Adanya Berita Walikota HML Langgar Prokes Hoax dan Menyesatkan

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) saat Pose dengan Yang Mulia Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI), DR. H. Anwar Usman, SH., MH. Dok. Media Online Bimantika

Bimantika.net Adanya berita terkait Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dan Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, Yang Mulia DR. H. Anwar Usman, SH, MH yang beredar di media sosial adalah Hoax dan cenderung menyesatkan Publik Kota Bima.

Untuk diketahui bahwa pada tanggal 20 Juni 2021 lalu, Walikota Bima menjelaskan kronologis kegiatannya.

Walikota HML menyebutkan bahwa beberapa waktu lalu bersama Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, DR. H. Anwar Usman, SH, MH menghadiri acara meninggalnya Pol PP dan sahabatnya di Kecamatan Wawo.

“Saat itu bersama yang Mulia Ketua Mahkamah Konstitusi ngelayat, kita tetap patuh dan taat Protokol kesehatan” ujar HML.

Lanjutnya, usai ngelayat di Kecamatan Wawo Bersama ketua MK RI, dirinya diundang oleh warga yang melakukan kegiatan hajatan di Kelurahan Kodo Kota Bima dengan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan.

“Di Kodo, kita tetap mengedepankan protokol kesehatan karena kita semua wajib mentaati nya” ujar HML.

Masih menurutnya, rangkaian kegiatan yang padat hari itu, berakhir menghadiri kegiatan di pihak keluarga dekatnya di Kelurahan Rontu.

Ajudan Walikota Bima, Kevin pun meluruskan terkait berita tersebut,

“Karna pada saat itu ajudan saya yang dampingi pak wali di acara resepsi pernikahan di lapangan Balubu Kelurahan Runtu tgl 20/06/2021 sekitar pukul 16.30 wita” ujar Kevin.

Lanjutnya, Setiba pak wali di tempat acara kemudian dar MC menyampaikan selamat datang kepada bapak walikota Bima bapak H. Muhammad Lutfi SE,

Kemudian pak wali salaman dengan kedua mempelai dengan di lanjutkan foto bersama.

Kemudian pak wali turun dari pelaminan salah satu biduan dan ibu-ibu tersebut meminta kepada pak wali agar menyumbangkan sebuah lagu.

“Saat foto bersama pengantin juga Pak Wali menggunakan Masker” tegasnya.(***)

Pemkab Bima Resmi Berlakukan Absensi Elektronik

Bimantika.net Upaya Pemerintah Kabupaten Bima untuk mewujudkan Aparatur Pemerintah yang berintegritas, disiplin dan profesional, terus dilakukan.

Terbukti, bulan Juli 2021 ini, Pemkab Bima akan memberlakukan mesin absensi elektronik di seluruh Parangkat Daerah, termasuk pada Kantor Camat.

Karena Aparatur pemerintah memiliki peranan yang sangat strategis dalam mengelola pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala BKD dan Diklat Kabupaten Bima, Drs. Agus Salim, mengatakan, pemasangan perangkat telah dilakukan pada seluruh OPD dan Bagian. Berdasarkan hasil pengamatan dan evaluasi tingkat kehadiran pegawai masih rendah.

‘’Absensi elektronik digunakan oleh seluruh ASN (PNS, PPPK termasuk TPU/Tenaga Kontrak) pada Perangkat Daerah. Juga sebagai bahan evaluasi bagi mereka sebagai dasar perpanjangan SK pada tahun berikutnya,’’ujar Agus Salim, di ruang kerjanya, Kamis 1 Juni 2021.

Absensi dilakukan pada pagi dan sore hari, sesuai jam kerja. Sebagaimana diatur dalam Peraturan Bupati Bima Nomor 33 Tahun 2018, tentang Hari dan jam kerja serta pakaian Dinas ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Bima.
Kepala BKD dan Diklat berharap adanya absensi elektronik ini tingkat kedisiplinan pegawai dapat meningkat. Hadirnya mesin absensi elektronik harus disambut dengan baik. Karena sebagai pengendali yang bersifat preventif juga dapat memberikan informasi kehadiran ASN secara objektif.

Informasi tersebut adalah dasar atau bahan evaluasi untuk pertimbangan dalam melakukan pembinaan terhadap pegawai, pengembangan karier, penghargaan dan pemberian tambahan penghasilan pegawai (TPP).

Seluruh pegawai PNS/CPNS maupun tenaga penunjang utama, telah diregistrasi dengan scen wajah dalam sistem aplikasi mesin absensi elektronik.

Pegawai, harus melakukan absensi tanda masuk dan pulang kerja dengan menyetor atau menampakkan wajah mereka pada layar mesin absensi elektronik.

Sistem akan merekam secara otomatis kehadiran masing-masing pegawai, setelah wajah disetor pada layar alat. Dan data terekam dengan sendirinya, sehingga tidak dapat dirubah atau diedit kembali.

‘’Tahap awal, link aplikasi absensi elektronik masih terbatas pada internal dinas/badan/unit kerja. Pejabat atau petugas pengelola kepegawaian di masing-masing perangkat daerah harus menyampaikan hasil rekapan tingkat kehadiran pegawai secara manual. Dengan melampirkan rekapan yang diprint out kepada BKD dan BPKAD sebagai bahan evaluasi dan dasar pembayaran TPP,’’tambah Kepala BKD.

Dalam Peraturan Bupati Bima Nomor 41 Tahun 2020, tentang Tambahan Penghasilan Pegawai Negeri Sipil, tujuan pemberian TPP untuk meningkatkan disiplin, kinerja, integritas PNS.

Pembayaran TPP, berdasarkan tingkat kehadiran pegawai. Artinya persentase kehadiran, berpengaruh terhadap besar kecilnya TPP yang akan dibayarkan.

Dijelaskan, Kepala BKD dan Diklat, Sistem aplikasi absensi elektronik ini masih akan dikembangkan pada tahap berikutnya yang bisa berkoneksi langsung dengan BKD dan BPPKAD. Mampu membaca juga menentukan nilai, dari tingkat kehadiran dan kinerja masing-masing pegawai.

‘’Penggunaan absensi elektronik di seluruh perangkat daerah Kabupaten Bima, secara serentak dilaksanakan mulai Juli 2021 ini,’’ungkap Agus Salim.

Agus berharap kepada pimpinan perangkat daerah, dapat terus melakukan pembinaan, pemantauan dan evaluasi kepada seluruh pegawai di unit/ wilayah kerja masing-masing. Menjaga dan mempergunakan mesin absensi elektronik dengan sebaik-baiknya. (**)

Walikota HML dan Ketua MK RI Ngelayat Tetap Pakai Masker, Issu Langgar Prokes Hoax

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) Saat hadiri nikah keluarganya di Rontu Nampak Dalam Foto Memakai Masker sedang peluk ponaannya

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) disetiap pertemuan di Era Pandemi Covid-19 tetap mengharapkan dan menghimbau warga Kota Bima dalam setiap aktivitasnya untuk taat pada Protokol kesehatan (Prokes) sebagaiman yang dianjurkan oleh Pemerintah Pusat.

“Saya berharap agar warga kota Bima dalam setiap aktivitas nya mentaati protokol kesehatan” ujar Walikota HML.

Adanya issue-issue yang sengaja di gembar gemburkan oleh beberapa media sosial adalah tidak benar karena sesungguhnya tidak sesuai dengan apa sebenarnya yang terjadi.

Hasil Pantauan dan liputan langsung Media Online Bimantika saat kegiatan Walikota HML beberapa hari lalu dirinya diundang oleh warga, saat dirinya datang hampir semua warga Yang berkumpul menggunakan Masker dan beberapa tempat air untuk cuci tangan yang disiapkan sabun pencuci tangannya.

Walikota HML di kesempatan itu mengharapkan pada warga yang berhajat untuk tetap patuhi aturan Protokol Kesehatan.

“Jangan Abaikan Protokol Kesehatan, karena itu adalah ketetuan kesehatan di wabah Covid-19” ujar Walikota HML.

Setelah acara hampir selesai pihak keluarga mengharapkan pak Walikota untuk menyumbangkan sebuah lagu, saat membawakan sebuah lagu tersebut tidak ada kerumunan, yang ada beberapa orang berjoget dengan tetap jaga jarak.

“Saat datang tetap kita terapkan Protokol Kesehatan hingga pulang tetap taati Protokol Kesehatan” ujar warga yang melihat langsung Walikota HML turun dari mobil dan menggunakan Masker.

Adanya pemberitaan beberapa media online yang menyudutkan Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) yang menyebutkan. melanggar Protokol Kesehatan dibantah oleh Walikota HML.

Walikota HML menyebutkan bahwa beberapa waktu lalu bersama Ketua Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia, DR. H. Anwar Usman, SH, MH menghadiri acara meninggalnya Pol PP dan sahabatnya di Kecamatan Wawo.

“Saat itu bersama yang Mulia Ketua Mahkamah Konstitusi ngelayat, kita tetap patuh dan taat Protokol kesehatan” ujar HML.

Lanjutnya, usai ngelayat di Kecamatan Wawo Bersama ketua MK RI, dirinya diundang oleh warga yang melakukan kegiatan hajatan di Kelurahan Kodo Kota Bima dengan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan.

“Di Kodo, kita tetap mengedepankan protokol kesehatan karena kita semua wajib mentaati nya” ujar HML.

Masih menurutnya, rangkaian kegiatan yang padat hari itu, berakhir menghadiri kegiatan di pihak keluarga dekatnya di Kelurahan Rontu.

Di Kelurahan Rontu, Walikota HML datang sekitar pukul 16: 30 Wita sore hari dan acara itu adalah pernikahan keluarganya.

Kehadiran Walikota HML di kelurahan Rontu sore itu hampir 90 porsen para undangan sudah bubar sehingga kehadirannya pun tidak ada kerumunan.

Atas kehadirannya diujung acara pernikahan keluarganya, Walikota HML diminta panitia untuk menyumbangkan lagu, dan saat yang sama dirinya menyumbangkan sebuah lagu namun saat yang bersamaan pula Masker yang dipakainya terjatuh, dan sempat di ambil kembali oleh ajudannya dan dalam posisi masker sudah kotor.

“Atas kejadian jatuhnya masker tersebut, Walikota HML pun meminta maaf pada Warga Kota Bima atas kejadian yang tak diinginkannya tersebut.

“Sebagai Kepala Daerah, saya minta maaf atas kejadian jatuhnya masker yang saya gunakan saat itu, dan masker yang jatuh sudah kotor dan saya menggunakan masker baru saat pulang dari kegiatan itu” ujar HML. (***)

ISNU Kota Bima Apresiasi Institusi Polri

Bimantika.net Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU) sangat mengapresiasi kinerja Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Ketua Pengurus Cabang (PC) Ikatan Sarjana Nahdatul Ulama (ISNU) Kota Bima, Muhamad Ardyansah, ST mengapresiasi kinerja dari lembaga pengayom masyarakat tersebut.

Menurutnya Tanggal 1 Juli merupakan hari yang bersejarah bagi Kepolisian Republik Indonesia. Tepat 1 Juli 2021, diperingati sebagai Hari Bhayangkara ke-75.

Tanggal tersebut ditetapkan sebagai Hari Bhayangkara karena bertepatan dengan turunnya Peraturan Presiden tahun 1946 No.11 yang dikeluarkan Presiden Sukarno.

Untuk tahun ini sendiri, Hari Bhayangkara mengambil tema “Transformasi Polri yang Presisi Mendukung Percepatan Penanganan COVID-19 untuk Masyarakat Sehat dan Pemulihan Ekonomi Nasional Menuju Indonesia Maju”.

ISNU sebagai salah satu organisasi sosial kemasyarakatan, menyampaikan apresiasi dan penghargaan yg setinggi-tingginya atas dedikasi dan pengabdian POLRI sebagai bhayangkara negara dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ketua PC ISNU Kota Bima, Muhamad Ardyansah, ST mewakili seluruh pengurus dan anggota ISNU mengucapkan Selamat HUT ke-75 Bhayangkara. Jaya selalu Kepolisian Republik Indonesia. (***)

Wabup Babe Sebut Penanganan Stunting Perlu Kolaborasi

Bimantika.net Rembuk stunting Kabupaten Bima tahun ini yang mengangkat tema, “Wujudkan Konvergensi Stunting Melalui Kolaborasi dan Koordinasi Multipihak” Rabu (30/6) dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Noer (Babe) berlangsung di aula Kantor Bupati Bima.

Wabup didampingi Pelaksana tugas (Plt) Kepala Bappeda Kabupaten Bima H. Fahrudin S.Sos, M.Ap, Kepala Dinas Kesehatan dr. H. Ganis Kristanto, Kepala DPMD Tajudin SH, M.Si dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima Hj. Rostiati Dahlan S.Pd dalam sambutannya menekankan pentingnya kolaborasi penanganan stunting.

Untuk memastikan konvergensi stunting berjalan dengan baik, maka kerjasama yang baik antara semua elemen merupakan prasyarat penting yang harus dipenuhi.

“Jika kualitas pendidikan di daerah kita bagus, maka dengan sendirinya kualitas SDM juga akan menjadi bagus. Karena itu, saya sangat mengharapkan agar semua pihak bahu-membahu dalam menangani stunting ini”. Terang Wabup.

Dalam penanganan stunting, aspek penting yang harus diperhatikan adalah pelayanan dasar seperti sektor pendidikan dan kesehatan, karena stunting terkait dengan kualitas sumber daya manusia dan aspek ekonomi yang perlu ditingkatkan.

Mengingat salah satu faktor penyebab stunting adalah kasus kekurangan gizi. Maka peran orang tua dalam memberi asupan gizi kepada anak sangat penting. Dengan demikian maka edukasi oleh Pemerintah melalui instansi terkait, baik Dinas Kesehatan, Bappeda DPMD dan Camat harus terus dilakukan”. Tandas Dahlan.

Kasi Gizi Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Tita Masitha M.Si menjelaskan, “Rembuk ditujukan bagi upaya optimalisasi pencegahan dan penanganan stunting pada 1.000 hari pertama kehidupan (HPK), khususnya melaksanakan Rembuk Stunting (#Aksi 3) Kegiatan Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Bima yang mengundang 50 peserta tatap muka dan 50 peserta tatap maya (virtual).

Dikatakan Tita, Peserta rembug tatap muka adalah kepala perangkat daerah terkait penanganan stunting, 9 orang camat dan 30 kepala desa lokus stunting. Sedangkan para peserta tatap maya (virtual) yaitu pejabat terkait penanganan stunting di tingkat regional dan provinsi NTB, pejabat eselon III dan IV perangkat daerah dan para kepala Puskesmas Se- Kabupaten Bima.

Setelah dilakukan penandatanganan komitmen bersama penanggulangan stunting dilanjutkan dengan diskusi panel rembuk stunting yang dipandu oleh Kepala Bidang Perencanaan Pembangunan Sosial Budaya Bappeda Raani Wahyuni ST, MT, M.Sc yang menampilkan empat orang Narasumber.

Dalam Diskusi penel tersebut, Plt. Kepala Bappeda Kabupaten Bima H. Fahrudim S.Sos M. Ap mengulas tema Upaya Konvergensi Stunting melalui Kolaborasi dan Koordinasi Multipihak dalam Kerangka Kebijakan Daerah, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Dr. H. Ganis Kristanto memaparkan Gambaran Penanganan Stunting di Kabupaten Bima.

Dua orang narasumber lainnya yaitu Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bima Hj. Rostiati Dahlan S.Pd menguraikan tentang Peran Dasawisma Dalam Pencegahan Stunting di Posyandu dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Tajudin SH, M.Si mempresentasikan Peran Desa dalam Pencegahan Stunting di Desa. (***)

Ratusan Warga Tanjung Lakukan Vaksinasi Massal

Bimantika.net Dalam rangka pemutusan mata rantai Wabah Covid-19, Warga Kelurahan Tanjung Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima berbondong-bondong antri di Kantor Lurah untuk melakukan Vaksinasi covid-19.

Liputan Langsung Wartawan Media Online Bimantika, A. Haris, S. Pd (Effen) pada hari Rabu (30/6/2021) di lokasi terlihat dengan jelas antusias warga mengantri untuk melakukan vaksinasi massal yang diselenggarakan oleh pihak Kelurahan dan tenaga kesehatan Kota Bima.

Dengan antusias warga yang begitu tinggi tentu ini menjadi sebuah bukti riil bahwa masyarakat khususnya warga Kelurahan Tanjung semakin banyak yang ingin melakukan vaksin untuk memutus mata rantai Virus Corona.

Lurah Tanjung, Faisal, S. Pd nampak sibuk mengatur masyarakat yang melakukan vaksin sehingga dalam proses pelaksanaan Vaksinasipun terlihat lancar dan sukses.

“Alhamdulillah bang, Vaksinasi hari ini lancar dan tertib, saya berterimakasih pada warga saya yang semakin sadar untuk sama-sama memutus mata rantai Covid-19, dan terimakasih pada Pihak Babinsa, Bhabinkamtibmas dan tenaga medis” ujar Faisal.

Menurutnya kegiatan vaksinasi ini masih berjalan untuk beberapa hari kedepan..

Lurah Tanjung merincikan para pihak yang bertugas dan jumlah yang di Vaksinasi secara lengkap

Pelibatan personil :

  1. TNI : 4 orang
  2. Polri : 1 orang
  3. Tim Vaksin : 7 orang
  4. ASN kel. : 7 orang
  5. Sasaran Vaksin : – orang
  6. Peserta Vaksin : 463 orang
  7. Dapat di Vaksin : 408 orang
  8. Tidak di Vaksin : 55 orang

Keterangan :

  • Hepertensi : 50 orang
  • Jantung : 3 orang
  • Asam urat : 2 orang

Kegiatan Vaksin dimulai sekitar pukul 08.30 Wita dan berakhir pukul 15.00 wita berjalan lancar dan aman. (***)

Polsek Madapangga Gotong Royong Pembangunan Masjid

Bimantika.net Kapolsek Madapangga menggelar aksi gotong royong pembangunan masjid Jami Al-Amin desa dena kecamatan Madapangga Kabupaten Bima (29/6/2021).

Aksi Gotong royong jajaran Polsek Madapangga ini di pimpin langsung oleh kapolsek Iptu Ruslan.

Iptu Ruslan yang Juga sebagai Putra Asli Desa Dena Kecamatan Madapangga ini menyebutkan bahwa kegiatan gotong royong membantu pembangunan Masjid adalah dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke 75 tahun

“Kita Sambut HUT Bhayangkara dengan Gotong Royong bersama Warga setempat Membantu warga untuk mempercepat pembangunan Masjid dan Kerja bakti ini merupakan bentuk rasa perduli antara satu dengan yang lainnya” ujar Kapolsek Ruslan.

Pada Momentum Gotong Royong tersebut, Kapolsek yang dikenal Taat Beribadah dan sering dipanggil Komandan Ustadz ini mengajak seluruh masyarakat Madapangga agar tetap tingkatkan gotong royong, saling bantu membantu, bahu membahu, dan kerja sama dalam hal-hal positif.

Pihak Panitia Pembangunan Masjid sangat apresiasi terhadap kapolsek Madapangga karna sudah banyak membantu proses pembangunan masjid tersebut baik dalam bentuk tenaga maupun dalam bentuk bantuan materi.

