Walikota HML Peduli Nelayan, Beri Bantuan Sarana Perikanan Untuk Nelayan

jpn

Bimantika.net -Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dikenal dengan tipikal pemimpin pro rakyat sehingga Rakyat Kota Bima pun makin mencintai sosok dan kepribadiannya.

Walikota HML yang dikenal dengan kesederhanaannya ini menyerahkan secara langsung Bantuan Hibah Sarana Perikanan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Dinas Perikanan dan Kelautan Kota Bima, bertempat di Dermaga Apung Kelurahan Kolo Kecamatan Asakota Kota Bina Selasa (1/8/2023)

Dalam kesempatan tersebut H. Lutfi didampingi oleh Plt. Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan, Kepala Bappeda, Kepala Dinas Sosial, Camat Asakota, Camat RasanaE Barat, Lurah se-Kecamatan Asakota serta Lurah se-Kecamatan Rasanae Barat.

Dalam sambutannya, H. Lutfi menyampaikan bahwa bantuan yang diterima melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan tahun ini tidak begitu besar,dikarenakan banyaknya program-program prioritas di Pemerintah Pusat yang akan dicanangkan di Tahun 2023 ini.

“Dengan adanya bantuan yang terbatas ini, mohon dimanfaatkan dulu oleh masyarakat penerima manfaat, Insya Allah Pemerintah Daerah melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bima terus bekerja dalam menangkap potensi-potensi dasar yang dimiliki masyarakat kita, baik itu masyarakat nelayan maupun masyarakat budidaya ikan tawar,” ucapnya.

Menanggapi hal tersebut, Plt. Dinas Perikanan dan Kelautan menyampaikan bahwa belanja hibah bantuan sarana perikanan yang didapat lebih kurang dari 1 Miliar.

“Alhamdulillah kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Wali Kota, mudah-mudahan di tahun-tahun akan datang nilai ini bisa ditingkatkan, karena memang kami merasa dengan anggaran ini sangat mepet buat kami, yang di mana para nelayan dan pembudidayaan sangat membutuhkan bantuan dan support dari pemerintah,” ucapnya.

Ia melanjutkan bahwa anggaran atau bantuan yang dilaksanakan pada tahun ini untuk pengadaan barang dan jasa akan dihibahkan kepada 86 kelompok nelayan dan pembudidaya.

“Nelayan dan pembudidaya yang berjumlah kurang lebih 86 kelompok yang tersebar di Kota Bima ini akan menerima 2 buah sarana baru di bidang perikanan tangkap yaitu jaring dan lampu sorot,” ucapnya.

Beliau juga menginformasikan bahwa Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Bima selama 2 tahun terakhir tidak mendapatkan usulan dana dari Kementrian Keluatan dan Perikanan.

“Untuk sekilas yang dapat kami laporkan, bahwa Sudah 2 tahun terakhir ini kami dari Dinas Kelautan dan Perikanan tidak mendapatkan usulan dana dan dari Kementerian KKP. Sehingga begitu sempitnya kami untuk bergerak atau tidak leluasa dalam membantu masyarakat, sementara kami melihat kondisi masyarakat Kota Bima terutama para nelayan yang sangat membutuhkan bantuan dari pemerintah,” ujarnya.

Di akhir sambutannya beliau memohon maaf kepada para nelayan yang belum tercover dalam mendapatkan Bantuan Hibah Sarana Perikanan di Tahun 2023.

“Kami mohon maaf kepada para nelayan yang mungkin belum tercover oleh kami, Insya Allah kami akan terus mengusahakan, tidak lupa kami mengharapkan dukungan dan doa dari masyarakat, agar di tahun-tahun yang akan datang kita bisa mendapatkan dana yang lebih besar, baik dana pusat maupun dana daerah,” tutupnya. (***)

Polisi Tangkap TO Spesialis Curi HP Asal Kandai Satu

jpn

Bimantika.net -Tim Puma Polres Dompu kembali unjuk taring saat Giat Operasi Rinjani, memenuhi serangkaian pengungkapan kasus sesuai Target Operasi (TO) di Wilayah Hukum Polres Dompu.

Kali ini, yang menjadi sasaran yakni terduga pelaku Pencurian Dengan Pemberatan (Curat) inisial AS (45) warga Lingkungan Kandai satu Kelurahan Kandai satu, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu, Senin (1/7/2023) sekira pukul 15.00 Wita.

Kapolres Dompu, AKBP Zulkarnain, S.I.K, melalui Kasat Reskrim Polres, AKP Adhar, S.Sos., mengungkapkan bahwa terduga ditangkap atas laporan korban, atas Lili Purnama Sari (27) warga Lingkungan Rasabou, Kelurahan Potu, Kecamatan Dompu.

Kata Kasat, awalnya, Anggota SPKT Polres menerima laporan korban dengan surat laporan nomor: Laporan Polisi Nomor: LP/B/100/VII/2023/SPKT/POLRES DOMPU/POLDA NUSA TENGGARA BARAT, tentang kasus Pencurian.

“Kejadiannya pada Rabu tanggal 5 Juli 2023 sekira Pukul 19.00 Wita,” ungkap Kasat.

Saat itu, Lanjutnya, korban berada di samping toko MS Glowtengan berkendara menggunakan sepeda motornya, kemudian pada saat itu korban berhenti di pinggir jalan raya di karenakan ingin mengambil uang yang terjatuh.

Namun, pada saat ia berhenti terdapat satu (1) orang laki-laki yang memungut satu (1) unit handphone yang merupakan handphone milik korban. Kemudian, pada saat itu ia masih belum sadar bahwa handphone tersebut terjatuh.

“Baru beberapa lama kemudian baru korban menyadari bahwa handphone seharga 3 jutaan rupiah tersebut adalah miliknya,” jelas Kasat.

Menindaklanjuti laporan tersebut, dengan mengantongi Surat Perintah Nomor : SPRIN/426/VII/OPS 1.3’2023, Tim Puma bergerak langsung memburu pelaku yang kemudian berdasarkan penyelidikan Tim mendapati terduga tengah berada di rumahnya di Kelurahan Kandai Satu, Dompu.

“Sekira pukul 15.00 Wita, tim menangkap terduga dan mengaku bahwa BB telah ia jual seharga 1 juta,” beber Kasat.

Setelah berhasil diamankan, pungkas Kasat, terduga pelaku dan barang bukti dibawa bawa ke Mako Polres Dompu untuk proses hukum lebih lanjut. (***)

Polisi Ungkap Residivis Curanmor Saat Operasi Jaran Rinjani 2023 di Manggelewa

jpn

Bimantika.net -Tim Puma Polres Dompu, lagi-lagi berhasil mengungkap kasus Pencurian Kendaraan Bermotor (Curanmor) kategori Non TO, di Dusun Sante, Desa doromelo, Kecamatan Menggelewa, Kabupaten Dompu.

Serangkaian pengungkapan ini, Tim Puma berhasil meringkus AB alias BD (30) warga Dusun Sante, Desa Doromelo dengan barang bukti Satu (1) Unit Sepeda Motor Jenis Honda Revo Warna Hitam 110 Cc bernomor Polisi Ea 5127 Xh.

Kapolres Dompu, AKBP Zulkarnain, S.I.K., melalui Kasat Reskrim Polres, AKP Adhar, S.Sos., dalam keterangannya menyebutkan bahwa terduga pelaku ditangkap atas laporan korban bernama Astuti (47) Ibu Rumah Tangga asal Dusun Patuh Karya, Desa Lanci Jaya, Kecamatan Manggelewa.

“Terduga yang merupakan residivis ini ditangkap pada Senin tanggal 31 Maret 2023 Pukul 10:30 wita di kediamannya di Doromelo, Manggelewa,” ungkap Kasat.

Terkait kronologis, kata Kasat, dari penuturan korban, barang bukti kendaraan di letakan oleh korban di dalam rumahnya tepatnya di dalam dapur, yang dimana pada saat itu terlapor dapat masuk ke dalam rumah korban dengan cara merusak dan mencongkel pintu dapur bagian belakang rumah.

“korban mengalami kerugian Rp 10.000.000 (sepuluh juta rupiah) atas kejadian tersebut korban merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersebut ke polres dompu,” lanjut Kasat.

Selanjutnya, setelah menerima Surat Perintah (Sprint) Kapolres Dompu tentang Oprasi Jaran Rinjani 2023 dengan sasaran 3C, Curas, Curat dan Curanmor, Tim Puma Polres Dompu melakukan penyelidikan terhadap keberadaan pelaku yang merupakan residivis dan kerap melakukan perlawanan terhadap petugas.

Lebih lanjut, dari hasil penyelidikan Tim mendapatkan informasi bahwa pelaku sedang berada di rumahnya di Desa Doromelo dan kemudian dilakukan upaya penangkapan terhadap terduga pelaku.

“Akan tetapi terduga malah mencoba melakukan perlawanan,” papar Kasat.

Tanpa pikir panjang, terduga langsung dilumpuhkan hingga akhirnya tim membawa terduga pelaku beserta barang bukti ke Mako Polres Dompu untuk proses hukum lebih lanjut. (***)

Rekam Karya Walikota HML, DPRD Barito Kuala Datang Studi Komparatif di Kota Bima

jpn

Bimantika.net -Sekretaris Daerah Kota Bima Drs. H. Mukhtar, MH menerima Kunjungan Komisi III DPRD Kabupaten Barito Kuala Provinsi Kalimantan Selatan. Bertempat di Aula Kantor Wali Kota, pada Senin, 31 Juli 2023.

Kunjungan tersebut dalam rangka studi komparatif tentang layanan perizinan OSS-RBA bagi Pelaku Usaha Penanaman Modal Asing (PMA), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) pada DPMPTSP Kota Bima.

Turut hadir pada acara tersebut, Staf Ahli Wali Kota, Asisten II Setda Kota Bima, Kepala Perangkat Daerah Lingkup Pemerintah Kota Bima beserta rombongan Anggota DPRD Kabupaten Barito Kuala.

H. Mukhtar menyampaikan, Pemerintah Kota Bima merupakan daerah pemekaran dari Pemerintah Kabupaten Bima 21 tahun lalu, awalnya hanya 1 kecamatan dan 10 desa. Namun sekarang sudah menjadi satu kota dengan 5 kecamatan dan 41 kelurahan.

“Jumlah OPD pada Pemkot Bima sebanyak 30 termasuk Sekretariat Daerah. Serta jumlah penduduk sebanyak 120 ribu jiwa,” jelas Sekda saat menyampaikan sambutan.

Kunjungan DPRD Kabupaten Barito Kuala diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kedua daerah. Apalagi salah satu Wakil Ketua DPRD Barito merupakan putra asli Bima yang sukses di tanah Kalimantan.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Barito Kuala, Muhammad Agung Purnomo, S.Psi mengatakan, bahwa rombongannya akan berada selama tiga hari kedepan . Ia pun mengapresiasi atas atensi yang diberikan oleh Pemerintah Kota Bima.

“Hal ini sangat luar biasa bagi kami, kami sangat berterima kasih. Beberapa agenda yang kami sosialisasikan terkait perizinan dan ilmu pemerintahan yang ada di Pemerintah Kota Bima,” tuturnya. (***)

Shalawat dan Dzikir Senjata Ampuh Mendapat Kekuatan Allah SWT

jpn

Bimantika.net -Shalawat merupakan sarana paling murah dalam mencapai segala hajat dan wasilah terbaik terkabulnya doa.

Zikir hasbiallah merupakan metode jitu untuk menghilangkan segala kegalauan, keresahan, dan lain sebagainya.

Selain itu, istighfar merupakan jawaban untuk semua persoalan kita. Istighfar juga pembuka pintu rezeki.

Banyak keutamaan dari membaca sholawat Nabi Muhammad dalam hidup ini.

Salah satu keutamaan yang akan didapat ketika rutin membaca sholawat Nabi Muhammad ialah kekuatan dari Allah.

Mengutip dari kanal YouTube Kutipan Ceramah Habib Zaky bin Ali Alaydrus menjelaskan tentang kekuatan di balik membaca sholawat.

Ia membeberkan ketika seorang hamba tak lepas dari membaca sholawat akan mendapatkan kekuatan menghadapi cobaan hidup.

Dalam hidup ini musibah dan ujian itu pasti datang. Sebagai hamba tentunya tidak bisa mengelak dari pada ujian dan musibah.

Sumber kekuatan untuk menghadapi ujian dan musibah banyak cara.

Salah satunya dengan mendawamkan sholawat niscaya akan mendapatkan kekuatan dari Allah.

“Saya kadang-kadang kalau lagi sumpek itu sholawat. Emang sholawat luar biasa,” jelasnya.

Habib Zaky bin Ali Alaydrus mengaku tak bisa membayangkan hidupnya tanpa sholawat.

Sebab selama hidup di dunia, ia selalu mendawamkan sholawat dan tak pernah lepas mengucapkannya.

Allah SWT memerintahkan untuk senantiasa bershalawat, seperti halnya sebuah firman-Nya dalam QS. Al-Ahzab ayat 56, yakni sebagai berikut.

إِنَّ ٱللَّهَ وَمَلَٰٓئِكَتَهُۥ يُصَلُّونَ عَلَى ٱلنَّبِىِّ ۚ يَٰٓأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا۟ صَلُّوا۟ عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا۟ تَسْلِيمًا

Innallāha wa malā`ikatahụ yuṣallụna ‘alan-nabiyy, yā ayyuhallażīna āmanụ ṣallụ ‘alaihi wa sallimụ taslīmā

Artinya: “Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”.

Secara sederhana, ayat tersebut dapat dipahami bahwa Allah SWT menyanjung Muhammad Saw., di depan para malaikat yang dekat dengan-Nya. Kemudian para malaikat juga menyanjung Nabi dan mendoakannya.

Sementara dalam tafsir Al-Mukhtashar karya Syekh Shalih bin Abdullah bin Humaid dipaparkan bahwa Allah dan para malaikat-Nya yang mulia bershalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Dalam ayat itu, dinyatakan bahwa Allah SWT bershalawat kepada nabi SAW. Maknanya adalah Allah melimpahkan rahmat, keberkahan dan anugerah kepada nabi-Nya.

Malaikat dalam ayat itu juga bersholawat kepada nabi SAW. Maknanya permohonan agar derajat nabi SAW ditinggikan dan dicurahkan ampunan (maghfirah).

Sedangkan kita diperintah bershalawat kepada nabi SAW maknanya permohonan agar Allah SWT memberikan rahmat dan kesejahteraan kepada baginda nabi Muhammad SAW dan keluarga beliau. (***//Berbagai Sumber)

Bupati IDP Buka Secara Resmi Pertandingan Volley Ball Antar DWP OPD dan Kecamatan Se-Kabupaten Bima

jpn

Bikantika.net -Pertandingan Bola Voli (Volley Ball) antar Pengurus Dharma Wanita Persatuan (DWP) Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan DWP Kecamatan Se-Kabupaten Bima dibuka secara resmi oleh Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri, SE, M.IP (IDP) Minggu (30/7) di Lapangan Voli Kantor Bupati Bima di Godo.

Bupati Bima yang pada kesempatan tersebut didampingi Sekretaris Daerah Drs.H.M. Taufik HAK,.M.Si, Ketua DWP Kabupaten Bima Ny. Hj. Aenal Asiah H.M.Taufik HAK, kepala OPD, Kabag Setda, para Ketua DWP OPD dan Ketua DWP Kecamatan menyampaikan beberapa arahan.

“Pertandingan bola voli antar DWP tersebut diharapkan dapat meningkatkan semangat berolahraga seluruh elemen masyarakat khususnya anggota Dharma Wanita persatuan di seluruh unit kerja.

Disamping itu, melalui turnamen yang digelar diharapkan nanti akan ada satu tim DWP yang bisa bertanding jika ada lomba atau kegiatan anjangsana yang dilaksanakan”.

Menutup sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan terima kasih kepada Sekretaris Daerah selaku penasehat DWP dan para pimpinan OPD yang sudah memberikan dukungan penuh kepada DWP masing-masing dan mendukung istri dalam berorganisasi.

Sebelumnya, Ketua DWP Kabupaten Bima, Ny. Hj. Aenal Asiah dalam laporannya menyampaikan, penyelenggaraan Lomba Bola Voli antar DWP OPD dan Kecamatan tersebut berlangsung mulai tanggal 30 Juli sampai tanggal 8 Agustus 2023.

Sebanyak 33 DWP OPD dan 18 DWP Kecamatan akan bertanding di GOR Panda Palibelo. Jelasnya.

Usai memberikan sambutan dan arahan kepada jajaran DWP, Kabupaten, OPD dan Kecamatan, Bupati Bima bersama Tim Voli Sekretariat Daerah melakukan pertandingan eksibisi dengan Tim OPD. (***)

Curi Buku, Guru Honorer Asal Monta Baru Ditangkap Polisi

jpn

Bimantika.net -Pada Sabtu, (29/7/2023) sekira pukul 10.00 wita telah diamankan terduga pelaku Pencurian an. MS (45) seorang Guru Honorer, asal Lingk. V Monta Baru Kecamatan Woja berdasarkan Laporan Pengaduan yang dilaporkan Pada tanggal 28 Juli 2023 di Polsek Woja.

Terduga ditangkap dibertempat SDN. 1 Woja Lingk. IV Kel. Monta Baru Kec. Woja Kab. Dompu berdasarkan laporan SN (55) warga Lingkungan II Kelurahan Monta Baru Kecamatan Woja, Kabupaten Dompu.

Kapolsek Woja, Ipda Zainal Arifin, S.Ip., menyebutkan Terkait kronologis kejadian, berawal dari korban mendapatkan laporan dari penjaga SDN 24 Woja inisial ER yang melihat terduga pelaku masuk ke dalam ruangan Perpustakaan.

“Pada saat itu dalam keadaan terkunci menggunakan gembok, namun oleh terduga pelaku merusak gembok tersebut dan masuk melakukan pencurian terhadap barang-barang yang terdapat didalam perpustakaan,” ungkap Kapolsek.

Barang-barang yang dimaksud antara lain, berupa Buku Pengadaan berjumlah lebih kurang ratusan Buku Pelajaran yang diperuntukan untuk siswa/siswi SDN 24 Woja.

“Selanjutnya terduga pelaku membawa barang-barang hasil curian tersebut menggunakan karung dan pergi meninggalkan Sekolah tersebut menggunakan Sepeda Motor merk Mio Soul Warna Putih-Merah,” beber Kapolsek.

Atas kejadian tersebut, lanjutnya, aset Negara mengalami kerugian sekitar Rp. 40.000.000,- (Empat Puluh Juta Rupiah) dan melaporkan kejadian tersebut di Polsek Woja guna proses hukum lebih lanjut.

Terkait dengan hal tersebut, Kapolsek sendiri langsung memimpin Timsus Elang Sektor Woja melakukan penyelidikan terkait dengan hal tersebut, kemudian membuka rekaman video yang memperlihatkan terduga pelaku yang pada saat itu melakukan pencurian di dalam Ruangan Perpustakaan.

Lebih lanjut, dari pengembangan penyelidikan terkait dengan keberadaan terduga pelaku dan diperoleh informasi bahwa keberadaan terduga pelaku, Kapolsek bersama anggota bergerak menuju target.

“Rupanya barang curiannya tersebut dijual pada pengepul barang rongsokan di Lingkungan Karijawa,” tandasnya.

Tak butuh waktu lama, selanjutnya terduga pelaku bersama BB 2 (dua) karung buku di bawa dan diamankan ke Polsek Woja untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut. (***)

Pulang Apel di Rumah Pacarnya, Pria Asal Mangge Asi di Bacok OTK

jpn

Bimantika.net -Seorang pria bernama Hairil (23) warga Dusun Rasa Nggaro, Desa Mangge Asi, Kecamatan Dompu, Kabupaten Dompu jadi korban pembancokan oleh Orang Tidak Kenal (OTK) pada Sabtu (29/7/2023) malam, sekira pukul 21.40 Wita.

Kejadian tersebut terjadi di Jalan Baru, Kelurahan Karijawa, tepatnya di depan SMP Negeri 4 Dompu, saat korban balik ke rumahnya menggunakan sepeda motor usai apelin pacarnya di Lingkungan Ginte, Kelurahan Kandai Dua, Kecamatan Woja.

Atas kejadian itu, Hairin mengalami luka robek yang cukup serius pada pergelangan tangan bagian kanan sehingga dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dompu untuk mendapatkan perawatan medis.

Kapolsek Dompu, Ipda Arif Syarifuddin, SH melalui Kasi Humas Polres Dompu, Iptu Zuharis, SH menjelaskan, bahwa sebelum terjadi pembacokan, korban sempat mencurigai sepeda motor yang mengejarnya dari belakang dengan berbonceng tiga.

“Betul, saat perjalanan pulang, korban merasa curiga ada yang mengejarnya dari belakang menggunakan sepeda motor bonceng tiga sehingga korban mempercepat laju kendaraan,” ungkap Zuharis dikutup deri penyampaian Kapolsek Dompu.

Tepat di depan SMPN 4 Dompu para terduga pelaku mendapati korban dan langsung membacok menggunakan sebilah parang dan setelah pembacokan, para pelaku yang belum diketahui identitasnya lari meninggalkan Tenpat Kejadian Perkara (TKP).

Dengan adanya kejadian itu, korban merasa teraniaya dan meminta pertolongan kepada temannya yakni Juliasyah, warga Lingkungan Dorongao, Kelurahan Kandai Satu, Kecamatan Dompu untuk di bawa ke RSUD Dompu.

Mendapat informasi tersebut, lanjut Kasi Humas, sekira pukul 22.00 Wita, Kapolsek Dompu memerintahkan Timsus Macan Kota Dompu yang dipimpin oleh Kepala tim Aiptu Yusuf, SH untuk mendatangi RSUD Dompu guna meminta keterangan.

“Anggota mendatangi korban di rumah sakit guna dimintai keterangan serta mengarahkan keluarga korban untuk melaporkan ke polisi guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut,” imbuhnya. (***)

Bupati IDP Sukses Gelar Pawai Rimpu, Puluhan Ribu Warga Berpartisipasi

jpn

Bimantika.net -Menjadi Pemimpin publik yang sukses salah satunya adalah adanya partisipasi masyarakat yang di pimpinnya.

Pemerintah Kabupaten Bima di bawah kendali Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, M. IP (IDP) membuktikan tingkat partisipasi masyarakat dalam sebuah even kegiatan yakni PAWAI RIMPU.

Dalam pagelaran Pawai Rimpu ini Pemkab Bima sukses dalam targetnya pecahkan rekor baru Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI).

Perhelatan Rimpu yang melibatkan warga masyarakat itu diselenggarakan pada puncak peringatan Hari Jadi Bima Ke-383 tahun 2023 Sabtu (29/7/2023).

Pawai Rimpu sukses dengan mengangkat tema sentral Bima Ramah dalam Balutan Tembe Nggoli tersebut dengan jumlah peserta sebanyak sehingga mendapatkan penghargaan dari MURI.

Tercatat jumlah peserta tersebut berasal dari 18 kecamatan di Kabupaten Bima, tenaga pendidikan hingga paguyuban etnik dari berbagai daerah.

Pada Kegiatan pawai budaya ini, peserta perempuan mengenakkan rimpu tembe nggoli dan peserta laki-laki mengenakkan sambolo.

“Kedua jenis tampilan tersebut merupakan ciri khas yang dimiliki daerah Kabupaten Bima,” kata Suryadin, SS, M. Si Kabag Prokopimda Kabupaten Bima.

Upaya pemecahan rekor MURI ini melalui penyelenggaraan puncak peringatan Hari Jadi Bima Ke-383 tahun 2023 tingkat Kabupaten Bima secara hybrid dengan berpusat di Desa Rabakodo, Talabiu Kecamatan Woha dan pantauan kru media ini Kecamatan Woha merupakan salah satu penyumbang peserta terbanyak.

“Kami terus menyempurnakan persiapan dengan menyiapkan simulasi jalur dan juga koordinasi dengan pihak-pihak terkait lebih khusus Pemerintah Kecamatan Woha selaku tuan rumah serta unsur TNI/POLRI juga DISHUB Kabupaten Bima. Sehingga pelaksanaan Pawai Rimpu ini bisa berjalan lancar dan sukses,” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, sedikitnya ratusan hingga ribuan peserta baik dari instansi pemerintah maupun kelompok masyarakat dilibatkan langsung pada puncak kegiatan itu meliputi pelajar sekolah, perusahaan, perangkat daerah, perangkat desa hingga kecamatan.

“Alhamdulilah Target kami puluhan ribu peserta mengikuti kegiatan pawai Rimpu ini terwujud dan mendapat penghargaan serta pecahkan rekor MURI,” urainya

Camat Woha Irfan HM. Nor, S. Sos selaku tuan rumah pada acara Pawai Rimpu mengaku semangat dan antusias melihat semangatnya masyarakat Kabupaten Bima.

Pawai Rimpu ini pertama dilakukan di daerah Kabupaten Bima dan pesertanya jauh lebih banyak dengan Pawai Rimpu sebelumnya.

“Partisipasi seluruh komponen yang ada di Kabupaten Bima luar biasa, mulai dari tingkat RT sampai tingkat Daerah yang ada di Kabupaten Bima cukup membanggakan, karena semangat warga hadapi pawai budaya Rimpu ini, semangatnya masyarakat harus diakui untuk hadir diarena” ujar Irfan.

Lanjut Irfan, Atas partisipasi masyarakat Tentunya Pemerintah Kabupaten Bima mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Bima, yang telah secara tulus ikhlas mengorbankan tenaganya mengikuti Pawai budaya Rimpu tanah Bima ini.

Demangat dan kekompakan warga mengikuti acara Pawai Rimpu ini, adalah merupakan wujud dukungan kuat warga Kabupaten Bima terhadap kepemimpinan Dinda-Dahlan (Bima Ramah Jilid II).

“Ini Wujud nyata dukungan elemen masyarakat dalam mensukseskan Program pemerintah Kabupaten Bima dibawah kendali Bupati IDP” tandasnya.

Para peserta pawai rimpu yang didominasi oleh kaum perempuan itu bersemangat dan kompak mengenakan busana rimpu dari kain tenun (Tembe Nggoli/Songke) khas suku Mbojo dengan corak dan warna yang bervariasi. Sementara, peserta laki-laki mengenakan seragam bebas namun dihiasi dengan Tembe Nggoli/Songke (Saremba/Katente Tembe juga sambolo).

“Kita berharap agar kegiatan pawai budaya rimpu tanah Bima ini terus dilestarikan dan digelar setiap tahun oleh Pemkab Bima, terutama pada moment Hari Ulang Tahun Bima seperti ini,” tandasnya.

Untuk diketahui, total aparat gabungan yang dilibatkan untuk sukseskan pawai ini, mencapai 428 orang tersebar pada titik-titik rawan.

Museum Rekor Dunia Indonesia melalui surat keputusan nomor: 11090/R.MURI/VII/2023 Sabtu 29 Juli 2023 memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Bima atas Rekor Pawai Mengenakan Busana Tradisional Rimpu oleh Peserta Terbanyak.

Keputusan yang ditanda tangani Ketua Umum MURI Indonesia Prof. Dr. (HC) KP. Jaya Suprana tersebut dibacakan oleh Direktur Marketing MURI Indonesia Awan Rahargo saat penarikan undian hadiah doorprize Pawai Budaya Hari Jadi Bima Ke-383 dan HUT ke-78 Kemerdekaan RI Tingkat Kabupaten Bima di Sayap Timur Kantor Bupati Bima.

Tim MURI sudah menyaksikan pawai Rimpu dari pagi hingga akhir pawai di sore hari,

Tim MURI sudah melakukan validasi apakah mampu memecahkan rekor.

“Luar biasa ibu-ibu, perempuan, anak-anak semuanya memakai busana tradisional Mbojo yaitu Rimpu yang merupakan ragam busana masyarakat Bima”.

Rimpu merupakan ragam busana yang muncul dan berkembang saat masyarakat menerima Islam, dan inilah kebanggaan masyarakat Bima”.

MURI telah memutuskan bahwa warga Bima telah mampu mencetak rekor peserta perempuan terbanyak dengan 21.383 peserta yang mengenakan busana Rimpu.

Tidak hanya di tingkat nasional tapi juga internasional.

“Ini sebuah kebanggaan yang harus dilestarikan bagi para orang tua yang memiliki anak-anak remaja putri”. Ungkap Awan di hadapan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, M.IP (IDP) Wakil Bupati H.Dahlan M.Noer, unsur FORKOPIMDA, pimpinan DPRD, Sekda Drs. H.M. Taufik HAK,M.Si dan para pejabat teras lingkup Pemerintah Kabupaten Bima.

Bupati IDP dalam sambutannya sesaat setelah menerima piagam rekor MURI tersebut mengungkapkan, masyarakat Kabupaten Bima berkomitmen untuk terus mencetak prestasi sebagai peserta terbanyak yang berpakaian Rimpu.

Penghargaan yang diraih merupakan buah dari kebersamaan seluruh elemen di Kabupaten Bima lebih khusus kaum perempuan yang mengenakan Rimpu. (***)

Pawai Rimpu HUT Bima Raih Rekor MURI, Bupati IDP Terima Penghargaan MURI

jpn

Bimantika.net -Museum Rekor Dunia Indonesia melalui surat keputusan nomor: 11090/R.MURI/VII/2023 Sabtu 29 Juli 2023 memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Bima atas Rekor Pawai Mengenakan Busana Tradisional Rimpu oleh Peserta Terbanyak.

Keputusan yang ditanda tangani Ketua Umum MURI Indonesia Prof. Dr. (HC) KP. Jaya Suprana tersebut dibacakan oleh Direktur Marketing MURI Indonesia Awan Rahargo saat penarikan undian hadiah doorprize Pawai Budaya Hari Jadi Bima Ke-383 dan HUT ke-78 Kemerdekaan RI Tingkat Kabupaten Bima di Sayap Timur Kantor Bupati Bima.

Tim MURI sudah menyaksikan pawai Rimpu dari pagi hingga akhir pawai di sore hari,

Tim MURI sudah melakukan validasi apakah mampu memecahkan rekor.

“Luar biasa ibu-ibu, perempuan, anak-anak semuanya memakai busana tradisional Mbojo yaitu Rimpu yang merupakan ragam busana masyarakat Bima”.

Rimpu merupakan ragam busana yang muncul dan berkembang saat masyarakat menerima Islam, dan inilah kebanggaan masyarakat Bima”.

MURI telah memutuskan bahwa warga Bima telah mampu mencetak rekor peserta perempuan terbanyak dengan 21.383 peserta yang mengenakan busana Rimpu.

Tidak hanya di tingkat nasional tapi juga internasional.

“Ini sebuah kebanggaan yang harus dilestarikan bagi para orang tua yang memiliki anak-anak remaja putri”. Ungkap Awan di hadapan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, M.IP (IDP) Wakil Bupati H.Dahlan M.Noer, unsur FORKOPIMDA, pimpinan DPRD, Sekda Drs. H.M. Taufik HAK,M.Si dan para pejabat teras lingkup Pemerintah Kabupaten Bima.

Bupati IDP dalam sambutannya sesaat setelah menerima piagam rekor MURI tersebut mengungkapkan, masyarakat Kabupaten Bima berkomitmen untuk terus mencetak prestasi sebagai peserta terbanyak yang berpakaian Rimpu.

Penghargaan yang diraih merupakan buah dari kebersamaan seluruh elemen di Kabupaten Bima lebih khusus kaum perempuan yang mengenakan Rimpu.

Kabupaten Bima memiliki banyak motif tenun yang harus menjadi kebanggaan dan akan menjadi motivasi untuk terus melestarikan.

Mengakhiri sambutannya Bupati menyampaikan terima kasih kepada tim MURI dan ini bukan hanya yang pertama tetapi akan terus ditingkatkan pada kegiatan yang akan datang.

Terima kasih atas dukungan penuh FORKOPIMDA, aparat TNI-Polri dalam kelancaran Pawai Budaya tahun ini “. Imbuh Bupati.

Pada kesempatan tersebut dilakukan penarikan hadiah 10 sepeda gunung, 1 unit sepeda motor dan 1 paket hadiah utama Umroh yang diraih Nurhayati Guru Pondok Pesantren Al-Aqsa Pandai Woha.(***)