Penjelasan TGB Soal Pengeras Suara

Bimantika.net Ketua Organisasi Internasional Alumni Al Azhar (OIAA) Indonesia DR. TGB HM Zainul Majdi, Lc., MA merespon surat edaran dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengenai pengeras suara.

TGB yakin niat dari Menteri Agama adalah baik. Sosoknya dinilai TGB sebagai seorang tokoh dari organisasi Islam yang terbesar di Indonesia.

“Kemudian juga putra dari seorang ulama besar Almagfurlah Kiai Cholil Bisri Rembang. Jadi, niat beliau pasti baik itu yang pertama,” katanya, Jumat (25/2) di Apitaik, Lombok Timur.

Yang kedua, lanjut TGB, dari surat edaran itu memang ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Sebagai bahan untuk mengkoreksi yang pertama salah satu kaidah paling mendasar di dalam membuat suatu kebijakan publik itu adalah imparsialitas.

“Artinya rata seimbang adil tidak memihak. Karena itu kalau ingin menciptakan pengaturan maka seharusnya yang diatur itu bukan hanya masjid dan musholla,” kata TGB.

Ketua Umum PB Nahdlatul Wathan Diniyyah Islamiyah (NWDI) ini mengungkapkan, pengeras suara tak hanya digunakan di mushlla dan masjid.

Pengeras suara juga dipakai di tempat ibadah yang lain. Ada momen-momen di mana acara ritual keagamaan itu juga mengeluarkan suara yang cukup besar.

“Sehingga menurut saya kalau memang mau membuat satu surat edaran untuk mengatur penggunaan pengeras suara di rumah ibadah jauh lebih baik tidak hanya menyangkut masjid dan musala,” lanjutnya.

Hal ini, sambung Doktor Ahli Tafsir ini, supaya tidak kemudian menciptakan kesan bahwa seakan-akan yang berpotensial mengganggu ketenangan atau ketentraman itu hanya suara yang keluar dari masjid dan musala.

Sementara semua tahu, rumah ibadah non Islam itu juga mengeluarkan suara kidung-kidung, lagu-lagu pujian, lagu-lagu keagamaan.

Di banyak tempat di Indonesia ini sesungguhnya masjid itu tidak hanya tempat berkumpul untuk salat. Pengeras suara masjid itu juga tidak hanya fungsinya untuk digunakan azan dan iqamat saja atau mengaji, di banyak tempat di Indonesia juga Lombok rata-rata masyarakat menjadikan masjid sebagai sentral kegiatan.

Sehingga dari pengeras suara di masjid itu digunakan untuk mengumumkan ada kematian kemudian kalau ada kegiatan gotong royong, dan ada kegiatan kemasyarakatan lainnya.

Pengeras suara masjid atau musholla memiliki juga fungsi sosial budaya. Jadi, menurut TGB di daerah-daerah seperti misalnya di NTB justru pengeras suara masjid itu bukan mengganggu sebaliknya malah menjadi rujukan dari masyarakat di desa.

“Karena di situ sekali lagi bisa juga digunakan untuk banyak pengumuman-pengumuman yang menjadi perhatian dari masyarakat,” ujarnya.

Yang justru bermasalah, kata TGB adalah di masyarakat perkotaan. Di perkotaan tidak hanya satu agama. Seperti di Jakarta, penduduknya heterogen memungkinkan untuk diatur.

Meski begitu, sambung TGB, pengaturan ini lebih baik diserahkan kepada kearifan bersama. Di Indonesia ada Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), sesuai namanya forum ini kerjasama umat beragama.

Untuk daerah-daerah tertentu dimana masyarakatnya sangat heterogen diatur. Penggunaan pengeras suara di rumah ibadah itu disesuaikan tak terlalu besar.

“Diserahkan kepada FKUB untuk kemudian membuat kesepakatan bersama. Kesepakatan itu lahir dan dibicarakan di tingkat masyarakat dan disepakati itu akan jauh lebih mudah diterima,” ujarnya.

“Dibanding surat edaran yang isinya berlaku untuk semua padahal situasi masing-masing daerah itu beda-beda,” sambungnya.

Di NTB yang dikenal dengan Pulau Seribu Masjid, ucap TGB, suara dari masjid yang dirindukan. Suara yang justru menjadi penyejuk, tidak ada yang merasa terganggu.

Bila hal ini berkenan dikoreksi menjadi hal bagus, sehingga tidak terkesan hanya menyasar kepada masjid dan musholla.(***)

Hasan Basri Nahkodai Sahabat Polisi Indonesia DPW Jawa Barat dan Siap Berikan Kontribusi

Bimantika.net Bandung – Pengurus Sahabat Polisi Dewan Pimpinan Wilayah Jawa Barat resmi di kukuhkan, Sabtu (26/02/2022). Pengukuhan dan pelantikan yang dihadiri langsung oleh Dewan Pimpinan Nasional Sahabat Polisi Indonesia Fonda Tangguh menetapkan Hasan Basri sebagai Ketua Umum SPI Jawa Barat, dan Sekretaris Jendral Yudha Prakarsa K Wiguna.

Ketua Umum Sahabat Polisi Jawa Barat terlantik, Hasan Basri menyampaikan, SPI merupakan gerakan sosial kemasyarakatan yang berfokus pada edukasi pemberdayaan dan sosial untuk mewujudkan partisipasi aktif masyarakat dalam mendukung Institusi Polri yang humanis.

“Hadirnya kami Sahabat Polisi Jawa Barat untuk membantu mengaktualisasikan Nilai-nilai Pancasila dan UU 1945 dalam kehidupan bermsyarakat, bertetangga dan bernegara,” Ungkap Hasan Basri, Sabtu (26/02/2022).

Selain itu, Hasan Basri dalam sambutannya mengatakan, kehadiran SPI diantaranya juga untuk membangun sinergitas dengan masyarakat demi terwujudnya Nilai-nilai gotong royong dan mewujudkan Polri sebagai sahabat masyarakat.

“Sehingga langkah awal kami SPI Jawa Barat akan fokus pada pemberdayaan sumber daya manusia dan penguatan kesehatan, kami akan merangkul masyarakat yang kesulitan untuk pendidikan,”Katanya.
“Dan insyaallah kami sudah kerjasama dengan beberapa instansi kampus untuk memberikan beasiswa kepada putra putri terbaik jawa barat,” tambahnya.

Hasan berharap, kedepan Sahabat Polisi Indonesia DPW Jawa Barat dapat berkolaborasi dan membangun sinergitas bersama pihak Kepolisian khususnya Polda Jawa Barat untuk memberikan kontribusi penuh kepada masyarakat.

“Oleh karena itu, kami mohon dukungan dan bimbingannya dari seluruh stakeholder selama berjalannya organisasi SPI di Jawa Barat untuk terus berkontribusi membangun Jawa Barat menumbuhkan kebersamaan yang harmonis saling asah saling asuh,”pungkasnya.

Untuk di ketahui dalam kegiatan pengukuhan pengurus SPI DPW Jawa Barat tersebut, Ketua Umum Sahabat Polisi Hasan Basri turut memberikan Beasiswa kepada putra putri terbaik Jawa Barat dan memberikan bantuan kepada panti asuhan Baitul Afief. (***)

Putra Bangsa Menggugat Minta Brigjend TNI Junior dibebaskan

Bimantika.net Sebuah konferensi yang dilakukan oleh Putera Bangsa Menggugat (PBM) di Jakarta Selatan berubah menjadi sebuah ketegangan yang serius.
Kejadian ini beredar dalam sebuah video yang viral.

Ketegangan tersebut terjadi dalam konferensi pers yang berlangsung pada 26 Februari 2022.

Konferensi Pers terjadi karena Nama Brigjen TNI Junior Tumilaar menjadi perbincangan banyak publik dan juga tokoh penting Indonesia lainnya.

Nama Staf Khusus KSAD Brigjen TNI Junior Tumilaar seketika menjadi sorotan karena ditahan di Rumah Tahanan Militer (RTM) Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

“Dan hinggat saat ini, brigjen junior masih ditahan. Sehingga kami memutuskan untuk melakukan konfrensi pers,” tegas Mahes saat wawancara.

Putra Bangsa Menggugat meminta pihak terkait untuk membebaskan Brigjen Junior Tumilaar dari seluruh tuduhan yang membuatnya mendekam di Rumah Tahanan Militer (RTM) Cimanggis, Depok.

Pasalnya, menurut dia, Brigjen Junior tidak bersalah. Dia juga mengajak masyarakat untuk ikut bersuara mendesak supaya Brigjen Junior dibebaskan dari hukuman.

