Bimantika.net _Hampir seluruh wilayah Kota Bima terjadi tiupan angin kencang yang menyebabkan bencana seperti banyaknya pohon tumbang.
Pada pukul 15.00 -16.04 Wita terjadi hujan dengan intensitas Lebat disertai angin kencang disebagian besar wilayah Kota Bima yang menyebabkan pohon tumbang dan kerusakan atap rumah warga dan mesjid dibeberapa wilayah.
BPBD Kota Bima melakukan pendataan sementara akibat angin kencang itu antara lain :
1 Unit rumah di Kelurahan Jatiwangi (depan rumah sakit kota bima), 1 Unit rumah di Kelurahan Rite, 4 Unit Rumah di Kelurahan Matakando, 1 Unit Mesjid di Kelurahan Lewirato, 1 buah tiang listrik di Kelurahan matakando yang menutupi badan jalan, 1 Pohon tumbang di Jl. Datuk Dibanta Tato Jatiwangi menghalangi akses jalan, 1 Pohon di depan rumah sakit Kota Bima, 1 Pohon patah menimpa atap rumah warga di Kelurahan Monggonao, 1 pohon tumbang di Kelurahan Mande.
Upaya yang dilakukan oleh BPBD Kota Bima:
Melakukan assesment dilokasi bencana
Koordinasi dengan dinas terkait
Memberikan bantuan tanggap darurat
Membuka akses jalan
Demikian laporan sementara kejadian angin kencang dari BPBD Kota Bima.
Tim BPBD Kota Bima
Nazamuddin, S.Sos
Mirafuddin, SE
Syahrun, S.Sos
Saifunuha, S. Sos
Irfandiansyah
Junaidin
Suherman
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Bima, Nazamuddin, S. Sos yang di wawancara langsung media online Bimantika Sabtu Malam 9 April 2022 menyebutkan bahwa atas Perintah Langsung Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML), BPBD bergerak cepat dalam memberikan layanan dan bantuan Kedaruratan.
“Akibat angin kencang itu, seputar jalan Gatot Soebroto dan Gajah Mada banyak pohon tumbang dan mengakibatkan jaringan listrik padam” ujar Krisna Sapaan Akrabnya. (***)
Bimantika.net _Dalam waktu empat samapi lima hari ini sejak Puasa hari pertama, Keadaan lampu listrik di Kota Bima mengalami Gangguan.
Bahkan di saat jam tertentu Lampu padam secara tiba-tiba.
“Pernah Kita masak untu Buka puasa tiba-tiba lampu mati tanpa aba-aba” ujar salah seorang ibu di kelurahan naE Kecamatan RasanaE Barat Kota Bima.
Kejadian berulang-ulang kali mati lampu tanpa memberi aba-aba ini kerap membuat pelanggan PLN mencaci makil PLN cabang Bima mulai dari kata sindiran halus hingga cacian dan makian.
Salah seorang ibu Rumah Tangga di Kelurahan Sadia Kecamatan Mpunda Kota Bima menyesalkan pelayanan PLN yang tidak maksimal di saat bulan suci Ramadhan.
“Hampir tiap hari mati lampu dan hari ini lagi-lagi mati lampu sehingga sangking lamanya mati lampu sampai-sampai tidak masak untuk Buka” ujar nya.
Hari ini sabtu 9 April 2022 listrik di Wilayah Kota Bima hasil pantauan media Bimantika mengalami pemadaman yang merata.
“Sudah tiga jam dari sekarang belum juga nyala listriknya, emang ada apa PLN ini” ujar Warga penuh Kesal. (***)
JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani turut bangga atas atas penghargaan sertifikat Excellence in Design for Greater Efficiencies (EDGE) kepada Masjid Istiqlal.
Terlebih, masjid kebanggaan masyarakat Indonesia tersebut menjadi yang pertama di dunia sebagai rumah ibadah dengan bangunan ramah lingkungan atau green building.
