Pastikan Pengamanan Mudik, Bupati Cantik IDP & Kapolres Bima Tinjau Pospam

Bimantika.net _Untuk melihat dari dekat kesiapan pengamanan lebaran Tahun 2022, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) bersama Kapolres Kabupaten Bima AKBP Heru Sasongko, S.IK, Komandan Batalyon Pelopor C Brimobda NTB AKBP Zulkarnain S.Ik, Wakapolres Kompol Yusuf, Kabag OPS Kompol Herman dan AKP Gusti (KODIM 1608/Bima) melakukan peninjauan Pos pengamanan dan Pos Pelayanan Mudik Lebaran Tahun 2022.

Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Pos pelayanan (Posyan) arus mudik yang berlokasi di depan Bandar Udara Sultan Muhammad Salahudin.

Kepada para personil yang bertugas, Bupati menyampaikan terima kasih atas dedikasi personel terpadu yang melakukan pengamanan, baik sebelum, saat maupun pasca lebaran Idul Fitri tahun 2022″.

Saat meninjau Posyan, Bupati mendapatkan penjelasan dari Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.IK berkaitan dengan tugas aparat. “Terdapat 17 personil yang bertugas di Posyan Depan Bandara yang terdiri dari personil Polres Bima, Brimob, Satpolpp dan Tenaga kesehatan”. Jelas Kapolres.

Kapolres Bima Heru Sasongko yang turut melakukan pemantauan mengungkapkan bahwa karena pengamanan bersifat operasi maka semua kekuatan dikerahkan.
Pada kunjungan tersebut Bupati juga menyerahkan paket lebaran dari PT Jasa Raharja kepada para personel yang bertugas
Rombongan selanjutnya bertolak melakukan peninjauan Pos pengamanan Mudik di desa Tente Kecamatan Woha. (***)

Tim Mobile Klinik Kodim Bima Tuntaskan stock Vaksin Alokasi TNI Koramil 1608-01/Rasanae

Bimantika.net _Bekerja keras,Semangat dan penuh dedikasi tinggi Kodim 1608/Bima dengan Tim mobile klinik Kodim 1608/Bima Hari ini Berhasil menuntaskan jatah Vaksin yang telah di alokasikan bagi Koramil 1608-01/Rasanae.

Keberhasilan ini di tinjau dari hasil laporan yang di berikan oleh tim mobile klinik Kodim 1608/Bima.Dalam laporannya di ketahui bahwa dari sisa 6 vial yang di laporkan pada hari sebelumnya,sekarang sudah di habisakan pada hari ini.sabtu,30 April 2022.

Halaman depan kantor koramil 1608-01/Rasanae tetap menjadi favorit dalam pelayanan vaksin ini.Karena tempatnya yang strategis berada dekat dengan pusat keramaian seperti tempat wisaya Amahami dan Terminal Dara Kota Bima.

Danramil 1608-01/Rasanae Kapten inf seninot dalam laporannya,hari ini sebanyak 70 orang yang di vaksin di antaranya vaksin 1 sebanyak 6 orang,vaksin 2 sebanyak 34 orang dan vaksin 3 sebanyak 30 orang dari jenis vaksin astrazeneca sehingga untuk stock vaksin jenis astrazeneca dan vaksin coronavac menjadi 0 vial.

“Alhamdulillah 70 orang hari ini di vaksin pertama,Kedua dan ketiga dan sudah kami tuntaskan untuk stock vaksin jenis Astrazeneca dan Corovac menjadil 0 vial”.

Dengan tuntasnya jatah Vaksin yang di alokasikan ini.maka berakhir pula pelayanan oleh tim mobile Klinik Kodim 1608/Bima yang biasa di lakukan pada malam hari ini.

Karena target pelaksanaan pelayanan ini di jadwalkan hanya sampai pada hari ini sabtu,30 April 2022. (***)

Respon Musibah Kebakaran di Renda, Bhayangkari Cabang Bima Serahkan Paket Bantuan Sembako

Bimantika.net _Musibah kebakaran yang terjadi di Desa Renda Kecamatan Belo Kabupaten Bima, Sabtu (30/4/22) kemarin, langsung mendapat respon dari Bhayangkari Cabang Bima dengan menyerahkan bantuan kepada para korban.

Sebagaimana rilis Kasi Humas Polres Bima, Iptu Adib Widayaka. penyerahan bantuan berupa 57 sembako, berupa beras, mie instan, telur, dan air mineral itu, menurut Ketua Bhayangkari Cabang Bima, Ny. Dessy Heru Sasongko, diakselerasikan dalam kegiatan “Bhayangkari Peduli” Korban Kebakaran Rumah Desa Renda.

Bersama anggotanya, Ketua Bhayangkari Bima yang tiba di Posko Induk Penerima Bantuan, Minggu (1/5/22) sekitar Pukul 10.00 Wita, langsung menyerahkan bantuan tersebut secara simbolis kepada ketua Posko Peduli Musibah Kebakaran Desa Renda.

“Kami dari Bhayangkari Cabang Bima ikut prihatin atas apa yang dialami oleh warga Desa Renda Kecamatan Belo, sehingga hari ini kami akan menyerahkan bantuan berupa sembako terhadap warga Desa Renda yang mengalami musibah kebakaran rumah kemarin. Semoga keluarga besar yang mengalami musibah bisa menerima kenyataan ini dan tabah menerima semua cobaan dari allah SWT,” ujar Ny. Dessy.

Diharapkannya, paket bantuan yang diserahkan tersebut dapat meringankan beban warga Desa Renda yang terdampak musibah.

Selanjutnya, paket bantuan tersebut akan dibagikan oleh anggota posko yang telah dibentuk oleh Pemerintah Desa Renda tersebut kepada sejumlah warga Desa Renda yang mengalami musibah.

Usai menyerahkan bantuan secara simbolis, Ny. Dessy bersama anggotanya meninjau langsung lokasi kebakaran, dan menjumpai warga sembari menyampaikan bela sungkawa atas musibah yang terjadi.

Rombongan Bhayangkari Cabang Bima ini, mengakhiri kegiatan “Bhayangkari Peduli” Korban Kebakaran Rumah Desa Renda ini Pukul 11.20 Wita dengan aman, lancar, dan tertib. (***)

Walikota HML Pimpin Acara Pemberian Remisi, Titip Pesan Moral untuk Narapidana

Bimantika.net Pelaksanaan pemberian remisi khusus hari raya idul Fitri 1443 H tahun 2022 bagi terpidana dan anak.

Pada hari Minggu 1 Mei 2022 pukul 09.00 Wita Bertempat di Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Raba Bima jalan
Langsat Rabangodu Selatan Kecamatan Raba kota Bima telah di laksanakan pemberian remisi khusus hari raya idul Fitri 1443 H tahun 2022 bagi terpidana dan anak di Rutan kota Bima.

Pemberian Remisi ini di pimpin langsung oleh walikota Bima yang di ikuti 30 orang dengan protokol Covid 19.

Hadir dalam kegiatan di antara lain Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML), Asisten II Kota Bima, Kepala Rutan Bima M. saleh SH, Kasubsi pelayanan bapak Tajudin S.Sos, Kasubsi pengelohan bapak Gamal Mashur SH, Kepala Pengaman Rutan Luncur Rukti P. .S.Sos, Para Staf rutan dan Perwakilan tahanan rutan

Pukul 09.00 Wita Seluruh staf dan para tahanan yang mendapatkan remisi khusus hari raya idul Fitri 1443 H tahun 2022 bagi terpidana dan anak di Rutan kota Bima memasuki aula utama rutan Bima.

Pukul 09.05 Wita Walikota Bima tiba di rutan Bima di sambut oleh kepala rutan dan staf adapun

Walikota HML pada momentum itu menyebutkan Perkembangan sistem pemasyarakatan tidak terlepas dari perjalanan – panjang kebijakan penegakan hukum pidana di Indonesia Bermula di berlakunya Regfernen Penjara yang menjadi titik awal sistem kepenjaraan di Indonesia dengan segala fase historisnya.

“Pembinaan narapidana dilaksanakan secara terpadu antara pembina, yang dibina, dan masyarakat seluruh elemen ini mempunyai kedudukan dan peran yang saling mendukung sehingga tercapainya tujuan” ujar Walikota HML.

Menurut Walikota HML bahwa Remisi yang para Narapidana peroleh hari ini merupakan bentuk penghargaan atas perubahan perilaku yang Saudara tunjukkan ketika menjalani pidana di Lapas/Rutan/LPKA. Pemberian remisi juga dimaksudkan untuk mempercepat proses reintegrasi sosial sehingga Saudara dapat segera kembali ke tengah masyarakat. Tujuan reintegrasi sosial dalam pelaksanaan pidana penjara memberikan perhatian yang seimbang antara masyarakat dan narapidana.

“Narapidana harus mendapatkan kesempatan yang luas untuk bersosialisasi dengan masyarakat, dan pada sisi lain, masyarakat harus berpartisipasi secara aktif dan memberikan dukungan dalam pembinaan narapidana sebagai wujud tanggung jawab sosial” ungkap Walikota HML.

Hari Raya Idul Fitri merefleksikan sebuah kemenangan atas perjuangan sebulan penuh menahan dan mengendalikan hawa nafsu pada hari Ini tibalah saatnya untuk kita merayakan hari kemenangan yang sarat akan makna selain dimaknai sebagai hari raya kemenangan, Idul Fitri juga dapat dimaknai sebagai hari raya kesucian dan kekuatan.

Masih menurut Walikota HML bahwa Ancaman penularan COVID-19 tetap ada dan nyata. Oleh karenanya, Saya tetap mengimbau agar kita tetap waspada dan tetap mematuhi protokol kesehatan, yaitu tetap memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Pukul 09.45 Wita Acara Doa yang di bacakan oleh Ustadz Abdullah, S.Ag

Pukul 10.00 Wita Pemberian Cendra mata oleh kepala ruta bima kepada walikota Bima

Pukul 10.05 Wita Sesi foto bersama dan Pukul 10.10 Wita Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman

Dengan adanya pemberian remisi khusus hari raya idul Fitri 1443 H tahun 2022 bagi terpidana dan anak di Rutan kota Bima. dapat dipandang sebagai sebuah instrumen yang penting dalam pelaksanaan sistem pemasyarakatan, untuk memberikan stimulus bagi narapidana agar selalu berkelakuan baik.
dan cermin dari sikap warga binaan yang taat selama menjalani pidana, lebih disiplin, lebih produktif, dan dinamis. (***)

Walikota HML Gerak Cepat Soal Teluk Bima, Dr. Syaifyudin: “Mari Berwisata di Lawata”

Bimantika.net _Seperti ada berkah ramadhan, Tragedi Pencemaran Teluk Bima sehari itu mengudang perhatian nasional dan bahkan menjadi isu dunia.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) pun mengambil tindakkan cepat, membentuk tim untuk melakukan langkah penangananya.

Tim yang terdiri dari berbagai unsur itu dikoordinir oleh kepala DLH Kota Bima. Tim juga mengajak kolaborasi dari Perguruan Tinggi, LSM dan Dunia Usaha termasuk membuka akses dengan media masa, Jelas A.Haris Dinata, M.Si dosen Teknik Lingkungan STT Bima yang merupakan salah seorang anggota Tim Adhock.

Fenomena buih laut itu membuat orang kaget dan bahkan bingung. Tidak saja masyarakat, pemerintah, para akademisi dan peneliti pun ikut bingung. Buih itu muncul dua hari mulai tanggal 26 dan 27 memuncak selanjutnya hilang perlahan.

Kata Haris, mengutip notulensi rapat yang difasilitas DLH dan Dinas Pariwisata Kota Bima, Sabtu,30/4/2022, di Lawata. Buih itu terurai secara alamiah oleh factor atmosferik dan oseanografi dalam teluk Bima. Lanjut mantan Wartawan ini, hasil analisis mikroskopik yang dilakukan oleh Dr. Syaifyudin, ST, M.Si dan tim ternyata buih gel mengandung jebakan udara sehingga sangat mudah untuk mengapung.

Sejumlah besar udara terperangkap menyebabkan kolom air kekurangan oksigen dan akhirnya semua biota termasuk ikan pelagis banyak yang mati.

Pantai mengalami pembusukan akibat ikan mati dan meninggalkan bakteri. Sejumlah besar ikan mati yang berdampak pada kehilangan biodiversitas pada ekosistem laut di Teluk Bima.

DLH Kota Bima dan DEPO Pertamina Bima pun melakukan tindakan cepat apalagi hampir semua mata tertuju ke PT. Pertamina Bima. Pertamina terjebak merasa tertuduh.

Untuk membuktikan adanya kandungan minyak, pihak Pemerintah menghadirkan Labkesda Kota Bima melakukan uji bakar, hasilnya nihil. selain itu Sample air juga di bawa ke LabKesDa Kota Bima. Hasilnya, Kandungan Logam Berat (Arsen) NEGATIF.

Tak puas dengan itu, untuk memastikan hasil, Pertamina bersama Polres Bima Kota, BPBD Kota Bima pun melakukan pengujian yang sama di lokasi dengan UJI BAKAR, hasilnya pun nihil.

Kesimpulannya bahan tersebut tidak mengandung minyak/hydrocarbon.
Selanjutnya kata Haris, DLH bersama Pertaminan yang disaksikan polisi, BPBD,

Dinas Kelautan juga telah membawa sampel Air ke Laboratorium Kesehatan Kelautan Sekotong Lombok Barat dan juga dikirim ke Laboratorium Yayasan Generasi Biologi Indonesia Surabaya. hasilnya belum keluar.

Tak henti sampai disitu, 28/4, Dr. Syafyudin Yusuf yang didampingi kadis LH, Kadis Pariwisata dan tim melanjutkan penelitian terbatas bio-fisik sampel Gellatin Laut. Beberapa kegiatan yang dilakukan adalah pengamatan mikroskopik, pengukuran suhu, pemotretan, identifikasi ikan terdampak.

Di hari yang sama pun pihak Kemeterian melakukan Rakor tingkat Kementrian dan Badan terkait, bersama Pemerintah Provinsi dan kabupaten/kota serta stakeholder terkait termasuk Pertamina.

Seperti tak bisa tenang, Walikota pun siaga. Untuk mendengarkan masukan hal itu, usai Taraweh 28/4 Walikota mengudang sejumlah ahli yang terdiri dari Perguruan Tinggi dan Budayawan, dikediamannya.

sejumlah lembaga dan organisasi pun rame-rame ikut ambil bagian, tak kecuali IWA MBOJO UNHAS (Ikatan Mahasiswa Unhas) mengadakan diskusi Publik Daring dan Luring. Luring di pusatkan di Fix Laluni Lawata.

Usai Diskusi Public di Fix Laluna, Tim bentukan Walikota melaksanakan meeting terbatas dengan perwakilan Kemenko Marves. Hadir saat itu, kepala Pertamina, Kepala SKPD : DLH, Pariwisata, Kelautan dan Perikanan, Unhas, Sekolah Tinggi Tehnik Bima dan GM Geopark Tambora Samota Biosphere Reserve.

Minggu, 30/4, Pertamina bekerjasama dengan PEMKOT BIMA melakukan penyedotan/pembersihan material sisa pencemar di pesisir pantai Teluk Bima.

Menurut Haris sebagaimana harapan Dr. Syafyudin, penyelam terbaik dunia kelahiran Penaraga itu mengajak “Mari Berwisata, ramaikan Pantai Lawata tapi Jangan dulu Mandi di Laut”.

Hal ini dilakukan untuk menghidari hal-hal yang tidak diinginkan. Sembari menunggu hasil lab uji lengkap, uji patogen (virus dan bakteri), penurunan signifikan DO di kolom air dan peningkatan konsentrasi NO3 (Nitrat).

Selanjutnya, untuk penanganan berkalanjutan kata Haris, tim menyarankan pemerintah untuk mengambil langkah-langkah yang perlu, seperti ; bentuk POKJA tingkat Kabupaten Bima/ Kota Bima dan Provinsi NTB.

PT. Pertamina buat MoU dengan Perguruan Tinggi untuk melakukan monitoring secara berkala, melakukan Sosialisasi kepada masyarakat, Melakukan identifikasi biodiversiti yg terganggu, Identifikasi dampak wisata, social, ekonomi Mamsyarakat di Teluk Bima.

Masyarakat diharapkan tidak berspekulasi sebelum ada hasil uji laboratorium. terakhir Pemerintah didukung swasta dan lembagan peneliti atau universitas untuk membuat suatu data base kelautan Teluk Bima sebagai referensi masa mendatang (bioekologi, fisik, seabase, oseanografi). (***)

Puan Datangi DPC PDIP Sragen, Kader Banteng Teriakkan “Mbak Puan Presiden!”

Bimantika.net Sragen – Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan menyambut kedatangan Puan Maharani di kantor DPC PDI-P Sragen, Rabu (27/04). Yel-yel penyambutan terdengar begitu Puan memasuki kantor DPC Sragen.

“Mbak Puan…,” seru pengurus yang langsung disambut suara serentak “Presiden!”.

Puan menyapa para kader PDI-P yang sudah berkumpul di halaman kantor DPC. Puan berinteraksi dengan para kader hingga melayani permintaan kader yang ingin selfie bersama.

Di pertemuan itu, Puan mengaku senang dan bersemangat bisa menemui pengurus dan kader PDI-P di kantor DPC Sragen. Ini adalah kali pertama Puan mendatangi kantor DPC Sragen. Biasanya, pertemuan dengan kader PDI-P Sragen dilakukan di Pendopo Kabupaten. Kunjungan Puan ke kantor DPC Sragen adalah untuk melakukan konsolidasi mempersiapkan Pemilu 2024.

Lewat pidatonya, Puan mengingatkan bahwa gelaran Pemilu 2024 sudah sebentar lagi. Puan meminta agar pengurus dan kader fokus untuk pemenangan partai.

“Sragen InsyaAllah sudah kompak. Pasti Sragen ini suaranya nanti naik. Solo Raya harus jadi kantong kemenangan nasional,” seru Puan.

“Kerja turun lapangan. Jangan terpengaruh survei, itu hanya jadi pegangan. Jangan terganggu ada calon ini itu. Yang penting kerja, kerja, dan tunggu instruksi Ketua Umum. Nanti saya pastikan kita punya Capres dari PDI Perjuangan,” tegas Puan.

Tak hanya konsolidasi, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan agenda Ramadan Berbagi. Lewat kader DPC PDI-P, Puan membagikan paket sembako untuk warga di 20 kecamatan se Kabupaten Sragen.

Puan mendorong kekompakan kader DPC untuk turun menemui masyrakat.

“Sambil menyelam minum air, saya berikan kontribusi saya -beras. Yang jadi kebutuhan jelang Hari Raya. Bapak Ibu bantu bagikan, saya yang sediakan. Ini implementasi konkret gotong royong sebagai keluarga besar PDI Perjuangan. Harus terus kita lakukan untuk kemenangan 2024, siap atau enggak?,” kata Puan yang langsung disambut teriakan “Siap,” oleh para kader.(*)

Polres Bima Kota Berbagi Takjil untuk Warga Binaan

Bimantika.net _Jajaran Polres Bima Kota di Bawah Komando Kapolres AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH hari ini Sabtu 30 April 2022 melakukan kegiatan bagi-bagi Takjil.

Kegiatan ini merupakan wujud nyata kasih mengasihi satu sama lainnya di bulan penuh rahmat dan berkah Allah SWT.

Kapolres Bima Kota melalui Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahiddin, S.Sos Berbagi Takjil kepada Warga Binaan bertempat di Ruang Sat Tahti Polres Bima Kota.

Wakapolres yang santun dan memiliki gaya komunikasi humanis ini sepertinya sehati dengan Kapolres Yang juga memiliki gaya komunikasi yang komunikatif.

Kompol Mujahiddin menyebutkan bahwa
Pembagian Takjil ini Sebagai Bentuk Kepedulian Polres Bima Kota kepada Warga Binaan di Rutan Polres Bima Kota pada Momentum Ramdhan 1443 Hijriah.

Lanjut Mujahiddin bahwa Bulan Suci Ramadhan tentu dimanfaatkan dengan menanamkan nilai-nilai keikhlasan pengabdian untuk mewujudkan Polri yang Presisi. (***)

Anggota DPR RI Herman Khaeron Turun Langsung Bagikan 12.000 Paket Sembako

Bimantika.net _Cirebon _Sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat, Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, H.E Herman Khaeron beserta isteri, Hj Ratnawati sejak tanggal 28-29 dan 30 April 2022 menyalurkan sebanyak 12.000 paket sembako lebaran yang diperuntukkan bagi masyarakat Kabupaten Indramayu, Kabupaten/Kota Cirebon yang terdampak kenaikan harga sembako dan terdampak Covid-19.

Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, HE Herman Khaeron menyatakan, penyaluran bantuan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap warga terdampak akibat kenaikan harga sembako dan terdampak Covid-19 dalam menghadapi Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah. “Semoga paket sembako lebaran ini, bisa membantu meringankan beban mereka yang membutuhkan,” ujarnya.

Dengan harapan, kata Hero, bantuan paket sembako yang disalurkan dapat dimanfaatkan sebaik mungkin dalam menghadapi lebaran Idul Fitri 2022.

Guna memutus mata rantai penyebaran Covid-19, pihaknya mengajak masyarakat agar tetap mematuhi aturan protokol kesehatan. “Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, kita tidak boleh lengah dan harus tetap mematuhi aturan prokes,” imbaunya.

Sementara Hj Ratnawati berharap, paket sembako lebaran ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya, agar warga yang menerima paket sembako tersebut dapat menikmati kebahagiaan.

Pembagian paket sembako yang dilakukannya, merupakan salah satu bentuk kepedulian terhadap sesama.

Terakhir, Kang Hero beserta Ibu Hj Ratnawati mengucapkan “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022. Mohon maaf lahir & batin. Tetap menjaga kesehatan, taati aturan protokol kesehatan,” ungkapnya. (***)

Pasca Kebakaran Desa Renda, Bupati IDP Kunjungi Para Korban

Bimantika.net _Musibah kebakaran sore ini Sabtu (30/4) yang terjadi di RT. 07 dan RT. 11 Desa Renda kecamatan Belo mengundang keprihatinan mendalam Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) yang mengunjungi lokasi kebakaran sesaat setelah musibah.

Bupati yang yang hadir bersama Kapolres Kabupaten Bima AKBP Heru Sasongko, S.IK, Komandan Batalyon Pelopor C Brimobda NTB AKBP Zulkarnain S.Ik, Wakapolres dan Kabag OPS serta Kapten Gusti (Kodim 1608/Bima) mengungkapkan, Pemerintah Daerah menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa keluarga di RT. 07 dan RT.11 Desa Renda dan semoga keluarga diberikan kesabaran menerima cobaan ini.

Pada kesempatan tersebut Bupati langsung menginstruksikan agar Dinas Sosial menyediakan nasi bungkus untuk makan malam warga terdampak bencana dan Minggu (1/5) pagi mengoperasikan dapur umum untuk memenuhi kebutuhan makanan warga.

Kepala BPBD Kabupaten Bima melalui Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Nurul Huda ST, MT mengatakan bahwa sesuai instruksi Bupati pihaknya segera melakukan kaji cepat dan pendataan bersama aparat terkait dari Dinas Sosial, Camat Belo dan Kepala Desa.

“Berdasarkan data sementara terdapat, 53 rumah mengalami kerusakan, sumber kebakaran berasal dari rumah H.Jamaludin di RT 11 dan penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan aparat keamanan. Tim Assessment masih melakukan pendataan. (***)

Bersama Pakar, Walikota HML Bahas Soal Pencemaran Teluk Bima Hingga Komitmen Bangun Kepariwisataan

Bimantika.net _Patut di apresisi tindakan dan Langkah Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) soal isu pencemaran pantai dan teluk BIma.

Walikota HML Tak ingin pantai teluk Bima Khususnya lawata tercemar yang menyebabkan areal pariwisata andalan Kota Bima ikut tercemar.

Pada hari Jumat 29/4 Walikota HML mengundang para Ahli untuk membahas tentu juga mencari solusi yang solutif.

Tak tanggung-tanggung HML menghadirkan Dr. Syafyudin Yusuf, ST, M.Si doesn kelautan dan Perikanan Unhas/Peneliti Marine Center,

A.Haris Dinata, MSi, Dosen Amdal/Lingkungan STT Bima.

Ir. Hadi Santoso, MM.General Manager Geopark Tambora SAMOTA Biosphere Reserve.

Dalam kesempatan itu Dr. Syafyudin menyatakan beberapa hari yang lalu menyimak berita tentang pencemaran teluk Bima langsung melakukan wanwancara by phon dengan para pihak termasuk om Haris Dinata.

Awalnya para Ahli ini menduga bahwa sumber pencemaran ini adalah dari aktivitas cucian kapal atau dari limbah akibat kebocoran tangki, juga menduga limbah buangan yang perusahaan Listrik seperti PLTD NIU, PLTU dan juga menduga akibat dari buangan dari aktivitas PT. Pertamina namun setelah diteliti semuanya nihil.

secara fisik pihak peneliti amati itu bukan berbentuk minyak dan tidak berbau minyak.
Namun itu nyatanya berlendir seperti Jelly.

itu bersumber dari booming tumbuhan laut berupa plankton dan juga fitoplankton akibat tingginya unsur hara yang ada di sekitar teluk Bima.

Unsur hara yang tinggi inilah menyuburukan tumbuhan laut. Dari mana unsur hara ini ?, kata penyelam yang pernah menyelam dan mengisi symposium internasional ini, unsur hara itu merupakan residu kiriman dari aktivitas pertanian yang tinggi disekitar kota BIma.

Sawah –sawah dan gunung-gunung sebagaimana kita ketahui aktivitas pertanian jagung yang menggunakan pupuk berlebihan bisa memicu tingginya unsur hara tersebut.

Namun demikian kita tetap saja menunggu hasil laboratorium yang sedang di lakukan uiji oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima.

Dari hasil itulah kita baru bisa mendapatkan kepastian bahwa apa saja unsur yang ada di air laut yang berbusa berbentuk Jelly itu.

Senada dengan dengan itu, ahli Lingkungan Sekolah Tinggi Teknik STT Bima A.Haris Dinata, M.Si pun setuju dengan pendapat Dr. Syafudin.

Jelas Haris mantan pejabat DLH puluhan tahun ini, sejak banjir 2006, 2016 ditambah lagi banjir-banjir 3 tahun terakhir ini sedangkan diatas sana aktivis petani jagung makin tinggi menyebabkan erosi yang sangat tinggi pula.

Dampaknya adalah teluk BIma telah menumpuk sedimentasi yang sungguh luar biasa tinggi.

Ironis nya sedimentasi itu adalah bersumber dari erosinya topsoil yang subur yang menyuburkan lautpun subur akibatnya dalah tumbuhan laut berkembang dengan cepat.

Makanya booming algae di teluk Bima saat ini. manakalah algae itu terpapar oleh sinar matahari ekstrim atau perubahan iklim yang sangat ektrim menyebabkan tumbuhan laut itu mati dan stress sehingga mengapung membentuk jelly dan Leadir berbusa seperti yang kita lihat sekarang ini.

Kenapa kelihatan cioklat seperti kopi susu ?, karena tercampur oleh lumpur/sedimen yang mengembang terbawa arus dan pang surut, ungkap Mantan Wakil Ketua Bidang LH KNPI Kota Bima ini.

Ditempat yang sama Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) pun mendapat masukan dari Budayawan Alan Malingi.

Alan menyatakan bahwa Teluk Bima harus tetap dijaga dan dilestarikan karena ada banyak Heritage yang perlu di jaga.

Apalagi Walikota HML ini konsen di wisata Bahari maka konsekwensinya adalah laut kita harus tetap jerni dan indah sembari kita eklpor Heritage yang berada diteluk Bima, Ungkap Alan penuh akrab.

Ir. Hadi Santoso Staf Khusus Gubernur NTB yang juga GM Geopark Tambora Samota Biosphere Reserve menjanjiikan akan mensingkronkan program-program NTB dengan rencana pengembangan pariwisata kota Bima.

“Kami salut dan sangat mendukung langkah pak wali yang begitu semangat bangun Kota BIma terutama bidang Pariwisata”, ujar Pemilik Toko Central Muslim Bima ini.

Merespon masukan para ahli terebut, Walikota HML mengaku senang dan terima kasih pada semua pihak terutama Dr. Syaifuddin datang jauh dari Makassar yang begitu peduli pada teluk BIma.

“Kami tetap mohon pada pak Doktor utk membantu kota BIma dalam menyelamatkan teluk Bima karena kita sedang menata menjadikan wisata pantai ini menjadi andalah di kota BIma” demikian harap Walikota HML.

Walikota HML menyadari dulu sebelum dirinya menjabat Walikota Bima anggaran Pariwisata Kota Bima hanya 1,2 M sekarang sudah mencapai 12 M.

Pariwasata Kolo sudah dan sedang kami kembangkan Pondok wisata yang dulu berantakan sudah kami sulap menjadi indah menjadi tempat penginapan yang nyaman, lumayan untuk mendongkrak PAD.

“kalau Prof mau nginap disana sampaikan ke saya supaya saya telpon kadis pariwisata untk memfasilitasi”, canda HML yang diikuti tertawa bareng.

Walikota HML pun menyampaikan bahwa pariwisata Lawata semakin di percantik untuk membuat daya tari pengunjung.

“Kami sudah membuat masterplan dan rencana pengembangan Zona Pariwisata Lawata. komitmen kami Lawata akan di percantik. Lawata pasti kren” ungkapnya optimis.

Walikota HML dan pihak Unhas akan menjajaki kerjasama dalam rangka pengembangan teluk Bima untuk masa-masa yang akan datang. (***)