Bersama Mantan Napiter dan Mahasiswa, Cangkir Opini Sebarkan Paham Moderasi Agama di Jember

Bimantika.net Jember,- Ditengah maraknya gerakan radikalisme dan ekstrimisme agama di Indonesia, Cangkir Opini menggelar dua kegiatan yang bertajuk “Islam Moderat untuk Membangun Toleransi” di Hotel Sulawesi Jember dan Kedai Nong, Minggu (20/02/2022).

Di Hotel Sulawesi, Cangkir Opini menggelar kegiatan Dialog Intelektual Progresif (DIPRO) dan di Kedai Nong, Kegiatannya bernama Sarasehan Bareng (SABAR) Di Hotel Sulawesi, kegiatan yang dilakukan oleh Cangkir Opini mengundang tokoh Muhammadiyah bernama Dr. Kasman Rahim dan Tokoh NU bermana Dr. KH. Abdullah Syamsul Arifin. Keduanya bersepakat bahwa kegiatan yang bertemakan Moderasi Beragama harus selalu disuarakan supaya paham-paham ekstremisme berbasis agama bisa dicegah dengan cepat.

Dalam materinya, Kasman Rahim, Mantan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Jember mengungkapkan bahwa Islam yang dipahami oleh Muhammadiyah adalah Islam yang wasatiyah (tengahan). Islam Wasatiyah di dalam al-qur’an disebutkan sebanyak lima kali. Secara umum, makna wasatiyah (moderasi) dalam konteks keagamaan adalah adil, tidak ekstrem ke kanan maupun ke kiri namun memiliki pondasi yang kuat untuk mempertahankan prinsip tengahan yang dimilikinya.

“Muhammadiyah memiliki paham Islam Wasatiyah, yang berarti ditengah atau bisa disebut moderasi,” ungkap kasman.

Lebih lanjut, KH. Abdullah Syamsul Arifin atau Gus Aab menyampaikan bahwa moderasi agama itu adalah paham keagamaan yang diturunkan oleh Allah agar menjadi rahmat bagi semesta alam. Dalam implementasinya, Islam moderat yang salah satu tujuannya adalah membangun sikap toleransi antar umat beragama, dan menghormati setiap klaim kebenaran (ajaran) yang dimiliki oleh setiap agama.

Sikap toleransi yang dikemukakan oleh Gus Aab adalah memberikan ruang bagi pemeluk agama lain untuk menjalankan ajaran agama atau klaim kebenaran yang diyakininya.

“Kita sebagai umat beragama, kita tidak perlu mengganggu mereka untuk menjalankan perintah agama mereka, cukup kita berikan ruang untuk mereka,” kata Gus Aab.

Di Kegiatan Sarasehan Bareng (SABAR), Kedai Nong, Cangkir Opini juga mengundang Dhian Wahana Putra, Rosnida Sari dan Irfan Suhardianto.

Dhian Wahana Putra selaku Kepala Pusat Studi Peradaban Islam UM Jember menerangkan bahwa untuk memahami konsep Islam Moderat, maka kita harus mengerti tentang konsep ta’budi dan ta’kuli. Ta’abudi adalah konsep ibadah yang tidak boleh dipertentangkan seperti ibadah mahdoh. Sedangkan ta’akuli adalah konsep ibadah yang membuka ruang bagi manusia untuk beribadah dengan kreatfitas mereka, contoh menutup aurat.

“Menutup aurat itu wajib, tapi urusan menutup aurat dengan apa itu sebebas yang bersangkutan,” terang Dhian.

Dalam kajian perspektif kebudayaan, sebagaimana yang dikatakan oleh Rosnida Sari yang merupakan Tokoh The Center of Human Right, Multiculturalism, and Migration bahwa faktor utama munculnya gerakan radikalisme berbasis agama adalah munculnya kebencian-kebencian yang terawat di tengah umat beragama.

Faktor inilah yang menyebabkan Islam menjadi agama yang dibenci karena banyaknya penganut Islam yang dicap negatif oleh penganut agama lain.
Apalagi banyak kesan yang muncul di media bahwa umat Islam itu adalah penganut agama yang suka marah-marah, kejam dan tidak manusiawi.

“Padahal umat Islam tidak seperti itu, bahkan salah satu keutamaan ajaran Islam adalah menghormati orang lain tanpa melihat latar belakang budaya dan agama orang tersebut,” lanjut Rosnida.

Menurutnya, media memiliki peranan penting dalam membangun citra Islam di mata masyarakat, baik buruknya Islam tergantung bagaimana media mencitrakan Islam.

Faktor yang lain yang juga ikut mempengaruhi munculnya gerakan radikalisme adalah faktor ekonomi. Ekonomi yang lemah membuat seseorang sangat mudah untuk terpengaruh dengan paham radikal yang menjanjikan materi. Disisi lain, sikap tidak kritis terhadap berbagai macam informasi juga memiliki peluang untuk membuat kita terjerumus ke dalam gerakan radikalisme.

“Faktor ketiga adalah haus akan ajaran agama, sehingga setiap informasi yang keagamaan yang didapat diterima tanpa pemikiran yang kritis,” tutup ros panggilan akrabnya.

Tentang Islam Moderat, Irfan Suhardianto seorang eks napiter yang berasal dari Probolinggo menceritakan pengalamannya saat menjadi seorang yang pernah bergelut bersama kelompok Ansarud Daulah bahwa dirinya dulu adalah orang biasa yang suka ikut-ikut kajian karena semangat mencari hidayah. Baginya, sebagai umat Islam mencari hidayah adalah kewajiban umat Islam karena berkenaan dengan ajaran agama Islam.

“Salah satu doktrin yang paling teringat di dalam kepala Irfan adalah doktrin tentang fikih jihad, dimana salah satu kelompok memahami bahwa Islam hanya bisa ditegakkan melalu gerakan Jihad. Pemahaman tentang Jihad inilah, yang dikuatkan dengan ayat tengan barang siapa yang memutuskan sebuah perkara tanpa hukum Allah maka dia kafir,” lanjut Irfan.

Selain itu, doktrin ini mencoba untuk memusuhi pemerintah yang membuat hukum, dan para pendukung pemerintah yang melegitimasi semua hukum-hukum yang diciptakan oleh pemerintah dan antek-anteknya.

“Salah satu organisasi yang disasar oleh Irfan dan kelompoknya adalah kepolisian karena menjadi salah satu pasak pemerintah yang memiliki kekuatan dalam menjalankan kepentingan pemerintah,” ungkapnya.

Sebagai mantan napiter, Irfan menginginkan bahwa karena pengalamannya yang pernah menjadi terorisme, maka Islam yang harus kita pahami adalah islam yang membawa rahmat bagi seluruh alam, manusia, dan makhluk Tuhan. Tauhid yang kita pahami jangan sampai pemahaman yang kita anut adalah pemahaman tauhid yang mengkafir-kafirkan orang lain yang berbeda dengan kita.

“Intinya adalah, Islam tidak mengajarkan kepada kita untuk mengkafirkan orang lain. Justru Islam mengajarkan kita untuk mengajak manusia untuk terus berbuat yang baik. bahkan kalau ada orang yang melakukan kesalahan, maka kita sebagai umat islam yang paham agama tidak perlu mengkafirkan mereka, karena itu bukan tugas kita,” tegas Irfan.

Untuk mencegah apa yang dilakukan dulu ketika masih aktif sebagai teroris, dia mengajak semua peserta untuk mengkaji semua keilmuan yang berkenaan dengan agama, yang terpenting adalah bagaimana kita belajar dengan orang-orang yang memiliki sanad yang jelas dalam mengkaji agama agar tidak tersesat di jalan yang tidak diinginkan (radikal, ekstremis, dan terorisme). (**K

Kapolres Bima Hadiri Rakor Persiapan Pelaksanaan Percepatan Vaksinasi Covid-19

Bimantika.net Kepala kepolisian Resor Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K hadiri rapat koordinasi (Rakor) persiapan pelaksanaan percepatan Vaksin Covid-19 di Kabupaten Bima Minggu (20/2/22) bertempat di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima.

Rapat yang dipimpin Bupati Bima hj.indah Damayanti Putri, SE (IDP) itu dihadiri oleh,Walikota Bima diwakili Sekda Kota Bima Drs. H. Mukhtar Landa,Karo Ops Polda NTB Kombespol Imam Tabroni, S.I.K,Waka Satgas Polda NTB Kombespol Awan Haryono, S.I.K,Kepala Dikes Provinsi NTB Dr. H. Lalu Hamzi Fikkri, MM, Mars,Kapolres Bima Kota AKBP Hendri Novika Chandra, S.I.K, SH,Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, S.I.K,Dandim 1608/Bima diwakili Pasi Ops Kodim 1608/Bima Kapten Inf. I Gusti Ngurah Rai Karangasem,Sekda Kab. Bima Drs. H. Taufik Hak, M. SI,Kadis Kesehatan Kab. Bima Fahrurahman, SE, M.SI,Kadis Dikpora Kab. Bima Drs. Zunaidin, SE, MM,Kepala BPBD M. Chandra Kusuma, AP,Direktur RSUD Bima Dr. Ihsan, M.PH,Kadis Dukcapil Kab. Bima Drs. Salahuddin, SH, M.SI, Camat Se-kabupaten Bima, Danramil Se-Kabupaten Bima, Kapolsek Se-kabupaten Bima,

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.I.K, dalam keterangan persnya dirilis Kasi Humas Iptu Adib Widayaka mengatakan Rakor yang dipimpin Bupati Bima Hj. Indah Damayanti Putri SE ini, bertujuan membahas persiapan pelaksanaan percepatan vaksinasi Covid-19 di wilayah Kota dan Kabupaten Bima.

Senada dengan itu Karo Ops Polda NTB Kombes Imam Tabroni SIK, Berharap kepada seluruh pihak terkait untuk menjalin sinergis dalam untuk mempercepat pelaksanaan kegiatan Vaksinasi baik Vaksinasi dosis 1, dosis 2 maupun yang sudah melaksanakan Vaksin ke 2 agar melaksanakan Vaksin ke 3 jenis Boster

Pejabat utama Polda NTB ini Juga berharap kepada pihak Nakes agar tetap selalu berkordinasi dengan pihak Babinsa, Bhabinkamtibmas Maupun perangkat Desa agar pelaksanaan kegiatan Vaksinasi Diwilayah Kabupaten Bima dapat berjalan sesuai dengan harapan.

“Saat ini capaian Vaksinasi Provinsi NTB Untuk Dosis I, Sudah diatas 80 % (Kecuali Kabupaten Bima) dosis II 63,03 (Kabupaten Bima 26,04 %)Adapun Pencampain Vaksinasi khususnya di wilayah Kabupaten Bima adalah Dosis I sebanyak 72,87%, Dosis II 26,04% dan Dosis III 0,54%.Ungkap Pria Bermelati Tiga itu”dikutip Adib.

Semetara itu Waka satgas Polda NTB Kombespol Awan Haryono, S.I.K,Juga berharap semua pihak agar mendukung pelaksanaan kegiatan Vaksinasi khususnya diwilayah Kabupaten Bima,Karena saat ini khusus di wilayah Kabupaten Bima pencapaian Vaksinasi tersebut masih dibawah standar ujarnya.

Lanjut Adib Pihak Dukcapil Kabupaten Bima siap untuk mendukung pelaksanaan kegiatan Vaksinasi dengan membagi anggota di tiap-tiap lokasi Vaksin guna mendukung data yang kurang terbaca oleh sistem.tutup Adib.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, lancar dan Berakhir Pukul 17.30 Wita. (***)

Kejar Target Vaksin, Bupati IDP Pimpin Rakor dengan Tim Satgas NTB

Bimantika.net Untuk meningkatkan cakupan vaksinasi Dosis 2 dan Dosis lanjutan (booster) yang saat ini masih berada pada kisaran 30% secara signifikan di Kabupaten Bima, Minggu (20/2) berlangsung Rapat Koordinasi Tim SATGAS Laju Percepatan Vaksinasi Provinsi NTB dengan unsur FORKOPIMDA, OPD terkait, para Camat, Danramil dan Kapolsek serta Kepala Puskesmas Se-Kabupaten Bima di Ruang Rapat Utama Kantor Bupati Bima.

Rakor yang langsung dipimpin Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) tersebut dihadiri Kapolres Bima AKBP. Heru Sasongko S.IK, Kapolres Bima Kota AKBP. Henry Novika Chandra, Sekda Kabupaten Bima Drs,H.M. Taufik HAK M.Si, Sekda Kota Bima Drs. H. Mukhtar MH, Kepala SATGAS Covid-19 NTB dr. H. Lalu Hamzi Fikri, MM. MARS, Kepala Dikes Provinsi NTB dan enam orang Pejabat Utama (PJU POLDA NTB) yaitu Karo Ops POLDA NTB Kombes Pol. Imam Tabroni, S.I.K, Karo SDM Kombes Pol. Boro Windu Danandito, Karo Logistik Kombes.Pol Benny Basyir Warmansyah, Direktur PAM Obvit Kombes Pol Turmudji, SIK, Kabid Propam Kombes Pol. Awan Hariono dan Kabid Dokkes Kombes Pol. dr. Komang Nurada Mahardana, Sp THT-KL.

Bupati Bima yang memimpin Rakor tersebut mengungkapkan, “mengacu pada data terkini, saat ini tengah dilakukan perawatan 23 pasien COVID-19 dan 220 warga tengah melakukan isolasi yang rata-rata tidak memiliki gejala yang terlalu berat dan untuk mencegah peningkatan kasus maka upaya percepatan vaksinasi Dosis 2 dan dosis lanjutan amat penting bagi imunitas masyarakat kita.

Untuk itu, para Camat, Danramil dan Kapolsek di seluruh wilayah kecamatan dapat terus bersinergi dan mendukung upaya untuk mencapai target vaksinasi Kabupaten Bima.

Untuk tercapainya vaksinasi minimal 50% dosis 2 ini mulai Senin (21/2) tim Satgas COVID NTB akan menyebar pada semua kecamatan sesuai dengan pembagian tugas dan mengacu pada SK kecamatan Binaan bagi Perangkat daerah dengan target minimal 500 hingga 1.000 peserta per hari.

“Saya tidak ingin para Pejabat Utama (PJU) POLDA NTB yang telah ditugaskan pulang dengan kecewa karena tidak tercapai target vaksinasi”. Harap Bupati.

Pada kesempatan tersebut, Kapolda NTB yang diwakili KARO OPS Kombespol Imam Tabroni, S,IK menyampaikan bahwa saat ini capaian vaksinasi covid-19 belum sesuai terget, sehingga kita harus melakukan bersama-sama dan berkolaborasi untuk meningkatkan capaian hingga 80%.

Mudah-mudahan dalam waktu singkat sebelum event MotoGP nanti capaian vaksinasi Covid-19 bisa kita tingkatkan dan mohon bantuan terutama para Tenaga Kesehatan, Camat, Danramil, Kapolsek, Kepala Desa, Babinsa dan Bhabinkamtibmas untuk mempercepat vaksinasi ini sebagai garda terdepan untuk mengajak masyarakat berbondong-bondong melakukan vaksinasi dengan beragam cara.

“Untuk menunjang cakupan vaksinasi ini POLDA NTB sudah menyiapkan dapur Brimob untuk masyarakat yang bisa memasak 1.000 bungkus nasi setiap harinya untuk membantu masyarakat yang akan melakukan Vaksinasi Covid-19”. Jelas Imam. (***)

Langkah Cepat BPBD Kota Bima Bantu Warga Jatibaru Barat

Bimantika.net Perlu di apresiasi kinerja Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bima yang begitu cepat dan tanggap membantu warga masyarakat yang di timpa musibah.

Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dalam setiap arahannya pada BPBD bahwa agar Jangan Menunda Besok Jika Hari Ini Bisa Di Lakukan Karena Setiap Menunda Pekerjaan Dan Pelayanan Sama Halnya Kita Mempersulit Pelayanan Masyarakat.

Demikian Arahan Walikota HML Sesaat Mendapatkan Informasi Adanya Rumah Masyarakat Yang Terdampak Akibat Terjadinya Hujan Deras Di Sertai Angin Puting Beliung Yang Terjadi Pada Minggu 20 Pebruari 2022.

Hari ini Langkah Cepat Di Lakukan Oleh BPBD Kota Bima Melalui Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) Langsung Turun Ke Lapangan Menyambangi Korban Ruslin RT 08/03 Kelurahan Jatibaru Barat Kecamatan Asakota.

BPBD Memberikan Bantuan Tanggap Darurat Berupa Beras,Terpal, Selimut, Sarung, Makanan Ringan,Mie Instant Dan Paket Bantuan Lainya.

Kabid Darlog BPBD Kota Bima Nazamuddin, S. Sos menyebutkan bahwa Kecepatan Dan Sinergi Sangat Menunjang Akselerasi Pelayanan Publik.

“Kami Menerima Info Dari TSBK,RT/RW Setempat Serta Lurah Inilah Yang Mempermudah Kami Dalam Respon Cepat Atas Masyarakat Yang Terdampak Bencana Dan Langsung Mendroping Bantuan Tanggap Darurat” ujarnya. (***)

Walikota HML : “Bank Mini Syariah Inovasi Yang di Banggakan”

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) Resmikan Bank Mini Syariah SMKN 1 Kota Bima sekaligus Tutup Event Lomba Basket Ball dan Senam Pelajar Indonesia

Usai menghadiri Syukuran Hari Jadi Ke-14 Paguyuban Jawa Timuran di Pantai Lawata Kota Bima, Walikota HML menuju SMKN 1 Kota Bima dalam rangka peresmian Bank Mini Syariah SMKN 1 Kota Bima sekaligus menutup Event lomba Basket Ball dan Senam Pelajar Indonesia yang diselenggarakan oleh SMKN 1 Kota Bima, pada Minggu 20 Februari 2022 di SMKN 1 Kota Bima.

Kegiatan yang juga dihadiri oleh Dandim 1608/Bima, Kepala Bank NTB Syariah Cabang Bima, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesos Setda Kota Bima berlangsung meriah dan penuh suka cita.

Kegiatan peresmian ini ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti oleh Wali Kota Bima didampingi Dandim 1608/Bima dan Kepala Bank NTB Syariah Cabang Bima.

Walikota HML kemudian langsung menjadi nasabah pertama yang dilayani oleh CS yang merupakan pelajar dari SMKN 1 Kota Bima kompetensi keahlian perbankan syariah.

Tujuan utama dari Mini Bank Syariah ini adalah sebagai media praktek pembelajaran bagi siswa-siswi perbankan di SMKN 1 Kota Bima.

Jadi, bank ini memberi daya dukung dalam proses pembelajaran siswa. Teori-teori perbankan langsung dipraktekkan di mini bank ini,” jelas Kepala Sekolah SMKN 1 Kota Bima disela-sela peresmian mini banknya.

Walikota HML dalam arahannya memberikan apresiasi atas kehadiran mini bank syariah ini.

“Ini karya inovatif yang patut dibanggakan. Untuk itu saya ucapkan terima kasih atas kehadiran mini bank ini,” katanya saat memberi sambutan.

Walikota HML berharap, mini Bank ini dimanfaatkan secara maksimal, khususnya dalam praktek pembelajaran perbankan.

Setelah peresmian Wali Kota Bima meninjau mini market SMKN 1 Kota Bima dan menyaksikan pertandingan final basket ball pelajar antara MAN 2 Kota Bima melawan SMAN 4 Kota Bima yang akhirnya di menangkan oleh MAN 2 Kota Bima.

Saat menutup gelaran event lomba Basket Ball dan senam pelajar Indonesia, Wali Kota Bima kembali mengajak seluruh siswa/siswi dan juga para guru untuk melakukan vaksinasi karena dengan vaksinasi kita bisa membangun herd immunity di Kota Bima sehingga kita semua dapat mencegah penyebaran covid-19 di Kota Bima. (***)

Paguyuban Jawa Timuran Bangga Pada Walikota HML

Bimantika.net Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) menghadiri acara ulang tahun Paguyuban Jawa Timuran Kota Bima yang Ke-14, Minggu (20//2/2022).

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pariwisata dan Pemuda Kota Bima, Kejati Bima dan sejumlah pejabat Pemkot Bima. Dan
Acara tersebut dihibur pagelaran kesenian Jawa yang dihelat di pantai Lawata Kota Bima.

Kehadiran walikota disambut penuh kekeluargaan oleh pengurus dan anggota Paguyuban Jawa Timuran yang sudah lama tinggal di Kota Bima.

“Terima kasih atas kehadirannya Pak Walikota” kata salah satu paguyuban Jawa timuran saat bersalaman.

Walikota kemudian diminta foto bersama dengan beberapa pengurus dan anggota Paguyuban Jawa Timur.

Ketua Paguyuban Jawa Timuran Kota Bima, Yoyok alias Jokowi menyebutkan bahwa Untuk memperingati hari ulang tahun Paguyuban Jawa timuran yang berdomisili di daerah kota Bima, paguyuban ini menggelar kesenian Reog yang memang menjadi home base organisasi sosial tersebut.

Sekalipun sudah lama domisili di kota Bima, Kesenian Reog yang ditampilkan pun, bukan yang ‘ecek ecek. Pasalnya, selain kisah lengkap Jawa yang di balut dengan tari, kostum bergaris merah putih yang mereka gunakan cukup memikat penonton.

“Memang kami menyajikan yang terbaik agar masyarakat kota Bima puas dan memahami kesenian Jawa timur,” kata Yoyok.

Masih menurut Yoyok bahwa dirinya selaku Ketua Paguyuban Jawa Timuran sangat bangga pada Walikota Bima yang ikut memberikan support pada Paguyuban Jawa Timuran.

“Insya Allah Pak Walikota akan fasilitasi kami yang ikut acara di mataram mewakili Kota Bima” demikian ungkap Yoyok. (***)

Polda NTB Ambil Alih Tangani Kasus Pemerkosaan di Sumbawa

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto S.I.K

Bimantika.net Mataram – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat memberi atensi terhadap kasus pemerkosaan yang terjadi di Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa terhadap korban inisial RN. Korban dinyatakan hamil dan kini sudah melahirkan seorang bayi.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto S.I.K mengatakan, kasus pemerkosaan ini sekarang ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda NTB dan kini perkara dgn terlapor inisial HN telah ditingkatkan naik penyidikan setelah melalui gelar perkara. Sementara pelaku dari awal tidak mengakui perbuatannya sehingga penyidik mengambil langkah sample darah untuk uji tes DNA.

“Hasil tes DNA Puslabfor Mabes Polri kelak, akan dijadikan dasar mengambil langkah dalam proses penyidikan selanjutnya,” ungkap Kombes Artanto, Jumat (18/2/2022).

Kasus ini dilaporkan korban pada 11 Juni 2020 di Polsek Lopok. Diterangkan korban sudah tidak tahan dengan perbuatan bejat pelaku.

Dari hasil pemeriksaan, korban mengaku diperkosa oleh pelaku berulang kali. Setiap kali beraksi, korban selalu diancam dengan belati. Karena takut, korban terpaksa melayani nafsu bejat pelaku.

“Korban diperkosa berulang kali hingga akhirnya hamil. Pelaku juga mengancam korban agar tidak menceritakan perbuatannya itu pada orang lain,” ungkap Artanto.

Merespon hal itu, Polsek Lopok langsung bergerak cepat melakukan olah TKP, pemeriksaan sejumlah saksi dan terduga pelaku, pengumpulan barang bukti dan visum korban.

“Dari hasil visum saat itu korban diketahui hamil 5 bulan,” ungkapnya.

Atas perbuatannya pelaku dapat dijerat dengan Pasal 285 KUHP tentang tindak pidana pemerkosaan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (***)

Polda NTB Ambil Alih Tangani Kasus Pemerkosaan di Sumbawa

Bimantika.net Mataram – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat memberi atensi terhadap kasus pemerkosaan yang terjadi di Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa terhadap korban inisial RN. Korban dinyatakan hamil dan kini sudah melahirkan seorang bayi.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Artanto SIK mengatakan, kasus pemerkosaan ini sekarang ditangani Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda NTB dan kini perkara dgn terlapor inisial HN telah ditingkatkan naik penyidikan setelah melalui gelar perkara. Sementara pelaku dari awal tidak mengakui perbuatannya sehingga penyidik mengambil langkah sample darah untuk uji tes DNA.

“Hasil tes DNA Puslabfor Mabes Polri kelak, akan dijadikan dasar mengambil langkah dalam proses penyidikan selanjutnya,” ungkap Kombes Artanto, Jumat (18/2/2022).

Kasus ini dilaporkan korban pada 11 Juni 2020 di Polsek Lopok. Diterangkan korban sudah tidak tahan dengan perbuatan bejat pelaku.

Dari hasil pemeriksaan, korban mengaku diperkosa oleh pelaku berulang kali. Setiap kali beraksi, korban selalu diancam dengan belati. Karena takut, korban terpaksa melayani nafsu bejat pelaku.

“Korban diperkosa berulang kali hingga akhirnya hamil. Pelaku juga mengancam korban agar tidak menceritakan perbuatannya itu pada orang lain,” ungkap Artanto.

Merespon hal itu, Polsek Lopok langsung bergerak cepat melakukan olah TKP, pemeriksaan sejumlah saksi dan terduga pelaku, pengumpulan barang bukti dan visum korban.

“Dari hasil visum saat itu korban diketahui hamil 5 bulan,” ungkapnya.

Atas perbuatannya pelaku dapat dijerat dengan Pasal 285 KUHP tentang tindak pidana pemerkosaan dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (***)

Diduga Pelaku Kejahatan, Dua Pria Asal Tolouwi di Amankan Tim Puma Polres Bima

Bimantika.net Tim Puma Polres dibawah Asuhan Kasat Reskrim Kepolisian Resor Bima AKP Masdidin SH berhasil Mengamankan Dua orang tidak dikenal Saat melakukan patroli KYRD Guna menekan tindak Pidana 3C Curat,Curas,dan Curanmor, Diwilayah Hukum Polres Bima.

Diamankannya Dua Pria Asal Desa Tolo Uwi ini,di Dusun Kalaki Desa Panda Sabtu (19/02/22). Pukul 01.00 Wita ini ,masing-masing berinisial AD (L/22) dan IP (L/23) yang merupakan Warga Desa Tolo uwi Kecamatan Monta Kabupaten Bima dengan sejumlah barang bukti diantaranya Satu pucuk Senpi Rakitan,dua bilah senjata tajam, kunci Leter T diduga kuat untuk melakukan Aksi Kejahatan.

Selain itu Tim Puma juga berhasil Mengamankan 2 unit SPM yang diduga kuat hasil kejahatan di benarkan oleh Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko SIK, dalam keterangan persnya dirilis Kasi Humas Iptu Adib Widayaka.

“Gelagat Kedua Terduga ini mencurigakan Sehingga Tim Yang pimpin Oleh Katim Puma Aiptu Gatot Wahyudin SH Langsung Menggeladah Keduanya dan berhasil menemukan sejumlah barang bukti tersebut” ujar Kasatreskrim Masdidin SH, di kutip Adib.

Lanjut Adib, keduanya ini diamankan Berawal adanya laporan masyarakat yang merasa Resah karena di Pantai Kalaki sering terjadi kejahatan serupa.

Mendapat informasi tersebut Tim yang Sedang melakukan patroli KYRD langsung Menuju TKP dan menggeledah Keduanya dan ditemukan Sejumlah barang Bukti.

Setelah itu Tim langsung Menggiring Keduanya Bersama sejumlah Barang Bukti Menuju Mapolres Bima untuk Diproses Hukum lebih Lanjut.(***).

Tangkal Penyebaran Omicron, Koramil Donggo Tracing Keluarga Terpapar

Bimantika.net BIMA-NTB. Koramil Jajaran Kodim 1608/Bima mengerahkan para Babinsa untuk melaksanakan pemantauan dan pengawalan vaksinasi anak hingga Lansia di wilayah Kota dan Kabupaten Bima, Sabtu (19/02/2022).

Perangi Covid 19 kata Dandim 1608/Bima Letkol Inf M.Zia Ulhaq, S.Sos Saat Rakor, Melalui Danramil 1608-01/Rasanae Kapten Inf Seninot Sribakti mengungkapkan, pihaknya sudah koordinasi dengan Forpimka untuk mengawal layanan vaksinasi yang dilakukan UPT Puskesmas Setempat..

“Hasil koordinasi ini langsung ditindaklanjuti para Babinsa bersama Tiga Pilar Desa dan Nakes dalam pelaksanaan kegiatan dilapangan”, katanya.

Lebih lanjut, ditambahkan Danramil pendampingan dan pengawalan layanan vaksinasi ini dalam upaya mendukung dan mensukseskan program vaksinasi nasional ( Vaksin Lengkap ). “Semua layanan vaksin, baik dosis satu, dosis dua dan dosis tiga (booster) harus dikawal”, sambungnya.

Namun demikian, masih sambungnya, saat ini layanan vaksinasi difokuskan untuk Lansia dosis satu dan dua serta anak usia 6-11 tahun. Hal ini dilakukan untuk mengejar cakupan vaksinasi Lansia 70 persen dosis satu dan 60 persen dosis dua.

Tak sebatas layanan vaksin, Pagi tadi di wilayah Kabupaten Bima para Babinsa di Wilayah Koramil 1608-05/Donggo juga bersama Tiga Pilar Desa dan Nakes aktif melaksanakan tracing, testing dan treatment. Ini juga dilakukan dalam upaya memutus mata rantai penyebaran covid.

Disamping itu untuk memperkuat imunitas, personel Koramil Jajaran Kodim 1608/Bima juga melaksanakan vaksin dosis tiga (booster) di Gerai Setempat dan Kemarin di Aula Makodim. “Hingga hari ini sudah sudah dua pertiga lebih anggota melaksanakan vaksin booster”, tutupnya.

Pantauan di lapangan, Sabtu (19/02) layanan vaksinasi di wilayah Kodim 1608/Bima berlangsung di 7 Lokasi , yaitu di SDIT Pondok Pesantren Imam Syafi’i Kel Ule Kota Bima umur 6 s/d 11 tahun yang diselenggarakan oleh Tim Nakes PKM Jatibaru dengan rincian screening 30 orang, dapat divaksin 27 orang di tunda 3 Orang. Vaksin Usia 6 – 11 tahun sebanyak 16 orang (V1 : 5; V2 : 11) untuk Usia 12 – 59 thn sebanyak 11 orang ( V1 : 1, V2 :10)

Sementara data dari Kodim setempat vaksinasi anak usia 6-11 tahun di SDN umur 6 – 11 thn di SDN 71 lingkungan Wenggo Kelurahan penanae kec. raba kota Bima , menyasar 45 dosis dengan rincian 18 dosis satu, 22 dosis dua , 1 dosis tiga serta 4 tidak bisa di Screening.

Berikutnya pemantauan Tracking terhadap keluarga terdekat atau yang sudah kontaminasi dengan pasien positif Covid 19, Pemantauan Tracking terhadap keluarga terdekat atau yang sudah kontaminasi dengan pasien positif Covid 19, Lokasi Dusun Langgentu Desa O’o Kec Donggo bersama PKM Donggo bertempat di Dusun Langgentu Desa O’0 Kec Donggo Kab Bima.” Kata Danramil.

Selain layanan vaksinasi, Babinsa bersama Tiga Pilar dan Nakes melaksanakan tracing di Dusun Langgentu Desa O’o terhadap 15 orang yang memiliki kontak erat dengan tiga pasien terkonfirmasi positif. ” Tutupnya. (****)