Bimantika.net -Kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat kembali diwujudkan melalui langkah nyata. Di tengah kondisi kekeringan yang melanda sejumlah wilayah Kabupaten Bima, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara I Mataram menyalurkan 4.700 liter air bersih kepada masyarakat Desa Roka, Kecamatan Belo Kabupaten Bima , Selasa (8/9/2026).
Distribusi air bersih tersebut merupakan bagian dari penanganan dampak kekeringan yang dilaksanakan BBWS Nusa Tenggara I melalui Posko Bencana, berdasarkan laporan dan koordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima.
Sebanyak 143 kepala keluarga atau sekitar 429 jiwa menerima manfaat dari bantuan tersebut.
Air bersih diangkut menggunakan satu unit dump truck yang dilengkapi toren berkapasitas 4.700 liter dan didistribusikan langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan berlangsung selama kurang lebih 1 jam 48 menit, mulai pukul 15.09 hingga 16.57 WITA. Dengan kondisi cuaca cerah dan akses menuju lokasi yang baik, proses penyaluran berjalan aman dan terkendali.
Bagi masyarakat Desa Roka, bantuan tersebut bukan sekadar angka ribuan liter air. Di tengah ancaman kekeringan, setiap tetes air memiliki arti penting bagi kebutuhan sehari-hari.
Akbar, salah seorang petani penerima manfaat, menyampaikan apresiasinya.
“Ini Sangat membantu untuk kebutuhan kami yang ada di Desa Roka,” ujarnya.
Karena Jarak sumber air menuju lokasi penanganan mencapai sekitar 22 kilometer, semoga BBWS dan BPBD tetap tanggap dalam mengahadapi kebutuhan rakyat sebab air adalah kebutuhan utama bagi masyarakat kami yang menerima manfaat mengucapkan terimakasih kepada BBWS NT 1 dan Pemerintah Kabupaten Bima di bawah kepemimpinan Ady Mahyudi .
Ini memberikan Fakta real dan menunjukkan bahwa pelayanan kepada masyarakat membutuhkan kerja lapangan, koordinasi dan kesiapan untuk menjangkau warga yang sedang menghadapi kesulitan.
Kolaborasi Pemerintah dan BBWS Hadir di Tengah Kebutuhan Rakyat
Langkah BBWS( Balai Besar Wilayah Sungai) Nusa Tenggara I tersebut menjadi bagian penting dari kolaborasi penanganan kekeringan di Kabupaten Bima.
Pemerintah Kabupaten Bima di bawah kepemimpinan Bupati Ady Mahyudi terus mendorong agar kebutuhan dasar masyarakat menjadi perhatian dalam setiap kondisi, terutama ketika masyarakat menghadapi persoalan air bersih.
Koordinasi antara pemerintah daerah melalui BPBD dengan BBWS Nusa Tenggara I memperlihatkan bahwa persoalan kekeringan tidak dapat ditangani sendirian.
Dibutuhkan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait agar bantuan benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kehadiran armada pengangkut air hingga ke Desa Roka juga menjadi pesan bahwa pelayanan publik bukan hanya berbicara tentang program di atas kertas.
Pelayanan akan terasa manfaatnya ketika pemerintah hadir di tengah masyarakat, mendengar kebutuhan mereka dan bergerak memberikan solusi.
Bagi masyarakat Kabupaten Bima, kepedulian seperti ini tentu menjadi harapan di tengah tantangan kekeringan. Pemerintah hadir, BBWS bergerak, dan masyarakat mendapatkan manfaat secara langsung.
Distribusi air bersih di Desa Roka juga tidak berhenti pada kegiatan hari ini. BBWS Nusa Tenggara I menyatakan akan melakukan distribusi lanjutan setelah berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Bima sesuai kebutuhan dan kondisi lapangan.
Semangat gotong royong dan kolaborasi tersebut menjadi modal penting dalam menghadapi kekeringan.
Sebab bagi masyarakat, kepedulian pemerintah bukan diukur dari banyaknya janji, melainkan dari seberapa cepat bantuan hadir ketika mereka benar-benar membutuhkan.
Ketika air menjadi kebutuhan paling mendasar, kehadiran pemerintah dan BBWS di tengah masyarakat menjadi bukti bahwa negara tidak boleh jauh dari rakyatnya.
(RRS//RumaRenggeSape//007)

