Walikota HML Bantu Pembangunan Masjid Jatibaru Timur, Warga Berterimaksih

Bimantika.net Sekitar Seminggu lalu, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) memberikan bantuan Anggaran sebesar 50 Juta untuk pembangunan Masjid Nur Muhammad Kelurahan Jatibaru Timur Kecamatan Asakota Kota Bima.

Atas bantuan Walikota HML tersebut Warga setempat langsung melakukan proses pekerjaan dengan pola gotong royong.

“Atas bantuan Pak Walikota Aji Lutfi minggu lalu, kami langsung mengerjakan Masjid ini dengan gotong royong dan alhamdulillah nampak hasilnya sekarang” Ujar Ketua Panitia Pembangunan Masjid Nur Muhammad Jatibaru Timur, Muhtar Kasipahu pada Media Online Bimantika Senin 6 September 2021.

Muhtar sangat berterimakasih pada Walikota Bima HML yang telah memberikan bantuan untuk proses pembangunan Masjid tersebut.

“Tidak ada kalimat lain selain ucapan terimakasih yang sangat mendalam pada Pak Wali Aji Lutfi yang sudah memberikan bantuan pembangunan Masjid ini” demikian ujarnya.

Ditanya soal Item pekerjaan dengan anggaran tersebut, Muhtar menjelaskan dengan rinci bahwa uang yang diserahkan oleh Walikota HML dikerjakan beberapa item pekerjaan sehingga Masjid pun mulai nampak keindahannya.

“Anggaran itu kami gunakan Mencakup pekerjaan pagar, Keramik, Tembok, pelamar dan cat total, Toilet dan Tempat Wudhu, atap, sayap dan insyaallah akan di lanjutkan dengan tangga lantai dua kalau ada sisa anggarannya” demikian yang di sampaikan Ketua Panitia Masjid Nur Muhammad Muhtar Kasipahu. (***)

Politeknik Medica Farma Husada Mataram, Kampus Kesehatan Terbaik di Indonesia

Bimantika.net Salah satu Kampus Kesehatan terbaik di Indonesia yang berlokasi di Kota Mataram Propinsi NTB adalah Politeknik Medica Farma Husada (MFH) Mataram. Sudah memproduk alumni-alumni terbaiknya untuk mengabdi baik menjadi Aparat Sipil Negara maupun swasta yang menyebar luas di Negara Kesatuan Republik Indonesia

Direktur Politeknik MFH Mataram, DR. Syamsuriansyah HM Sadakah saat di hubungi Media Online Bimantika pada hari senin 6 September 2021 menyebutkan bahwa Kampus Politeknik Medica Farma Husada (MFH) Mataran sudah 12 Tahun berdiri dan ratusan alumni sudah banyak berbakti di instansi pemerintah dan swasta.

“Ratusan Alumni terbaik kami sudah banyak mengabdi di instansi-instansi Pemerintahan dan swasta karna seluruh alumni tidak diragukan lagi kapasitas keilmuan dan integritas moralnya” ungkap Doktor Muda Asal Kecamatan Madapangga ini.

Menurut Doktor Muma Syam Sapaan akrabnya bahwa Kampus Politeknik MFH Mataram dalam operasional kegiatan belajar mengajarnya didukung oleh Fasilitas Unggulan dan Teknologi Informatika yang memadai.

“Atas dukungan dan fasilitas sarana prasarana canggih itulah sehingga kami mampu memproduk para Alumni Ahli Madya Kesehatan terbaik pada Bidangnya” demikian ungkap Doktor Kesehatan Alumni Universitas Hasanuddin Makassar ini.

Sementara itu, Wakil Direktur MFH Mataram NTB, Sri Rahmawati, S. Farm, M. Pd yang dikonfirmasi Media Online Bimantika menyebutkan bahwa Kampus Politeknik Medica Farma Husada Mataram tempat nya mengabdi saat ini adalah salah satu Kampus Kesehatan Swasta terbaik di Indonesia yang memiliki Memorandum of Understanding (MoU) dengan berbagai pihak baik dalam maupun luar negeri.

“Kampus Politeknik MFH Mataram memiliki reputasi internasional hingga lakukan pertukaran study Mahasiswa dengan Mahasiswa luar Negeri” demikian Ungkap Wakil Direktur Politeknik MFH Mataram.

Ia pun menambahkan bahwa kampus Kesehatan Politeknik MFH Mataram dalam reputasi internasionalnya mengadakan seminar, konferensi dan penelitian-penelitian lintas negara sehingga kualitasnya go International.

Politeknik MFH Mataran memiliki masing-masing labotatorium masing-masing jurusan untuk keperluan pengembangan ilmu pengetahuan kesehatannya.

“Semua laboratorium itu dilengkapi dengan peralatan canggih dan modern” ujar Wakil Direktur Berwajah Cantik dan Anggun ini.(***)

Walikota HML Serahkan Bantuan Para Nelayan Se Kota Bima

Bimantika.net Kota Bima_Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) pagi ini 6 September 2021 sekira pukul 10 : 00 Wita menghadiri acara dan kegiatan penyerahan bantuan pada kelompok kelautan dan perikanan untuk pada Nelayan se kota Bima di Kelurahan Kolo Kecamatan Asakota Kota Bima.

Penyerahan bantuan Kelompok Nelayan dan budi daya ikan air tawar se Kota Bima ini, Walikota HML didampingi oleh Kadis Perikanan Kota Bima, ibu Gina anggota DPRD kota Bima, Kadis Pariwisata, Kadis Pertanian, Camat Asakota, Lurah kolo.

Walikota HML benar-benar peduli pada para nelayan Kota Bima sehingga dalam APBD Kota Bima pun di sisihkan bantuan untuk para Nelayan dalam mempermudah mendapatkan hasil yang maksimal.

Pada momentum penyerahan bantuan tersebut Walikota HML menyerahkan bantuan berupa bubut lipat kepiting jml 1600 buah, Lampu sorot let 190 unit, alat pancing tuna 200 unit, box sterfom 361 unit, budidaya ikan jalan lempar 30 unit, bibit ikan nila 30.000 bibit ikan bandeng 50.000 bibit,ikan lele 20.000 bibit
Serta alat pengolahan ikan lengkap.

Walikota HML dalam pidatonya menyebutkan semoga apa yang dibantu oleh Pemerintahan Kota Bima dapat bermanfaat secara maksimal dan seluas-luasnya oleh para nelayan.

“Ini adalah bentuk perhatian pemerintahan Kota Bima untuk saudara kita para Nelayan se Kota Bima” ungkap Walikota HML.

Dengan adanya bantuan untuk para nelayan ini, Walikota HML menambahkan agar para Nelayan bisa memaksimalkan hasil usahanya untuk kebutuhan keluarga-keluarga mereka dalam usaha dan ikhtiarnya.

“Semoga dengan bantuan ini pula, saudara kita para nelayan dapat meningkatkan taraf kehidupannya yang lebih baik lagi” ungkap Walikota HML.

Salah seorang Nelayan menyatakan bahwa selama ini baru di pemerintahan H. Lutfi mendapatkan bantuan dan sentuhan dari pemerintah.

“Alhamdulillah selama ini kehidupan kami para nelayan jauh dari kata bantuan dan sentuhan pemerintah, namun saat pemimpin Walikota Aji Lutfi kami di bantu dan difasilitasi terimakasih kami yang tiada terhingga pada Pak Walikota Aji Lutfi” ujanya. (***)

Habib Rizieq Shihab Merasa Didzolimi, Akan Lakukan Kasasi

Bimantika.net Kuasa hukum Habib Rizieq Shihab (HRS), Aziz Yanuar berencana akan melakukan pengajuan kasasi atas putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta.

Aziz Yanuar menilai, bahwa putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang menolak banding HRS, terkait perkara tes swab RS Ummi Bogor itu sudah zalim.

Pihaknya berencana akan melakukan kasasi terkait kasus Habib Rizieq ke Mahkamah Agung (MA) pada pekan depan.

“Kami akan nyatakan (kasasi), inshaallah dalam pekan depan,” ujar Aziz seperti dikutip mengutip dari Terkini.id.

Aziz Yanuar juga menyebut, putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang menolak banding Rizieq Shihab adalah keputusan yang zalim dan pandir.

“Insyaalah pasti kami akan ajukan atas putusan zalim dan pandir itu. Seribu persen pasti, insyaalah,” tegasnya.

Bahkan, kata Aziz, kliennya yakni Habib Rizieq Shihab telah sependapat dengan upaya yang ditempuh tim penasihat hukumnya itu. “Alhamdulillah, HRS sependapat dengan kami,” ujarnya.

Sebelumnya, Aziz Yanuar mengaku menerima dengan sabar terkait putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta yang menolak banding HRS dalam perkara tes swab RS Ummi Bogor.

Putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta tersebut menguatkan putusan Pengadilan Negeri Jakarta Timur yang sebelumnya memvonis Rizieq Shihab empat tahun penjara.

Terkait putusan itu, Aziz Yanuar pun mengaku akan bersama menerima putusan terhadap kliennya tersebut.

“Bila putusannya sebaliknya, kami alhamdulillah bersabar,” kata Aziz Yanuar, beberapa waktu lalu.

Kendati demikian, dirinya mengaku tidak akan berhenti untuk mendapatkan keadilan bagi Rizieq Shihab.

Menurutnya, mereka akan terus berjuang untuk pembebasan Rizieq Shihab. Sementara soal kliennya dizalimi, pihaknya menilai itu urusan pihak-pihak yang memperkarakan mantan pimpinan FPI tersebut.

“Perjuangan milik kami, kezaliman urusan mereka, kemenangan milik-Nya semata. Siapa yang zalim akan menerimanya nanti di dunia akhirat,” ujarnya.(***//berbagai sumber///Sumber: Terkini.id/Suara.com)

Bupati IDP Harapkan PMII Ciptakan Ide Kreatif

Bimantika.net “Pengurus Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Bima diharapkan dapat melahirkan ide-ide kreatif untuk membawa perubahan dan kemajuan bagi daerah”.

Demikian satu poin sambutan Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) saat memberikan sambutan pada Rapat Kerja Cabang dan Pelantikan Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC. PMII) Bima Masa Khidmat 2021-2022 Sabtu (4/9) di Gedung Seni Budaya Kota Bima.

Bupati IDP melalui Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Bima
Suryadin, S.S, M.Si menyenutkan bahwa Pada prosesi Pelantikan yang dihadiri 100 undangan tersebut, Bupati secara khusus juga mngharapkan agar para pengurus baru yang dilantik dapat membawa kemajuan bagi perkembangan organisasi umumnya.

“dan lebih khususnya dapat menjadi mahasiswa yang produktif memberikan sumbangsih pemikiran dan gagasan bagi pembagunan daerah” ungkap Bupati IDP.

Dihadapan undangan yang juga dihadiri Walikota Bima H.M. Lutfi , Ketua DPRD Kota Bima, Assisten III Setda Kabupaten Bima, Assiten II Setda Kota Bima Majelis Pembina Nasional (MABINAS) PB. PMII, Ketua Umum PB. PMII, Ketua Umum PKC PMII Bali- Nusra, dan pengurus PC. PMII Bima mengungkapkan peran PMII dalam kehiduopan kebangsaan.

Tema pelantikan pengurus pada periode ini adalah Refleksi Gerakan PMII Bima dalam Mengawal Pembangunan di Masa Pandemi. Tema ini tentu saja Selaras dengan sejarah dan peran yang dimainkan oleh PMII di masa lalu dan hari ini sebagai salah satu elemen penting dalam perjalanan bangsa. Jelas Bupati.

Sebelumnya, Ketua Umum PKC PMII Bali – Nusra Azis Muslim berharap agar mahasiswa memanfaatkan media sosial sebagai sumber informasi yang bermanfaat. Untuk itu, seluruh OKB wajib bahu-membahu membangun sinergitas agar cepat keluar dari pandemi covid-19.

Senada dengan Azis Muslim, Ketua Umum PB. PMII Muhammad Abdullah Syukri yang akran disapa Gus Abe, mengungkapkan pentingnya peran mahasiswa pergerakan.

.
“Semua bentuk perubahan harus diinisiasi oleh elemen mahasiswa dengan tidak meninggalkan tradisi yang ada di masyarakat”. Urai Gus Ade.(***)

Sat Binmas Polres Bima Gelar Penyuluhan Bahaya Narkoba Pada Pelajar

Bimantika.net Kabupaten Bima_Masih dalam tahap pelaksanaan Operasi Bina Kusuma Rinjani 2021 yang dilaksanakan oleh polres Bima, Satuan Binmas Polres Bima yang dipimpin oleh Kasat Binmas Iptu Suhermansyah memberikan penyuluhan tentang bahaya Narkoba dan kenakalan remaja di SMPN 5 palibelo, Kecamatan Palibelo Kabupaten Bima, Sabtu (4/9/21) siang.

Dari penyuluhan tersebut Sat Binmas Polres Bima memberikan pemahaman kepada para pelajar yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama agar tidak terjerumus didalam pengaruh kenakalan remaja serta penyalahgunaan Narkotika serta Obat-obatan Terlarang, karena generasi muda adalah generasi penerus bangsa.

Salah satu tujuan Polri dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dimulai dari menata kearah yang lebih baik bagi para generasi muda, dengan cara mengajarkan perilaku-perilaku yang positif, karena pengaruh Narkoba serta kenakalan remaja saat ini merupakan ancaman bagi generasi muda.

Kasat Binmas berharap dengan diadakannya penyuluhan oleh Binmas Polres Bima, para pelajar dapat memahami serta mengetahui tentang bahaya Narkoba serta kenakalan remaja, pernyataan tersebut disampaikan dihadapan para siswa yang mengikuti penyuluhan..(***)

3.000 Dosis Vaksin, UIN Malang Sukses Jadi Tuan Rumah Vaksinasi Aliansi Mahasiswa Nasional

Bimantika.net Pandemi Covid-19 yang hingga kini masih melanda dunia memaksa Aliansi Mahasiswa Indonesia untuk mencari terobosan untuk melindungi mahasiswa dari paparan virus. Gerakan Vaksinasi Mahasiswa Nasional salah satunya diharapkan dapat menjaga imunitas tubuh seseorang.

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM Nusantara), Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Islam Negeri (DEMA PTKIN Indonesia), BEM Perguruan Tinggi Muhammadiyah Indonesia (PTMI), Dewan Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Informatika dan Komputer Nasional (DPP Permikomnas), Aliansi Mahasiswa dan Aktivis (AMAN Indonesia) yang tergabung ikut bergerak menggelar vaksinasi Covid-19 bagi mahasiswa.

Vaksinasi digelar di Student Center UIN Malik Ibrahim Kota Malang, Sabtu (04/09/2021) pagi.

Kegiatan dilakukan dengan protokol kesehatan yang ketat dan tempat cuci tangan di setiap titiknya.

Ribuan mahasiswa yang tersebar di Malang, ramai-ramai datang untuk ikut vaksinasi. Kegiatan ini merupakan dosis vaksin tahap awal yang digelar dengan jumlah 3.000 dosis vaksin.

Koordinator Pusat DEMA PTKIN se Indonesia Onky Fachrur Rozi melihat bahwa adanya antusiasme yang besar dari mahasiswa se Malang Raya untuk vaksinasi Covid-19.

Bahkan Onky mengatakan tingginya antusiame mahasiswa untuk mengikuti vaksinasi dilihat setelah Kemendikbud RI berencana membuka Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dengan syarat mahasiswa sudah vaksin.

“Dengan sudah adanya wacana pembelajaran tatap muka di buka bulan September/Oktober, saya melihat antusias mahasiswa untuk vaksin sangat besar. Artinya mereka sadar vaksin untuk keberlangsungan kedepan,” kata Onky, Sabtu (04/09/2021).

Ketua Umum AMAN Indonesia Ginka FBR Ginting pun mengajak berbagai elemen mahasiswa untuk mendukung vaksinasi Covid-19 untuk menciptakan kekebalan kelompok atau herd immunity.

Ia juga mendukung pemerintah terus membuka ruang-ruang vaksinasi, dan lebih banyak sosialisasi vaksin.

“Saya melihat untuk di Malang tidak sulit, karena mahasiswa sangat sadar dan paham akan pentingnya vaksinasi. Kita harus dorong terus vaksinasi untuk menciptakan kekebalan di kalangan mahasiswa,” ujarnya.

Dimas Prayoga pun juga menjelaskan pihaknya menargetkan tiga ribu vaksin bagi mahasiswa se malang raya.

Tiga ribu vaksin itu akan disalurkan secara bertahap untuk mencegah kerumunan massa. Untuk jadwal kedatangan, panitia telah merincikan jam 07.30-10.30 untuk DEMA PTKIN Indonesia, disusul 10.30-14.00 BEM Nusantara dan 14.00-15.30 ditutup BEM PTMI dan DPP Permikomnas.

“3.000 untuk tahap 1 dosis pertama pada hari ini, kita buat bertahap dan berjadwal. Agar tidak terjadi penumpukan. Itu semua terhimpun dan terdaftar via online ya,” ujar Dimas.

Nur Eko Suhardana Koodinator Presidium Nasional BEM PTMI mengatakan gerakan vaksinasi ini telah dilaksanakan di 13 titik wilayah Indonesia. Ia berharap vaksinasi di malang dapat melindungi mahasiswa dari paparan Covid-19.

“Vaksinasi yang ditargetkan akan diikuti oleh 3.000 mahasiswa se malang raya ini diharapkan dapat melindungi mahasiswa dari paparan virus Covid-19,” ujar Eko.

Khusniyati Ketua Umum DPP Permikomnas mengatakan program vaksinasi Covid-19 diharapkan dapat menjadi momentum bagi pemeritah untuk memperbaiki data kependudukan. Pasalnya, hingga saat ini belum tersedia data yang valid terkait kelompok penyandang disabilitas, masyarakat adat, warga di pedalaman dan berbagai kelompok rentan lainnya.

Ia juga mencontohkan tidak adanya data resmi yang dapat memastikan jumlah masyarakat adat. Di sisi lain belum ada kesepakatan mengenai terminologi masyarakat adat.

“Karena itu, kami menyerukan agar pemerintah menggunakan program vaksinasi Covid-19 sebagai momentum untuk secara serius membenahi data kependudukan,” kata Khusni.

Wakapolda Jawa Timur, Brigjen Pol Slamet Hadi Supraptoyo yang turut hadir menjelaskan bahwa Malang telah masuk menjadi zona orange.

“Kota malang hari ini sudah masuk zona orange. Ini kondisi membaik, sehingga kita harus jaga sama-sama kondisi ini,” kata Hadi.

Lebih lanjut, Hadi juga mengapresiasi agenda yang digelar oleh aliansi mahasiswa nasional. Menurutnya protokol kesehatan yang dilakukan sangatlah ketat, sehingga tidak menimbulkan kerumunan. Terlebih ia menyampaikan ucapan terimakasih kepada mahasiswa yang telah berjibaku dalam mempercepat herd immunity.

“Saya mengapresiasi gerakan mahasiswa kali ini, protokol kesehatan yang dijalankan sangat ketat dan sesuai standar, sehingga saya melihat tidak adanya kerumunan yang terjadi. Juga terimakasih karena turut membantu pemerintah dalam mempertebal herd immunity,” katanya.

