Bungkamnya Dunia Atas Kekejaman Israel Terhadap Palestina

Oleh: Rahmania, S. Psi

Sejak 74 tahun silam Palestina menjadi sasaran kekejaman Israel. Selama kurun waktu tersebut penindasan, pembunuhan, serta kezaliman Israel lainnya abai dari perhatian publik. Terbukti dunia internasional bungkam akan pembunuhan yang terjadi secara terus menerus ini.

Derita Palestina

Hancur! Seperti itulah kondisi Palestina hari ini. Bangunan-bangunan porak-poranda, baik rumah penduduk maupun fasilitas umum hancur lebur. Tak hanya bangunan, penduduk pun ditembak dan dihabisi. Tak terhitung telah berapa kali Israel membombardir Palestina, tak melihat waktu bahkan di bulan Ramadhan, tak melihat tempat, bahkan di dalam Masjidilaqsa rakyat Palestina ditembak membabi buta.

Dentuman bom dan ledakan senjata adalah suara yang kerap kali menemani rakyat Palestina. Tak terhitung berapa banyak saudara kita yang syahid dalam kekejaman Israel ini.

Serangan Israel terhadap Palestina sangat tidak berperikemanusiaan. Mereka bahkan membunuh wanita, anak-anak lemah yang tidak memerangi mereka, bahkan orang tua juga pekerja, seperti para peliput berita. Banyak dari para wartawan yang meninggal bahkan cacat seumur hidup akibat dari invasi militer ini.

Demikian kondisi Palestina hari ini. Rasulullah saw. bersabda, “‘Perumpamaan orang-orang yang beriman dalam hal saling mencintai, mengasihi, dan menyayangi di antara mereka adalah ibarat satu tubuh. Apabila ada salah satu anggota tubuh yang sakit, maka seluruh tubuhnya akan ikut terjaga (tidak bisa tidur) dan panas (turut merasakan sakitnya)” (HR Muslim).

Maka telah sepantasnya seluruh umat Islam di negeri-negeri muslim bereaksi atas kezaliman Israel ini sebagai wujud keberpihakan terhadap kondisi sesama kaum muslimin. Umat Islam tidak sepatutnya diam jika saudara seiman di seluruh dunia tertindas dan terzalimi. Sebab Islam adalah agama yang rahmatan lil alamin, salah satunya mewujud dalam tindakan kepedulian terhadap sesama.

Media Bungkam Terhadap Derita Palestina

Invasi senjata Rusia terhadap Ukraina begitu ramai diperbincangkan media. Terutama media internasional yang sangat kuat mengaruskan informasi ini. Terhitung sejak awal invasi dilancarkan pada bulan Februari hingga hari ini media informasi dunia seperti Al Jazeera begitu gencar mengaruskan berita ini.

Sangat berbeda dengan penyerangan Israel terhadap Palestina atau penyerangan negara barat terhadap negeri Islam yang sepi akan pemberitaan. Dalam invasi militer Rusia, dunia barat melihatnya dari sudut pandang kemanusiaan,

Rusia dianggap melakukan kejahatan kemanusiaan bahkan rakyat Ukraina siap diterima sebagai imigran oleh negara lain. Berbeda sikapnya terhadap Palestina. Media internasional bahkan memberitakan bahwa rakyat di negeri muslim adalah teroris. Dan tak ada satu negera pun yang bersedia menerima imigran baik dari Palestina maupun negara muslim lainnya.

Padahal fakta kejahatan negara barat sudah berlangsung puluhan tahun lamanya, seperti di Palestina yang telah berlangsung 74 tahun, telah membunuh dan menumpahkan darah rakyat Palestina. Israel telah mencaplok paksa wilayah Palestina, mengurung rakyat Palestina dengan tembok pemisah. Seharusnya inilah yang merupakan sebuah kejahatan kemanusiaan juga tindakan terorisme, namun dunia bungkam terhadap kekejaman ini.

Padahal kejahatan ini terus dirasakan oleh rakyat Palestina tanpa kenal waktu bahkan di bulan Ramadhan. Terbaru Israel menembak rakyat Palestina yang tengah melaksanakan sholat tarawih di Masjidilaqsa 15 April lalu, juga menembak rakyat Palestina yang sedang memperingati isra mikraj Februari lalu.

Dalam kurun waktu 2 bulan telah terjadi dua tindakan keji, namun invasi militer Rusia pada Ukraina lebih gencar diberitakan media-media di dunia.

Tak dipungkiri asas kepentingan meliputi dalam sistem kapitalisme global hari ini. Begitu juga dengan munculnya sikap dan reaksi, baik dari media maupun reaksi dari masyarakat dunia.

Fakta bahwa hari ini seluruh negara di dunia telah melakukan hubungan luar negeri dengan Amerika dan Israel, tak terkecuali dengan negeri-negeri kaum muslimin. Dan negara-negara tersebut telah melakukan perjanjian damai dengan Israel terkait kasus Palestina.

Tidak lah mengherankan jika seluruh negara hari ini hanya mengecam atas tindakan keji Israel dan Amerika terhadap Palestina dan negeri-negeri kaum muslimin. Juga bungkamnya media-media di dunia, sebab jika dunia hari ini menguak kejahatan kedua negara tersebut, maka akan mengancam hubungan bilateral dan politik luar negeri mereka dengan Amerika dan Israel.

Demikian potret negara muslim di bawah kungkungan sistem kapitalisme hari ini, mereka lemah tidak memiliki kedaulatan dan sangat bergantung pada otoritas negera kafir yang sangat jelas merupakan musuh bagi kaum muslimin.

Hanya Khilafah yang Akan Menjadi Benteng Terhadap Penjajahan

Melihat kondisi hari ini rasanya sangat sulit bahkan mustahil untuk membebaskan Palestina dari cengkeraman Israel. Ketiadaan institusi Islam semakin memperburuk kondisi Palestina. Umat Islam yang seharusnya berpihak pada sesama muslim justru saat ini mereka bergandengan tangan bermesraan dengan negara penjajah Amerika dan Israel.

Sikap negeri-negeri muslim terhadap penjajah seharusnya adalah sebagaimana yang telah diperintahkan oleh Allah SWT dalam Al-Qur’an surat At-Taubah ayat 14 yang artinya, “perangilah mereka, niscaya Allah akan hancurkan mereka dengan (perantaraan) tangan-tangan kalian, menghinakan mereka serta akan menolong kalian atas mereka sekaligus melegakan hati kaum mukmin.”

Demikian juga dalam surat Al-Baqarah ayat 191 yang mana Allah memerintahkan kita untuk mengusirnya, “usir lah mereka dari tempat dimana mereka telah mengusir kalian”. Dalam Ayat tersebut sangat jelas bahwa Allah memerintahkan untuk memerangi kaum kafir penjajah serta mengusir mereka dari tanah-tanah kaum muslimin.

Namun dengan kondisi umat Islam yang terpecah belah menjadi banyak negara saat ini, memerangi penjajah adalah hal mustahil untuk dilakukan. Dengan ketiadaan komando atau imam sebagai pemimpin perang (baca:jihad) untuk melawan penjajah. Kondisi Palestina yang dijajah dengan senjata dan militer telah sepatutnya dilawan dengan senjata dan militer pula sebagai langkah adil dalam memberikan perlawanan.

Maka sudah saatnya negeri-negeri muslimin menyatukan wilayah mereka agar menjadi satu wilayah berkekuatan besar yang mewujudkan kaum muslimin untuk memiliki junnah sebagai pelindung dan penjaga keselamatan dan kehormatan jiwa kaum muslimin di seluruh dunia. Siapa saja yang memusuhi Islam dan kaumnya, khalifah lah yang menjadi benteng penjaga.

Tidak seperti hari ini, umat Islam di seluruh dunia hidup dalam kondisi dihinakan oleh kaum kafir dan sistem yang mereka ciptakan. Hanya dengan institusi khilafah negara penjajah takut dan tidak lancang menginjak dan mengambil tanah kaum muslimin. Penjajah tidak mudah membunuh serta menzalimi umat Islam.

Dan untuk mewujudkan hadirnya seorang khalifah maka umat Islam di seluruh dunia harus berjuang untuk mendatangkannya dengan jalan memperjuangkan agar diterapkannya kembali syariat Islam.

Sebab menjadi khalifah adalah amanah mulia dari Allah dan Rasul-Nya. Jelas bahwa khalifah akan hadir dari sistem yang agung.

Khalifah tidak akan pernah lahir dalam sistem kufur seperti sistem sekularisme kapitalisme yang diterapkan hari ini. Untuk itu, menjadi kewajiban bagi setiap kaum muslimin di seluruh dunia untuk terus berjuang mendakwahkan sistem Islam yakni khilafah.(//***)

Walikota HML Jum’at di Panggi, Warga Sambut Penuh Familiar

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) melkukan Jum’at bersama warga masyarakat Kelurahan Panggi Kecamatan Mpunda Kota Bima Jum’at 29 April 2022.

Kehadiran Walikota HML disambut penuh familiar oleh Warga Masyarakat setempat, satu persatu warga menyalami Walikota HML.

Pada momentum Jum’at bersama waega Pangi tersebut, Walikota HML pun setelah melirik dan melihat langsung Masjid At-Taqwa Panggi merasa terpanggil untuk melanjutkan proses pembangunan Masjid Kebanggaan Warga Panggi tersebut.

Salah seoramg Warga yang di wawancara media online Bimantika merasa bersyukur atas hadirnya Walikota HML di Kelurahan Panggi.

“Alhamdulillah Barakallahu
InshaAllah Anggaran sebesar 250 Jt akan di gelontorkan untuk kelanjutan pembangunan Masjid At-Taqwa Panggi di tahhn depan” ungkap Warga.

Walikota HML yang dikonfirmasi menyebutkan bahwa dirinya tidak akan berhenti untuk memberikan memberikan bantuan kepada Masjid dan Mushola se Kota Bima.

“Insya Allah kita akan selalu perhatikan pembangunan Masjid baik untuk kelanjutkan pembangunan induk Masjid maupun pembangunan Menara Masjid dan lainnya untuk memajukan Peradaban Islam di Kota Bima” demikian ujar Walikota HML. (***)

Nahyar : “Terimakasih Walikota HML Fokus Bantu Masjid di Asakota”

Bimantika.net _Hari ini Kamis 28 April 2022 Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) kali ke tiga melaksanakan Safari Ramadhan di Kecamatan Asakota Kota Bima.

Lurah Jatibaru Barat, Nahyar Munkar, S. PdI mengungkapkan bahwa pertama di Lewi Jambu Kel Ule dan kedua Tolotongga Kel Ule dan yg tiga di Ling Rasa Lewi Kelurahan Jatibaru Barat.

Menurutnya Langkah ini sebagai bentuk komitmen Walikota Bima HML dalam berikhtiar membangun Sarana ibadah.

Lurah jatibaru barat Nahyar Munkar mengucapkan terima kasih yang tulus atas kehadiran Walikota HML sekaligus menyapa warga nya.

*Semoga Aji wali selalu sehat dalam berikhtiar membangun kota Bima ini” ujar Nahyar.

Nahyar pun mengungkapkan bahwa hadirnya Walikota HML menyapa warganya adalah bentuk kepedulian beliau menjadi seorang Pemimpin di Kota Bima ini.

Nahyar merincikan bahwa kehadiran Walikota HML di Kelurahan Jatibaru Barat menyerahkan bantuan di beberapa Masjid antara lain ; Masjid Al Mardiyah 200 juta dan Mushalla Jayinus Sajidin 10 juta.

Jumlah Masjid dan Mushalla yg mendapat Bantuan Tahun 2022 : Masjid 49 Mushalla 25

“Sedangkan Jumlah Masjid yang berada di kota Bima Masjid 222 Mushalla 159 total 381 Masjid dan Mushalla” ujar Nahyar.

“Sekali lagi saya sampaikan kepada Walikota HML yang sudah sangat fokus memberikan bantuan untuk Masjid dan Musholla di Kecamatan Asakota khususnya di Kelurahan Jatibaru Barat” demikian ujar Nahyar. (***)

15.000 Penerima Penyaluran BTPKLWN TNI 2022

Bimantika.net _Penyaluran Bantuan Tunai bagi PKL, Warung dan Nelayan (BTPKLWN) di Kabupaten Bima sudah mencapai 15.000 orang sesuai target sasaran hingga (27/4/22)

Penyaluran BTPKLWN yang dilakukan Kodim 1608/Bima sejak 11 April 2022 itu telah berhasil menyalurkan dana Rp 9 miliar pada Kamis (28/4/22). Ada pun total bantuan dari Pemerintah berkolaborasi dengan TNI.

“Total ada Rp 9 miliar dana BTPKLWN yang akan disalurkan oleh Kodim 1608/Bima kepada masyarakat, penyaluran Bantuan tersebut dilakukan secara bertahap. Alhamdulillah penyalurannya sudah selesai,” kata Dandim 1608/Bima Letkol Inf M.Zia Ulhaq,S.Sos

Kemarin, tim Kodim 1608 Bima kembali membagikan bantuan di Posramil Wera dan Koramil Woha Kodim 1608/Bima, Rabu Malam (27/4/22). Ada pun penerima bantuan datang dari Kecamatan Wera, Kecamatan Ambalawi dan Kecamatan Woha, Bima.”Tambahnya Dandim Bima.

“Target 14.897 dapat disalurkan dibeberapa wilayah, Akhirnya Capaian penyaluran BTPKLWN lewat Kodim Bima di posramil wera tambahan 45 penerima serta di koramil Woha 58 penerima, Sehingga capaian BTPKLWN sudah fix 100% sesuai dengan target 15.000 orang yang disalurkan untuk penerima PKL, Warung DAN Nelayan masing masing mendapat Rp 600 ribu.”Tutup Letkol Inf M.Zia Ulhaq,S.Sos.

Sambung Plh Danramil Wawo Letda Inf Husain saat dilokasi kepada warga penerima “Semoga bantuan tunai yang diberikan bisa digunakan untuk tambahan modal PKL, Warung dan Nelayan,”

Penyaluran bantuan berjalan tertib, tampak beberapa personel TNI mengatur antrean. Semua penerima harus diinput data secara langsung, beserta foto diri membawa KTP dan uang yang diterimakan.

Sejak awal, kegiatan penyaluran bantuan tunai dilaksanakan dengan terjadwal, standard protkes Covid 19 tetap dijalankan untuk mengurangi kerumunan di lokasi. Masing masing kecamatan, diberikan waktu yang berbeda agar penerima tidak datang bersamaan.”Imbuhnya.(***)

Gerak Cepat Kapolres Bima Kota, Chek Langsung Kondisi Teluk Bima

Bimantika.net _dua hari terakhir ini warga Kota Bima dihebohkan oleh fenomena pinggir laut Wadumbolo dan sekitarnya.

Fenomena itu adalah berupa buih berwarna kecoklatan sangat mirip Jely Foam di sekitar perairan teluk Bima khususnya Wadumbolo dan sekitarnya.

Beragam spekulasipun tak terelakkan, mulai dari spekulasi bahwa itu dampak langsung dari limbah PT. Pertamina, bocor pipa solar hingga spekulasi lainnya.

Atas kejadian itu, Pihak Polres Bima dengan gesitnya langsung turun di lokasi untuk melakukan chek and rechek.

Agenda Chek and Richek Jajaran Polres Bima Kota dipimpin langsung oleh Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH

“Kami dari Jajaran Polres Bima Kota tentunya harus bergerak cepat, melakukan pengecekan lapangan secara langsung sehingga kita bisa menelaah apa sesungguhnya yang terjadi di sekitar perairan teluk Bima saat ini” Demikian Ujar Kapolres Bima Kota Kamis 27 April 2022.

Kapolres didampingi Danramil 1608-01 Rasanae, Kapten Inf Seninot Sribakti, Kapolsek Rasanae Barat AKP Suhatta, Kasat Binmas AKP Sulaiman Kasat Intelkam AKP Made Wikerta Yasa.

Pengecekan yang dilakukan jelas Kasi Humas Polres Bima Kota Iptu Jufri Rama, mulai dari pengamatan penyebaran dari udara melalui teknologi Drone,

‘Kita lakukan proses pengecekan sekaligus lakukan pemetaan sisa penyebaran cairan Jely Foam pada pesisir Teluk Bima” ungkap Kapolres Bima.

Keberadaan Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra di lokasi tidak sekedar untuk melihat dan memantau akan tetapi melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Olah TKP pun dipimpin langsung oleh Kapolres dihadiri juga oleh Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dalam hal ini mengutus Sekda Kota Bima Drs. H Mukhtar Landa, MH Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahiddin, Manager PT Pertamina FTM Bima Fery Bayu, Kasat Reskrim Iptu M Rayendra RAP, Kasat PolAir, Ipda Syarifudin, Kapolsek KP3 Laut Bima Ipda M Ridwan, Kadis LH Kota Bima Syarif Rustaman, S. Sos, M. Ap

Olah TKP di laksanakan oleh sejumlah tim Inafis Satuan Reskrim Polres Bima Kota bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima dengan mengambil sampel cairan untuk keperluan uji sampling dan kemudian di analisa lebih lanjut ke Laboratorium.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima, Syarif Rustaman, S. Sos, M. Ap saat di konfirmasi media online Bimantika menyebutkan bahwa
Dari Hasil uji sampel dari Dinas DLH Kota Bima tidak terbakar atau tidak tersulut api.

“Itu hasil dari uji laboratoriumnya” demikian ungkap Syarif Rustaman saat di wawancara Media Online Bimantika. (***)

Wakapolres Bima Kota Gelar Silaturrahmi Alumni Perwira Sukabumi

Bimantika.net _Hari ini Kamis 28 April 2022 Wakapolres Bima Kota, Kompol Mujahiddin, S. Sos Buka Acara Silaturrahim Alumni Sekolah Pembentukan Perwira Sukabumi di Surf Cafe Amahami Kota Bima.

Hadirnya para Perwira Polisi se Kabupaten Bima, Kota Bima, Kabupaten Dompu itu menurut Mujahiddin adalah bentuk mempererat tali silaturrahim.

Kompol Mujahiddin menyebutkan bahwa kegiatan itu adalah berkumpulnya Alumni Sekolah Pembentukan Perwira Sukabumi dari angkatan 28 sampai angkatan 50 Tahun 2000 – 2021.

Hadir dalam kegiatan itu antara lain Wakapolres Bima Kabupaten, Kasat Reskrim Polres Bima Kabupaten, Kabag Ops Polres Kabupaten, Kabag Ren Polres Dompu Kompol Burhanuddin, Kapolsek Rasanae Barat dan sejumlah pejabat Perwira Kepolisian lainnya.

Menurut Kompol Mujahiddin bahwa di tahun 2021 acara yang sama pernah di gelar di wilayah Kabupaten Bima tepatnya di Rumah Makan BBA Dorobelo.

“Pertemuan para alumni Perwira ini semata-mata dalam rangka silaturrahim satu sama lainnya dan kita juga tetap berkoordinasi soal Harkantibmas” ujarnya.

Sebelumnya, sebelum waktu buka puasa, para Perwira di tiga Kabupaten Kota ini membagi-bagi Takjil untuk para pengendara sepanjang jalur utama Amahami Kota Bima.

Masih menurut Kompol Mujahiddin bahwa berkumpulnya sejumlah perwira Polres Dompu, Bima dan Bima Kota alumni Sukabumi menjadi ajang koordinasi lintas teritorial memberikan rasa aman pada warga di wilayah hukum tugas masing-masing.

“Dengan kondusifnya suatu wilayah tentu tercipta kondisi yang aman dan menghasilkan kesejahteraan buat warga masyarakat” demikian ungkap Kompol Mujahiddin.

Selesai kegiatan itu, Wakapolres Bima Kota dan seluruh Perwira yang hadir bubar sembari mempersiapkan pasukan masing-masing untuk hadapi Operasi Ketupat Rinjani. (***)
.

