Bimantika.net Wilayah Kecamatan Woha dan Monta Kabupaten Bima pasca di terjang banjir besar yang meluluhlantakkan beberapa fasilitas jalan dan Jembatan pada hari Jum’at kemarin kini lumpuh total setelah beberapa Jembatan penghubung antar Desa putus di seret arus banjir.
Atas bencana banjir yang melanda beberapa Kecamatan Di Kabupaten Bima tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bima, Hj. Ellya Alwaini tergerak hatinya untuk membantu saudara-saudaranya yang sedang membutuhkan uluran tangan.
Umi Elly _ Sabtu pagi langsung menyiapkan ratusan bungkus makanan dalam bentuk nasi bungkus dan Puluhan dos air mineral gelas disiapkannya untuk membatu sejumlah warga yang sangat membutuhkan nasi dan air minum.
“Hari ini kita memberi bantuan untuk warga Desa Nisa dan Desa Pela dengan membawa 1000 bungkus nasi bungkus dan air mineral 40 dos” ungkap Srikandi Kota Bima yang selalu mengikuti kegiatan PKK Kota Bima.
Hj. Ellya Alwaini yang dikonfirmasi meminta maaf yang sebesar-besarnya untuk tidak dipublikasikan karena sifat bantuan itu bersifat pribadinya, bukan atas nama PKK Kota Bima.
“Maaf om, itu bantuan secara pribadi saja” ungkap Umi Elly menegaskan. (bmm//01)
Bimantika.net Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan naE Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima yang digelar di Di Kantor Lurah NaE Pada Hari Sabtu (3/4/2021) menghasilkan beberapa rumusan dan point penting untuk kelangsungan kehidupan warga setempat.
Liputan Langsung Media Cetak dan Online Bimantika, Yaumul Ma’ruf, A. Md bahwa dalam Musrenbang tersbut dihadiri oleh berbagai kalangan di tingkat kelurahan RT, RW, Perwakilan Camat dan di pimpin langsung oleh Lurah NaE, Khairunnas, S. Sos
Pada Media Bimantika, Khairunnas mengemukakan bahwa dirinya akan lakukan upaya-upaya riil kerjasama dengan semua pihak
“kalau ada sesuatu hal komunikasikan dengan saya, sepanjang untuk kelurahan naE saya akan tetap dukung dan maksimalkan semua usulan yang ada di kelurahan naE” ujar Ibu Khairunnas Lurah NaE yang juga Putri Kebanggaan Warga Kelurahan NaE ini
Ada beberapa program penting yang menjadi kesepakatan peserta Musrenbang yang tentunya terkait langsung dengan kelangsungan hajat hidup warga Kelurahan.
Lima (5) point pentimg usulan Musrenbang kelurahan NaE Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima, yakni, Infrastuktur berupa Normalisasi dranase, RT 01 sampai dengan RT. 13, Bedah rumah 50 unit, sedangkan bidang Ekonomi yakniDana usaha bakulan Alat usaha UMkM, dan Peralatan perbengkelan RW. (BMM//YaumulMa’ruf)
Bimantika.net Banjir Ganas yang terjadi di Wilayah Kabupaten Bima Jum’at (2/4/2021) menyisakan Pilu warga yang sangat mendalam bagi masyarakat Kabupaten bima.
Kecamatan Madapangga, Bolo, Woha, Monta adalah Kecamatan sasaran amukan Banjir Ganas yang meluluhlantakkan sendi-sendi perekonomian warga.
Tangisan Warga adalah tangisan dan jeritan karena hamparan lahan persawahan kini tersapu rata tanpa kecuali.
Para peternak Sapi dan kambing menjadi kehilangan, petani tambak kehilangan sejumlah mata pencahariannya.
Dampak terjangan banjir ganas tidak menyisakan satu apapun kecuali pilu dan air mata.
Kini Gubernur NTB Hadir dengan janji manisnya fokus untuk memperbaiki semua fasilitas yang terseret arus banjir ganas.
Warga kini sedang berduka, adakah pemerintah hadir untuk membawa sebuah kebahagiaan ?
Rakyat menangis, adakah program pemerintah yang merehabilitasi fungsi alam secara maksimal sehingga alam tidak murka lagi ?
Gubernur NTB DR. Zulkieflimansyah pun datang langsung melihat kondisi air mata rakyat dengan sebuah janji akan fokus urus pemulihan pasca banjir.
Adakah Fokus pemulihan Ekonomi Pasca banjir ?
Media Cetak dan Online Bimantika mencoba mewawancara Gubernur NTB DR. Zulkieflimansyah dengan beberapa pertanyaan urgen pada hari Sabtu (3/4/2021)
Maaf Pak Gubernur, Apakah pasca Banjir Ganas Bima, ada Fokus Pihak Pemprof NTB dalam hal Pemulihan Ekonomi Rakyat ?
