Bimantika.net Ketua Harian KONI Kota Bima Sudirman DJ, SH selaku CDM (chief of de Mission) atau ketua kontingen ikuti Rapat Koordinasi (Rakor) seluruh CDM di mataram Kamis 9 Pebruari 2023 terkait pelaksanaan Pekan Olahraga Propinsi (Porprov) NTB.
DJ Sapaan akrab Anggota DPRD Kota Bima Tiga Periode ini menyebutkan bahwa rakor tersebut terkait dengan persiapan-persiapan pelaksanaan Porprov.
“Yang di bahas terkait dengan kedatangan atlit di Mataram, penempatan tempat hotelnya dan pelaksanaan pembukaan” ujar DJ.
Ditanya soal bagaimana adanya indikasi-indikasi kuat akan terjadi inkonsistensi KONI NTB dalam menerapkan aturan terkait pelaksanaan Porprov, Dengan santai DJ menjawab urusan itu ada Technical Meeting (TM) nya dari seluruh Cabang Olahraga (Cabor).
“Soal itu dibicarakan saat technical meeting seluruh Cabor” tegas DJ.
Hasil wawancara media Bimantika dengan sejumlah pengurus Kota Bima lainnya meminta agar pedoman umum pelaksanaan Porprov XI NTB yg telah disepakati oleh Pengurus Propinsi (Pengprov) Cabor se NTB 22 Juni 2022 diterapkan.
Menurutnya Ada beberapa Point dalam pedoman umumnya antara lain diwajibkan kepada semua cabor agak setiap atlit hanya diperbolehkan mengikuti maksimal 3 nomor pertandingan baik nomor perorangan beregu, tim dan mix (campuran).
“Ini dimaksudkan agar tidak ada monopoli medali utk atlit tertentu pada cabang olahraga tertentu” ujarnya.
Lanjutnya dalam pedoman tersebut tertera Pertandingan bisa dilaksanakan apabila diikuti oleh minimal 4 Kabupaten atau Kota se NTB.
Ia menegaskan bahwa pedoman Ini menjadi acuan bagi semua cabang olahraga.
“Dan apabila ini dilanggar maka sangat berpeluang terjadi insiden dilapangan saat bertanding” ungkapnya.
Ia mengisahkan Pengalaman Porprov X NTB, Pernah terjadi salah satu contoh pada cabang olahraga menembak, renang Dan panahan
“Sehingga monopoli medali emas, perak dan perunggu bagi kota kabupaten tertentu terjadi di ajang Porprov 4 Tahun lalu” ungkitnya.
Sementara itu beberapa cabang olahraga pengurus provinsi bisa dipastikan ada yang mengikuti pedoman umum dan jangan sampai ada cabor yang tidak mempedomani nya.
Ia memberi contoh kongkrit bahwa cabang olahraga panjat tebing NTB. Pada Porprov X NTB tahun 2018 tidak ada aturan seperti ini maksimal 3 nmr bagi atlit.
“Maka dulu bisa mengikuti nomor sejumlah 7 hingga 9 nomor per atlit, Porprov kali ini diharapkan mengacu pada pedoman umum sudah tidak bebas seperti dulu lagi” demikian Ujarnya.
Untuk memastikan semua kegiatan Porprov berjalan sesuai komitmen dan regulasi sportivitas, Media Bimantika meminta komentar dari KONI NTB.
Ir. Agus Suharyan, Waketum I (Binpres dan Iptek) KONI NTB yang di konfirmasi Media Bimantika Jum’at Siang 10 Pebruari 2023 melalui saluran WhatsApp nya belum memberikan keterangan apapun.
Izin Media Bimantika mau tanya kepastian apakah pasti bahwa cabor Se NTB ini dalam ajang Porprov NTB akan melaksanakan pedoman umum maksimal 3 nomor pertandingan dalam 1 Cabor ?? Dan gimana dgn atlit yg diluar NTB.
Karena ada indikasi kuat bahwa seperti cabang olahraga menembak, panahan dan atletik mendaftarkan atlitnya lebih dari 3 nomor Pertandingan. Demikian Bimantika ajukan pertanyaan ?? (***)

