Bimantika.net Mantan Kabag Umum Setda Kota Bima yang kini menjabat sebagai Sekretaris Dinas Dukcapil Kota Bima Muzzammil, SE yang dikonfirmasi sejumlah membenarkan aset-aset daerah yang ada dalam ruangan Walikota Bima Periode 2013-2018 dikembalikan kepda Pemkot Bima setelah sekian lama tidak ada ruangan Walikota Bima.
Namun pengembalian barang itu disimpan di gudang di Paruganae Covention Hall Kota Bima karena alasan tidak adanya tempat penyimpanan di Kantor Walikota Bima.
“Soal aset-aset daerah tersebut berpindah tempat dari ruang kerja Walikota Bima ke rumahnya HMQ, tentu saja saya tidak tahu.
Dan apakah perpindahan aset-aset daerah tersebut dari ruang kerja Walikota Bima ke rumahnya HMQ diawali dengan penandatanganan berita acara secara resmi saat itu ? Muzzammil mengelak karena tidak mengetahuinya. “Saya juga tidak tahu soal itu,” elak Muzzamil pada sejumlah media.
Sisi Lainnya, Muzzamil ungkapkan berita acara pengembalian aset daerah tersebut dari HMQ ke pihak Inspektorat Kota Bima tahun 2021 itu ada.
Hanya saja, Muzzamil tidak menjelaskan secara rinci tentang seperti apa bentuk berita acara pengembalian aset-aset daerah dari HMQ kepada pihak Inspektorat.
“Saya benar-benar tidak tahu soal itu. Sebab, akses kami ke ruang kerja Walikota Bima saat itu bukan berada di tangan pihaknya (Bagian Umum), tetapi berada di tangan Sekretarisnya yang kantornya berdekatan dengan pintu masuk ruangan kerjanya Walikota Bima saat itu (HMQ),” ujar Muzzamil.
Muzamil kemudian memastikan bahwa tak ada seorang stafnya pada Bagian Umum Setda Kota Bima yang mengetahui pengangkutan aset-aset daerah tersebut dari ruangan kerja Walikota Bima ke rumah pribadinya HMQ saat itu.
Muzzamil mengaku telah menanyakan kepada seluruh pegawai pada Bagian Umum.
“Saya hanya tahu bahwa aset-aset daerah tersebut sudah dikeluarkan dari ruangan kerja Walikota Bima kemudian dibawa ke rumah pribadinya HMQ yakni berdasarkan informasi yang dari seorang Sekretaris Pak Walikota Bima saat itu (HMQ) berinisial FR,” ucap Muzzamil.
Setelah dirinya tahu bahwa aset-aset daerah tersebut saat itu sudah dibawa ke rumah pribadinya HMQ, Muzzamil mengaku langsung berkoordinasi dengan Sekda Kota Bima, Drs. H. Muhtar Landa, MH.
Oleh karenaya kata Muzzamil, Sekda Kota Bima tersebut agar sebisa mungkin berusaha mengisi fasilitas kerja di ruangan di dalam ruangan kerja Walikota Bima tersebut sebelum H. Lalu Wijaya Kusumah dilantik secara resmi sebagai Walikota Bima tahun 2018.
“Karena H. Lalu Kusumah Wijaya segera dilantik sebagai Pjs Walikota Bima dalam waktu segera saat itu, akhirnya fasilitas-fasilitas kerjanya di ruangan kerjanya itu harus diisi secepatnya pula.
Dan akhirnya, fasilitas-fasilitas kerja Pjs Walikota Bima di ruang kerjanya tersebut diisi oleh Lis Daniar dengan sejumlah barang dengan jenis yang sama.
Namun jelasnya bahwa sumber anggaranya bukan dari APBD Kota Bima saat itu. Dan Lis Daniar menghadirkan sejumlah fasilitas kerja Pjs Walikota Bima tersebut di ruangan kerjanya, bukan atas perintah saya.
“Sekali lagi, untuk hal itu saya tidak pernah memerintahkan Lis Daniar. Dan saat itu Lis Daniar masih menjabat sebagai sebagai Bendahara keuangan pada Bagian Umum setempat,” bantahnya. (***)

