Bimantika.net _Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahiddin, S. Sos adalah sosok yang sangat humanis dalam menangani segala bentuk problematika
Mantan Kanit Buser Narkoba Polda NTB itupun dipercaya menduduki jabatan sebagai Wakapolres Bima Kota, dengan tipikal kepemimpinan yang Humanis dan familiar.
Selama menjadi Waka Polres Bima Kota, Mujahiddin kerap ada lapangan setiap saat seperti menghadapi aksi unjuk rasa Mahasiswa maupun sekelompok warga yang tidak puas dengan penegakan hukum yang ada,juga karena faktor lain.
Mujahidin masih mampu menyelesaikannya dengan humanis, melakukan pendekatan persuatif dengan pihak pihak tersebut dalam rangka mencari solusi terbaik agar tidak mengganggu ketentraman umum, terutama yang berkaitan dengan kegiatan blokir jalan yang dianggap sudah menjadi budaya masyarakat Bima saat ini.
Seperti halnya yang dilakukan oleh sekelompok warga Desa Nangawera Kecamatan Wera yang memblokir jalan Jum,at siang hingga malam kemarin.
Warga melakukan aksi blokir jalan akibat terjadinya penahanan terhadap anggota DPRD Kabupaten Bima, Boymin dari fraksi Gerindra yang juga warga setempat.
Blokir jalan tersebut melibatkan sekitar 100 lebih warga yang diduga semuanya keluarga tersangka kasus korupsi PKBM tersebut.
Atas Perintah Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, S.I.K, Wakapolres Mujahiddin turun langsung tangani blokir jalan yang mengganggu perjalanan warga secara umum tersebut tak berlangsung lama.
Karena sekitar pukul 01.00 WITA Sabtu dini hari berhasil dibuka oleh Polisi yang dikendalikan langsung oleh Mujahidin.
“tadi malam saya pimpin langsung buka jalan sekitar pukul 01.00 WITA, bahkan saya juga bersama anggota yang mengangkat batu batu besar dan kayu yang menumpuk di ruas jalan,”urainya.
Setekah dibuka pada pukul itu, beberapa saat kemudian kembali diblokir dan akhirnya dilakukan penangkapan terhadap lima orang yang diduga sebagai pelaku yang provokatif warga lain agar melakukan pemblokiran jalan.
“Kita amankan lima orang dan telah dibawa di Polres Bima Kota untuk dimintai keterangan.Kelimanta diduga kuat yang memprovokatif keadaan di lapangan,” tandasnya.
Ia berharap agar keluarga Boymin dapat menahan diri dan menjalankan proses hukum yang tengah berjalan. (***)

