Oleh : Feriyadin, M.M *)
Bimantika.net Sekolah Tinggi Pariwisata Soromandi Bima atau bisa disingkat STIPAR Soromandi Bima berdiri sejak tanggal 17 Juli 2018 melalui Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) dengan Nomor 576/KPT/I/2018. STIPAR Soromandi Bima berada dibawah naungan Yayasan Al-Afif Bima.
Berdasarkan Permenristekdikti No. 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, Sekolah Tinggi Pariwisata Soromandi Bima adalah perguruan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan akademik dalam lingkup disiplin ilmu bidang ilmu pariwisata dengan membuka Program studi S1-Pariwisata.
Sekolah Tinggi Pariwisata Soromandi Bima memiliki penamaan diri yang bersifat nasional dan internasional dengan tetap menjaga kearifan lokal. Soromandi sebagai nama perguruan tinggi memiliki nilai sejarah di masa lalu serta sesuai dengan tempat dimana perguruan tinggi ini didirikan.
Visi utama STIPAR Soromandi Bima yakni Menjadi pusat pendidikan unggulan terpercaya untuk pengembangan Sumber Daya Manusia dan Ilmu pengetahuan teknologi dalam wawasan pariwisata yang mampu bersaing di dunia internasional dengan tetap mengusung nilai-nilai kearifan lokal sebagai aset utama bangsa Indonesia.
Keberadaan kampus Pariwisata di Bima, merupakan salah satu ikhtiar untuk menyiapkan insan cita pariwisata yang peduli terhadap pengembangan industri pariwisata di daerah.
Langkah-langkah konkrit dalam persiapan SDM Pariwisata yang baik dan terampil, pihak kampus melakukan beberapa hal, seperti:
- Pelatihan vokasi berbasis kerjasama dengan pihak industri pariwisata. Misalnya dengan membuka kesempatan mahasiswa STIPAR Soromandi Bima magang di industri yang mempunyai kompentensi terbaik seperti: internship di Edu-Resort Lembah Indah Malang, serta praktik perhotelan di wilayah Lombok;
- Pengembangan dan pembinaan SDM desa wisata dengan pihak STIPAR Soromandi Bima. Misalnya dengan melakukan pendampingan untuk pelaku wisata di kawasan desa wisata dengan menggandeng perguruan tinggi pariwisata;
- Membangun kerja sama dengan pihak industri kreatif di berbagai destinasi wisata. Misalnya dengan melakukan kolaborasi seperti membuat cindera mata (souvenir), sebagai produk lokal yang dapat ditawarkan kepada wisatawan. Hal ini dilakukan untuk pengembangan start up di sektor industri kreatif di dunia pariwisata;
- Merancang English Speaking Program (ESP) sebagai sasana untuk meningkatkan penguasaan bahasa Inggris bagi mahasiswa pariwisata;
- Memperkuat kolabor-aksi dengan semua unsur yang mendorong pengembangan pariwisata daerah (dengan cara: ikut memperkuat Pentahelix Pariwisata).
- Penguatan Karakter mahasiswa melalui Program Pelatihan Kepemimpinan
Semua ikhtiar di atas merupakan cara STIPAR Soromandi Bima, ikut berkontribusi dalam menyiapkan SDM Pariwisata yang dapat mengisi ruang-ruang pembangunan kepariwisataan di daerah.
Maka dari itu, melalui ilmu dan kapasitas insan pariwisata serta adanya rasa memiliki pada daerah sendiri merupakan elemen terpenting dalam mensukseskan percepatan pembangunan pariwisata daerah, khususnya di Pulau Sumbawa.
Kehadiran STIPAR Soromandi Bima merupakan jawaban untuk menyiapkan insan Pariwisata yang benar-benar konsen mempelajari dunia Pariwisata. Walaupun termasuk kampus baru, namun secara eksistensi telah diakui dan terdaftar di Menristekdikti.
Maka dari itu, Kampus ini menjadi wadah yang tepat bagi generasi di pulau Sumbawa dalam mempelajari ilmu kepariwisataan, yang nantinya mampu memberikan sumbangsih ide/gagasan serta tindakan nyata dalam membangunan pariwisata daerah, serta menyiapkan SDM Pariwisata yang berkompetensi dan berdaya saing tinggi tanpa mengabaikan nilai-nilai kearifan lokal.
*) Feriyadin, M.M.
(Dosen STIPAR Soromandi Bima)


Happy reading gaes
Thank you