Polisi Tangkap EL, Pelaku Curat Di Desa Soriutu Dompu

Bimantika.net Personil Polsek Manggelewa berhasil menciduk EL alias LI (21) beralamat di Dusun Transad III, Desa Doromelo, diduga melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) di toko milik Siti Talaha (40) Dusun Samada, Desa Soriutu, Kecamatan Manggelewa, Dompu, Rabu (31/3/2021) sekira pukul 09.30 Wita.

Menurut Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah bahwa EL ditangkap sesuai Laporan Polisi Nomor: LP K/12/III/2021/NTB/Res Dompu, Sek. Manggelewa, Tanggal 31 Maret 2021, lantaran menggasak 1 (satu) unit Mesin Pemotong Rumput merk Valco Selasa malam waktu setempat.

Dari hasil penyelidikan dan keterangan awal yang dihimpun petugas dari korban, terduga masuk ke toko korban dengan cara mencongkel dan merusak pintu toko, Selasa (30/3/2021) sekira pukul 23.30 Wita.

Mengetahui tokonya dibobol, korban langsung melaporkan kejadian yang menimpanya ke SPKT Polsek Manggelewa.

Menindaklanjuti laporan dan hasil penyelidikan awal, Kapolsek Manggelewa, Iptu Rudolfo De Aruojo, memerintahkan anggota untuk mengejar dan menangkap terduga pelaku.

Anggota kemudian bergerak melakukan penyelidikan lebih lanjut, mengumpulkan data dan keterangan, anggota mendapat informasi kalau mesin tersebut diduga kuat digasak oleh terduga.

Berdasarkan informasi tersebut, anggota bergerak mendatangi salah satu kos-kosan di Dusun Samada, Desa Soriutu. Belum sempat tiba di kos-kosan, anggota berpapasan dengan terduga yang hendak keluar dari kos-kosan dan langsung membekuk terduga dan memboyongnya ke Mapolsek Manggelewa.

Saat diintrogasi oleh petugas, terduga mengakui perbuatannya. Terduga mengaku, masuk ke toko dengan cara mencongkel pintu dengan senjata tajam.

Setelah berhasil masuk, terduga lantas mengambil mesin tersebut kemudian menyimpannya di samping toko.

Dalam aksinya, ternyata terduga tidak sendirian. Usai meletakkan mesin itu di samping, terduga lalu memanggil temannya berinisial BN asal Dusun Jatibaru, Desa Tekasire, yang saat ini dalam pengejaran.

Kini, terduga telah diamankan di Mako Polsek Manggelewa beserta barang bukti berupa Mesin Potong Rumput dan Senjata Tajam yang pakai oleh terduga saat beraksi.

Atas perbuatannya, terduga dapat dijerat pasal 363 ayat 1 dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara. (hpd//bmm//01)

Bupati IDP Berharap PBI Pemberi Solusi Setiap Permasalahan

Bimantika.net Pelantikan Dewan Pengurus Perserikatan Bumdes Indonesia (PBI) Kabupaten Bima, di langsungkan di Aula Sidang Utama Kantor Bupati Bima, Rabu, 31 Maret 2021, siang, oleh Ketua PBI Provinsi NTB, Putri Munira, SE.

Selain dihadiri Bupati Bima, Hj Indah Dhamayanti Putri SE, turut dihadiri pula Asisten III Setda Bima, Drs. H Arifudin HMY, Forkopimda, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kabupaten Bima serta sejumlah pejabat lingkup Pemkab Bima.

Bupati Umi Dinda, dalam sambutannya, menyampaikan Selamat atas Pelantikan Pengurus PBI Kabupaten Bima.

Pelantikan itu sebagai pengakuan, kontribusi dan kerja nyata yang sudah dilakukan bersama Bumdes se Kabupaten Bima. PBI Kabupaten Bima diharapkan menjadi wadah untuk mencari solusi dan memecahkan setiap permasalahan yang dihadapi.

Menurut Bupati, setiap organisasi pasti memiliki AD/ART sebagai acuan atau dasar dalam menjalankan roda organisasi. Dan berharap pada pengurus Kabupaten, tidak menjadikan pelantikan hanya sebagai seremonial saja.

‘’Tetapi, 191 Desa yang tersebar di Kabupaten Bima, telah menanti kiprah dan apa yang bisa dibawa atas eksistensi forum ini,’’kata Umi Dinda di hadapan Pengurus PBI.

Dijelaskan Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Bima ini, kita harus berpikir demi masa depan daerah. Masih banyak potensi di desa untuk dimanfaatkan dengan baik.

Kepada ketua Bumdes dapat menjalin komunikasi dengan pihak terkait, karena banyak bantuan yang bisa diarahkan buat kemajuan daerah kita.

‘’Terima kasih kepada Ketua Bumdes Provinsi NTB dan Sekretarisnya. Diharapkan selalu memberikan arahan terkait dengan Bumdes ini,’’tambah Umi Dinda.

Apapun kegiatan Bumdes Pemerintah akan selalu mensupportnya. Oleh karena itu, Pengurus PBI Kabupaten Bima dapat menunjukkan kemampuan dan keseriusannya.

‘’Selamat bekerja PBI Kabupaten Bima di bawah koordinasi PBI NTB,’’tambahnya.

Sementara itu Ketua PBI Provinsi NTB, Putri Munira, SE, mengatakan, PBI muncul dan bergerak di Indonesia dengan berlandaskan Undang-undang, Nomor 6 Tahun 2014.

Memberikan kesempatan kepada desa untuk menggali potensi-potensi yang ada demi terwujudnya pembangunan desa menuju kesejahteraan.

Perserikatan Bumdes Indonesia dibangun atas prakarsa, inisiatif masyarakat, para penggiat Bumdes Indonesia. Serta mendasarkan kepada prinsip-prinsip kooperatif, partisipatif, transparansi dan emansipatif, dan akuntabel dengan mekanisme yang cerdas.

Pengelolaan Bumdes dilakukan secara profesional. PBI memiliki tugas pokok yakni memfasilitasi terciptanya pengelolaan Bumdes se Indonesia untuk mendapatkan Sumber daya yang baik.

Melakukan komunikasi, konsultasi dan advokasi dengan pemerintah dalam melakukan kepentingan pengelolaan Bumdes.

Membudayakan etika bisnis yang baik di kalangan masyarakat. Membina dan memberdayakan pengelolaan Bumdes, sehingga berperan optimal dalam pembangunan kewirausahaan.

Meningkatkan efisiensi pembangunan Bumdes dengan menyediakan pelayanan di bidang informasi.

Pengembangan usaha berbasis teknologi dengan memanfaatkan SDM, untuk mendorong pembangunan berwirausaha, bagi pengelola Bumdes serta mengembangkan bisnis, di lingkup antar daerah atau internasional.

‘’Terima kasih atas terlaksananya Pelantikan PBI Kabupaten Bima. Dengan tetap mematuhi protokol kesehatan Covid. Semoga pelantikan di Kabupaten Bima ini, menjadi contoh untuk daerah-daerah lain,’’ujar Putri Munira.

Prosesi pelantikan berjalan khidmat. Saat itu, juga dilakukan penyerahan SK dan penyematan Pin kepada anggota PBI yang dilantik.

Kemudian SK pengurus PBI periode 2021-2025 dibacakan oleh Sekretaris PBI Provinsi NTB, Lalu Okto Muharsabdi S.Pd.

Berikut susunan Pengurus PBI Kabupaten Bima, periode 2021-2025. Ketua Umum Jubaidin, S.H, Sekretaris Umum Wahyu Hidayat, S.Pd, Bendahara Umum, Tri Agustin Zulkhairatih, S.Pd. ( ProKom//bmm//01)

TNI Manunggal Ditutup Danrem Brigjen Rizal,
Bupati IDP Berterima Kasih 

Danrem 162/Wira Bhakti, Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos, SH, M.Han, menutup secara resmi kegiatan TMMD ke-110 TA 2021, di Aula Sidang Utama Kantor Bupati Bima, Rabu 31 Maret 2021, siang.

Sebelum mengikuti upacara penutupan, pagi harinya, Danrem Rizal, meninjau hasil proyek fisik yang telah dilaksanakan selama TMMD di Desa Nontotera, Waro dan Tolouwi, Kecamatan Monta.

Danrem, secara pribadi mengucapkan terima kasih pada Pemerintah Kabupaten Bima, telah membantu anggaran  untuk kegiatan TMMD. 

TNI Manunggal Masuk Desa, merupakan kegiatan membangun negeri, khususnya di Kota dan Kabupaten Bima. Dan diprioritaskan pada daerah yang rawan konflik termasuk, Bima, Dompu dan Lombok Tengah.

‘’Bersatunya TNI, POLRI dan Masyarakat bisa menciptakan kehidupan yang sejahtera,’’ujar Danrem.

Dijelaskan Danrem Wira Bhakti, Pemerintah Kabupaten Bima bersama TNI/POLRI, harus bisa merangkul masyarakat yang ada. Mengajak mereka pada kegiatan-kegiatan positif sehingga, tidak melakukan pelanggaran yang bersifat criminal. Upaya ini, harus didukung oleh masyarakat yang ada di Kabupaten Bima.

‘’Mudahan-mudahan Kabupaten Bima tetap kondusif, maju dan tentram,’’ujar Rizal, sembari menambahkan agar Masyarakat tetap mematuhi protokol Covid-19.

Pandemi covid-19, adalah virus yang mematikan. Oleh karena itu, kata Danrem, mohon pada Pemkab Bima agar tetap mendukung penanganannya. Mengajak masyarakat untuk melakukan Vaksin Sinovac.

Bupati: Pemkab Bima Berterima Kasih

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, SE, atas nama Pemerintah, mengapresiasi kegiatan TMMD di Wilayah Kabupaten Bima.

TNI Manunggal Masuk Desa tersebut, merupakan salah satu langkah untuk mendekatkan diri dan program langsung dengan masyarakat.

‘’Tentunya, saya berterima kasih pada TNI, atas terlaksananya kegiatan di Monta. Masyarakat juga bisa menjaga situasi hingga aman dan kondusif atas pendampingan TNI/POLRI,’’ujar Bupati, pada upacara   penutupan TMMD ke-110, di Aula Sidang Utama Kantor Bupati Bima, Rabu 31 Maret 2021, siang. 

Melalui kegiatan TMMD, masyarakat bisa merasakan hadirnya Pemerintah di tengah-tengah mereka. Sehingga adanya situasi yang kondusif pun dapat mereka rasakan.

Walaupun pada akhir-akhir ini, di beberapa desa terjadi gesekan, hanya karena masalah sedikit langsung terjadi pertikaian dan memakan korban.

Menurut Bupati Umi Dinda, Pemerintah Kabupaten Bima sangat membutuhkan dukungan TNI/POLRI. Terutama dalam situasi Pandemic Covid-19, untuk ikut membantu  mensosialisasikan pentingnya mematuhi Protokol Kesehatan Covid.

Tentunya, pengaruh pandemic covid ini dirasakan hampir oleh seluruh desa dan kecamatan terutama bagi para Petani dan Nelayan.
 
Sementara itu, Dandim 1608/Bima, Letkol Inf. Teuku Mustafa Kamal, melaporkan bahwa pelaksanaan TMMD mengusung tema ‘ Wujudkan Sinergi Membangun Negeri’ dilaksanakan di Desa Nontotera, Tolo Uwi dan Waro, Kecamatan Monta.

Dijelaskan Dandim 1608/ Bima ini, hasil pekerjaan dan sasaran kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa ke 110 di Wilayah Kodim 1608/Bima. Yakni sasaran fisik, telah membangun jalan tani sepanjang 1400x 5 meter dengan hasil seratus persen.

Pembangunan satu unit Pos Pam terpadu 9 x 7 meter dengan hasil seratus persen. Pembangunan lima unit deker 2,5 x 5 meter dengan hasil seratus persen. Pembangunan satu unit tempat wudhu  dan dua unit MCK Masjid Nurul Hidayah dengan hasil seratus persen. Pemasangan keramik, pintu, jendela, plesteran dan pengecatan Masjid Al-Muttaqin dengan hasil seratus persen.

Untuk Non fisik, kata Teungku, Sosialisasi Protokol Kesehatan Covid-19 dan vaksinasi. Penyuluhan hukum bahaya narkoba. Penyuluhan wawasan dan bela negara. Penyuluhan penghijauan lahan dan hutan. Palayanan Posyandu dari KB Kesehatan. Sosialisasi Pos bindu dan PTM.

Sosialisasi kesehatan reproduksi dan stunting bagi pasangan usia subur (PUS), ibu hamil, bayi dan Balita. Pelayanan pembuatan dan perpanjangan SIM. Pembagian sembako  dan  bazar murah.

Turut hadir pada penutupan TMMD tahun 2021 ini, antara lain  Forkopimda Bima, Asisten, Staf Ahli Bupati, Ketua PN Bima, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima, Kapolres Bima,  Dandim Dompu, dan Pimpinan OPD lingkup Pemkab Bima. 

Momen penutupan tersebut, juga diserahkan hasil TMMD ke 110 oleh Dandim 1608/ Bima, kepada Bupati Bima, disaksikan oleh Danrem 162/ Wira Bhakti. (ProKom//bmm//01)

Bupati IDP Buka Sidang Keliling Terpadu, 33Pasangan Dapat Buku Nikah Gratis

Bimantika.net Sidang Keliling Terpadu, dalam rangka Penerbitan Buku Nikah dan Akta Kelahiran bagi masyarakat tidak mampu dilaksanakan di Desa Parado, Kecamatan Parado. Rabu, 31 Maret 2021.

Tercatat, sebanyak 33 pasangan mendapat Buku Nikah dan Akta Kelahiran secara gratis, pada kegiatan atas kerjasama Pengadilan Agama Bima, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bima serta Kementerian Agama Kabupaten Bima.

Kegiatan Sidang Keliling Terpadu tersebut dibuka oleh Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, SE. Turut dihadiri, Ketua Pengadilan Agama Bima, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bima, Kementerian Agama Kecamatan Woha, Camat Parado, Kapolsek Parado, Ketua Tim PKK Kecamatan Parado serta Kepala Desa (Kades) Parado.

Bupati Hj Indah Dhamayanti Putri, dalam sambutannya, menyampaikan rasa bangga bisa hadir di tengah-tengah keluarga di Desa Parado. Sejak dilantik sebagai Bupati terpilih beberapa waktu lalu, Bupati Umi Dinda mengaku baru pertama kali berkunjung di Kecamatan Parado.

‘’Terima kasih, Parado telah banyak berbuat bagi kami. Bukan hanya sekedar dukungan yang diberikan, tetapi yang lebih utama, adalah kondisi keamanan dan kenyamanan yang telah ditunjukkan keluarga Parado,’’kata Umi Dinda.

Hal itu kata Bupati, tercatat sebagai prestasi yang sangat membanggakan.

Kemudian, terkait pelaksanaan Sidang Keliling Terpadu, kata Bupati, hal itu begitu istimewa. Karena merupakan salah satu langkah yang ditempuh pemerintah, melalui Pengadilan Agama.

Kalau kita sebagai orang tua tidak memiliki Akta dan Buku Nikah, maka otomatis anak-anak tidak bisa memiliki Akte Kelahiran.

Bupati sangat mengapresiasi kegiatan yang sangat memberikan kemudahan bagi masyarakat tersebut.

Namun, kata Bupati Umi Dinda, banyak hal yang juga mempengaruhi masyarakat mengurus kelengkapan administrasi mereka. Antara lain jauhnya jarak yang akan mereka tempuh, dari kediaman sampai ke pusat pemerintahan.

‘’Saya meminta Dukcapil untuk terus melakukan perekaman di tingkat Desa dan Kecamatan. Kemudian memastikan kepada para bidan yang membantu kelahiran anak, untuk usia 0 bulan mereka sudah harus diproses akta kelahirannya,’’kata Bupati.

Dengan semangat kebersamaan yang kita tunjukkan hari ini, kemitraan antara Pemkab Bima, Kementerian Agama dan Pengadilan agama serta Pengadilan Negeri semakin kuat. Terutama, menghadapi berbagai masalah Peradilan untuk mendapatkan pencerahan.

Sementara itu, Ketua Pengadilan Agama Bima, H Ridwan Fauzi S, Ag, MH, mengatakan, kegiatan sidang keliling terpadu untuk penerbitan buku nikah.

Jika ada masyarakat, keluarga atau saudara kita yang sudah menikah, namun belum memiliki buku nikah, maka melalui sidang isbat bisa diperoleh.

‘’Walau kendala jarak, waktu dan geografis maka Alhamdulilah pada tahun ini, kami bisa melaksanakan sidang keliling, untuk penerbitan buku nikah dan akta kelahiran,’’ujar Ridwan.

Ridwan berharap kerjasama dengan Pemkab Bima, Kementerian Agama Kabupaten Bima, Dinas Dukcapil serta Pengadilan Agama akan terus berlanjut.

Dalam memberikan kemudahan dan pelayanan terbaik untuk masyarakat di Kabupaten Bima.

Pada momen itu dilakukan penyerahan KK dan Akta Kelahiran secara simbolis oleh Bupati Bima. Penyerahan Buku Nikah oleh Kemenag Kabupaten Bima, Drs. H. A. Munir. Penyerahan salinan penetapan oleh Ketua Pengadilan Agama Kabupaten Bima, H. Ridwan Fauzi, S Ag, MH. (ProKom//bmm//01)

Tim Puma Polres Dompu Meringkus ID Terduga Curat di Karama Bura

Bimantika.net Tim Puma Polres Dompu berhasil meringkus ID (19) remaja Dusun Ndano Duwe, Desa Karama Bura, terduga pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) terhadap Munawir, korban (40) warga Dusun Karama Bura, Desa Karama Bura, Kecamatan Dompu, Rabu (31/3/2021) sekira pukul 10.00 Wita.

Menurut Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah, bahwa ID ditangkap lantaran diduga melakukan pencurian 2 (dua) unit Handphone milik korban sesuai Laporan Polisi Nomor : LP/K/126/III/2021/NTB/RES DOMPU, tanggal 31 maret 2021.

Dari keterangan korban, saat itu korban menaruh 2 (dua) unit Handphone masing-masing, merek Samsung J Prime warna silver gold dan OPPO F 1 warna silver gold, di rumahnya.

Saat masuk ke dalam rumah, korban tidak menemukan Handphone miliknya. Menyadari hal itu, korban mencurigai kalau Handphone miliknya dicurat oleh terduga dan dijualnya ke warga lain.

Merasa keberatan dan dirugikan, korban melaporkan terduga ke SPKT Polres Dompu.

Menindaklanjuti laporan korban, Kasatreskrim Polres Dompu, Iptu Ivan Roland Christofel, STK., memerintahkan Katim Puma, Ipda Zainul Subhan untuk meringkus terduga.

Tidak butuh waktu lama, terduga dapat diboyong dengan mudah mengingat saat itu, terduga sudah terlebih dahulu ditangkap dan diamankan oleh warga ke Kantor Desa Karama Bura.

Terduga lantas digelandang beserta barang bukti ke Mapolres Dompu untuk diperiksa lebih lanjut. Atas perbuatannya, terduga dijerat Pasal 363 ayat 1 dengan ancaman hukuman 7 Tahun penjara.(bmm//01/hpd)

Bupati IDP Ungkap Capaian PUG di Hadapan Tim Penilai

Bimantika.net Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) pada hari Rabu (31/3/2021) didampingi 10 orang Kelompok Kerja (POKJA) Pengarusutamaan Gender (PUG) Kabupaten Bima memaparkan secara daring melalui aplikasi zoom hasil capaian program PUG dihadapan Tim Penilai Independen Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kemen PPPA) pada Penilaian Anugerah Parahita Ekapraya (APE) Tahun 2020 di Ruang Rapat Bupati Bima.

Dihadapan Tim Verifikasi yang dipimpin Dr. Ir. Sulikanti Agusni M.Sc, Bupati Bima mengemukakan, “pada tahun 2018 Pemerintah Kabupaten Bima telah berhasil meraih penghargaan Anugerah Parahita Ekapraya (APE) kategori Pratama dan berharap pada tahun ini bisa meraih prestasi yang lebih tinggi.

Menurut Bupati, pelaksanaan PUG di Kabupaten Bima telah menjadi salah satu bagian penting dari visi Bima RAMAH sebagaimana tertuang ada misi ke-5 yaitu terciptanya pengarusutamaan gender dan perlindungan anak.

“Komitmen tersebut dikuatkan dalam bentuk Peraturan Daerah nomor 5 tahun 2019 tentang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak yang ditindak lanjuti dengan Peraturan Bupati dan Surat Edaran”.

Ditambahkan Bupati, PUG tidak saja menjadi persoalan “struktur” tetapi juga sudah menjadi “kultur” bagi pemerintah dan masyarakat Kabupaten Bima. Hal ini dapat dilihat dalam pengangkatan pejabat yang tidak hanya didominasi oleh laki-laki tetapi perempuan di tingkat pemerintah desa, anggota BPD, staf desa hingga RT telah diisi oleh perempuan yang memiliki kompetensi di bidangnya. Pemerintah Kabupaten Bima tahun ini telah memenuhi semua tujuh prasyarat penilaian APE yang selanjutnya disampaikan oleh Tim Pokja PUG”. Terang Bupati.

Sebelumnya, Inspektur Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak RI Fakih Usman dalam sambutannya mengatakan, tahun ini Kementerian PPPA kembali melakukan evaluasi pelaksanaan strategi pengarusutamaan gender (PUG) baik di tingkat pusat pada kementerian dan lembaga maupun pemerintah daerah provinsi, kabupaten/kota.

“Ada beberapa tahapan yang sudah dimulai tahun lalu mulai dari aplikasi kuesioner dan hari ini Rabu (31/3) memasuki pada tahap verifikasi lapangan yang dilaksanakan oleh tim verifikator independen secara daring”. Ungkap Fakih.

Dikatakan Fakih, saat ini kualitas hidup perempuan masih lebih rendah dari kualitas hidup laki-laki. Hal ini bisa kita lihat dari data indeks pembangunan manusia (IPM) dan indeks pembangunan gender (IPG) Kabupaten Bima.

Tujuan pertemuan ini adalah untuk melakukan verifikasi dan melihat lebih dalam data dan informasi tentang pelaksanaan strategi PUG di Kabupaten Bima berdasarkan isian formulir yang telah diterima oleh tim. Dengan upaya ini tim diharapkan tim independen memperoleh data dan informasi yang lebih lengkap, komprehensif dan objektif sebagai bahan penyusunan indeks.

“Tim POKJA diharapkan memberikan informasi dan data yang relevan dengan pelaksanaan PUG di Kabupaten Bima. Penilaian ini ditujukan untuk meningkatkan prestasi nasional dalam aspek peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan daya saing yang salah satu sasarannya adalah meningkatkan kualitas anak, perempuan dan pemuda. Selain itu verifikasi sebagai dasar pertimbangan dalam menominasikan Kabupaten Bima sebagai calon penerima penghargaan pada tahun 2021”. Tandas Fakih (tkpd//dkskb//bmm//01)

Ketua Komite IAIN Bima dan Ketua Forum Ilmuan Bima-Dompu Se-Indonesia Mendukung Penuh Walikota Bima

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang Pernah menjadi Anggota DPR RI Dua Periode Utusan Partai Golkar memiliki Talenta yang sangat membanggakan para Professor dan Doktor serta Forum Ilmuan Bima Dompu se Indonesia, Para Professor dan Doktor Asal Bima yang kini mengabdi di berbagai Kampus ternama di Tanah air inipun bukan tanpa sebab memberikan apresiasi yang mendalam pada sosok Walikota HML melainkan dengan bukti autentik.

Dalam rangka percepatan pendirian IAIN Bima yang akan berlokasi di Kota Bima, Ketua Komite Pendirian IAIN Bima Prof. Dr. H. Muhammad, M. Pd., M.S dan Ketua Forum Ilmuan Bima-Dompu Se-Indonesia Prof. Dr. H. Ahmad Thib Raya, M.A mendukung sepenuhnya ikhtiar walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) untuk percepatan terwujudnya IAIN Bima.

“Pak walikota Bima sudah melakukan langkah-langkah dan tahapan-tahapan yang sangat jelas, tepat, dan sistematis untuk maksud tersebut”, Demikian ungkap ketua Komite Pendirian IAIN Bima Prof. Dr. H. Muhammad yang dikonfirmasi Rabu (31/3/2021)

Sembari menyebutkan bahwa Bolanya sudah di tangan pemerintah pusat, kita masyarakat Bima tetap berdo’a semoga niat baik ini segera terwujud.

Sementara itu, Ketua Forum Ilmuan Bima-Dompu Se-Indonesia Prof. Dr. H. Ahmad Thib Raya, M.A mengatakan pihaknya dan seluruh anggota Forum Ilmuan Bima-Dompu yang tersebar di seluruh Indonesia dan bahkan di luar negeri tetap terus mendampingi walikota Bima dan Pemerintah Pusat untuk terwujudnya IAIN Bima.

Menurut Prof. Dr. H. Muhammad, pihaknya dan seluruh anggota Komite Pendirian IAIN Bima terus bekerja memenuhi unsur-unsur yang diwajibkan oleh pemerintah sehingga Borang/Proposal yang diajukan bisa mendorong percepatan pendirian IAIN Bima.

Walikota Bima juga menggerakan seluruh aparat Pemkot Bima untuk bergerak dan mempersiapkan Pendirian IAIN Bima tersebut. Bahkan walikota Bima menugaskan khusus Sekda Kota Bima Drs. H. Muhtar, MH untuk mengawal secara langsung pekerjaan Komite dan unsur-unsur terkait demi segera terwujudnya IAIN Bima yang sudah sangat lama didambakan oleh masyarakat Bima. (BMM//01)

Kecelakaan Tunggal di Tanjakan Desa Beringin Jaya, Pekat. Satu Orang Meninggal Dunia

Bimantika.net Nasib tragis menimpa Sulaiman alias Boris (30) asal Moyo, Sumbawa Besar, menjadi korban saat terjadi kecelakaan tunggal akibat Kendaraan Somel yang dikendarainya bersama M. Ilyas (Supir), terjungkal di Desa Beringin Jaya Kecamatan Pekat, Dompu, Selasa (30/3/2021) sekira pukul 15.45 Wita.

Menurut Paur Subbag Humas Polres Dompu Aiptu Hujaifah bahwa Korban mengalami luka serius di bagian kepala hingga dinyatakan meninggal oleh petugas medis di Puskesmas Calabai. Sementara kecelakaan nahas itu terjadi diduga rem Kendaraan Somel tidak berfungsi (blong).

Berdasarkan keterangan yang dihimpun petugas dari M. Ilyas, Supir Somel, ia bersama korban berangkat dari Desa Pekat menuju Desa Sorinomo menggunakan Kendaraan Somel untuk mengolah kayu.

Saat melintas di turunan Desa Beringin Jaya, kendaraannya tiba-tiba mengalami rem blong. Menyadari hal itu, M. Ilyas sempat beberapa kali teriak menyuruh korban untuk meloncat. Sayangnya, korban tidak menghiraukannya.

Lagi-lagi M. Ilyas berusaha mengendalikan laju, tapi gagal sampai akhirnya kendaraannya keluar dari badan jalan dan terjungkal.

Saat itu, supir berhasil keluar dari kendaraan. Namun, sayangnya korban malah tersangkut dan terseret hingga terjatuh bersama kendaraan.

Seketika itu, warga setempat datang memberi pertolongan sekaligus mengevakuasi korban ke Puskesmas Calabai. Sebagian warga menghubungi Polsek Pekat melaporkan kejadian.

Mendapat laporan warga, Kapolsek Pekat, Ipda Muh. Sofyan Hidayat, S.Sos memerintahkan personilnya untuk terjun ke lokasi kejadian dan mendatangi Puskesmas untuk mengetahui kondisi korban.

Sayangnya, setiba di Puskesmas korban tidak dapat dinyatakan meninggal dunia mengingat luka serius di bagian kepala dan pendarahan hebat di bagian telinga korban.

Menindaklanjuti hal itu, petugas lantas bergegas menghubungi pihak keluarga agar menjemput jenazah korban. Sementara Kendaraan Somel kini telah diamankan di Mapolsek Pekat untuk diperiksa lebih lanjut. (hpd//bmm//01)

Kabag OPA Sebut Tak Ada Problem Urusan Tukin ASN Pemkot Bima, Kepala DPPKAD Enggan Berkomentar

Bimantika.net Ketua Pengurus Cabang Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (PC. ISNU) Kota Bima, M. Ardiansyah, ST menyayangkan sikap dan statemen Anggota DPRD Kota Bima yang dinilainya tidak memahami secara utuh tupoksi Dewan dan Pemerintahan secara menyeluruh.

Menanggapi pernyataan Anggota Komisi I bidang pemerintahan DPRD Kota Bima utusan PBB, terkait masalah keterlambatan pembayaran tukin/TPP, disini Ardiyansyah melihat ada komunikasi yang kurang bagus antara pihak eksekutif dan legislatif.

“Menurut pendapat saya, Seharusnya sesuai dengan tupoksinya, pihak DPRD dalam hal ini komisi I bisa langsung memanggil pihak eksekutif untuk mempertanyakan kenapa keterlambatan itu bisa terjadi, apa yang menjadi kendalanya, bukan membuat pernyataan dimedia yang bisa menimbulkan polemik dan kesalahpahaman publik”. Ungkapnya.

Ardiyansyah menilai juga bahwa Pernyataan ini seakan memberi stigma pada publik bahwa pihak eksekutif tidak profesional dalam bekerja sehingga keterlambatan ini terjadi,

“padahal mungkin saja keterlambatan ini ada kaitannya dengan proses rekofusing anggara yang mungkin belum selesai atau ada sebab lain” tegasnya.

