Empat Paket Tender Proyek Pemkot Bima 2023 Bermasalah ?

jpn

Bimantika.net -Kuat dugaan bahwa tender sejumlah paket proyek di atas 1 Milyar yang dilakukan oleh panitia tender pemerintah Kota (Pemkot) Bjma bermasalah.

Hasil investigasi Media Online Bimantika Sabtu 8 Juli 2023 bahwa ada empat (4) paket proyek yang bermasalah tersebut dimenangkan oleh sejumlah perusahan dengan harga penawaran yang tidak rasional.

Pantia tender Pemkot Bima diduga kuat bermain mata dengan sejunlah perusahaan yang memenangkan tender dengan potongan harga diatas 10% hingga 20% sehingga berdampak pada kualitas pekerjaan.

Hasil investigasi media online Bimantika, misalnya di paket pekerjaan RSUD Bima perusahaan yang memenangkan tender proyek tersebut memotong angaran dengan tinggi dari Pagi Anggaran hingga memotong 18% dari Pagu Dana.

Paket proyek lainnya adalah Pagar Markas Komando (Mako) Brimob, pihak Panitia lelang memenangkan perusahaan dengan memotong 20%.

Begitu juga dengan paket proyek Spam Penanae memotong 12% dari Pagu Dana.

Investigasi lainnya adalah paket pekerjaan Spam Manggemaci, Pihak panitia lelang memenangkan perusahaan yang direkturnya sudah lulus ASN P3K.

Dari empat paket proyek tersebut menurut Sumber Bimantika bahwa ada permainan Pokja dan panitia lelang dengan sejunlah perusahaan yang dimenangkan dalam proses tender tersebut.

“Kami pastikan memotong diatas 10% dari pagu anggaran akan berdampak pada kualitas pekerjaan, ini menjadi problem di saat proses pekerjaan nantinya sehingga mutu dan kualitas nya pun akan bermasalah” ujarnya.

Dari empat paket proyek yang dinilai bermasalah tersebut rata-rata mengajukan nota keberatan atau sanggahan sesuai dengan prosedur tender pengadaan barang dan jasa.

Sumber Bimantika lainnya menyebutkan bahwa apabila ada rekanan atau kontraktor yang berani berjibaku dalam ikut proses tender lalu menawarkan harga hingga memotong 20% dari pagu anggaran maka dipastikan mutu dan kualitas amburadul.

“Bahkan bisa-bisa berpotensi besar gagal menyelesaikannya bila memotong diatas 10% dari pagu anggaran apalagi potongannya 20% itu sudah tidak rasional lagi” ujarnya.(***)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *