Bimantika.net -Penjabat (Pj) Walikota Bima, Ir. H. Mohammad Rum, MT adalah sosok pemimpin yang religius sehingga dalam setiap kata dan perbuatan nya pun terukur secara religius.
Ditengah kesibukannya sebagai Pj Walikota Bima, HM Rum selalu menyelipkan pesan-pesan religiusitasnya dalam menemui siapapun, terutama di bulan suci Ramadhan 1445 H.
“Bulan Suci Ramadhan adalah Bulan Ampunan Dosa, maka perbanyak ibadah kepada Allah SWT” kata HM Rum pada Media Online Bimantika Minggu 24 Maret 2024.
Menurut HM Rum Semua yang kita miliki di dunia ini akan kita tinggalkan, tidak ada yang abadi di dunia ini,
“Yang abadi dan yang menyelematkan kita kelak hanya iman dan amal sholeh yang kita lakukan,” ujar HM Rum.
Menurutnya, Di Bulan Puasa Ramadhan ini saatnya dan kesempatan kita mengumpulkan pahala-pahala amal sholeh yang akan kita bawa untuk menunggu masa depan kita dihari kemudian.
Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda yang Artinya: “Jarak antara shalat 5 waktu, shalat Jum’at dengan Jum’at berikutnya dan puasa Ramadhan dengan Ramadhan berikutnya merupakan penebus dosa-dosa yang ada diantaranya, apabila tidak melakukan dosa besar”. (HR.Muslim).
Di hadits yang juga disebutkan bahwa menjalankan ibadah puasa dengan ikhlas dapat menghapus dosa-dosa sebelumnya.
Rasulullah SAW bersabda:
Artinya: “Barang siapa berpuasa di bulan Ramadhan karena iman dan mengharap pahala dari Allah, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu.” (HR. Bukhari dan Muslim).
“Setiap umat Islam yang mengerjakan Puasa dengan Ikhlas pada Allah SWT Mendapatkan Balasan Langsung dari Allah” demikian Kata HM Rum.
Diriwayatkan Imam Bukhari disebutkan: Allah berfirman dalam hadits qudsi:
Artinya: “Orang yang berpuasa itu meninggalkan makan, minum dan syahwatnya karena takut perintahKu Allah. Puasa adalah untukku (Allah) dan Aku akan memberikan balasannya, sedang sesuatu kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipat gandanya.”
Kemudian dalam riwayat Imam Muslim Rasullullah SAW bersabda: “Setiap amal perbuatan anak Adam yakni manusia itu, yang berupa kebaikan akan dilipatgandakan pahalanya dengan 10 kalinya hingga 700 kali lipatnya.”
Allah Ta’ala berfirman: “Melainkan puasa, karena sesungguhnya puasa itu adalah untukKu dan Aku akan memberikan balasannya. Orang yang berpuasa itu meninggalkan kesyahawatannya, juga makanannya semata-mata karena ketaatannya pada perintahKu. Seorang yang berpuasa itu mempunyai dua macam kegembiraan, yaitu: kegembiraan di saat berbuka puasa dan kegembiraan di saat bertemu dengan Tuhannya. Dan sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa itu lebih harum dari bau minyak kasturi di sisi Allah.”
Ada keutamaan lainnya dalam bukan suci Ramadhan yakni Memberi Buka Puasa Mendapatkan Pahala Berlipat ganda.
Rasulullah SAW bersabda:
Artinya: “Barang siapa memberi buka puasa kepada orang yang berpuasa, maka dia mendapatkan pahala orang yang berpuasa itu, tanpa mengurangi sedikitpun pahala orang yang berpuasa tersebut.” (HR.Ahmad).
Dan yang tidak kalah pentingnya sebagai bahan pelajaran kita semua bahwa Sehari Berpuasa Dijauhkan 70 Tahun dari Neraka.
Dari Abu Said RA, Rasulullah SAW, bersabda:
Artinya: Tiada seorang hambapun yang berpuasa sehari dengan niat fisabilillah, yakni semata-mata menuju ketaatan kepada Allah, melainkan Allah akan menjauhkannya wajahnya (dirinya), karena puasanya sejauh perjalanan 70 tahun dari neraka.” (HR.Muttafaqun alaih).
Do”a Orang Berpuasa Do’anya Mustajab sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:
Artinya: “Ada tiga macam do’a yang mustajab, yaitu do’a orang yang sedang berpuasa, do’a musafir dan orang yang teraniaya,” (HR.Baihaqi).
Orang yang berpuasa memiliki keistimewaan tersendiri karena do’a yang ia panjatkan di saat menunaikan ibadah puasa adalah mustajab atau dikabulkan oleh Allah SWT.
Bagi umat Islam yang berpuasa dengan khusyu’ Insya Allah Masuk di Pintu Khusus di Surga melalui Pintu Rayyan.
Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:
Artinya: “Sungguh di surga ada sebuah pintu disebut Ar-Rayyan, yang akan dimasuki di hari kiamat oleh orang-orang yang berpuasa, tidak ada seorang pun yang bisa masuk darinya selain mereka. Dikatakan (pada hari kiamat): Mana orang-orang berpuasa? Maka mereka pun bangkit (untuk masuk surga melalui pintu Ar Rayyan), tidak seorang pun yang bisa masuk darinya selain mereka, apabila mereka telah masuk pintu tersebut ditutup, maka tidak seorang pun yang bisa masuk darinya.”(Bukhari dan Muslim).
Puasa di bulan suci Ramadhan akan Mendapatkan syafaat ketika puasa dan membaca Al Qur’an.
Rasulullah SAW bersabda:
Artinya: Puasa dan Al Qur’an akan memberikan syafaat seorang hamba pada hari kiamat. Puasa berkata: “Ya Rabbi, aku mencegahnya dari makan dan minum di siang hari.” Al Qur’an juga berkata: Aku mencegahnya dari tidur di malam hari, maka kami mohon syafaat buat dia. Beliau bersabda: Maka keduanya dibolehkan memberi syafaat.” (HR.Ahmad). (***//bsk)

