Walikota Bima HM Rum Ajak Warga Jaga Kebersihan Sesuai Anjuran Islam

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Walikota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT benar-benar konsentrasi tanggulangi bencana banjir di musim hujan tahun ini.

Untuk mengantisipasi luapan air di drainase perkotaan pun menjadi perhatiannya saat ini.

Walikota HM Rum pun menjanjikan menyelesaikan problem pada warga masyarakat Kelurahan Pane Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima yang mengeluhkan adanya Pipa Besar Yang Terbentang di Bawah Jembatan Toko Bolly.

“Apa yang menjadi keluhan warga Pane Saya sudah perintahkan Dinas terkait untuk mengecek kondisi lapangan secara langsung” ujar Walikota HM Rum.

Saat di hubungi media Online Bimantika Sabtu 25 Novenber 2023 menyampaikan bahwa pentingnya kesadaran masyarakat Kota Bima untuk menjaga kebersihan lingkungan masing-masing.

Walikota HM Rum mengajak seluruh lapisan masyarakat Kota Bima untuk tidak membuang sampah di saluran.

“Kalau sampah menumpuk disaluran maka otomatis menghambat aliran air menuju muara dan akan meluap, maka jangan buang sembarangan sampah di dalam saluran drainase” demikian ajaknya.

Ia berharap pada seluruh lapisan masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya.

“Jika lingkungan bersih dan terpelihara maka warga pun akan ikut merasakan lingkungan yang nyaman dan sehat” ujarnya.

“InsyaAllah Allah sangat mencintai hambaNYA yang suka menjaga kebersihan dan semoga Apa yang kita lakukan ini mendapat ganjaran pahala di sisi Allah SWT” ujarnya.

Kebersihan sebagian dari iman, sebagimana Dikutip dari Kitab Ihya’ Ulumuddin karya Imam Al Ghazali, Rasulullah SAW menjadikan kebersihan separuh dari keimanan. Beliau bersabda:

الطُّهُورُ شَطْرُ الْإِيمَانِ

Artinya: “Kesucian itu adalah setengah dari iman.” (HR Muslim).

Dalam sebuah riwayat, Aisyah Radhiallahu Anha menyebutkan bahwa, Rasulullah pernah bersabda yang artinya:

“Agama itu dibangun berasaskan kebersihan.” (HR. Muslim).

Rasulullah SAW juga pernah berkata, untuk membersihkan segala sesuatu karena Islam dibangun atas kebersihan.

تَنَظَّفُوْا بِكُلِّ مَا اِسْتَطَعْتُمْ فَاِنَ اللهَ تَعَالَي بَنَي الاِسْلاَمَ عَلَي النَظَافَةِ وَلَنْ يَدْخُلَ الْجَنَّةَ اِلاَ كُلُّ نَظِيْفٍ

Artinya: “Bersihkanlah segala sesuatu semampu kamu. Sesungguhnya Allah Ta’ala membangun Islam ini di atas dasar kebersihan dan tidak akan masuk surga kecuali setiap yang bersih.” (HR. Ath-Thabrani).

Melansir dari Fiqih Thaharah karya Ibnu Abdullah, Rasulullah mengatakan bahwa Allah SWT menjanjikan surga bagi yang membersihkan dahan pohon di jalanan,

مرَّ رجُلٌ بِغُصْنِ شَجَرَةٍ عَلَى ظَهْرِ طَرِيْقٍ فَقَالَ : وَاللَّهِ لَأُنَحِّيَنَّ هذَا عَنِ الْمُسْلِمِيْنَ لَا يُؤْذِيْهُمْ، فَأُدْخِلَ الْجَنَّةَ

Artinya: “Ada seorang lelaki yang membuang dahan pohon yang menghalani jalan, lalu ia berkata, “Demi Allah, aku akan singkirkan dahan ini agar tidak mengganggu dan menyakiti kaum muslimin,” maka Allah pun memasukkannya ke surga,” (HR Muslim).

Hadits selanjutnya menyebutkan bahwa Allah SWT menyukai tempat-tempat yang bersih,

إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ يُحِبُّ الطَّيِّبَ , نَظِيفٌ يُحِبُّ النَّظَافَةَ , كَرِيمٌ يُحِبُّ الْكَرَمَ , جَوَادٌ يُحِبُّ الْجُودَ , فَنَظِّفُوا أَفْنِيَتَكُمْ

Dari Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam: Sesungguhnya Allah SWT itu suci yang menyukai hal-hal yang suci, Dia Maha Bersih yang menyukai kebersihan, Dia Maha Mulia yang menyukai kemuliaan, Dia Maha Indah yang menyukai keindahan, karena itu bersihkanlah tempat-tempatmu.” (HR. Tirmizi). (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *