Ketua Pokmas Ranggo Bantah Ada Penolakan Bongkar Rumah Warga Relokasi

Bimantika.net _Ketua Pokmas Bersyukur Ranggo Kelurahan NaE Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima Aby Muslikh membantah kalau khusus di Ranggo terjadi penolakan pembongkaran rumah Relokasi bantaran sungai romo Ranggo sebagaimana informasi yang tersebar di media sosial.

Justru warga bantaran sungai ranggo sangat riang gembira menyambut adanya program relokasi tersebut dan sudah nyatakan bersedia untuk dibongkar rumanya.

“Kesepakatan kita dengan pemerintah sangat jelas bahwa dari bibir sungai hingga 5 meter sudah di tandatangani kesepakatan dalam hal pembongkaran rumah” ujarnya saat di wawancara di rumahnya RT 01 RW 01 Ranggo Kelurahan Nae RasanaE Barat Sabtu 12 November 2022.

Ia menyebutkan bahwa dengan dibebaskannya lima meter bantaran sungai lalu menjadi akses jalan maka kehidupan warga bantaran sungai ranggo akan nampak indah walau tinggal di pinggiran sungai.

“Bahkan harga tanah nantinya akan meningkat tajam setelah selesai di bongkar lima meter dan di aspal jalannya, sehingga warga sambut riang gembira programnya Walikota HM Lutfi” ujarnya.

Ia pun mencontohkannya bahwa warga pemilik bangunan permanen pabrik tahu di Ranggo sampai detik ini menanyakan kapan pabriknya di bongkar.

“Pemilik bangunan Pabrik tahu tepat samping jembatan Romo malah setiap hari nanya ke saya kapan pabriknya di bongkar sangking diterima baiknya program pembongkaran rumah bantaran sungai romo” demikian ujarnya.

Diakhir wawancaranya ia mengemukakan bahwa kenapa dirinya menamakan Pokmas Bersyukur karena semata-mata merasa bersyukur atas apa yang diprogramkan oleh Walikota Bima HM Lutfi.

“Itu dasarnya saya namakan Pokmas Bersyukur karena merasa syukur Alhamdulillah program Relokasi ini membuka akses jalan, sehingga rumah kami yang sebelumnya dibelakang kini sudah akan menghadap jalan, kalaupun ada riakan kecil wajar karna mungkin terkait so” ungkapnya. (***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *