Kapolres Bima Pastikan Kamtibmas Kondusif Jelang Bulan Suci Ramadhan

jpn

Bimantika.net -Demi menjamin keamanan dan kenyamanan menjelang bulan suci ramadhan 1444 H tahun 2023 M Polres Bima Polda NTB menggalakkan patroli di malam hari.

Selasa malam (14/3/23) Sekira Pukul 21.00. Wita Peleton 2 Dalmas Sat- Samapta Polres dipimpin Perwira Pengawas (PAWAS) Iptu A.Bakar melaksanakan patroli rutin.

Adapun rute yang diambil dalam patroli rutin tersebut mulai dari Mako Polres Bima menuju Taman Panda dan beberapa tempat yang dianggap rawan terjadinya berbagai tindak Kejahatan.

Tentunya sebelum pelaksanaan patroli Peleton 2 Dalmas melaksanakan apel kesiapan terlebih dahulu, guna mengecek kelengkapan dan kekuatan personel sekaligus memberikan arahan terkait pelaksanaan patroli malam tersebut.

Kapolres Bima AKBP Hariyanto SH, S.IK, lewat kasi humas Iptu Adib Widayaka mengatakan sudah menjadi tugas dan kewajiban kita untuk menjaga keamanan dilingkungan masyarakat, kita harus berupaya maksimal untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat, ditambah saat ini menjelang Bulan Suci Ramadhan.

Tak hanya itu, ia juga mengingatkan personelnya agar pada saat bertugas harus bertindak secara profesional dan humanis serta harus sesuai dengan prosedur yang ada.

“Ingat! Yang terpenting harus humanis, jika ada masalah sebisa mungkin untuk meredam amarah dan menenangkan warga agar tidak menimbulkan masalah lain,” imbuhnya.

Tujuannya kata AKBP Hariyanto SH,S.IK, menciptakan situasi yang aman dan nyaman bagi masyarakat saat menjelang maupun pada saat Bulan Suci Ramadhan.

Dirinya berharap Masyarakat berperan aktif dalam membantu Pihak kepolisian dalam mewujudkan situasi Kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Bima.

“Apabila ada kerja sama dan kemitraan yang baik antara masyarakat dan kepolisian maka kondusifitas wilayah dapat terwujud,” tandas Kapolres. (***)

Di Era Walikota HML, IPM Kota Bima Meningkat, Era Sebelumnya Stagnan

jpn

Bimantika.net -Media Online Bimantika dalam Edisi Khusus mengupas soal Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Provinsi Nusa Tenggara Barat menelusuri data dari Badan Pusat Statistik (BPS) mengalami peningkatan dari tahun ke tahun.

Dalam basis data BPS bahwa IPM Provinsi NTB mengalami peningkatan dari 68,65 di tahun 2021 menjadi 69,46 pada tahun 2022. IPM Provinsi NTB masih berada pada kategori capaian sedang. Pertumbuhan IPM Provinsi NTB di tahun 2022 mencapai 1,18 persen.

Dari dimensi kesehatan yang digambarkan oleh indikator Umur Harapan Hidup, di tahun 2022 Provinsi NTB mencapai 67,07 tahun.

Indikator ini meningkat sebanyak 0,38 tahun dibandingkan tahun 2021.

Dimensi pendidikan digambarkan oleh indikator Harapan Lama Sekolah (HLS) dan Rata-rata Lama Sekolah (RLS).

HLS Provinsi NTB di tahun 2022 Provinsi NTB mencapai 13,96 tahun, meningkat 0,06 tahun dibandingkan tahun 2021. Sedangkan RLS-nya sebesar 7,61 tahun dan nilai ini meningkat sebanyak 0,23 tahun dibanding tahun sebelumnya.

Dari dimensi hidup layak yang digambarkan oleh indikator Pengeluaran Per Kapita yang disesuaikan, capaian Provinsi NTB di tahun 2022 sebesar 10,68 juta rupiah per orang per tahun. Indikator ini meningkat sebanyak 304 ribu rupiah dibandingkan tahun 2021.

Dari data base tersebut hasil penelusuran media Bimantika nampak IPM tertinggi di Provinsi NTB adalah Kota Mataram dan urutan 2 di tempati oleh Kota Bima.

Berikut Data IPM tiga tahun terakhir dari seluruh Kota dan Kabupaten se NTB hasil penelusuran media Bimantika sejak Tahun 2000-2022.

Kota Mataram 78,91 tahun 2000, 79,14 tahun 2021 dan 79,59 tahun 2022.

Kota Bima 75,81 tahun 2000, 76,11 tahun 2021 dan 76,84 tahun 2022.

Kabupaten Sumbawa Barat 71,63 tahun 2000, 71,85 tahun 2021 dan 72,65 tahun 2022.

Kabupaten Lombok Barat 68,20 di tahun 2000, 68,61 tahun 2021 dan 69,41 tahun 2022.

Kabupaten Dompu 67,84 tahun 2000, 68,45 tahun 2021 dan 69,15 tahun 2022.

Kabupaten Sumbawa 67,61 tahun 2000, 68,01 tahun 2021 dan 68,89 tahun 2022.

Kabupaten Lombok Timur 66,30 tahun 2000, 66,66 tahun 2021 dan 67,59 tahun 2022.

Kabupaten Lombok Tengah 66,43 di tahun 2000, 66,72 tahun 2021 dan 67,57 di tahun 2022.

Kabupaten Bima 66,30 tahun 2000, 66,66 tahun 2021 dan 67,57 tahun 2022.

Kabupaten Lombok Utara 64,42 tahun 2000, 64,77 tahun 2021 dan 65,70 tahun 2022.

propinsi Nusa Tenggara Barat 68,25 tahun 2000, 68,65 tahun 2021 dan 69,46 tahun 2022.

IPM adalah indikator penting untuk mengetahui keberhasilan dalam upaya mem- bangun kualitas hidup manusia/ masyarakat/penduduk yang dipublikasikan secara berkala oleh BPS, dan IPM merupakan indikator dampak dari program 5-10 pemerintah itu sendiri.

Dari data BPS itu nampak jelas peningkatan IPM Kota Bima di masa pemerintahan H. Muhammad Lutfi, SE (HML).

Di Tahun 2010, 2011, 2012, 2013, 2014 dan 2015 IPM Kota Bima dalam Data BPS stagnan di angka 70,11.

Mengutip isi Human Development Report (HDR) pertama tahun 1990, pembangunan manusia adalah suatu proses untuk memperbanyak pilihan-pilihan yang dimiliki oleh manusia. Diantara banyak pilihan tersebut, pilihan yang terpenting adalah untuk berumur panjang dan sehat, untuk berilmu pengetahuan, dan untuk mempunyai akses terhadap sumber daya yang dibutuhkan agar dapat hidup secara layak.

Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengukur capaian pembangunan manusia berbasis sejumlah komponen dasar kualitas hidup. Sebagai ukuran kualitas hidup,

IPM dibangun melalui pendekatan tiga dimensi dasar. Dimensi tersebut mencakup umur panjang dan sehat; pengetahuan, dan kehidupan yang layak. Ketiga dimensi tersebut memiliki pengertian sangat luas karena terkait banyak faktor. Untuk mengukur dimensi kesehatan, digunakan angka harapan hidup waktu lahir. Selanjutnya untuk mengukur dimensi pengetahuan digunakan gabungan indikator angka melek huruf dan rata-rata lama sekolah. Adapun untuk mengukur dimensi hidup layak digunakan indikator kemampuan daya beli masyarakat terhadap sejumlah kebutuhan pokok yang dilihat dari rata-rata besarnya pengeluaran per kapita sebagai pendekatan pendapatan yang mewakili capaian pembangunan untuk hidup layak

Komponen Indeks Pembangunan Manusia

Angka Harapan Hidup ;
Angka Harapan Hidup (AHH) pada waktu lahir merupakan rata-rata perkiraan banyak tahun yang dapat ditempuh oleh seseorang selama hidup.

Angka Melek Huruf :
Angka melek huruf adalah persentase penduduk usia 15 tahun keatas yang dapat membaca dan menulis huruf latin dan atau huruf lainnya.

Rata-Rata Lama Sekolah :
Rata-rata lama sekolah menggambarkan jumlah tahun yang digunakan oleh penduduk usia 15 tahun keatas dalam menjalani pendidikan formal.

Pengeluaran Riil per Kapita yang disesuaikan UNDP mengukur standar hidup layak menggunakan Produk Domestik Bruto (PDB) riil yang disesuaikan, sedangkan BPS dalam menghitung standar hidup layak menggunakan rata-rata pengeluaran per kapita riil yang disesuaikan dengan formula Atkinson. (***)

Perkuat Tata Kelola dan Pelayanan Publik, BLUD Kabupaten Bima Kaji Banding di Yogyakarta

jpn

Bimantika.net -Untuk memperkuat pemahaman implementasi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) Puskesmas, sebanyak 13 dari 14 Puskesmas BLUD dan 3 Puskesmas Non BLUD Se- Kabupaten Bima melakukan Kaji Banding di dua Puskesmas Kabupaten Sleman Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Ketua Tim Kaji Banding BLUD yang juga Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Afifuddin, SE, MM, yang didampingi Kabag Hukum Setda kabupaten Bima Amar Makhruf, SH dan Pendamping BLUD Puskesmas Dr. Firman, MPH menjelaskan, dua Puskesmas Kabupaten Sleman yang menjadi lokasi kaji banding adalah Puskesmas Mlati 2 dan Puskesmas Seyegan.
Jelasnya Senin (13/3) sesaat setelah rombongan diterima oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sleman drg. Isa Darmawidjaja, M.Kes.

“Melalui Kaji Banding, Puskesmas BLUD Kabupaten Bima sangat ingin memahami praktek pengelolaan BLUD ini, terutama terkait tata kelola dan penatausahaan keuangan”. Ungkap Afifuddin.

Kepala Puskesmas Mlati 2 yang menjadi tujuan kaji banding, drg. Evita, MPH memaparkan, BLUD memberi peluang Puskesmas untuk berinovasi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. “Kami mengembangkan beragam inovasi yang mengantarkan Puskesmas kami mendapat banyak apresiasi baik lokal maupun nasional”. Ungkap dr. Evita dihadapan 68 orang peserta.

Pada tatapmuka tersebut, dr. Evita juga memaparkan materi tentang implementasi BLUD, baik proses maupun dampaknya bagi Dinas Kesehatan dan Puskesmas di Kabupaten Sleman.

Peserta selanjutnya melakukan peninjauan dan berdiskusi secara langsung dengan pengelola BLUD Puskesmas Seyegan yang dipimpin drg. Ratih Susila, MPH. Kegiatan yang sama juga berlanjut di Puskesmas Mlati 2.
Di Puskesmas Mlati 2, peserta tampak serius membahas pengembangan Puskesmas pasca BLUD dan penggunaan teknologi informasi (IT) untuk mempercepat proses pelayanan menjadi inspirasi bagi Puskesmas Kabupaten Bima. Termasuk penggunaan e-kinerja bagi pegawai Puskesmas.

Pada hari kedua (14/3) rombongan melakukan workshop tentang laporan keuangan dan penyusunan Rencana Busines Anggaran (RBA) dan mendengarkan pemaparan tiga orang Narasumber yaitu Yos Hendra, SE, MM., Akt., CA., M.Ec.Dev., MAPPI Konsultan keuangan dan BLUD dari PKMK FK UGM dan kedua Kepala Puskesmas yaitu Mlati 2 dan Seyegan.

Salah seorang peserta, Kepala Puskesmas Langgudu Najmah, S.ST turut mengapresiasi kegiatan ini. “Sangat memuaskan ilmu yg di peroleh hari ini dengan nara sumber yang sangat hebat dengan kemampuannya. Semoga bisa di terapkan di PKM masing masing”. Ujarnya. (***)

Kota Bima Maju dan Setara : Wujudkan Satu Data, Pemkot Bima Ikuti FGD Bersama BPS Kota Bima

jpn

Bimantika.net -Pemerintah Kota Bima melalui Asisten III Setda Kota Bima Drs. Adisan membuka secara resmi kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama Badan Pusat Statistik Kota Bima, dalam rangka Pembinaan Statistik Sektoral menuju satu data Kota Bima. Selasa, 14 Maret 2023.

Kegiatan Focus Group Discussion bersama BPS Kota Bima yang digelar di Hotel Marina Inn Kota Bima ini dihadiri oleh sejumlah perangkat daerah terkait lingkup Pemerintah Kota Bima, Kepala BPS Kota Bima dan KPPN Bima.

Drs. Adisan menyampaikan, FGD ini ialah sebagai suatu instrumen penguatan sistem statistik nasional, melalui kebijakan dan komitmen pemerintah untuk memberikan data yang akurat, mutakhir, terpadu dan akuntabel.

“Saat ini Pemerintah Kota Bima, maupun pemerintah pusat hingga kabupaten/kota di Indonesia, sesuai dengan instruksi Kemendagri, sedang mengikuti kegiatan evaluasi penyelenggaraan statistik sektoral, yang bertujuan untuk mengukur capaian untuk kemajuan penyelenggaraan statistik sektoral,” ungkapnya.

Ia berharap agar semua pihak dapat mengikuti dan berpartisipasi aktif, sehingga nantinya dapat memberikan masukan yang bermanfaat dalam menyusun dan perbaikan Kota Bima pada tahun mendatang.

Sementara itu, Kepala Subbagian Umum BPS Kota Bima, Zainul Irpan, SE yang juga selaku pelaksana kegiatan memaparkan, tujuan FGD dalam angka 2023 dan pembinaan sektoral ini yaitu pertama, penguatan kolaborasi, kedua, review data kota bima dalam angka 3 tahun terakhir, ketiga, internalisasi indikator capaian ekonomi.

Keempat, membangun kesepahaman peran dan tanggungjawab dalam rangka membangun Kota Bima dengan data yang akurat, kelima, mengumpulkan masukan dan gagasan untuk menyusun langkah kongkrit dalam mewujudkan peningkatan kualitas data, keenam, publisitas sensus pertanian tahun 2023.

“FGD ini diikuti oleh 33 peserta yang berasal dari BPS Kota Bima, perwakilan instansi dan OPD lingkup Pemerintah Kota Bima,” ungkapnya. (***)

Era HML Beri Jaminan Kesehatan Masyarakat, Penghargaan UHC pun di Raih

jpn

Bimantika.net Pemerintah Kota Bima di bawah kendali Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) memperoleh penghargaan Universal Health Coverage (UHC).

Penghargaan tersebut dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI yang diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia, bertempat di Balai Sudirman Jakarta, Selasa 14 Maret 2023.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bima Ahmad, S.Sos yang menerima penghargaan menyampaikan, pemberian penghargaan UHC bagi kabupaten/Kota ini diberikan karena dinilai telah melindungi warganya mendapatkan jaminan kesehatan minimal 90 persen.

“Alhamdulillah, sampai dengan saat ini Kota Bima sudah 155.636 ribu atau 99,27 persen warga Kota Bima sudah memperoleh jaminan kesehatan,” ujarnya.

Ia mengatakan, masih tersisa 369 jiwa penduduk Kota Bima yang akan dituntaskan dalam waktu satu tahun-dua ke depan, semua ini dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat didalam hal pelayanan kesehatan.

Ahmad pun menambahkan, penyerahan Penghargaan UHC tadi dibagi per sesi, untuk bagian penghargaan kepada 22 Gubernur diserahkan oleh Wakil Presiden RI dan untuk Kabupaten/Kota diserahkan oleh para Menteri terkait dan Dirut BPJS Pusat.

“Alhamdulillah Kota Bima mendapat giliran diserahkan langsung oleh Menteri Kesehatan Republik Indonesia,” ungkapnya dengan rasa bangga.

Seperti diberitakan sebelumnya, penghargaan UHC sendiri secara garis besar merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap layanan kesehatan yang mudah diakses bagi semua pihak di setiap daerah.

Penghargaan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Bima dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada hampir seluruh penduduk Kota Bima yang telah terdaftar pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang di konfirmasi media Bimantika menyebutkan bahwa pemerintah akan selalu hadir untuk meningkatkan indeks kesehatan masyarakat.

Menurut HML bahwa kesuksesan Pemkot Bima sesungguhnya adalah bentuk sinergitas dan kolaborasi antara semua pihak dalam mendukung program prioritas serta strategis nasional.

“Karena tugas pokok pemerintah daerah adalah mendukung penuh program prioritas nasional yang bermanfaat luas bagi seluruh masyarakat” ujar HML.

Masih menurut HML bahwa meningkatkan indeks kesehatan masyarakat Kota Bima butuh kerja sama semua pihak dan seluruh elemen.

“Selain Dinas Kesehatan selaku leading sektornya, tentu sinergitas antar Dinas menjadi kunci kesuksesan ditambah lagi dengan partisipasi seluruh lapisan masyarakat Kota Bima” ujar Walikota HML. (***)

Polres Bima Silaturahim dengan Para Kades, Kasat Reskrim : “Blokir Jalan Tindak Pidana’

jpn

Bimantika.net -Kepolisian Resor Bima Polda NTB menggelar kegiatan silaturrahmi sekaligus pembinaan terhadap Kepala Desa se-Kabupaten Bima, Selasa (14/03/23) sekitar pukul 09.00.Wita, bertempat di ruang Aula Mako Polres Bima.

Silaturrahmi dan pembinaan tersebut dilakukan untuk menjalin sinergitas antar Polri dengan para Kepala Desa dalam rangka menciptakan Situasi yang Kondusif di wilayah Kabupaten Bima menjelang Bulan Suci Ramadhan 1444 H Tahun 2023.

Nampak hadir dalam kegiatan ini, Kapolres Bima AKBP Hariyanto, S.H, S.I.K., Waka Polres Bima, Kompol Abdurahman, S.Pd., beserta para PJU lainnya, Dandim Bima 1608 yang diwakili oleh Kasdim Mayor Inf. Edy Gustaman, Kepala Kejaksaan Negeri Bima, Dr. Ahmad Hazar Zunaidi SH, MH, Inspektorat Kabupaten Bima diwakili oleh Kabid, Suhardin Ahmad, S.H, Kepala DPMDes Kabupaten Bima yang diwakili oleh Kabid DPMDes, Safriatna, S.H, serta Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Bima.

Kapolres Bima dalam penyampaiannya, mengajak untuk bersama sama menumpas penyakit masyarakat, seperti Narkoba dan Judi Online.

“Karena Bapak-Bapak di Desa yang lebih tau karakter Masyarakat dan kondisi wilayah Bima.” Tukas AKBP Hariyanto, SH, S.I.K, mengutip Kasi Humas, Iptu Adib Widayaka.

Ditegaskannya, bahwa dalam memberantas penyakit masyarakat ini harus dilakukan dengan dengan tegas sesuai aturan sampai ke akar-akarnya.

Kapolres Bima juga mengingatkan, pentingnya para Kepala Desa untuk memahami hukum.

“Bapak-bapak juga harus tau masalah Hukum agar bisa mengambil kesimpulan dari akar masalah yang dihadapi di tengah tengah Masyarakat.

Senada dengan Kapolres, Kasat Narkoba Polres Bima, AKP Wahyudin, juga berharap kepada Kepala Kepala Desa untuk membantu pihaknya dalam memberantas Narkoba tersebut.

“Pada saat kami melakukan penindakan (penangkapan/ penggeledahan) kami selalu di hujani batu dari warga Masyarakat maka dari itu kami meminta untuk Kepala Desa hadir di lokasi sehingga bisa memberikan pemahaman kepada warga Masyarakat.” Beber AKP Wahyudin

Ia menambahkan, agar para Kepala Desa menyampaikan kepada warga agar tidak menebar narasi semata di medsos atau di jalan, yang mana narasi yang disampaikan juga belum tentu benar adanya.

“Daripada seperti itu, lebih baik menjadi saksi dalam kasus Narkoba. Karna selama ini terkadang kami hanya bisa ambil saksi dari anggota sendiri.” ungkapnya

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bima, AKP Masdidin, SH, mengerucutkan penyampaiannya pada masalah pemanahan.

“Sering terjadi Pemanahan yang dimana terduga pelaku dan korban sebagian besar anak – anak di harapkan kepada Kepala Desa di bantu oleh Babinsa dan Bhabinkamtibmas agar mengecek kegiatan anak – anak di Desa masing – masing dan mensosialisasikan kepada Masyarakat.

Terkait perbuatan pemanahan tersebut, lanjutnya, di samping terduga pelaku membawa panah juga membawa alat penusuk seperti Keris, Pisau Kecil dan Belati.

AKP Masdidin, SH juga menitik beratkan pada masalah blokir jalan yang sudah ada kepastian Hukumnya.

“Blokir jalan bisa dipidanakan, yaitu pasal 335.” Tandasnya. (***)

Sambut Bulan Suci Ramadhan, Kapolres Bima Keluarkan Sejumlah Himbauan

jpn

Bimantika.net -Dalam menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif pada Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1441 H/ 2023 M, Kapolres Bima Polda NTB, AKBP Hariyanto, SH, S.I.K., mengeluarkan sejumlah himbauan.

Menurut Kapolres Bima, lewat Kasi Humas, Iptu Adib Widayaka, himbauan ini dikeluarkan guna mewujudkan suasana yang khidmat dan khusyu selama pelaksanaan ibadah puasa dan menyambut Hari Raya Idul Fitri nantinya.

Dalam himbauannya tersebut, AKBP SH.,S.I.K., Hariyanto, meminta kepada seluruh masyarakat khususnya di Wilayah Hukum Polres Bima untuk sama-sama menjaga kondusifitas, dengan cara ;

Pertama, Masyarakat diminta untuk meningkatkan iman dan takwa dengan memperbanyak ibadah, dan menghindari kegiatan tak bermanfaat yang dapat mengurangi nilai ibadah puasa

Kedua, Masyarakat diminta untuk tetap menjaga toleransi dan saling menghargai antar umat beragama.

Ketiga, Diminta untuk tidak menyalakan kembang api yang dapat mengganggu dan membahayakan warga sekitar, serta dilarang menyalakan kembang api di dekat rumah ibadat dan fasilitas umum.

Keempat, Dilarang berkendara dengan cara kebut-kebutan, mengadakan balapan liar, dan menggunakan knalpot ‘Brong’.

Terakhir, masyarakat diingatkan agar selalu waspada terhadap tindak kejahatan selama Bulan Suci Ramadhan, dan memastikan rumah dalam keadaan terkunci saat ditinggalkan. (***)

Dua Pesepakbola Handal SSB Persid Dena Lolos Seleksi Zona NTB

jpn

Bimantika.net -Ketua Umum Persid Dena sekaligus Pendiri Sekolah Sepak Bola (SSB) Persid Dena Herman Efendy S.Sos, M. Ap saat diwawancara media Online Bimantika Selasa 14 Maret 2023 menyampaikan progres kualitas anak didiknya di SSB Persid Dena.

Herman yang mempunyai hobi bola ini bahkan sudah dikategorikan “Gila Bola” dalam mencetak generasi handal pesepak bola dibilang sangat royal kalau bicara soal Bola, bahkan mengeluarkan uang pribadi pun soal pembinaan bola sudah menjadi bagian dari Hobinya.

Herman menyampaikan ucapan terimakasih kepada Askab Bima,Asprov PSSI NTB serta Apresiasi yang sangat tinggi kepada Club Liga 1 Bhayangkara FC yang telah melakukan seleksi Talenta-talenta Muda di NTB.

Herman Efendy, S. Sos, M. Ap dan Anak didiknya SSB Persid Dena

Menurut Herman Dua anak didik SSB PERSID Dena lolos seleksi Zona NTB yang akan bergabung secara Nasional di kawah candradimuka nya Bhayangkara FC di Pulau Jawa.

“Kedua pemain tersebut adalah Muhamad Fikri asal Desa Dena Madapangga dan Firman asal Rato Sila Kecamatan Bolo” ujar Herman.

Herman menyampaikan pesan moral keada anal didiknya di SSB Persid Dena untuk terus berikhtiar dalam rangka meningkatkan kualitas materi permainan.

“Pesan saya kepada anak didik agar jangan cepat puas, terus lah berlatih, berlatih dan berlatih, Perjalanan kalian masih panjang dan jauh oleh sebab itu giat lah berlatih” demikian pesan Herman pada anak didiknya.

Herman Efendy yang juga sebagai Bakal Calon Anggota DPR RI Dapil NTB 1 (Pulau Sumbawa) yang meliputi Kabupaten Bima, Kabupaten Dompu, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Sumbawa Barat dan Kota Bima ini pun sampaikan ucapan terimakasih pada Kepala Desa Dena A. Haris HM. Sadakah yang telah berkontribusi riil untuk SSB Persid Dena.

“Terimakasih lebih khusus kepada Kepala Desa Dena yang mensupport atas berdiri nya SSB Persid dena di Desa Dena Kecamatan Madapangga kabupaten Bima” ujar Herman.

Kepada Pelatih, Pengurus Persid Dena dan SSB Persid Dena juga menyampaikan rasa banga dan hormatnya dan secara pribadi menyampaikan ucapan terimakasih dan penghargaan yang se tinggi-tinggi nya atas dedikasi dan perjuangan nya selama ini.

“Saya sampaikan ucapan yang setinggi-tingginya pada seluruh pihak yang berkontribusi pada SSB Persid Dena yang belum saya sempat sebutkan nama-namanya Insha Allah ini bernilai ibadah untuk kita semua” demikian ungkap Herman. (***)

Polisi Gagalkan Penyelundupan Narkoba Ke Dompu Melalui Agen Travel Pancasari

jpn

Bimantika.net -TIM OPSNAL Satresnarkoba Polres Dompu berhasil menggagalkan upaya penyelundupan Narkotika Golongan I Jenis Sabu yang dikirim dalam bentuk paket melalui Agen Travel Pancasari, Senin (13/3/2023) sekira pukul 10.35 Wita.

Paket barang haram tersebut diduga merupakan kiriman seorang pria inisial RK asal pulau seberang Lombok yang berhasil diamankan lebih dulu Oleh Ditnarkoba Polda NTB dengan barang bukti Sabu-sabu seberat 126,19 gram.

Saat dikonfirmasi, Kasatreskoba Polres, Iptu Abdul Malik, SH., dalam keterangannya membenarkan adanya penggeledahan Agen Travel Pancasari atas informasi dari Ditnarkoba Polda NTB tersebut.

“Tujuan paket yakni pria inisial MF di Kabupaten Dompu,” ungkap Kasatnarkoba menjelaskan.

Awalnya, pada hari Sabtu tanggal 10 Maret 2023 sekitar pukul 09.30 wita anggota Opsnal Sat Resnarkoba Polres Dompu mendapat informasi dari Tim Dit Resnarkoba Polda NTB, bahwa telah di lakukan penangkapan terhadap salah satu terduga inisial RK di Wilayah Lombok.

“Saat penggeledahan ditemukan Resi pengiriman barang Pancasari dari terduga untuk MF di Dompu,” jelasnya.

Menindaklanjuti informasi tersebut, Kasatreskoba Polres, Iptu Abdul Malik, memerintahkan KBO Narkoba Polres Dompu IPTU Rahmadun Siswadi, SH., untuk melakukan penyelidikan sekaligus penggerebekan.

Lanjutnya, hingga pada hari ini, Senin sekitar pukul 10.35 wita, saat agen travel itu digeledah benar saja, paket tersebut dikirim dengan resi bernomor: 40888.

“Berat BB 126,19 gram yang dibungkus Plastik Klip transparan sebanyak 11 bungkus berisi kristal bening diduga sabu-sabu,” beber Kasat menegaskan.

Usai melakukan penangkapan dan penggeledahan Tim langsung mengamankan terduga dan barang bukti ke Mako Polres Dompu untuk diproses sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Demikian sebagai laporan awal dan perkembangan akan dilaporkan lebih lanjut,” pungkasnya. (***)

Walikota HML Terima Penghargaan Wakil Presiden, Beri Perlindungan Kesehatan Masyarakat

jpn

Bimantika.net -Pemerintah Kota Bima di Era Kepemimpinan Walikota Bima H Muhammad Lutfi, SE (HML) telah banyak menoreh kesuksesan yang diakui oleh berbagai kalangan termasuk Pemerintah Pusat.

Atas torehan, raihan dan capaian kinerja Pemkot Bima pun menerima penghargaan dari berbagai lembaga negara.

Di awal Tahun 2023 Pemkot Bima meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) dari Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia.

Rencananya Penghargaan tersebut akan diserahkan langsung oleh Wakil Presiden RI KH Ma’ruf Amin di Balai Sudirman Jakarta, Selasa besok 14 Maret 2023.

Penghargaan UHC sendiri secara garis besar merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap layanan kesehatan yang mudah diakses bagi semua pihak di setiap daerah.

Penghargaan ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kota Bima dalam memberikan perlindungan kesehatan kepada hampir seluruh penduduk Kota Bima yang telah terdaftar pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang di konfirmasi media online Bimantika Senin malam (13/3) menyampaikan bahwa penghargaan tersebut adalah bentuk kerja cerdas organisasi perangkat daerah (OPD) leading sektor Dinas Kesehatan Kota Bima sinergi dengan OPD lainnya serta dukungan semua pihak lebih khususnya peran serta masyarakat Kota Bima dalam pembangunan indeks Kesehatan.

Menurut Walikota HML Kesuksesan ini adalah kesuksesan bersama bentuk sinergitas dan kolaborasi antara semua pihak dalam mendukung program prioritas serta strategis nasional, mengingat tugas pokok pemerintah daerah (Pemda) dalam mendukung penuh program prioritas nasional yang bermanfaat luas bagi masyarakat.

“Semoga hasil capaian ini bisa kita pertahankan untuk masa-masa yang akan datang dan tentunya dapat bermanfaat secara luas untuk kemaslahatan warga masyarakat Kota Bima” demikian ujar Walikota HML. (***)