Bimantika.net Menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 ada beberapa Partai politik baru yang muncul ikut dalam Pesta Demokrasi 5 Tahunan tersebut.
Kehadiran Partai Politik ( Parpol) baru ini nampak terlihat dengan jelas sedang lakukan konsolidasi dan mengatur strategi mempersiapkan langkah politiknya.
Hasil investigasi Media Bimantika Setidaknya sampai berita ini di muat, ada 6 Parpol baru yang akan ikut kontestasi di Pemilu 2024.
6 Partai pendatang baru tersebut berdiri dengan beragam latar belakang masing-masing dan diantaranya adalah

PARTAI KEBANGKITAN NUSANTARA (PKN)
PKN yang dinahkodai oleh Gede Pasek Suardika didirikan oleh sejumlah pengikut dan mantan Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum (AU) yang juga Mantan Pejabat teras Parpol HANURA.
Di antaranya mantan anggota DPR dari Fraksi Demokrat Mirwan Amir, eks pengurus Demokrat Ian Zulfikar, aktivis HMI Asral Hardi, wartawan dan fotografer Bobby Triadi, serta Sri Mulyono yang kini jadi sekretaris jenderal PKN.

PARTAI GELORA
Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora)
Partai Gelora diketuai oleh Anis Matta, Fahri Hamzah sebagai wakil ketua, lalu Sekretaris Jendral diduduki oleh Mahfudz Siddiq.
Partai ini didirikan sebagai bentuk ketidakpuasan sejumlah elit elit eks PKS sehingga muncullah Partai Gelora.

PARTAI UMMAT
Partai Ummat yang didirikan salah satu tokoh reformasi Nasional Prof. DR. H.M. Amien Rais dan mantan Politisi Partai Amanat Nasional (PAN)
Partai ini dibentuk karena adanya kerenggangan hubungan antara Amien dengan beberapa politisi PAN.
Partai Ummat ini dinahkodai oleh Ridho Rahmad.

PARTAI PELITA
Partai Pelita didirikan oleh Mantan Ketua PP Muhammadiyah, Prof. DR. H. Din Syamsuddin, pada Senin 28 Februari 2022.
Partai Pelita diketuai Beni Pramula, mantan Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah.

PARTAI PRIMA
Partai Rakyat Adil Makmur (Prima) ini diprakarsai oleh seorang mantan aktivis pergerakan 1998, Agus Jobo.
Sebelumnya, ia dikenal sebagai ketua Ketua Umum Partai Rakyat Demokratik (PRD) yang anti terhadap Presiden Soeharto di era Orde Baru.

PARTAI RAKYAT
Partai Rakyat yang diketuai Arvindo Noviar ini resmi terdaftar di Kemenkumham Republik Indonesia.
Partai Rakyat pernah mendaftar Pemilu 2019, namun tidak lolos verifikasi putusan Bawaslu. (***)