“Ini sungguh menjadi kebanggaan kita masyarakat Indonesia,” kata Puan Maharani, Sabtu (9/4/2022).
Puan mengatakan, pada November tahun 2020 lalu ia sempat meninjau langsung renovasi Masjid Istiqlal. Ia sangat terkesan karena mendapati dua azan, maghrib dan isya disana.
Puan bercerita, waktu itu, setelah sholat Maghrib ia bersama Imam Besar Masjid Istiqlal KH Prof Nasaruddin Umar mengelilingi area Istiqlal.
Ia pun sangat terkesan dengan hasil renovasi terhadap masjid yang diinisiasi oleh Bung Karno itu.
“Dari sisi bangunan serta renovasinya tidak hanya bagus, tetapi memang memenuhi standar sebagai green building,” katanya.
Seperti diketahui, penghargaan sertifikat EDGE diberikan International Finance Corporation melalui Country Manager IFC untuk Indonesia dan Timor-Leste, Azam Khan pada Rabu (6/04/2022), dan diterima langsung oleh Imam Besar Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar.
EDGE merupakan standar bangunan hijau dan sistem sertifikasi untuk membantu profesional dan para pelaku bangunan gedung dalam mewujudkan bangunan hijau dengan konsep ramah lingkungan yang terbukti menurunkan jejak karbon secara signifikan.
Ide Soekarno
Pembangunan awal Masjid Istiqlal tercetus atas ide Presiden Soekarno, yang tak lain adalah kakek Puan Maharani.
Menurut Soekarno, ide awal pembangunan Masjid Istiqlal sebenarnya muncul tahun 1944 dalam pertemuan sejumlah ulama, pimpinan organisasi, dan tokoh-tokoh Islam di kediamannya yang berada di Pegangsaan Timur.
Ulama dan tokoh-tokoh Islam tersebut menginginkan dibangun sebuah masjid agung di kota Jakarta yang sudah lama diinginkan umat Islam.
“Kawan-kawan yang berkumpul di situ menghendaki agar supaya pekerjaan ini lekas dimulai,” ucap Soekarno, seperti dikutip dari buku Solichin Salam berjudul “Masjid Istiqlal Sebuah Monumen Kemerdekaan”.
Kepada para ulama, Soekarno lantas menanyakan soal biaya yang sudah disiapkan untuk membangun Masjid Istiqlal. Para ulama dan tokoh-tokoh tersebut mengatakan bisa menjamin pendanaan Rp 500.000 dari dari hasil patungan.
Soekarno merasa uang tersebut tidak cukup. Sebab ia ingin agar Masjid Istiqlal dibangun secara megah dan kokoh.
“Saya berkata hoooh, itu uang lima ratus ribu rupiah, setengah juta, bukan apa-apa, tidak cukup, jauh tidak cukup,” kata Soekarno.
Para ulama dan tokoh Islam saat itu sempat berusaha meyakinkan Soekarno bahwa dana yang sudah disiapkan cukup. Sebab, banyak Umat Islam juga siap untuk menyumbang kayu, bahan bangunan, kapur dan genteng.
Mendengar kata “kayu” dan “genteng”, Soekarno semakin teguh untuk menunda pembangunan masjid agung.
Presiden pertama Indonesia itu lantas meminta para ulama untuk bersabar. Soekarno menjelaskan keinginannya agar Masjid Istiqlal dibangun dengan tujuan agar bisa bertahan dalam waktu lama.
“Marilah kita membuat masjid Jami’ yang bisa tahan seribu tahun, dan marilah kita, agar supaya kita mendirikan masjid Jami’ yang tahan seribu tahun itu, janganlah berpikir dalam istilah kayu dan istilah genteng,” kata Soekarno.
“Jikalau kita membuatnya sekadar dengan genteng, sekadar dengan kayu, dalam tempo seratus-dua ratus tahun sudah lapuk, sudah rubuh,” paparnya.
Akhirnya setelah pemerintah mempunyai cukup dana, pembangunan Masjid Istiqlal dimulai. Pemancangan tiang pertama dilakukan tanggal 24 Agustus 1961.
Saat pemancangan tiang pertama itu Soekarno menyampaikan harapannya bahwa Masjid Istiqlal akan menjadi salah satu masjid terbesar di Asia Tenggara.
“Sudah nyata jikalau sudah jadi, masjid ini adalah masjid yang terbesar di seluruh Asia Tenggara, tetapi mungkin sekali dia adalah yang terbesar di seluruh dunia, lebih besar daripada masjid di Istanbul atau di Kairo saudara-saudara,” tegas Proklamator Kemerdekaan Indonesia tersebut.(***//AH//kontributor Bimantika Wilayah Jakarta)
Bimantika.net _Dihadapan jamaah Shalat taraweh yang merupakan masyarakat Kecamatan Sape dan jajaran ASN Pemerintah kabupaten Bima yang hadir pada Masjid Besar Al Munawwarah Sape, Jumat (8/4) Bupati Bima Hj. Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) yang didampingi Wakil Bupati Drs.H Dahlan M Noer mengingatkan para jamaah untuk menunaikan pembayaran zakat Fitrah sebagai kewajiban umat muslim di seluruh dunia.
Terkait masalah zakat ini, mari ingatkan diri kita masing-masing agar memenuhi zakat karena didalamnya ada hak orang lain yang harus dipenuhi dan pada saat yang sama kita membersihkan diri dengan berzakat.
Serta tentu saja semoga dapat menjadi berkah kebahagiaan bagi saudara-saudara yang kurang beruntung. Kepada para amil zakat agar bertugas dengan tulus dan ikhlas dan setiap tahun mampu meningkatkan sumber-sumber penerimaan zakat.
Disamping itu diharapkan agar pada Ramadhan tahun ini mampu mengoptimalkan pemasukan Zakat Fitrah.
“Sape merupakan salah satu kecamatan terbesar dengan jumlah penduduk yang relatif besar. Secara khusus Bupati juga mengingatkan para ASN untuk menunaikan kewajiban membayar zakat. Oleh karena itu diharapkan mampu memberikan sumbangsih yang besar pula dari sisi penerimaan zakat ini”. Tandas Bupati
Bupati Bima juga memanfaatkan kesempatan Safari Ramadhan tersebut untuk menyampaikan pesan berkaitan dengan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di kabupaten Bima.
Ada lima desa di Kecamatan Sape yang saat ini tengah melaksanakan tahapan Pilkades dan kita berharap semua tahapan berjalan baik, tercipta suasana kondusif dan masyarakat harus pintar memilih pemimpin yang bisa membawa nama baik desa masing-masing.
“Saya mengajak semua elemen masyarakat untuk sama-sama berdoa agar kiranya pesta demokrasi tingkat desa tersebut berjalan daman dan melahirkan pemimpin yang akan membawa kebaikan dalam masyarakat”. Harap Bupati.
Menutup Sambutannya, Bupati Bima mengajak seluruh masyarakat untuk berdoa serta menjaga daerah agar terhindar dan dijauhkan dari musibah, bala bencana dan mendoakan sesama muslim di dunia yang tidak beruntung agar diberikan rahmat.
“Semoga segala perbuatan, amal dan ibadah, serta nikmat puasa menjadi berkah untuk kita semua.” Tutup Bupati.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati Drs.H. Dahlan M. Noer menyerahkan paket kitab Suci Al-Quran kepada pengurus masjid Besar Al-Munawwarah. Selanjutnya usai melaksanakan Sholat Isya dan Tarawih berjamaah, Bupati dan Wakil Bupati Bima, didampingi Camat Sape Muhammad Akbar SP M.Si meninjau Perpustakaan Masjid Besar Al Munawwarah yang sedang dalam proses pembangunan. (***)
Bimantika.net _Setelah sehari sebelumnya melakukan Shalat Tarawih bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Bima di Masjid Agung di Godo-Woha,
Rangkaian kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kabupaten Bima Jumat (8/4) bertepatan dengan tanggal Ramadhan yang dihadiri Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) Wakil Bupati Drs.H Dahlan M Noer beserta para pejabat teras berlangsung di Masjid Besar Al-Munawwarah Desa Naru Barat Kecamatan Sape.
Dihadapan Camat Sape Muhammad Akbar S.P, M.Si, Muspika, Alim Ulama, para Kades Se- Kecamatan Sape dan para jamaah shalat taraweh Bupati menyampaikan terima kasih atas partisipasi masyarakat Sape mengikuti vaksinasi Dosis 1 dan Dosis 2 sehingga tercapai target.
“Ucapan rasa syukur Alhamdulillah, tahun ini Bupati dan Wakil Bupati bisa kembali bertemu dan bersilaturahmi di Bulan Suci Ramadhan yang penuh berkah ini. Kegiatan ibadah di bulan Ramadhan dapat kembali dilaksanakan secara normal karena pencapaian vaksinasi di Kabupaten Bima sudah mencapai target lebih dari 80 persen”. Ungkap Bupati.
Berkaitan dengan kegiatan pemerintahan, pada kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan apresiasi atas dukungan elemen masyarakat dalam penyelenggaraan kegiatan pembangunan dan sosial kemasyarakatan.
“Terima kasih atas dukungan masyarakat hingga periode kedua memimpin Dana Mbojo tetap diberikan kekuatan dan kesehatan untuk mengisi kepemimpinan”. Imbuh Bupati yang didampingi Wabup H. Dahlan.
Sebelumnya, Kepala Bagian Kesra Setda kabupaten Bima H. Zubair S.Ag yang memberikan tausiah Ramadhan sebelum shalat Taraweh mengingatkan pentingnya ketaatan kepada Allah SWT dengan memaparkan kisah seorang Baduy yang secara khusus mendapatkan penghargaan dari Rasulullah
Terkait pertanyaan tentang amalan yang memungkinkan seorang hamba Allah SWT dekat dengan surga dan masuk kedalamnya dan amalan yang membuat jauh dari neraka dengan segala kemungkinannya.
“Jika ingin masuk surga dan jauh dari neraka, hendaklah menyembah Allah, tekun beribadah dan jangan pernah menyekutukan-Nya dengan apapun. Karena ketika seorang hamba mengabdi hanya kepada Allah SWT, maka dengan sendirinya yang lain akan ditepis”. Urai Zubair. (***)
Bimantika.net _Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Non Formal dan Informal (PNFI) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima Zainuddin, S. Pd menyebutkan atas arahan Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) akan memajukan dunia Pendidikan Kota Bima, pada hari Jum’at 8 April 2022 menggelar rapat koordinasi dengan seluruh kepala seksi (Kasi).
“Insya Allah saya selaku Kepala Bidang PNFI akan bekerja maksimal sesuai arahan pak Walikota Bima dalam memajukan dunia pendidikan, tentu dengan kerjasama yang baik dengan para Kepala seksi dan staf PNFI” ungkap Zain sapaan akrabnya.
Zain berharap pada seluruh staffnya agar senantiasa bekerja maksimal dan Mengajak seluruh staf di PNFI untuk bekerja sesuai tupoksi masing-masing.
“Dan saya tegaskan untuk tidak Memeberi ruang pada Lembaga apapun dan milik siapapun untuk merongrong kewibawaan kita, Karena. Kedepan kita akan lebih berat. Maka rapikan dokumen kerja masing masing” demikian tegas Zain pada seluruh staf PNFI.
Zain menegaskan pula bahwa antara dirinya selaku Kabid dan Kasi serta staff adalah satu kesatuan utuh dalam sebuah tekad untuk memajukan Dunia Pendidikan. “Kepala seksi dan staf adalah parner kerja saya” ungkap Zain.
Masih menurut Zain bahwa Dinas dipastikan harus dapat memanfaatkan fungsi kontrol. Dimana harus memastikan terlaksanakan 8 standar pendidikan dapat terlaksana dengan baik.
Maka menurut Zain harus pro aktif kepala seksi (Kasi) sarana untuk melihat Kebutuhan fasilitas layanan yang ada.
Serta memastikan fasilitas layanan tersebut layak bagi masyarakat warga belajar.
Kepada Kasi kurikulum, Zain mengarahkan agar Memastikan mutu dan layanan mutu kurikulum apakah lembaga menggunakan sesuai arahan terbaru atau masih menggunakan kurikulum lama.
Sehingga jangan sampai standar mutu lulusan pendidikan non formal kota bima jauh dari Standar.
Kepada Kasi PTK Zain berharap agar di pastikan pembinaan berkaitan dengan layanan bagi tenaga pendidik agar mereka lebih bisa meningkatkan kompetensi diri.
Sehingga anak anak bisa Mendapatkan inovasi pembelajaran dari guru yang bermutu.
Kepada Penilik, Zain berharap dan Sangat diharapkan untuk menjadi corong pemerintah di tingkat Kota Bima.
Yaitu penjamin dan pengawas terlaksananya layanan pendidikan di masyarakat Dengan baik.
“Di pastikan bahwa ada warga belajar yang berkunjung di lembaga” demikian Ujarnya.
Dari seluruh rangkaian rapat itu menurut Zain semata-mata adalah melaksanakan arahan langsung dari Walikota Bika H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dalam cita-cita luhurnya memajukan dunia Pendidikan Kota Bima. (***)
Bimantika.net _Sumbangsih Bhayangkari atau organisasi Isteri polisi patut diacungi jempol terlebih di bulan Suci Ramdhan dan pandemi Covid 19 Yang merundung masyarakat di wilayah kabupaten Bima.
Peran serta Bhayangkari yang lahir sejak 17 Agustus 1949 di Jogjakarta ini terlihat nyata dalam meringankan akan beban masyarakat akan kemendesakan sandang dan pangan, kesehatan, serta mengedukasi sekaligus memotivasi masyarakat.
Bhayangkari cabang Bima Sendiri yang di Nahkodai oleh Ny.Dessy Sasongko tidak pernah alpa menggelar kegiatan sosial bagi masyarakat di kabupaten Bima.
Ny. Heru Sasongko bersilaturahmi dengan Anak Pantai asuhan Al-Hidayah di Desa Talabiu dan Santri-Santriwati Pondok Pesantren Al-Wafa yang terletak di Desa dadibou kecamatan Woha Kabupaten Bima Jum,at (08/04/22).Sore kemarin.
Dalam kunjungan kerjanya Ibu Dua orang anak ini juga membagikan Takjil bagi anak anak pantai Asuhan dan Santri-Santriwati Ponpes Al-Wafa untuk berbuka Puasa Ujar kasi Humas Polres Bima Iptu Adib Widayaka dalam rilisanya.
Selain itu Ketua Bhayangkari Cabang Bima ini juga menyerahkan santunan dari Kapolda NTB Irjen pol Drs Djoko Poerwanto kepada pimpinan ponpes Al-Wafa Ustadz Khairudin Spdi.
Ny.Dessi Heru Sasongko juga Mengatakan kepada Para santri- santriwati agar tekun belajar sehingga dapat mencapai Cita-cita yang di inginkan dan tetap mematuhi protocol kesehatan guna menekan laju penyebaran Virus Covid-19.
Sementara itu Pimpinan Ponpes Al-Wafa Ustadz Khairudin Spdi menyampaikan rasa terima kasih kepada Ketua Bhayangkari Cabang Bima dan Kapolda NTB Irjen pol Drs Djoko Poerwanto yang telah meluangkan waktu dan tenaga serta menyisihkan sebagian Rezekinya untuk Santri dan santriwatinya.
“Semoga ini semua mendapat ganjaran pahala dan selalu diberikan kemudahan oleh SWT dalam menjalankan tugas sebagai Pelayan, pengayom dan pelindung Masyarakat” ujar Khairudin.
Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pukul 18.30 wita berjalan aman dan lancar Tutup Adib. (***)
Bimantika.net _Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima, Humaidin, S. Pd., M. Pd selama lebih kurang empat (4) hari mengikuti kegiatan urgen dalam menata Dunia Pendidikan di The Sunan Hotel Solo.
“Alhamdulillah Kegiatan itu berakhir hari ini Jum’at 8 April 2022 dan besok kembali ke Kota Bima” ungkap Humaidin saat di konfirmasi media online Bimantika Jum’at malam (8/4/2022).
Menurut Humaidin bahwa kegiatan yang diikutinya adalah Koordinasi teknis dengan direktorat sekolah Dasar tentang Implementasi paradigma baru tata kelola sekolah Dasar.
“Kita ikuti Koordinasi teknis dengan direktorat sekolah Dasar tentang Implementasi paradigma baru tata kelola sekolah Dasar” jelasnya.
Masih menurut Humaidin bahwa beberapa pointer penting dalam kegiatan yang di diikutinya tersebut.
Adapun kegiatan nya adalah Optimalisasi dana bos dalam peningkatan mutu pendidikan dan evaluasi pelaksanaan pembelajaran dana bos.
Selain itu menurut Humaidin adalah Evaluasi dak 2021, pelaksanaan dak 2022 dan perencanaan dak 2023
Serta Pelaksanaan DAK fisik 2022 melalui mekanisme swakelola
Masih menurut Humaidin urgensi kegiatan itu juga adalah Digitalisasi pendidikan terkait literasi digital dan pemanfaatan akun belajar.
Dan yang tidak kalah pentingnya adalah Perencanaan berbasiskan data, Program kemitraan dan praktik baik kemitraan Serta Kurikulum merdeka belajar.
Ini tentu satu Visi dengan Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dalam memajukan dunia Pendidikan di Kota Bima.
“Kegiatan yang saya ikuti selama empat hari di Solo, satu Visi dengan Pak Walikota Bima HM. Lutfi yang betul-betul memberikan warning kepada kami untuk memajukan dunia Pendidikan Kota Bima” demikian ungkap Humaidin. (***)
Bimantika.net _Hati-hatilah menyebar berita bohong atau Hoax di berbagi media sosial seperti Facebook dal lainnya.
Atas apa yang kita unggah di akun Facebook kita, kalau iti tidak benar mak akan berurusan dengn Hukum dan UU iTE.
Ketua Koperasi Serba Usaha (KSU) Rinjani Sri Sudarjo resmi ditahan Polda NTB dalam kasus dugaan penyebaran informasi hoaks yang menimbulkan keresahan masyarakat, Jumat, 8 April 2022.
Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol Artanto, mengatakan pelaku telah ditahan. Dalam waktu dekat akan dilimpahkan ke Kejaksaan.
“Betul hari ini yang bersangkutan ditahan oleh Polda NTB. Rencana dalam waktu dekat segera dilaksanakan tahap II oleh penyidik ke Kejaksaan,” ujarnya.
Sebelumnya, pada 14 Februari 2022, Sri Sudarjo ditetapkan tersangka oleh Penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda NTB. Dia ditetapkan tersangka karena menyebarkan video melalui kanal YouTube berisi hoaks pemerintah menyembunyikan dana PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) dan menggagalkan program pemerintah tentang bantuan 3 ekor sapi untuk satu anggota KSU Rinjani dengan anggaran Rp 100.000.0000.
Padahal justru kenyataannya program pemerintah tentang bantuan 3 ekor sapi untuk satu anggota KSU Rinjani dengan anggaran Rp 100.000.0000 memang tidak ada dalam anggaran pemerintahn daerah atau pemerintah pusat.
“Dia terkait dengan hoax dana PEN,” tandas Artanto.
“Dalam waktu dekat akan diserahkan ke kejaksaan (tahap 2). Pelaksanaannya dikoordinasikan dengan JPU,” ujarnya.
Tersangka dijerat pasal 28 ayat 2 dan pasal 27 ayat 3 Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).
Tuntutan Lain
Selain kasus hoaks dana PEN, Sri Sudarjo juga berpotensi terjerat kasus lainnya seperti penipuan terhadap nasabah koperasi dengan menarik iuran untuk program tersebut.
Namun Polda NTB masih fokus pada kasus hoaks tersebut untuk dilimpahkan ke Kejaksaan.
“Kita fokus melaksanakan tahap II dalam waktu dekat. Itu (kasus berbeda) lain lagi, step by step,” ujar Artanto. (***)
Bimantika.net _Kepala Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Kapolda NTB) Irjen Pol Djoko Poerwanto menegaskan, pelaku industri harus menggunakan BBM non Subsidi, mengingat trend meningkatnya penggunaan BBM saat bulan Ramadhan dan jelang lebaran.
“Polda NTB akan menindak tegas pelaku Industri yang menggunakan BBM bersubsidi,” kata Irjen Pol Djoko, usai mengikuti vicon dengan Kapolri serta Menteri BUMN RI Bersama Dirut Pertamina, di Ruang Vicon Presisi Polda NTB, Jumat (8/4/2022).
Untuk memastikan BBM di NTB tepat sasaran, Kapolda NTB telah memerintahkan Satgas Migas untuk membangun komunikasi yang intens dengan Pertamina Ampenan guna mengawal dan memonitoring BBM di NTB.
“Satgas Migas kami, akan selalu berkoordinasi dengan Pertamina Ampenan guna memonitor pendistribusian dan kawal BBM di NTB,” jelasnya.
Sementara ini, stok BBM pada Bulan Ramadhan hingga Idul Fitri relatif aman, Kendati demikian, Polda NTB akan melakukan tindakan tegas bagi pelaku industri atau oknum yang menyelewengkan BBM bersubsidi.
“tadi kita sudah melakukan vicon dengan Kapolri bersama Menteri BUMN RI dan Dirut Pertamina dengan agenda Antisipasi Ketersediaan stok BBM,” ungkapnya.
Lebih jauh Sales Branch Manager Pertamina Ampenan Adamilyara Aqil memastikan stok BBM di NTB sampai Lebaran relatif aman.
Namun Aqil panggilan akrabnya, berharap semua pihak turut mengawal penggunaan BBM di Nusa Tenggara Barat, agar tepat sasaran dan tidak disalahgunakan.
Selain itu, pihaknya juga telah membentuk satgas Migas untuk memantau pemenuhan kebutuhan BBM di Nusa Tenggara Barat.
“Insya Allah pasokan BBM di Nusa Tenggara Barat akan aman hingga lebaran nanti,” jelasnya.
Dijelaskan, semua jenis BBM di Nusa Tenggara Barat masih aman, tinggal bagaimana pengawalannya saja.
“kami berharap semua Stakeholder baik Pemerintah maupun TNI Polri untuk ikut serta mengawal dan mengawasi BBM di Nusa Tenggara Barat agar penggunaanya lebih tepat sasaran,” terang Aqil.
Dia juga menghimbau agar masyarakat dapat menggunakan BBM Berkualitas tinggi seperti Pertamax, Pertamax Turbo, Dexlite dan Pertamina Dex agar kondisi mesin tetap terjaga dan pembakaran lebih efisien. (***)