Kepala Staf Komando Daerah Militer V/Brawijaya Brigadir Jenderal TNI Agus Setiawan tidak henti-hentinya mengimbau mahasiswa agar mau di vaksin. Karena vaksin bukan untuk menjaga diri sendiri saja tapi untuk kepentingan semua mahasiswa.

“Vaksinasi yang maksimal dapat menurunkan angka covid-19 yang sangat luar biasa. Mudah-mudahan apa yang ditargetkan di bulan Desember vaksin selesai, covid-19 pun habis di jawa timur,” jelasnya.

Rektor UIN Maliki Malang, Prof Dr HM Zainuddin MA mengucapkan terimakasih kepada elemen mahasiswa yang telah memberikan kepercayaan kepada kampus ini untuk mendukung program vaksinasi nasional.

Hal tersebut sebagai upaya agar pandemi Covid-19 dapat segera berakhir dan mahasiswa bisa kembali beraktifitas normal.

“Kegiatan hari ini untuk kepentingan kita bersama Terima kasih kepada seluruh mahasiswa yang mendukung kegiatan ini,” tutupnya. (***)

Pimpin Rakor Virtual, Bupati IDP Berikan Sejumlah Arahan

Bimantika.net Kabupaten Bima_Rapat Koordinasi secara virtual (tatap maya) dengan Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian dan Camat berlangsung Jumat (3/9) diikuti 60 peserta dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Bima, Suryadin, S.S M.Si mengungkapkan bahwa Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) Para Staf Ahli, Asisten, Inspektur dan Kepala Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPPKAD) berada pada satu room Ruang Rapat Bupati.

Sementara para Kepala Perangkat Daerah, Kepala Bagian dan Camat mengikuti secara virtual dari masing-masing kantor dan peserta dibagi dalam dua sesi.

Selain untuk memberikan arahan dan pembinaan umum, pertemuan tatap maya tersebut juga dimanfaatkan Bupati untuk mendapatkan penjelasan dari masing-masing unit kerja berkaitan dengan progres kegiatan, hambatan yang dihadapi dalam pelaksanaannya dan pemecahan masalah hingga triwulan III tahun 2021.

Rakor, juga membahas evaluasi capaian program/ kegiatan perangkat daerah dan kecamatan, pimpinan OPD diminta untuk memaparkan capaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada beragam subjek Pendapatan pada masing-masing sektor. Kepada para OPD Bupati menginstruksikan optimalisasi capaian target pendapatan meski dalam situasi Pandemi Covid-19.

Terkait peningkatan koordinasi secara internal dan lintas sektor, Kepala unit kerja, pejabat struktural dan staf saling mendukung, tidak ada pihak yang mendominasi kegiatan dan harus tetap mengacu kepada tugas pokok dan fungsi yang sudah diatur dalam regulasi yang ada.

Kepada para Camat, Bupati IDP memberikan arahan khusus dalam menjaga keamanan dan ketertiban di masing-masing kecamatan.

“Saya minta Camat dan Kepala desa agar meningkatkan intensitas patroli bersama lintas desa. Hal ini penting untuk mencegah secara dini potensi konflik dan memastikan terciptanya kondisi aman dan damai di masing-masing kecamatan.

Karena itu, camat dan kades harus bahu membahu untuk melakukan patroli dan melaporkan setiap perkembangan kondisi wilayah dan mencari solusi untuk memecahkan masalah tersebut agar tidak menjadi konflik secara terbuka yang bisa merugikan masyarakat itu sendiri”. Jelas Bupati.(***)

17 Gubernur 125 Bupati dan 38 Walikota Pilkada Serentak 2024, Simak Daerah Mana Saja

Pict : illustration

Bimantika.net Seluruh Pepala Daerah yang terpilih pada Pilkada Serentak 2018 di 17 provinsi, 38 kota dan 115 kabupaten akan habis masa jabatannya pada Tahun 2023.

Pemerintah, DPR, dan penyelenggara Pemilu telah menyepakati pemilihan kepala daerah (Pilkada) akan berlangsung serentak pada 27 November 2024.

Akan tetapi, ada satu daerah sudah menggelar pilkada pada 2020, yakni Makassar.

Oleh karena itu akan ada kekosongan kepemimpinan hingga pelaksanaan Pilkada Serentak 2024.

Hal itu kemudian berdampak pada jumlah penjabat (Pj) atau pejabat sementara (Pjs).

Pj memiliki kewenangan yang penuh dan sama seperti kepala daerah. Sedangkan, Pjs memiliki kewenangan yang terbatas.

Sementara itu, dua jabatan yang dapat menjadi Pj dan Pjs adalah pelaksana harian (Plh) dan pelaksana tugas (Plt).

Berikut Daftar Kepala Daerah Yang Masa Jabatannya Akan Berakhir Pada 2023:

Gubernur:

  1. Sumatera Utara
  2. Riau
  3. Sumatera Selatan
  4. Lampung
  5. Jawa Barat
  6. Jawa Tengah
  7. Jawa Timur
  8. Bali
  9. Nusa Tenggara Barat
  10. Nusa Tenggara Timur
  11. Kalimantan Barat
  12. Kalimantan Timur
  13. Sulawesi Selatan
  14. Sulawesi Tenggara
  15. Maluku
  16. Papua
  17. Maluku Utara

Wali Kota:

  1. Serang
  2. Tangerang
  3. Bengkulu
  4. Gorontalo
  5. Jambi
  6. Bekasi
  7. Cirebon
  8. Sukabumi
  9. Bandung
  10. Banjar
  11. Bogor
  12. Tegal
  13. Malang
  14. Mojokerto
  15. Probolinggo
  16. Kediri
  17. Madiun
  18. Pontianak
  19. Palangkaraya
  20. Tarakan
  21. Pangkal Pinang
  22. Tanjung Pinang
  23. Tual
  24. Subulussalam
  25. Bima
  26. Palopo
  27. Parepare
  28. Bau-bau
  29. Kotamobagu
  30. Sawahlunto
  31. Padang Panjang
  32. Pariaman
  33. Padang
  34. Lubuklinggau
  35. Pagar Alam
  36. Prabumulih
  37. Palembang
  38. Padang Sidempuan

Bupati:

  1. Aceh Selatan
  2. Pidie Jaya
  3. Padang Lawas Utara
  4. Batu Bara
  5. Padang Lawas
  6. Langkat
  7. Deli Serdang
  8. Tapanuli Utara
  9. Dairi
  10. Indragiri Hilir
  11. Merangin
  12. Kerinci
  13. Muara Enim
  14. Empat Lawang
  15. Banyuasin
  16. Lahat
  17. Ogan Komering Ilir
  18. Tanggamus
  19. Lampung Utara
  20. Bangka
  21. Belitung
  22. Purwakarta
  23. Bandung Barat
  24. Sumedang
  25. Kuningan
  26. Majalengka
  27. Subang
  28. Bogor
  29. Garut
  30. Cirebon
  31. Ciamis
  32. Banyumas
  33. Temanggung
  34. Kudus
  35. Karanganyar
  36. Tegal
  37. Magelang
  38. Probolinggo
  39. Sampang
  40. Bangkalan
  41. Bojonegoro
  42. Nganjuk
  43. Pamekasan
  44. Tulungagung
  45. Pasuruan
  46. Magetan
  47. Madiun
  48. Lumajang
  49. Bondowoso
  50. Jombang
  51. Tangerang
  52. Lebak
  53. Gianyar
  54. Klungkung
  55. Lombok Timur
  56. Lombok Barat
  57. Sikka
  58. Sumba Tengah
  59. Nagekeo
  60. Rote Ndao
  61. Manggarai Timur
  62. Timor Tengah Selatan
  63. Alor
  64. Kupang
  65. Ende
  66. Sumba Barat Daya
  67. Kayong Utara
  68. Sanggau
  69. Kubu Raya
  70. Pontianak
  71. Kapuas
  72. Sukamara
  73. Lamandau
  74. Seruyan
  75. Katingan
  76. Pulang Pisau
  77. Murung Raya
  78. Barito Timur
  79. Barito Utara
  80. Gunung Mas
  81. Barito Kuala
  82. Tapin
  83. Hulu Sungai Selatan
  84. Tanah Laut
  85. Tabalong
  86. Panajam Pasut
  87. Minahasa
  88. Bolmong Utara
  89. Sitaro
  90. Minahasa Tenggara
  91. Kepulauan Talaud
  92. Morowali
  93. Parigi Moutong
  94. Donggala
  95. Bone
  96. Sinjai
  97. Bantaeng
  98. Enrekang
  99. Sidereng Rappang
  100. Jeneponto
  101. Wajo
  102. Luwu
  103. Pinrang
  104. Kolaka
  105. Gorontalo Utara
  106. Mamasa
  107. Polewali Mandar
  108. Maluku Tenggara
  109. Membramo Tengah
  110. Paniai
  111. Puncak
  112. Deiyai
  113. Jayawijaya
  114. Biak Numfor
  115. Mimika

Sekda Taufik Pimpin Rakor Covid-19

Bimantika.net Kabupaten Bima_Pemerintah Kabupaten Bima terus menggiatkan langkah-langkah Penanggulangan pandemi COVID-19 yang terjadi di 18 kecamatan yang ada.

Untuk memastikan efektivitas penanganan secara lintas sektor, Bupati Bima melalui Sekretaris Daerah Drs.H.M.Taufik HAK M.Si (2/9) memimpin Rapat Koordinasi yang dihadiri oleh Asisten I, Asisten II, Kadis Kesehatan, Kasat Pol PP, Kadis DPMD, BPPKAD, Kominfo , RSUD dan BKD di Ruang Rapat Sekda.

Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Bima Suryadin, S.S, M. Si dalam siaran persnya Jum’at 3 September 2021 bahwaPada Rakor tersebut Sekda kembali menekankan pentingnya cakupan vaksinasi dan kepatuhan pada Protokol Kesehatan (Prokes) Covid sebagai prasyarat pengurangan dampak pandemi ini.

Walaupun angka kasus baru melandai , Namun Mengingat ancaman penularan Covid-19 masih tinggi di beberapa kecamatan dalam wilayah Kabupaten Bima karena Pelaksanaan Prokes dan Cakupan Vaksin masih Rendah.

“semua elemen harus bekerjasama dan bekerja keras mengurangi dampak pandemi covid-19. Untuk tujuan ini pula, Pemerintah Kabupaten Bima kembali memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). terang Sekda.

Sekda juga meminta semua pihak yang tergabung dalam Gugus Tugas Penanggulangan Covid 19 agar bekerja serius membantu kegiatan Vaksinasi yang telah digencarkan oleh Tim Vaksinasi yang ada di Puskesmas se kabupaten bima. Terutama Peranan Kepala Desa dan Unsur Kecamatan harus ditingkatkan dengan memberi edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya vaksinasi guna percepatan pencapaian kekebalan komunitas (Herd Immunity) di Kabupaten Bima.

Sebelumnya, dalam rapat tersebut, PLT. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bima M. Chandra Kusuma AP mengungkapkan, Rakor secara khusus membahas tindak lanjut permintaan data oleh Pemerintah Provinsi NTB berkenaan penanganan Covid-19 oleh kabupaten kota se – NTB dan rencana penerapan Prokes Kesehatan dalam Proses Penerimaan CPNS dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) lingkup Pemkab Bima.

Ditambahkannya bahwa instansi yang dipimpinnya telah membentuk Posko PPKM dan Gugus Tugas Penanganan Covid – 19 dan berkantor dengan memanfaatkan Ruangan Pusdalops BPBD Kabupaten Bima.(***)