TNI Marah, Ulah Effendi Simbolon Samakan TNI dengan Gerombolan Ormas

Bimantika.net _Beragam video kemarahan prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan darat (TNI AD) kepada anggota Komisi I DPR Effendi Simbolon semakin banyak ditemukan di lini masa dan media-media sosial seperti FB, WA Grup dan lainnya.

Baik berpangkat Kopral hingga Kapten, mereka membuat video pernyataan yang menuntut agar politikus PDIP tersebut segera minta maaf.

Hanya saja, dari semua video yang beredar itu, mereka tercatat sebagai prajurit TNI AD. Hal itu terlihat dari seragam yang dikenakan. Para prajurit TNI AD itu menghendaki agar Effendi segera meminta maaf atas ucapannya.

“Hei kau Effendi Simbolon, anggota Dewan Komisi I DPR, saya Kopral, saya tidak terima, TNI dibilang seperti gerombolan. Saya minta kamu segera minta maaf secara terbuka kepada TNI. Kalau kau tidak minta maaf, sampai di mana pun kamu akan saya cari sampai di ujung dunia. Nih Kopral Dua Arif,” kata Kopda Arif dalam video yang viral dikutip di Jakarta, Selasa (13/9/2022).

Sementara itu di akun Tiktok @laroses300, seorang prajurit TNI yang memakai baju sipil juga mengingatkan pernyataan Effendi. “Hei kau Effendi Simbolan, saya prajurit TNI tidak menerima atas statemen yang kau ucapan bahwa TNI seperti gerombolan, TNI seperti ormas, dan TNI sudah tidak kompak. Ingat Effendi Simbolan, TNI masih kompak, TNI masih solid sampai saat ini,” ujar sang prajurit yang tidak mengenalkan namanya.

“Kau telah mempermalukan pimpinan kami atasan kami Bapak Panglima dan Bapak KSAD di depan umum seolah-olah kau yang paling hebat. Itu sama saja kau mempermalukan seluruh prajurit TNI dari Sabang sampai Merauke dari Pulau Nias sampai Miangas dari Pulau Rote hingga Morotai. Kau telah mempermalukan kami kami seluruh prajurit TNI menunggu permintaan maaf secara terbuka dari kau Effendi Simbolon. Kami menunggu, jika tidak kami akan mencari kamu di mana pun kamu berada,” kata prajurit tersebut.

Menurut Effendi, TNI layaknya gerombolan karena kelakuannya mirip dengan organisasi masyarakat (ormas). Dia prihatian atas informasi yang didapat lantaran hubungan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa dan KSAD Jenderal Dudung Abdurachman tidak harmonis.

Bahkan, Effendi menyebut, adanya ketidakpatuhan hingga pembangkangan di tubuh TNI. Dia mengaku, setiap kehadiran Andika di sebuah acara maka Dudung tidak ada.

Effendi juga menyoroti anak Dudung yang gagal lulus Akademi Militer (Akmil), namun karena KSAD melawan akhirnya sekarang harus diloloskan. “Ini TNI kaya gerombolan ini. Lebih-lebih ormas, jadinya tidak ada kepatuhan,” kata Effendi dalam RDP yang tidak dihadiri Dudung di Kompleks Parlemen, Senayan. (***)

Kapolsek Woja Bantu Kursi Roda Penyandang Disabilitas

Bimantika.net _Kapolsek Woja Ipda Zainal Arifin S.Ip didampingi anggotanya Kanit Sabhara Aiptu M. Saihun, Bhabinkamtibmas Kelurahan Kandai dua Bripka Abdul Gafur melaksanakan bhakti sosial dengan menyerahkan bantuan kursi roda dan beras pada penyandang Disabilitas yang berdomisili di Kelurahan Kandai dua, senin (12/9) siang.

Selain itu, pihak polsek woja juga memberikan bantuan beras pada 50 warga yang kurang mampu di beberapa kelurahan dan desa di wilayah hukumnya, masing masing 5kg. Warga tersebut sebelumnya telah didata oleh Bhabinkamtibmas.

Saat dikonfirmasi, Kapolsek Woja mengatakan, Pengadaan kursi roda ini hasil swadaya Kapolsek bersama anggotanya. Sebelumnya Kapolsek mendapat informasi dari Bhabinkamtibmas, bahwa salah satu warga binaannya sangat membutuhkan bantuan kursi roda untuk beraktivitas setiap hari.

Mendapat informasi tersebut, Pria yang akrab disapa Dae Zen ini bersama anggota berinisiatif memberikan bantuan dengan cara menyisihkan sebagian rezeki untuk membeli 1 (unit) kursi roda.

“Kursi roda tersebut adalah swadaya kami bersama anggota, setelah mendapat informasi dari Bhabinkamtibmas yang sebelumnya mendata warga binaannya yang kurang mampu serta penyandang Disabilitas,” ungkapnya.

“Meski nilainya tidak banyak, semoga bantuan ini dapat meringankan Beban saudara kita yang kurang mampu.” Harapnya.

Disela sela kegiatan tersebut, tak lupa Kapolsek menyampaikan pesan kamtibmas. Ia mengimbau serta berharap kerja sama dari masyarakat membantu kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman demi terjaminnya Kamtibmas.(***)

Pria Asal Desa Leu Ditemukan Tewas Gantung Diri, Jarang Pulang Rumah

Bimantika.net _Seorang warga Desa Leu Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, JN (37 tahun) ditemukan tak bernyawa dalam kondisi leher tergantung tali di sebuah Pohon Asam di So Due Gale Desa Tumpu, Senin (12/9) sekitar pukul 07.30 Wita pagi tadi.

Untuk sementara, pihak Kepolisian Sektor Bolo Polres Bima Polda NTB menyebut kasus ini gantung diri.

“Pada hari ini, Senin Tanggal 12 september 2022 sekitar Pukul 07.30 Wita yang bertempat di So Due Gale di Desa Tumpu Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, ada penemuan mayat yang gantung diri di sebuah pohon asam.” Ungkap Kapolsek Bolo, AKP Hanafi, yang dikutip Kasi Humas Polres Bima, Iptu Adib Widayaka.

Korban tersebut merupakan seorang pria usia 37 tahun, yang kesehariannya berwiraswasta.

Lebih lanjut Adib meneruskan, awalnya korban meninggalkan kediamannya pada hari Jum’at (9/9) sekitar Pukul 08.00 Wita untuk melakukan vaksinasi PMK pada sapi miliknya di So Lantoro Watasan Desa Tumpu.

Namun sampai Senin (12/9), korban tidak kunjung pulang di kediamannya.

Keluarga korbanpun merasa resah dan mencoba mencari korban di sekitar kandang sapi miliknya di So Lantoro tersebut.

Sayangnya, korban ditemukan telah tewas dengan leher tergantung tali yang dilitkan di pohon asam.

Adib menyebut, ada 3 orang saksi yang melihat keadaan korban saat ditemukan.

“Ketiga saksi ini, warga Desa Leu,” katanya.

Pihak Polsek Bolo yang menerima laporan penemuan mayat dari masyarakat pada Pukul 08.30 Wita, langsung menuju TKP.

Sebagai langkah awal untuk memastikan penyebab kematian kornan, Kanit Reskrim Polsek Bolo berkoordinasi dengan kepala Puskesmas Bolo untuk dilakukan Visum Luar.

Akhirnya, Pukul 10.00 Wita, Tim Inafis Polres Bima bersama anggota medis Puskesmas Bolo tiba di TKP untuk melakukan visum luar guna mencari tau penyebab kematian.

Selain visum, Kanit IK bersama anggota IK juga melakukan interogasi terhadap saksi-saksi yang melihat korban dalam keadaan gantung diri tersebut.
Sementara anggota Polsek Bolo bersama Tim Inafis melakukan olah TKP di So Due Gale tempat korban ditemukan tewas.

Berdasarkan informasi warga setempat, bahwa korban dikatakan mengalami kelainan fisik dari lahir dan jarang pulang di kediamanya, dan hari-hari berada di kandang sapi miliknya. (***)

Pelaku Cabuli Siswi SMP 2 Bolo di Tangkap

Bimantika.net _Unit Reskrim Polsek Bolo Polres Bima Polda NTB berhasil meringkus terduga pelaku pencabulan di Ruangan kelas SMP di kecamatan Bolo Kabupaten Bima Senin,11/00/22 sekira pukul 08.30 Wita.

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko SIK, melalui kasi humas Iptu Adib Widayaka membenarkan adanya penangkapan pelaku.

Telah diamankan terduga pelaku pencabulan yang berinisial MM (L/60) Warga Desa Darussalam karena diduga kuat melakukan perbuatan Asusila terhadap Bunga nama samaran (P/13) yang masih duduk di Kelas 7 SMPN 2 Bolo.

Nasib nahas yang dialami bunga berawa korban sedang duduk didalam kelas sendirian karena sakit perut dan semua siswa – siswi serta guru sedang melaksanakan Upacara Bendera di lapangan sekolah setempat.

Tiba-tiba datang terduga Pelaku masuk kedalam ruang kelas dan menghampiri korban dan terduga Pelaku langsung melakukan aksi bejat nya. akibat dari itu korban melawan dan berteriak minta tolong dan lari menyelamatkan diri dari aksi bejat terduga.

Kasubsektor Daru dan anggota Polsek Bolo yang mendapat informasi tersebut langsung menuju TKP untuk meminta keterangan pada korban maupun saksi jelasnya.

Tidak lama kemudian Kanit Reskrim Polsek Bolo melakukan penangkapan Pelaku di Dusun Pali Daru Desa Darussalam dan menggiring terduga Pelaku menuju Mapolres Bima Polres Bima.

Sambungnya, keluarga korban sempat melakukan pemblokiran jalan tepatnya di depan Gudang sumber Jaya Desa Timu menuntut Polisi agar segera menangkap Terduga pelaku.

Polisi yang mendapat informasi tersebut langsung bergerak menuju TKP dan menyampaikan kepada warga bahwa terduga pelaku sudah diamankan di Mapolres Bima.

Mendengar itu pihak keluarga korban Serta warga sekitar membuka jalan yang diblokir tersebut terang Adib.

Tidak Sampai disitu,Orang Tua Siswa dan Siswi yang anaknya sekolah di SMPN 2 Bolo mendatangi Sekolah dan bertemu langsung dengan Kepala SMPN 2 Bolo guna meminta klarifikasi untuk menjamin anaknya aman bersekolah di SMPN 2 Bolo.

Atas pertemuan tersebut Ka Sub Sektor Bolo Timur Ipda Sarujin bersama anggota memberikan himbauan agar tidak melakukan aksi pengerusakan sekolah dan meminta kepada keluarga Siswa dan Siswi bisa meminta klarifikasi dari Kepala Sekokah sehingga dilakukan pertemuan di ruangan Sekolah dan Kepala Sekolah menjamin bahwa kejadian serupa tidak akan terulang kembali.

Orang Tua Siswa dan Siswi setelah mendengar penyampaian dari Kepala Sekolah Bapak Rifaid, S.Pd M.Pd langsung meninggalkan Sekolah dan kembali kerumah.

Pasca kejadian tersebut situasi diwilayah hukum Polsek Bolo dan Polsubsektor Daru dalam keadaan kondusif Pungkas Adib. (***)

Netizen Nilai “Opspek” Mahasiswa Baru Tak Manusiawi, Rektorat UM Bima Minta Maaf

Bimantika.net Tidak pakai waktu lama setelah beredarnya video yang dinilai tindak kekerasan oleh para netizen yang dilakukan oleh beberapa oknum mahasiswa terhadap peserta “Opspek” Mahasiswa Baru, Rektorat Universitas Muhammadiyah Bima keluarkan Pernyataan permohonan Maaf.

Video “opspek” bagi Mahasiswa baru tersebut dibagikan dan dikomentari ratusan akun Facebook dan sontak menjadi viral ketika di tanah publik pada Senin 12 September 2022

Komentar Para netizen menilai bahwa Peristiwa itu melanggar nilai-nilai akademik dan tidak mencerrdaskan Mahasiswa baru serta tidak manusiawi.

Universitas Muhammadiyah (UM) Bima gelar kegiatan ini sejak tanggal 10-11 September 2022 yang berakhir Viral di media sosial.

Atas kejadian itu, pihak Rrektorat Universitas Muhammadiyah Bima mengeluarkan pernyataan tegas atas tindakan sekelompok mahasiswa terhadap peserta PPKMB Periode 2022-2023.

Ada lima pernyataan rektorat UM Bima yang ditandatangani langsung oleh Rektor Universitas Muhammadiyah Bima.

  1. Terhadap viralnya vidio pada saat PPKMB pada tanggal 10-11 September 2022 di lingkup UM Bima yang melibatkan mahasiswa sebagai pelaku dan korban. Pihak kampus menyesalkan atas kejadian tersebut, dan jelas-jelas melanggar ketentuan akademik, nilai moral, dan hukum yang berlaku.

Pihak kampus sudah berupaya maksimal untuk menghindari kejadian seperti itu, disampaikan hampir setiap saat dan momentum memberikan penekanan dan menghimbau kepada seluruh panitia tingkat kemahasiswaan untuk tidak melakukan kekerasan baik fisik maupun non fisik serta menghindari tindakan yang berpotensi merendahkan harkat dan martabat mahasiswa lainnya.

  1. Terhadap kejadian ini kepada korban dan keluarga korban pihak kampus menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya.
  2. Terhadap para pelaku kami sudah memanggil dan akan memberikan sanksi akademik sesuai pakta integritas dan pedoman standar etika kemahasiswaan yang berlaku dilingkungan kampus.
  3. Antara pelaku dan sebagian korban sudah kami pertemukan, sudah saling minta maaf dan berpelukan. Walau demikian, pihak kampus terbuka memberikan pilihan penyelesaian bagi korban dan pelaku, baik penyelesaiaan secara kekeluargaan maupun penyelesaian menurut hukum yang berlaku.
  4. Semoga kejadian ini memberikan pembelajaran bagi semua mahasiswa agar masalah yang sama tidak terulangi kembali pada masa mendatang.

Rektorat Universitas Muhammadiyah Bima menandatangani langsung surat permohonan maaf itu sehingga kedepan tidak ada lagi kejadian yang sama di Kampus Universitas Muhammadiyah Bima.

Atas kejadian tersebut Pihak Kampus sudah mempertemukan antara pihak panitia PKKMB dengan korban.

Atas Kejadian ini Pula sejumlah Panitia pelaksana menyampaikan permohonan maaf secara terbuka pada korban dan Keluarga Korban. (***)

Ciptakan Kondusifitas, Polres Bima Gelar Operasi Khusus Bulan September 2022

Bimantika.net _Dalam rangka meningkatkan kelancaran tugas untuk melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat lewat Pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) yang kondusif di Wilayah Hukumnya, Polres Bima Polda NTB melaksanakan Kegiatan Gelar Operasional Bulan September 2022, Senin (12/9) Pukul 09.00 Wita, bertempat di Aula Polres setempat.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bima, AKBP Heru Sasongko, S.I.K., yang didampingi Wakapolres Bima, Kompol Yusuf, Kabag Ops Polres Bima, Kompol Herman, SH, beserta para PJU Polres Bima dan Kapolsek Jajarannya.

Mengutip Kasi Humas Polres Bima, Iptu Adib Widayaka, dalam keterangan tertulisnya, menyebutkan, sebagai pemapar awal kegiatan, Kabag Ops Polres Bima, Kompol Herman, SH, menyampaikan terkait data kejahatan/kasus dan perkembangan kamtibmas di Wilayah hukum Polres Bima, serta kasus PMK dan atensi Karhutla di Wilayah hukum Polres Bima

Sementara Kabag Log mengerucutkan atensinya terhadap barang inventaris terutama randis yang tidak sesuai dengan tupoksinya, dan dilanjutkan dengan penyampaikan hambatan dan kendala serta saran dan masukan dari para Kasatker dan Kasi Polres Bima.

Sedangkan para Kapolsek memaparkan situasi di Wilayah Hukumnya masing-masing dan hambatan serta kendala yang ada di lapangan

Usai mendengar penyampaian-penyampaian tersebut, Kapolres Bima mengawali arahan dan atensinya dengan mengajak jajarannya untuk meningkatkan iman dan takwa serta sebagai pemimpin harus bisa menjadi suri teladan.

Selanjutnya, adapun beberapa poin penting yang diarahkan Kapolres Bima :

Pertama, meminta Bagian Logistik, untuk inventaris dinas yaitu berupa randis dan senpi harus disesuaikan dengan peraturan atau SOP yang ada,

Kedua, Bhabinkamtibmas harus bekerja maksimal, menunjukan kerja dengan ihklas, dan menguatkan komunikasi publik.

Ketiga, Seksi Humas, agar memperkuat sinergitas dengan awak media, baik media lokal, regional, hingga nasional.

Keempat, meminta agar melakukan tindakan tegas terhadap tindak pidana, sembari menekankan agar jangan sampai ada jajaran Polri yang terlibat dalam tindak pidana.

Kelima, meminta agar tetap menjaga hirarki dalam instansi Polri.

Keenam, meminta para Kapolsek membuat strategi dan pembagian penanganan kasus, dan pengawasan langsung kepada anggota yang menangani kasus.

Ketujuh, meminta jika ada kasus yang bermunculan kembali, untuk penyelesaiannya minimal harus melibatkan Kasikum.

Kedelapan, Bhabinkamtibmas diminta untuk keliling melakukan koordinasi kegiatan kemasyarakatan terhadap kebersihan lingkungan yang ada di desa binaannya,

“Diharapkan Bhabinkamtibmas di masing-masing desa dapat menjadi inisiator terhadap kegiatan-kegiatan kreatif yang ada di desa binaan.” Imbuh Kapolres, diulas Adib.

Kesembilan, meminta kepada anggotanya agar dalam melaksanakan tugasnya selalu menggunakan pakaian dinas lengkap dan sesuai dengan aturan.

Kesepuluh, meminta Bagian Perencanaan untuk mengevaluasi keperluan dan kegiatan polres dan direvisi untuk rencana ke depannya.

Berikutnya, Kapolres memberikan apresiasinya terkait penyaluran Bansos yang sudah berjalan dan dilaksanakan, baik oleh Polres maupun Polsek Jajaran.

Kegiatan Gelar Operasi Bulan September ini selesai dan ditutup oleh Wakapolres Bima, Pukul 12.30 Wita.(***)

Dikbud Serah Terima Peralatan Digitalisasi, Walikota HML : “Kota Bima Sudah Saya Siapkan Perangkat Command Center”

Serah terima peralatan TIK DAK TA 2022 Oleh Kadis Dikbud, Kabid Dikdas, dan Kasi Sarpras di SDN 24 Rabangodu Utara Kota Bima

Bimantika.net _Pemerintah kota Bima melalui Dinas Pendidikan dan kebudayaan kota Bima Menyerah kan Peralatan TIK DAK 2022, pada 32 Sekolah Dasar dan 2 SMP.

Jumlah peralatan TIK terdiri dari 15 unit Acer Crommbook, 1unit proyektor, dan 1 Perangkat router.

Pada kesempatan ini kepala dinas pendidikan dan kebudayaan Kota Bima Drs. H. Supratman, M. Ap menyerahkan secara simbolis kepada SDN 24 Rabangodu kota Bima.

Tujuan program ini Dalam rangka menyiapkan sekolah memasuki era revolusi industri 4.0 serta memenuhi Nawa Cita ketiga, yakni

“Membangun Indonesia dari Pinggiran dengan Memperkuat Daerah dan kelurahan dalam Kerangka Negara Kesatuan”, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mengembangkan program Digitalisasi Sekolah” ungkap Kepala Dinas Dikbud Kota Bima.

Hal senada disampaikan Kepala Bidang Dikbud, Muhammmad Humaidin, S. Pd, M. Pd bahwa Program Digitalisasi Sekolah merupakan terobosan baru yang memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) untuk mempermudah proses belajar mengajar.

“Guru dan siswa makin mudah mengakses bahan ajar. Guru, siswa kepala sekolah dan unsur pendidikan juga bisa mengaksesnya. Selain itu, komunitas guru bisa bekerja sama membuat materi bahan ajar digital, membuat tes ujian harian secara bersama-sama, baik di luar jaringan atau offline maupun dalam jaringan atau online,” ungkap Humaidin.

Lanjutnya, Program digitalisasi sekolah yang diluncurkan Kemendikbud, tidak akan menghilangkan proses pembelajaran dengan tatap muka.

“Pembelajaran dengan tatap muka antara guru dan siswa di kelas tetap penting dan tidak tergantikan, dan akan diperkaya dengan konten-konten digital” urainya.

Humaidin Tegaskan bahwa digulirkannya platform digital ini bukan berarti proses belajar konvensional tidak berlaku, tetapi tetap penting. Karena tatap muka antara siswa dengan guru masih menjadi cara yang paling baik.

“Cara yang paling tepat untuk mendidik anak terutama dalam rangka membentuk karakter siswa,” Ungkap Humaidin.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) memberikan ucapan terimakasih pada pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima yang begitu fokus memberikan pelayanan terbaik untuk para siswa di Kota Bima.

“Peranan para Guru sangat signifikan dalam mencerdaskan kehidupan anak bangsa” ungkap Walikota HML saat di wawancara Media Online Bimantika Senin 12 September 2022.

Walikota HML sampaikan bahwa menghadapi kencangnya Era Digitalisasi sehingga Pemkot Bima sudah lama membangun Command Center sebagai bentuk kesiapan Pemkot dalam soal Digitalisasi.

“Justru saya pikir Dunia Digitalisasi menyerbu segala lini kehidupan, termasuk Digitalisasi Kegiatan Belajar Mengajar siswa sehingga saya siapkan perangkat Command Centernya” ungkap Walikota HML. (***)

Krisis air bersih, Polres Dompu Hadir Penuhi Kebutuhan Warga

Bimantika.net _Krisis air bersih yang melanda warga Desa Nowa dan Bakajaya, Kecamatan Woja cukup meresahkan warga setempat. Ini disebabkan karena minimnya sumber air bersih saat musim kemarau yang cukup panjang.

Tanggap akan hal itu, Polres Dompu langsung beraksi dan turun guna memenuhi kebutuhan warga. Kehadiran polisi pun disambut gembira oleh warga dan meneriakkan yel yel berkali-kali “Hidup Polisi, Terima kasih Pak Polisi, terima kasih Bapak Kapolres. Senin (12/9) pagi.

Kabag Ops Polres Dompu AKP Syamsurrijal S. Sos memimpin kegiatan tersebut dan didampingi PJU Polres Dompu Kasat Binmas AKP Jailani, KBO Sabhara Iptu Rus’an, Kapolsek Woja Ipda Zainal Arifin S.Ip, Kasi Humas Ipda Marzuki turut membantu anggota lainnya dalam mendistribusikan air bersih bagi warga, mengangkat dan mengatur antrian.

Antusiasme warga dalam menerima bantuan sangat nampak kala berbondong-bondong menyambut kehadiran polisi seraya menyodorkan wadah pengisian air berupa ember, tong, drum serta jirigen.

Menurut Kabag Ops, kami harus tanggap terhadap masalah yang dialami warga termasuk kebutuhan air bersih karena Polisi harus ada pada setiap aspek kehidupan masyarakat.

“Ini merupakan wujud empati Polisi terhadap kebutuhan warga, karena polisi tidak melulu soal penanganan hukum namun juga harus hadir guna menjawab masalah yang dialami warga,” ungkapnya.

“Semoga bantuan ini meringankan beban warga dan insya Allah kedepan kami akan terus membantu warga dalam mendistribusikan air bersih,” isyaratnya.

Selain pendistribusian air bersih, Pihak Polres Dompu juga memberikan bantuan 100kg beras pada warga yang kurang mampu pada dua desa tersebut.

Terpisah, Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat SIK mengatakan bahwa pendistribusian air bersih ini merupakan langkah solutif terhadap masalah warga, guna meminimalisir potensi terjadinya gangguan Kamtibmas.

“Kehadiran polisi bagi masyarakat harus menjadi agen solutif, karena polisi harus mampu dan sigap dalam menjawab setiap masalah warga demi meminimalisir terjadinya gangguan Kamtibmas”, Kata Kapolres.

“Keluhan warga akan kebutuhan air bersih harus segera direspon dan perlu langkah nyata dalam mencarikan solusi, oleh karena itu kami hadir dan memenuhi kebutuhan warga, selain pendistribusian air bersih kami juga membagikan beras bagi warga yang kurang mampu,” sambungnya.

Kapolres juga berterima kasih pada seluruh anggota yang terlibat serta semua pihak yang turut membantu kegiatan tersebut dan berharap semua pihak bisa bekerjasama dengan pihak kepolisian dalam rangka cipta kondisi yang aman dan damai. (***)

Bupati Cantik IDP-Dahlan Hadirkan Talkshow dan Festival

Bimantika.net _Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) kabupaten Bima bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat berkolaborasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan mitra terkait di lingkungan pemerintah Kabupaten Bima menggelar satu rangkaian event seni, budaya dan ekonomi kreatif di Tahun 2022 ini.

Rangkaian kegiatan di Taman Panda Kecamatan Palibelo ini diawali Road Show dan Talkshow bersama Gubernur Nusa Tenggara Barat, Bupati Bima dan Dirjen Industri Agro Kementerian Perindustrian RI.

Kegiatan itu mengusung tema “Peningkatan Kualitas Komoditi Unggulan Kabupaten Bima dan Diversifikasi Produknya”, akan digelar Kamis 15 September 2022.

Roadshow tersebut merupakan upaya untuk meningkatkan sinergitas industrialisasi dan pembangunan ekosistem industri di NTB yang selain menggelar Talkshow tematik industrialisasi juga digelar Expo produk industri, klinik konsultasi dan layanan dari masing-masing OPD serta stakeholder dengan mengundang industri kecil mikro binaan OPD.

Pada hari yang sama, Roadshow tersebut dirangkaikan dengan Festival Bima RAMAH (FBR) Tahun 2022 sebagai persembahan kepemimpinan di Dinda – Dahlan Periode ke-2. FBR menghadirkan beragam potensi yang ada di Kabupaten Bima dan akan menjadi event tahunan yang menghadirkan pameran produk unggulan daerah

Event akbar ini bertajuk Dana Mbojo Expo, Bima Fashion Show berupa Lomba Desain Pakaian Sekolah, Lomba Desain Pakaian Casual serta Street Fashion Show yang semuanya berbahan dasar kain tenun tradisional Bima. Juga Pameran UMKM dan Ekonomi kreatif, Tampilan Pentas Seni Budaya dan Lomba Marawis yang mengusung tema “Festival Bima Ramah 2022 Dalam Khasanah Fashion Mendunia Yang Ramah”.

Festival Bima RAMAH 2022 direncanakan berlangsung Kamis – Sabtu 15 – 17 September 2022) di Venue Panggung Taman Wisata Panda.(***)

PKS Bersama Rakyat, Kutuk Tindakan Oknum PKH Jual Sembako Pola Intimidasi

Bimantika.net _Kader Muda Partai Keadilan Sejakhtera (PKS), Delian Lubis S. Sos adalah sosok pemuda yang mendirikan Liga Mahasidwa Nasional Demokrat (LMND) Bima.

Kerap dalam aktivitasnya selalu berpihak pada nilai-nilai Perjuangan keberpihakan pada rakyat tertindas.

Sosok Delian Lubis yang kini menjadi salah satu staf di salah satu Badan bentukan Gubernur Nusa Tenggara Barat itu tidak pernah membiarkan pihak tertentu melakukan intimidasi pada pihak lainnya.

“Karena esensi Kemerdekaan seseorang adalah Azasi seseorang yang tentu tidak boleh di rampas oleh pihak lainnya”

Delian Lubis “membongkar” Terkait dengan adanya dugaan oknum Pendamping PKH di Kecamatan Palibelo yang memanfaatkan situasi masyarakat yang sedang tetlilit oleh keadaan yang membuat suasana batin warga masyarakat tidak menjadi riang gembira disaat menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kompensasi Kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Politisi Muda Bakal Calon Anggota DPRD Kabupaten Bima Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Delian Lubis, S. Sos mengutuk keras tindakan yang dianggapnya merampas kemerdekaan orang lain.

“Kami mengutik keras tindakan-tindakan yang merugikan warga negara yang di lakukan atas pemaksaan” ungkap Delian Lubis Senin 12 September 2022.

Lanjutkanya bahwa Ketika PKH Beraksi Menunggu Para penerima Bantuan maka pihaknya siap melawan.

“Ini Warning Saja, pihak PKH jangan jual paksa sembako pada penerima BLT BBM, karena kami dengar juga ada pemaksaan dan intimidasi” ujar Delian Lubis.

Mantan Aktivis LMND Bima ini menyebutkan kalaupun jual beras harus diperhatikan kelayakannya dan Jangan menindas rakyat kecil.

Delia. lubis sesali tindakan pemaksaan dari oknum PKH yang ada di wilayah Palibelo dengn nada sedikit mengancam.

“Ada intimidasi dari pihak pendamping PKH Pada masyarakat, mewajibkan untuk beli barang pada distributor dengan argumen kalau tidak beli barang, maka bulan depan bapak, ibu tidak akan mendapatkan bantuan lagi” ujar Delian Lubis.

Belum lagi masyarakat direpotkan dengan harus mengeluarkan biaya uang tranportasi menuju Kantot pos lalu mereka direpotkan bawa pulang beras, telur dan minyak

“Ini asli tindakan yang tidak boleh dibiarkan karena menyangkut kemerdekaan masyarakat telah dirampas oleh oknum pendamping PKH” demikian tutup Delian Lubis. (***)