Konsolidasi Partai, DPC PBB Kota Bima Gelar Buka Bersama

Bimantika.net _Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Bima hari ini Kamis 28 April 2022 menggelar acara Buka Bersama (bukber) Dimarkas DPC PBB Kota Bima.

Ketua DPC PBB Kota Bima Syamsuddin, S. Sos saat di wawancara media online Bimantika menyebutkan bahwa sebelum kegiatan Bukber, pihaknya memberikan bantuan sembako kepada sejumlah warga.

“Hari ini Kami jajaran DPC PBB yang dihadiri oleh seluruh PAC se Kota Bima menggelar Bukber dan Sebelumnya telah dilaksanakan pembagian paket lebaran kepada sejumlah warga” demikian ungkap Syam sapaan akrab Ketua DPC PBB Kota Bima.

Syam menuturkan bahwa acara Bukber yang diselenggarakan oleh Jajaran DPC PBB sekaligus konsilidasi dan pemantapan caleg di 3 dapil di Kota Bima.

“Kami tetap lakukan soliditas partai menjelang Pemilu dan Pilkada Tahun 2024” ujar Syam dengan nada mantap.

Masih menurut Syam bahwa DPC PBB dalam memenangkan pertarungan di Pemilu dan Pilkada 2024 secara terus menerus melakukan upaya konsolidasi.

Menurutnya Konsolidasi adalah cara terbaik dalam memenangkan pertarungan politik di tahun 2024 sehingga dirinya tetap mengundang seluruh jajaran PBB Kota Bima dalam setiap momentum.

“Dan hari ini Bukber dihadiri seluruh pengurus DPC, PAC dan pemuda bulan bintang se kota bima” demikian ujar Syam penuh optimis menangkan PBB di Kota Bima baik Pemilu Legislatif maupun Pilkada Kota Bima. (***)

Kadis Kominfo Kota Bima : “Kesimpulan Sementara Tidak Ada Tumpukan Limbah Minyak di Perairan Wadumbolo”

Bimantika.net _Kepala Dinas Komunikasi Informasi dan Statistik Kota Bima, Drs. H. Mahfud angkat bicara Terkait Adanya Dugaan Pencemaran Laut Pesisir Kota Bima wilayah Wadumbolo dan sekitar, pada hari Kamis 28 April 2022.

Dalam Release resminya tersebut Kadis Kominfostik Kota Bima menyampaikan hal-hal sebagai berikut, bahwa:

Bahwa Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima pada hari Rabu, tanggal 27 April tahun 2022 telah melakukan observasi langsung ke lapangan dengan sekaligus melakukan pengambilan sampling bahan yang disinyalir tercemar.

Menurut H. Mahfud, Pengambilan sampling berlokasi di 4 titik, yakni di Pantai Amahami, Wadumbolo depan Fuel Pertamina TBBM Bima, Pantai Ni’u dan di Pelabuhan Bima.

Observasi Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima dimaksud turut dihadiri langsung oleh Kepala Dinas DLH Syarif Rustaman, S.Sos., M.Ap Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Pengendali Dampak Lingkungan, Pejabat Pengawas Kepala UPT. Lab DLH Kota Bima beserta jajaran

Menurut Kadis Kominfo bahwa Bahan sampling yang diambil berupa buih
berbentuk jelly (objek air laut yang disinyalir berwarna dan tercemar).

Dari bahan sampling dilakukan pengujian manual dengan membakar bahan tersebut, dengan hasil uji bahan tidak terbakar dan hanya berbau amis.

Lanjutnya, Tim melakukan pengambilan sampling kedua pada hari Kamis tanggal 28 April jam 06.00 Wita pagi, dihadiri Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan dan Kepala UPT Laboratorium DLH Kota Bima didampingi Pihak Pertamina, Lurah Dara, Babinsa, dan Babin Kamtibmas.

Pengambilan sampling kedua untuk dibawa langsung ke DLHK NTB oleh Kepala UPT. Lab DLH Kota Bima.

Menurut Kadis Kominfo bahwa Kesimpulan sementara: Dari hasil observasi dan uji manual tersebut tidak ada indikasi ditemukannya tumpahan minyak atau limbah minyak.

( Sumber : Dinas Lingkungan Hidup Kota Bima).

Miras “Arak Bali” siap Edar di Amankan Polisi di Kota Bima, Pemilik di Tangkap

Bimantika.net _Anggota Sat Resnarkoba Polres Bima Kota yang di pimpin langsung Katim Opsnal Cobra Alpha
Aipda Anasrullah beserta Anggota telah mengamankan yang di duga keras Untuk menyimpan serta menjual minuman keras jenis Arak Bali.

Penangkapan dilakukan pada Hari Kamis pagi 28 April 2022, sekitar Pukul 10.30 wita.

Proses penangkapan di lakukan di JNE cabang bima Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima.

Terduga Pemilik minuman*
RM 29 tahun Pekerjaan : pic cabang bima ( JNE )
Alamat Kampung Sarae Kelurahan Sarae Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima

Barang bukti yang disita adalah 54 (lima puluh Empat ) Botol dalam kemasan Aqua tanggung minuman keras jenis Arak Bali.

Terduga pemilik miras tersebut mendapatkan / peroleh dengan cara membeli serta mendatang kan minuman tsb dari Provinsi Bali dengan menggunakan jasa transportasi darat ( JNE ).

Berdasarkan hasil Lidik yg di peroleh Katim OPSNAL COBRA ALPHA AIPDA ANASRULLAH bersama anggota langsung menuju ke lokasi yg di maksud tepatnya di kantor JNE cabang Bima Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima, dimana pada saat kami sampai di kantor JNE tersebut.

Saat itu kamipun datang dan menunjukan surat perintah dan menyampaikan bahwa kedatangan kami untuk melakukan pemeriksaan terkait informasi tentang maraknya peredaran minuman keras (miras) di wilayah Kota Bima sekaligus menghimbau agar tidak menjual minuman keras lagi di bulan suci Ramadhan.

Dan saat di lakukan pemeriksaan kami di dampingi langsung oleh karyawan dan pada saat itu kami menemukan sejumlah minuman keras jenis Arak Bali dalam kemasan botol tanggung yg masih Tersegel dalam Dus besar yg tersimpan di dalam gudang cabang JNE.

Sehingga pada saat itu kami ( anggota ) langsung mengamankan nya dan di saksikan langsung oleh karyawan serta membawa sejumlah minuman keras jenis Arak Bali tersebut ke kantor Sat Resnarkoba Res Bima Kota untuk di tindak lanjuti. (***)

Jelang Idul Fitri, Razia Miras Intens dilakukan Polres Bima Kota

Bimantika.net _Jelang Idul Fitri, Razia dan penyitaan Minuman Keras (Miras) di gelar secara intens oleh jajaran Polres Bima Kota.

Razia itu dilakukan atas dasar amanat Perda Kota Bima Nomor 8 tahun 2010 tentang pengendalian dan pengawasan minuman beralkohol, terus digiatkan Satuan Narkoba Polres Bima Kota.

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH melalui Kasat Narkoba AKP Tamrin, S. Sos (28/4), menyampaikan Tim Cobra Bravo menyita puluhan botol miras jenis Arak Bali diberbagai lokasi yang ada di Kota Bima.

Tim Cobra Bravo dibawah pimpinan Katim Aipda Awaluddin Syah Putra, di tiga lokasi yang ada di Kota Bima dengan jumlah bervariasi dan telah terkemas dalam bentuk botolan air mineral.

Atensi pemberantasan dengan menyita barang haram tersebut, kata AKP Tamrin, sesuai perintah dan arahan Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, agar di kesucian bulan Ramadan dan jelang lebaran, situasi dan suasana di wilayah hukum Polres Bima Kota, terjamin aman dan kondusif.

“Pak Kapolres Bima Kota memerintahkan kepada kami jajaran Polres Bima memberikan rasa aman dan nyaman warga Kota Bima di bulan suci penuh berkah ini” ungkap Kasat Narkoba.

Dalam razia itu sambungnya, Puluhan botol miras jenis arak Bali itu, telah diamankan di Mako Polres Bima Kota untuk di musnahkan pada saatnya nanti. (***)