Bimantika.net _Hari ini Kamis 15 September 2022 telah dilakukan verifikasi 3 pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) oleh Tim Verifikator Pokja Provinsi NTB pada seluruh kecamatan di Kota Bima dengan predikat BAIK untuk setiap kecamatan.
Kegiatan yang dilakukan secara maraton yang dimulai dengan penerimaan Tim Verifikator oleh Bapak Sekretaris Daerah Kota Bima mewakili Walikota Bima dan dilanjutkan dengan pengundian lokasi kelurahan yang akan menjadi sampel di setiap kecamatan.
Untuk Kecamatan Raba terpilih Kelurahan Rontu, Kecamatan Rasanae Barat di Kelurahan Nae, Kecamatan Mpunda di Kelurahan Santi, Kecamatan Rasanae Timur di Kelurahan Dodu dan di Kecamatan Asakota di Kelurahan Jatibaru Timur.
Setelah proses penentuan lokasi, tim langsung verifikator provinsi yang berjumlah 10 orang dan diketuai oleh Rizal Smith langsung diturun dan menyebar di setiap lokasi terpilih untuk penilaian dan verifikasi pilar 1,2 dan 3.
Dan pada sore harinya dilanjutkan dengan acara pembacaan dan penyerahan hasil penilaian dan verifikasi dari Tim Provinsi kepada Walikota Bima yang diwakili oleh Kepala Bappeda Litbang selaku ketua Pokja PKP Kota Bima.
Dengan telah lolosnya verifikasi untuk pilar 1, 2 dan 3 STBM tersebut, maka Kota Bima akan segera melaksanakan deklarasi yang direncanakan pada Bulan Oktober.
Menurut Arif Roesman, ST., MT, MSc. Kabid Perencanaan Pembangunan Ekonomi dan Infrastruktur Bappeda Litbang Kota Bima selaku sekretaris Pokja PKP Kota Bima, ini adalah pencapaian yang luar biasa karena bisa sekaligus 3 pilar lolos verifikasi.
“Ini tidak terlepas dari Komitmen yang kuat dari Walikota Bima untuk mendorong Pokja PKP untuk fokus dalam persoalan STBM ini” Ujar Arief.
Disamping itu, keberhasilan ini juga berkat kerja kolaborasi lintas sektor yang difasilitasi oleh Pokja PKP Kota Bima.
“Peran dan dukungan Dinas Kesehatan dan sanitarian puskesmas yang tanpa henti turun memberikan penyadaran kepada masyarakat” urainya.
Serta dukungan Dinas PUPR dalam pembangunan infrastruktur sanitasi dan air minum.
Tidak kalah penting juga peran lurah dan camat bersama jajarannya dalam bersinergi baik dengan Pokja PKP Kota Bima.
Menurut Arief bahwa Kedepan, Kota Bima akan segera mempersiapkan diri untuk penuntasan pilar 4 yaitu penanganan sampah.
“Oleh karena itu sekarang kita sudah membangun rencana kerja dan agenda bersama dalam pengelolaan sampah berbasis masyarakat” Demikian Ujar Arief.
Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang dimintai pandangan pada media Online Bimantika menyebut bahwa itu sisi positif dari sinergitas yang saya gaungkan selama ini.
Menurut Walikota HML dengan sinergitas tentu apa yang menjadi cita-cita luhur memajukan Kota Bima akan menjadi gampang terwujudkan.(***)
