Bimantika.net _Pelaksanaan rapat koordinasi yang dilaksanakan oleh Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bima hari ini sabtu tanggal 13 Agustus 2022 berjalan alot dan panas.
Kegiatan berlangsung di
sekretariat Koni Kota Bima yang dipimping langsung oleh ketua Koni Kota Bima bapak Fery Sofyan, SH yang juga dihadiri oleh beberapa wakil ketua berjalan dengan lancar walau di hujani banyak pertanyaan dari peserta.
Dimana dalam sambutannya Ketua Koni Kota Bima menyampaikan adanya beberapa dinamika dari cabang olahraga akhir-akhir.
“Dan ini wajar wajar saja selama bertujuan baik utuk kemajuan olahraga kota bima” ujar Ferry Sofiyan.
Hanya saja menurutnya mestinya itu tidak terjadi apabila ada komunikasi yang baik dari berbagai pihak.
Ketua Koni Kota Bima berharap bahwa kemajuan olahraga di Kota Bima sangat penting namun harus didukung dengan anggaran yang memadai.
Beberapa pengurus koni menyampaikan apa yang.menjadi permasalahan dalam selama ini.
Dalam tubuh organisasi Koni Kota bima H. Gunawan, S. Pd selaku ketua bidang pembinaan prestasi memaparkan bahwa sebenarnya urusan anggaran harus melalui mekanisme dimana yang menelaah proposal yang masuk dari semua cabang olahraga adlah bidang organisasi bukan sekertaris.
“Sekertaris tugasnya adalah administrasi surat menyurat bukan menelaah proposal lalu menyampaikan kepak ketua koni” ujar Aji Gun.
Lanjut Aji Gun telah terjadi tumpang tindih fungsi disini..sehingga para cabang olahraga merasa koni sedang tidak baik-baik saja.
Aji Gun memberikan contoh bidang pembina prestasi yang paham dan tahu cabor mana yang memiliki prestasi dan siapa atletnya itu datanya ada pada bidang pembinaan prestasi.
Sementara itu Muslimin, S.Pt selaku ketua bidang litbang menyambung apa yang disampaikan oleh ketua bidang binpres itu adalah benar.
Dan itu perlu ditindaklanjuti. Koni ini organisasi besar. Sehingga wajar persatuan cabang olahraga kota bima melayangkan surat ke koni kota bima.
“Selama saya menjabat sebagai ketua bidang diklat, Tidak pernah diajak berkoodinasi untuk melaksanakan pendidikan dan latihan pelatih atau pelatihan lainnya” ungkapnya.
Wakil Ketua Umum Koni Kota Bima Alfian Indra Wirawan, S.Adm memaparkan bahwa saat ini pemerintah kota bima melalui DPR Kota Bima belum menganggarkan rencana pelaksanaan pekan olahraga provinsi Porprov NTB.
Belum dianggarkannya itu karena belum adanya pengajuan KONI kota bima pada pemerintah Kota Bima.
Pada prinsipnya kami di dewan akan menyikapi setiap kebutuhan apa saja lebih-lebih kebutuhan olahraga sesuai dengan amanat Undang-Undang.
Namun Dae Pawan Sapaan akrabnya berjanji akan berusaha maksimal agar persiapan pelaksanaan porprov dapat berjalan sesuai rencana.
Meski sampai saat ini belum ada kepastian dari pemerintah Provinsi NTB terkait pelaksanaan Porprov NTB.
Karena anggaran Porprov NTB pastinya dri pemerintah Provinsi NTB dan sharing dengan pemerintah Daerah Kabupaten Kota ungkapnya.
Menyinggung soal berakhirnya masa kepengurusan KONI Kota Bima dan telah diperpanjang hingga Desember 2022.
Dae Pawan selaku wakil ketua Koni Kota Bima menyampaikan bahwa sesuai dengan Ad/Art Koni pasal 19 tentang kepengurusan koni kota bima perlu disiapkan. Itu juga menjadi acuan kenapa SK tersebut diperpanjang sampai desember 2022.
Keduanya bisa berjalan mengingat pelaksanaan porprov NTB yang belum pasti.
Sementara itu ketua cabor muathay meminta kejelasan status proposal yang telah dimasukkan beberapa bulan lalu yang sampai hari ini belum terealisasi.
“Mohon pak ketua koni kiranya proposal kami dapat direalisasikan mengingat training center mandiri sudah kami lakukan sejak bulan februari 2022. Ungkapnya. (***)