Ardiyansyah sebagai ketua PC ISNU kota bima, lewat pernyataan ini meminta dengan hormat kepada pihak eksekutif untuk memberikan perjelasan kepada pihak legislatif terutama komisi I dan kepada kami masyarakat kota bima apa yang menjadi kendala terkait masalah tukin ini.

dan juga kami meminta dengan hormat kepada pihak legislatif agar memanggil pihak eksekutif untuk memberi penjelasan terkait permasalah kebijakan pemerintah dan kebutuhan masyarakat sebelum memberikan pernyataan dimedia agar tidak menjadi polemik ditengah masyarakat.

“Jangan sampai keterlambatan pembayaran tukin ini berujung kepada tidak maksimalnya pelayanan publik dari aparat birokrasi pemerintah kepada masyarakat” ujarnya.

Kepala Bagian OPA Setda Pemkot Bima, Ihya Ghazali, S. Sos yang dimintai tanggapannya mengungkapkan bahwa sesungguhnya secara internal Pemkot Bima sudah tidak ada kendala dalam hal Tunjangan Kinerja karena semua sarat administrasi sudah dilakukan sebaik mungkin.

Gozil sapaan Akrab Kabag OPA Pemkot Bima menguraikan bahwa urusan tukin ASN Pemkot Bima sudah sejak lama diusulkannya melalui Surat persetujuan kementrian dalam negeri, input data TPP serta surat validasi pada kementrian dalam negeri.

“Kita sudah memenuhi semua apa yang menjadi sarat mutlak dari Kemendagri tersebut, sehingga secara keseluruhan tidak mengalami kendala” ujar Gozil.

Sementara Kepala DPPKAD pemkot Bima Drs. Zainudin yang dikonfirmasi Media Cetak dan Online Bimantika yang di hubungi Via Phone selulernya walau nada dering berbunyi namun tidak mengangkat Handphone nya. (BMM/01)

Rumah Cinta Kota Bima Datangi Warga Tak Mampu Serahkan Bantuan

Bimantika.net Ruman Cinta Kota Bima salah satu Bentukan Dinas Sosial Kota Bima terus bergerak melakukan Aksi-aksi sosialnya membantu masyarakat yang secara strata sosial ekonomi tidak mampu.

Rumah Cinta Kota Bima yang di Ketuai oleh Kepala Seksi Kesejahteraan Masyarakat Dinas Sosial Kota Bima Nunung Andriani, SE, dan Irmansyah .S. Pd sebagai Sekretaris, serta Uminati ,SH sebagai bendahara Dari rumah ke rumah antar kelurahan para relawan sosial ini melakukan pemberian bantuan kepada sejumlah warga yang dianggap sangat membutuhkan berupa Sembako dan Mie Instant.

Menurut Ketua Rumah Cinta Kota Bima, Nunung Andriani, SE bahwa Sadar akan dirinya yang mengurus urusan kesejahteraan masyarakat maka aksi peduli sosial pun dilakukannya atas kesadaran dirinya dan temannya.

“Alhamdulillah tadi mendatangi warga Di oi fo’o dan Dodu sama di Lapangan pahlawan, kami lakukan aksi Atas koordinasi dengan Ketua TP PKK Kota Bima Hj. Ellya Alwaini secara pribadi pula
umi Elly memberikan Bantuannya” Ungkap Nunung.

Dirinya menyebutkan juga bahwa kegiatan semacam ini akan terus menerus dilakukannya karena Bukan tentang seberapa banyak yang bisa kita berikan, akan tetapi tentang seberapa sering mata, telinga,tubuh kita dapat melihat ,mendengar, merasakan bergerak hati untuk ketidakberdayaan manusia lain.

“Aksi sosial terus akan kami lakukan sepanjang kami diberi rezeki oleh Allah SWT dan Jangan pernah berhenti memberi” ungkap Nunung.

Diakhir Wawancaranya Nunung menegaskan bahwa Rumah Cinta Kota Bima akan melakukan upaya-upaya riil baik di Dinas Sosial Kota Bima maupun Dinas Sosial Propinsi NTB untuk mendatangkan bantuan demi bantuan untuk rakyat tidak mampu.

“Rumah Cinta Lakukan semua itu untuk membaktikan diri kita untuk mengurus rakyat yang memerlukan bantuan dari kita” ujarnya (BMM//01)

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom marsbahis casibom hacklink market marsbahis giriş vdcasino casibom casibom