Lebih lanjut, kasus sengketa tanah antara warga Bojong Koneng dengan PT SC turut menjadi perhatian DPR RI.

Brigjen Junior Tumilaar ikut dalam rombongan perwakilan warga Bojong Koneng dan kuasa hukumnya dalam rapat dengar pendapat umum (RDPU) di Komisi III DPR untuk melakukan audiensi.

RDPU Komisi III DPR itu digelar pada 19 Januari 2021 di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

“Seharusnya dalam Rapat Dengar Pendapt tersebut DPR RI harus melihat persoalan ini secara mendalam, tidak dengan pendekatan politis,” ujar Koordinator PBM.

PMB juga meminta DPR RI Komisi III untuk turut andil dalam kasus Brigjen Junior.

Berikut tuntutan yang dibacakan saat konfrensi pers:

  1. Meminta KSAD Dudung untuk membebaskan Brigjen Junior tanpa syarat
  2. Meminta Komisi 3 DPR ikut andil dalam kasus Brigjen Junior demi kepentingan rakyat
  3. Meminta klarifikasi KSAD Dudung yang menyatakan bahwa membela rakyat bukan tugas TNI aktif. (***//Rifan)

Penadah Sepeda Motor di Tangkap Tim Puma ll Polres Bima Kota

Bimantika.net Tim Puma ll Polres Bima Kota yang dipimpin oleh Aiptu Hero Suharjo, SH Telah melakukan penangkapan dan mengamankan Pelaku Penadah Curanmor yang bertempat di Dusun Kalo Desa Naru Barat Kecamatan Sape Kabupaten Bima.

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH melalui Kasat Reskrim Polres Bima Kota IPTU M Rayendra RAP, S.T.K, S.I.K, membenarkan adanya penangkapan tersebut.

Penangkapan berdasarkan Surat Perintah Tugas Sprin/06/II/RES.1.24./2022*

Laporan pengaduan nomor: ADUAN/147/XII/2021/Sek langgudu Hari Selasa Tanggal, 14 Desember 2021.* Sekitar Pukul 01.00 Wita.

Penangkapan di lakukan Pada Hari Sabtu 26 Februari 2022 sekitar pukul 15:00 Wita.

Pelapor SRI WINARTI 44 tahun Kaur Desa Karumbu Alamat : Rt 01/01 Dusun Oi Lanco Desa Karumbu Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima.

Pelaku penadah
S ALias Cingko 48 tahu. Dusun Kalo Desa Naru Barat Kabupaten Bima

Barang Bukti yang disita Polisi adalah Satu Unit Honda FIT X
NOSIN :HB41T-1014902
NOKA : MH1HB41195K-018045
NOPOL: EA 3447 XB

Kronologis Kejadian
Pada hari Sabtu 11 Desember 2021 sekitar pukul 01:00 Wita anak pelapor yang bernama Abdul Hafid meminjam motor merk honda tipe 225NF100SLD (FIT X) milik Fauzi untuk pergi ke rumah temanya di Dusun Ntau Desa Karumbu Kecamatan Langgudu Kabupaten Bima,

Kemudian anak pelapor menyimpan motor dipinggir jalan dan lupa mencabut kunci motor tersebut dan kemudian pada saat anak pelapor (korban) akan pulang,korban sudah tidak melihat sepeda motor tersebut/hilang.

Kronologis Penangkapan Berdasarkan Laporan, Tim Puma ll melakukan koordinasi dengan penyidik Polsek langgudu.

Kemudian Tim melakukan serangkaian penyelidikan dan tim Puma ll mendapatkan informasi A1 terkait keberadaan orang yang menguasai sepeda motor yang diduga kuat merupakan hasil kejahatan yakni bertempat di Dusun Kalo Desa Naru Barat Kec.Sape Kabupaten Bima.

Dengan adanya informasi tersebut maka Tim Puma ll langsung menuju lokasi.

Setibanya di lokasi Tim Puma ll langsung mengamankan S Alias Cingko yang menguasai sepeda motor tersebut.

Selanjutnya Tim melakukan interogasi terhadap S alias Cingko (pelaku penadahan),dari hasil interogasi yang bersangkutan membeli motor tersebut seharga Rp.3.000.000(tiga juta Rupiah) dari Sdra.E yang saat ini masih dalam pengejaran.

Selanjutnya Tim mengamankan Pelaku penadahan beserta Barang Bukti dan menyerahkan ke Mako Polsek Langgudu. (***)

Jaga Kebugaran Tubuh, Personil Polres Dompu Gelar Olah Raga Lari

Bimantika.net Polres Dompu Polda Nusa Tenggara Barat, Setelah melaksanakan apel pagi, seluruh Personel Polres Dompu melakukan olah raga bersama, Sabtu (26/02/2022).

Untuk olah raga kali ini adalah Lari keluar Mapolres Dompu yang di pimpin langsung oleh oleh Kasat Reskrim Polres Dompu AKP Adhar, S.Sos.

AKP Adhar, S.Sos melalui Kasi Humas Polres Dompu Ipda Akhmad Marzuki mengingatkan Kepada Personel Polres Dompu agar selalu memperhatikan dan menjaga kesehatan dengan cara meluangkan waktu untuk berolah raga agar tetap fit dan tidak mudah sakit dan terhindar dari paparan Covid-19.

Kegiatan olah raga ini rutin di setiap hari Sabtu, mengingat padatnya kegiatan personel Polres Dompu diperlukan olah raga untuk selalu menjaga kesehatan dan stamina dalam melaksanakan tugas – tugas Kepolisian.

“Dengan mengadakan giat olahraga setiap hari, ini diharapkan dapat menunjang kesiapan fisik setiap orang dalam beraktifitas tanpa terkendala faktor kesehatan”,tutupnya.(***)

Polisi Evakuasi 2 Korban Hanyut Arus Laut di Calabai Pekat

Bimantika.net Dua orang nelayan di perairan Calabai Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu gegerkan warga setempat.

Kedua nya hilang tenggelam terseret arus air laut pada saat memasang jaring ikan.

Korban diduga tenggelam terseret arus laut di Pantai Karombo Desa Karombo Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu.

Mendengar hal itu jajaran Sat Polairud Polres Dompu segera menuju ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) dipimpin langsung oleh KBO Sat Polairud Polres Dompu Ipda Jubaidin bersama dengan personil Sat Polairud Polres Dompu.

Kapolres Dompu AKBP Iwan Hidayat, S.I.K melalui KBO Sat Polairud Polres Dompu Ipda Jubaidin membenarkan adanya kejadian tersebut,

”Ya, benar ada warga yang tenggelam di Pantai Karombo Kecamatan Pekat. Namun saat berita ini diturunkan, korban atas nama Amak Sudar dan Amak Nambun sudah ditemukan dan di evakuasi oleh anggota dit Polairud Polda NTB, Sat Polairud Polres Dompu yang turun langsung ke TKP dengan di bantu oleh warga sekitar “. Jelasnya.

Kronologis kejadian pada hari Jumat 25 Pebruari 2022 sekitar pukul 22.00 Wita saksi Amak Mar bersama korban Amak Sudar dan Nambun berangkat dari Dusun Karang Lebah Desa Pekat Kecamatan Pekat Kabupaten Dompu menuju pantai Karombo untuk menjaring ikan.

Sekitar pukul 23.00 Wita saksi dan korban sampai di pantai Karombo dan langsung melepas jaring dengan posisi Amak Sudar memegang ujung jaring sebelah kiri dan Nambun memegang jaring pada bagian tengah dan saksi (Amak Mar) memegang jaring pada bagian ujung kanan sambil berjalan kedalam air kurang lebih sekitar 1.5 meter.

Tiba-tiba korban Amak Sudar dan Nambun terseret arus dan berteriak mengatakan “Tolong dalam disini”.

Setelah itu, Saksi (Amak Mar) berenang ke pinggir menyelamatkan diri, selanjutnya saksi mencari korban menggunakan senter akan tetapi korban Amak Sudar dan Nambun sudah tidak kelihatan di air.

Sekitar pukul 23.45 Wita saksi memberi kode kepada masyarakat yang sedang membuat api unggul di sekitar pantai Karombo untuk meminta tolong bersama-sama mencari korban.

Akan tetapi korban tidak dapat ditemukan selanjutnya saksi mendatangi piket Kapal Pol 2008 Dit Polairud Polda NTB dan Satpolairud Polres Dompu untuk melaporkan kejadian tersebut.