“Pak Kapolsek Madapangga inu adalah sosok yang Agamais, serinh membantu Masyarakat bukan di desa Dena saja, akan tetapi hampir semua Masjid yang ada di kecamatan Madapangga dibantunya”, Demikian ujar Ketua Pembangunan Masjid Desa Dena Kecamatan Madapangga.(***)

Kelurahan SambinaE Kota Bima Ukir Prestasi

Bimantika.net Kelurahan SambinaE Kecamatan Mpunda Kota Bima dibawah kendali Lurah Drs. Amiruddin kini mengalami kemajuan yang luar biasa.

Amiruddin yang juga putra Asli SambinaE ini menyebutkan bahwa Kelurahan SambinaE yang di pimpinnya saat ini mendapatkan penghargaan dari pihak Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bima.

“Alhamdulillah berkat kerja sama semua pihak kelurahan Sambinae mendapat penghargaan dua kategori sekaligus dari BAZNAS kota Bima kategori pertama adalah juara II kelurahan pengumpul zakat fitrah terbanyak se kota Bima dan kategori ke dua adalah juara III jumlah umat muslim terbanyak yang mengumpulkan zakat fitrah dilihat dari prosentase jumlah penduduk muslim terima” ungkap Amiruddin.

Dirinya mengucapkan rasa kasih yang amat sangat dalam kepada seluruh warga muslim kelurahan sambinae atas kesadaran menyalurkan zakat melalui upz kelurahan.

Dirinyapun sampaikan ucapan terimakasih juga kepada pengurus upz atas dedikasinya melakukan edukasi kepada warga tentang penting dan manfaat menyalurkan zakat melalui upz dan kedada semua pihak yang turut berpartisipasi sehingga kelurahan sambinae meraih predikat terbaik tingkat kota Bima.

“Semoga ke depan prestasi ini dapat ditingkatkan lagi dan itu sangat mungkin bisa tercapai bila kerjasama semua pihak dapat kita pertahankan atau kita tingkatkan terus” ujar Amiruddin. (***)

Lurah Mande Beberkan Sejumlah Program Nyata Walikota HML

Bimantika.net Lurah Mande Kecamatan Mpunda Kota Bima, Zainuddin, S. Pd saat di wawancara media online Bimantika hari selasa (29/6/2021) menjelaskan sejumlah program nyata yang dilakukan oleh Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) selama menjabat Walikota Bima 2018 lalu.

Zainuddin menyebutkan juga bahwa program nyata yang dilakukan oleh Walikota HML sangat menyentuh kehidupan masyarakat Mande.

Zainuddin juga menyebutkan secara rinci bahwa selama dirinya menjadi Lurah Mande bahwa jumlah KK di kelurahan Mande sebanyak 778.

Dari 778 KK tersebut terdapat jumlah jiwa 2978 jiwa. Yang mendapatkan bantuan PKH sebanyaj 77 KK, Bantuan BPUM sebanyak 311 orang, BLT sebanyak 166 orang dan BPNT sebanyak 110 orang

“Setiap yang mendapatkan bantuan tersebut staff saya langsung melakukan registrasi secar administrasi sehingga kita hafal betul warga yang mendapatkan bantuan” ujar Lurah.

Disisi Infra Struktur, Lurah menjelaskan bahwa Walikota HML sudah merealisasikan apa yang menjadi kebutuhan warga Mande seperti Pembangunan Jembatan penyebrangan dan pengadaan
Lahan 10 are untuk keperluan olahraga.

Lurah juga membeberkan Lurah mande memiliki 3 Lingkungan yang masing-masing lingkungan sudah di bantu oleh Walikota HML urusan pembangunan Masjidnya.

“Bantuan masjid
Mande 3 totalnya 200 juta begitu juga dengan Mande 1, namun khusus urusan pembangunan Masjid
Mande 2 masih dalam tahap membenahi internal karena urusan administrasi” ungkap Lurah.

Dirinya menjelaskan problem yang dihadapi oleh warga mande 2 hanya bersifat administrasi saja karena dalam komposisi kepengurusan Masjid Mande 2 belum fiks urusan kepengurusannya.

“Sedikit problem karena dalam kepengurusan Masjid tersebut tidak terakomodir keterwakilannya beberapa orang dalam kepengurusan. Saya sudah ingatkan kawan-kawan pengurus masjid agar akomodir secara seimbang jumlah warga dalam kepengurusan Masjid” ujarnya.

Masih menurutnya Mande 2 dengan memiliki RT 5, 6 dan 7 didominasi kepengurusan Masjidnya oleh warga RT 5 sehingga masih dalam tahap memperbaiki semua itu agar RT 6 dan 7 diakomodir sejumlah warga agar saat pembangunan nya terlibat semua RT yang ada di wilayah Mande 2.

“Struktur kepengurusan Masjidnya kita perbaiki dan sempurnakan dulu insya Allah saya turun tangani langsung urusan Mande 2 ini” jelas Lurah. (Dae)

Pelra dan TKBM Akan Boikot Pelabuhan, Ungkap Konspirasi Jahat Sahbandar Bima

Bimantika Net. Sejumlah penguna jasa pelabuhan seperti Perusahaan Pelayaran Rakyat (Pelra) ,Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM), Asosiasi Bongkar Muat Indonesia Cabang Bima (APBMI), serta Asosiasi Keagenan Kapal Indonesia cabang Bima pada selasa tanggal (29/6/2021) melakukan rapat konsolidasi dengan agenda pembahasan ‘menolak” kapal Roro utk masuk di pelabuhan Bima.

Liputan langsung Koordinator Liputan Media Bimantika Amirullah, di lokasi rapat di jalan Remartadinata jam jam 12 .00 wita siang tadi ,dengan hasil keputusan rapat melakukan Audensi dengan pihak Otoritas Pelabuhan Bima pada hari kamis tgl 1/7/2021 jam 9.00 Wita di kantor Kesahbandaran Bima (KSOP).

Ketua TKBM ( Tenaga Kerja Bongkar Muat ) Burhan Aco menegaskan dirinya dengan seluruh TKBM lakukan aksi Boikot Pelabuhan jika tidak terjadi pembicaraan yang memihak pada kepentingan TKBM.

“Saya selaku ketua tkbm “menolak ” keras ada nya kapal Roro yg masuk di pelabuhan bima karena banyak alasan rasional kenapa melakukan penolakan” ujarnya.

Dirinya menyebutkan bahwa alasannya yang pertama dengan masuknya kapal roro ini anggota bongkar muat yang di pimpin nya tidak lagi mendapatkan pekerjaan dan pekerjaan inilah sebagai matapencaharian

“tetap bagi anggota saya, karena barang barang yang ada di kapal tidak lagi di butuhkan tenaga bongkar muat karena di muat langsung pake fuso ataupun mobil besar ujar nya” ujarnya.

Masih di katakanya apabila pihak terkait seperti Syahbandar, Pelindo tidak mendengarkan maka pihak TKBM akan melakukan boikot pelabuhan Bima agar kegiatan pelabuhan mati total tegas nya,di tempat yg sama pengurus Keagenan Kapal (Pelnas).

Pihak Keagenan Kapal H.Jaharudin menyesalkan tindakan pihak pihak terkait seperti Syahbandar bima yang tidak melihat sisi untung ruginya kepada pengguna jasa yang lain yang apabila kapal roro masuk menyandar akan mengusir kapal kapal lain yang lagi melakukan kegiatan bongkar muat karena panjang kapal tidak sepadan dengan panjang dermaga.

Masih di katakan nya ini berdampak kerugian bagi pengguna jasa lain nya dan berdampak juga pada P2T ( Pusat Pelayanan Terpadu)di pelabuhan Bima.

Semua anggota Rapat secara secara serentak menolak keberadaan kapal Roro yg masuk pelabuhan Bima baik Pelra ,Pelnas, PBM dan TKBM
(RRS 07)