Walikota HML “Tidak Ada Kata Lelah Majukan Dunia Pendidikan”

Bimantika.net _Walikota Bima, HM Lutfi, SE, (HML) benar-benar fokus memajukan dunia Pendidikan di Kota Bima.

Titik fokus HML memajukan dunia pendidikan karena kemajuan pendidikan akan sangat berpengaruh pada kemajuan sebuah negara ataupun daerah.

“Majunya sebuah daerah tergantung dari indikator majunya dunia pendidikan” ujar Walikota HML

Ungkapan itu di ungkapkan oleh walikota HML saat berbicara di Konferensi kerja 2 PGRI Kota Bima Rabu 21 Desember 2022 di aula SMAN 1 Kota Bima.

Kegiatan tersebut dihadiri ratusan anggota dan pengurus PGRI Kota Bima dan sejumlah pengurus PGRI di Kabupaten lain di Provinsi NTB.

Di momentum itu, Walikota HML membeberkan bahwa peranan PGRI dalam memajukan dunia pendidikan sudah teruji sejak organisasi itu lahir puluhan tahun silam sejak Indonesia merdeka.

Menurut mantan Anggota DPR RI Dua Periode ini bahwa Faktor pendidikan berperan penting dalam kemajuan sebuah negara dan Bangsa.

“Apabila di sebuah wilayah dibelahan dunia ini Sumber Daya Manusianya Bagus maka lompatan kemajuan Negara dan Bangsa akan semakin cepat,” ujarnya.

Walikota HML menekankan juga peranan Guru dalam soal membangun Sumber Daya Manusia dan membentuk identitas para generasi penerus.

“Saya berharap pendidikan karakter perlu diterapkan terutama berkaitan dengan karakter lokal menyangkut nilai kearifan lokal” ungkap Walikota HML.

Walikota HML memberikan motivasi sekaligus warning kepada Guru semata-mata karena dinilai sosok Guru adalah Sebagai faktor utama dalam mencetak generasi handal yang beradab.

“Selain mencetak generasi handal, diharapkan juga guru mampu membimbing siswa soal penguasaan tekhnologi informatika, karena ini penting di era digitalisasi” ujar Walikota HML.

Walikota HML pun mereview sejarah Peranan guru untuk kemajuan sebuah bangsa dan negara.

Dalam sejarahnya saat perang jepang melawan sekutu, saat Jepang dibom sekutu, yang mengakibatkan banyak tentara jepang serta warganya yang meninggal, pemimpin saat itu tidak menanyakan berapa tentara yang tewas akan tetapi hal pertama yang ditanyakan adalah berapa banyak guru yang selamat dari peperangan itu ?

“Inilah mengapa pemimpin saat itu sangat memerhatikan keberadaan guru, Jepang maju tidak terlepas dari majunya pendidikan saat itu,” bebernya.

Di Momentum itu pula Walikota HML menyampaikan dua tujuan pendidikan yang urgen yang harus dimiliki oleh figur seorang guru.

Dua hal yang urgen itu menurut HML yang juga Ketua Umum KONI Kota Bima ini adalah melahirkan generasi yang baik yang mampu beradab berhubungan baik dengan sang Pencipta, dan berhubungan baik dengan manusia lainnya.

“Dua hal penting ini adalah yang perlu dan menjadi perhatian bagi para pengajar agar benar benar melahirkan generasi Handal yang memahami eksistensi adab dan Sang Pencipta” ujar Walikota HML.

Diujung akhir pembicaraannya, Walikota HML sampaikan bahwa Pemerintah Kota Bima tidak pernah lelah untuk memperjuangkan kemajuan dunia pendidikan di Kota Bima.

Bahkan menurutnya alokasi anggaran untuk itu cukup luar biasa, dimana sejak dirinya memimpin kota Bima, lebih dari 23 persen alokasi untuk Dunia pendidikan dari total APBD kota Bima.

“Kita di Kota Bima anggarkan APBD untuk dunia pendidikan lebih dari 23 porsen total APBD sedangkan amanat undang-undang hanya 20 persen termasuk APBN hanya mengalokasikan 20 persen” ungkap Walikota HML.

Atas kesadaran membangun Dunia Pendidikan itu, Lanjut Walikota HML bahwa Kota Bima Sudah dua kali mendapatkan penghargaan untuk pelayanan publik, kesehatan dan penataan ruang. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *