DPC PBB Kota Bima Gelar Rakorcab, Bahas Khusus Kesiapan Pemilu 2024

Bimantika.net _Dewan Pimpinan Cabang Partai Bulan Bintang Kota Bima Hari ini Jum’at 22 Juli 2022 Menggelar Rapat Koordinasi Cabang ( RAKORCAB).

Ketua DPC PBB Kota Bima Syamsuddin, S. Sos pada media online Bimantika Jum’at 22 Juli 2022 menyebutkan bahwa Partai Bulan Bintang ( PBB) Kota Bima Dalam menghadapi Validasi/finalisasi Data Sipol Partai sehingga perlu menyelenggarakan Rakorcab.

“Ini Sifatnya melakukan Rapat Koordinasi mempermantap data-data jelang Verifikasi Partai Politik” demikian ujar Syam Sapaan Akrab Ketua DPC PBB Kota Bima ini.

Lanjut Syam bahwa DPC PBB Kota Bima benar-benar sudah siap semua perangkat menghadapi Pemilu dan Pilkada 2024.

“Alhamdulillah persipan PBB Kota Bima sudah sangat mantap untuk hadapi Pemilu dan Pilkada 2024 baik secara administrasi maupun secara taktik politik” ungkap Syam.

Rakorcab PBB Berlangsung di Gedung Perpustakaan Daerah Kota Bima yang di ikuti oleh seluruh Jajaran DPC PBB, PAC, PBB, Organisasi Sayap dan Seluruh Calon Anggota Legislatif Kota Bima.

“Yang hadir anggota DPRD utusan PBB, pengurus DPC, Ketua ketua PAC Se- Kota bima, Pengurus Muslimat, Pengurus Cabang Pemuda Bulan Bintang, Brigade Hizbullah Bulan Bintang” Ujar Syam.

Syam juga menerangkan bahwa Soal Calon Anggota DPRD Propinsi Nusa Tenggara Barat atau untuk Daerah Pemilihan (Dapil) 6 Kota Bima mengutus 4 orang caleg.

“DPC PBB Kota sdh siap diverifasi oleh KPU, akan dibuka secara resmi pendaftaran caleg untuk 3 Dapil Kota Bima dibuka untuk Umum juga” Demikian Ujar Syam. (***)

Kembali Pimpin KONI, Bupati IDP Paparkan Visi Majukan Dunia Olah Raga

Bimantika.net _Setelah melalui tahapan pemilihan Rabu (20/7) Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE yang biasa disapa IDP kembali mendapat menjadi Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bima Periode 2022-2026.

Di hadapan jajaran pengurus KONI, Hj.Indah Dhamayanti Putri yang kembali terpilih untuk memimpin induk organisasi keolahragaan di Kabupaten Bima ini memaparkan visi dan misi yang akan dijabarkan dalam kepengurusan selama lima tahun mendatang.

Dalam visi misinya Hj. Indah Dhamayanti Putri memaparkan visi yaitu KONI Kabupaten Bima yang Ramah, independen dan profesional untuk mencapai prestasi olahraga di tingkat regional, nasional dan internasional.

Dirinya juga menjabarkan visi tersebut ke dalam beberapa misi yaitu mengadakan dan meningkatkan sarana dan prasarana olahraga yang representatif serta mengupayakan pengembangan dan peningkatan prestasi olahraga secara sistematis berjenjang dan berkelanjutan melalui event PORDES & PORKAB.

Misi lain yang ingin dijabarkan kata Hj. Indah Dhamayanti Putri yaitu meningkatkan kemitraan pemerintah, dunia usaha dan masyarakat untuk mendorong industri olahraga dan meningkatkan kesejahteraan atlet dan pelatih berprestasi. Disamping meningkatkan dan menguatkan sumber keuangan untuk pembiayaan olahraga prestasi. (***)

Bercanda Gunakan Panah, Pria Asal Talabiu di Amankan Polisi

Bimantika.net _Kepolisian Sektor Woha Polres Bima Polda NTB berhasil mengamankan terduga pelaku pemanahan di Desa Ragi kecamatan Pali Belo Kabupaten Bima Kamis Sore (21/7/2022) sekira Pukul 16:30:Wita.

Kasat Reskrim polres Bima AKP Masdidin SH, melalui kasi humas Iptu Adib Widayaka menjelaskan kejadian itu berawal terduga pelaku yang berinisial RK (L/23) menarik anak panah yang sudah terpasang pada busur pada Korban yang sedang duduk dibawah pohon tiba tiba panah tersebut terlepas dan mengenai dada korban MF (L/23) Keduanya merupakan warga Desa Talabiu kecamatan Woha.

Akibat dari kejadian itu korban dibawa menuju PKM Woha untuk mendapatkan perawatan medis namun karena luka yang dialaminya Cukup serius akhirnya korban di rujuk ke RSUD Bima jelas Adib.

Personil Polsek Woha yang mendapat informasi tersebut langsung menuju TKP dan melakukan pencarian terhadap Terduga pelaku yang diketahui masih temannya korban.

Setelah dilakukan pencarian tidak lama kemudian terduga pelaku diamankan oleh Bhabinkamtibmas, Babinsa dan kepala Desa setempat dan diserahkan ke Mapolsek Woha.

Saat ini terduga pelaku sudah diamankan di mapolsek Woha untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya ujar Adib. (***)

Kecelakaan Maut Tiga Orang Tewas di Tempat, Dua Orang Warga Tolo Uwi

Bimantika.net _kecelakaan lalulintas antara sesama sepeda motor yang mengakibatkan tiga orang meninggal di tempat terjadi di Desa Tangga Baru tepatnya di jalan raya dusun tanjung baru Kecamatan Monta Kabupaten Bima Kamis malam 21/7/2022 Sekira Pukul 17.50.Wita.

Kasat lantas Polres Bima, Polda NTB, Iptu Niko Hardiansyah S.T.K.,S.I.K ., melalui kasi humas Iptu Adib Widayaka Menjelaskan kejadian nahas itu terjadi berawal Almarhum IH mengendarai Sepeda motor Yamaha R15 b dari arah utara menuju selatan, sementara IR alias Sakera [Almarhum] mengendarai SPM Honda Beat membonceng istrinya KD dari arah Selatan menuju Utara, tepat di Dusun Tanjung Baru Desa Tangga karena sama-sama melaju dengan kecepatan tinggi, kedua Sepeda motor tidak mampu dikendalikan oleh pengendara sehingga kedua SPM tersebut tabrakan.

Akibat dari tabrakan tersebut ketiga almarhum masing-masing berinisial IH (L/24) Warga desa tangga baru dan IS (L/35),KD (P/30) keduanya merupakan warga Desa Tolo uwi kecamatan Monta Kabupaten Bima.

Mayat ketiganya, dibawa ke PKM Monta untuk dilakukan pembersihan setelah itu ketiga mayat pun diantar ke rumah duka dan di kawal oleh anggota Polsek Monta.

Personil Sat lantas yang mendapat informasi tersebut langsung bergerak menuju TKP dari hasil olah TKP kedua pengendara tersebut diduga kuat keduanya melaju dengan kecepatan tinggi.

Dua unit sepeda motor tersebut saat ini diamankan di Mapolres Bima pungkas Adib.(***)

Iptu Niko : 285 Pelanggar Terjaring Ops Patuh Gatarin 2022

Bimantika.net _Terdapat 285 pelanggar lalulintas terjaring dalam Operasi Patuh Gagarin 2022 yang digelar Satlantas Polres Bima Polda NTB.

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K melalui Kasat Lantas Polres Bima Iptu Niko Herdianto, S.T.K., S.I.K mengatakan, ratusan pelanggaran lalu lintas terjaring selama 7 hari ini terhitung mulai 11/07/22, sampai dengan 17/07/22.

“Dalam waktu tujuh hari terdapat 285 pelanggaran lalu lintas di dominasi oleh Pengendara Sepeda Motor dan ada yang diberikan teguran”Kata Niko Sapaan Akrab Kasat Lantas Polres Bima.

“Untuk data laka lantas selama Operasi Patuh Rinjani 2022 ini masih nihil dan petugas yang terlibat dalam operasi tersebut agar mengedepankan cara-cara Humanis”, Ucap Niko.

Lebih lanjut, Kasat Lantas Polres Bima Polda NTB Iptu Niko Herdianto, S.T.K,. S.I.K mengimbau bagi pengemudi atau pengendara, agar selalu mematuhi aturan lalu lintas karena dengan mematuhi aturan lalu lintas insyaallah akan selamat dalam berlalu lintas.

“Bagi kendaraan roda dua, agar selalu menggunakan helm baik pengendera maupun penumpangnya dan mematuhi protokol kesehatan,” pintanya.

Sementara Pengemudi roda empat, tambah Kasat, agar selalu menggunakan safety belt untuk keselamatan diri apabila terjadi hal – hal yang tidak kita inginkan.

“Baik pengemudi roda empat atau pengendera roda dua agar melengkapi surat-surat kelengkapan berkendaraan seperti Surat ijin mengemudi, STNK dan lainnya,” pungkas Kasat Lantas.(***)

Wabup Dahlan Buka Rakercab KONI Kabupaten Bima

Rapat Kerja Kabupaten (RAKERCAB) dan Musyawarah Olahraga Kabupaten (MUSORKAB) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kabupaten Bima tahun 2022 dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bima Drs.H.Dahlan M.Noer (20/7) yang digelar di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima.

Dahlan dalam sambutannya mengatakan, tingginya tuntutan masyarakat terhadap prestasi olahraga menjadi tantangan dalam pembangunan bidang olahraga sekarang.

KONI memiliki tugas pokok untuk merencanakan, mengkoordinasikan dan melaksanakan pembinaan dan peningkatan prestasi atlet. Ujar Wabup Dahlan.

Dihadapan Wakil Ketua KONI Provinsi NTB Husnanidiaty Nurdin yang hadir bersama Ketua Bidang Organisasi, Ketua KONI Kabupaten Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE, (IDP) Pejabat teras lingkup Pemerintah Kabupaten Bima dan pengurus cabang olahraga (CABOR) kabupaten Bima, Wabup mengungkapkan, KONI Kabupaten Bima diharapkan dapat meningkatkan prestasi dan meraih hasil yang lebih baik pada PORPROV NTB dibanding event sebelumnya.

Dalam Raker yang diikuti 24 pengurus Cabor, Wabup yang juga Ketua PERBAKIN kabupaten Bima menyampaikan, “Pada PORPROV NTB 2018 lalu kabupaten Bima meraih peringkat 7 dengan meraih juara umum cabor catur (7 emas). Ini untuk pertama kalinya meraih 2 medali (perak dan perunggu) di Cabor Menembak, dibawah kepemimipinan Dinda Dahlan.” Ujar Wakil Bupati.

Sementara Ketua KONI Kabupaten Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri, SE menyampaikan RAKERCAB dan MUSORKAB merupakan wahana evaluasi bagi pembenahan kinerja organisasi demi kemajuan olahraga kabupaten Bima.

“Saya juga mengapresasi para pembina sehingga atlet dari kabupaten Bima bisa menjuarai beberapa cabor di tingkat provinsi bahkan di tingkat nasional.” Ungkapnya

Ketua KONI yang juga orang nomor 1 di kabupaten Bima menyampaikan, peningkatan prestasi olahraga di Bima membutuhkan sinergi, dukungan finansial, menyatukan hati dan pendapat yang sama dalam mewujudkan prestasi.

Menutup sambutannya, Ketua KONI yang akrab disapa Umi Dinda ini mengajak seluruh pimpinan OPD lingkup pemerintah kabupaten Bima untuk menjadi bapak asuh cabang olahraga di kabupaten Bima. Dirinya juga mengharapkan doa dan dukungan seluruh pihak, dalam kepemimpinan Dinda – Dahlan dalam BIMA RAMAH II pembangunan infrastruktur olahraga renang yang representatif untuk menunjang atlet di kabupaten Bima dapat diwujudkan.

Sementara itu, Wakil Ketua KONI NTB Husnanidiaty Nurdin dalam arahannya mengatakan KONI merupakan organisasi yang menyatukan seluruh elemen pencinta olahraga. “Peran Cabor sangat penting dalam membentuk organisasi, dan sinergitas antar KONI dan Cabor harus kuat untuk meningkatkan prestasi para atlet.” Jelasnya.

Dirinya juga meminta agar tiap CABOR setidaknya mempunyai 2 klub, agar proses seleksi dan pembinaan atlet yang akan mewakili daerah lebih terarah. Dengan syarat klub didirikan dengan akte dan notaris. Demikian halnya, tiap kecamatan harus mempunyai koordinator untuk menunjang atlet-atlet yang bagus dari kabupaten Bima.” Ujarnya. (***)

Jeff : Ada Upaya H. Gawis Adu Domba Walikota Bima dengan FUI Bima

Bimantika.net _Adanya pernyataan Asisten l Pemerintah Kota Bima Drs. H. Abdul Gawis yang katakan bahwa Walikota Bima melarang Suara Toa di Masjid dan Musholla sebagaimana yang beredar di jagad maya dan media online menjadi polemik karena Walikota Bima tidak pernah melarang soal Toa.

Ketua RW 01 Kelurahan Pane Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima yang juga pemerhati Sosial Kebudayaan Rafiuddin, SH menilai bahwa penyataan Asisten 1 Pemkot Bima adalah berpotensi untuk adu domba Walikota Bima dengan Forum Ummat Islam (FUI) Bima.

Jeff sapaan akrab Ketua RW atas berita itu langsung kros chek ke Pak Walikota Bima.

“Pqk Wali sudah sangat tegas katakan bahwa soal sambutan asisten 1 itu tidak terkonsep hanya improvisasi asisten 1 sendiri” ujar Jeff.

Jeff mengusulkan agar asisten 1 segera minta maaf secar terbuka pada publik agar tidak menjadi bluner.

“Saya minta sebagai warga Kota Bima agar asisten 1 segera minta maaf dan klarifikasi pada ummat Islam Bima secara menyeluruh” ujar Jeff melalui saluran WhatsApp nya Rabu malam 20 Juli 2022.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) pada media online Bimantika Rabu malam 20 Juli 2022 menyebutkan bahwa dirinya yang berlatar belakang mantan aktivis Mahasiswa berbasiskan Islam tidak pernah terlintas dalam pikirannya untuk melarang suara Toa di Masjid dan Musholla.

‘,Justru saya harapkan Toa tetap kita berdayakan dalam fungsi sosial kemasyarakatan dan keagamaan secara maksimal” Ujar Walikota HML.

Walikota HML menjelaskan pula bahwa dirinya selama menjadi Anggota DPR RI Dua Periode dari Fraksi Partai Golkar dan Dilantik menjadi Walikota Bima Sejak 2018 lalu akan tetap melestarikan dan memfungsikan secara maksimal soal Suara Toa di Masjid dan Musholla.

“Kita akan maksimalkan fungsi Toa untuk sosial kemasyarakatan dan Keagamaan seperti adanya Gotong Royong, adanya bencana, adanya imunisasi, adanya MTQ dan lainnya sangat membutuhkan pengeras suara” demikian ujar Walikota HML.

Baginya fungsi Toa tetap dilestarikan untuk kelangsungan hidup dan kehidupan baik untuk soal sosial kemasyarakatan lebih-lebih lagi soal ke Agamaan.

“Asisten satu itu ngawur, tidak ada konsep saya yang saya bacakan justru itu improvisasi asisten satu sendiri, bagi saya secara pribadi dan selaku Walikota Bima tegas saya katakan fungsi Toa tetap di fungsikan secara maksimal untuk urusan sosial kemasyarakatan dan Ke Agamaan” demikian ujar Walikota HML menutup wawancaranya. (***)

Walikota HML : Toa Tetap Difungsikan Untuk Sosial dan Agama

Bimantika.net _Adanya pernyataan Asisten l Pemerintah Kota Bima Drs. H. Abdul Gawis yang katakan bahwa Walikota Bima melarang Suara Toa di Masjid dan Musholla sebagaimana yang beredar di jagad maya dan media online dibantah Keras oleh Walikota Bima.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) pada media online Bimantika Rabu malam 20 Juli 2022 menyebutkan bahwa dirinya yang berlatar belakang mantan aktivis Mahasiswa berbasiskan Islam tidak pernah terlintas dalam pikirannya untuk melarang suara Toa di Masjid dan Musholla.

‘,Justru saya harapkan Toa tetap kita berdayakan dalam fungsi sosial kemasyarakatan dan keagamaan secara maksimal” Ujar Walikota HML.

Walikota HML menjelaskan pula bahwa dirinya selama menjadi Anggota DPR RI Dua Periode dari Fraksi Partai Golkar dan Dilantik menjadi Walikota Bima Sejak 2018 lalu akan tetap melestarikan dan memfungsikan secara maksimal soal Suara Toa di Masjid dan Musholla.

“Kita akan maksimalkan fungsi Toa untuk sosial kemasyarakatan dan Keagamaan seperti adanya Gotong Royong, adanya bencana, adanya imunisasi, adanya MTQ dan lainnya sangat membutuhkan pengeras suara” demikian ujar Walikota HML.

Baginya fungsi Toa tetap dilestarikan untuk kelangsungan hidup dan kehidupan baik untuk soal sosial kemasyarakatan lebih-lebih lagi soal ke Agamaan.

“Asisten satu itu ngawur, tidak ada konsep saya yang saya bacakan justru itu improvisasi asisten satu sendiri, bagi saya secara pribadi dan selaku Walikota Bima tegas saya katakan fungsi Toa tetap di fungsikan secara maksimal untuk urusan sosial kemasyarakatan dan Ke Agamaan” demikian ujar Walikota HML menutup wawancaranya. (***)

IDP, Bupati Cantik Indonesia Timur Kembali Pimpin KONI Kabupaten Bima

Bimantika.net Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) adalah sosok Wanita Cantik, Ramah, Santun serta memiliki kharismatik dan Wibawa yang sangat Tinggi.

Statusnya Sebagai Bupati Perempuan pertama di Wilayah Indonesia Bagian Timur, IDP juga memiliki tingkat kepekaan sosial dan kesolehan sosial yang amat tinggi sehingga menjadi idola masyarakat Kabupaten Bima.

Kini IDP kembali dipercaya memimpin Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Bima periode 2022-2025. Pada kegiatan Rapat Kerja dan Musyawarah tahun 2022 di aula Kantor Bupati Bima, Rabu, (20/7/2022).

IDP mendapat dukungan lebih dari 50 persen dari Cabang Olahraga (Cabor) yang menjadi peserta rapat.

Ketua Panitia Misfalak, SE, menyampaikan, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE diangkat secara aklamasi tanpa melalui pemilihan karena sesuai ketentuan dalam pemilihan Ketua KONI Kabupaten Bima.

Kini IDP kembali menjabat sebagai Ketua KONI periode 2022-2026, karena masih dipercaya bisa membawa kemajuan untuk Olahraga Kabupaten Bima.

“Hanya satu calon yang terdaftar maju sebagai kandidat yaitu Umi Dinda dukungan para Cabor melebihi 50 persen, makanya aklamasi,” katanya.

Ketua KONI Kabupaten Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) menyampaikan terima kasih atas kepercayaan peserta Rapat Kerja (Raker) dan musyawarah Kabupaten Bima, karena masih memberikan kepercayaan pada dirinya untuk memimpin KONI Kabupaten Bima.

“Penyusun kepengurusan yang baru tentunya kami akan tetap mengedepankan kebutuhan dan harapan dari seluruh cabor yang ada,” katanya.

IDP yang juga sebagai Bupati Bima Dua Periode ini ucapkan terima kasih kepada ketua panitia dan seluruh jajaran yang terlibat dalam melaksanakan Raker KONI Kabupaten Bima.

“insya Allah Esok kita akan bersama-sama dengan Ketua KONI Provinsi untuk mendapatkan berbagai arahan catatan kemudian tentunya untuk tujuan utamanya adalah memajukan prestasi olahraga di Kabupaten Bima yang kita cintai bersama” Ujar IDP dengan senyuman Khasnya.

Diakhir kata sambutannya, IDP menyampaikan rasa terima kasih yang amat sangat dalam yang disertai dengan harapan kepada semua, dukungan dari seluruh cabor yang ada dan pengurus yang terpilih untuk bekerja memajukan olahraga di Kabupaten Bima sehingga Kabupaten Bima akan jaya dalam Soal Olah Raga. (***)

Penguatan Moderasi Islam, Mabes Polri dan Kemenag Kota Bima Bersinergi

Bimantika.net _Direktorat Pencegahan Densus 88 Anti Teror Mabes Polri bekerjasama dengan Kementrian Agama (Kemenag) Kota Bima menggelar kegiatan Silaturahmi Da’i dan Khatib se-Kota Bima, Rabu, 20 Juli 2022.

Kegiatan silaturahmi dalam rangka penguatan Islam Wasathiyah (moderat) untuk Indonesia damai ini, digelar di Aula Kantor Pemkot Bima, Rabu pagi pukul 08.30 Wita.

Selain dihadiri sekitar 100 da’i dan khatib se-Kota Bima, kegiatan dihadiri pula oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Bima Drs. H. Abdul Gawis, Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahidin, Kasdim 1608/Bima Mayor Inf Bambang, Kepala Bakesbangpol Kota Bima Dr. M. Hasyim, Ketua PW Muhammadiyah NTB Falahudin, Kepala Kemenag Kota Bima H. Ahmad Taufiq, Ketua FUI Bima Ustadz Asikin dan Ketua Brigade Masjid Ust Burhanudin.

Silaturahmi ini dirangkai dengan kegiatan pembinaan da’i dan khatib dalam rangka mengcegah Intoleransi dan radikalisme guna mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kota Bima.

Direktur Pencegahan Radikalisme Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, AKBP Muhammad Dofiri dalam sambutannya menyampaikan, Kegiatan ini bertujuan untuk penguatan Islam Wasathyah Indonesia yang damai dan dikiuti 100 d’ai dan khotib. Direktorat Pencegahan Radikalisme Densus 88 AT Mabes Polri sudah menggelar kegiatan seperti ini sebanyak 9 kali dan hari ini dilaksanakan di Kota Bima.

“Kami undang para da’i, khotib dan ulama dalam kegiatan ini guna melakukan pembinaan agar tercapainya Indonesia yang damai. Semoga kegiatan ini dapat menumbuhkan Islam yang damai dan cinta Indonesia,” terangnya.

Dofiri mengajak alim ulama dan seluruh komponen masyarakat untuk menciptakan Kota Bima yang damai. Diharapkannya, Ormas Islam se-Kota Bima mampu menjaga kedamaian di wilayah Kota Bima, serta para da’i dan khatib dapat memberikan kesejukan bagi umatnya.

Ia menuturkan, strategi kontra radikalisme perlu melibatkan masyarakat dan pelajar. Dengan cara menanamkan jiwa nasionalisme dan toleransi.

‘Waspada pada provokatif dan hasutan yang dapat merusak keutuhan NKRI. Mari kita cegah paham radikal dan intoleransi yang dapat memecah belah persatuan di antara kita,” imbuhnya.

Dofiri menjelaskan, intoleransi dan radikalisme merupakan sesuatu yang negatif dan tidak pantas untuk diterapkan di negara Indonesia. Seluruh elemen masyarakat memiliki tanggung jawab untuk meminimalisir berkembangnya paham radikal dan intoleran, terutama para da’i dan khotib.

“Ujaran kebencian dan hasutan yang negatif selalu berkembang melalui media sosial, oleh karena itu kita perlu cerdas untuk menyikapi hal tersebut,” paparnya.

“Kita ingin ormas-ormas Islam mempererat silaturahmi dan menumbuhkan sikap cinta damai antar sesama. Dengan silaturahmi para da’i dan khotib ini terutama yang muda sangat penting dilakukan,” tambah Dofiri.

Wali Kota Bima melalui Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Setda Kota Bima Drs. H. Abdul Gawis, mengatakan, kegiatan ini sudah menjadi program pemerintah pusat. Dia mengapresiasi Mabes Polri karena Kota Bima mendapat kesempatan digelarnya kegiatan tersebut. “Ini semua menjadi harapan kita semua, terutama para da’i, khotib dan tokoh agama,” katanya.

Ia mengungkapkan persoalan yang paling menonjol saat ini terutama di media sosial. Yakni, adanya saling gunjing antara kelompok dan saling menyalahkan satu sama lain.

“Hal inilah yang membuat gesekan, sehingga dengan kegiatan silaturahmi merupakan upaya pemerintah agar tidak terjadi gesekan-gesekan antar sesama,” jelasnya.

Kemudian lanjut Gawis, yang kerap terjadi juga adalah menyinggung agama lain. Hal ini yang tentunya menjadi perhatian bersama.

“Suara yang di dalam masjid cukup di internal masjid saja. Jangan pakai toa, karena siapa tau di sekitar ada yang lain,” katanya.

“Negara ini dan daerah ini adalah milik kita bersama, maka kita berkewajiban menjaganya,” tandas Gawis.

Ia berharap, para da’i dan khatib mendengarkan baik-baik dan mencermati dengan seksama materi pembinaan.

Kegiatan Silaturahmi da’i dan khotib se-Kota Bima diakhiri dengan foto bersama. Selanjutnya acara dilanjutkan dengan pembinaan da’i dan khatib yang dipandu oleh Eka Iskandar. (***)