Nabi Muhammad Sebagai Uswatun Khasanah dengan Julukan Al-Amin

jpn

Foto : Tangkapan Layar Geogle

Bimantika.net -Selain menyandang gelar Uswatun Khasanah, Nabi juga mendapat julukan Al Amin, yaitu yang dapat dipercaya”, ujar Syaifullah. Dan juga lanjut Syaifullah, Keteladanan Nabi Muhammad ditunjukan dengan sikap yang pemurah, pengasih dan penyayang.

Selain menyandang gelar Uswatun Khasanah, Nabi juga mendapat julukan Al Amin, yaitu yang dapat dipercaya.

Keteladanan Nabi Muhammad ditunjukan dengan sikap yang pemurah, pengasih dan penyayang.

Oleh karena itu, tidaklah heran apabila didalam risalah kerasulannya beliau mendapat sebutan Rahmatan Lil’Alamin.

Nabi Muhammad adalah Nabi penutup tidak ada lagi nabi atau rasul setelah beliau, beliau pemimpin dan pendakwah yang sukses, ini dibuktikan dengan keberhasilan beliau menyatukan bangsa Arab yang selama ini terpecah belah.

Dan mampu membawa bangsa Arab dari zaman kegelapan ke zaman terang benderang.

Kelima Rasul yang memperoleh gelar ulul azmi adalah Nabi Nuh, Nabi Ibrahim, Nabi Musa, Nabi Isa dan Nabi Muhammad SAW.

Sedangkan gelar khalilullah, yang artinya kekasih Allah adalah milik Nabi Ibrahim.

Rasulullah merupakan sosok suri teladan dalam agama Islam. Yang mana dalam Al-Qur’an yaitu Surah Al-Ahzab ayat 21 beliau disebut dengan uswatun hasanah.

لَقَدْ كَانَ لَكُمْ فِيْ رَسُوْلِ اللّٰهِ اُسْوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنْ كَانَ يَرْجُوا اللّٰهَ وَالْيَوْمَ الْاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيْرًاۗ

Arab Latin: laqad kāna lakum fī rasụlillāhi uswatun ḥasanatul limang kāna yarjullāha wal-yaumal-ākhira wa żakarallāha kaṡīrā

Artinya: Sungguh, pada (diri) Rasulullah benar-benar ada suri teladan yang baik bagimu, (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat serta yang banyak mengingat Allah.

Keteladanan Nabi SAW bukan hanya dalam dakwah dan akhlaknya, tetapi juga dalam beribadah kepada Allah. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Mughirah bin Syubakra, ia berkata bahwa:

‘Rasulullah selalu bangun malam (shalat tahajud) sehingga kakinya bengkak. Ketika dikatakan kepadanya bukankah Allah telah mengampuni dosa-dosa kamu yang terdahulu dan akan datang. Nabi SAW menjawab “Apakah tidak patut aku menjadi orang yang bersyukur?” (HR Bukhari)

Meskipun beliau sudah dijanjikan oleh Allah sebagai ahli surga, ibadah Rasulullah tetap melebihi manusia-manusia lainnya. Sehingga beliau lah sosok pemimpin yang wajib kita teladani dalam segala hal di kehidupan ini. (**//Berbagai sumber)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *