Dandim Bima Apresiasi Pawai Budaya HUT Bima Libatkan Ribuan Warga

jpn

Bimantika.net -Dandim 1608/Bima Letkol Inf Andi Lulianto S.Kom beserta Ibu Dandim Ny. Andi Lulianto hadiri Pawai budaya memperingati Hari Jadi ke-383 Bima, Sabtu (29/7).

Pawai Budaya berlangsung meriah. Pawai Budaya tahun ini mengusung tema “Bima RAMAH Dalam Balutan Tembe Nggoli” yang diikuti Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, BUMN/BUMD, Paguyuban Etnis Nusantara, mitra kerja pemerintah daerah dan Sekolah, komunitas”.

Liputan langsung berbagi media nampak hadir ribuan masyarakat dari berbagai desa dan pegawai pemerintah maupun swasta di Kabupaten Bima.

Letkol Inf Andi Lulianto S. Kom selaku Dandim 1608/Bima didampingi Ibu Ketua Persit KCK Cab XXVII Dim Bima di sela acara menyampaikan bahwa Pawai Budaya tahun ini sangat meriah yang mengusung tema “Bima RAMAH Dalam Balutan Tembe Nggoli” yang diikuti Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, BUMN/BUMD, Paguyuban Etnis Nusantara, mitra kerja pemerintah daerah dan Sekolah, komunitas”

Antusias masyarakat dalam pawai budaya itu, terlihat dari pancaran raut wajah mereka. Meski dibalut cuaca yang menyengat (panas ), para peserta pawai budaya tetap terlihat semangat. Bupati dan Wakil Bupati, Dandim 1608/Bima didampingi Ibu Ketua Persit KCK Cab XXVII Dim Bima terus mengucapkan selamat datang dan rasa terimakasihnya kepada setiap peserta pawai budaya yang sampai finis.

“Berangkat dari kebersamaan, kita bisa membangun Kabupaten Bima yang RAMAH, Selamat hari jadi Hari Jadi ke-383 Bima,” Tutup Dandim

Acara yang menonjolkan nuansa budaya Bima itu Dandim 1608 Bima bersama Ketua Persit KCK Cab XXVII Dim Bima bersama Bupati Bima Hj Indah Damayanti Putri, Wakil Bupati Bima Drs H Dachlan M Noer, Selain itu, Pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bima, Wakapolres Bima Kabupaten, , Ketua Penggerak PKK Kabupaten Bima, serta keluarga Istana Bima menyambut kedatangan para peserta pawai budaya, terlihat Bupati dan Wakil Bupati Bima , Dandim 1608/Bima beserta Ibu Ketua Persit KCK Cab XXVII Dim Bima serta undangan berdiri sembari melambaikan tangan dari panggung utama.

Sesekali dua pemimpin Dana Mbojo itu, turun dari panggung menghampiri peserta pawai budaya, kemudian berjabat tangan.

Pantauan belasan ribu masyarakat menggunakan pakaian adat Bima, berjalan beriringan dari ramaikan kegiatan Pawai Budaya tersebut.

Beberapa paguyuban luar daerah seperti suku Jawa, Bali, Lombok, NTT, dan etnis Tionghoa ikut meramaikan pawai budaya dengan pakaian khas masing-masing.

Iringan musik tradisional masing-masing daerah, menambah semarak kegiatan tahunan Pemkab Bima tersebut. Selain mengawal dan mengamankan jalannya kegiatan, TNI dan Polri juga turut ambil bagian dalam pawai budaya.

Untuk peserta pawai di wilayah Barat (Kec.Bolo, Madapangga, Donggo, Soromandi, Sanggar dan Tambora) star di lapangan SAMILI, putar ke barat melewati Kalampa menuju Dadibou finish di depan Kantor Bupati Bima.

Sementara untuk peserta pawai di wilayah Timur (Kecamatan Wera, Ambalawi, Sape, Lambu, Wawo, Langgudu, Lambitu, Parado, Monta, Woha, Belo, Palibelo) star di depan SMAN Tente di jalan Hamka (Rabakodo) menuju perempatan Talabiu, putar ke barat sampai kantor Bupati Bima. (***)

Polisi Identifikasi Kecelakaan Tronton “Gilas” Motor

jpn

Bimantika.net Mendapat laporan terkait insiden kecelakaan lalu lintas di mana satu unit Kendaraan jenis Tronton menggilas satu unit sepeda motor, Personil SPKT Polsek Woja bersama Satlantas Polres Dompu sekejap menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP), Jum’at (28/7/2023) sekira pukul 12.30 Wita.

Dari hasil olah TKP Tim mendapati satu unit motor sudah luluh lantah, rusak parah digilas, sementara seorang pengendara diketahui bernama A. Rahim (62) warga asal Kelurahan Potu, Kecamatan Dompu selamat dari ancaman maut saat kejadian.

Terkait kejadian ini, Kapolsek Woja dalam keterangannya menyebutkan bahwa saat mendapat laporan pihaknya langsung memerintahkan anggotanya untuk segera menuju lokasi tanpa pikir panjang.

Mengingat, lakalantas dikabarkan antara Tronton melibas dua kendaraan bermotor di Jalan Ompu Beko, tepatnya di tanjakan TPU Dusun Selaparang, Desa Matua, Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu.

“Untungnya tak ada korban jiwa,” sahut Kapolsek saat dimintai keterangan.

Ditanya mengenai kronologis, kata Kapolsek, dari hasil interogasi para saksi, diceritakan bahwa awalnya, kendaraan Tronton nahas itu berangkat dari Bima hendak menuju Kota Mataram.

“Tepat di tanjakan, Tronton tak mampu menanjak Akibat muatan serta kendaraan terlalu berat, hingga akhirnya mundur,” ungkap Kapolsek.

Saat kendaraan Tronton mundur, rupanya ada seorang pengendara juga tengah berada tepat dibelakang kendaraan dan satu motor lain yang terparkir di sekitar lokasi kejadian.

“Menyadari Tronton menyosor mundur, pengendara motor langsung turun dari kendaraan, lalu melompat menyelamatkan diri keluar bahu jalan,” jelas Kapolsek.

Untuk keperluan pemeriksaan lebih lanjut, Satlantas Polres Dompu dibantu Polsek Woja, mengamankan barang bukti Tronton Trailer Merk SCANIA warna Putih milik PT. HLS Nopol DR 8943 AH yang dikemudikan oleh HK (32) asal Karang Talum Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

“Barang bukti lain, SPM Mio Soul GT warna hitam list Merah, Nopol DK 4894 AC,” pungkas Kapolsek.

Untuk menjaga situasi Kamtibmas pasca kejadian, tambah Kapolsek, anggota juga melakukan koordinsi dengan pihak terkait, melakukan deteksi dini dan monitoring terhadap perkembangan situasi.(***)

Romo Ajak Kader Gerindra Bima-Dompu Menangkan Prabowo Presiden 2024

jpn

Bimantika.net -Hari ini Jum’at 28 Juli 2023 berlangsung kegiatan Rapat Konsolidasi Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu Propinsi NTB di Villa Lam-lam Ule Kecamatan Asakota Kota Bima.

Hadir dalam Rapat tersebut Anggota DPR RI Fraksi Gerindra “Romo” HR. Muhanmad Syafi’i yang juga sebagai Majelis Nasional (MN) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI).

Hadir juga Bakal Caleg (Bacaleg) DPR RI Dapil NTB 1, Mohamad Sunan Arief, Ketua DPC Gerindra Kota dan Kabupaten Bima serta Kabupaten Dompu beserta Para Calon Anggota DPRD Kota dan Kabupaten Bima serta Kabupaten Dompu.

Ketua DPC Kota Bima Khalid Bin Walid dalam sambutannya menyampaikan rasa haru dan bangga atas kekompakan seluruh Pejuang Politik yang tergabung dalam wadah Partai Gerindra.

“Kehadiran Romo merupakan Suatu rahmat dan karunia bagi Kita Semua” ujarnya

Walid Sapaan akrab Anggota DPRD kota Bima Dua Periode ini sampaikan pesan pooitik untuk tetap solid memenangkan Gerindra dan Prabowo Presiden 2024.

“Pejuang politik tetaplah mendekati rakyat, selalu lah dekat, sampaikan pesan pada rakyat dengan hati dan dari hati ke hati” ajak Walid.

Anggota DPR RI Dua Periode HR. Muhammad Syafi’i, SH, M. Hum yang biasa di sapa ROMO dalam kesempatan itu menyebutkan bahwa Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyematkan spirit pada seluruh Kader pejuang politik.

“Bahwa dalam wadah Gerindra, Kita ini bukan Politisi melainkan Pejuang Politik, itu salah satu yang disematkan oleh Bapak Prabowo pada Seluruh Kader Partai Gerindra”

Romo lebih banyak mengupas tuntas akan eksistensi lahirnya Partai Gerindra yang di prakarsai oleh Jendral Prabowo untuk menjawab apa yang menjadi kehendak seluruh Rakyat Indonesia.

Menurut Romi bahwa Kehadiran Partai Gerindra tentu untuk membawa pesan Kebenaran, keadilan dan kejujuran yang menjadi fundamen untuk tingkatkan kesejahteraan rakyat.

Eksistensi Partai Gerindra dalam kerangka pikir dan Pandangan Jendral Prabowo Ingin disegani oleh dunia dengan sebab mensejahterakan rakyat

“Inilah cita-cita luhur yang melatari lahirnya Partai Gerindra Bukan ilusi tapi fakta yang harus diperjuangkan oleh pejuang Partai Gerindra” ujar Romo.

Soal ideologi negara dan Dasar Negara menurut Romo Sudah final bahwa Pancasila merupakan Kristalisasi dari nilai-nilai budaya.

“Hidup dengan dasar Berketuhanan di Negara dan Republik ini adalah sebuah kewajiban
Makanya komunis gak boleh hidup di indonesia” Tegas Romo.

Berkali-kali Romo tegaskan Semua bentuk perilaku yang bertentangan dengan pancasila tidak boleh hidup di NKRI.

“Dan Kesewenang-wenangan maupun kedzaliman menjadi catatan buram negeri ini yang sedang di diperjuangkan oleh Bapak Prabowo agar tidak ada kesewenang-wenangan maupun kedzaliman” pungkas Romo.

Menolak semua upaya memecah belah rakyat

Romo menyampaikan juga Keadilan sosial
Hari ini nampak belum berpihak bagi seluruh rakyat Indonesia.

“Atas dasar-dasar itulah Bapak Prabowo mendirikan Partai Gerindra, tentu untuk memperjuangkan kepentingan Rakyat secara utuh dan menyeluruh” ujar Romo.

Romo sampaikan juga, ditengah kondisi rakyat dan Bangsa yang demikian ini muncul lah buku yang dikarang oleh Bapak Prabowo Subianto dengan judul Paradok Indonesia.

Dalam isi buku itu Romo memberikan isi hati dan kegelisahan bapak Prabowo Subianto sehingga tidak pernah lelah memikirkan seluruh lapisan masyarakat di Republik ini.

Romo pun menyampaikan isi buku tersebut bahwa Negara kita kaya akan sumber daya alam dan sumberdaya manusia.

“Kita sebenarnya bisa menjadi negara kelas atas yang disegani dan dihormati oleh negara lain, tentu dalam hal pemenuhan kesejahteraan rakyat” ungkapnya.

Dan pesan penting bapak Prabowo dalam buku tersebut menurut Romo memiliki nilai keluhuran secara ekonomi.

“Seluruh rakyat Indonesia bisa hidup sejahtera. Sesungguhnya inilah tujuan hidup kita bernegara” itulah esensi dari buku karangan Prabowo tersebut.

Lanjutnya, jika negara kita benar kaya, Kenapa sampai saat ini masih banyak rakyat Indonesia yang hidup miskin dan lapar?

Kenapa cari pekerjaan yang layak begitu susah? Kenapa kita masih membaca, negara kita harus berhutang untuk sekedar membayar bunga utang?

Mengapa kekayaan kita harus mengalir ke, dan berdiam ke luar negeri? Kenapa politisi-politisi kita seakan tidak mampu berbuat banyak?

Ditulis oleh Prabowo Subainto dengan bahasa yang sederhana dan dilengkapi dengan infografi-infografi menarik.

Prabowo Subianto mengungkap kondisi negara kita saat ini, dan menjelaskan dua tantangan besar yang harus hadapi dan atasi sebagai bangsa Indonesia.

Pertama, Kekayaan bangsa Indonesia yang terus mengalir ke luar,

Dan kedua Demokrasi Indonesia yang dikuasai pemodal besar.

Dalam Buku tersebut menjelaskan bagaimana bangsa Indonesia sekarang hidup dalam sebuah kondisi yang disebut oleh Prabowo sebagai “Paradoks Indonesia”, dan bagaimana kita sebagai bangsa dapat mengatasinya.

“Ekonomi dikuasai oleh asing dan aseng, misalnya hampir di seluruh sektor Perbankan bukan milik anak bangsa ini” kata Romo.

Romo memberikan contoh konkrit lainnya bahwa Yang mengelola halim bukan orang Indonesia sehingga Negara belum berdaulat.

“Sangat penting Bagi Negara dalam menguasai seluruh potensi sumber daya untuk Hak hidup rakyat” harapnya.

Namun sayangnya menurut Romo bahwa Fakta kehidupan ekonomi, rakyat menjadi buruh di negeri sendiri.

“Dan ingat 85 porsen kekayaan negara dikuasai oleh 1 porsen manusia saja bahkan itupun bukan orang indonesia” beber ROMO.

Kegelisahan inilah yang membuat niat Prabowo tidak berhenti untuk menjadi capres.

“Negara kita kaya akan sumber daya alam dan sumber daya manusia, namun rakyat masih kuli di negeri sendiri, sementra Asing dan Aseng menguasai, inilah Tujuan Prabowo jadi Presiden Republik Indonesia mengembalikan Kedaulatan dan Kejayaan Rakyat Indonesia” tutupnya. (***)

Sunan, Caleg DPR RI Partai Gerindra Bantu HMI Cabang Bima Bangun Musholla

jpn

Bimantika.net -Calon Anggota DPR RI Dapil NTB 1 (Pulau Sumbawa), Mohamad Sunan Arief hari ini Kamis 27 Juli 2023 mendampingi Anggota DPR RI Fraksi Gerindra yang juga sebagai Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Muhammad Romo Syafi’i, SH, M. Hum untuk meletakkan batu pertama pembangunan Musholla “Insan Cita” HMI Cabang Bima di Sekretariat HMI Cabang Bima Mande Kecamatan Mpunda Kota Bima.

Mengawali sambutannya, Romo Syafi’i mengapresiasi Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang menemaninya menjemput langsung di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima.

“Tadi saya Dijemput Walikota Bima katanya membantu Sekretariat HMI, beliau adalah Kader HMI Maka HMI milihnya orang-orang HMI” kata Romo disambut aplous oleh Kader HMI Cabang Bima.

Di Momentum itu, Romo pun memperkenalkan salah satu Calon Anggota DPR RI Dapil NTB 1 Muhammad Sunan anal kandung Fuad Bawazier yang juga pernah Ketua Umum Majelis Nasional KAHMI.

“Saya juga bawa calon Anggota DPR RI, namanya Sunan, “Ayah kandungnya Sunan ini Fuad Bawazier salah satu orang yang berjasa pada diri saya sehingga sampai saat ini saja menjabat DPR RI Dua Periode Dapil Medan Sumatra” ujar Romo.

Terkait dengan pembangunan Musholla Insan Cita HMI Cabang Bima Romo menyebutkan bahwa Tugas HMI memberantas Kebodohan,

“Walaupun pinggir sawah bangun Musholla itu pertanda HMI Cabang Bima sedang mengabdikan diri untuk Agama dan Bangsa dan inilah yang disebut pengabdian” ujar Romo.

Masih menurut Romo Kebangsaan dan Keislaman harus satu napas, tidak boleh di pisahkan dalam menjalani aktivitas keseharian

Menurut Romo bahwa Bicara Islam Bicara Kebangsaan maka siapapun yang berlaku Adil memakmurkan masyarakat maka itulah Peradaban Islam dan Manifestasi Nilai Kebangsaan

“Konteksnya selalu dalam kewajiban yang besar wujudkan masyarakat adil makmur dalam Beragama dan Berbangsa” ujar Romo.

Dalam kesempatan itu, Romo memberikan bantuan pembangunan Musholla Insan Cita HMI Cabang Bima sebesar 10 Juta dan Calon Anggota DPR RI Partai Gerindra Dapil NTB 1 Nomor Urut 1, Mohamad Sunan Arief juga memberikan bantuan 10 juta pada HMI Cabang Bima.

Pada sejumlah media, Mas Sunan Sapaan akrabnya menyampaikan bahwa dirinya sebagai Calon Anggota DPR RI Dapil NTB 1 akan terus menerus berkontribusi positif untuk warga masyarakat pulau sumbawa.

“Insya Allah kita akan terus berkontribusi positif untuk sebuah kemajuan warga masyarakat Pulau Sumbawa” ujar mas Sunan. (***)

Romo Syafi’i DPR RI Fraksi Gerindra Letakan Batu Pertama Musholla HMI Cabang Bima

jpn

Bimantika.net -Kamis 27 Juli 2023 Anggota DPR RI Fraksi Gerindra yang juga sebagai Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Muhammad Romo Syafi’i, SH, M. Hum menghadiri sekaligus meletakkan batu pertama pembangunan Musholla “Insan Cita” HMI Cabang Bima di Sekretariat HMI Cabang Bima Mande Kecamatan Mpunda Kota Bima.

Mengawali sambutannya, Romo Syafi’i mengapresiasi Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang menemaninya menjemput langsung di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima.

“Tadi saya Dijemput Walikota Bima katanya membantu Sekretariat HMI, beliau adalah Kader HMI Maka HMI milihnya orang-orang HMI” kata Romo disambut aplous oleh Kader HMI Cabang Bima.

Di Momentum itu, Romo pun memperkenalkan salah satu Calon Anggota DPR RI Dapil NTB 1 Muhammad Sunan anal kandung Fuad Bawazier yang juga pernah Ketua Umum Majelis Nasional KAHMI.

“Saya juga bawa calon Anggota DPR RI, namanya Sunan, “Ayah kandungnya Sunan ini Fuad Bawazier salah satu orang yang berjasa pada diri saya sehingga sampai saat ini saja menjabat DPR RI Dua Periode Dapil Medan Sumatra” ujar Romo.

Terkait dengan pembangunan Musholla Insan Cita HMI Cabang Bima Romo menyebutkan bahwa Tugas HMI memberantas Kebodohan,

“Walaupun pinggir sawah bangun Musholla itu pertanda HMI Cabang Bima sedang mengabdikan diri untuk Agama dan Bangsa dan inilah yang disebut pengabdian” ujar Romo.

Masih menurut Romo Kebangsaan dan Keislaman harus satu napas, tidak boleh di pisahkan dalam menjalani aktivitas keseharian

Menurut Romo bahwa Bicara Islam Bicara Kebangsaan maka siapapun yang berlaku Adil memakmurkan masyarakat maka itulah Peradaban Islam dan Manifestasi Nilai Kebangsaan.

“Konteksnya selalu dalam kewajiban yang besar wujudkan masyarakat adil makmur dalam Beragama dan Berbangsa” ujar Romo.

Dalam kesempatan itu, Romo memberikan bantuan pembangunan Musholla Insan Cita HMI Cabang Bima sebesar 10 Juta dan Calon Anggota DPR RI Partai Gerindra Dapil NTB 1 Nomor Urut 1, Muhammad Sunan juga memberikan bantuan 10 juta pada HMI Cabang Bima.

Sosok Romo Syafi’i DPR RI Dua Periode Partai Gerindra

Muhammad Syafi’i, S.H., M. Hum adalah seorang politikus Indonesia. Ia terpilih menjadi anggota DPR-RI sejak 2014 dari Gerindra mewakili daerah pemilihan Sumatra Utara I. Ia menjabat di Komisi III yang membidangi Masalah Hukum, Pertahanan dan Keamanan.

Romo H. R. Muhammad Syafii, SH, M.Hum lahir di Medan 21 Oktober 1959.

Beliau dikenal dengan panggilan populernya ROMO. Romo adalah anak ketiga dari 5 bersaudara dari pasangan suami istri H. Raden Sanusi dan Hj. Latifah Hanum.

Pendidikan Terakhir S2 Fakultas Hukum USU dan Kandidat Doktor di Perguruan Tinggi Ilmu Al-Quran Jakarta. Romo menikah dengan Dra Khairina Rosita dan dikaruniai 7 anak dengan 7 cucu.

Beliau memulai karir politiknya sejak Tahun 1978.

Pernah menjadi Anggota DPRD Medan (1997-1999), DPRD Prov. Sumut (2004-2009) dan sekarang sebagai Anggota DPR-RI (2014-2019) dan (2019-2024) dan duduk di Komisi III DPR-RI dan Anggota Baleg DPR-RI dari Fraksi Partai Gerindra .

Pada periode kedua ini pun Romo dipercaya menjadi Anggota Badan Pengkajian MPR RI untuk Fraksi Gerindra di MPR RI.

Pada tahun 2016 Romo dipercaya memimpin Pansus Revisi UU No 15/2003 Tentang Tindakan Pidana Terorisme (UU Terorisme) dan berhasil disahkan menjadi UU pada pertengahan Mei 2018.

Pengesahan RUU ini menjadi UU berarti menepati harapan Pimpinan DPR yang ingin selesai di akhir Mei 2018.

Perubahan signifikan terhadap sistematika UU No.15/2003, menambah bab pencegahan, bab soal korban, bab kelembagaan, bab pengawasan, dan kemudian soal peran TNI yang itu semua baru dari undang-undang sebelumnya.

Penangkapan dan penahanan tersangka teroris tetap menjunjung tinggi hak asasi manusia.

Para terduga teroris harus diperlakukan manusiawi, tidak disiksa, tidak diperlakukan secara kejam, dan tidak direndahkan martabatnya sebagai manusia.

Prinsip ini penting dikemukakan agar penegakan HAM sesuai prinsip universal yang selama ini berlaku.

Yang juga baru dalam UU ini adalah perlindungan korban. Semula dalam UU lama hanya memuat kompensasi dan restitusi.

RUU telah mengatur pemberian hak berupa bantuan medis, rehabilitasi psikologis, rehabilitasi psikososial, santunan bagi korban meninggal dunia, pemberian restitusi, dan pemberian kompensasi.

Pasal-pasal pencegahan terorisme juga terus diperkaya. Setidaknya ada empat pasal yang mengatur hal ini (Pasal 43A, 43B, 43C, dan 43D), terutama menyangkut kesiap-siagaan nasional, kontra radikalisasi, dan deradikalisasi.

Romo juga mendapat penghargaan dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Dalam penghargaan yang diterima tersebut, Prabowo mengucapkan terima kasih karena telah bekerja keras dibawah banyak tantangan dari berbagai pihak dalam menyelesaikan penyusunan revisi UU TPT dan berharap bisa diterima oleh semua pihak.

Karir Politiknya sekarang di Partai Gerindra sebagai Wakil Ketua Dewan Penasehat DPP Partai Gerindra dan Wakil Ketua Majelis Kehormatan Partai Gerindra periode 2020-2025.

Inilah sejumlah riwayat pekerjaan Romo ;

Perguruan Ade Irma, sebagai Guru, tahun 1982-1995

Taman Siswa Polonia, sebagai Guru, tahun 1982-1995

Nasional Khalsa, sebagai Guru, tahun 1982-1995
Agus Salim, sebagai Guru, tahun 1982-1995

Budi Satria, sebagai Guru, tahun 1982-1995

BP7 Provinsi Sumatera Utara, sebagai Penatar P4, tahun 1990-1995

DPRD Kota Medan, sebagai Anggota, tahun 1997-1999

Universitas Sisingamangaraja XII, sebagai Dosen Agama Islam, tahun 1999-2000

DPRD Provinsi Sumatera Utara Fraksi Partai Bintang Reformasi, sebagai Ketua Fraksi, tahun 2004-2009

DPR-RI Fraksi Partai Gerindra, sebagai Anggota Komisi VIII-Anggota Komisi III, tahun 2014-2019

Ketua Pansus Revisi UU No 15/2003 Tentang Tindakan Pidana Terorisme (UU Terorisme) dan berhasil disahkan menjadi UU pada pertengahan Mei 2018

DPR-RI Fraksi Partai Gerindra, sebagai Anggota Komisi III, tahun 2019-2024
Anggota Badan Legislasi

DPR RI, tahun 2019-2024
Anggota Badan Pengkajian MPR RI, tahun 2019-2024

Dan berikut riwayat organisasi nya :

DPP Partai Gerindra, Sebagai: Anggota Dewan Penasehat. Tahun: 2012 – 2017

Ikatan Alumni FH Universitas Sumatera Utara, Sebagai: Ketua Harian. Tahun: 2007 – 2011

PMW KAHMI Sumatera Utara, Sebagai: Ketua. Tahun: 2007 – 2011

MUI Sumatera Utara, Sebagai: Komisi Perundang-undangan. Tahun: 2006 – 2011

DPP PBR, Sebagai: Wakil Ketua Umum. Tahun: 2006 – 2011

DPW PBR Sumatera Utara, Sebagai: Ketua. Tahun: 2002 – 2006

DPC PPP Kota Medan, Sebagai: Wakil Ketua. Tahun: 1995 – 2000

PAC PPP Kec. Medan Perjuangan/Timur, Sebagai: Ketua. Tahun: 1985 – 1995

Ketua Bidang Dakwah HMI FH Universitas Sumatera Utara, Sebagai: Ketua. Tahun: 1983 – 1984

Ranting PPP Kel. Tegal Rejo Medan, Sebagai: Ketua. Tahun: 1978 – 1985.

Romo menjadi Juara 1 Peserta Tingkat Nasional untuk P4 Pola 120 jam, Dari: BP-7 Pusat, Tahun: 1990. (***)

Walikota HML : Bhakti TNI Untuk Rakyat Sangat Besar Dalam Membangun Daerah

jpn

Bimantika.net -TNI merupakan institusi Negara yang sangat eksis dalam berkontribusi dalam pembangunan daerah di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI.

Peran TNI sangat terasa bagi pembangunan daerah, baik untuk Kota Bima maupun Kabupaten Bima. Terlebih dimasa-masa yang sulit, baik pada saat bencana alam seperti peristiwa banjir, rehab rekon pasca banjir dan masalah perlindungan kawasan hutan.

“Peran serta TNI khusus untuk Kota Bima sangat dirasakan langsung oleh masyarakat dalam membangun sinergitas dengan pemerintah Kota Bina” demikian Ujar Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) saat menghadiri acara Lepas Sambut Dandim 1608 Bima dari Pejabat Lama ke Pejabat Baru, bertempat di Aula Serba Guna Makodim 1608 Bima,(25/7/ 2023).

Turut Hadir pada Lepas Sambut Dandim 1608 Bima yakni Bupati Bima, Ketua PKK Kota Bima, Pimpinan DPRD Kota dan Kabupaten Bima, Forum Koordinasi Perangkat Daerah, Ketua MUI Kota dan Kabupaten Bima serta Jajaran TNI.

Walikota HML menambahkan, rasa bangga kepada mantan komandan Kodim Letkol Inf M. Zia Ulhaq, S.Sos selama memimpin telah memberi banyak manfaat yang dirasakan oleh masyarakat melalui sinergi dan kerja sama dengan Pemerintah Kota dan Pemerintah Kabupaten, jelasnya.

“Selamat kepada komandan baru Kodim 1608 Bima Letkol Inf Andi Lulianto, S.Kom yang ditugaskan di Bima semoga dapat beradaptasi dan dapat memberikan warna bagi masyarakat Bima,” ucapnya.

Menurut Walikota HML bahwa Masyarakat Bima adalah orang yang sangat terbuka, orang Bima sangat menerima siapapun dan sangat menghormati para pendatang.

Dalam acara tersebut, Wali Kota Bima didampingi Plh Sekda Kota Bima, Kaban Kesbangpol Kota Bima, Kepala Dinas Perkim Kota Bima, Camat se Kota Bima, Lurah Dara, Lurah Jatiwangi, Lurah Rabangodu Selatan, Lurah Rabangodu Utara, Lurah Rabangodu Barat, Lurah Penaraga, Lurah Ntobo, Lurah Penatoi, Lurah Kumbe serta Lurah Kodo. (***)

Mensyukuri Nikmat Allah Itu Melaksanakan Ketaatan KepadaNYA

jpn

Bimantika.net -Ayat Alquran tentang bersyukur banyak disebutkan dalam kitab suci. Allah SWT mengajarkan umatnya untuk selalu bersyukur dalam segala keadaan baik di kala senang dan bahagia, susah maupun sedih.

Rasa Syukur merupakan sifat mulia yang harus dimiliki tiap Muslim dan orang yang beriman kepada Allah SWT.

Syukur berasal dari bahasa arab dengan kata dasar “syakara” yang artinya berterima kasih, bentuk masdar dari kalimat ini adalah syukr, syukraan yang artinya rasa terima kasih.

Sebagaiman dalam Surat Ibrahim ayat 7 Allah menerangkan :

وَاِذْ تَاَذَّنَ رَبُّكُمْ لَىِٕنْ شَكَرْتُمْ لَاَزِيْدَنَّكُمْ وَلَىِٕنْ كَفَرْتُمْ اِنَّ عَذَابِيْ لَشَدِيْدٌ

Artinya: Dan (ingatlah juga), takala Rabbmu memaklumkan:”Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih.”

Melalui Al-Qur’an, Allah SWT mengajarkan umat Islam untuk selalu bersyukur setiap saat.

Meski kehidupan terasa sangat kurang dan rezeki tak kunjung datang, kita harus selalu percaya bahwa Allah akan membalas semua kebaikanmu.

Sering kali sebagai manusia hanya mengingat Allah SWT ketika dalam keadaan susah. Sedangkan dalam keadaan senang sering kali seseorang lupa nikmat dan karunia Allah SWT.

Padahal masih bisa bernafas, selalu sehat, melakukan makan dan minum, dan mengerjakan tugas lainnya juga termasuk nikmat Allah SWT yang wajib disyukuri.

Allah SWT selalu mengingatkan kita agar selalu bersyukur atas segala nikmat yang diberikan olehnya. Hal tersebut dijelaskan dalam ayat Al-Qur’an tentang bersyukur berikut ini.

فَاذْكُرُونِي أَذْكُرْكُمْ وَاشْكُرُوا لِي وَلَا تَكْفُرُونِ

“Fażkurụnī ażkurkum wasykurụ lī wa lā takfurụn.”

Artinya: “Karena itu, ingatlah kamu kepada-Ku niscaya Aku ingat (pula) kepadamu, dan bersyukurlah kepada-Ku, dan janganlah kamu mengingkari (nikmat)-Ku,” (QS Al-Baqarah: 152).

Bersyukur adalah hal penting yang perlu dilakukan oleh semua orang beriman. Ungkapan syukur juga menjauhkan diri dari sifat takabur atau sombong.

Mensyukuri nikmat Allah SWT, maksudnya berterima kasih kepada-Nya dengan cara mengingat atau menyebut nikmat dan mengagungkan-Nya. Adapun cara mensyukuri nikmat Allah SWT yang baik yaitu menggunakan segala nikmatnya dengan melaksanakan ketaatan kepadanya. (***/Berbagai sumber)

LSM LKPM dan LATSKAR Koordinir Aksi Demostrasi Kasus Pembunuhan

jpn

Bimantika.net -Selasa pagi (25/7) LSM LKPM dan LATSKAR mengkoordinir aksi depan Kantor Kejaksaan Negeri Bima, dan keluarga Korban Kasus Pembunuhan Almarhum Zakatiah.

Kedua Poros LSM ini mendesak Aparat penegak hukum (APH) agar para pelaku pembunuh korban di hukum mati atau minimal hukuman seumur hidup.

Aksi puluhan keluarga korban tersebut dikawal oleh anggota Polres Bima Kota, aksi damai itupun disambut baik oleh pihak Kejaksaan Negeri Bima.

Jenlap Aksi Imam dalam orasinya menyampaikan, pihak JPU dari Kejaksaan Negeri Bima harus tegas dalam memproses para terdakwa sesuai pasal yang ditetapkan oleh penyidik Sat Reskrim Polres Bima, yakni pasal 340 tentang pembunuhan berencana dengan hukuman mati atau minimal hukuman seumur hidup.

Imam menilai kasus pembunuhan anggota Pol PP dari Pemerintah Kabupaten Bima itu sangat sadis dan tidak manusiawi, untuk itu para penegak hukum tidak boleh main-main dalam kasus itu, harus diberikan hukuman yang setimpal pada para pelaku.

“Kami meminta agar para pelaku dihukum mati atau minimal hukuman penjara seumur hidup,” Tegasnya

Ketua LKPM NTB Amiruddin, S. Sos mendesak agar Hakim Pengadilan Negeri Bima bertindak tegas terhadap kasus yang menghilangkan nyawa korban tersebut.

Menurutnya Hakin harus tegas memberikan sanksi hukum kepada para pelaku pembunuhan yang sadis.

“Kami akan terus mengawal kasus ini dan akan lakukan aksi terus menerus jika para pelaku tidak diberikan hukuman sesuai tuntutan kami,” Ungkapnya

Adi Thovan juga meminta agar APH tetap menjadikan hukum sebagai panglima tertinggi dalam memutuskan semua proses hukum yang terjadi,

Menurutnya Kasus pembunuhan yang sadis itu harus menjadi atensi APH untuk menegakkan Keadilan yang seadil-adilnya.

Sementara itu Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Bima Oktaviandi mengaku akan serius menangani kasus tersebut sesuai dengan aturan hukum, ia juga meminta agar para keluarga korban bisa sama-sama serius mengawal kasus itu di tingkat Pengadilan.

“Saya minta pada keluarga pak Zakariah dan LSM untuk sama-sama kawal kasus ini,” Ajaknya.(***).

IDP Beri Bantuan Pribadi Untuk Panitia MTQ Tingkat Kecamatan Tambora

jpn

Bimantika.net -Berbeda dengan momen penyelenggaraan MTQ di kecamatan lainnya, Pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-21 Tingkat Kecamatan Tambora Senin sore (24/7) yang dipusatkan di Arena Utama Lapangan Desa Oi Bura dihadiri Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, M.IP (IDP) dan Wakil Bupati H.Dahlan M.Noer.

Bupati dalam sambutan di hadapan Camat Tambora Fadilah, S.S, Muspika, tenaga pendidik, para alim ulama dan paguyuban etnis yang hadir secara khusus menyampaikan terima kasih atas kerja keras semua dalam mempersiapkan MTQ di kecamatan paling barat tersebut

MTQ merupakan ajang bagi seluruh warga untuk menunjukkan kebersamaan, di samping penajaman visi pembangunan bidang keagamaan.

Karena itu, meskipun Tambora merupakan kecamatan terjauh dan memiliki jumlah penduduk yang relatif kecil tetapi mampu melaksanakan MTQ dan memastikan diri setiap tahun mengirim kafilah yang siap menjadi juara pada setiap momen MTQ di tingkat kabupaten Bima”. ungkap Bupati.

Pada acara pembukaan MTQ yang juga dihadiri para Staf Ahli, Asisten, Kepala Perangkat Daerah, Kabag Lingkup Setda dan Kakan Kemenag Kabupaten Bima Ustadz Mujiburrahman S.Ag tersebut,

Bupati juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada para pejabat yang sudah mengabdi sepenuh hati di kecamatan Tambora. Demikian pula kepada semua pihak yang telah meletakkan pondasi bagi kemajuan Tambora. Imbuhnya.

Menutup sambutannya Bupati menyampaikan rasa bangga atas kerukunan umat beragama yang terjalin dengan baik dan hidup berdampingan baik antara penganut Islam, Hindu dan Nasrani dan beberapa etnis yang ada di kecamatan Tambora khususnya di desa Oi Bura.

Usai menyampaikan sambutan, Bupati melakukan dialog dengan Ketua Paguyuban Etnis Sasak, Etnis Bali dan para kepala dusun serta menyerahkan bantuan stimulan penyelenggaraan MTQ senilai Rp 5 juta kepada Panitia.

Terkait pelaksanaan kegiatan MTQ, Ketua Panitia Abdullah dalam laporannya menjelaskan, MTQ ke-21 tersebut diikuti 126 Qori/ qoriah yang merupakan kafilah dari 7 desa yang ada di kecamatan Tambora. (***)

Wudhu Proses Pensucian Diri, Sarat Syah nya Sholat Berikut Tata Caranya

jpn

Bimantika.net -Niat wudhu sebaiknya dibaca sebelum memulai proses wudhu.

Niat ini tidak perlu diucapkan dengan lantang, melainkan cukup di dalam hati.

Dengan niat yang benar, kita bisa memastikan bahwa wudhu yang kita lakukan memiliki tujuan yang jelas, yaitu untuk membersihkan diri sebelum melaksanakan shalat.

Wudhu merupakan salah satu ibadah penting dalam agama Islam. Hal ini dilakukan sebelum melaksanakan salat, membaca Al-Quran, menyentuh mushaf, atau beribadah lainnya.

Niat wudhu adalah langkah pertama dalam proses penyucian diri ini dan memiliki makna, tujuan, serta keutamaan yang mendalam dalam persiapan spiritual. Berikut kami sajikan informasi selengkapnya yang dirangkum dari berbagai sumber.

Niat wudhu mencerminkan kesadaran diri sebagai hamba Allah yang ingin mendekatkan diri pada-Nya dan menghapus dosa-dosa serta kotoran dari diri fisik dan batin.

Niat ini juga merupakan kesungguhan hati untuk melakukan ibadah dengan penuh khusyuk dan mengharapkan pahala dari Allah.

Adapun Niat Wudhu adalah
“NAWAITUL WUDHUU-A LIRAF’LL HADATSIL ASHGHARI FARDHAL LILAAHI TA’AALAA”

Artinya: “Saya niat berwudhu untuk menghilangkan hadats kecil fardu karena Allah.”

Wudhu sendiri menjadi kewajiban umat Islam yang hendak melaksanakan salat. Allah SWT berfirman dalam surat Al Maidah ayat 6,

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِذَا قُمْتُمْ اِلَى الصَّلٰوةِ فَاغْسِلُوْا وُجُوْهَكُمْ وَاَيْدِيَكُمْ اِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوْا بِرُءُوْسِكُمْ وَاَرْجُلَكُمْ اِلَى الْكَعْبَيْنِۗ

Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, apabila kamu berdiri hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku serta usaplah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai kedua mata kaki,”

Adapun, mengenai pengertian wudhu dijelaskan dalam buku Fiqih Wudhu Versi Madzhab oleh Sutomo Abu Nashr Lc. Dalam bahasa Arab, wudhu berasal dari kata al-wadha’ah yang bermakna an-Nadzhafah atau kebersihan.

Sementara itu dalam Kitab al-Majmu’ Syarh al-Muhadzdzab tulisan Imam Nawawi, kata wudhu dikatakan berasal dari wadh’ah yang maknanya kebersihan. Secara istilah, wudhu ialah aktivitas khusus yang diawali dengan niat atau menggunakan air pada anggota badan khusus yang diawali dengan niat.

Adapun tata cara wudhu ialah sebagai berikut:

  1. Berniat dalam hati
  2. Membaca basmalah
  3. Membasuh kedua telapak tangan tiga kali
  4. Berkumur tiga kali
  5. Menghirup air ke dalam hidung sebanyak tiga kali
  6. Membasuh seluruh bagian wajah yang terlihat sejumlah tiga kali
  7. Membasuh kedua tangan hingga siku, mulai dari yang kanan, sebanyak tiga kali
    Mengusap kepala tiga kali
  8. Membasuh kedua telinga tiga kali, dengan diawali yang kanan
  9. Membasuh kedua kaki hingga mata kaki tiga kali, juga dimulai dari kanan
    Membaca doa setelah wudhu.

Setelah wudhu, ada juga doa yang bisa dipanjatkan. Berikut bunyinya,

اَشْهَدُ اَنْ لَااِلٰهَ اِلَّااللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ، وَجْعَلْنِيْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

Arab latin: Asyhadu allaa ilaahah illallaah wahdahuu laa syariika lahuu wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuu wa rosuuluh. Allaahummaj’alnii minat tawwaabiina waj’alnii minal mutathahhiriina, waj’alnii min ‘ibadikash shaalihiin.

Artinya: “Aku bersaksi, tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Tunggal, tiada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan Utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku orang yang bertaubat dan jadikanlah aku orang yang suci dan jadikanlah aku dari golongan hamba-hamba Mu yang shalih,” (//***//berbagai sunber)