Rum Lanjutkan Ikhtiar HML Bangun Peradaban Kemajuan Kota Bima

jpn

Bimantika.net -Penjabat (Pj) Walikota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, ST di lantik hari Senin 26 September 2023.

Pelantikan dilakukan sesuai dengan berakhirnya masa jabatan Wali Kota Bima pada 26 September 2023.

Pj Wali Kota Bima Ir. H. Mohammad Rum, ST pada media Online Bimantika Selasa malam 26 September 2023 disalah satu rumah makan di Kota Mataram menyampaikan beberapa hal terkait tugas dan tanggung jawabnya sebagai PJ Walikota Bima yang terhitung 26 September 2023.

“Saya sampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepada saya untuk menjadi PJ Walikota Bima” ujar Rum Minggu (24/9).

Dalam membangun Kota Bima, Rum lebih memilih melanjutkan program program pro rakyat yang dicanangkan oleh Mantan Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML).

Selaku PJ Walikota, Rum berketetapan untuk tidak tidak membuat jargon baru melainkan melanjutkan secara keseluruhan program-program yang sangat bermanfaat untuk rakyat Kota Bima dimasa pemerintahan Walikota HML.

“Saya lebih memilih untuk melanjutkan program wali kota dan wakil wali kota periode sebelumnya dan tidak akan membuat jargon baru” ujar Rum.

Menurut Rum bahwa Tidak ada jargon baru sepanjang program sebelumnya bermanfaat secara luas dan menyeluruh untuk kemaslahatan warga masyarakat Kota Bima.

Saat prosesi pelantikan, Pj Gubernur NTB Lalu Gita Ariadi menanggapi penetapan Sekda Lotim M Juaini Taofik sebagai Pj Bupati Lotim dan Kepala Dinas PUPR NTB H Mohammad Rum sebagai Pj Wali Kota Bima. “Kami bersyukur,” ujarnya.

PJ Gubernur menilai bahwa dua nama tersebut sudah memiliki kapasitas keilmuan, integritas moral dan kompetensi yang mumpuni untuk mengemban tugas dan tanggung jawab, sebagai penjabat kepala daerah.

PJ Gubernur NTB memberikan contoh nyata bahwa pak Rum sudah memiliki pengalaman dalam birokrasi,

“Dua jabatan terakhir misalnya sebagai kepala DPMTSP dan Dinas PUPR NTB, jadi sudah tahu apa yang harus dilakukan ketika menjabat sebagai PJ Walikota Bima,” ungkapnya. (***)

Pj Gubernur NTB Lantik Pj Walikota dan Bupati, Berikut Pesannya

jpn

Bimantika.net -Hari ini, Selasa 26 September 2023 bertempat di Hotel Lombok Raya Mataram berlangsung pelantikan Penjabat (Pj) Walikota Bima dan Bupati Lombok Timur.

Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Gita Ariadi melantik kedua PJ berlangsung penuh khidmat.

Pj yang dilantik adalah Pj Bupati Lombok Timur Juaini Taofik dan Pj Wali Kota Bima Muhammad Rum.

Di Momentum itu, Lalu Gita memberikan arahan pada Juaini dan Rum agar menjalankan tugas dan wewenang sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Agar melaksanakan tugas dan kewenangan sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” ungkap Lalu Gita.

Menurutnya tugas dan tanggung jawab kepala daerah itu antara lain memimpin pelaksanaan urusan pemerintahan bersinergis dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) selaku mitra mendukung pelaksanaan Pilkada, dan menjaga netralitas saat kontestasi itu berlangsung.

Lalu Gita berharap Juaini dan Rum dapat fokus dalam menjalankan kebijakan di pemerintahan. Selain itu, dapat menciptakan akselerasi pembangunan yang berkesinambungan.

Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menunjuk Juaini sebagai Pj Bupati Lombok Timur dan Rum sebagai Pj Wali Kota Bima. Penunjukan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Mendagri Nomor 100.2.1.3-3948 Tahun 2023 tentang Pengangkatan Pj Bupati Lombok Timur dan SK Mendagri Nomor 100.2.1.3-3948 tentang Pengangkatan Pj Wali Kota Bima.

Dalam SK Mendagri tersebut termuat beberapa hal yang tidak boleh dilakukan oleh PJ di antaranya :

  1. Melakukan pengisian jabatan dan Mutasi Pegawai ;
  2. Membatalkan Perizinan yang di keluarkan pejabat sebelum dan/atau mengeluarkan perizinan yang berbeda dengan yang dikeluarkan pejabat sebelumnya ;
  3. Membuat Kebijakan pemekaran daerah ; dan
  4. Membuat Kebijakan yang berbeda dengan Program pembangunan pejabat sebelumnya.

Larangan sebagaimana yang dimaksud dapat dikecualikan setelah mendapat persetujuan tertulis dari Menteri Dalam Negeri.

Juaini sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Daerah Lombok Timur, menggantikan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur Sukiman Azmy dan Rumaksi.

Sementara Muhammad Rum sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang NTB. Ia ditunjuk menggantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dan Feri Sofiyan, SH. (***)

DDS Ala Aiptu Safrin, Bhabinkamtibmas Desa Lanci Jaya

jpn

Bimantika.net -Bertempat di Dusun Worojaya Desa Lanci Jaya, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Bhabinkamtibmas Aiptu Safrin melaksanakan kegiatan Door To Door System’ (DDS), silaturahmi dan tatap muka dengan warga, Senin (25/9/2023) sekira pukul 09.00 Wita.

Pada kesempatan tersebut bhabinkamtibmas menjalin komunikasi yang baik serta memberikan himbauan dan pesan pesan Kamtibmas.
“warga binaan diminta untuk selalu menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif,” tutur Safrin ketika dimintai keterangan.

Di samping itu Safrin menekankan pada warga agar menghindari permasalahan yang bertentangan dengan hukum yang dapat merugikan diri sendiri.

Melalui kegiatan DDS ini harapannya agar terjalinnya silaturahmi yang baik Antara polri dalam hal ini Bhabinkamtibmas dengan warga binaan.

“Warga dapat bersinergi antara Bhabinkamtibmas untuk setiap masalah yang ada di Desa,” pungkas Safrin. (***)

Sosok Edy Suharmanto Birokrasi Cerdas dan Handal Putra Asli Kota Bima, Salah Satu dari Tiga PJ Walikota Bima

jpn

Bimantika.net -Tanggal 26 September 2023 akan berlangsung Proses pelantikan Penjabat (PJ) Walikota Bima Propinsi Nusa Tenggara Barat.

Salah seorang PJ Walikota Bima dari Tiga nama yang diusulkan oleh DPRD Kota Bima adalah Drs. Edy Suharmanto, M.Si yang direkomendasikan oleh sebagian besar Fraksi DPRD Kota Bima.

Pada Media Online Bimantika Jum’,at 22 September 2023, Edy Suharmanto tidak terlalu banyak memberikan komentar.

Namun pada prinsipnya siap untuk mengabdikan diri di tanah kelahirannya.

Para tokoh masyarakat dan tokoh Agama maupun tokoh Birokrasi Asal Bima ang ada di Jakarta pun memberikan respon positif atas tertera nya nama Edy Suharmanto sebagai salah satu tokoh birokrasi pusat yang sangat tegas dan Kharismatik.

“Bagi saya Edy Suharmanto itu teladan yang ada dalam birokrasi Kementerian Dalam Negeri, dan beliau adalah aset terbaik bangsa yang terlahir dari Kota Bima, dan sangat matang dalam karir birokrasinya” ujar Tokoh Masyarakat Bima Jakarta Drs. H. Arifin, MM yang juga mantan Sekretaris Kota Jakarta Timur ini.

Salah satu nama dari tiga nama yang diusulkan oleh DPRD Kota Bima adalah Drs. Edy Suharmanto, M.Si Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Hasil investigasi media online Bimantika mendapatkan sedikit gambaran akan dilantiknya Edy Suharmanto sebagai PJ Walikota Bima.

Edy Suharmanto lahir di Bima 31 Desember 1966 dengan jabatan saat ini Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri-RI.

Ada sejumlah jabatan yang di emban oleh Edy sejak meniti karir di Birokrasi diantaranya :

Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kemendagri-RI.
Kepala Sub Direktorat Sarana Prasarana dan Informasi bencana Direktorat Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran.
Kepala Sub (kasub) Direktorat penyelesaian kebijakan pada direktorat produk Hukum Daerah Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri-RI.
Kasub Direktorat Fasilitas pendataan Penduduk pada Direktorat pendataan Penduduk Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Kasub Tata Operasional dan Standarisasi Pol.PP pada Direktorat Pol.PP dan Linmas.
Kasub Direktorat Operasional dan Sarana Prasarana Pol.PP Direktorat Pol. dan Linmas Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri -RI
Kasub Direktorat Peningkatan Kapasitas SDM POL PP Direktorat Pol.PP dan Linmas Ditjen Pemerintahan.
Kasi Fasilitas Konvensi Internasional pada Subdit Perlindungan Hak-hak Sipil dan Ham Direktorat Ketentraman Ketertiban dan Linmas.
Kasi Informasi dan Kesiagaan pada Subdit Perlindungan masyarakat Ditjen Ketentraman Ketertiban dan Linmas.
Kasi Fasilitas Pencegahan dan penangkalan Wilayah pada Subdit Pencegahan Penangkalan Ditjen Trantib.
Sejumlah pendidikan dan pelatihan (Diklat) pun diikutinya secara seksama, diantaranya adalah :

Diklat Pim II angkatan tahun 2022 di Jakarta
Diklat Pim Tk.III tahun 2008 di Jakarta.
Diklat Pim IV 2005 di Semlak.
Begitu juga dengan Diklat Fungsional yaitu Manajemen Proyek angkatan II tahun 2003 di jakarta yang di selenggarakan oleh Kementrian Dalam Negeri.

Selama kariernya, Edy mendapatkan sejumlah penghargaan diantaranya :

Tahun 2014 meraih Satya Lencana Pengabdian 20 tahun dari Kemendagri RI.
Tahun 2002 meraih penghargaan Satya Lencana Pengabdian 10 tahun dari Depdagri – RI.
Hasil investigasi media online Bimantika bahwa Edy Suharmanto memiliki harta kekayaan Rp. 3.268.587.328 berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara Komisi Pemberantasan Korupsi (LHKPN KPK) periode 2022.

Kekayaan tersebut terdiri oleh tanah dan bangunan Rp. 2.706.543.000, alat transportasi dan mesin Rp.252.000.000, harta bergerak lainnya Rp.110.000.000.

Lalu kas dan setara kas Rp.200.000.000, harta lainnya Rp32.000.000, dan hutang Rp.31.955.672.

Untuk diketahui publik bahwa Rapat Paripurna DPRD Kota Bima menetapkan 3 nama calon Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, pada hari Jumat (4/8/2023).

Saat itu Paripurna dipimpin ketua DPRD Kota Bima, Alfian Indra Wirawan, S. Adm dan laporan pansus disampaikan Ketua Pansus, Irfan.

Hasil informasi dan pantauan media Bimantika saat itu berdasarkan usulan fraksi-fraksi DPRD Kota Bima, ada 3 nama yang diusulkan.

Fraksi Golkar mengusulkan tiga nama, antara lain Edi Suharmanto, Muhammad Rum dan Mukhtar Landa.

Kemudian Fraksi Demokrat mengusulkan dua nama, yaitu Edi Suharmanto dan Muhammad Rum.

Begitu pun fraksi PBB mengusulkan dua nama, yaitu Muhammad Rum dan Edi Suharmanto.

Sedangkan Fraksi PAN mengusulkan 3 nama, yaitu Edi Suharmanto, Muhammad Rum dan Mukhtar Landa.

Hal yang sama pun diusulkan oleh Gerindra, mengusulkan tiga nama juga, yaitu Edi Suharmanto, Muhammad Rum dan Mukhtar Landa.

Dari pengusulan 5 fraksi ini, 4 fraksi mengusulkan nama Edi Suharmanto pada urutan pertama. Sedangkan M Rum hanya satu fraksi yang mengusulkan namanya pada urutan pertama. (***)

Tanda-tanda Seseorang Diinginkan Kebaikan Oleh Allah

jpn

Bimantika.net -Semua orang yang beriman butuh dengan peringatan.

Bahkan orang yang shalih sekalipun, seorang ulama sekalipun, mereka butuh dengan peringatan.

Dan masing-masing dari kita di dalam perjalanan panjang menuju Allah ‘Azza wa Jalla.

Perjalanan panjang yang butuh dengan bekal yang banyak. Dan di samping kiri dan juga kanan jalan tersebut banyak rintangan, banyak gangguan. Yang apabila seseorang tidak berhati-hati di dalam perjalanan tersebut, bisa dia menyimpang. Sehingga akhirnya dia tidak sampai kepada Allah ‘Azza wa Jalla.

Maka butuh seseorang di dalam kehidupan dunia ini kepada peringatan, kepada nasihat untuk menetapi jalan yang lurus yang menyampaikan dia kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

kita merenungi sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan juga Muslim. Dari Muawiyah Ibnu Abi Sufyan.

Dan hadits ini sering disebutkan oleh para Dai, para ustadz, para ulama, para masyaikh, ketika mereka membahas tentang keutamaan menuntut ilmu agama.

Yaitu sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam:

مَنْ يُرِدِ اللَّهُ بِهِ خَيْرًا يُفَقِّهْهُ فِي الدِّينِ

“Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan pada dirinya, maka Allah akan jadikan dia paham tentang agamanya.”

Hadits ini -sekali lagi- diriwayatkan oleh Bukhari dan juga Muslim. Dan menunjukkan keshahihan hadits ini dan tidak diragukan lagi bahwa dia adalah hadits yang shahih. Bahkan dia mencapai derajat yang paling tinggi di dalam keshahihan. Apabila hadits diriwayatkan oleh Bukhari dan juga Muslim, maka ini mencapai derajat yang paling tinggi di dalam kesahihan.

Para ulama menyebutkan derajat-derajat hadits yang shahih. Yang paling tinggi adalah yang muttafaqun ‘alaih (diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim). Kemudian derajat yang kedua adalah yang diriwayatkan oleh Bukhari saja. Derajat yang ketiga, diriwayatkan oleh Imam Muslim saja. Derajat yang keempat, hadits yang memiliki syarat sama dengan yang dimiliki oleh Al-Imam Al-Bukhari dan seterusnya.

Tanda-Tanda Allah memberikan kebaikan pada hambaNYA menurut Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah menuturkan dalam kitabnya yang indah, Al-Wabilush Shayyib:

فمن أراد الله به خيرا فتح له باب الذل والانكسار ودوام اللجأ إلى الله تعالى والافتقار إليه ورؤية عيوب نفسه وجهلها وعدوانها ومشاهدة فضل ربه وإحسانه ورحمته وجوده وبره وغناه وحمده. فالعارف سائر إلى الله تعالى بين هذين الجناحين لا يمكنه أن يسير إلا بهما فمتى فاته واحد منهما فهو كالطير الذي فقد أحد جناحيه.

“Barangsiapa yang Allah kehendaki kebaikan pada dirinya, maka Allah akan bukakan untuknya pintu perendahan diri, perasaan tidak berdaya, selalu bersandar hatinya kepada Allah Ta’ala dan terus-menerus merasa butuh kepada-Nya. Ia memeriksa aib-aib dirinya, kebodohan yang ada padanya dan kezalimannya. Di samping itu, ia menyaksikan dan menyadari betapa luas karunia, ihsan, rahmat, kedermawanan, dan kebaikan Rabbnya serta kekayaan dan keterpujian diri-Nya. Oleh karena itu, orang yang benar-benar mengenal (Allah) akan meniti jalannya menuju kepada Allah di antara kedua sayap (sikap) ini. Dia tidak mungkin meniti jalan hidupnya (dengan baik) kecuali dengan keduanya. Ketika salah satu dari kedua belah sayap itu hilang, maka dia bagaikan seekor burung yang kehilangan salah satu sayapnya” (***//berbagai sumber)

Profil Salah Satu PJ Walikota Bima Edy Suharmanto, Pada Waktunya Selamat Mengabdi di Kota Bima

jpn

Bimantika.net -Teka teki PJ Walikota Bima belum juga ada titik terang.

Salah satu nama dari tiga nama yang diusulkan oleh DPRD Kota Bima adalah Drs. Edy Suharmanto, M.Si Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementrian Dalam Negeri Republik Indonesia.

Hasil investigasi media online Bimantika mendapatkan sedikit gambaran akan dilantiknya Edy Suharmanto sebagai PJ Walikota Bima.

Edy Suharmanto lahir di Bima 31 Desember 1966 dengan jabatan saat ini Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri-RI.

Ada sejumlah jabatan yang di emban oleh Edy sejak meniti karir di Birokrasi diantaranya :

  1. Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran Kemendagri-RI.
  2. Kepala Sub Direktorat Sarana Prasarana dan Informasi bencana Direktorat Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran.
  3. Kepala Sub (kasub) Direktorat penyelesaian kebijakan pada direktorat produk Hukum Daerah Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri-RI.
  4. Kasub Direktorat Fasilitas pendataan Penduduk pada Direktorat pendataan Penduduk Ditjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
  5. Kasub Tata Operasional dan Standarisasi Pol.PP pada Direktorat Pol.PP dan Linmas.
  6. Kasub Direktorat Operasional dan Sarana Prasarana Pol.PP Direktorat Pol. dan Linmas Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri -RI
  7. Kasub Direktorat Peningkatan Kapasitas SDM POL PP Direktorat Pol.PP dan Linmas Ditjen Pemerintahan.
  8. Kasi Fasilitas Konvensi Internasional pada Subdit Perlindungan Hak-hak Sipil dan Ham Direktorat Ketentraman Ketertiban dan Linmas.
  9. Kasi Informasi dan Kesiagaan pada Subdit Perlindungan masyarakat Ditjen Ketentraman Ketertiban dan Linmas.
  10. Kasi Fasilitas Pencegahan dan penangkalan Wilayah pada Subdit Pencegahan Penangkalan Ditjen Trantib.

Sejumlah pendidikan dan pelatihan (Diklat) pun diikutinya secara seksama, diantaranya adalah :

  1. Diklat Pim II angkatan tahun 2022 di Jakarta
  2. Diklat Pim Tk.III tahun 2008 di Jakarta.
  3. Diklat Pim IV 2005 di Semlak.

Begitu juga dengan Diklat Fungsional yaitu Manajemen Proyek angkatan II tahun 2003 di jakarta yang di selenggarakan oleh Kementrian Dalam Negeri.

Selama kariernya, Edy mendapatkan sejumlah penghargaan diantaranya :

  1. Tahun 2014 meraih Satya Lencana Pengabdian 20 tahun dari Kemendagri RI.
  2. Tahun 2002 meraih penghargaan Satya Lencana Pengabdian 10 tahun dari Depdagri – RI.

Hasil investigasi media online Bimantika bahwa Edy Suharmanto memiliki harta kekayaan Rp. 3.268.587.328 berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara Komisi Pemberantasan Korupsi (LHKPN KPK) periode 2022.

Kekayaan tersebut terdiri oleh tanah dan bangunan Rp. 2.706.543.000, alat transportasi dan mesin Rp.252.000.000, harta bergerak lainnya Rp.110.000.000.

Lalu kas dan setara kas Rp.200.000.000, harta lainnya Rp32.000.000, dan hutang Rp.31.955.672.

Untuk diketahui publik bahwa Rapat Paripurna DPRD Kota Bima menetapkan 3 nama calon Penjabat (Pj) Wali Kota Bima, pada hari Jumat (4/8/2023).

Saat itu Paripurna dipimpin ketua DPRD Kota Bima, Alfian Indra Wirawan, S. Adm dan laporan pansus disampaikan Ketua Pansus, Irfan.

Hasil informasi dan pantauan media Bimantika saat itu berdasarkan usulan fraksi-fraksi DPRD Kota Bima, ada 3 nama yang diusulkan.

Fraksi Golkar mengusulkan tiga nama, antara lain Edi Suharmanto, Muhammad Rum dan Mukhtar Landa.

Kemudian Fraksi Demokrat mengusulkan dua nama, yaitu Edi Suharmanto dan Muhammad Rum.

Begitu pun fraksi PBB mengusulkan dua nama, yaitu Muhammad Rum dan Edi Suharmanto.

Sedangkan Fraksi PAN mengusulkan 3 nama, yaitu Edi Suharmanto, Muhammad Rum dan Mukhtar Landa.

Hal yang sama pun diusulkan oleh Gerindra, mengusulkan tiga nama juga, yaitu Edi Suharmanto, Muhammad Rum dan Mukhtar Landa.

Dari pengusulan 5 fraksi ini, 4 fraksi mengusulkan nama Edi Suharmanto pada urutan pertama. Sedangkan M Rum hanya satu fraksi yang mengusulkan namanya pada urutan pertama. (***)

Ideologi Iblis Merasa Lebih Baik dari Nabi Adam, Penyebab Kesombongan & Kebodohan

jpn

Bimantika.net -Diantara sebab-sebab munculnya kejahiliyyahan (kebodohan,red) pada suatu masyarakat antara lain :

Pertama, dzannus su-i billah (asumsi/sangkaan-sangkaan yang buruk kepada Allah).

Mereka memiliki pengetahuan tentang Allah Ta’ala namun hanya berdasarkan sangkaan semata dan tidak berdasarkan ilmu dan petunjuk yang benar.

“Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja. Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka kerjakan.” (QS. Yunus, ayat ke-36)

Diantara contoh sangkaan-sangkaan buruk mereka kepada Allah Ta’ala adalah mereka menyangka bahwa Allah Ta’ala membutuhkan sekutu,

“Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar.” (QS. Az-Zumar, ayat ke- 3)

Berawal dari sangkaan-sangkaan buruk kepada Allah Ta’ala yang tak berdasar itu, lahirlah sangkaan-sangkaan buruk lainnya.

Diantaranya adalah mereka berprasangka buruk kepada agama Allah dan rasul-Nya.

Allah mengadzab orang-orang munafik baik laki-laki maupun perempuan, laki-laki musyrik maupun perempuan yang mereka dengki kepada orang-orang yang beriman dan yang mereka menyerang kaum muslimin, dan yang mereka menyangka dengan sangkaan buruk kepada Allah yang bahwasanya mereka menganggap bahwa Allah tidak akan menolong agama-Nya, tidak juga meninggikan kalimat-Nya, dan Allah menjadikan pengikut kebenaran di atas pengikut kebathilan.

Kedua, al-istighna (merasa cukup). Sehingga tidak merasa butuh dan perlu kepada hidayah Allah Ta’ala.

Mereka bersikap melampaui batas dan sombong di hadapan ayat-ayat Tuhannya; tidak mau mendengar dan memikirkannya.

Mereka merasa telah mapan dan nyaman dengan apa yang ada di sekelilingnya karena memiliki kekayaan dan harta.

“Ketahuilah! Sesungguhnya manusia benar-benar melampaui batas. Karena Dia melihat dirinya serba cukup.” (QS Al-‘Alaq, ayat ke- 6 dan 7)

Mereka berkilah ketika diseru kepada Islam,

“Apabila dikatakan kepada mereka: ‘Marilah mengikuti apa yang diturunkan Allah dan mengikuti Rasul’. Mereka menjawab: ‘Cukuplah untuk kami apa yang kami dapati bapak-bapak kami mengerjakannya’. Dan apakah mereka itu akan mengikuti nenek moyang mereka walaupun nenek moyang mereka itu tidak mengetahui apa-apa dan tidak (pula) mendapat petunjuk?” (QS. Al-Maidah, ayat ke-104)

Ketiga, al-istikbar (kesombongan). Merasa diri besar sehingga menolak kebenaran seraya melecehkan orang lain.

Inilah ideologi Iblis yang merasa diri lebih baik dari Adam, sehingga berani menyelisihi dan membangkang kepada perintah Allah azza wa jalla untuk bersujud kepadanya,

“Allah berfirman: ‘Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam) di waktu Aku menyuruhmu?’ Menjawab iblis, ‘Saya lebih baik daripadanya: Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah’”. (QS. Al-A’raf, 7: 12)

Inilah ideologi Fir’aun dan para pengikutnya, mereka mengingkari bukti-bukti kekuasaan Allah Ta’ala yang ditunjukkan oleh Nabi Musa ‘alaihis salam karena mereka saat itu bisa melakukan apa saja dan merasa lebih tinggi dibanding utusan-Nya itu.

“Dan mereka mengingkarinya karena kezaliman dan kesombongan (mereka) padahal hati mereka meyakini (kebenaran)nya. Maka perhatikanlah betapa kesudahan orang-orang yang berbuat kebinasaan.” (QS. An-Naml, 27: 14).

Inilah ideologi kafir musyrikin pada masa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang berpaling dari seruan Al-Qur’an karena memandang ajaran nenek moyangnya lebih baik dari ajaran Islam.

penampilan jahiliyah di era yang semakin modern ini, orang berlomba-lomba untuk tampil eksis di depan orang lain.

Banyak yang sampai rela menghabiskan jutaan bahkan milyaran untuk menunjang penampilannya.

Pola penampilan tersebut dapat dikategorikan sebagai pola penampilan jahiliyah.

Fenomena tersebut melahirkan budaya hedonisme, yang mana segala sesuatu selalu diukur dengan besarnya harta, begitu juga dengan penampilan.

Masalah yang muncul selanjutnya ialah gap atau kesenjangan sosial yang amat dalam, dimana di satu sisi ada orang yang dengan mudah membeli pakaian dengan harga yang relatif tinggi, di sisi lain ada orang yang rela berpakaian “mbah-reng-nggo” atau dicuci, kering lalu dipakai lagi.

Lebih parahnya, ketika nafsu hedonisme tidak dibarengi dengan kemampuan dan daya beli, maka yang terjadi adalah hutang di sana-sini karena memaksakan diri untuk membeli sesuatu yang sebenarnya belum mampu dibeli.

Lihatlah betapa mudahnya seseorang mengajukan kredit sepeda motor, bahkan hanya demi sebuah smartphone-pun sampai rela berhutang karena di beberapa tempat, HP dapat dibeli dengan sistem kredit.

Belum sampai lunas, motor sudah diambil lagi oleh bank, sungguh memprihatinkan.

Tampaknya, jahiliyah bukan produk pemahaman yang hanya berlangsung pada masa Arab pra Islam saja, tetapi sudah menjadi bahaya laten dalam kehidupan masa kini.

Kejahiliyahan bangsa Arab masa lalu hanya sebagai contoh, karena faktanya paham jahiliyah dapat terjadi di seluruh belahan dunia dan di seluruh lapisan masyarakat. Islam datang untuk menyempurnakan akhlak manusia di seluruh alam.

Di era saat ini, tantangan umat Islam jauh lebih berat dibanding pada masa lalu. Musuh Islam pada masa sekarang bukan berwujud orang atau benda yang kasat mata, tetapi ada di dalam mental umat itu sendiri.

Akal dan mental manusia siap digerogoti oleh nafsu manakala ia tidak mampu mempertahankannya. (***//Berbagai Sumber)

Pelaku Pencurian Asal Serakapi di Tangkap Polisi

jpn

Bimantika.net -Team Jatanras Polres Dompu berhasil mengamankan terduga pelaku Pencurian dengan Pemberatan (Curat) inisial RA (19) asal Desa Sorisakolo, Kecamatan Dompu Kabupaten Dompu tanpa perlawanan.

Ia ditangkap berdasarkan laporan korban, LW (19) juga warga Desa Sorisakolo, dengan barang bukti 1 (satu) unit Handphone, merk Xiaomi seharga berkisar Rp. 2.000.000,-

Kasatreskrim Polres, Iptu Ramli, SH., ketika dikonfirmasi membenarkan adanya penangkapan terduga pelaku curat tersebut pada Hari Sabtu Tanggal 19 September 2023, sore sekitar Pukul 15.00 Wita.

Penangkapan ini awalnya atas laporan korban yang mengaku Handphone miliknya dicuri pelaku saat tengah di charge.

“korban mengaku mengecas handphone miliknya di dalam toko milik orangtuanya,” ungkap Kasat.

Berselang beberapa saat kemudian usai makan siang, korban kembali namun tidak menemukan Handphone miliknya hingga dicari ke seluruh sisi toko.

“atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian dua juta rupiah,” jelas Kasat.

Berdasarkan laporan kejadian, tim melakukan penyelidikan terkait keberadaan pelaku selanjutnya pada hari Selasa tanggal 19 September 2023 sekitar pukul 15:00 wita Tim PUMA Polres Dompu mendapatkan informasi terkait keberadaan pelaku yang berada di rumah orang tuanya.

“Kemudian Tim langsung bergerak menuju TKP dan langsung mengamankan terduga pelaku tanpa perlawanan,” lanjut Kasat.

Kini, setelah berhasil diamankan pelaku dan barang bukti di bawa ke Mako Polres Dompu untuk proses hukum lebih lanjut. (***)

Sinergitas TNI-Polri, Kapolres Bima Hadiri Pembukaan TMMD Ke-118 Tahun 2023

jpn

Bimantika.net -Kepala Kepolisian Resor Bima AKBP Hariyanto SH, S.IK menghadiri Upacara Pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke 118 T.A 2023.

Pembukaan TMMD Tahun Anggaran 2023 Kabupaten Bima berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Riamau Kecamatan Wawo Kabupaten Bima.

Bertindak sebagai inspektur upacara TMMD 2023 tersebut Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri, SE, M. IP (IDP) Rabu 20/09/23 Sekira Pukul 08.30. WITA.

Tentara Manunggal Membangun Desa/ TMMD ke 118 T.A 2023 kali ini mengangkat Tema, ” Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Semakin Kuat”.

“Polres Bima Kabupaten mendukung penuh program TMMD 118 T .A .2023 di Kabupaten Bima” Ungkap Kapolres Bima AKBP Hariyanto SH, S.IK Sebagaimana diulas kasi humas iptu adib Widayaka.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Hj.Indah Damayanti Putri SE, M.IP, Kasiter Korem 162/WB Kolonel Czi I Gusti Putu Dwika Kapolres Bima AKBP Hariyanto SH, SIK, Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, Dandim 1608/Bima Letkol Inf. Andi Lalulianto S.Kom, Pimpinan OPD Kabupaten Bima, Kades Se Kecamatan Wawo, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat dan Tokoh pemuda Kecamatan Wawo. (***)

Bupati IDP Pimpin Upacara Pembukaan TMMD Ke-118

jpn

Bimantika.net -Kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-118 tahun anggaran 2023 tingkat Kabupaten Bima dipusatkan di Lapangan Desa Riamau Kecamatan Wawo Rabu (20/9).

Kegiatan dimulai dengan pemeriksaan pasukan oleh Bupati Bima didampingi Kasi Teritorial Korem 162/Wirabhakti, Kolonel Czi. I Gusti Putu Dwika, Dandim 1608/Bima Letkol. Inf.Andi Lulianto, Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi S.IK, Kapolres Bima AKBP Hariyanto SH dan pejabat utama TNI-POLRI.

Pada upacara yang juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Yasin. S.Pdi, para Kepala OPD Terkait tersebut, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE.,M.IP (IDP) yang bertindak selaku Inspektur Upacara pada kegiatan yang mengangkat tema “Sinergi Lintas Sektoral Mewujudkan Kemanunggalan TNI-Rakyat Semakin Kuat”.

Dalam amanatnya mengatakan TMMD menunjukkan pentingnya sinergi antara TNI dan masyarakat.

Bupati IDP dalam sambutannya menyampaikan terimakasih atas dukungan semua pihak sehingga TMMD Ke-118 tahun 2023 ini berjalan dengan baik.

“Seluruh elemen masyarakat diminta untuk ikut mendukung kegiatan bersama TNI-POLRI siap dan memastikan dari mengikuti rangkaian kegiatan yang telah direncanakan karena ini penting bagi kemajuan Dou Labo Dana Mbojo”. Harap Bupati.

Kepada masyarakat setempat agar senantiasa menjaga alam, menghindari pemanfaatan hutan diluar fungsi yang telah ditetapkan untuk menjaga kelestarian dan keberlanjutan alam bagi anak cucu.

Setelah penyampaian sambutan, Bupati didampingi FORKOPIMDA dan Camat Wawo melakukan pemukulan Gong menandai dimulainya TMMD.

Sebelumnya, Komandan Satgas TMMD Ke-118 yang juga Kasdim 1608/Bima Mayor. Czi Edi Gustaman melaporkan, sasaran kegiatan mencakup aspek fisik dan non fisik.

Kegiatan fisik mencakup pembuatan saluran drainase sepanjang 300 meter, jalan beton sepanjang 120 meter X 3 meter, Pembangunan Posyandu 10 meter X 6 meter, melanjutkan pembangunan Masjid Darul Nadwa Riamau seluas 14 meter X 12,5 meter, tempat wudhu dan bak penampungan air bersih.

Sementara pada sasaran non fisik mencakup, penyuluhan hukum, bahaya Narkoba, penyuluhan Bela negara dan wawasan kebangsaan, Pelayanan Posyandu dan KB, kesehatan Reproduksi dan penyuluhan penghijauan hutan dan lahan”. Paparnya. (***)