Walikota HML dan Mentri Sandiaga Uno Satu Visi Berdayakan Tenunan Khas Bima

Bimantika.net Kunjungan Kerja Mentri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Dr. H. Sandiaga Salahudin Uno, B.B.A,. M.B.A di Kota Bima pada hari Minggu (13/6/2021) disambut hangat oleh Pemerintah Kota Bima di bawah kendali Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dan seluruh jajaran Pemerintahan Kota Bima.

Mentri Sandiaga Uno berkali-kali mengucapkan rasa syukur dan terimakasihnya Pada Walikota Bima HML yang mendampinginya dalam melakukan kunjungan kerja resmi kementrian tersebut.

Dalam rangka efektivitas dan efisiensi waktu Kunjungan, Sandiaga Uno menemui para penenun Kota Bima untuk melihat langsung aktifitas dan kreatifitas warga Kota Bima

Untuk di Ketahui bahwa Kota Bima dikenal sebagai salah satu daerah dengan kreativitas seni dan budayanya, salah satunya adalah produk kain tenun yang memiliki ciri khas tersendiri.

Kain tenun menjadi salah satu produk andalan hingga saat ini masih terus dikembangkan di beberapa Kelurahan yang ada di Kota Bima.

Di Kelurahan Ntobo Kota Bima, setiap rumah hampir pasti ditemukan masyarakat yang sedang asyik menenun. Bukan hanya orang tua, anak-anak yang masih duduk di bangku SD pun terlihat lihai menenun.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengaku bangga dengan kerajinan tangan masyarakat kel Ntobo.

Menurut Mentri Sandiaga Uno bahwa kerajinan tangan tersebut harus tetap dilestarikan sebagai icon kerajinan tangan Warga Kota Bima yang membanggakan Kota Bima dikanvah Nasional.

Baik HML maupun Sandiaga mereka adalah pemimpin yang benar-benar punya Visi dan Misi yang sama dalam Kaitannya dengan pemberdayaan kerajinan tangan khususnya Tenunan Kain Bima.

Walikota HML melalui berbagai programnya sejal tahun 2018 hingga 2021 tetap memberikan support pada penenun kota bima dengan memberikan bantuan langsung berupa bahan tenunan.

Melalui APBD Kota Bima para penenun diberi bantuan tentu untuk memperlancar usaha rumahan yang menjadi tumpuan harapan warga Kota Bima.

Mentri Sandiaga Uno berkunjung ke Kampung Tenun Ntobo, NTB. Didampingi oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bima, Hj. Ellya Alwaini HML, SE Melihat produksi tenun yang dikelola Ibu Yuyun, pemilik Rumah Tenun Dina yang saat ini bersama ratusan pengrajin lainnya mati suri akibat pandemi covid-19.

Kemenparekraf melihat ini sebagai tantangan namun juga sekaligus peluang. Kami siap berikan bantuan, menyiapkan strategi khusus untuk Ibu Yuyun beserta ratusan pengrajin tenun di Kota Bima untuk bisa kembali bangkit. Bahkan, kita bisa bidik pasar ekspor.

Tentunya bantuan tersebut dari permodalan, hingga pelatihan keterampilan, khususnya digitalisasi UMKM yang meliputi penjualan online hingga pembuatan konten kreatif.

Dari konten-konten kreatif yang diproduksi itu bisa digunakan untuk menjual produk-produk tenun Bima yang ada di Kelurahan Tobo.

“Saya terus mengingatkan kepada para pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) untuk terus berkreasi di tengah keterbatasan imbas covid-19. Tidak ada kata terlambat untuk belajar. Lewat adaptasi, inovasi dan kolaborasi, kebangkitan ekonomi dapat segera terealisasi” ungkap Mentri Sandiaga Uno. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *