SELASA MENYAPA DI WAWO: BUPATI ADY MAHYUDI HADIR MENDENGAR DENYUT NADI RAKYAT

jpn

Bimantika.net -Pemerintahan yang kuat bukan hanya dibangun dari balik meja kerja, tetapi lahir dari kedekatan dengan rakyat.

Semangat itulah yang kembali ditunjukkan Bupati Bima Ady Mahyudi melalui program unggulan “Selasa Menyapa”, yang kali ini menyapa masyarakat Kecamatan Wawo.

Di tengah hamparan Lapangan Desa Raba yang dipenuhi masyarakat, Bupati Bima Ady Mahyudi bersama Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy, Ketua GOW Kabupaten Bima Ny. Hj. Anita H. Irfan, para pimpinan OPD, instansi vertikal, BUMN, serta unsur Muspika hadir langsung untuk mendengar, melihat, dan merasakan kehidupan masyarakat dari dekat.

“Kehadiran kami di sini bukan sekadar menjalankan agenda pemerintahan. Kami ingin mendengar langsung denyut nadi masyarakat, memahami kebutuhan mereka, dan memastikan bahwa pemerintah benar-benar hadir untuk rakyat,” tegas Bupati Ady Mahyudi di hadapan ratusan warga.

Program Selasa Menyapa bukan sekadar seremonial. Kegiatan ini menjadi ruang terbuka bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, keluhan, usulan, bahkan harapan mereka secara langsung kepada pimpinan daerah. Pemerintah Kabupaten Bima ingin memastikan bahwa setiap kebijakan pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat hingga ke pelosok desa.

Suasana hangat terlihat saat Bupati dan Wakil Bupati berbaur dengan warga dalam kegiatan “Ngopi Bareng”. Tidak ada sekat antara pemimpin dan rakyat. Dialog berlangsung penuh keakraban, mencerminkan kepemimpinan yang merakyat dan terbuka.

Wakil Bupati dr. H. Irfan Zubaidy menegaskan bahwa kehadiran pemerintah di tengah masyarakat merupakan bentuk komitmen nyata untuk meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan rakyat.
“Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, BUMN, dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci membangun Kabupaten Bima yang maju dan sejahtera,” ujarnya.

Masyarakat Wawo pun menyambut hangat kedatangan rombongan pemerintah daerah. Prosesi penyambutan berlangsung meriah dengan atraksi pencak silat dari Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Kecamatan Wawo yang menampilkan kekayaan budaya dan semangat persaudaraan masyarakat setempat.

Bagi masyarakat Wawo, kehadiran langsung Bupati dan Wakil Bupati menjadi bukti bahwa pemerintah tidak melupakan rakyatnya. Program Selasa Menyapa telah menghadirkan harapan baru bahwa suara masyarakat benar-benar didengar dan diperjuangkan.
Di bawah kepemimpinan Ady Mahyudi dan dr. H. Irfan Zubaidy, Pemerintah Kabupaten Bima terus berupaya membangun budaya pemerintahan yang dekat dengan rakyat, cepat merespons kebutuhan masyarakat, serta menjadikan pelayanan publik sebagai prioritas utama.
Karena bagi pemimpin yang dicintai rakyat, mendengar adalah langkah pertama untuk membangun. Dan melalui Selasa Menyapa, denyut nadi masyarakat Bima terus menjadi arah perjalanan pembangunan daerah.
(RRS//RumaRenggSape//007)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *