Walikota HML Temui Warga Ranggo Saat Banjir, Ketua RW 01 Bangga Pada HML

Bimantika.net Hari ini Minggu 28 November 2021, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) turun di Lokasi Warga yang sedang dilanda banjir luapan sungai.

Ada beberapa kelurahan yang didatangi oleh Walikota HML dalam memantau dan meninjau langsung warganya.

Salah satu tempat peninjauannya di RW 01 Ranggo Kelurahan NaE Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima.

Lokasi ini kerap menjadi langganan banjir luapan sungai romo yang terbentang sepanjang RW 01 Ranggo.

Ketua RW 01 Ranggo Kelurahan NaE Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima, Muhammad, SH merasa bangga dan terimakasih pada walikota HML yang meninjau secara langsung warganya yang sedang dilanda bencana banjir luapan sungai romo.

“Kami bangga dan salut pada pak Wali Aji Lutfi yang secara sungguh-sungguh melihat langsung kondisi warga kami yang sedang dilanda banjir luapan sungai” ujar Muhammad.

Iapun menilai bahwa Walikota HML adalah sosok yang begitu peduli pada urusan kemaslahatan ummat dan warga masyarakatnya.

Muhammad juga berterimakasih pada Walikota HML yang melakukan terobosan bahwa tahun 2022 sungai romo akan di normalisasi serta pembangunan drainase RW 01 Ranggo.

“Terimakasih pada Walikota Aji Lutfi yang sudah memasukan program program normalisasi sungai romo di tahun 2022 ini” ungkap Muhammad. (***)

Walikota HML Pantau Langsung Kondisi Lapangan Saat Banjir

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) hari ini minggu 28 November 2021 langsung turun lapangan meninjau dan menyapa warga Kota Bima yang sedang berduka ditimpa bencana luapan banjir dua hari lalu.

Walikota HML turun pantau banjir di beberapa kelurahan di Kota Bima antara lain Kelurahan Sarae, Na’e dan Jatiwangi.

“Sore hari ini, pak wali HML melihat langsung kondisi luapan banjir dan jembatan serta jalur-jalur drainase yang menjadi salah satu penyebab melubernya air permukiman warga dibeberapa kelurahan” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bima Nazamuddin, S. Sos saat menemani Walikota HML.

Walikota HML turun langsung lokasi banjir didampingi oleh Kabid Darlog BPBD Nasamuddin, S. Sos, Kabid Cipta Karya PUPR Kota Bima Fahad, ST Camat Asakota Suryadin dan Lurah Jatiwangi Jumardin.

Berdasarkan hasil laporan beberapa titik wilayah yang meluap ke pemukiman antara lain Kelurahan Melayu, Sarae, Jatiwangi, Na’E, Pane,Penatoi, Santi, Lewirato, Mande, Jatibaru Timur.

Melihat kondisi tersebut, Walikota HML perintahkan Camat Asakota dan Lurah untuk melakukan gerakan menanam pohon di Hutan dan Gunung Ncai Kapenta.

Walikota Tegaskan pula bahwa disatu sisi perlu pelestarian Alam dan Hutan juga dilakukan upaya lainnya.

“Lestarikan alam dan hutan dan menanam ribuan pohon di hutan dan gunung ncai kapenta adalah upaya yang harus dilakukan untuk menanggulangi banjir dan upaya lainnya” ujar Walikota HML.

Upaya lainnya adalah di tahun anggaran 2022, Walikota HML memiliki master plan kerja sama dengan pihak World Bank untuk memperbaiki seluruh saluran drainase perkotaan dan tanggul.

Normalisasi sungai seperti sungai melayu dan padolo, perbaikan dan pengembangan infrastruktur dengan nilai sebesar 230 miliyar.

“Insya Allah Kesemuanya dilaksanakan 2022 sampai 2026,” ujar Wali Kota Bima.

Masih menurutnya bahwa rencana dan planning besar itu berkat Dukungan dan kerjasama World Bank dan Jepang dalam upaya penyehatan kembali lingkungan dan perkotaan. serta perbaikan dan pengembangan infrastruktur serta hal lainnya yang menjadi prioritas utama.

“Dari seluruh Kota di Indonesia hanya ada 3 Kota yang kerja sama dengan Wold Bank yakni Kota Bima, Kota Pontianak dan Manado,” jelas Walikota Bima.

