Wudhu Proses Pensucian Diri, Sarat Syah nya Sholat Berikut Tata Caranya

jpn

Bimantika.net -Niat wudhu sebaiknya dibaca sebelum memulai proses wudhu.

Niat ini tidak perlu diucapkan dengan lantang, melainkan cukup di dalam hati.

Dengan niat yang benar, kita bisa memastikan bahwa wudhu yang kita lakukan memiliki tujuan yang jelas, yaitu untuk membersihkan diri sebelum melaksanakan shalat.

Wudhu merupakan salah satu ibadah penting dalam agama Islam. Hal ini dilakukan sebelum melaksanakan salat, membaca Al-Quran, menyentuh mushaf, atau beribadah lainnya.

Niat wudhu adalah langkah pertama dalam proses penyucian diri ini dan memiliki makna, tujuan, serta keutamaan yang mendalam dalam persiapan spiritual. Berikut kami sajikan informasi selengkapnya yang dirangkum dari berbagai sumber.

Niat wudhu mencerminkan kesadaran diri sebagai hamba Allah yang ingin mendekatkan diri pada-Nya dan menghapus dosa-dosa serta kotoran dari diri fisik dan batin.

Niat ini juga merupakan kesungguhan hati untuk melakukan ibadah dengan penuh khusyuk dan mengharapkan pahala dari Allah.

Adapun Niat Wudhu adalah
“NAWAITUL WUDHUU-A LIRAF’LL HADATSIL ASHGHARI FARDHAL LILAAHI TA’AALAA”

Artinya: “Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardu karena Allah.”

Wudhu sendiri menjadi kewajiban umat Islam yang hendak melaksanakan salat. Allah SWT berfirman dalam surat Al Maidah ayat 6,

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu berdiri hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku serta usaplah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai kedua mata kaki,”

Adapun, mengenai pengertian wudhu dijelaskan dalam buku Fiqih Wudhu Versi Madzhab oleh Sutomo Abu Nashr Lc. Dalam bahasa Arab, wudhu berasal dari kata al-wadha’ah yang bermakna an-Nadzhafah atau kebersihan.

Sementara itu dalam Kitab al-Majmu’ Syarh al-Muhadzdzab tulisan Imam Nawawi, kata wudhu dikatakan berasal dari wadh’ah yang maknanya kebersihan. Secara istilah, wudhu ialah aktivitas khusus yang diawali dengan niat atau menggunakan air pada anggota badan khusus yang diawali dengan niat.

Adapun tata cara wudhu ialah sebagai berikut:

  1. Berniat dalam hati
  2. Membaca basmalah
  3. Membasuh kedua telapak tangan tiga kali
  4. Berkumur tiga kali
  5. Menghirup air ke dalam hidung sebanyak tiga kali
  6. Membasuh seluruh bagian wajah yang terlihat sejumlah tiga kali
  7. Membasuh kedua tangan hingga siku, mulai dari yang kanan, sebanyak tiga kali
    Mengusap kepala tiga kali
  8. Membasuh kedua telinga tiga kali, dengan diawali yang kanan
  9. Membasuh kedua kaki hingga mata kaki tiga kali, juga dimulai dari kanan
    Membaca doa setelah wudhu.

Setelah wudhu, ada juga doa yang bisa dipanjatkan. Berikut bunyinya,

اَشْهَدُ اَنْ لَااِلٰهَ اِلَّااللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنِيْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

Arab latin: Asyhadu allaa ilaahah illallaah wahdahuu laa syariika lahuu wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuu wa rosuuluh. Allaahummaj’alnii minat tawwaabiina waj’alnii minal mutathahhiriina, waj’alnii min ‘ibadikash shaalihiin.

Artinya: “Aku bersaksi, tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Tunggal, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan Utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku orang yang bertaubat dan jadikanlah aku orang yang suci dan jadikanlah aku dari golongan hamba-hamba Mu yang shalih,” (//***//berbagai sunber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *