Usaha Bengkel Las di Masa Pandemi Covid-19 Lesu

Bimantika.net Segala bentuk jenis usaha di masa Pandemi Covid-19 hampir semuanya terasa lesu.

Sudah satu tahun lebih pandemi covid-19 mengguncangkan dunia tidak terlebih Negara Indonesia.

Bukan saja urusan kesehatan masyarakat yang menurun begitu drastis tetapi juga perekonomian yang semakin hari semakin lesu.

Virus corona yang mulai menyebar memasuki Negara Indonesia sejak awal bulan maret 2020 lalu menjadi awal dimana kesehatan serta perekonomian Indonesia diserang bahkan berdampak bagi semua kalangan baik yang menengah kebawah.

Bahkan sampai kalangan ataspun ikut terkena dampak dari pandemi Covid-19 ini.

Semenjak saat itu, satu persatu masyarakat terpapar virus corona dan menyebar luas dengan sangat cepat, sehingga menimbulkan berbagai himbauan mulai dari wajib memakai masker, menjaga jarak serta pembatasan jam operasional usaha hingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)

Situasi pandemi juga menyebabkan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) baik itu usaha dagang ataupun jasa kesulitan untuk bertahan!dalam kondisi seperti ini.

Menurunnya daya beli masyarakat untuk berbelanja ataupun menggunakan suatu jasa menjdikan pelaku UMKM semakin tidak mampu bertahan.

Warga dimasa Pandemi Covid-19 yang serba kekurangan ini yang diutamakan ialah pemenuhan kebutuhan pokok sehari-hari.

Dari hal tersebut banyak perusahaan yang membuat kebijakan seperti pemutusan hubungan kerja kepada karyawannya bahkan ada juga perusahaan yang sampai gulung tikar.

Salah satunya UMKM yang hingga kini masih dihantui pandemi covid-19 ialah usaha bengkel las “Sinar Utama” milik Pak Mustaram.

Bengkel las Sinar Utama merupakan usaha jasa las besi yang berlokasi di RT 01 RW 01 Kelurahan Sadia Kecamatan Mpunda Kota Bima.

Usaha ini didirikan oleh bapak Mustaram beberapa tahun silam dan sampai saat ini memiliki 3 orang karyawan. Bengkel Subali Las menerima jasa pembuatan kanopi, trali, pintu besi, pagar besi, kandang binatang dan masih banyak lainnya sesuai apa yang diminta pelanggannya.

Ia mengaku bahwa kondisi saat ini sungguh sangat memprihatinkan karena orderan sejak masa Pandemi Covid-19 menurun tajam.

“Ke tiga anak buah saya sampai saat ini masih saya pertahankan walau orderan bisa di bilang sangat kurang, namun apa hendak dikata kita jalani saja” ungkap Om Mus sapaannya.

Dia berharap pada Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) agar UMKM miliknya dan seluruh UMKM lainnya bisa diberdayakan oleh Walikota Bima.

“Minimal Pak walikota Perintahkan anak buahnya yang kepala-kepala dinas untuk setiap ada pekerjaan pengelasan di kantor dinas se pemkot bima bisa di handle kan ke bengkel-bengkel las termasuk miliknya untuk menggeliatkan kegiatan dirinya dan ke tiga pekerjanya” harapnya. (***)

Istri TKW, Suami Esek-esek dengan Anak Kandungnya

Gambar Ilustrasi

Bimantika.net Perbuatan tidak baik, tidak baik juga di jadikan contoh bagi siapapun khususnya yang punya istri sedang menjadi Tenaga Kerja Wanita (TKW) di luar negeri.

Perbuatan seorang Bapak kandung sebut saja S (43 tahun) warga Desa Lenek Daya, Kecamatan Lenek Kabupaten Lombok Timur (Lotim) tega menyetubuhi (esek-esek, red) anak kandungnya sendiri

Bapak tak beradab ini, Bukan saja menyalurkan birahi seks nya hingga puluhan kali, namun sang ayah pun lakukan penganiayaan pada anak gadisnya dengan cara memukul menggunakan potongan selang di bagian pergelangan tangannya dan rambutnya dipotong lantaran anaknya berusaha kabur dari kos-kosan tempat tinggalnya.

Media online Bimantika mendapatkan informasi ini hasil paparkan Kasat Reskrim Polres Lotim, Iptu Muhammad Fajri dalam press release yang disebarkan dalam group WhatsApp pada Rabu (17/11/2021) malam.

Menurutnya, perbuatan tak terpuji yang dilakukan sang ayah itu bukan baru-baru ini melainkan sudah tiga tiga tahun terakhir sejak istrinya balik dari Tenaga Kerja Wanita (TKW).

“Pelaku mulai melakukan aksinya sekitar tahun 2019 setelah ibu korban kembali keluar negeri, korban disetubuhi terakhir kalinya pada Kamis tanggal 11 Nopember 2021 kemarin, pada pagi hari sekira pukul 07.00 Wita,” ungkap Kasat Reskrim.

Hal itu diketahui, lanjut Kasat Reskrim, korban sudah tidak tahan atas perbuatan bejat sang ayah, sehingga melaporkan peristiwa yang dialaminya bersama ibu kandungnya.

Menerima laporan tersebut, Kasat Reskrim memerintahkan tim PUMA untuk mencari tahu keberadaan terduga pelaku dan segera dilakukan penangkapan.

“Pelaku dibekuk di kos-kosan bertempat di Dusun Mujahidin Timur, Desa Lenek Daya pada Rabu (17/11) kemarin,” ungkapnya.

Pelaku diamankan tim PUMA di kos-kosan tersebut disertai sejumlah barang bukti yang diduga digunakan saat melancarkan aksi bejatnya antara lain Seprei, Celana dan Baju milik pelaku.

“Saat ini Pelaku dan barang bukti kami amankan di Polres Lombok Timur guna pengembangan dan proses hukum lebih lanjut,” pungkas Kasat Reskrim. (***)

Kabaharkam Polri Pastikan WSBK Berjalan Lancar dan Aman

Bimantika.net LOMBOK TENGAH – Sebagai upaya mensukseskan event World Superbike (WSBK) yang akan terlaksana mulai besok Jumat 19 hingga Minggu 22 November 2021 Kabaharkam Polri melakukan pengecekan setiap sisi pengamanan di Sirkuit Mandalika.

Kegiatan diawali dengan apel gelar pasukan di halaman masjid Nurul Bilad, Kuta, Lombok Tengah, Provinai Nusa Tenggara Barat (NTB), Kamis (18/11/2021).

Selanjutnya Kabaharkam Polri menuju Sirkuit Mandalika dan bertemu dengan penyelenggara event Word Superbike (WSBK) memastikan kelancaraan event yang akan terselenggara di Pertamina Mandalika Internasional Street Circuit.

Terakhir Kabaharkam Polri mengunjungi Pos Patroli Rinjani 2021 di bundaran Sunggung, untuk memastikan pengamanan yang dilakukan TNI-Polri.

Kabaharkam Polri menjelaskan, pihaknya menerjunkan personil gabungan dari TNI-Polri untuk pengamanan event tersebut, tak hanya itu, dia juga kirim pasukan tambahan dari Korbrimob dan Korsabhara Polri ditambah 250 personel TNI dari Korem 162/WB.

“Yang jelas pasukan ini gabungan dari TNI Polri, Danrem mau mengerahkan 250 personel kemudian ada randisnya juga, personel dan peralatan kami datangkan juga dari Korbrimob dan Korsabhara Polri,” jelas Kabaharkam Polri Komjen Pol Arief Sulistyanto usai memimpin apel gelar pasukan di halaman Masjid Nurul Bilad Kuta Mandalika.

Selain itu sejumlah Anjing pelacak, Helikopter, Kapal Laut, Mobil anti huru-hara, Water Cannon disiagakan untuk mengantisipasi segala kemungkinan di Sirkuit Mandalika.

“Semua kami terjunkan disini, yang jelas kami semua mendukung pengamanan event WSBK ini, mudah-mudahan bisa berjalan dengan lancar dan aman,” harapnya.

“Karena ini baru pertama semua tekhnis yang dijalankan dapat menjadi standarisasi oleh Gubernur, Kapolda dan juga Danrem supaya nanti di event-event selanjutnya dapat terlaksana dengan baik karena sudah mempunyai pattern atau pola pengamanan yang tepat,” tambahnya.

Dengan pola yang sudah tersetting seperti ini, Kabaharkam Polri berharap hal itu dapat terus ditingkatkan dan melakukan evaluasi sehingga dapat ditemukan pola-pola yang efektif dan dapat diterapkan pada momen yang lainnya.

Kedepannya, dikawasan Mandalika nantinya akan dibentuk satuan kepolisian kawasan pariwisata super prioritas, guna dilakukan pengamanan ekstra dikawasan wisata yang menjadi aset negara dan juga untuk mengawal tamu yang berkunjung.

“Kami sudah memberikan rekomendasi kepada pimpinan Polri agar dibentuk satuan kepolisian kawasan pariwisata super prioritas ini, supaya betul-betul ditangani secara khusus oleh satuan polisi kawasan ini yang memiliki kompetensi dan memiliki perlengkapan dan cara bertindak yang tepat karena dia harus mensinergikan antara kegiatan wisata dan pelayanan kepada turis yang lebih baik,” tandasnya.

Selebihnya dia meminta media ikut mendukung kegiatan di Sirkuit Mandalika dengan pemberitaan yang positif agar wisatawan berhamburan datang ke NTB.

“Kami minta rekan-rekan media supaya disampaikan kepada masyarakat bahwa ini adalah event internasional dan menjadi kebanggan kita sehingga kita berharap bisa mendukung kesuksesan kegiatan ini,” pungkasnya.(***)

Polda NTB Siapkan 28 K9 Amankan WSBK

Bimantika.net LOMBOK TENGAH – Pengamanan optimal diperlihatkan tim pengamanan event World Superbike (WSBK) dibawah komando Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Kapolda NTB) Irejen Pol Mohammad Iqbal SIK MH. Tim Gegana, Jibom dan K9 tanpa lelah melalukan patroli.

Salah satunya tim K9 tertangkap kamera sedang melakukan patroli didekat pagar Sirkuit, guna memastikan tidak adanya gangguan saat event WSBK berlangsung 19 hingga 21 November 2021 mendatang.

Kaden K9 Polisi 9 dan Kepala tim K9 operasi mandalika AKBP Chandra Prasetio saat melakukan sterilisasi Rabu, (17/11/21) menjelaskan, K9 yang diterjunkan berjumlah 28, dimana anjing-anjing tersebut berjenis Labrador dan Belgian Malinois untuk strerilisasi dan pengamanan.

28 K9 tersebut memiliki tugasnya masing-masing yaitu untuk handak, pelacak umum, dan narkotik.

Anjing yang rata-rata berusia 3 sampai 4 tahun tersebut telah terlatih secara sempurna dan memiliki jam terbang tinggi untuk mengamankan banyak event-event besar di indonesia.

Dijelaskan, 28 K9 yang ada itu dibagi menjadi 3 tim atau memiliki 3 tugas yang berbeda, yakni fungsinya untuk handak atau untuk melacak bahan peledak, dimana mereka akan mendeteksi keberadaan bahan berbahaya peledak yang ada.

Fungsi K9 berikutnya yakni untuk cakum atau pelacakan umum, K9 jenis ini untuk mengantisipasi tidak kriminal yang dilakukan oleh pelaku kejahatan

Berikutnya K9 yang berfungsi untuk mendeteksi Narkoba, anjing jenis ini dilatih secara khusus untuk mengetahui keberadaan semua jenis Narkoba termasuk Ganja, Ekstasi dan lain sebagainya.

“semua anjing ini disiapkan untuk menjaga event balap di Sirkuit Mandalika ini atau event besar dimana mereka akan melakukan sterilisasi demi keamaanan balap, yang paling special diantara anjing ini adalah K9 untuk melacak bom sementara untuk sterilisasi vip dan vvip butuh handak” jelasnya.

Menariknya, K9 atau anjing pelacak yang disiagakan ini dapat mendeteksi barang penonton yang hilang atau ketinggalan, Anjing yang punya kemampuan itu jenisnya Vakum.

“Cakum tugasnya untuk melacak apabila ada keadaan kehilangan kalau pelaku kan nanti meninggalkan barang bukti jadi anjingnya melacak jejak yang tertinggal contohnya jejak kaki yang kemudian akan menjadi titik tolaknya, jadi jangan sekali-sekali berfikir untuk mencuri di event ini karena pasti akan ditemukan, dan yang ketiga adalah K9 yang bertugas untuk melacak keberadaan Narkotika” tambahnya.

Di tempat yang sama, Kanit Caksus atau pelacakan khusus AKP Subagio menjelaskan bahwa sterilisasi dan penjagaan masih akan terus dilakukan setelah race WSBK usai dengan bekerjasama dengan tim Gegana.

“Pemeriksaan strerilisasi, khusus di mandalika ini karena kita bekerja sama dengan orang luar negeri, kita berkoordinasi dengan pihak penyelenggara untuk melakukan sterilisasi di sekitar race dan di area sirkuit nanti kami bergabung dengan gegana” pungkasnya. (***)

Walikota HML Hadiri Festival HAM

Bimantika.net Kamis 18 November 2021
Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) turut menghadiri acara Festival Hak Azasi Manusia (HAM) 2021 yang berlangsung di Semarang yang turut dihadiri oleh Staf Ahli Presiden Bapak Jenderal (Purn) Muldoko.

Acara tersebut digagas dan dilaksanakan oleh Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Republik Indonesia (Komnas HAM RI), International NGO Forum on Indonesian Development (INFID), Kantor Staf Presiden (KSP) dan Pemerintah Kota Semarang di Hotel PO Semarang 16-19 November 2021.

Festival ini bertujuan untuk menciptakan ruang dialog multipihak yang konsisten mendiskusikan praktik-praktik baik tata kelola pemerintahan daerah yang berbasis pada hak asasi manusia.

Sekaligus untuk meneguhkan komitmen multipihak untuk mengimplementasikan konsep dan prinsip hak asasi manusia.

Oleh Panitia diharapkan dengan Festival ini menjadi ajang kreatif untuk menyebarluaskan praktik baik yang inspiratif yang berpotensi untuk diadopsi atau direplikasi oleh daerah-daerah lainnya.

Festival HAM 2021 mengangkat tema “Bergerak Bersama Memperkuat Kebhinekaan, Inklusi dan Resiliensi”. Dengan tema ini diarahkan untuk mengingatkan kita sebagai anak bangsa Indonesia pentingnya toleransi dalam keberagaman, partisipasi seluruh kelompok masyarakat dalam proses kebijakan pembangunan dan ketangguhan solidaritas dalam mengatasi situasi Pandemi Covid-19.

Kehadiran dan keikutsertaan Walikota H.Muhammad Lutfi, SE dalam acara ini mewakili Kota Bima sebagai bagian dari Kota di Indonesia yang siap dengan segala kemajuan dan pembanguan berskala nasional dan siap mereplikasikan segala manfaat yang ada bagi daerah tercinta. Setiap perkembangan nasional Kota Bima akan senantiasa ada didalamnya, Kota Bima untuk Indonesia. (***)

Upaya Keras Walikota HML Urusan Lahan Kampus IAIN Bima, Kini Ada Titik Terangnya

Bimantika.net Upaya, usaha dan ikhtiar keras Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dalam kaitannya dengan pembebasan lahan Kampus IAIN Bima mulai nampak titik terangnya.

Hal ini tergambar dengan jelas perjuangan keras dan pendekatannya yang sangat intens dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI, Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc.

Yang pada akhirnya lahan seluas ratusan hektar untuk pembangunan Kampus IAIN di Kota Bima disepakati oleh Mentri.

Walikota HML sadar bahwa perjuangannya tidak sendiri, melainkan menggandeng Anggota DPR RI Fraksi PAN H.Muhammad Syafruddin, ST., MM dalam melakukan loby-loby dan pendekatan.

Atas perjuangan keras Walikota HML dan HMS sapaan H. Muhammad Syafruddin itu, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE secara khusus menyampaikan apresiasi, terimakasih, bangga dan penghormatan yang setinggi-tingginya.

Ucapan yang sama juga disampaikan oleh HML Kepada Menteri LHK RI, Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc yang sudah menyetujui langkah besarnya membangun Kampus Negeri IAIN Bima, satu-satunya Kampus Negeri di Pulau Sumbawa Propinsi NTB.

Walikota HML memberi apresiasi pada Perjuangan HMS selaku DPR RI sungguh luar biasa. Dua hari lalu (16/11/2021) bertemu dengan Menteri LHK RI. Pada pertemuan tersebut nampak terlibat HMS selaku DPR RI, Ketua DPRD Kota Bima, Alfian Indra Wirawan, S.Adm, Wakil Ketua DPRD Kota Bima, Samsurih, SH, Ketua Bappeda Kota Bima, Drs. H. Fakhrunraji, M.Si, Kadis LH Kota Bima, Syarif Rustaman, M.Ap, dan lainya.

Walikota HML menjelaskan bahwa Pada pertemuan dengan Menteri LHK RI tersebut terkait pelepasan lahan seluas 120 hektar di wilayah Rabadompu Timur Kecamatan Raba-Kota Bima untuk pembangunan Kampus IAIN.

“Alhamdulillah respon dari Menteri LHK RI soal itu sangat baik. Lebih jelasnya, Menteri LHK RI akan memberikan lahan seluas 120 hektar kepada Pemkot Bima. Lahan tersebut tentu saja akan dimanfaatkan untuk pembangunan Kampus IAIN sebagaimana yang telah kita canangkan sebelumnya,” Ungkap HML. (***)

Pembacok si Mone Sudah Ditangkap Polisi

Bimantika.net Terduga pelaku penganiayaan Didesa Tangga Beberapa Hari lalu Akhirnya Berhasil diamankan oleh Personil Polsek Monta di kediaman terduga Desa Tangga Kecamatan Monta Kabupaten Bima Selasa (16/11)

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.I.K., Melalui Kasi Humasnya Iptu Adib Widayaka Membenarkan Bahwa Terduga pelaku (RH) L 42 Warga Desa Tangga ini diamankan dengan Dasar Laporan,Pengaduan Nomor : B/211/XI/2021/Polsek Monta, tanggal 15 November 2021.

Kejadian yang Menimpa Anggota Sat Pol PP Kecamatan Monta ini berawal Korban sedang korban Mardin alias Mone sedang membersihkan gulma di sawah miliknya bersama Salahudin, 42 kemudian datang pelaku dari arah selatan sambil membawa sebilah parang melewati sawah korban, dan Salahudin menanyakan kepada pelaku mau kemana, di jawab oleh pelaku mau mencari lengkuyang.

Setelah pelaku melewati sawah korban sekitar 25 meter, pelaku kembali menuju sawah korban dan di lihat oleh korban sudah menghunuskan parang yang di bawanya, sehingga korban langsung lari dan pelaku langsung mengejar korban, namun korban terjatuh dan pelaku langsung membacok korban pada saat korban terjatuh, kemudian pelaku langsung melarikan diri setelah membacok korban dan korban langsung di bawa Salahudin ke Puskesmas Monta.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka robek pada kepala sebelah kanan, luka robek pada punggung sebelah kiri dan luka robek pada siku tangan kanan dan luka robek pada pergelangan tangan kanan Terang Adib.

Kepolisian Resor Bima melakukan perburuan terhadap pelaku dari hasil penyelidikan keberadaan pelaku di dapat informasi bahwa pelaku yang sebelumnya melarikan diri ke gunung setelah melakukan penganiayaan terhadap korban akan kembali ke rumahnya di Desa Tangga untuk menyerahkan diri.

sehingga sekitar pukul 05.00 wita pelaku berhasil di amankan di rumahnya di Desa Tangga sesaat setelah pelaku sampai di rumahnya. Kemudian pelaku langsung di bawa ke Polres Bima oleh Kanit Reskrim Polsek Monta bersama Babinsa Desa Tangga papar nya. (***)

IDP Temui Langsung Ribuan Pendemo, Bukti Keberpihakan Bupati pada Petani dan Berjiwa Ksatria

Bimantika.net Wakil Sekretaris Golkar DPD ll Partai Golkar Kabupaten Bima, Abd Heris, SH atau biasa dengan sebutan Heris Ompu Kapa’a berikan apresiasi yang sangat tinggi pada Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) yang temui secara langsung ribuan pendemo para petani bawang di kantornya Kamis 18 November 2021.

“Keberpihakan Bupati IDP pada petani bawang merah sangat nampak dengan menemui langsung ribuan pendemo dengan memberikan solusi ditempat” ujar Heris.

Menurutnya bahwa Pemerintah Daerah (Pemda) tidak punya kewenangan menetapkan harga.

“Pemda bisa membeli bawang petani asal kekuatan APBD memungkinkan.itupun harus dengan persetujuan DPRD. Pemda bisa menjamin ketersediaan pupuk dan obat-obatan” ujar Heris Ompu Kapa’a.

Masalahnya, Petani menderita. Lalu apa solusinya?

Menurut Heris, bahwa Kebijakan Pemda langsung menghadap Kementerian terkait dan libatkan perwakilan petani supaya ada tras pada pemimpin adalah solusi terbaik.

Lagi lagi Heris Ompu Kapa’a memuji Kepribadian Bupati IDP yang dengan hebatnya menemui langsung para pendemo.

“Sikap Bupati hadapi langsung pendemo itu sikap Ksatria. Pemimpin seharusnya seperti itu” ungkapnya.

Secara politik Heris memberikan warning Jangan ada pecundang dibalik penderitaan. Jangan pula ada pahlawan sial yang menunggangi penderitaan.

“Kalau kalian yg dukung IDP DAHLAN mati matian lalu hujat IDP saya muak sama orang kaya begitu” sesalnya.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) Bersama Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan Menemui Masa Aksi Yang Tergabung Dari Masyarakat Petani Bawang merah.

Dalam Penyampainya Bupati IDP Dengan Tegas menyebutkan kepada masyarakat Sekaligus Kelompok Tani Apabila Menemukan Pengecer Yang Menjual Harga Pupuk di Atas harga eceran tertinggi (HET) Untuk Segera Dilaporkan.

Bupati IDP akan menindak dengan tegas jika ada laporan masyarakat terkait dengan urusan pupuk.

Menanggapi massa Aksi juga, Bupati IDP Menandatangani Surat Rekomendasi Yang Diajukan Oleh Masa Aksi Sebagai Representasi Tuntutan Aksi.

Point Penting yang Disampaikan Oleh Bupati IDP bahwa dalam Waktu dekat akan segera Menghadap Kementrian Pertanian untuk menyampaikan Secara Langsung apa yg menjadi tuntutan dan Keinginan dari pada masyarakat petani Bawang Merah.

Bupati IDP tetap komitmen dan konsisten dalam mengurus kebutuhan warga masyarakatnya khusus untuk para petani secara luas.

“Insya Allah Pemerintah Kabupaten Bima akan terus konsisten dalam membantu seluruh warga masyarakat, oleh karena itu saya selaku Bupati Bima akan terus bekerja dan berjuang untuk kemaslahatan warga masyarakat Kabupaten Bima” demikian ujar Bupati IDP 2 Periode ini. (***)

Ribuan Petani Bawang Demo, Bupati IDP Langsung Tanggapi

Bimantika.net Demo Petani Bawang Kecamatan Belo Kabupaten Bima hari ini Kamis 18 November 2021 menyita perhatian Publik Kabupaten Bima.

Ribuan pada petani bawang itu datang di Kantor Bupati Bima langsung mendobrak gerbang kantor Pemda Bima.

Aksi ribuan massa ini pun nampak menerobos barisan Polisi dan Sat Pol PP yang standby di Kantor Pemkab Bima.

Setelah menerobos barikade Pol PP dan Polisi, kemudian masuk melempar kaca dan merusak sejumlah fasilitas perkantoran, Kamis.

Sejumlah massa memasuki Kantor Pemda Bima, sehingga mengakibatkan ketakutan bagi para pegawai yang sedang bekerja dan lari berhamburan keluar halaman kantor.

Beberapa massa yang berada di dalam gedung Kantor, akhirnya berhasil dikeluarkan oleh aparat gabungan, tidak sampai disitu, beberapa pendemo kembali berulah dengan melempar kaca rungan Bupati dan Wakil Bupati Bima bagian luar.

Meski dihalau dan ditenangkan oleh pendemo lainnya, namun diantara mereka tetap melempar, sehingga beberapa kaca ruangan pecah di lantai.

Liputan langsung media Bimantika nampak Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K melakukan koordinasi dan komunikasi dengan Kades Ngali dan juga beberapa tokoh masyarakat.

Atas jalinan komunikasi dan koordinasi itu sehingga suasana sedikit bisa tenang dan tetap berorasi bergantian depan gedung Pemda Bima.

Yang menjadi tuntutan ribuan massa aksi tersebut adalah tingginya harga pupuk dan obat-obatan dan anjloknya harga bawang.

Dalam orasi salah seorang orator dalam ribuan massa itu bahwa meminta kepada Bupati Bima untuk bagaimana pertanggungjawaban atas penderitaan Petani kabupaten Bima yang hari ini sedang mengalami kerugian akibat anjloknya harga bawang dan mahalnya harga pestisida.

Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) yang di konfirmasi langsung media Bimantika Kamis 18 November 2021 menyebutkan akan serius menangani dan menanggapi tuntutan warga petani bawang merah.

Dalam Penyampainya Bupati IDP Dengan Tegas menyebutkan kepada masyarakat Sekaligus Kelompok Tani Apabila Menemukan Pengecer Yang Menjual Harga Pupuk di Atas harga eceran tertinggi (HET) Untuk Segera Dilaporkan.

Bupati IDP akan menindak dengan tegas jika ada laporan masyarakat terkait dengan urusan pupuk.

Menanggapi massa Aksi juga, Bupati IDP Menandatangani Surat Rekomendasi Yang Diajukan Oleh Masa Aksi Sebagai Representasi Tuntutan Aksi.

Point Penting yang Disampaikan Oleh Ibu Bupati IDP bahwa dalam Waktu dekat akan segera Menghadap Kementrian Pertanian untuk menyampaikan Secara Langsung apa yg menjadi tuntutan (Keinginan) dari pada masyarakat petani Bawang Merah.

Bupati IDP tetap komitmen dan konsisten dalam mengurus kebutuhan warga masyarakatnya khusus untuk para petani secara luas.

“Insya Allah Pemerintah Kabupaten Bima akan terus konsisten dalam membantu seluruh warga masyarakat, oleh karena itu saya selaku Bupati Bima akan terus bekerja dan berjuang untuk kemaslahatan warga masyarakat Kabupaten Bima” demikian ujar Bupati IDP 2 Periode ini. (***)

Jembatan ‘Kuning’ Gantung Mande Rampung, Wujud Kepedulian Walikota HML Untuk Rakyat

Bimantika.net Jembatan “Kuning” Gantung yang dikerjakan di tahun anggaran 2021 oleh Pemerintah Kota Bima kini sudah nampak rampung dan difungsikan oleh warga setempat.

Jembatan “Kuning” Gantung ini adalah janji politik Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) pada momentum Pilkada Kota Bima 2018 lalu saat berpasangan dengan Wakil Walikota Feri Sofian, SH.

“Atas janji politik itu kita tuntaskan demi kenyamanan warga masyarakat Mande yang sangat membutuhkan jembatan penyebrangan” demikian Ungkap Walikota HML saat dikonfirmasi media online Bimantika Rabu 17 November 2021.

Walikota HML berharap dengan adanya jembtan gantung itu warga mande lebih mudah, efektif dan efisien dalam menempuh jarak menuju kelurahan Sadia.

“Semoga pembangunan jembatan gantung itu bisa dirawat secara bersama-sama sehingga nantinya dapat dimanfaatkan pula secara bersama-sama” demikian harap Walikota HML.

Kurnyaddin, ST selaku PPK proyek tersebut yang juga sebagi Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembtan Dinas PUPR Kota Bima yang do konfirmasi Media Online Bimantika Rabu 17 November 2021 merinci bahwa Jembatan Gantung Kelurahan Mande itu masuk dalam klausul Kegiatan Pembangunan Jembatan, Pekerjaan Pembangunan Jembatan Mande.

Dengan rincian Nilai Kontrak ; Rp 1.478.973.572,48
Panjang bentang jembatan 22 M dengan lebar 2 M.

“Kalau untuk urusan Type, di Kelurahan Mande itu masuk dalam Type jembatan gantung JUDESA” demikian ujar Kurnyaddin.

Dirinyapun menyampaikan bahwa Material utama yang digunakan JUDESA adalah baja, yang terdiri dari beberapa komponen yaitu pilar, lantai, hanger, dan kabel penggantung.

“Struktur JUDESA direncanakan mampu menahan beban pejalan kaki dan sepeda motor roda dua” demikian ujar Kurnyaddin. (***)