Dosen STT Bima : Soal Laut Wadumbolo Fenomena Alam “Upwelling”

Bimantika.net Hari ini Rabu 27 April 2022 warga Kota Bima khususnya areal PT. Pertamina Bima di kagetkan dengan adanya tumpahan minyak di pinggir laut di seputaran laut depan kantor PT. Pertamina Bima.

Ada banyak pihak dari kalangan masyarakat menilai bahwa itu adalah tumpahan minyak dan solar maupun limbah PT. Pertamina.

Namun pandangan dan analisa kebanyakan yang melihat secara langsung kejadiannya terbantahkan oleh teori tentang Fenomena Alam.

Dosen Lingkungan Hidup STT Bima, A. Haris Dinata, M. Si menyebutkan bahwa itu adalah fenomena alam.

“Saya sudah langsung melihat dan menelaah Secara fisik tidak berminyak, tidak berbau minyak, tidak ada bercak-bercak minyak” ungkap Haris Dinata.

Haris Dinata yang juga Alumni Perencanaan Lingkungan Hidup Universitas Indonesia ini dengan melihat dan menelaah secara langsung adanya fenomena alam itu.

Ia menyebutkan bahwa
Di laut, dikenal adanya fenomena upwelling. Upwelling merupakan naiknya massa air di lapisan bawah (thermocline) ke permukaan.

Naiknya massa air dikarenakan adanya angin yang bergerak di atas perairan sehingga angin ini akan mendorong massa air di permukaan.

Semakin terdorongnya massa air di permukaan ini maka akan terjadi kekosongan sehingga kekosongan ini lah yang kemudian diisi oleh massa air yang berada di lapisan bawahnya.

Masih menurut Haris Dinata bahwa Oleh karena itu, ketika terjadinya upwelling dan lapisan thermocline naik, maka karakteristik perairan di permukaan pun akan berubah.

Masih menurut Haris Dinata Bahwa pasca Banjir bandang Kota Bima 2016 silam, seluruh material gunung dan sedimdentasi masuk semua ke teluk Bima. Dan ini adalah pemicu akan fenomena alam tersebut.

“Jika pada umumnya karakteristik perairan di permukaan memiliki suhu yang hangat, maka saat terjadi upwelling suhu permukaan laut akan lebih dingin (turun sekitar 2o C di daerah tropis) dari biasanya, salinitas juga bisa mencapai 34 ppt, perairan permukaan juga akan kaya dengan nutrien serta plankton-plankton” demikian ujar Hariss.

Haris menutup wawancaranya dengan menyebut bahwa Keberadaan plankton yang banyak ini juga menjadi faktor akan banyaknya ikan yang nantinya berkumpul di perairan ini. (***)

Koramil Rasanae Data BTPKLWN TNI Sasar PKL, Warung dan Nelayan

Bimantika.net – Program Bantuan Tunai Pedagang Kaki Lima Warung dan Nelayan (BTPKLWN) Pangan TNI akan segera dilakukan pencairan. Agar data terkumpul dengan cepat, Babinsa langsung kelapangan mendata calon penerima Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima, Warung dan Nelayan.

BTPKLWN (Pangan ) TNI khusus untuk Wilayah Koramil 1608-01/Rasanae ,Jajaran Babinsa di Koramil Rasanae Sudah melaksanakan Pendataan dan penginputan sesuai Aplikasinya, Seperti di Kelurahan Oi Fo’o dan Kelurahan Jatibaru Timur Kota Bima menjadi sasaran anggota Babinsa Koramil 1608-01/Rasanae Barat dan jajaran Kodim Bima Selasa (26/4/2022).

Letkol INF M.Zia Ulhaq, S.Sos melalui Kapten Seninot selaku Danramil Rasanae mengatakan bahwa pendataan dipercepat, selama Ramadhan jelang lebaran pendataan dilakukan, warga yang benar-benar layak mendapat bantuan yakni warga pedagang kaki lima, pedagang-pedagang kecil.

“Bantuan Tunai untuk Pedagang Kaki Lima, Warung dan Nelayan ini paling lambat Insha Allah sebelum Hari Raya Idul Fitri sudah tersalurkan dengan harapan warga segera membantu kami,” Imbuhnya

Pendataan BTPKLWN/BT Pangan TNI ini, dilakukan oleh personel Babinsa, bersama aparatur Pemerintah Kelurahan.

Untuk diwilayah Koramil Rasanae Warga yang berhak menerima bantuan sebanyak 4.000 pedagang Kaki lima, pedagang-pedagang kecil yang layak dibantu dengan mendapat Rp. 100.000 per orang/ dagang selama tiga (3) bulan jadi Total yang didapat Rp.300.000 ,” tutur Dandim Bima

Pesan Dandim 1608/Bima di harapkan Babinsa bersama Aparat Kelurahan yang membantu pendataan tidak melakukan Pungli terhadap Masyarakat Terkait BTPKLWN, kepada Babinsa dan Aparatur Kelurahan yang membantu pendataan saya ucapkan terimakasih serta Apresiasi karena bisa mensukseskan Program Pemerintah.” Tegasnya.

Warga Siti Maemunah Kelurahan Jatibaru Timur Kecamatan Jatibaru mengatakan usaha yang dilakukan sudah beberapa lama sehabis jualan keliling juga dibantu suami membuka warung gorengan.

“Sangat berharap bantuan segera cair dan bantuan tersebut untuk menambah modal usahanya agar bisa tetap bertahan,” harapnya

Ia juga mengucapkan terimakasih kepada TNI terutama kepada Babinsa karena terjun langsung ke lapangan untuk mendata kami pedagang kecil sebagai calon penerima bantuan. (***)

Polres Bima Kota Buka Puasa Bersama Wartawan, Kapolres Komitmen Beri Rasa Aman Pada Warga

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH dan Pimpinan Redaksi Media Online Bimantika Muhammad Arifudin, S. Sos

Bimantika.net Jajaran Polres Bima Kota hari ini Selasa 26 April 2022 menggelar buka puasa bersama jajaran Wartawan dari berbagai media online baik lokal regional maupun nasional.

Hadir dalam kegiatan Buka Puasa Bersama tersebut Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahiddin, S. Sos, Kabag Ops Kompol Nusra Nugraha, SH dan sejumlah personil Jajaran Polres Bima Kota.

Kegiatan Buka bersama berlangsung penuh familiar di depan rumah Dinas Wakapolres Bima Kota.

Usai Buka Puasa Bersama, jajaran Polres Bima Kota dan sejumlah Wartawan dari berbagi media menggelar Sholat Magrib bersama di Masjid Polres Bima Kota.

Kapolres Bima Kota AKBP Henry Novika Chandra, S.I.K., MH saat di wawancara langsung media online Bimantika menyebutkan komitmennya dalam memberikan rasa aman dan nyaman pada warga Kota Bima dan wilayah Hukum Polres Bima Kota.

“Untuk memberikan rasa aman dan nyaman pada warga secara utuh maka kita tidak akan pernah main-main dalam soal penindakan terhadap pelaku kriminalitas yang meresahkan secara meluas” demikian ujar Kapolres.

Kapolres menegaskan juga bahwa siapapun yang diindikasikan melakukan tindak kriminal yang meresahkan pihak polres Bima Kota akan tindak lanjut secara ketat.

“Sehingga kamipun akan melakukan proses penggalian data dan fakta secara mendalam mulai dari rencana hingga motif pelaku tindak kriminalitas” ujar nya dengan tegas. (***)

Resmikan Sambungan Air Bersih, Warga Gendayakan Doakan Puan Jadi Presiden

Bimantika.net Jawa Tengah – Ketua DPR RI Puan Maharani meresmikan proyek sambungan rumah air bersih di Desa Gendayakan, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri, Selasa (26/04). Selama puluhan tahun, warga Desa Gendayakan dan sekitarnya kesulitan air bersih.

Puan meresmikan pemasangan sambungan rumah (SR) air bersih untuk 506 rumah warga. Program penanganan krisis air bersih di Desa Gendayakan sudah menjadi skala prioritas sejak 2017.

“Kita butuh air untuk minum, kita butuh air untuk mandi. Kita butuh air untuk mencuci, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan kesehatan diri,” kata Puan di Desa Gendayakan.

“Karena itu ketika ada kabar bahwa Desa Gendayakan sempat puluhan tahun lamanya kesulitan mendapat air bersih, ini tidak boleh dibiarkan. Harus ada solusinya seperti pembangunan Sarana Air Bersih,” tambah Puan.

Puan Maharani menekankan komitmennya dalam mengawal ketersediaan air bersih di desa-desa seperti Desa Gendayakan. Ia berharap pembangunan Sarana Air Bersih di Desa Gendayakan bisa benar-benar memberi manfaat untuk warga. Sarana Air Bersih ini bisa terbangun karena gotong royong semua pihak baik dari Pemda, Perguruan Tinggi, dan warga.

“Walaupun kami ada di Pusat, tetapi DPR RI memantau betul kondisi-kondisi di Desa-Desa seperti Desa Gendayakan. Dengan adanya air bersih, diharapkan warga Desa Gendayakan tidak perlu lagi jalan jauh-jauh hanya untuk mendapatkan air, tidak perlu lagi hanya mengandalkan air tangki bantuan, tidak perlu lagi khawatir kalau tidak ada hujan turun,” kata Puan.

Pembangunan sambungan rumah air bersih di Desa Gendayakan, Kecamatan Paranggupito, Kabupaten Wonogiri menggunakan dana dari APBD Kabupaten Wonogiri. Pembangunan perpipaan sudah dimulai sejak 2018 hingga 2019. Namun, pembangunan terkendala pandemic Covid-19. Dan baru bisa dilanjutkan tahun 2022 serta diresmikan pada April ini oleh Puan Maharani.

Sebelum ada pembangunan perpipaan, warga desa Gendayakan harus membeli air dari mobil-mobil tanki. Bahkan, saat kekeringan, mereka kesusahan mendapat air. Krisis air ini bisa mereka rasakan selama 6 hingga 7 bulan.

Kondisi geografis Desa Gendayakan memang berbukit-bukit dan berbatu kapur. Setiap musim kemarau, hampir bisa dipastikan Desa Gendayakan menjadi langganan kekeringan dan krisis air bersih. Desa yang berada di Kecamatan Paranggupito ini terletak 68 kilometer dari Kota Wonogiri dan berada pada ketinggian 195 meter di atas permukaan laut. Wilayah Paranggupito masuk dalam gugus karst Pegunungan Sewu.

Kamti, warga Dusun Ngledok, Desa Gendayakan bercerita ia dan keluarga harus membuat bak penampungan untuk menampung air hujan selama musim penghujan. Biasanya musim penghujan baru terasa pada bulan Desember di Desa Gendayakan. Itupun tidak berlangsung lama.

“Bagi kami air itu seperti emas, sangat penting dan tidak ada duanya. Paling susah kalau butuh untuk memasak,” kata Kamti, Selasa (26/04).

Kamti bersyukur akhirnya proyek sambungan rumah air bersih di desanya diresmikan oleh Puan Maharani. Ia berharap program ini bisa benar-benar mempermudah warga Desa Gendayakan mendapatkan akses air.

“Terima kasih Ibu Puan saya doakan sehat selalu dan bisa menjadi Presiden kami,” tutup Kamti. (*)

Arahan Walikota HML Perketat Pengawasan, Azhari Tindaklanjut Riil Action dengan BPKP NTB

Bimantika.net Menindaklanjuti arahan Walikota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) soal pengawasan internal pemerintah Kota Bima, disikapi dengan “Riil Action” oleh Kepala Inspektorat Kota Bima.

Kepala Inspektorat Kota Bima, Drs. H. Azhari, M. Si yang di konfirmasi Media online Bimantika Selasa 26 April 2022 menyebutkan bahwa Walikota Bima HM. Lutfi memberikan arahan dan perintah untuk lakukan pengawasan internal pemerintah Kota Bima dengan ekstra Ketat.

“Output yang di harapkan oleh Pak Walikota HML Lutfi adalah Terciptanya Pemerintah Kota Bima yang good Governance” Ungkap Azhari.

Menindaklanjuti harapan dan arahan Walikota HM Lutfi, Azhari ungkapkan pihak Inspektorat Kota Bima 26 April 2022. ‘Silaturahmi inspektur dengan kepala perwakilan BPKP NTB.

Ada beberapa catatan penting dalam pertemuan tersebut yakni :

Segera di tindak lanjuti oleh para Inspektur se NTB untuk mendorong pembentukan Forum bersama berupa Rakowas intern Keuangan dan Pembangunan Daerah dengan tema “UMKM Tangguh, Ekonomi NTB Bertumbuh.

“Perlu adanya Sinergi Pengawasan Intern Mengawal Akselerasi Penggunaan Produk DN dan Produk UMKM dan Koperasi untuk mendukung Pertumbuhan Ekonomi di NTB” ungkap Azhari.

Rencananya digelar tanggal 12 Mei 2022, di Kantor Gubernur NTB dihadiri oleh seluruh Kepala Daerah dan Inspektur, rencananya akan diawali dengan pengukuhan pengurus DPW AAIPI NTB.

Hal urgen lainnya adalah pemberantasan korupsi mau tidak mau, suka tidak suka. Peran inspektorat menjadi harapan masyarakat dengan kapasitas dan kapabilitas yang di miliki di daerah.

“Oleh karna itu ada 3 hal yang dilakukan upaya pencegahan korupsi yang disampaikan kepala perwakilan NTB” ujarnya

Azhari menguraikan tiga hal tersebut Pertama’ Edukatif lakukan sosialisasi trs menerus kpd para pjbt sampaikan resiko bagi penyalahgunaan kewenangan. jadilah contoh bagi masyarakat .

Kedua, Prefentif lakukan evaluasi terhadap perencanaan dan penganggaran. Probility audit dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dan Ketiga adalah Reprensif tindak pelaku korupsi.

Atas arahan itu kata Azhari, Selanjutnya Ada 3 pilar pengawasan yang disampaikan tersebut yakni :

  1. GAVERNANCE proses tata kelola pemerintahan. Di lanjutkan jadi Good gavernace. Tata kelola pemerintahannyg baik
  2. RISK. Resiko. Lengkapnya Risk Managament/ menejemen resiko.
  3. CONTROL.
    alat kontrol pengawasan SPIP

“Harapan beliau ada komitmen pimpinam daerah kabupaten kota optimalkan peran dan fungsi APIP mulai dr proses perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan hingga pertanggung jawaban” demikian ujar Azhari (***)

SD se Kota Bima Serentak Laksanakan Kurikulum Merdeka Tahun Ajaran 2022 – 2023

Bimantika.net _Sosialisasi Kurikulum Merdeka Sekolah Dasar (SD) Tingkat Kota Bima digelar selama dua hari di Aula SDN 40 Lewirato Kota Bima, dimana Senin (25/04/2022) untuk sekolah-sekolah yang ada di Kecamatan RasanaE Barat, Mpunda dan Asakota, sedangkan Selasa (26/4/2022) untuk Kecamatan Raba dan RasanaE Timur.

Kegiatan tersebut diinisiasi oleh Gufran, S. Pd.I Kepala SDN 40 Lewirato setelah diutus oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bima untuk mengikuti kegiatan sosialisasi kurikulum Merdeka di sekolah dasar yang bertempat di Surabaya pada Tanggal 11 – 14 April 2022.

Karena ini merupakan tagihan tugas yang mewajibkan untuk setiap peserta memiliki Rencana Tindak Lanjut (RTL), sepulang dari kegiatan tersebut dirinya berkoordinasi dengan dinas dan dinaspun merespon dengan sangat baik apa yang menjadi rencana tindak lanjut tersebut.

Adapun tugas yang dibebankan dalam RTL :
Melaporkan hasil kegiatan sosialisasi kepada Kepala Dinas (Kadis), serta merencanakan untuk diadakan sosialisasi ditingkat Kepala Sekolah se Kota Bima
Melaksanakan kegiatan sosialisasi kepada seluruh Kepala Sekolah se Kota Bima
Bersama dengan dinas untuk mengusulkan pembentukan Tim Kurikulum Daerah, yang di SK-kan oleh Walikota Bima untuk membantu dan mengevaluasi pelaksanaan kurikulum Merdeka di sekolah dasar.

Karena merupakan tanggung jawab moral dari rencana tindak lanjut tersebut, maka seorang Gufran bertanggungjawab untuk mengadakan sosialisasi lanjutan kepada seluruh kepala sekolah dasar se Kota Bima. Dengan tempat pelaksanaan kegiatan sosialisasi kurikulum Merdeka itu, di Aula SDN 40 Lewirato yang didukung dengan segala fasilitas yang mumpuni.

