IDW Harapkan Pemkab Bima Jadikan Pertanian sebagai Pondasi Pembangunan

Bimantika.net
Salah Seorang Pemerhati Lingkungan, Syaifullah AR atau biasa dengn nama krennya Ipoel Duta Waskita (IDW) menyebutkan bahwasannya Kabupaten Bima merupakan Kabupaten Agraris, 40% menjadikan gunung sebagai sumber kehidupanya.
“Jika demikian kondisinya maka sektor Pertanian dalam artian luas harus di jadikan pondasi dan spirit untuk mewujudkan Visi BIMA kedepan” Demikian ungkap IDW.
Lanjutny bahwa itu adalah Pengejewantahanya hanya akan terlaksana dan berhasil jika kebijakan PemKab di perioritaskan untuk membangun sektor tersebut.
Masih menurut Ipoel bahwa Secara umum. Kab Bima dapat di klasifikasi menjadi 4 wilayah besar dengan menetapkan kebijakan yg menjadi sektor unggulanya.

  1. KAWASAN MINAPOLITAN. ( SAPE – LAMBU – LANGGUDU )
  2. KAWASAN AGROHOLTI (BELO, PALIBELO, WOHA, MONTA DALAM, LAMBU, WERA & SOROMANDI)
  3. KAWASAN PALAWIJA ( MONTA. AMBALAWI. BOLO & MADAPANGGA)
  4. KAWASAN EKONOMI TERPADU ( SANGGAR & TAMBORA)

Untuk WILAYAH LAMBITU, WAWO, PARADO & DONGGO MENJADI WILAYAH KEBIJAKAN KHUSUS DGN KONSEP PENGEMBANGAN SOSIAL FORESTRE & AGRO FORESTRE.

Sementara untuk mendukung geliat ekonomi dan tataniaga, penetapan Tente (woha) kananga – rato ( Bolo ) dan rasabaou (Sape) sebagai pusat NIAGA RAKYAT harus dilakukan dengan melaksanakan revitalisasi pasar yang ada.

“Selain itu. dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi, Pemkab Bima harus memiliki Pusat Komunitas Kreatif (Puskomkref). Fasilitas ini dibangun untuk mensosialisasikan potensi dan sumber daya yang ada di Kabupaten Bima” ungkap Ipul.(bnn_02)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *