Lutfi Sudah sangat luar biasa membangun berbagai fasilitas umum walau dana APBD sebagian besar digunakan Covid-19, namun Bang Lutfi mampu bangun berbagai sarana kesehatan seperti beberapa puskesmas, gedung perpustakaan, bangun pariwisata dan segala bentuk bangunan lainnya” ungkap Wildan.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE dalam lawatannya kali ini ke Ibukota DKI Jakarta disela-sela kesibukannya bertemu dengan salah satu Koordinator BUMD DKI Jakarta Bapak Wildan disalah satu Caffe/Rumah Makan. Jakarta, 1 Juni 2022.

Pada pertemuan yang berlangsung hangat nan cair ini, Koordinator BUMD DKI Jakarta Wildan menyampaikan sudah berpuluh tahun Sapi dari Bima menjadi salah satu Ternak Qurban Favorit bagi warga DKI Jakarta. Disamping harganya yang sangat murah, juga kualitas dagingnya berbeda dari daging sapi dari daerah lain.

Mengutip yang disampaikan Koordinator BUMD DKI Jakarta, atas nama warga Jakarta, kami ucapkan terima kasih atas partisipasi warga Bima dalam penyediaan Ternak Qurban di Ibukota. Dan mengucapkan terima kasih pada Walikota Bima atas kehangatan sambutan dan jamuannya. Titip salam kami warga DKI Jakarta buat warga Bima. Ucapnya.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE memaparkan, di Kota Bima telah ditanami Pohon Lamtoro Taramba diatas lahan 100 Ha, keunggulan dari pohon lamtoro Taramba ini disamping beratnya bertambah, kualitas daging sapi yg dikasih makan lamtoro ini akan berbeda. Ini bisa bersaing, permintaan semakin tinggi, jadi akan beda nanti, permintaan daging sapi kita akan meningkat cukup tinggi”. Ujar Walikota Bima. (***)

Polisi Tangkap Pelaku Penganiayaan Berat Di Kempo Ta’a

Bimantika.net _Tim Puma Satreskrim Polres Dompu menangkap seorang pria berinisial A (22 Tahun) yang diduga melakukan penganiayaan berat terhadap IGI Alias Angga (23 Tahun).

Penganiayaan itu mengakibatkan korban menjalani perawatan di RS Pratama Kecamatan Manggelewa karena mengalami luka serius.

Kasat Reskrim Polres Dompu AKP Adhar, S.Sos melalui kasi Humas Polres Dompu Ipda Akhmad Marzuki mengatakan diketahui kejadian penganiayaan berat ini terjadi lantaran beberapa hari yang lalu remaja Kecamatan Kempo di keroyok oleh warga Soriutu Kecamatan Manggelewa dan mengakibatkan dendam.

“Kejadian penganiayaan terjadi di Pinggir jalan raya ( Teka Dula ), Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, belum lama ini,” kata Kasat Reskrim Polres Dompu Iptu Ahar, S.Sos melalui Kasi Humas Ipda Akhmad Marzuki pada saat dikonfirmasi Rabu, (31/05/22).

Pada awalnya Korban Beserta 2 orang rekan lainya yang bernama Ferri Irawan 25 tahun, alamat : Dusun Woro Jaya, Desa Lanci Jaya Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu dan Rizki sekitar 18 thn, alamat : Dusun Lanci 2, Desa Lanci Jaya Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu Hendak Jalan-jalan menuju Desa Ta’a untuk Menonton acara Orgen.

Namun sesampainya di tempat itu Acara Sudah selesai, kemudian Korban dan 2 Orang temanya tersebut balik dan melanjutkan Nongkrong di Pinggir jalan raya ( Teka Dula ) selang sekitar 5 menit korban Beserta 2 Orang rekannya yg sedang asik duduk di atas Sepeda Motor di datangi oleh Para Pemuda sebanyak ± 8 orang Dengan mengendarai 3 unit sepeda motor kemudian Menghampiri Korban dan salah satu dari Terduga Pelaku sempat bertanya Kepada Korban dengan kata-kata ” Orang mana Kamu ” dan di Jawab oleh korban ” Kami orang Lanci ” mendengar jawaban tersebut pelaku A langsung Mengeluarkan Parang dan Membacok Korban serta teman lainya melakukan Pemukulan terhadap Korban Lainya.

