Kuasai Shabu, Oknum Wartawan di Tangkap Tim Cobra Polres Bima Kota

Bimantika.net Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH yang di wawancara khusus media Online Bimantika Jum’at 18 Maret 2022 menyebutkan Akan terus menerus meningkatkan pelayanan pengayoman serta penindakan setiap bentuk kriminal yang dilakukan oleh siapapun dalam modus operandi apapun.

Polres Bima Kota membentuk Tim Puma 1 dan 2, Tim Cobra 1 dan 2 semata-mata menurutnya adalah dalam rangka meningkatkan tugas-tugas pokok Kepolisian.

Melalui Satuan Narkoba Polres Bima Kota kembali melakukan pengungkapan dan dan penangkap pada pemilik Narkoba Jumat (18/3/2022)

Polisi Menangkap IM alias Aco karena menguasai tujuh poket Narkotika jenis sabu.

Seizin Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH., Kasat Narkoba Polres Bima Kota AKP Thamrin, S. Sos menyebutkan bahwa
Penangkapan dilakukan di rumah oknum yang berprofesi sebagai wartawan di Lingkungan Sarata RT/RW 019/006 Kelurahan Paruga Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima.

AKP Tamrin, S.Sos merincikan bahwa dalam penangkapan tersebut pihaknya mendapatkan barang bukti (BB) tujuh paket sabu dengan berat bruto 2,30 gram dan berat Netto 0,61 gram.

Selain itu diamankan satu lembar plastik klip bening kosong. Satu lembar tisu warna putih, rokok, korek gas, alat hisap sabu, isolasi bening kecil, slip bukti transfer, dompet, ATM, HP, tabung kaca, serta satu buah pipet yang dimodif sekop.

Lanjut Thamrin, bahwa penangkapan Aco hasil pengembangan dari pelaku Narkoba sebelumnya berinisial SY.

“Tim Cobra selanjutnya melakukan proses penyelidikan dan pengembangan setelah mengintrogasi SY” ungkap Thamrin.

Saat penggeledahan Menurut Thamrin disaksikan oleh Ketua RT setempat yakni Jumlin Kasim.

“Tujuh lembar plastik klip berisi kristal bening yang diduga narkotika jenis sabu tersimpan di dalam bungkus rokok dan tergeletak di atas tanah di bawah jendela samping rumah IM alias Aco” Demikian Ungkap Kasat Narkoba. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *