KOMPAK Bima Fasilitasi FGD Terkait Pengelolaan Dana Desa

Bimantika.net Diskusi Kelompok Terarah/Focus Discussion Group (FGD) Tinjauan Pelaksanaan Dana Insentif Desa (DINDA) tahun 2018-2020 untuk Input Perbaikan Petunjuk Teknis (Juknis) DINDA tahun 2021-2022 Kabupaten Bima Senin (12/4/2021) di aula SMIK Kota Bima.

FGD tersebut dihelat atas kerjasama Program Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan untuk Kesejahteraan (KOMPAK) Bima dengan Pemerintah Kabupaten Bima dalam pencapaian target mengurangi tingkat kemiskinan dan mengatasi kesenjangan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bappeda Kabupaten Bima H. Fahrudin S.Sos.,M.AP dalam sambutannya mengatakan, FGD harus dilakukan karena Kabupaten Bima sedang mematangkan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2021-2026.

“Beberapa tahapan sudah dilalui, namun beberapa hal yang terkait dengan hal teknis yang diharapkan ada dukungan dari KOMPAK terutama berkaitan dengan perumusan indikator kunci yang direncanakan akan dilaksanakan pada akhir bulan April”. Urai H. Fahrudin.

Dikatakan H. Fahrudin, FGD ini memiliki makna yang sangat strategis untuk menjelaskan beberapa masukan. Karena selain mematangkan dokumen RPJMD, pada saat yang sama juga tengah mematangkan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2022 yang akan ditetapkan melalui Peraturan Bupati pada akhir Mei 2021″. Terangnya.

Pada kesempatan tersebut, Provincial Coordinator KOMPAK NTB Anja Kusuma dalam pengantarnya memaparkan, FGD review Pelaksanaan DINDA merupakan kebijakan yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Bima dan telah berjalan selama tiga tahun terakhir.

“Tentu selama perjalanannya, ada hal positif dan negatif. Hal positifnya adalah mendapatkan apresiasi Kementerian Keuangan, Pemerintah Provinsi NTB dan kabupaten lain. Sehingga ada beberapa daerah yang telah melakukan replikasi. Di tingkat provinsi NTB, saat ini sedang berproses untuk melakukan modifikasi dan akan segera dikeluarkan Peraturan Gubernur.

Tentu dalam perjalanannya akan terus diperbaiki dengan melihat perkembangan situasi dan kondisi terbaru, dimana ada perubahan regulasi dari pemerintah pusat, Provinsi maupun kabupaten. Petunjuk Teknis (Juknis) nantinya diharapkan bisa diaplikasikan dan sesuai dengan kondisi masyarakat”. Imbuhnya.

Pada kesempatan tersebut, Koordinator KOMPAK Bima Asrullah Lukman menjelaskan, FGD ini dilaksanakan dengan secara daring bagi narasumber di tingkat Pusat dan Provinsi serta tatapmuka dengan penerapan Protokol kesehatan bagi narasumber dan peserta di tingkat kabupaten.

“FGD ini diharapkan menghasilkan resume gambaran implemenetasi DINDA selama 3 tahun terakhir dan pemetaan aspek-aspek yang perlu diperbaiki/ditingkatkan untuk pelembagaan lebih lanjut.

Aspek lain yang diharapkan kata Asrullah, “Pemerintah Daerah membuat pedoman teknis yang baru dengan mempertimbangkan berbagai rekomendasi hasil FGD”.

FGD yang dipandu Kepala Bidang Perencanaan Sosial Budaya Bappeda kabupaten Bima Raani Wahyuni ST, MT, M.Sc tersebut menghadirkan empat orang narasumber dari Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan (DJPK), Kepala BPKAD, Kepala Bappeda dan Kabid Pemdes.

FGD diikuti 20 peserta yang meliputi unsur Perwakilan Desa, Perwakilan Kecamatan dan Perwakilan OPD Kabupaten Bima. (**)

Putri Bos SPBU Totimori Peduli, Beri Bantuan Pada Korban Banjir

Bimantika.net Peduli terhadap duka yang sangat mendalam yang dirasakan oleh warga masyarakat akiba terdampak korban banjir sejumlah kecamatan di kabupaten bima atas bencana banjir bandang 2 april 2021 minggu lalu,

Dalam rangka peduli bencana banjir bandang tersebut Ayu Megah Ardiyani, Putri dari Bos Harwoto pemilik “SPBU Toti Mori- Donggobolo Kecamatan Woha” Membagikan bantuan beras sembako kepada warga masyarakat Kecamatan Madapangga dan Kecamatan Bolo yang terdampak banjir, Hari Minggu Siang (11/04/2021).

Saat menyalurkan pembagian beras Sembako di Desa Dena tersebut, Ayu Mega Hardiyani yang di konfirmasi langsung media ini mengatakan bahwa bentuk gerakan yang sedang kami lakukan pada siang hari ini merupakan aksi kepedulian kami membagikan sedikit rejeki untuk sesama guna meringankan beban atas duka yang di rasakan warga masyarakat di kecamatan setempat akibat bencana banjir terjadi yang menerjang hingga terjadi warga yang mengalami terdampak banjir,” Ujar Ayu Mega hardiyani.

“Adapun bantuan beras sembako yang Kami bagikan ini di Kantor desa Dena 20 karung beras berisi 5 Kg, Desa Rade 40 karung beras berisi 5 Kg, Kantor Desa Ncandi 40 karung beras berisi 5Kg kecamatan Madapangga, Di Desa Tambe Kacamatan Bolo 50 bungkus plastik berisi beras 5 Kg, Dusun Sigi Desa Rato 70 bungkus plastik berisi beras 5 Kg”.

Masih kata Ayu Mega Hardiyani, atas adanya bencana banjir tersebut dari lubuk hati saya paling dalam merasakan duka atas bencana banjir terjadi yang menimpa pada warga masyarakat sejumlah kecamatan di kabupaten bima, berangkat langsung dari daerah Bali menuju bima guna untuk membagikan bantuan berupa beras sembako buat warga yang mengalami korban terdampak banjir kemarin, Seiring mengatakan hal tersebut Ayu Mega Hardiyani pun mengucapkan permohonan maklum kepada warga setempat apabila ada sisi kekurangan bentuk dari bantuan yang kami berikan ini mohon dimaklum sebagaimana mestinya.

Sementara itu saat dilakukan penyerahan bantuan di aula kantor desa, Abdul Haris. HMS Kades Dena mengucapkan bentuk ucapan apresiasi terimakasih banyak atas kepedulian dari ibu Ayu Mega Hardiyani, putri dari pak Harwoto pemilik SPBU tersebut telah sesama membagikan sebahagian rejekinya untuk memberikan berupa bantuan beras sembako untuk warga masyarakat yang terdampak bencana banjir di desa ini. (BMM/Yadin)

Telah Hadir Pondok Pesantren Modern Algontory Di Kecamatan Bolo

Bimantika.net Pondok Pesantren Modern Darulifta Algontory (PMDA) Bima yang berlokasi di Jalan Pendidikan RT. 12 RW. 05 Desa Kananga Kecamatan Bolo Kabupaten Bima.

Pondok Pesantren Modern ini dibawah payung Yayasan Alif Bimasakti yang di bina oleh Pembina Yayasan H. Andi Andrian, ST., MT., Ketua Yayasan H. Dian Ilyas Dranolid, S. Pd, dan pengasuh Pondok Pesantren H. Muh. Yunan P. Lc., M. HI.

Minggu (11/4/2021) Ponpes diresmikan untuk melakukan proses belajar mengajar.

Pengasuh Pondok Pesantren, H. Muh. Yunas yang juga lulusan alumni Pondok Pesantren Gontor sekaligus Alumni Universitas Al Azhar Kairo Mesir ini mengemukakan bahwa pondok pesantren yang di gawangi nya ini bersifat Pondok Pesantren Modern.

H. Yunan menguraikan bahwa Pondok Pesantren yang di Asuhnya ini dengan kurikulum pembelajaran
70 Porsen Keagamaan dan 30 porsen pengetahuan Umum.

Mata pelajaran Keagamaan antara lain Dikte Bahasa Arab atau Al Imlak, tafsir, hadist, Mahfudz at ( kata2 bikak para Ulama) Tauhid, (Ako’id bahasa Arab, Al Insa’ (karangan bahasa arab)

“Untuk mata pelajarannya 20 untuk putra dan 21 untuk yang putri dengan tambahan mata pelajaran kewanitaan yakni Nisaiyah, Sistemnya berdiri sendiri, tidak SMP, tidak Madrasah dan Untuk Pondok Murni KMI Kuliatul Muallimin Al Islamiyah” Ujar H. Yunan.

Terkait dengan Tenaga pengajar H. Yunan menjelaskan bahwa tenaga pengajar yang diasuhnya didatangkan langsung dari Universitas Darussalam Gontor (UNIDA) Surabaya

Pondok Pesantren Modern Darulifta Algontory atau disingkat PMDA didirikan oleh tiga orang yakni
H. Andi Andrian, ST., MT. (selain sebagai pendiri Ponpes MDA, juga bertindak sebagai Pembina Yayasan Alif Bimasakti)
Hj, Nurmuslimah, ST., MT (selain sebagai pendiri Ponpes MDA, juga bertindak sebagai Pembina Yayasan Alif Bimasakti)
Ustad. H. Muh. Yunan Putra, Lc., M. HI. (selain sebagai pendiri Ponpes MDA, juga bertindak sebagai Pimpinan dan Pengasuh Ponpes)

Visi Sebagai lembaga pendidikan pencetak kader-kader pemimpin umat, menjadi tempat ibadah talab al-’ilmi; dan menjadi sumber pengetahuan Islam, bahasa al-Qur’an, dan ilmu pengetahuan umum, dengan tetap berjiwa pesantren serta menjadikan Pancasila dan Undang-undang sebagai dasar dan landasan Negara.

Misi Membentuk generasi yang unggul menuju terbentuknya khairal ummah.
Mendidik dan mengembangkan generasi muslim dan muslimah yang berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas, dan berpikiran bebas, serta berkhidmat kepada masyarakat.
Mengajarkan ilmu pengetahuan agama dan umum secara seimbang menuju terbentuknya ulama yang intelek.
Mewujudkan warga negara yang berkepribadian Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Allah SWT.

H. Yunan menjelaskan Ponpes Modern Darulifta Algontory (PMDA) bahwa PMDA menganut sistem yang sama dengan Pondok Modern Darussalam Gontor.

Maka demikian pula dengan Motto yang dimiliki oleh PMDA, mengambil Motto yang sama dengan Gontor. Hal tersebut bertujuan agar alumni atau jebolan dari PMDA setidaknya menyerupai alumni-alumni Gontor walaupun tidak 100%. Maka Pendidikan di PMDA menekankan pada pembentukan pribadi muslim dan muslimah yang berbudi tinggi, berbadan sehat, berpengetahuan luas dan berpikiran bebas.

Berbudi tinggi
Budi pekerti yang tinggi dan luhur adalah landasan utama yang akan dihadirkan oleh PMDA kepada para santri dan santriwati serta para tenaga pendidik bahkan sampai kepada pengasuh Ponpes. Di lain sisi, dengan budi pekerti luhur inilah orang mengenal dan mengetahui manusia tersebut adalah orang berpengetahuan dan beriman.

Berbadan Sehat
Mens sana in corpore sano, dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Kira-kira seperti itulah sebuah ungkapan yang sering sekali di dengar. Dengan tubuh yang sehat para santri dan santriwati akan mampu menjalankan tugas dan disiplin serta ibadah yang baik. Maka untuk menjaga kesehatan, Ponpes tetap akan melakukan rutinitas olahraga yang dilakukan secara bersama maupun berjama’ah.

Berpengetahuan Luas
Kyai Gontor sering berpesan bahwa pengetahuan itu luas, tidak terbatas, tetapi tidak boleh terlepas dari berbudi tinggi, sehingga seseorang itu tahu untuk apa ia belajar serta tahu prinsip untuk apa ia manambah ilmu.

Para santri dan santriwati di Pondok ini dididik melalui proses yang telah dirancang secara sistematik dan kurikulum yang pasti dan autentik untuk dapat memperluas wawasan dan pengetahuan mereka. Santri tidak hanya diajari pengetahuan, lebih dari itu mereka diajari cara belajar yang dapat digunakan untuk membuka gudang pengetahuan

Berpikiran Bebas
Berpikiran bebas tidaklah berarti bebas sebebas-bebasnya (liberal). Kebebasan di sini tidak boleh menghilangkan prinsip, teristimewa prinsip sebagai muslim mukmin. Justru kebebasan di sini merupakan lambang kematangan dan kedewasaan dari hasil pendidikan yang telah diterangi petunjuk ilahi (hidayatullah). Motto ini ditanamkan sesudah santri memiliki budi tinggi atau budi luhur dan sesudah ia berpengetahuan luas. (BMM/01)

Ponpes Modern Darulifta Algontory Bima Di Resmikan, Adopsi Langsung Kurikulum Ponpes Darussalam Gontor Ponorogo Jawa Timur

Bimantika.net Pengasuh Pndok Pesantren Modern Darulifta Algontory (PMDA) Bima, Ustadz H. Muh. Yunan P, Lc., M. HI menyebutkan bahwa Pondok Pesantren Modern Darul Ifta Al Gontory adalah sebuah yayasan yang menitik beratkan pendidikan dalam hal keagamaan dan menciptakan kader-kader pemimpin ummat yang berjiwa Qur’ani dengan berdasar kepada Al Quran dan Sunnah sebagai pedoman hidup serta Undang-undang dan Pancasila sebagai dasar Negara.

Menurut Alumni Universitas Al-Azhar Kairo Mesir ini bahwa Ponpes ini berbeda dengan pondok-pondok lainnya karena tidak memadukan pondok dengan SMP/Mts atau yang biasa disebut SMP IT atau Mts IT.

Ponpes Modern Darul Ifta Al Gontory murni berdiri sendiri namun bersifat mu’adalah (disamakan) derajatnya dengan lulusan SMP/Mts ketika tamat nanti, sehingga ijazah yang diperoleh dapat digunakan untuk melanjutkan ke tingkat pendidikan yang lebih tinggi (SMA/MA) tampa harus mengikuti ujian persamaan.

Ustadz H. Yunan menegaskan bahwa hal ini sebagaimana tertuang dalam PERATURAN MENTERI AGAMA REPUBLIK INDONESIA NOMOR 18 TAHUN 2014 TENTANG SATUAN PENDIDIKAN MUADALAH PADA PONDOK PESANTREN.

“Dengan demikian, maka kurikulum yang digunakan oleh Ponpes Modern Darul Ifta Al Gontory adalah murni kurikulum Pondok Pesantren. Sehingga para santri dan santriwati sepenuhnya akan mempelajari ilmu agama tampa menafikan ilmu-ilmu umum yang dalam kurikulum Ponpes tetap ada walaupun hanya 30 porsen” ungkapnya.

Masih Menurut Ustadz H. Yunan Selain pembelajaran ilmu-ilmu agama dalam kelas dan kajian-kajian kitab kuning di luar kelas, Ponpes Modern Darul Ifta Al Gontory juga tidak menutup diri dalam kegiatan-kegiatan ektra lainnya; seperti kursus Bahasa Arab dan Inggris, Kepramukaan, Organisasi Pelajar Pondok Modern (OPPM) ataupun Olahraga. Sehingga santri/santriwati tidak hanya memiliki ilmu agama dan umum saja, tapi juga memiliki kemampuan dan ketarampilan lain dalam berorganisasi, tentunya dengan mengedepankan akhlak mulia dan adab qur’ani.

Pendiri Pondok Pesantren Darulifta Al Gontrory Bima

Secara teori, Ponpes Modern Darul Ifta Al Gontory adalah perpanjangan tangan dari Ponpes Modern Darussalam Gontor yang ada di Kabupaten Ponorogo Jawa Timur.

“Maka tidak heran Sistem dan Kurikulum di Ponpes Modern Darul Ifta Al Gontory adalah merupakan Sistem dan Kurikulum yang di adopsi langsung dari Ponpes Modern Darussalam Gontor” Demikian Ungkap Ustadz H. Yunan yang juga sebagai Alumni Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor Ponorogo Jawa Timur ini.

Saat Acara Peresmian Pada Hari Minggu (11/4/2021), Ketua Yayasan PMDA Bima, H. Dian Ilyas Dranolid, S. Pd menyebutkan bahwa berdirinya Pondok Pesantren ini tidak terlepas dari upaya dan komunikasi dari berbagai pihak seperti Mantan Ketua STKIP Bima, DR. H. Darwis HAR dan MUI Kabupaten Bima Drs. H. Ahmad Abidin

Sekretaris Camat Bolo mewakili Pemerinrah Kecamatan Bolo, sampaikan ucapan terimakasih pada pengasuh pondok pesantren dan berharap mudah-mudahan dengan adanya pondok pesantres modern Al- Gontory Bima di Wilayah Kecamatan Bolo ini membawa anak-anal kita maju dalam hal agama.

*Mudah2an bermanfaat untuk keccnayan bolo umumnya kabupaten bima” ungkapnya

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bima, Drs. H. Ahmad Abidin, menyampaikan dalam kata sambutannya bahwa dengan adanya Pondok Pesantren Modern Al Gontory Bima ini berarti sama denhan transfer Ilmu dan kembangkan untuk orang lain, maka akan meninggikan derajat kita di dunia dan akhirat.

“Tujuan pondok pesanten adalah mencerdaskan kehidupan Beragama, Berbangsa dan Bernegara” ungkap H. Ahmad Abidin. (BMM//01)

Kirim Bantuan Sembako Korban Banjir Bima, Presiden Jokowi Ikut Berbelasungkawa

Bimantika.net Presiden RI, ir. H. Joko Widodo menyatakan turut berbelasungkawa, atas kejadian bencana banjir yang menimpa masyarakat Kabupaten Bima, beberapa waktu lalu.

Rasa duka tersebut, disampaikan Presiden melalui, perwakilan Sekretariat Presiden, pada acara penyerahan 13 ribu paket sembako bantuan Presiden RI, Sabtu 10 April 2021, di Posko Utama, halaman kantor Bupati Bima, Desa Dadibou, Kecamatan Woha, sekitar sekitar pukul 10:15 pagi.

Ribuan paket tersebut diterima oleh Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE dan Wakil Bupati Bima Drs H Dahlan HM Noer. Berisi Beras kemasan 5 kg, Minyak Goreng 1 Liter, Teh Celup 25 sch, Gula Pasir kemasan 1 kg, Biskuit 230 gr.

Pada saat dilakukan upacara penyerahan, ribuan paket sembako bantuan kepala negara tersebut, ikut disaksikan oleh Danrem 162/WB, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani S. Sos, SH, M. Han, Ketua DPRD Kabupaten Bima, Muhammad Putra Ferriyandi, S. IP, Dandim 1608 / Bima, Letkol Inf. Teuku Mustafa Kamal, Kapolres Bima, di Wakili Kabag Ops, AKP Herman dan Kepala BPBD Kabupaten Bima Arif Munandar, ST,MT.

Dijelaskan perwakilan Sekretariat, Presiden berharap bantuan yang diberikan bermanfaat untuk warga. Dan dapat didistribusikan kepada warga yang benar-benar terdampak banjir.

Perwakilan Sekretariat Presiden itu juga mengaku, bersama dua orang rekanya, mendapatkan tugas untuk mengawal dan mengantarkan bantuan korban banjir bandang Bima sebanyak 13.000 paket. Dan diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Bima.

Sementara itu Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putyri SE, mengatakan
atas nama Pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bima, menyampaikan selamat datang kepada perwakilan Sekretariat Kepresidenan RI, di wilayah Kabupaten Bima.

‘’Terimaksih kepada Presiden RI, atas bantuan yang diberikan. Tentu akan kami distribusikan secara teratur,’’ujar Bupati.

Bupati meminta para Camat dan Kepala Desa (Kades) di Kecamatan yang mengalami banjir bandang, benar-benar dapat menyalurkan bantuan itu kepada warga yang berhak menerima.

Dijelaskan Bupati Umi Dinda, bahwa ribuan paket sembako tersebut akan segera di distribusikan. Setelah dilakukan penandatanganan berita acara penyerahan dari perwakilan Sekretariat Presiden ke Pemkab Bima.

‘’Ucapan terimakasih juga kepada Danrem 162/WB, telah hadir memberikan semangat kepada masyarakat Bima,’’ungkap Bupati Bima dua periode ini.

Pasca dilakukan serah terima, ribuan paket sembako dari Presiden itu lansung didistribusikan ke sejumlah kecamatan yang terdampak banjir bandang. Para relawan mendistribusikan ribuan paket tersebut menggunakan mobil bak terbuka hingga pukul 16:30 wita. Ada yang menuju Kecamatan Monta, Woha, Bolo, Madapangga dan Palibelo. (****)

Raport Bagus Capaian Kinerja Walikota HML Dalam Separuh Periode

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) memiliki raport yang sangat bagus dalam memimpin Kota Bima walau baru separuh masa jabatannya.

Pada saat Upacara Hari Ulang Tahun Kota Bima yang ke-19, Walikota HML membeberkan beberapa capaian yang telah diperbuatnya selama mulai di lantik 2018 silam.

Walikota HML pada Puncak Perayaan HUT Kota Bima 10 April 2021 menyampaikan capaian tersebut dihadapan para undangan yang hadir diantaranya Ketua Mahkamah Konstitusi RI, DR. H. Anwar Usman, SH, Mg, Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, Dandim, Kapolres Bima Kota, dan sejumlah pejabat teras Kota Bima, dihelat di Halaman Kantor Walikota Bima.

Beberapa capaian tersebut dibenahi oleh Walikota HML di berbagai bidang kehidupan masyarakat Kota Bima dan tentunya dinikmati dan dirasakan langsung oleh berbagai kalangan warga.

Bidang kesehatan Walikota HML menguraikan kesuksesannya yakni memenuhi Pos anggaran bidang kesehatan 10% dari APBD Kota Bima setiap tahun.

Pembangunan tiga Puskesmas megah yaitu Puskesmas Paruga, Puskesmas Mpunda dan Puskesmas Rasanae Timur.

Pengadaan enam mobil ambulance secara bertahap.

Sebanyak 12.842 jiwa warga kurang mampu Kota Bima memperoleh layanan JKN/ BPJS Kesehatan gratis

Memiliki Rumah Sakit Umum Daerah Kota Bima tipe D.

Sementara itu Walikota HML beberkan capaiannya Bidang sosial dan keagamaan

Berhasil membangun masjid kantor Wali Kota Bima yakni Masjid Nur A. Latief.

Mengalokasikan Rp10 miliar untuk pembangunan Masjid Agung Al Muwahiddin Bima.

Mewujudkan anggaran pembangunan masjid dan mushala pada tahun 2020 sebesar Rp 5 miliar dan pada tahun 2021 naik menjadi Rp7,4 miliar dan meningkatkan insentif bilal, marbot dan guru ngaji.

Walikota HML juga menyampaikan Hasil Capaiannya si Bidang Sosial, Budaya, Kepariwisataan, dan UMKM

Memberi bantuan pemberdayaan kepada kelompok yang bergerak pada bidang peternakan, perikanan dan pedagang bakulan.

Mewujudkan pembangunan destinasi Pantai Lawata dan Kolo, Kecamatan Asakota.

Bidang Infrastruktur dan peningkatan pelayanan public Walikota HML telah sukses dan Berhasil membangun RTP Taman Kodo

Membangun RTP Lapangan Pahlawan dan foodcourt Lapangan Pahlawan.

Pengadaan lampu hias pada tiga jembatan yaitu Jembatan Padolo 1, Penatoi, Kodo.

Membangun command center, Meningkatkan tunjangan kinerja (Tukin) pegawai dan meningkatkan insentif bagi RT /RW se-Kota Bima.

Walikota HML pun menguraiakan hal lainnya Untuk tahun 2021, akan ada tiga pembangunan besar, yaitu Pembangunan sayap kantor Wali Kota Bima sebesar Rp 23 miliar.

Gedung Perpustakaan Kota Bima sebesar Rp 9,9 miliar, Kantor Kelurahan Santi Kecamatan Mpunda sebesar Rp1,4 miliar.

Agenda penting lainnya yakni rencana yakni karya besarnya pembangunan kampus IAIN Bima yang saat ini sedang dilakukan proses pengajuan kepada Presiden Republiki Indonesia.

Atas Capaian tersebut, Walikota HML mendapatkan berbagai pengharagaan antara lain :

Penghargaan atas prestasi dalam akuntabilitas kinerja tahun 2019 dengan predikat nilai b dari MENPAN-RB

Penghargaan atas dukungan pelaksanaan sosialisasi pelayanan kantor bayar Bank Syariah Mandiri (BSM) sebagai mitra PT Taspen dan pembiayaan pra-pensiun BSM.

Penghargaan sinergisitas terbaik kedua dari Danrem 162/Wira Bhakti, piagam penghargaan kepada Pemerintah Kota Bima sebagai kota cukup peduli Hak Asasi Manusia pada tahun 2019 dari Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Penghargaan Keterbukan Informasi Publik tahun 2020 tingkat provinsi NTB sebagai badan publik informatif dari Komisi Informasi Provinsi NTB.

Penghargaan sebagai kota sangat inovatif government award 2020 dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia

Penghargaan atas capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 6 kali berturut-turut.

Penghargaan dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) karena dianggap berkomitmen penuh terhadap peningkatan kompetensi pekerja migran. (BMM//Effen)

Jembatan Rade Madapangga Yang Diterjang Banjir Bandang Mulai di Kerjakan

Bimantika.net sesaat setelah Kapal ADRI-LI yang mengangkut perlengkapan untuk membangun tiga jembatan di Kecamatan Madapangga, yang rusak akibat bencana alam banjir bandang, beberapa waktu lalu, pihak TNI Langsung melakukan perbaikan jembatan yang ada di Desa Rade Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima pada hari Sabtu (10/4/2021).

Kapal ADRi pengangkut bahan-bahan perbaikan jembatan merapat dengan selamat di pelabuhan laut Bima, Kelurahan Tanjung, Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima, Jumat, 9 April 2021, sekitar pukul 13.45, siang.

Dalam pelayarannya dari Jakarta menuju Bima, kapal KRI ADRI – LI itu, dipimpin Letkol Czi Alid Setiawan (Dansatgas Bencana Alam Bima NTB dan Adonara NTT). Membawa 57 personel dari satuan Yonzikon 13/KF.

Selain membawa alat dan perlengkapan yang dibutuhkan dalam proses pembangunan jembatan, juga mengangkut Dump truck 10 unit, Crane cargo dua unit, Excavator PC70 dua unit. Acrow panel tipe 2:1, 12 petak, Compact tipe 1:1, 10 petak, Backhoe loader satu unit. Mobil R.O, satu unit, Trado/self loader satu unit.

Truk tanki Air satu unit, Lighting tower dua unit, Crane 20 ton satu unit, Genset 10 kva dua unit, Mobil Strada satu unit, Truk2,5 ton NPS satu unit, MotorKLX, tiga unit, Tolkit listrik, satu kotak, Tenda Ton, satu set, Tenda serbaguna, tiga set, Velbed, 51 buah dan Alat masak, dua set.

Tiba di pelabuhan laut Bima, ADRI, disambut sejumlah pejabat yakni Kepala PT. Pelni wilayah Bima, Kepala Pelindo wilayah Bima, Kepala Sahbandar Bima.

Dandenkes Mataram Letkol Ckm Budi, Danden Zibang Mataram Letkol Czi Heri, Danpos TNI AL Bima Pelda Muhammad, Dansub Pom Bima Kapten Cpm Fajar.

Gelar Upacara Penyambutan
Bupati: Terima Kasih Panglima dan Kasad

Sebelum menuju Kecamatan Madapangga, dilakukan upacara penyambutan dan penerimaan personel Yonzikon 13/KF. Dipimpin Danrem 162/Wira Bakti, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramadhani. Upacara digelar di areal parkir Pelabuhan Bima, sekitar pukul 16.30, sore.

Danrem Rizal mengatakan kehadiran Yonzikon di wilayah Kabuetan Bima, sangat diharapkan, untuk membantu memulihkan kondisi yang porak poranda, setelah dihantam banjir bandang beberapa waktu lalu.

Acrow panel atau jembatan besi akan dipasang pada tiga lokasi yakni Desa Rade, Desa Campa dan Desa Woro, Kecamatan Madapangga.

‘’Terima kasih pada Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD), Jenderal TNI Andika Perkasa, atas bantuan untuk masyarakat korban banjir bandang di Bima,’’ujar Danrem, dihadapan Wali Kota Bima, Bupati dan Wakil Bupati Bima, Ketua DPRD Kabupaten Bima, Muhammad Putra Feriyandi, S.Ip, yang ikut menghadiri upacara penerimaan.

Danrem Rizal berharap, semua prajurit dapat berkomunikasi yang baik dengan seluruh warga. Dan dampak banjir bandang ini, tidak sedikit menimbulkan kerugian moril maupun materil. Untuk dapat menuntaskan semua tugas, TNI dan Polri harus bersinergi membantu pemulihan.

Danrem menghimbau, semua prajurit dapat menjaga, agar tidak terjadi miskomunikasi diantara satuan tugas yang diperbantukan dalam bekerja. Sebab, kata Rizal, saat ini dihadapkan dengan masyarakat yang benar benar membutuhkan pertolongan kita semua.

Sementara itu, Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE, usai mengikuti upacara, menyampaikan ucapan terima kasih pada Panglima TNI dan Kasad. Juga telah merespon dengan cepat, melakukan video conference, sehari pasca kejadian banjir bandang.

Kehadiran pasukan untuk memulihkan keadaan, kata Bupati Umi Dinda, merupakan yang tecepat di dalam menangani musibah di daerah.

‘’Sebagai masyarakat Kabupaten Bima, kami sangat bangga menerima kehadiran prajurit TNI. Ditengah rasa duka yang dialami masyarakat kami mengucapkan terima kasih,’’ujar Bupati.

Bupati berharap semua prajurit yang bertugas, merasa nyaman dan tidak menghadapi kendala apa pun. (ProKom)

Persembahan Prestasi Walikota HML Hingga HUT Kota Bima Ke-19

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi,SE (HML) adalah Walikota Bima Periode 2018-2023. Separuh jalan sudah dilewati oleh HML dengan gaya kepemimpinannya yang menampilkan gaya kerakyatan dan sikap yang penuh sederhana disaat menyapa warganya.

Walikota HML dalam separuh masa jabatannya telah dilalui dengan berbagai torehan prestasi yang dipersembahkannya yang dirasakan langsung oleh warga Kota Bima.

Hasil investigasi Media Cetak dan Online Bimantjka, menunjukkan karya nyata Walikota HML dari berbagai aspek dan dimensi kehidupan.

Bukti nyata yang sudah di persembahkan oleh Walikota HML dalam separuh masa jabatannya antara lain : Pembangunan 3 Unit Puskesmas Setara dengan Rumah Sakit Umum yang ada Rasanae Barat, Mpunda, Rasanae Timur

Pembangunan menonjol lainnya adalah Walikota HML Persembahkan mahakaryanya berupa menyukap tempat kumuh menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) berupa RTH Kodo Rasanae Timur, Pembangunan RTP lapangan pahlawan raba FoodCourt

Tidak sampai disitu, untuk menjamin keterbukaan informasi publik, Walikota HML dengan gagasannya yang sungguh sangat cemerlang menciptakan Command Center sebagai pusat kendali informasi Publik.

Dalam hal memperhatikan aparaturnya, Walikota HML pun dengan gigihnya memperjuangkan Peningkatan Tunjangan Kinerja bagi ASN Lingkup Pemkot Bima.

Walikota HML sungguh sangat mengerti bahwa perangkat RT dan RW adalah menjadi perangkat andalan pemerintah di arus bawah sehingga dirinyapun melakukan upaya riil berupa Peningkatan Insentif bagi RT/RW dan penyediaan sarana dan fasilitas komunikasi.

Walikota HML dalam memperhatikan urusan pelayanan kesehatan masyarakat Kota Bima sudah berbuat dan bertindak nyata yakni Pengadaan 6 Unit Mobil Ambulance dan Menganggarkan anggaran BPJS Gratis sebanyak 12.842 jiwa bagi warga kurang mampu se Kota Bima

Niat tulus Walikota HML tergambar dengan jelas dengan dibangunnya RSUD Kota Bima Tipe D sehingga pos penganggaran Bidang kesehatan 10% dari APBD Kota Bima setiap tahun tetap menjadi skala prioritasnya.

Atas berbagai torehan-torehan karya nyata itulah sehingga Walikota HML mendapatkan Piagam Penghargaan atas dukungan pelaksanaan sosialisasi kantor bayar bank Mandiri sebagai mitra PT Taspen

Penghargaan lainnya adalah penghargaan sinergiritas terbaik kedua olh Danrem 162/Wira bhakti

Bukti nyata Walikota HML dalam darmabaktinya yakni meraih piagam penghargaan sebagai Kota Cukup Peduli Anak dari kementerian hukum dan HAM RI, Piagam Penghargaan thn 2020 tentang Keterbukaan informasi publik tingkat provinsi NTB.

Bukan itu saja, Atas kinerja tulus ikhlas nya pun Walikota HML mendapatkan Piagam Penghargaan Kota terinovasi Government Award thn 2020 olh kementerian Dalam Negri

Dalam hal transparansi pengelolaan Keuangan Daerah, Walikota HML mendapatkan Penghargaan atas capaian Opini Wajar Tanpa Pengecualiaa berturut-turut selama HML menjadi Walikota Bima. (BMM//01)