Dikes Kabupaten Bima Gelar Pelatihan Imunisasi Libatkan Tokoh Agama, Kader Posyandu dan Tenaga Kesehatan

jpn

Bimantika.net -Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Bima menggelar Pelatihan Imunisasi yang diikuti oleh sejumlah petugas Imunisasi, Petugas Promkes dan Kader Posyandu/PKK (20/6)

Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Fahrurahman SE. M. Si.

Salah satu aspek penting yang perlu diperkuat dalam meningkatkan cakupan imunisasi adalah demand generation.

Yakni bagaimana menciptakan permintaan dan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya imunisasi.

Dalam konteks ini, peran tokoh agama dan kader kesehatan menjadi sangat strategis.

Tokoh agama memiliki pengaruh kuat dalam membentuk opini, norma, dan perilaku masyarakat, khususnya di komunitas-komunitas dengan kedekatan nilai-nilai keagamaan.

Sementara itu, kader kesehatan, sebagai ujung tombak pelayanan dan edukasi di tingkat komunitas, memiliki kedekatan langsung dengan masyarakat dan berperan penting dalam memberikan informasi yang benar serta mendampingi proses layanan kesehatan, termasuk imunisasi.

Namun, upaya-upaya penyuluhan dan edukasi yang dilakukan seringkali masih bersifat satu arah dan belum sepenuhnya berbasis pada pemahaman yang mendalam terhadap kebutuhan, konteks sosial, serta dinamika komunitas lokal.

Dalam hal ini, pendekatan Human Centered Design (HCD) hadir sebagai solusi yang inovatif dan relevan. HCD merupakan pendekatan desain yang berpusat pada manusia, di mana proses perancangan solusi dimulai dari pemahaman yang mendalam terhadap kebutuhan, pengalaman, serta tantangan nyata yang dihadapi oleh masyarakat.

Dengan pendekatan ini, diharapkan solusi yang dirancang tidak hanya efektif secara teknis, tetapi juga relevan secara sosial dan budaya, serta lebih berkelanjutan.
Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman dan keterampilan praktis kepada tokoh agama dan kader kesehatan di enam kabupaten/kota di Provinsi NTB dalam menerapkan prinsip-prinsip HCD untuk meningkatkan permintaan imunisasi.

Melalui pelatihan selama satu hari ini, peserta akan diajak untuk menggali secara mendalam faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan masyarakat terkait imunisasi, mengidentifikasi peluang perubahan perilaku, serta merancang intervensi yang lebih responsif terhadap kebutuhan lokal.

Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk memperkuat sinergi antara tokoh agama dan kader kesehatan sebagai agen perubahan yang dapat bekerja sama dalam menggerakkan masyarakat.

Tujuan kegiatan hari ini adalah untuk Meningkatkan kapasitas tokoh agama dan kader kesehatan serta tenaga kesehatan dalam menerapkan pendekatan Human Centered Design (HCD) untuk mendorong peningkatan permintaan imunisasi di masyarakat.

Harapannya Tokoh agama dan kader kesehatan serta tenaga Kesehatan memahami prinsip HCD dan mampu menerapkannya dalam konteks peningkatan demand imunisasi.
Terbentuknya ide-ide atau prototipe solusi berbasis HCD untuk mendorong permintaan imunisasi di masing-masing kabupaten/kota.

Terjalinnya jejaring dan kolaborasi antara tokoh agama dan kader kesehatan serta tenaga Kesehatan dalam peningkatan demand imunisasi.

Harapannya Tokoh agama dan kader kesehatan serta tenaga Kesehatan memahami prinsip HCD dan mampu menerapkannya dalam konteks peningkatan demand imunisasi.
Terbentuknya ide-ide atau prototipe solusi berbasis HCD untuk mendorong permintaan imunisasi di masing-masing kabupaten/kota.

Terjalinnya jejaring dan kolaborasi antara tokoh agama dan kader kesehatan serta tenaga Kesehatan dalam peningkatan demand imunisasi.

Narasumber kegiatan ini dari Dinas Kesehatan Provinsi NTB diantaranya : Deasy Mariyani,SKM.,M.Kes
Sri Novita Alfiyani SKM
Perwakilan IAKMI Unicef :
M. Abdullah,SKM.M.Kes. (***))

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *