Menunggu Sikap Politik Gubernur, Akankah Mempengaruhi Pilkada Kabupaten Bima ?

Oleh : Muslihun Yakub

Bimantika,- News
Kemenangan Partai Golkar dalam Pemilu Legislatif dengan memperolehn sembilan kursi di DPRD Kabupaten Bima adalah modal politik yang memastikan IDP untuk maju sebagai Calon Bupati Bima periode 2020-2025. Sekali lagi calon Bupati!! Sementara posisi Ketua DPRD secara otomatis diisi oleh Kader Golkar karena Golkar memperoleh kursi paling banyak. Siapa ketua DPRD yang akan diputuskan oleh Golkar….? Faksi internal Partai Golkar sejuta persen ingin memangkas Yandi. Sementara Yandi adalah putra Ketua Golkar Kabupaten Bima. Soal ini adalah ujian pertama kematangan IDP dalam berpolitik yang secara langsung punya keterkaitan dengan persepsi publik dan aksepsetasi politik IDP. Jika salah dalam mengambil keputusan pada soal ini, maka pintu awal kekalahan IDP dalam pilkada.

Golkar membutuhkan koalisi dengan partai lain untuk mengusung IDP kembali dicalonkan dalam Pilkada 2020. Dengan siapa Golkar berkoalisi? Soal ini dinamis dan pragmatis. PDIP, HANURA, adalah dua partai dalam konteks ke-Bima-an yang mengutamakan pragmatisme? Gue dapat selesai urusan (kurang lebih begitu).

Sementara PAN, NASDEM, PKS, relatif punya niat mengubah haluan bahwa IDP kalau bisa diakhiri satu periode. Tapi opsi itu bisa dibaca sebagai manuver mereka agar tidak sulit menjadi orang kedua dari IDP kecuali PKS. Menarik keluar PKS sebagai pengecualiaan dalam peta koalisi Mengusung IDP didasarkan pada analisis bahwa Dr. Zul/Gubernur NTB tidak menginginkan lagi IDP menang dalam periode kedua.

Strategi PKS bisa mematikan kartu politik Golkar dan IDP dalam konteks Pilkada 2020 jika PKS mampu sejalan dan seirama dengan GERINDRA. Dua partai ini bila sejalan dan bertemu dalam Kepentingan pembaharuan yang sama, maka IDP selesai apapun skenario dan strategi Golkar maupun Parpol yang berkoalisi dengan Golkar.

Siapa yang PKS inginkan? Kartu itu ada pada Dr. Zul, Gubernur NTB. Siapa yang disetting Gerindra? Ada dalam meja eks Kopassus. Mungkinkah PKS dan Gerindra mengusung Wakil untuk IDP? Sangat mungkin, tapi kecil peluangnya.

Bagaimana Langkah Politik Demokrat?
Demokrat ingin membuat skema alternatif, tetapi tidak cukup memadai punya kewibawaan untuk meyakinkan partai lain kecuali sedari awal sudah mengambil sikap di belakang Wakil Bupati. Demokrat tidak jeli, jelas ketinggalan kereta yang dampaknya menurunkan perolehan suara Demokrat untuk pemilu yang akan datang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom marsbahis casibom hacklink market marsbahis giriş vdcasino casibom