Warga Dadibou dan Donggobolo Berseteru, Polisi Kendalikan Situasi

Bimantika.net KABUPATEN BIMA Dugaan Terjadinya tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan konsentrasi massa dan ketegangan antara Warga Desa Donggobolo dan Desa Dadibou Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

Pada hari Selasa tanggal 20 Juli 2021 sekitar pukul 11.00 wita,Bertempat di Waterboom Donggobolo Desa Donggobolo Kecamatan Woha Kabupaten Bima, Telah terjadi dugaan kasus penganiayaan oleh sekelompok orang yang diduga warga Desa Dadibou Kecamatan Woha Kabupaten Bima terhadap korban atas nama.Mastono Umur 44 tahun Alamat RT.08/02 Desa Nisa Kecamatan Woha Kabupaten Bima.

yang mengakibatkan korban mengalami luka pada bagian pipi sehingga di bawa ke Puskesmas Woha dan kejadian ini memicu konsentrasi massa antara kedua Kampung adapun motif kejadian tersebut di duga karna tidak mau membayar uang parkir.

Menurut Humas Polres Bima bahwa Sekitar Pukul 11.00 Wita Kejadian berawal korban datang untuk menjemput anaknya di lokasi Waterboom dan hendak memarkir motornya tiba-tiba di datangi oleh seorang pemuda untuk meminta uang sewa parkiran dan di jawab oleh korban yang mana yang tukang parkirnya tiba tiba datang sekitar 7 orang teman dan korban sempat memberikan uang namun tiba-tiba salah satu pelaku memukul korban dan korban sempat membela diri kemudian terjadilah pengeroyokan terhadap korban.

akibat pengeroyokan tersebut korban mengalami luka robek dibagian pipi sehingga korban di bawa oleh keluarganya ke PKM Woha .

Sekitar Pukul 12.00 wita Pihak Keluarga Korban yang ada di Desa Donggobolo tidak terima atas kejadian tersebut sehingga terjadi konsentrasi massa di Desa Donggobolo akan melakukan penyerangan ke Desa Dadibou karena diduga para pelaku berasal dari Desa Dadibou namun berhasil di redam oleh pihak kepolisian Polsek Woha dipimpin langsung oleh pak Kapolsek Iptu Saiful Anhar,S.Sos

Sekitar Pukul 12.30 Wita salah seorang pelaku berhasil di amankan oleh anggota Polsek Woha. Dan langsung di bawa ke Polsek Woha untuk diperiksa dan di proses lebih lanjut.

Dan Pukul 13.00 Wita kembali terjadi konsentrasi massa kedua Desa antara Warga Deda Donggobolo dan Warga Desa Dadibou dan sempat massa kedua Desa memasuki area persawahan untuk melakukan saling serang.

namun aksi saling serang tersebut dapat di tarik mundur oleh pihak kepolisian Polsek Woha dipimpin langsung oleh pak Kapolsek Iptu Saiful Anhar,S.Sos sehingga massa kedua belah pihak kembali ke Desa Masing – masing .

Sekitar Pukul 15.50 wita hingga berita ini di turunkan Situasi kedua Desa untuk sementara terpantau aman dan kondusif dan apabila ada perkembangan kembali akan dilaporkan lebih lanjut

Menurut pihak Humas Polres Bima bahwa Terjadinya ketegangan antara Warga Desa Donggobolo dan Desa Dadibou di picu oleh terjadinya kasus penganiayaan yang di lakukan oleh sejumlah petugas parkir yang diduga berasal dari Desa Dadibou yang menagih uang sewa parkir pada korban dan pada saat itu korban sempat menolak sehingga terjadi ketegangan dan berujung pada pengeroyokan dan penganiaan.

Dengan Adanya konsentrasi atau reaksi massa dari Desa Donggobolo di akibatkan oleh korban berasal dari Desa Donggobolo namun berdomisilih di Desa Nisa Kecamatan Woha Kabupaten Bima.(***effen)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *