Bimantika.net -Kantor Kementrian Haji dan Umroh (Kemenhaj) Kota Bima kembali menggelar manasik Haji di Aula Kantor Kemenhaj Kota Bima Senin 19 Oktober 2026.
Kali ini pematerinya adalah H. Iksan Jamaah Haji 2026 Relawan Haji Kota Bima yang memilki sejumlah pengalaman spritual.
Ia menjelaskan bahwa saat ini Calon Jamaah Haji (CJH) Kota Bima agar senantiasa menjaga Kesehatan, karena Haji itu Ibadah Fisik perlu kesehatan yang sangat prima.
“Sebelum berangkat perbanyak sholat tobat, jaga kesehatan olah raga rutin” ujarnya.
Disamping itu H. Iksan beberkan Haji juga bukan sekedar perjalanan ke Baitullah melainkan juga sebagai perjalanan spritual untuk mendidik jiwa agar memiliki akhlak mulia.
“Seorang jamaah haji dituntut untuk menjaga sikap, ucapan dan hati selama pelaksanaan ibadah agar memperoleh Haji Mabrur’ harapnya
H. Iksan menyampaikan hadist Nabi terkait dengan ibadah Haji. Rasulullah SAW Bersabda “Haji yang mabrur tidak ada balasan baginya kecuali surga”
H. Iksan menyampaikan Ada tiga perkara yang menjadi atensi Calon Jamaah Haji.
Pertama, Rafas yakni menghindari Perkataan atau perbuatan yang kotor, cabul, tidak senonoh, atau berhubungan dengan syahwat dan persetubuhan.
Kedua Fasik, fasik adalah orang yang keluar dari ketaatan kepada Allah SWT dan Rasul-Nya, melanggar janji, serta berbuat durhaka
Ketiga Jidal dalam Islam berarti berdebat, berbantah-bantahan, atau bertengkar secara emosional dengan tujuan ingin mengalahkan lawan atau melontarkan perkataan yang memicu kemarahan.
“Sikap dasar dalam menjalankan ibadah haji adalah ikhlas, sabar dan jujur” demikian ujar H. Iksan. (****)

