Anggota DPRD NTB Protes Gubernur Cup, Delian Lubis : “Itu Celoteh Tanpa Makna”

Bimantika.net Mantan Aktivis Liga Mahasiswa Nasional Demokratis (LMND), Delian Lubis, S. Sos menyayangkan celoteh para anggota DPRD Propinsi NTB yang melukai hati warga Bima.

Delian Lubis justru bertanya balik pada sejumlah Anggota DPRD Propinsi NTB yang menyebutkan bahwa Gubernur NTB sudah memberikan contoh tidak baik pada warga masyarakat. “Apa nya yang tidak baik” ujar Delian Lubis dengan nada tanya.

Menurutnya kegiatan itu edukasi untuk masyarakat, Gubernur Cup itu dari pagi sebelum pertandingan ada tim dari RSUP, RSUD Bima melakukan vaksinasi dan kegiatan sepakbola itu di hadiri semua oleh Muspida kota maupun kabupaten Bima.

“Kegiatan itu sekaligus melakukan sosialisasi agar masyarakat sadar vaksin, apa yg di langgar oleh gubernur??” Ungkap Delian Lubis.

Kegiatan sepakbola itu mendapat ijin juga dari polisi, justru pihak DPRD Propinsi NTB yang tidak berperan apa-apa untuk memberikan edukasi kepada masyarakat untuk sadar vaksin.

salah satu contoh mereka turun reses.kerumunan juga kan??

“Ada ndak mereka di Momentum seperti itu sekaligus melakukan vaksinasi??, Justru kerumunan yang bersifat seremonial yang tidak ada faedah sama sekali” ungkap Delian Lubis.

Mereka datang bercerita depan Rakyat lalu Berselvy, seharusnya Pihak DPRD hal-hal seperti yg di lakukan Gubernur di dukung, agar mempercepat vaksinasi, agar MotoGP yang kita selenggarakan berjalan dengan baik.

“Yang pasti celotehnya Anggota DPRD Propinsi NTB terkait dengan Gubernur Cup itu adalah Celoteh tanpa makna” demikian ungkap Mantan Aktivis LMND Bima Raya ini saat di wawancara Media Online Bimantika Jum’at pagi 25 Pebruari 2022.

Sebelumnya di beberapa media regional dan Nasional, Anggota Komisi IV DPRD NTB H Ruslan Turmudzi menyesalkan bahwa acara yang diselenggarakan Sabtu (19/2/2022) itu juga dihadiri oleh pejabat seperti Gubernur NTB Zulkieflimansyah, Bupati Bima, Walikota Bima.

Menurut Ruslan, kehadiran para pejabat publik itu menciptakan kesan tak baik mengenai aturan penyelenggaraan kegiatan di tengah pandemi Covid-19.

“Saat Liga 1 PSSI yang kini berlangsung pun sangat jelas tanpa penonton, begitupun penyelenggaraan Divisi III PSSI Rayon NTB juga enggak boleh ada penonton,” kata Ruslan, Selasa (22/2/2022), seperti dikutip dari Antara.

“Nah ini, liga tarkam di Bima malah dihadiri Pak Gubernur, justru penontonnya ribuan kayak gitu. Ini sangat kita sayangkan,” lanjutnya.

Dia pun mendesak Polda NTB melakukan penegakan hukum secara adil.

“Kami dukung dan dorong Pak Kapolda untuk memproses hukum secara tuntas terkait kerumunan penonton pertandingan sepak bola yang berlangsung di Kabupaten Bima tersebut,” ujar dia.

Senada dengan Ruslan, Ketua Komisi V DPRD Bidang Kesejahteraan Rakyat dan Pemberdayaan Perempuan TGH Mahally Fikry juga menuntut adanya proses hukum menyeluruh.

Namun, menurutnya, pejabat publik yang hadir dalam kegiatan tersebut juga harus dipanggil, bukan hanya penyelengara

“Kita dorong aparat penegak hukum agar menegakkan prinsip berkeadilan. Yakni para pejabat publik yang hadir di kejuaraan sepak bola itu juga harus dipanggil untuk dimintai keterangannya,” katanya.

Masih hangat di memori warga Bima bahwa Turnamen Sepak Bola Gubernur Cup di padati oleh Ribuan Penonton.

Ditengah Memuncaknya penyebaran Covid-19, ada langkah strategis yang dilakukan oleh Gubernur NTB dalam melakukan percepatan Vaksinasi di Kota dan Kabupaten Bima.

Ditengah padatnya penonton Sepakbola dibuka Gerai khusus Vaksinasi, ini adalah cara terbaik dalam melakukan percepatan Vaksinasi.

Pandemi Efek domino dari penyelenggaraan Turnamen Sepak Bola Piala Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, M. Sc cukup menjadi sebuah contoh yang baik dalam mengumpulkan warga untuk gelar Vaksinasi.

Dalam kerumunan itu sangat mudah bagi aparat TNI-Polri mengawal dan mengajak masyarakat melaksanakan dan mempercepat cakupan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bima dan Kota Bima.

Bahkan jauh sebelum agenda itu di gelar dengn ribuan Penonton, Gubernur Zul mengajak para pencinta bola untuk lakukan Vaksinasi sekiranya bagi yang belum Vaksin.

“Penonton sepak bola di Sape di Vaksin bagi yang belum Vaksinasi, diberi masker” Ungkap Bang Zul, sapaan akrab Gubernur NTB didampingi Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri, SE (IDP), Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) saat menyaksikan final antara Sape Putra United FC dan Wera WC, pada Final Piala Gubernur, Sabtu (19/2/2022) di Lapangan Semangka Desa Naru Kecamatan Sape Kabupaten Bima.

Untuk menarik minat penonton agar menerapkan prokes dan vaksin, panitia juga menyediakan door price. Seperti sepeda motor, telepon seluler, kulkas, hingga minyak goreng.

Bang Zul juga memuji atmosfer pertandingan final yang mempertemukan antara perwakilan dari Kecamatan Wera dan Sape. Menurutnya suasana nya tidak kalah dengan atmosfer Piala Dunia.

“Namun, sekali lagi panitia secara tegas tadi, bagi penonton menyaksikan pertandingan harus divaksin dan tetap menerapkan protokol kesehatan (Prokes) dan menjaga jarak, untuk mencegah penyebaran Covid-19,” jelas Gubernur. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *