Nyaris Dihakimi Massa, AR Berhasil Dievakuasi Polres Dompu dan Polsek Woja

Bimantika.net._ AR (26) warga Dusun Buna, Desa Madaprama, Kecamatan Woja, yang diduga melakukan penggelapan sepeda motor milik Muhtar warga Desa Baka jaya, Kecamatan Woja, berhasil diamankan personil Polsek Woja dan dibantu anggota Polres Dompu. Siang tadi, rabu 24 februari 2021, pukul 12.20 wita di Desa Baka jaya.

Menurut Paur Subbag Humas Polres Dompu
Aiptu Hujaifah, bahwa proses pengamanan AR cukup alot, karena personel Polisi harus berjibaku dengan massa (warga setempat) yang hendak menghakiminya. Namun berkat keuletan, upaya persuasif dan humanis yang dilakukan oleh aparat kepolisian, secara perlahan AR berhasil di evakuasi dari kepungan massa.

Pidana penggelapan ini bermula sekira pertengahan tahun 2019 silam, AR dan korban berboncengan menggunakan sepeda motor Merk Yamaha Type Jupiter MX milik korban menuju gudang jagung milik PT. Segar, di Desa Tekasire. Setiba di gudang jagung, AR meminjam motor korban dengan alasan mau ke rumah bosnya untuk meminta uang, tanpa menaruh curiga Korban menyerahkan Sepeda motornya pada AR.

Setelah sekian lama menunggu, motor tidak kunjung balik, korban akhirnya pulang menumpangi kendaraan umum (bemo) dan langsung memberitahukan kejadian yang menimpanya pada keluarganya, kalau motornya diduga dibawa kabur oleh AR.

Tepatnya hari ini, rabu (24/2/2021), sekira pukul 11.30 wita, saat itu korban tengah dalam perjalanan dari Manggelewa menuju dompu menumpangi kendaraan umum (bemo), dalam kendaraan tersebut, tak dinyana olehnya, AR yang selama ini ia cari ia temukan dan kebetulan satu tumpangan dengannya.

Sontak korban menanyakan terkait motornya yang dibawa pelaku 2019 silam, AR mengelak dan tidak mengakui perbuatannya. Korban pun kemudian mengajak AR ke rumahnya untuk bermusyawarah.

Setiba di rumah korban, AR tetap tak mengakui perbuatannya sehingga terjadi perdebatan yang alot, Korban pun mengancam akan melaporkan masalah itu ke pihak Kepolisian. Karena takut akhirnya AR mengakui perbuatannya dan menjelaskan bahwa sepeda motor tersebut ia gadaikan ke warga Desa Doro peti, Kecamatan Pekat senilai 2,5 juta.

Rupanya, perdebatan korban dan AR diendus warga setempat, dan setelah diketahui warga duduk persoalannya warga pun geram dan terpancing untuk menghakimi AR. mengetahui hal itu salah satu personel Polsek Woja Bripka Ruslansyah membawa AR ke rumahnya guna menghindari aksi brutal warga.

Namun, tak lama kemudian massa semakin banyak sehingga Bripka Ruslansyah menginformasikan kepada Kapolsek Woja Ipda Abdul Haris, selanjutnya oleh Kapolsek memerintahkan anggotanya untuk segera menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) kemudian menghubungi Polres Dompu untuk penambahan jumlah personel.

Kapolsek Woja dan personel Polres Dompu tiba di TKP dan melakukan upaya pendekatan dengan warga kemudian setelah melalui proses yang alot akhirnya AR berhasil dievakuasi dan selanjutnya dibawa ke Mapolres Dompu untuk proses hukum lebih lanjut. (HPD/BMM01/)

Akibat Disengat Listrik, Bocah Asal Kempo Meninggal

Bimantika.net_ Nasib malang dialami bocah 2,5 tahun, Abdul Alfir Jayansyah, sang bocah meregang nyawa akibat sengatan arus listrik yang bersumber dari rentangan kabel alat cukur rambut elektrik yang dipakai orang tuanya ( Amrin 27), di Dusun Kajenje, Desa Soro Barat, Kecamatan Kempo, Kabupaten Dompu, Selasa (23/2/2021) sekira pukul 17.40 Wita.

Menurut Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah, bahwa tragedi memilukan itu bermula kala orang tua (ayah) korban sedang mencukur rambut anaknya (Kakak korban) di teras rumah dengan menggunakan alat cukur listrik.

Bocah malang itu sedang duduk di samping ayahnya, sambil memegang kabel sambungan alat cukur tersebut. Saat sang ayah Sedang seriusnya mencukur, ia tidak sadar bahwa anaknya sedang bermain dan memegang kabel tersebut.

Tak dinyana, kabel tersebut pada bagian tengah ada yang sudah robek plastik pelindungnya sehingga terlihat kawat arus listriknya, Seketika bocah malang itu tiba-tiba pingsan dalam keadaan memegang kabel nahas tersebut.

Mengetahui hal itu, sontak orang tuanya berteriak, menangis histeris menyaksikan anaknya yang tidak berdaya. Selanjutnya, korban dilarikan ke puskesmas Kempo guna mendapat pertolongan. Namun sayang, nyawa bocah nahas itu tidak tertolong dan akhirnya dibawa kembali ke rumah duka.

Atas kejadian tersebut, Kapolsek Kempo Ipda Zuharis tiba di rumah duka dan menyampaikan bela sungkawa atas musibah tersebut, selain itu kapolsek juga mengimbau wargaanya, agar menjauhkan anak pada bahan, barang, alat yang berisiko yang dapat mendatangkan malapetaka.

Tidak hanya itu, Kapolsek menambahkan, agar para orang tua senantiasa memperhatikan, menjaga, merawat, membina dan mendidik anak. Tidak hanya terkait kejadian, lebih jauh mewaspadai anak-anak agar tidak terjerumus pada tindakan atau perbuatan yang melawan hukum.

Pasca kejadian yang menimpa bocah tersebut, situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum kecamatan kempo, sementara dalam kondisi aman dan kondusif. (HPD/BMM01)

Pohon Tumbang Tutupi Jalan, Bhabinkamtibmas dan Babinsa beraksi

Bimantika.net. Sebuah pohon pelindung tampak tumbang hingga menutupi seluruh badan Jalan Lintas Sumbawa tepatnya depan PT. Segar Dusun Jati Mengi, Desa Tekasire, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Selasa (23/2/2021) sekira pukul 08.00 Wita.

Akibatnya aktifitas lalu lintas di sekitar lokasi jadi terganggu. Belum lagi Instalasi listrik dan telkom juga terputus disabet ranting pohon yang tumbang tersebut. Sehingga aliran listrik dan jaringan telkom ikut mengalami gangguan. Mengetahui hal itu,

“jajaran Kepolisian Sektor Manggelewa, turun tangan untuk melakukan pemotongan dan pembersihan, dengan dibantu oleh Bhabinkamtibmas, Brigadir Lalu Agus Satriawan dan Bhabinsa Desa Tekasire, Serda Muhidin” ungkap Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah dalam keterangan persnya.

Kapolsek Manggelewa, Iptu Rudolfo De A Rauojo, dalam keterangannya mengatakan bahwa pohon tersebut tumbang dikarenakan hujan turun disertai angin kencang yang melanda Kecamatan Manggelewa dalam beberapa hari terakhir.

Kapolsek menjelaskan, selama kegiatan pembersihan berlangsung, pihaknya mendapat dukungan dari warga, termasuk dari pengelola PT. Segar. Mengingat pohon tumbang tersebut, terletak di areal sekitar perusahaan pengelola jagung tersebut.

Selama kegiatan, Kapolsek menambahkan selama kegiatan tidak menemui kendala yang berarti. Kegiatan berlangsung aman, lancar dan tertib.

Kapolsek juga tidak lupa menghimbau warga, agar berhati-hati berkendara di jalanan yang licin. Tetap waspada akan timbulnya musibah bencana alam lain selama musim penghujan seperti banjir, tanah longsor, angin kencang dan lain sebagainya. (HPD/BMM01)

Pelantikan Bupati dan Wabup Terpilih Terapkan Prokes Ketat

Bimantika.net_Pelaksana Harian (Plh) Bupati Bima yang juga Sekretaris Daerah Drs. H. M. Taufik HAK. M.Si Senin (22/02) mengungkapkan, “tahapan pelantikan diputuskan setelah KPU menetapkan pasangan Bupati dan Wabup Bima terpilih, DPRD sudah mengajukan pelantikan ke Kementerian Dalam Negeri RI”.

“Aspek keamanan dan penegakan protokol kesehatan COVID-19 menjadi prioritas pelantikan yang rencananya akan berlangsung Jumat 26 Februari di Aula kantor Bupati Bima”.

Hal tersebut dikatakan Plh Bupati saat memimpin rapat yang turut dihadiri unsur FORKOMPIMDA, Asisten I dan Asisten III Setda, Kepala Bakesbangpol, Kadis Kesehatan, Kadis Kominfostik, Kasat Polpp, Kabag Tatapem, Kabag Umum dan Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Bima

Dijelaskan H.M. Taufik, menindak lanjuti surat Kementerian Dalam Negeri RI perihal Nomor 131/966/OTDA perihal pelantikan Bupati/Wakil Bupati dan Wali Kota/Wakil Wali Kota melalui media teleconference dan/video conference. Surat yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Otonomi Daerah Drs. Akmal Malik M.Si tersebut ditujukkan kepada para Gubernur Se-Indonesia menyebutkan bahwa pelantikan Bupati dan Wabup di kabupaten kota dilakukan oleh Gubernur pada minggu IV bulan Februari secara virtual dengan menetapkan Protokol Kesehatan (Prokes) yang ketat.

Ketentuan dalam surat tersebut lanjut Plh. Bupati juga secara tegas mengatur “jumlah kehadiran secara fisik para pihak pada tempat pelantikan paling banyak 25 orang diantaranya kepala daerah wakil kepala daerah yang dilantik, keluarga inti kelengkapan acara dan Forkopimda kabupaten/kota dengan memperhatikan physical distancing dan protokol kesehatan yang ketat”. Tandasnya.

Terkait dengan upaya penanggulangan yang ditujukan untuk memperkecil angka kematian membatasi penularan serta penyebaran COVID, Kemendagri meminta kepada pemerintah daerah untuk mengoptimalisasikan pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dengan memanfaatkan teleconference dan atau video Converse. Bagi masyarakat umum dan instansi pemerintah yang ingin mengetahui prosesi pelantikan terebut dapat menggunakan saluran streaming media sosial Pemerintah Daerah yang dikelola oleh Dinas Kominfostik dan Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan.

Untuk mengoptimalakan penerapan Protokol Kesehatan, Aparat TNI/POLRI, Tim Gugus Tugas COVIS dan Dinas Kesehatan akan mengoptimalkan penerapan prosedur kepada semua pihak yang secara fisik hadir di lokasi acara”. Tutup Taufik (YanHMS/tim)

Cinta Pada Pemimpin, Warga Radom Pererat Silaturrahim Dengan Walikota HML

Bimantika.net. Senin Malam (22/2/2022)
Keluarga Besar Rabadompu Barat khususnya kampo Rade, menyempatkan Diri Bersilaturahim Dikediaman Bapak Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML)

Kehadiran Warga di kediaman HML semata-mata mempererat tali silaturrahim antar pemimpin yang menyayangi rakyat dan rakyat yang mencintai pemimpinnya.

Salah seorang warga yang di wawancarai Media Cetak dan Online Bimantika.net menyebutkan bahwa pada Intinya warga hadir karena kebetulan kediaman Walikota HML satu RW dengan warga yang hadir.

“Beliau Sudah memimpin dengan baik selama lebih kurang dua tahun, dan malam ini kami selaku satu RW dengan Pak Walikota bisa bersilaturahim dengan keluarga besar kampo Rade yg di ketua oleh Ruslan atau biasa disapa Om Obi” ungkapnya.

Nampak dalam pertemuan itu sungguh sangat luar biasa keakraban warga dengan Walikota HML dengan tetap mengedepankan Protokol Covid-19.

Bahkan dalam pertemuan yang penuh familiar itupun, warga dengan bebasnya mengeluarkan uneg-uneg nya, hingga memberikan apresisk yang mendalam pada Walikota HML yang sudab maksimal membangun Kota Bims walau baru lebih kurang dua tahun, dan Walikota HML dengan santai menyambut kedatangan warga.

“Kalau begini gaya dan cara pak Walikota H. Lutfi, kami yakin H. Lutfi akan semakin di cintai oleh rakyatnya” ujar Warga.

Walikota Bima HML yang dikonfirmasi Langsung Bimantika.net melalui saluran WhatsApp nya menyebutkan bahwa dirinya merasa berterimakasih atas kehadiran warga yang satu RW dengan nya.

“Tidak ada pembahasan yang berat dan serius,hanya menyambung tali silaturrahim saja” ungkap Walikota HML

Wartawan Senior Bima Tutup Usia, Selamat Jalan Jedo Surga Menantimu

Bimantika.net.-Sirajuddin HI atau biasa di sapa Jedo wartawan senior Bima, Ahad (21/2) sekitar pukul 16.30 Wita, sore tadi, telah tutup usia. Almarhum menghembuskan nafas terakhir menghadap Yang Maha Kuasa, di Ruang Isolasi RSUD Bima.

Humas RSUD Bima, dr H M Akbar yang dikonfirmasi wartawan membenarkan bahwa warga Rabangodu ini positif Covid19. Almarhum dirawat di Ruang Isolasi dan rencananya akan dikebumikan dengan protokol covid19 Senin besok (22/2).

Hingga berita ini diturunkan, sejumlah rekan wartawan, keluarga, dan sejawat almarhum, menunggu di depan RSUD Bima. Alamarhum yang biasa disapa Jedo ini, diperkirakan berusia 60 tahun ini dan menghabiskan usianya lebih banyak di dunia jurnalis.

Paling lama almarhum mengabdi di Media Cetak Suara Mandiri, koran Harian Umum di Bima. Setelah di Suara Mandiri, Jedo pernah menulis di sejumlah media lain, sebelum mendirikan media sendiri yakni Mitra Rakyat.

Para wartawan di Bima, baik yang senior pun yang masih beraktivitas, mengenal almarhum, sebagai pribadi yang baik dan tidak banyak komentar. Bahkan diketahui, tidak pernah bermasalah selama menjalankan tugas dan aktivitas sebagai kuli tinta.

Tentu meninggalnya Almarhum, meninggalkan duka bagi para wartawan di Bima, lebih khusus lagi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bima. Almarhum saat ini menjabat sebagai bendahara di PWI Bima.

Selamat jalan Jedo. Dedikasi dan kerja serta perjuangan mu di dunia jurnalis ini, sungguh besar dan tidak mungkin terurai dalam catatan profesi mulia ini. Doa semua para kuli tinta menyertai kepergianmu, Insya Allah Surga Menantimu (BMM/01)

Kasus IRT di Lombok Tengah, POLRI Tidak Pernah Lakukan Penahanan

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Artanto, S.I.K., M.Si

Bimantika.net- Marak dan viralnya kasus pengerusakan pabrik atau gudang tembakau, diduga dilakukan empat ibu rumah tangga atau IRT di wilayah hukum Polres Lombok Tengah, yang berujung penahanan bersama dua anak di bawah umur lima tahun (balita) menjadi atensi Polda NTB. Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol. Artanto, S.I.K., M.Si. tak ingin kasus tersebut menjadi bola liar, yang menggelinding mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Kombes Pol. Artanto melalui siaran persnya, Sabtu (20/2) malam, menegaskan bahwa pihak Polres Lombok Tengah yang menerima laporan kasus pengerusakan sesuai Pasal 170 KUHP itu, telah melakukan proses hukum sesuai prosedur.

“Pihak Polres Lombok Tengah telah melakukan lebih dari dua kali mediasi keduabelah pihak untuk penyelesaiannya, namun tidak ada titik temu dan kesepakatan, kemudian penyidik melanjutkan proses penyidikan sesuai prosedur hukum yang berlaku,” ungkapnya.

“Selama proses itu (penyidikan dan penyelidikan, red) Polisi tdk melakukan penahanan,” tegasnya.

Sehingga, lanjut Kombes Artanto, pihak Polres Lombok Tengah melanjutkan laporan menjadi berkas perkara. Setelah dinyatakan P21(Lengkap) berkas tersebut diserahkan dan atau dilimpahkan penanganannya ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Praya.

“Jadi, saya tegaskan kembali bahwa tidak ada penahanan selama proses hukum yang dilakukan Polres Lombok Tengah,” tutupnya. (Tim)

Provokatif Di Medsos, Pemilik Akun Dae Oleng Diamankan Tim Opsnal Polsek Pekat

Bimantika.net- Seorang pria bernama IN alias Napi (30) alias Dae Oleng, pemilik akun Facebook Dae Oleng diciduk Tim Opsnal Polsek Pekat, di rumahnya di Desa Pekat, Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu, Sabtu (20/2/2021) sekira pukul 12.00 Wita.

Menurut Sumber resmi Kepolisian Paur Subbag Humas Polres Dompu
Aiptu Hujaifah, bahwa Ia diciduk lantaran unggahan (postingan) di social media yang bersifat provokatif bahkan bernada ancaman disertai umpatan (penghinaan) yang ditujukan khususnya terhadap Aparat Penegak Hukum (APH).

“Yang tau keberadaan saya silahkan dicari, Saya jenderal narkoba, nggak takut sama siapa pun apalagi sama polisi anjing semua itu,” Tulis Indra di Akun Facebook miliknya bernama Dae Oleng.

Tidak hanya itu, akun facebook tersebut tampak mengunggah foto di mana dirinya sedang memegang plastik klip transparan berisi serbuk diduga narkotika jenis sabu-sabu. Praktis postingan tersebut hebohkan jagad sosial media.

Netizen yang mengetahuinya kemudian membagikan (share) kembali. Tidak sedikit membubuhkan caption dengan nada kecaman terhadap pemilik akun tersebut.

Menurut penjelasan Kapolsek Pekat Ipda Muh Sofyan S.Sos, berdasarkan informasi yang diterima pihak Kepolisian Sektor Pekat, Jum’at (19/2/2021) sekira pukul 02.00 Wita. Ada postingan yang bersumber dari terduga pelaku, lalu dishare oleh netizen melalui jejaring sosial media facebook, kemudian dishare ke jejaring whatsapp.

Postingan tersebut praktis membuat heboh dunia maya karena menantang aparat, dalam hal ini aparat kepolisian. Terlebih lagi, di postingan tersebut juga dia unggah foto dirinya sedang menggenggam plastik klip narkoba.

Mengetahui hal itu, Kapolsek memerintahkan anggotanya dipimpin Kanit IK Aipda Mustawa segera melakukan pencarian dan mengamankan terduga pemilik Akun tersebut.

Sekira pukul 11.00 wita saudara Indra alias Napi pemilik akun Facebook Dae Oleng berhasil diamankan oleh anggota Unit Opsnal ke Polsek Pekat.

Sementara itu, saat dilakukan introgasi, pelaku Indra, di hadapan petugas sempat tidak mengakui perbuatannya dengan alasan, dirinya tidak memiliki Handphone versi android.

Namun diakuinya, bahwa dirinya sering menggunakan facebook melalui Handphone android milik teman-temannya, antara lain atas nama Erlan dan Kurniadin.

Memperjelas hal itu, terduga pelaku ternyata sudah mengetahui bahwa postingan tersebut viral di medsos, diberitahukan oleh temannya bernama Erlan dan kurniadin, Jum’at (19/2/2021) sekira pukul 23.00 Wita.

Di hadapan petugas, terduga pelaku mengaku kalau akun facebooknya dibajak dan dirinya tidak pernah masuk ke akun facebook miliknya tersebut.

Namun di sisi lain, sadar facebooknya dibajak dan postingannya viral, terduga pelaku mengaku sempat melaporkan hal itu ke salah satu Kepala Dusun setempat.

Dari hasil pemeriksaan terduga pelaku, Sabtu (20/2/2021) sekira pukul 12.30 wita, “Tim Opsnal Polsek Pekat kemudian mengamankan dua orang temannya atas nama Junaidin (30) dan Kurniadin (20) asal yang sama dengan terduga pelaku.

Dari keterangan Kurniadin, “dia mengaku kalau Handphone merk Realme C2 miliknya pernah dipinjam pakai oleh IN alias Napi sejak hari Jum’at (19/2/2021) sejak sekira jam 12.00 Wita,” terang Kapolsek.

Dari hasil pengecekan awal oleh Kepolisian Sektor Pekat bahwa akun yang bersangkutan (Dae Oleng) diketahui berasal dari HP tersebut, berikut postingannya.

Saat ini terduga pelaku sudah dibawa ke Mapolres Dompu untuk pemeriksaan lebih lanjut. (BMM/01-HPD)

Pasca Walikota HML Tinjau Lokasi Sungai Romo, Warga RW 01 Ranggo Langsung Urug Rembug

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) saat lakukan tinjau langsung sungai Romo Ranggo Kelurahan NAE Sabtu (20/2/2022) di dampingi Ketua RW 01 Ranggo Muhammad, SH dan sejumlah pejabat Dinas PUPR Kota Bima

Bimantika.net- Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) meninjau lokasi sungai romo pada hari ini Sabtu siang (20/2/2022) yang terletak di wilayah RW 01 Ranggo, Bersama Warga setempat Walikota HML sama-sama menyepakati penanganan Sungai Romo di lakukan tahun anggaran 2022.

Ketua RT.01 Ranggo, Kurniawan saat di lokasi menyebutkan bahwa Dirinya sangat sepakat rencana mulia Walikota HML menangani sungai romo yang menjadi problem selama ini di wilayah Ranggo.

Namun Kurniawan dihadapan Walikota Bima dan salah satu Kabid Dinas PUPR Kota Bima mengharapkan akan adanya penanganan sementara berupa pembuatan drainase yang lebarnya 70 dan kedalaman 70 Cm dengan panjang 200 Meter.

“Kami sepakat bersama Pak Walikota untuk penanganan sungai romo ditahun 2022, dan penanganan drainase warga di tahun 2021 ini semoga tertangani minimal antisipasi agar lancarnya air hujan menuju sungai” ujar Kurniawan.

Senada dengan Ketua RT. 01, Ketua RW 01 Ranggo, Muhammad, SH menyampaikan rasa hormat dan terimakasihnya pada Walikota Bima yang turun langsung melihat lokasi sungai romo.

“Rasa hormat saya yang mendalam pada bapak Walikota Bima H. Lutfi yang sudah luangkan waktu dan tenaganya untuk melihat langsung kondisi wilayah tempat kami tinggal, dan atas kesepakatan dengan pak Walikota kami akam selalu kawal demi kemaslahatan kami bersama” ungkap Med Sapaan akrab Ketua RW. 01.

Atas kesepakatan dengan Walikota Bima tersebut, langsung Ketua RW dan perangkatnya serta perangkat-perangkat RT pun langsung urug rembuk di Kediaman Ketua RT. 02 Ranggo Mulyadin.

Pose Bersama Direktur Utama PT. Bimantika Multi Media sekaligus Pimpinan Redaksi Media Online Bimantika, Muhammad Arifudin, S. Sos Saat Urug Rembug Warga RW 01 Ranggo Kelurahan NaE usai kedaangan Walikota HML langsung di pimpin Ketua RW

Atas urus rembug tersebut perangkat RT dan RW 01 menyepakati dengan segenap perangkap
Pemuda Ranggo akan selalu siap mengawal program walikota bima yang pro rakyat.

“Kesepakatan kami dengan seluruh perwakilan pemuda akan menghadap pak Fahad salah satu Kabid dinas PUPR untuk membahas urusan Drainase untuk menindaklanjuti urusan Drainase, minimal ada stimulan dari pemerintah sehingga pembangunan khususnya Drainase yang sangat urgen saat ini” Demikian ungkap Tokoh Pemuda yang ada saat urug rembuk tersebut.

Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE yang dikonfirmasi langsung oleh media cetak dan online Bimantika.net menyebutkan bahwa dirinya turun langsung ke lokasi untuk memastikan secara langsung kondisi dan estimasi anggarannya.

“Setelah kita melihat langsung urusan penanganan sungai romo akan kita anggarkan 2022, karna itu estimasi anggarannya sekitar 2 sampai 3 Milyar” ungkap Walikota HML (BMM/01)

Walikota HML Cepat Tanggap Atas Keluhan Warga RW 01 Ranggo, Wargapun Mendoakannya

Walikota Bima HML Pose Bersama Ketua RW 01 Ranggo Muhammad, SH, Ketua RT 01, Kurniawan, Ketua RT. 02 Mulyadin, Ketua RT 03 Dhar dan Sekretaris RT 02 Yoyo

Bimantika.net.- Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dinilai oleh Warga Ranggo Kelurahan NaE Kecamatan RasanaE Barat sangat tanggap dengan keluh kesah warga yang dipimpinnya.

Ketua RT. 01 Ranggo, Kurniawan Pada Media Cetak dan Online Bimantika.net pada hari Jum’at (19/2/2021) menyatakan bahwa dirinya beserta Ketua RT 02 dan 03 serta Ketua RW. 01 Ranggo dua hari berturut-turut mendatangi kediaman Walikota Bima HML untuk menyampaikan keluh kesah rakyat Ranggo.

Kurniawan menyebutkan bahwa selama musim hujan berpuluh-puluh tahun lamanya dipastikan air tergenang di pemukiman warga.

“Alhamdulillah setelah kami menghadap bersama di kediaman Walikota Bima H. Lutfi, beliau begitu familiar dan merespon dengan sepat sehingga langsung memerintahkan anak buahnya untuk cek lokasi” ungkap Kurniawan.

Masih menurut Kurniawan bahwa sungai romo yang ada di wilayah ranggo perlu dilakukan pengerukan oleh alat berat sehingga tenaga khusus dari pemerintahan kota Bima langsung di terjunkan oleh Walikota untuk melakukan survey serta besok mulai actionnya.

“Tenaga teknis dari Pemkot yang diperintahkan langsung oleh pak wali sudah datang untuk survey dan besok kami sosialisasi pada warga akan adanya upaya pekerjaan pengerukan tersebut sehingga tidak ada lagi genangan air disaat musim hujan” ungkapnya.

Sementra itu Ketua RW. 01 Ranggo Kelurahan NaE, Muhammad, SH menceritakan kisah pertemuannya dengan Walikota HML.

Med sapaan akrab Muhammad, SH menyatakan rasa simpatiknya yang sangat mendalam pada Walikota HML yang begitu familiar menyambut kedatangan dirinya selaku Ketua RW dan Ketua RT 01, 02, 03.

“Apa yang bisa saya bantu Pak RW?” Demikianlah Ungkap Pak Walikota HML sebagaimana ditirukan oleh Med saat mereka hadir dikediaman Walikota Bima.

Atas pertanyaan itu, Med memiliki kesan yang mendalam terhadap kepribadian Walikota Bima HML yang sangat peka terhadap urusan umum yang ada di Kota Bima.

Med pun saat di wawancara mengungkaokan rasa dimpatiknya yang mendalam pada Walikota Bima HML yang sangat serius langsung menindaklanjuti apa yang menjadi kebutuhan warganya.

“Alhamdulillah, kesan saya pada Walikota H. Lutfi adalah pemimpin yang sangat cerdas memahami kehendak arus bawah” ungkap Med.

Inti kedatangan Med dan ketua-ketua RT sebenarnya menyambung silaturrahim dengan Walikota Bima, namun saat bincang-bincang tersebut disampaikan upaya dan niat membangun Posko di Wilayah RT 01 dan 02 Ranggo langsung di respon secara positif oleh Walikota.

“Alhamdulillah Pak Wali menyetujui pembangunan posko di wilayah kami sekaligus pengerukan sungai romo, kesan kesantunan dan respon cepat nya Pak Walikota selalu di hati kecil kami” ujar Med.

Bahkan Med Mendoakan semoga Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) selalu di beri kesehatan oleh Allah SWT sehingga tetap berkarya nyata untuk masyarakat kota bima.

Walikota Bima, H. Muhammad Lutfi, SE yang dikonfirmasi via WhatsApp nya pada hari Jum’at (19/2/2021) menyatakan bahwa apa yang menjadi urusan kemaslahatan bersama para warga Pemerintah Kota Bima akan terus menerus tanpa henti untuk memfasilitasinya.

“Nanti dua posko di RT 01 dan 02 Ranggo kita akan fasilitasi sekaligus pengerukan sungai romo yang ada di wilayah RW 01 Ranggo kita kirim tenaga tehnis untuk mengerjakannya” ungkap Walikota HML. (BMM/01)

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom marsbahis casibom hacklink market marsbahis giriş vdcasino casibom casibom