Kalau menurut keterangan saksi Amak Mar pada saat kedua korban akan memasang jaring akan tetapi kedalaman airnya tidak bisa dijangkau dan arus lautnya sangat besar sehingga korban meminta tolong karena air lautnya sangat dalam sehingga kedua korban terbawa oleh arus laut.

Pada saat kejadian kedua korban saat akan memasang jaring akan tetapi kedalaman air lautnya tidak bisa dijangkau serta arus lautnya sangat besar dan sempat melambaikan tangan atau kode minta tolong ke saksi.

Pukul 06.00 wita anggota satpolairud polres dompu dan kru KP. XXI-2008 yang di pimpin oleh KBO Satpolairud Polres Dompu Ipda Jubaidin dan SAR gabungan dengan Polsek Pekat,dan TNI AL Pos Calabai untuk bersama-sama melaksanakan melakukan pencarian dengan menyisir Pantai perairan Calabai sampai dengan pantai Karambo.

Pukul 07.00 wita Tim mendapatkan Laporan bahwa korban Nambun telah di ketemukan oleh anak korban bernama Mursalim.

Penemuannya di tanjung Pantai Karambo dengan keadaan meninggal Dunia kemudian Korban di bawa kerumah Duka dengan menggunakan Mobil Ambulan Puskesmas Calabai.

Selanjutnya Tim kembali melakukan penyisiran, Pukul 07.50 witaTim mendapatkan Laporan Bahwa Korban Amak Sudar sudah di ketemukan oleh temukan sama anak korban Nurhadi sekitar 3 mil dari tempat awal korban menjaring ikan oleh dengan keadaan meninggal Dunia,

Selanjutnya Tim merapat ke Tempat Mayat Korban diamankan.

Pukul 08.25 wita KBO Sat Polairud Polres Dompu beserta Anggota mengantar Korban Amak Sudar kerumah Duka dengan menggunakan Mobil Ambulan Puskesmas Calabai.

Tidak ada bekas kekerasan dari kedua korban dan keluarga menerima atas meninggalnya korban karena musibah. (***)

Rumah Produksi Herbal Sirinawa Assyifa Banyak Sembuhkan Pasien Kronis, Buka Lowongan Kerja Gaji 5 Juta Sebulan

Bimantika.net Rumah Produksi Obat Herbal Sirinawa Assyifah yang di produksi oleh DR. H. Iqbal Maulana, S. Ag, MBA dirasakan manfaatnya sungguh Sangat besar oleh warga masyarakat Kota Bima.

Doktor Iqbal Asal India Pakistan ini membuka praktek pengobatan herbal dan menyembuhkan beberapa penyakit kronis yang di derita oleh pasien.

Rumah Herbal Sirinawa Assifah ini di bawah payung hukum CV. Kayla Hijau Mandiri yang berkantor di Kelurahan Rabadompu Timur Kota Bima.

Sejak beroperasi 8 bulan lalu, Rumah Herbal Sirinawa Assyifah ini sudah menyembuhkan beberapa pasien penyakit kronis.

Rumah Herbal Sirinawa Assyifah ini memproduksi juga obat-obat herbal yang memberikan rasa aman pada siapapun yang konsumsinya.

DR. H. Iqbal adalah Pakar kesehatan yang mengandalkan pengobatan dengan sistim pengobatan tradisional dengan bahan dasar herbal berupa akar, daun dan batang tumbuh-tumbuhan.

Untuk membuka lapangan pekerjaan bagi warga Kota Bima, DR. Iqbal selalu pengelola sedang mencari karyawan dan karyawati.sebanyak 5 orang.

Karyawan menurutnya untuk pemasaran prodak Herbal Sirinawa Assyifah.

“Ada 20 produk yang di tawarkan dengan gaji memuaskan tergantung penjualan dan kerajinan bebas umur dan tanpa ijazah” ujar DR. Iqbal

Menurutnya Gaji ada varian seperti gaji harian, gaji mingguan, gajian persetengah bulan, gaji bulanan.

“Ada bonus, Ada insentif perusahan bagi penjualannya paling banyak dalam 1 bulan.dan ada jg target perusahaan sehingga bisa mencapai 5 juta dalam sebulan” ujar DR. Iqbal.

Untuk para peminat bisa hubungi Nomor Telpon : 082293899996 depan Masjid Annur Rabadompu Timur dan hubungi langsung Direktur Sirinawa Assyifah DR. H. Iqbal Maulana, S. Ag, MBA. (***)

Curi Amplifier dan Speaker, 2 Pemuda Asal Desa Tenga di Tangkap Polisi

Bimantika.net Tim Puma Kepolisian Resor Bima kembali berhasil mengungkap dan membekuk Dua terduga pelaku pencurian yang meresahkan Warga Desa Tenga Kecamatan Woha Kabupaten Bima 25/2 Sekitar Pukul 00.30 wita.

Penangkapn kedua pelaku Yang masing- masing berinisial CP alias Caca (L/20) dan AS alias An (L/22) Berdasarkan STR KRYD Nomor :ST/179/II/RES.1.24/2022 , pada tanggal 25 – 02 – 2022.Laporan Polisi Nomor : LP / B / 90 / II / SPKT / SEK WOHA / RES. BIMA / POLDA NTB.

“Keduanya merupakan warga Desa Tenga Kecamatan Woha Kabupaten Bima” Ungkap Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko SIK, dalam Keterangan persnya dirilis Kasi Humas Iptu Adib Widayaka.

“Sementara kejadian yang merugikan M. Imam Firdaus (L/30)Juga merupakan warga Desa Tenga Terjadi Selasa (07/12/21) hampir Tiga bulan “kata Adib.

Awalnya terduga pelaku CP Alias Caca dan AS Alias An ini, sebelum melakukan Aksinya terlebih dahulu menenggak Minimum keras di Depan Masjid Desa Tenga

Setelah itu CP Alias Caca mengajak pelaku AS Alias An mencuri di Kantor Desa Tenga kedua pelaku tersebut masuk pada saat itu Kantor Desa dalam keadaan tertutup dan tidak di kunci.

Kemudian kedua pelaku yang masih dalam keadaan Mabuk itu masuk ke ruangan Sekertaris Desa Tenga ,

“Melihat Amplifier dan Speaker Aktif yang di simpan di atas Meja, keduanya pun mengambil kedua Barang tersebut” Jelas Adib.

Adib membeberkan bahwa CP Alias Caca membawa Speaker Aktif sementara rekanya AS mengambil dan a memikul Amplifier.

Kemudian Korban Yang juga merupakan Staf Desa setempat, sekitar pukul 08.00 Wita datang kekantor Desa untuk beraktivitas namum korban kaget dan sudah tidak melihat barang berupa 1 unit Ampli dan 1 Unit Speaker Aktif.

“Akibat Kejadian tersebut korban merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersebut Ke SPKT Polres Bima” bebernya.

Tim puma yang mendapatkan laporan tersebut langsung melakukan penyelidikan keberadaan Terduga pelaku bersama rekanya serta keberadaan Barang Bukti.

Tim dibawah Kendali Ketua Tim puma Aiptu Gatot Wahyudin, SH mendapatkan informasi Bahwa Barang Bukti hasil curian kedua pelaku sudah dijual kepada HN (P) Warga Desa Tangga.

Tim pun bergerak dan langsung menyita barang Bukti BB tersebut.

Setelah Hampir Tiga Bulan tim puma dan Intel Mob Detasemen C Kompi 1 Mengendus persembunyian kedua dan berhasil Membekuk Kedua terduga tepatnya dirumah salah satu warga Desa Tangga (25/2)

Saat ditangkap para Terduga tidak melakukan perlawanan dan langsung digiring menuju Mapolres Bima Guna proses Hukum lebih lanjut Tutup Adib. (***)

Kapolres Bima Dampingi 3 PJU Polda NTB, Pantau Vaksinasi di Monta.

Bimantika.net PJU Polda NTB, yang terdiri dari Dir Reskrimsus, Kombes Pol I.G.P.G Ekawana P., S.I.K, Kabid Propam, Kombes Pol Awan Hariono, S.I.K. SH. MH, dan Kabiddokkes, Kombes Pol dr. Komang Tresna, mengunjungi Desa Sakuru Kecamatan Monta Kabupaten Bima, Jum’at (25/2/22) Pukul 14.30 Wita.

Kunjungan tersebut dalam rangka meninjau langsung pelaksanaan kegiatan Vaksinasi Covid-19 dengan sasaran kelompok Usia Anak, 6 sampai 11 tahun, Remaja, Dewasa, Pra Lansia dan Lansia di Kecamatan Monta, khususnya Desa Sakuru.

Nampak mendampingi ketiga PJU Polda NTB tersebut, Kapolres Bima, AKBP Heru Sasongko, S.I.K, Dandim 1608/Bima, Letkol Inf. Muhammad Zia Ulhaq, S.Sos, Kabag Ops Polres Bima, Kompol Herman, SH. Danramil 1608-07 Monta, Kapten Kav. Sukahar, Kapolsek Monta, AKP Takim.

Tak ketinggalan, Bupati Bima, Hj. Indah Dhamayanti Putri, SE, Camat Monta Drs. Nurdin, Kepala Puskesmas Monta, dr. Hj. Wahyuni, dan Kepala Desa Sakuru, Muh. Suharto, S.Pd.

Disampaikan Kasi Humas Polres Bima, Iptu Adib Widayaka, kegiatan vaksinasi di Desa Sakuru ini menjadi lebih meriah dengan diadakannya pengundian dan pembagian door prize bagi warga beruntung yang telah divaksin, Berupa 1 unit Kulkas, dan lainnya.

Sementara itu, Bupati Bima dalam penyampaiannya, mengajak semua elemen masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Vaksinasi, khususnya di Kabupaten Bima.

“Mari kita dukung bersama, agar ‘Dana Mbojo’ bisa terhindar dari Covid-19,” ujar Bupati dikutip Adib.

Selain itu Bupati juga meminta masyarakat untuk saling mengajak melaksanakan vaksin terutama yang sudah vaksin pertama agar melakukan vaksin kedua, serta menghimbau orang tua ataupun wali murid agar mengijinkan putra-putrinya yang masih duduk di bangku SD untuk divaksin.

Menutup penyampaiannya, Bupati, mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Camat, Kapolsek, Danramil, Tenaga Kesehatan dan kepala Desa yang kata dia, sudah bersusah payah untuk mengajak dan memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk melakukan vaksinasi.

“Terima kasih kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas dan Tim Nakes yang tetap semangat tidak mengenal lelah.” Tutup Bupati.(***)

Nahyar : “Walikota HML Sumbang Pribadi 10 Juta Kegiatan Haflah Al Qur’an”

Bimantika.net Jum’at Malam 25 Pebruari 2022, Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) bersilaturrahim dengan sejumlah Tokoh Agama, LPM, RT dan RW Kelurahan Jatibaru Barat Kecamatan Asakota Kota Bima.

Lurah Jatibaru Barat, Nahyar Munkar, S. PdI menyebutkan bahwa dirinya dan sejumlah tokoh Kelurahan Jatibaru Barat
Bertandang ke kediaman Walikota HML dalam rangka silaturahmi dengan beliau.

“Alhamdulilllah bersama Tokoh Kelurahan Jatibaru Barat LPM, Ketua RT RW Karang Taruna dan sejumlah tokoh muda Alhamdulillah respek Pak Wali Aji Lutfi terhadap Masyarakat sangat antusias dengan banyaknya kesibukannya menerima kami silaturrahim penuh kekeluargaan” ungkap Nahyar.

Nahyar pun ucapkan rasa terima kasihnya pada Walikota HML dan mendoakannya semoga sehat selalu dalam Memimpin Kota Bima yang kita cintai.

Nahyar pun berterimakasih atas silaturrahim dengan Walikota HML sehingga warga bisa menyampaikan segala apa yang menjadi kehendak rakyat arus bawah.

Warga pun menyampaikan yang menjadi hajat warga yang di sampaikan di respon baik secara langsung oleh Walikota HML.

“Dua agenda besar Warga kami adalah Pengaspalan jalan mulai Sapaga hingga Rasa Lewi dan insya Allah di respon sangat positif oleh Pak Wali Aji Lutfi yang akan dikerjakan tahun 2023” ungkap Nahyar.

Yang kedua Agenda jangka pendek adalah para Pejuang dan pegiat Penghafal Al Qur’an Akan mengadakan Haflah Al Qur’an tingkat Kelurahan Jatibaru dan akan Menghadirkan Qori internasional Nasional semoga juga suasana Covid-19 ini perlahan Surut insya Allah akan di selenggarakan Maret 2022 ini.

“Alhamdulillah Dalam kegiatan Haflah Al Qur’an itu Pak Walikota Aji Lutfi sumbang pribadi 10 Juta dalam kegiatan itu” ungkap Nahyar. (***)