“Korban Sempat Bisa Kabur dan Meloloskan diri dari Pengejaran para pelaku, di tengah Jalan Korban yg terkena Bacok lemas dan Jatuh dari sepeda Motornya kemudian Melanjutkan Perjalanan dengan di Bonceng 3 menuju RS. Pratama untuk mendapatkan Perawatan Medis. Atas kejadian tersebut korban merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersebut ke Mako Polsek Kempo untuk proses hukum lebih lanjut”, lanjut Kasat Kasi Humas.

Berdasarkan laporan kejadian diatas kemudian tim melakukan penyelidikan terkait dengan informasi keberadaan pelaku. Kemudian pada Hari Selasa tanggal 31 Mei 2022 sekitar pukul 12.00 Wita, Tim Puma Polres Dompu bersama anggota Polsek Kempo, telah berhasil mengamankan pelaku pembacokan A alias Anton, berawal dari informasi bahwa salah satu saksi An. Indra berada di ladang jagung yang berada di Kecamatan Kempo.

Berdasarkan informasi tersebut kemudian tim bersama anggota polsek Kempo kembali mengamankan lima (5) orang saksi lainya.

“Dari hasi interogasi seluruh saksi tim mendapatkan informasi bahwa yang melakukan pembacokan adalah A alias Anton, yang berada di Desa Ta’a, Kecamatan Kempo Kempo, dan berhasil mengamankan pelaku dan barang bukti tanpa perlawanan. Setelah berhasil diamankan pelaku mengakui perbuatanya benar bahwa pelaku telah membacok korban karena korban sebelumnya pernah berkelahi dengan adik pelaku atas nama Indra, dengan tujuan untuk balas dendam”,pungkasnya.

Selanjutnya tim membawa pelaku dan barang bukti ke Mako Polres Dompu untuk proses hukum lebih lanjut. Atas perbuatannya. (***)

Pemkab Bima Raih Penghargaan Eliminasi Malaria, Kerja Cerdas Jajaran Dinas Kesehatan

Bimantika.net _Berdasarkan penilaian pada tahun 2021, kabupaten Bima bersama dengan Kabupaten Dompu dan kabupaten Lombok Timur tahun ini berhasil mendapatkan penghargaan Kementerian Kesehatan RI atas keberhasilan melakukan eliminasi (pengurangan) kasus malaria.

Penghargaan tersebut diterima oleh Wakil Bupati Bima Drs. H.Dahlan M. Noer pada Peringatan Acara Puncak Hari Malaria Sedunia (HMS) tahun 2022 yang berlangsung Selasa (31/5) di VIP Deluxe Room Pertamina Mandalika International Street Circuit Lombok Tengah.

Peringatan HMS tahun ini mengangkat tema “Ciptakan Inovasi Menuju Eliminasi, Wujudkan Indonesia Bebas Malaria. Selain dilakukan seremoni juga dilakukan penyerahan sertifikat eliminasi malaria oleh Menteri Kesehatan kepada Bupati dan Walikota yang telah berhasil mencapai eliminasi malaria dan penyampaian komitmen perwakilan Bupati/Walikota dalam mempertahankan statusbebas malaria yang dirangkaikan dengan penyerahan bebas frambusia. Pemerintah kabupaten Bima bersama 65 pemerintah kabupaten, 13 pemerintah kota dan 26 gubernur Se-Indonesia menerima penghargaan tersebut.

Wakil Bupati Bima didampingi Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Bima Fahrurahman SE, M.Si dan Kabid P2PL Alamsyah SKM yang menghadiri acara penerimaan penghargaan tersebut menjelaskan, capaian ini merupakan buah dari kerja keras jajaran Dinas Kesehatan kabupaten Bima dimana dalam kurun waktu empat tahun terakhir tidak terjadi kasus malaria, kecuali pasien tentara dari Papua berdomisili di kecamatan Ambalawi.

Kepala Dinas Kesehatan kabupaten Bima Fahrurahman SE, M.Si mengungkapkan, malaria adalah salah satu penyakit yang menjadi fokus WHO dan Indonesia ditargetkan bebas malaria tahun 2030.

“Kabupaten Bima memperoleh penghargaan tersebut setelah melalui penilaian pada tahun 2021 dimana eliminasi malaria adalah kepastian bagi daerah yang sudah tidak mengalami kasus lokal dan penularan setempat. Artinya lanjut mantan kadis Kominfostik kabupaten Bima ini bahwa jika masih ada kasus malaria, itu dipastikan karena adanya kasus import dari daerah lain yang masih ada endemik malaria”. Tandasnya. (***)

Pemuda Rentan Terpapar Ekstremisme, Cangkir Opini: Gerakan Filantropi Perdamaian Bisa Menjadi Tindakan Preventif yang Efektif

Bimantika.net _Cangkir Opini bersama BEM UMM dan LAZIZMU Jatim membuat kerjasama untuk melakukan agenda pencegahan ekstrimisme agama melalui pendekatan dialog kebangsaan. Agenda tersebut dilaksanakan di Sengkaling Hall UMM (31\05\22).

Agenda yang dilaksanakan Cangkir Opini dan BEM UMM ini mengangkat tema Gerakan Filantropi Perdamaian. Menghadirkan pemateri dari berbagai daeran dan latar belakang pendidikan berbeda, seperti Eks Napiter, akademisi, tokoh agama dan pengelola zakat. Para pembicara seperti Ust. Jack Harun (eks Napiter) dan Hasnan Bachtiar (akademisi) sangat mengapresiasi kegiatan tersebut agar orang-orang yang punya niat baik membantu orang tidak disalahgunakan.

Karena menurut fakta dilapangan, kotak-kotak amal yang ada di tempat-tempat umum ternyata banyak disalah gunakan oleh para kelompok ekstrimis-radikalis untuk membiayai aktivistas kelompok mereka dalam melakukan teror ke masyarakat. Hal ini dikonfirmasi oleh Ust. Jack Harun selaku mantan pengawal Nurdin M Top ketika masih aktif sebagai teroris.

Jack Harun sebagai eks napiter sangat mewanti-wanti generasi muda yang memiliki keinginan yang kuat untuk membantu orang untuk tidak asal memberikan sumbangan kepada orang atau lembaga penghimpun.

“Bukan kita melarang orang-orang untuk memberikan sumbangan, tapi harus melihat baik-baik siapa yang menghimpun. Karena kalau salah saja memberika sumbangan, bisa disalah gunakan,” terangnya, Selasa (31/05/2022).

Disamping itu, Hasnan Bachtiar mengatakan bahwa gerakan filantropi harus beriringan dengan semangat keagamaan yang moderat. Moderasi beragama adalah hal yang paling sering dibahas dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya sebelum bicara moderasi, kita harus memahami bahwa agama memiliki sisi dilematis, di mana kita harus menjaga teks dan disisi lain harus dipahami sesuai dengan konteks.

“Semua agama juga memiliki berbagai kelompok, kelompok radikal, liberal, dan kelompok moderat. Muhammadiyah dalam hal ini memilih untuk berada di kelompok moderat, hal ini sesuai dengan hadis Khairul umuri awsaatuha,” kata Dosen Hukum Keluarga Islam itu.

Ada banyak sebetulnya yang perlu diamati dalam melihat konteks beragama, khususnya dalil-dalil yang banyak dipahami secara tekstual. Padahal agama harus mampu berafilisasi dengan berbagai macam aspek, seperti budaya. Sehingga gerakan ini bisa beresonansi tinggi terhadap berbagai isu.
Menurut Dewan Pembina Komunitas Cangkir Opini, Nur Alim Mubin, agama yang paling kultural adalah agama yang paling banyak mengikut. Hal ini berlaku bagi semua agama, sehingga ciri-ciri kelompok yang ekstim adalah kelompok yang tidak kultural.

Alim menjelaskan bahwa ada dua model kembali ke quran sunnah, yaitu interpretative dan mekanistik. Muhammadiyah memilih untuk interpretative agar pemahaman islam sesuai dengan konteks zaman yang ada. Moderasi Muhammadiyah dalam hal ini semuanya moderat, baik agama dan budaya. Dalam menyemarakkan paham moderat, kita harus menguatkan gerakan pada symbol-simbol budaya. Kreativitas budaya harus digerakkan oleh umat islam sebagai penyampai pesan.

“Karena Muhammadiyah sangat lemah dengan gerakan jihad budya. Kita kalah dengan agama-agama lain, menciptkan symbol moderasi harus disandingkan dengan symbol agama,” ujar Mahasiswa Pasca Sosiologi UMM tersebut.

Kelompok puritan sangat miskin dengan budaya, hal ini terjadi di semua kelompok yang agama yang ekstrim. Sehingga dalam memaknai dalil harus dilakukan dengan cara-cara interpretative yang mendalam agar tidak mudah menghukumi orang-orang yang menggunakan budaya sebagai pendekatan dalam berdakwah.

Melalui kegiatan-kegiatan dialog, kita berusaha menjadikan gerakan filantropi sebagai salah satu pencegahan agar tidak disalah gunakan oleh pihak-pihak tertentu, khususnya mengambil manfaat untuk memperluas ajaran keagamaan yang ekstrem dengan dalih sedekah atau infaq.(***)

DD : Abdul Rauf Sang Legislator NTB Inspiratif

Bimantika.net _Anggota DPRD Propinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Fraksi Partai Demokrat, Abdul Rauf, ST, MM adalah salah satu sosok legislator Propinsi NTB yang banyak di apresiasi oleh banyak kalangan.

Rauf sapaan akrabnya kerap tiap bulan turun ke warga daerah pemilihannya yakni Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu dan Kota Bima dalam rangka memberikan bantuan-bantuan yang sangat dibutuhkan oleh konstituennya.

Rauf yang juga Mantan Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Malang Jawa Timur ini sejak masa kuliahnya sudah menjadi sosok yang dikenal dengan konseptor handal.

Sikap keralyatan yang dimiliki oleh Rauf menjadikan dirinya sosok anggota Dewan yang sangat dibanggakan oleh warga di Tiga Kabupaten Kota.

Salah seorang Dosen Muda Kabupaten Bima, Damar Damhuji, S. Ag, M. Pd, MA menyampaikan apresiasi yang mendalam pada sosok Legislator Abdul Rauf.

“Bung Rauf itu sosok Legislator inspirasi bagi generasi muda” ujar DD sapaan akrab Damar Damhuji pada media online Bimantika Selasa 31 Maret 2022.

Ia menjelaskan bahwa Kiprah beberapa anggota Dewan Provinsi Abdul Rauf, telah membuka mata bagi kita semua dan memberikan pesan yang luar biasa bagi rakyat,

“Betapa seriusnya mereka menyerap aspirasi dan memperjuangkannya untuk kemaslahatan umat” ungkapnya.

Lanjutnya bahwa figur dan sosok Bung Rauf adalah perlu diberikan apresiasi yang mendalam dalam menyerap aspirasi arus bawah.

“Orang-orang seperti ini layak kita apresiasi untuk terus menjadi wakil rakyat dan bahkan bisa naik kelas untuk dipercaya mengemban amanah yang lebih besar lagi di tahun 2024” demikian ungkapnya. (***)

Dae Pawan Apresiasi Pemerintahan HML-IDP Soal Penyerahan Aset

Bimantika.net Senin, 29/5/22 Pemerintahan Kota dan Kabupaten Bima melakukan teken bersama penyerahan sejumlah Aset di Gedung KPK RI.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) tandatangi dokumen berita acara kesepakatan waktu penyerahan seluruh aset Kabupaten Bima berlokasi di Kota Bima pada Pemerintahan Kota Bima.

Ikut mendatangani penyerahan aset itu Ketua DPRD Kota Bima, Alfian Indrawirawan, S. Adm.

Pemerintah Kabupaten Bima selaku pihak yang serahkan aset hadir Bupati IDP Ketua DPRD Kabupaten Bima, Muhammad Putera Feriyandi, S. IP, Sekda, Kepala BPPKAD dan Kepala Inspektorat.

Serah terima aset pada senin kemarin Menurut Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indra Wirawan, S. Adm adalah momentum dan langkah maju dua Pemerintah Daerah dalam bersinergis.

Ketua DPRD kota Bima yang disapa Dae Pawan ini menyampaikan rasa haru, bangga dan terimakasih yang amat sangat dalam pada pihak KPK RI yang udah memfasilitasi penyerahan aset .

“Alhamdulillah senin kemarin adalah hari yang bersejarah untuk Kota dan Kabupaten Bima, secara kelembagaan kami selaku Ketua DPRD Kota Bima berterimakasih pada pihak KPK yang fasilitasi penyerahan aset yang sudah sangat lama kita nantikan dan terimakasih pula pada Irjen Kemendagri, dan jajarannya” ungkap Dae Pawan pada Media Online Bimantika melalui saluran WhatsAppnya Selasa 31 Mei 2022

“Kami apresiasi Pemerintah Kota dan Kabupaten Bima yang sudah mampu bersinergi untuk sebuah kemajuan bersama” ujar Dae Pawan..

Dae Pawan menguraikan bahwa setelah 20 tahun sejak UU pemekaran Kota Bima, Senin kemarin 30 Mei 2022 telah selesai menandatangani berita acara kesepakatan waktu penyerahan aset Pemkab Bima ke Kota Bima di gedung KPK RI Jakarta.

“Setelah di tandatangani ada limit waktu hingga 15 Juni tahun 2022 di follow up pada tahapan penyerahan dokumen inventaris aset oleh pemkab Bima ke Provinsi NTB setelah itu proses ke Pemkot Bima aset mana saja yang bisa dimanfaatkan” ungkapnya.

Sesuai dengan isi dokumen yang ditandatangi oleh Pemkab dan Pemkot Bima, ada sebayak 391 objek aset akan diserahkan oleh pemkab Bima pada Kota Bima.

“sekali lagi saya selaku Ketua DPRD Kota Bima sangat apresiasi langkah Pemkab dan Pemkot Bima Ini sebagai langkah sinergitas antara dua pemerintahan dan ini Tentunya ini adalah langkah terbaik bagi kedua pemerintahan” demikian ungkap Dae Pawan mengakhiri wawancaranya. (***)

Pembunuh Adik Kandung di Lepadi Dompu di Tangkap

Bimantika.net _Kepolisian Resor Dompu Berhasil mengamankan terduga pelaku Pembunuhan (30/5/2022) sekitar pukul 06.00 Wita pagi tadi.

Pelaku ARD merupakan Warga Desa Lepadi, Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu Kakak kandung dari korban tersebut.

Korban MJ Laki-laki, Umur 26 Thn, Agama Islam, Pekerjaan Tidak Ada, Alamat Desa Lepadi Kecamatan Pajo, Kabupaten Dompu-NTB.

Terduga pelaku ARD, Laki-laki, Umur 35 Thn, Agama Islam, Alamat , Desa Lepadi Kecamatan Pajo Kabupaten Dompu. Merupakan kakak kandung korban yang meninggal dunia tersebut.

Barang Bukti yang berhasil diamankan polisi yakni Satu bilah Parang yang digunakan pelaku tersebut.

Kronologis dari Kejadian tersebut, terjadi pada hari Senin Tanggal 30 Mei 2022 sekitar pukul 01.00 wita berawal pada saat korban pulang kerumah dalam keadaan mabuk. Kemudian setelah itu korban sempat adu mulut dengan ibu kandung korban dan sempat memukul dan menelanjangi ibu korban, melihat dan mendengar percekcokan mulut antara korban dan ibunya tersebut kemudian kakak korban emosi dan sempat terjadi perkelahian di dalam rumah sampai ke luar rumah. Atas kejadian tersebut Korban Mengalami Luka Robek pada bagian punggung belakang dan lengan bagian bawah sampai ketiak. Atas kejadian tersebut korban meninggal dunia.

Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, S.I.K., Melalui Kasi Humas Polres Dompu IPDA Akhmad Marzuki menuturkan,
Berdasarkan laporan kejadian diatas. Kemudian Team PUMA melakukan penyelidikan terkait dengan informasi atas keberadaan pelaku. Selanjutnya bergerak cepat melakukan pengecekan TKP dan kurang dari 12 Jam tepatnya pada Hari Senin tanggal 30 Mei 2022 sekitar pukul 06.00 Wita. Pelaku berhasil ditangkap dan diamankan ke Polres Dompu.

Dari hasil penyelidikan serta pemeriksaan Saksi-saksi yang dilakukan. Team PUMA mendapatkan informasi bahwa terduga pelaku Penganiayaan merupakan kakak kandung dari korban inisial ARD dan selanjutnya Tim melakukan penyelidikan terkait keberadaan pelaku dan berhasil mengamankan pelaku yang berada di depan Kantor Camat Pajo.

“Setelah dilakukan introgasi. Barulah Pelaku mengakui tindakannya karena tidak terima melihat Ibunya dipukuli oleh korban,” Kata Marzuki.

Saat ini Pelaku bersama barang bukti langsung diamankan kemudian dibawa ke Mako Polres Dompu untuk melakukan proses hukum lebih lanjut. [***]

KPK Minta Para Pihak Serius Tuntaskan Permasalahan Aset P3D antara Pemkab Bima dan Pemkot Bima

Bimantika.net _Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia kembali memfasilitasi penyelesaian permasalahan aset P3D antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bima dan Pemerintah Kota (Pemkot) Bima. Kali ini rapat koordinasi (rakor) melibatkan para pihak terkait dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), bertempat di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin 30 Maret 2022.

KPK berharap dengan adanya rakor penyelesaian lanjutan yang melibatkan kedua pemda dan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) serta Kemendagri ini dapat mempercepat penyelesaian serah terima aset P3D dari Pemkab Bima kepada Pemkot Bima sesuai amanah Undang-undang No.13 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kota Bima di Provinsi NTB dan peraturan perundangan lain yang berlaku demi menghindari potensi terjadinya tindak pidana korupsi.

“Kenapa KPK hadir di tengah-tengah permasalahan ini karena KPK konsen mencegah terjadinya tindak pidana korupsi dalam hal manajemen aset. Perlu diingat aset P3D ini bukan aset pribadi, selesaikan masalah berdasarkan aturan hukum yang berlaku,” ujar Plt. Deputi Koordinasi dan Supervisi (Korsup) KPK Yudhiawan Wibisono.

Pada November 2020, KPK sudah memfasilitasi penandatanganan Berita Acara Rekonsiliasi Barang Milik Daerah (BMD) Kab Bima Berupa Tanah dan Bangunan yang berada di Wilayah Kota Bima antara Pemkab Bima dengan Pemkot Bima Nomor 032/575/07.3/2020 dan Nomor 900/943/BPKAD/XI/2020 di aula Kantor Walikota Bima. Namun sejak itu, belum ada kelanjutan penyerahan aset yang signifikan.

KPK menilai Pemkot Bima dan Pemkab Bima tidak menjalankan kesepakatan penyelesaian Aset P3D yang telah dituangkan dalam Berita Acara tersebut. Kedua Pemda juga dinilai tidak tertib dan tidak serius dalam melakukan upaya penertiban dan pengamanan aset mulai dari penyimpanan dokumen, sertifikasi, pemasangan tanda batas sehingga terbuka peluang hilangnya aset yang dapat mengakibatkan kerugian negara.

KPK juga meminta peran Pemprov NTB lebih aktif mendorong percepatan penyelesaian permasalahan aset hasil pemekaran ini.

Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Sitti Rohmi Djalilah sepakat untuk menyelesaikan persoalan aset P3D ini segera mengingat pentingnya prasarana dan sarana untuk mendukung tumbuh kembang Kota Bima. Menurutnya, persoalan ini harus segera diserahkan bahkan sejak Kota Bima terbentuk 20 tahun lalu.

“Saya yakin masalah ini segera tuntas karena kita bernegara ini harus patuh aturan hukum yang berlaku. Sudah 200-an aset diserahkan dari 600-an, tinggal 400-an lagi,” ujar Sitti.

Inspektur Jenderal Kemendagri Tumpak H. Simanjuntak mengingatkan pentingnya database aset untuk mempercepat proses serah terima aset dan untuk menghindari temuan BPK. Ia juga menyarankan setelah kesepakatan dibuat, segera dibentuk tim monitoring evaluasi dengan unsur Pemprov NTB termasuk di dalamnya.

“Terkait aset ini bukan persoalan Bima saja, tapi kenapa yang ini susah dan lama? Kalau diawali dengan database yang lengkap, tidak perlu menjadi temuan BPK yang berulang setiap tahunnya. Yang kita lakukan ini masih fungsi Pembinaan ya, belum Pengawasan. Untuk apa misalnya kita WTP 20 kali tapi di dalam ternyata masih ada masalah, hanya untuk patuhi standar laporan saja,” ujar Tumpak.

Bupati Bima Indah Damayanti hadir beserta jajaran menyampaikan bahwa pihaknya masih membutuhkan waktu lagi untuk memastikan sisa aset P3D yang belum diserahkan ke Kota Bima dan meminta waktu untuk bersama-sama Pemkot Bima melakukan proses rekonsiliasi ulang selama dua minggu ke depan.

Walikota Bima M. Lutfi yang juga hadir beserta jajaran menyepakati hal tersebut. Lutfi menyampaikan hingga rakor ini digelar sudah 247 aset P3D yang diserahkan, tinggal 391 aset lagi.

Pada akhir rakor disepakati dengan Berita Acara (BA) yang ditandatangani oleh Bupati Bima dan Walikota Bima. BA tersebut berisi bahwa kedua belah pihak secara bersama-sama hingga tanggal 14 Juni 2022 melakukan inventarisasi, rekonsiliasi dan pertukaran dokumen aset BMD. Kedua, para pihak bersepakat pada tanggal 15 Juni bertempat di Kantor Gubernur NTB untuk melaporkan hasil inventarisasi dan rekonsiliasi BMD. Ketiga, para pihak bersepakat pada tanggal 30 Juni 2022 bertempat di Kantor Gubernur NTB untuk menandatangani berita acara serah terima BMD dari Pemkab Bima ke Pemkot Bima.

Kesepakatan tersebut turut disaksikan Kasubdit Penataan Daerah Wilayah 2 Ditjen Otonomi Daerah Amril Rahim, Ketua DPRD Kota Bima Alfian Indra Wirawan, Ketua DPRD Kab Bima M. Putera Feryandi, dan Direktur Korsup Wilayah V Budi Waluya beserta tim.

KPK memastikan akan terus memonitor perkembangan penyerahan aset P3D ini dan berharap Kemendagri maupun Pemprov NTB memfasilitasi dan mengawasi seluruh proses serah terima aset P3D sampai tuntas. (***)