Ketua Gerakan Pemuda Ansor Kota Bima, M. Rafi’in, SE saat di lokasi kunjungan Walikota Bima yang diwawancara Crew Media Online Bimantika menyebutkan bahwa Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) adalah sosok yang peduli pada rakyatnya hingga hari minggu sekalipun menemui rakyatnya yang sedang berduka.

“ini adalah bentuk kepedulian seorang pemimpin yang tentunya GP Ansor menilai sebagai bentuk kebaikan dan kepedulian seorang pemimpin pada rakyat yang dipimpinnya” ujar Rafik sapaan Ketua GP Ansor Kota Bima. (***)

Pelaku Pembunuhan Warga Sakuru Terbunuh Ditangan Massa

Bimantika.net Kasus Pembunuhan ditengah keramaian terjadi di Desa Sakuru Kecamatan Monta Kabupaten Bima.

Seorang warga Desa Tangga Kecamatan Monta Kabupaten Bima berinisial SR (L/32) nekat membacok korban berinisal AR alias Atok (L/45), warga Desa Sakuru Kecamatan Monta di tengah kerumunan warga Sakuru lainnya tengah menggali kubur di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sakuru.

Penganiayaan tersebut berlangsung sekitar pukul 08: 45 wita, Minggu (28/11/21) pagi tadi, mengakibatkan korban terkapar tak sadarkan karena luka parah di bagian kepalanya akibat bacokan parang pelaku.

Kasi Humas Polres Bima, Iptu Adib Widayaka WDP, menjelaskan, Saat korban bersama warga Sakuru lainnya sedang menggali kuburan, tiba-tiba datang pelaku dengan membawa sebilah parang dari arah belakang korban.

Setelah pelaku berada tepat di belakang korban, pelaku langsung membacok korban hingga korban jatuh terkapar tidak sadarkan diri dan langsung dilarikan ke Puskesmas Monta untuk mendapatkan penanganan medis.

“Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada kepala bagian kiri,” ungkap Adib.

Karena kondisi korban yang kritis, pihak PKM Monta sendiri merujuk korban yang masih tak sadarkan diri itu ke RSUD Bima dengan menggunakan Ambulance.

Sementara itu, kata Adib Kasi Humas Polres Bima, usai membacok korban, pelaku melarikan diri ke arah persawahan di sebelah timur perkampungan Desa Sakuru.

Nahasnya, upaya pelaku melarikan diri tidak berjalan mulus. Karena setelah dikejar oleh sekelompok warga Sakuru, beberapa saat kemudian pelaku terkepung.

“Pelaku terkepung dan tidak bisa lari ke arah timur (Desa Tangga) sehingga pelaku kembali ke arah barat (Desa Sakuru),” terng Adib.

Meski pelaku sempat berusaha mengamankan diri di rumah salah satu warga Sakuru, namun warga yang mengejar, merangsek masuk rumah. Pelakupun terpaksa kembali keluar dari rumah tersebut.

Sekeluarnya dirumah tersebut, pelaku langsung diamuk warga sehingga mengalami luka parah dan tewas akibatnya.

“Pelaku yang meninggal dunia, kemudian langsung dibawa ke RSUD Bima.” Ujar Adib.

Terkait motifnya, Adib mengatakan, balas dendam. Karena pada hari Rabu, tanggal 17 November 2021, sekitar pukul 09.30 wita, pada saat pelaku mengunjungi sepupunya di Desa Sakuru, pelaku dilempar oleh korban dengan menggunakan batu yang mengakibatkan luka lecet pada tangan kiri pelaku.

“Pelaku dilempar dengan menggunakan batu oleh korban karena pelaku belum bisa membayar harga bawang milik saudara Abok,”ungkapmya.

Sementara untuk menghindari adanya ketegangan lanjutan akibat kejadian tersebut, pihak kepolisian langsung melakukan sejumlah upaya guna meredamnya.

Kepolisian menghimbau kepada keluarga korban tewas agar tidak melakukan aksi balas akibat kejadian tersebut, dan meyakinkan kelurga korban agar penyelesaian dari kasus penganiayaan yang menewaskan pelaku itu diserahkan dan dipercayakan sepenuhnya kepada pihak kepolisian.

Lebih lanjut, pihak kepolisian akan melakukan lidik terhadap oknum warga2 yang melakukan penganiayaan terhadap SR yang menyebabkannya tewas itu.

“Situasi di Desa Sakuru dan Desa Tangga pasca kejadian tersebut masih terpantau aman dan terkendali,” pungkas Adib.(***)

PKK Kota Bima Adakan Kegiatan Sunatan Massal

Bimantika.net
Ketua TP. PKK Kota Bima, Hj. Elly H. M Lutfi menghadiri kegiatan pelaksanaan sunatan massal yang berlangsung di Kantor Kelurahan Melayu Kecamatan Asakota (27/11).

Umi Elly sapaan akrab Hj. Elly Alwaini HM. Lutfi didampingi anggota PKK Kota Bima, Camat Asakota, Dinas Kesehatan Kota Bima, Lurah dan Karang Taruna Sirih Puan Kelurahan Melayu, Bhabinkamtibmas, dan Babinsa serta disaksikan oleh masyarakat dari berbagai kelurahan Kecamatan Asakota.

Dalam sambutannya, Umi Elly menjelaskan bahwa kegiatan sunatan massal ini bertujuan memberikan kemudahan sunatan gratis kepada keluarga dan anak-anak masyarakat yang tidak mampu. Serta bertepatan dengan Hari Ibu yang ke-93 tahun

“Di moment peringatan hari Ibu tahun ini, pelaksanaan sunatan massal ini merupakan bentuk perhatian kami terhadap keluarga yang ada di Kota Bima khususnya di Kecamatan Asakota”, paparnya.

Kegiatan tersebut juga dalam rangka menyambut Hari Kesehatan Nasional.

Perserta yang terdaftar dan mengikuti sunnatan massal tersebut sebanyak 62 orang anak. Bertindak selaku petugas terdiri dari unsur tenaga kesehatan dari Puskesmas Jatibaru dan Dinas Kesehatan Kota Bima.

Setelah disunat, ke 62 anak tersebut mendapatkan bingkisan hadiah dari Umi Elly untuk memberikan kebahagiaan dan semangat pada peserta sunnatan massal.

Sementara itu, Lurah Camat Asakota Suryadin, SH menyampaikan rasa terimakasih kepada Ketua PKK Kota Bima dan Dinas Kesehatan Kota Bima beserta tim medis yang telah memberikan pelayan terbaik buat warga warganya.

“Terimakasih kami sampaikan kepada Ketua TP PPK Kota Bima beserta seluruh tim atas kegiatan yang luar biasa, dimana warga kami sangat terbantu”, ucapnya

Tidak lupa dirinya mengingatkan agar masyarakat yang belum melakukan vaksinasi diri bersama keluarga agar mendatangi atau melaporkan diri pada petugas di fasilitas kesehatan terdekat sebagai dukungan kepada pemerintah kota Bima yang banyak membantu masyarakat. (*** )

Walikota HML Bersama TNI-Polri Sinergi Bahas Tuntaskan Vaksinasi

Bimantika.net Rapat koordinasi penanganan percepatan Vaksin Covid 19 pemerintah kota Bima diselenggarakan Pada hari Jumat 25 November 2021 pukul 20.00 Wita bertempat di gedung convention hall serba guna Paruganae kota Bima jalan Sukarno Hatta Kel Mangge maci kota Bima.

Rapat antara Pemerintah Kota Bima, TNI dan Polri tersebut dalam kaitannya demgan Rapat koordinasi penanganan percepatan Vaksin Covid 19.

Rapat Koordinasi dipimpin oleh Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dan di hadiri 200 orang dengan protokol Covid 19 super ketat.

Hadir dalam kegiatan di antara lain Walikota Bima HML, Kasdim 1608/Bima, Mayor Inf. Yudha Bakti S.ip, Asisten ll Pemkot Bima, H. Ahmad S.E, Kadis Kesehatan, Drs. H. Azhari, M.Si, Kabag Ops Polres Bima Kota Kompol Nusra SH. Kasat Binmas AKP Dedy, Danramil 01-1608/Bima Kapten Inf Seninot Sribakti, Kapolsek se-Kota Bima, Kepala BULOG, Seluruh Pimpinan OPD Lingkup Pemerintah Kota Bima, Seluruh Camat, Seluruh Lurah Se-Kota Bima, Seluruh Kepala Puskesmas di Kota Bima, Seluruh Babinsa dan Bhabinkamtibmas se-Kota Bima
.

Sekira Pukul 20.00 Wita Seluruh peserta
Rapat koordinasi penanganan percepatan Vaksin Covid 19 pemerintah kota Bima memasuki gedung convention hall paruganae kota Bima dengan mengunakan masker

Pukul 20.30 Wita Penyampaian Walikota HML Memberi pemahaman kepada setiap masyarakat bahwa Vaksin aman dan halal

Adanya Isu hoax dari dampak buruk vaksin harus dihentikan pelakunya, karena berdampak pada minimnya kesadaran masyarakat yang ada di wilayah kota Bima

Informasikan bukti amannya vaksin yakni dari sekian banyak yang telah divaksin tidak ada efek negatif,

Semua vaksin adalah halal Lurah Libatkan RT, karena RT dengan pendekatannya ditengah masyarakat akan cukup tau masyarakat yang sudah vaksin atau tidak

Walikota HML intruksikan agar Laksnakan vaksinasi 10.000 orang perdua hari dan laksanakan secara bertahap pergunakan setiap kesempatan acara dengan sosialisasi yang intens

“Berikan pelaporan kepada kami bila ada ASN yang tidak mau vaksin
tahan honorarium ASN yang tidak bisa menunjukan bukti vaksin” ungkap Walikota HML.

Sekira Pukul 21.00 Wita Penyampaian Kapolres Bima kota AKBP Henry Novika Chandra S.I.K., MH menyampaikan pointer penting dalam pertemuan itu.

“Perlu ada kerjasama untuk menyukseskan vaksinasi Kegiatan Vaksinasi sudah kita lakukan dengan vaksinasi di seluruh wilayah kota Bima” ungkap Kapolres.

Kapolres sampaikan pula ada beberapa permasalahan, yakni belum memiliki data masyarakat yang sudah dan belum melaksanakan vaksinasi kelurahan.

“Jadi perlu dilakukan pendataan di tingkat RT/RW yang belum melaksanakan vaksinasi” Harap Kapolres.

Covid 19 ini tidak dapat diprediksi kapan akan berakhirnya. Maka perlu dilakukan langkah- langkah lebih lanjut untuk dapat menyelesaikan kegiatan Vaksinasi ini sesuai dengan target dan sasarannya.

Sekitar Pukul 21.20 Wita Penyampaian Kasdim 1608/Bima Mayor Inf Yudha Bakti Sip juga memeparkan beberapa hal penting.

“Libatkan dinas dukcapil agar bisa data nama dan Alamat agar bisa terarah” harap Kasdim.

Menurutnya Berlakukan semua punishment berupa penahanan dan penolakan/tidak diberi ijin kepada setiap orang yang ingin bepergian yang tidak memiliki kartu vaksin

Solusi ternaik Dicari strategi dan teknis khusus untuk mengetahui kartu vaksin palsu dan asli sehingga proses vaksinasi bisa berjalan.

Dalam melaksanakan tugas guna menyukseskan Vaksinasi yang sudah ditargetkan oleh Pemerintah Pusat. khususnya Lurah dan Babinsa yang mendapatkan tugas untuk percepatan Vaksinasi.

“Kegiatan ini sudah dilaksanakan sejak keluarnya aturan pemerintah pusat dan akan berlanjut dan seterusnya, sehingga target yang direncanakan bisa tercapai dengan cepat,dan tepat sasaran” ungkap Kasdim.

Kolaborasi pemerintah dengan aparat TNI / Polri serta pihak lain yang turut mendukung percepatan capaian target vaksinasi menjadi salah satu kunci untuk mempercepat penanganan kasus Covid 19.

Disamping itu, ada juga pemerintah kota yang menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi yang memiliki institusi kesehatan untuk mengakselerasi percepatan capaian vaksinasi. Koordinasi juga disebutkan menjadi hal yang perlu ditekankan semua peserta rapat.

Pukul 22.30 Wita Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar tertib dan aman

Di selenggarakannya Rapat koordinasi penanganan percepatan Vaksin Covid 19 pemerintah kota Bima ini untuk inventarisasi masalah terkait Pelaksanaan percepatan Vaksinasi Masyarakat kota dan Kabupaten Bima seluruh Indonesia, dalam kesiapan Pemkot dalam hal Pelaksanaan Vaksinasi.(***)

PC ISNU Siap Sinergi dengan Polres Bima Berantas Narkoba

Bimantika.net Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Bima menyatakan kesiapannya untuk bekerjasama dengan pihak kepolisian guna membantu memberantas masalah Narkoba.

Hal itu disampaikan saat melakukan kunjungan silaturrahmi di Mapolres Bima.

Kapolres Bima, AKBP Heru Sasongko S.I.K., menerima Kunjungan silaturahmi Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Bima di Lobi Mapolres setempat (25/11) kemarin sekitar Pukul 10.05 Wita.

Ikut menghadiri kegiatan, Waka Polres Bima, Kompol Yusuf, Kabag SDM, AKP Arif Hamid, KBO Sat Intelkam, IPDA Sukardin, S.H., Ketua PC ISNU Kabupaten Bima, Sarmin, M.Pd, bersama Sekretaris, Hermansyah, S.Pd, anggota Dewan Syuro, Muh. Jakir, S.H, M.Kn, Ketua PC ISNU wilayah Donggo Abd. Hamid, S.Pd, dan Ketua Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) Fadli, beserta Anggotanya.

Kasi Humas Polres Bima, Iptu Adib Widayaka WDP, dalam rilisnya, mengatakan, dalam kunjungannya itu, PC ISNU lewat ketuanya, Sarmin M.Pd, menyampaikan kepada Kapolres terkait 4 Persoalan yang kerap terjadi di kalangan masyarakat kabupaten Bima.

Yakni masalah Narkoba, pelecehan seksual, kenakalan remaja, dan tawuran antar pelajar yang kadang melebar menjadi konflik antar kampung.

Kata Sarmin, di wilayah Kabupaten Bima, penyebaran Narkoba sangatlah rentan. “Narkoba ini sekarang sudah melebar luar di wilayah Kabupaten Bima sampai masuk di sektor pendidikan yang sangat merusak generasi pelajar.” Ujarnya.

Untuk itu Sarmin mengharapkan bisa bekerjasama dengan pihak Polres Bima dalam membendung penyebaran barang haram tersebut.

Penawaran kerja sama oleh PC ISNU untuk memberantas peredaran Narkoba ini lebih diperkuat lagi oleh Ketua Ikatan Pelajar PC IPNU, Fadli.

“Karena peredaran Narkotika di Wilayah Kabupaten Bima sudah sangat bebas diperjual belikan. Kami harapkan pihak Polres Bima bisa kerjasama dengan pihak PC ISNU Kabupaten Bima untuk memberantasnya.

Selain itu, PC ISNU, juga berharap pihak Polres Bima agar dapat menindaklanjuti masalah kendaraan yang menggunakan Knalpot Racing, khususnya di wilayah Kecamatan Donggo.

Menaggapi PC ISNU, Kabag SDM Polres Bima, AKP Arif Ahmad, menyatakan apresiasinya atas tawaran kerjasama PC ISNU dalam ikut membantu memberantas Narkoba di Wilayah Hukum Polres Bima.

“Terima Kasih. Bahwa masalah Narkotika di wilayah hukum Polres Bima, kami juga mengharapkan kepada Pihak PC ISNU Kabupaten Bima agar mendukung Pihak Polres Bima dalam memberantas peredaran Narkoba ini.” Ungkap Hamid.

Lebih lanjut dikatakannya, peran serta sejumlah pihak merupakan sebuah keniscayaan untuk efektifnya pemberantasan Narkoba.Adanya dukungan dari PC ISNU akan sangat berarti bagi Polres Bima yang memang saat ini tengah gencar-gencarnya berupaya memberantas Narkoba.

“Ini yang memang diharapkan pihak Polres Bima. Karena untuk menumpas kejahatan Narkoba ini, agar lebih efektif, masyarakat harusnya lebih responsif terkait peredaran Narkoba. Apabila masyarakat tahu adanya pemakai Narkoba di wilayah (masing-masing) agar dapat mengamankan pelaku tersebut dan langsung menghubungi kepolisian terdekat agar secepat mungkin ditindak lanjuti.” Papar Kabag SDA ini.

Sementara masalah penggunaan kenalpot racing, dikatakannya, peranan pihak orang tua sangatlah penting, dalam menasehati anak-anaknya agar tidak menggunakan kenalpot racing (yang memang meresahkan masyarakat karena kebisingan yang diakibatkannya.

“Kami dari pihak Polres Bima melalui Sat Lantas, tetap menghimbau kepada masyarakat agar menggunakan kenalpot standar dan pelengkapan kendaraan yang sesuai standar dari perusahaan motor,” terang Hamid.

Adanya aksi pemblokiran jalan yang kerap dipicu oleh adanya aksi unjuk rasa, Hamid mengatakan, agar pihak desa, dan Pemerintah Kecamatan bisa intens melakukan koordinasi dan negosiasi dengan pihak massa yang melaksanakan aksi terkait.

Meski pihak kepolisian sendiri tetap melakukan pengamanan dalam setiap aksi unjuk rasa. Namun pihak kepolisian tetap mengharapkan adanya kerjasama dari semua pihak yang berkepentingan dalam hal tersebut.

Hal senada juga disampaikan KBO Sat Intelkam, IPDA Sukardin, S.H.

“Masalah Narkotika, pihak polres Bima mengharapkan kerjasama dari semua unsur masyarakat dalam memberantas Narkotika di wilayah Masing-masing. Kalau semuanya diserahkan kepada pihak Kepolisian, maka sulit diungkap.Karena pelaku peredaran Narkotika selalu banyak cara. Makanya pihak Kepolisian perlu bantuannya dari masyarakat sekitar dalam memberikan informasi.” Urainya.

Pun terkait blokir jalan, lanjut Sukardin, dalam menanganinya, pihak kepolisian tetap berpatokan pada prosedur. Karena itu kembali diharapkan kerjasama dengan Pemerintah Desa maupun Pemerintah Kecamatan agar dapat menindaklanjuti permasalahan awal keinginan massa yang blokir jalan.

Menegaskan penyampaian Kabag SDA dan KBO Sat Intelkam, Kapolres Bima, menyatakan sejumlah poin yang intinya. Pertama, untuk menumpas peredaran Narkotika pihak kepolisian perlu kerjasama dari semua unsur elemen masyarakat, organisasi masyarakat, dan pihak pemerintah.

Terutama perlunya peran para orang tua untuk membimbing anak dalam pergaulan di masa sekarang dan peran aktif pihak sekolah memberikan himbauan kepada siswa-siswa terkait bahayanya pemakai Narkoba.

Kedua,terkait penindakan semua permasalahan, agar jangan menunggu pihak kepolisian untuk melakukan koordinasi dan komunikasi dengan pihak-pihak terkait, tetapi semua unsur bisa mengambil peran masing-masing dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah itu sendiri.

Kesimpulannya, menurut Kapolres, inti dari semua masalah yang ada karena kurangnya peran aktif pihak Pemdes, Pihak Pemerintah Kecamatan dan Pemerintah Daerah Kabupaten Bima maupun Tokoh-tokoh yang dituakan di masing-masing wilayah.

Lanjutnya, dengan adanya inisiatif dari PC ISNU Kabupaten Bima untuk ikut bekerjasama dengan pihak Kepolisian dalam membantu pemberantasan Narkoba dapat dijadikan contoh oleh setiap organisasi masyarakat lainnya, jajaran pemerintah, dan masyarakat pada umumnya.

Di akhir kegiatan, Pihak PC ISNU Kab. Bima mengharapkan kerjasama dan koordinasi yang intens dari pihak Polres Bima untuk mendukung kegiatan PC ISNU hal ini pengurus NU Kab. Bima dalam pemberantasan peredaran Narkotika di Wilayah Kab. Bima dalam hal ini Wilayah hukum Polres Bima.(***)

Tim Cobra Alpha Polres Bima Kota Gagalkan Transaksi Narkoba

Bimantika.net Polres Bima Kota dibawah kendali Kapolres AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH benar-benar serius berantas peredaran Barang Haram Narkoba di wilayah hukum Polres Bima Kota.

Kali ini giliran empat terduga pengedar dan pemilik narkoba jenis sabu yang acap menjajakan barang haram di wilayah Bima, akhirnya diseret Tim Cobra Alpha Sat Narkoba Polres Bima Kota ke jeruji besi.

Pengungkapan dan penangkapan 4 terduga penjual sabu itu, jelas Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra melalui Kasat Narkoba Iptu Thamrin, Jum’at (26/11/2021) pagi digagalkan oleh Tim Cobra Alpha dibawah pimpinan Katim Aipda Thaufarrahman pada Kamis (25/11/2021) sore kemarin.

4 pemuda terduga pengedar barang haram itu, masing-masing AY (36) warga Kecamatan Sape Kabupaten Bima, EA (25) warga Ambalawi Kabupaten Bima, AB (49) Warga Sape Kabupaten Bima dan BH (39) warga Sape Kabupaten Bima.

“Mereka ditangkap di salah satu rumah di wilayah Sape atau setidaknya di rumah yang selalu dijadikan tempat transaksi, sebagaimana informasi masyarakat,” jelas Kasat Narkoba.

Ditangan para terduga saat digeledah badan dan se isi rumah, Tim Cobra Alpha menyita sejumlah Barang Bukti (BB). Diantaranya, 13 lembar plastik klip berisi serbuk kristal diduga Shabu dengan berat kotor 2,96 gram dan setalah di timbang diketahui berat bersih 0,36 gram, 8 bungkus plastik klip kosong, 1 Buah bong, 1 Buah Gunting, 1 Buah sendok pipet dan 2 Buah korek api serta uang sejumlah Rp 170 ribu.

“Baik terduga dan Barang Bukti, telah diamankan di Mako Polres untuk ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku,” tutup IPTU Thamrin.(***)

Satnarkoba Polres Dompu Tangkap Pemuda Soriutu dan Kandai Pemilik Shabu

Bimantika.net Sat Resnarkoba Polres Dompu melakukan penangkapan terhadap yang diduga memiliki, menyimpan dan menguasai Narkotika Golongan I Bukan Tanaman Jenis Sabu – sabu bertempat Pasar Wodi Desa Baka Jaya Kecamatan Woja Kabupaten. Dompu. Jumat, 26/11/2021 Pkl 11.00 wita.

Terduga pelaku berinisial, AH, Laki-laki, Umur 22 Thn, Agama : Islam, Pekerjaan: Sopir/tidak bekerja, Alamat : Desa Soriutu Kecamatan Woja Kabupaten Dompu dan FH, Laki-laki, Umur 23 Thn, Agama : Islam, Pekerjaan: Sopir/tidak bekerja, Alamat : Lingkungan Bali Bunga Kelurahan Kandai Dua Kecamagan Woja Kabupaten Dompu.

Kasat Narkoba Polres Dompu Iptu Ramli, SH, mengatakan, berdasarkan informasi dari masyarakat bahwa ada dua orang laki-laki yang menguasai dan memiliki narkotika jenis shabu.

Lanjut Ramli, menindak lanjuti informasi tersebut, tim Beavo Tambora yang dipimpin oleh Kasat Resnarkoba Iptu Ramli, SH, beserta KBO Satresnarkoba Ipda Rahmadun Siswadi, S.H, langsung menyisir jalan dari arah dompu menuju pasar Wodi.

”Setelah di pastikan informasih sudah A1 dan ciri-ciri terduga sudah di kantongi. tim Bravo Tambora langsung melakukan upaya penangkapan terhadap kedua terduga tersebut di pasar wodi”, ujar Ramli.

Ramli mengatakan, pada saat di lakukan penangkapan terduga sempat membuang sebuah kotak rokok surya 12 di bawah aspal.

”Selanjutnya tim memanggil saksi untuk menyaksikan jalannya proses penggeledahan dari hasil penggeledahan di temukan 1 (satu) buah Kotak rokok surya 12, yang di dalamnya berisi 1 (satu) lembar plastik klip transaparan yang di dalamnya berisi kristal bening yang di duga narkotika jenis shabu-shabu. 7 (tujuh) buah plastik klip transaparan, 1 (satu) buah HP, 1 (satu) unit sepada motor yamaha mio M3 warna hitam lis hijau Tampa plat nomor”, pungkasnya.

Total keseluruhan barang bukti sabu – sabu yang diamankan :
Berat brutto : 0.97 gram
Berat netto : 0.65 gram

Guna proses penyidikan lebih lanjut, anggota Satresnarkoba membawa barang bukti dan terduga di mako polres dompu.(***)

Seorang Warga di Bima Tewas Gantung Diri

Bimantika.net Malang Nasib AL (L) 23 Warga Desa Ngali Ditemukan Sudah tidak bernyawa dengan Tubuh yang tergantung Tepatnya Desa Ngali kecamatan Belo Kabupaten Bima (24/11) sekira pukul 16.00.wita.

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.I.K.,melalui kasi Humasnya Iptu Adib Widayaka Menjelaskan, Mayat Almarhum ditemukan pertama kali oleh Fahrun yang merupakan adik kandungnya bahwa korban.

Ditemukannya benar-benar sudah tidak bernyawa dengan posisi menggantung diri dengan tali nilon di ruangan belakang/ dapur rumahnya.

keluarga almarhum menjelaskan juga bahwa almarhum sekitar pukul 15.00 wita, sempat meminta ijin kepada istrinya hendak menjual bawang namun tidak diijinkan oleh istrinya lalu almarhum naik keatas rumah dan menutup pintu mengurung diri menutup pintu depan rumah dan mengunci dari dalam.

karena sudah satu jam almarhum mengurung diri di atas rumahnya’ datang adiknya menanyakan almarhum pada istrinya lalu dijawab istrinya ada diatas rumah.

Kemudian Fahrun pun naik keatas rumah melalui jendela dan menemukan almarhum sudah tidak bernyawa Jelasnya.

Sementara itu M.Said (Kadus Lewi) kakak kandung ibu almarhum menjelaskan pada pihak kepolisian Polsek Belo dan Tim Inavis Polres Bima bahwa kejadian yang menimpa AL (almarhum) merupakan musibah dan tidak menuntut secara hukum dan menolak untuk dilakukan otopsi.

Tim Inavis Polres Bima mengecek kondisi almarhum namun tidak ada tanda-tanda kekerasan dan disimpulkan bahwa almarhum benar-benar menggantung diri.

Selanjutnya pihak kepolisian Polsek Belo melakukan koordinasi lagi dengan keluarga besar almarhum sehingga kesimpulan keluarga besarnya tidak mempermasalahkan kejadian yang menimpa almarhum dan mengganggap itu semua musibah dan menolak untuk melakukan otopsi papar Adib. (***)//Sumber : Humas Polres Bima))

Rencana Besar Walikota HML Tanggulangi Banjir Dimulai 2022

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) memiliki visi, misi dan rencana besar dalam menanggulangi bencana banjir yang kerap hantui warga Kota Bima disetiap musim hujan tiba.

Disamping ada upaya riil dalam hal perbaikan sarana dan prasarananya juga diharapkan warga masyarakat Kota Bima memiliki kesadaran kolektif untuk menjaga kelestarian alam dan hutan.

“Disamping ada upaya perbaikan infrastruktur, agar masyarakat Kota Bima memiliki kesadaran bersama dalam menjaga kelestarian alam dan hutan” harap Walikota HML saat di wawancara media Online Bimantika Jum’at 26 November 2021.

Dalam hal melestarikan alam dan hutan serta penanggulangan bencana banjir, Walikota HML berkomitmen bahwa Tahun 2022 kita akan melakukan pembenahan dari hulu ke hilir.

Normalisasi sungai seperti sungai melayu dan padolo, perbaikan dan pengembangan infrastruktur dengan nilai sebesar 230 miliyar.

“Insya Allah Kesemuanya dilaksanakan 2022 sampai 2026,” ujar Wali Kota Bima.

Masih menurutnya bahwa rencana dan planning besar itu berkat Dukungan dan kerjasama World Bank dan Jepang dalam upaya penyehatan kembali lingkungan dan perkotaan. serta perbaikan dan pengembangan infrastruktur serta hal lainnya yang menjadi prioritas utama.

“Dari seluruh Kota di Indonesia hanya ada 3 Kota yang kerja sama dengan Wold Bank yakni Kota Bima, Kota Pontianak dan Manado,” jelas Walikota Bima. (***)