Lalu kalau ada dalam bentuk apakah Pemulihan Ekonomi yang menjadi Terobosan Pak Gubernur Zul ??
Namun Gubernur Zul dalam pertanyaan itu sama sekali tidak memberikan jawaban apapun. (BNN//01//tim)
Bimantika.net “Pagi ini memberi bantuan bersama Ibu Bupati Bima di berbagai lokasi yg terkena Banjir.. Hujan yg terus menerus selama 2 hari membuat banjir merata di hampir semua tempat di Kab Bima. Bukan saatnya lagi saling menyalahkan, ayo lakukan apa yg bisa kita bantu dan sinergikan sekarang” Demikian Cuitan Gubernur NTB Dr. Zulkieflimansyah, S.E, M.Sc diakun Facebook Pribadinya hari ini Sabtu (3/4/2021).
Kehadiran Gubernur NTB Doktor Zul Sapaan akrabnya didampingi oleh Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, (IDP) disejumlah lokasi banjir Kabupaten Bima.
Doktor Zul dan Bupati IDP turun memantau sejumlah wilayah di Kabupaten Bima yang terkena dampak bencana banjir ganas yang meluluhlantakkan sejumlah sarana dan prasaran Publik di beberapa Kecamatan Kabupaten Bima.
Gubernur Zul dan Bupati IDP didampingi sejumlah pimpinan OPD lingkup Pemerintah Propinsi NTB maupun Pemerintah Kabupaten Bima, langsung meninjau lokasi yang terdampak banjir bandang di beberapa titik yang banyak merusak fasilitas umum.
Setelah melihat kondisi secara langsung, rombongan Gubernur Zul dan Bupati IDP langsung menuju desa Pela Kecamatan Monta yang menjadi desa pertama terkena luapan air kiriman Dam Pela Parado Kecamatan Parado Kabupaten Bima.
Gubernur Zul berjanji akan dengan sigap melakukan upaya pemulihan pasca banjir.
Dan yang terpenting menurut Doktor Zul bahwa antisipasi awalnya adalah melakukan normalisasi beberapa aliran sungai yang ada di Kabupaten Bima.
“ Insya Allah Pemerintah Provinsi NTB akan memaksimalkan langkah penanganan pasca banjir ini” janjinya.
Bupati IDP mengucapkan terima kasih kepada Gubernur NTB yang sudah meluangkan waktunya untuk melihat kondisi secara riil dilapangan.
“Saya atas nama pemerintah Kabupaten Bima dan seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Bima, sampaikan rasa ucapan terima kasih kami atas keluangan waktu serta perhatian penuhnya pak Gubernur terhadap bencana banjir di Kabupaten Bima” ungkap IDP.
Gubernur Zul dan Bupati IDP pun melakukan aksi membagi-bagi nasi bungkus pada setiap masyarakat yang dikunjungi nya sembari memberikan support pada warga yang tengah mengalami bencana banjir.
Pantauan Langsung Media Bimantika khusus di wilayah Kecamatan Madapangga, bahwa akibat adanya fasilitas jembatan penghubung antar Desa yang rusak maka ada beberapa Desa yang belum mampu di lewati untuk memberikan pertolongan. (BMM//01//Zulfikar)
Bimantika.net Gerakan cepat yang dilakukan oleh PMI Kota Bima dalam rangka memberi bantuan pada warga Kabupaten Bima sungguh sangat dirasakan manfaatnya oleh warga yang sedang mengalami bencana dan musibah banjir.
Malam ini, Jum’at (2/4/2021) PMI Cabang Bima yang di handle secara langsung oleh Ajudan Walikota Bima Sertu Chairul dan kawan-kawan PMI Kota Bima Melakukan aksi memberi bantuan pada sejumlah warga berdampak banjir di Kecamatan Bolo.
Sertu Chairul berharap dengan adanya bencana banjir yang dialami oleh warga Kabupaten Bima, bisa bergerak hatinya seluruh komponen untuk bisa membantu walau dalam jumlah yang tidak terlalu besar.
“Malam ini kami menyerahkan bantuan di Sila Sejumlah 172 nasi dan 10 Dus air mineral, semoga teman-teman dan para dermawan lainnya bergerak hatinya untuk membantu saudara kita di wilayah kabupaten Bima yang sedang membutuhkan uluran tangan kita” harapnya. (BMM//01)
Bimantika.net Hujan merata di wilayah Kabupaten Bima dengan curah hujan yang sangat tinggi berakibat pada terjangan banjir dimana-mana.
Jum’at (2/4/2021) Banjir menerjang Wilayah Kecamatan Madapangga dan Bolo Sejumlah sarana Jembatan Putus akibat terjangan banjir tersebut.
Jembatan Penghubung Dua Desa Yakni Desa Rade dan Bolo Kecamatan Madapangga putus praktis lumpuhkan aktivitas warga dua desa tersebut.
Kondisi Jembatan Desa Woro Kecamatan Madapangga Akibat Terjangan Banjir
Begitu juga dengan Jembatan yang terletak di Desa Woro Kecamatan Madapangga ikut terseret arus banjir yang sangat ganas.
Desa Leu Kecamatan Bolo Kabupaten Bima, tidak terlepas dari genangan air banjir yang melanda wilayah Barat nya Kabupaten Bima tersebur, sebelumnya Bimantika memberitakan bahwa separuh Desa Wilayah Kecamatan Madapangga Diterjang banjir yang begitu besar.
Desa Rasabou Kecamatan Bolo pun ikut diterjang banjir besar yang membuat seluruh aktifitas warga lumpuh secara total.
Desa Rato Kecamtan Bolo Kabupaten Bima tidak terkecuali menjadi sasaran genangan air yang meluap akibat besarnya banjir menerjang wilayah tersebut.
Banjir Menerjang Wilayah Kecamatan Monta
Wilayah Kecamatan Monta pun Banjir menerjang perkampungan warga sehingga praktis membuat aktivitas warga lumpuh total.
Sarana jembatan dan jalan pun di wilayah itu tidak terlepas dari terjangan banjir besar yang mengepung Kabupaten Bima, sehingga merusak sarana jalan dan jembatan yang ada di wilayah Monta. (Tim)
Bimantika.net Jumat, ( 2/4/2021) terjadi banjir di beberapa desa di wilayah Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima.
Banjir terjadi setelah Curah hujan yang cukup tinggi di wilayah kecamatan Madapangga berdampak pada meluapnya air sungai sampai kepemukiman warga.
hasil pantauan kami dilapangan beberapa desa yang terdampak luapan banjir ini seperti desa Campa, Woro, Mouri Tonda, Dena dan Rade dan Bolo
Selain menggenangi pemukiman warga banjir kali ini juga menggenangi persawahan warga yang berada dekat dengan bantaran sungai.
Juga Jembatan penghubung antara 2 desa (Rade & Bolo) yg menjadi akses transportasi darat pun tak luput dari terjangan banjir, kuatnya arus air mengakibatkan jembatan terputus.
sampai berita ini di turunkan belum ada laporan kerugian yang lebih rinci oleh reporter kami di lapangan. (BMM//Zulfikar)
Bimantika.net Ada salah satu oknum kontraktor berinisial (L) melakukan peniupan terhadap salah satu pengusaha yang ada di kota bima, dengan sebanyak 50juta rupiah.
Pada media cetak dan online Bimantika, menyebutkan bahwa dirinya selaku Pihak pengusaha akan melaporkan secara resmi di kepolisian Republik Indonesia atas kejadian tersebut, yang tentunya sangat merugikan dirinya.
“Semua barang Bukti sudah dususun rapi oleh saya sendiri beserta bukti-bukti autentik lainnya. Tinggal menunggu momentum yang tepat untuk melaporkan secara hukum” ujarnya.
Atas semua kerugian yang dideritany tersebut Maka dari itu korban akan melanjutkan kejalur hukum. Ujur nya
pihak pelapor akan mendesaka Polisi seusai diatur dalam pasal 378 KUHP, yang menyebutkan. Barang siapa dengan maksud hendak menguntungkan diri sendiri atau orang lai dengan melawan hak, baik dengan memakai nama palsu atau keadaan palsu, baik dengan akal dan tipu muslihat, maupun dengan karangan perkataan-perkataan bohong, membujuk orang.
Mungkin lewat jalur hukum ini yang bisa menyelesaikan masalah tersebut. ujur korban atau pelapor tersebut.
Semoga proses hukum ini lancar aman terkendali. Dan semoga tidak ada korban lain selain diri nya. Ujur korban. (bmm/iwantalabiu)
Bimantika.net Meskipun masih dalam susana Pandemi COVID-19, Musyawarah Perencanaan Pambangunan (Musrenbang) Kabupaten Bima Tahun 2021 untuk penyusunan Rencana Kegiatan Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2022 yang diikuti unsur DPRD, Perangkat Daerah, Camat, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama dan Tokoh Pemuda sebagai wahana untuk menyelaraskan usulan pembangunan lintas sektor tetap dilaksanakan dengan penerapan protokol kesehatan (Prokes) secara ketat Kamis (1/4/2021) di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima.
Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) dalam sambutan yang disampaikan secara daring mengatakan, Musrenbang tahun ini mengambil tema “Peningkatan Ketahanan Ekonomi dan Investasi Daerah Melalui Perbaikan Infrastruktur, Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Pelayanan Dasar di Tahun 2022”.
“Tema ini mengandung makna bahwa pembangunan daerah dititikberatkan pada program-program yang mengarah pada upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan ketahanan ekonomi sesuai dengan isu strategis Kabupaten Bima. Program strategis tersebut antara lain mengatasi kemiskinan dan pengangguran, kesehatan, pendidikan, pertumbuhan ekonomi dan investasi daerah, infrastruktur, pertanian dan ketahanan pangan serta kerusakan lingkungan hidup”. Jelas Bupati.
Dikatakan Bupati, RKPD Tahun 2022 merupakan tahun pertama pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bima tahun 2021- 2026 untuk mewujudkan Bima RAMAH. Oleh karena itu kata Bupati, hal ini perlu menjadi fokus perhatian bersama agar Bisi dan Misi misi RPJMD kabupaten Bima tersebut dapat terwujud.
Bupati berharap pada Musrenbang tahun ini kesepakatan-kesepakatan yang sudah dibuat oleh semua pihak harus benar-benar berpedoman pada tema dan isu strategis untuk menentukan arah kebijakan yang dituangkan melalui program kegiatan tahun 2022 sesuai dengan visi misi sudah tertuang.
Sebelumnya, Pelaksana Tugas Kepala Bappeda Kabupaten Bima H. Fahrudin S.Sos, M.AP dalam pengantarnya mengungkapkan, Musrenbang ditujukan untuk mendapatkan masukan, saran dan pandangan dan dari berbagai komponen dalam rangka penyempurnaan rancangan RKPD Kabupaten Bima Tahun 2022.
Forum ini juga lanjut H. Fahrudin, untuk melakukan penajaman dan penyelarasan program/kegiatan perangkat daerah dengan usulan hasil Musrenbang tingkat Kecamatan yang sudah disusun secara teknokratis, maupun pokok-pokok pikiran yang telah disampaikan oleh anggota DPRD melalui Pokok Pikiran (Pokir) Dewan
Pada Kesempatan tersebut, Kepala Bappeda Provinsi NTB melalui Kabid Penelitian Lalu Suryadi S.Ip, MM memaparkan secara daring Kebijakan dan Program Prioritas Pembangunan Provinsi NTB Tahun 2022. Dikatakannya, terdapat 13 isu strategis pengembangan wilayah Provinsi NTB tahun 2019-2023.
“Ada beberapa isu strategis yang sangat terkait langsung dengan Kabupaten Bima terutama pengelolaan wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil (WP3K) karena sebagian besar wilayahnya dikelilingi oleh pesisir dan memiliki banyak pulau kecil. Demikian halnya isu pengembangan kawasan ekonomi khusus Teluk Saleh-Moyo-dan kawasa Tambora (SAMOTA) di samping Geopark Tambora sebagai ikon. Maka isu strategi tersebut penting dibicarakan di forum Musrenbang tingkat Kabupaten Bima”. Terang Lalu.
“Intinya NTB memerlukan lompatan luar biasa dalam aspek peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) untuk meningkatkan IPM, termasuk pengembangan melalui beasiswa putra-putri NTB untuk kuliah di luar negeri”. Tandasnya. (tkpd//dksk//bmm//01)
Bimantika.net Warga Kota Bima kini merasakan manfaat yang begitu besar terhadap kerjasama Pemerintah Kota Bima di bawah kepemimpinan Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dengan Pihak Kementrian Agama Republik Indonesia dalam kaitannya dengan urusan pelayanan prima terhadap eksistensi Kantor Urusan Agama (KUA).
Hal ini terungkap dalam kegiatan Kepala Kelurahan SambinaE Kecamatan Mpunda Kota Bima yang melakukan kegiatan pada Kamis pagi (1/4/2021) yakni menghadiri aqad nikah sekaligus bertindak sebagai saksi nikah ketua LPM Kelurahan SambinaE.
Lurah SambinaE, Drs. Amiruddin Bukan hanya sekedar menjadi saksi dalam pernikahan tersebut, melainkan dilanjutkan dengan penyerahan Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta kartu Keluarga (KK) sebagai keluarga baru yang merupakan program kerjasama pemerintah kota Bima atau Dukcapil kota Bima dengan kementerian Agama dalam hal ini kantor KUA kecamatan Mpunda.
“Kerja sama Ini tentu menjadikan sangat bermanfaat buat masyarakat kami di arus yang paling bawah” demikjan ungkap Lurah Amiruddin. (bmm//01)