Sementara itu, Kepala Dikbud Kota Bima Drs. Supratman, M. Ap menyampaikan, sangat antusias dan menyambut baik kegiatan seperti ini, dirinya mengatakan, inilah hasil dari kepala sekolah milenial yang diutus untuk mengikuti sosialisasi kurikulum Merdeka di tingkat Nasional. “Luar biasa sekali, ilmu yang diterima kasek termudah ini, langsung diterapkan (sosialisasikan) kepada kepala Sekolah Dasar lainnya se Kota Bima,” ujar Supratman dalam sambutannya.

Supratman juga menghimbau agar kegiatan seperti ini lebih intens dilaksanakan, agar mutu pendidikan di Kota Bima mengalami peningkatan yang signifikant, terutama dalam penerapan kurikulum Merdeka.

Sosialisasi ini selain dihadiri oleh pihak dikbud Kota Bima, juga dihadiri oleh pihak Badan Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Nusa Tenggara Barat, H. Bahtiar, M. Ap dan Idrus, M. Ag. Dalam materi yang disampaikan H. Bahtiar menganjurkan agar seluruh Kepala Sekolah harus mendaftar Kurikulum Merdeka pada pilihan kedua yaitu (Merdeka Berubah), karena pada pilihan yersebut semua kebutuhan sekolah untuk implementasi kurikulum Merdeka sudah tersedia. Baik dari segi Kurikulum, video pembelajaran, materi pembelajaran dan modul ajar dapat didownload dari Platform Merdeka Mengajar.

H. Bahtiar juga menerangkan secara terperinci tentang keunggulan-unggulan kurikulum Merdeka tersebut kepada seluruh peserta dan para pesertapun sangat antusias menerima materi itu, dan banyak bertanya.

H. Bahtiar menambahkan, bahwa penerapan kurikulum Merdeka tersebut akan selalu dievaluasi dan didampingi oleh BPMP NTB secara berkala untuk menjamin agar kurikulum Merdeka berjalan dengan semestinya

Pada akhir kegiatan sosialisasi itu, seluruh kepala sekolah secara bersama-sama mendaftar kurikulum Merdeka yang dipandu oleh Gufran selaku pemateri

Dari pelaksanaan kegiatan yang merupakan kerjasama yang sangat baik antara dinas Dikbud dengan SDN 40 Lewirato. menghasilkan sebuah kesepakatan bersama yakni seluruh Sekolah Dasar se Kota Bima selain dari sekolah penggerak akan melaksanakan kurikulum yang sama (kurikulum Merdeka) pada Tahun Ajaran Baru nanti. (****)

Keluhan Warga BTN Sambinae Soal Air PDAM, Tagana Langsung Gerak Cepat

Bimantika.net Pelayan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bima kini dikeluhkan oleh warga Kelurahan sambinaE Kecamatan Mpunda Kota Bima.

W salah seorang warga melalui Saluran WhatsApp nya pada Media Bimantika Senin 25 April 2022 mengharapkan adanya pelayanan yang baik oleh pihak PDAM.

“Saya dan warga BTN sambinae sangat kesulitan air karena udah 3 hari tidak keluar air di BTN sambinae” demikian ujarnya.

Ia berharap agar adanya proses percepatan pembuatan pompa air di wilayah BTN SambinaE.

“Harapannya pompa air cepat dikerjakan mengingat ini idul fitri sudah dekat bang” demikian ungkapnya.

Keluh kesah warga Sambinae langsung ditanggapi oleh Pasukan Tagana Kota Bima dengan membantu salurkan air bersih di wilayah Tersebut.

“Atas keluhan warga BTN SambinaE kami langsung atasi dengan penyaluran air bersih di lokasi tersebut” ungkap Koordinator Tagana Kota Bima, Ery Irawadin, S. Pd.

Menurut Ery bahwa eterlambatan Droping Air ke BTN SambinaE karena tidak ada nya laporam warga.

“Walau demikian, selama masyarakat Membutuhkan Air Bersih, Tagana Tetap penuhi” demikian ungkap Ery. (***)

Harlah Fatayat NU ke-72, Puan: Terus Kerja Nyata karena Perempuan adalah Tiang Negara

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mengucapkan selamat hari lahir ke-72 kepada Fatayat Nahdlatul Ulama.

Puan berharap, Fatayat NU selaku sayap dari organisasi massa Islam terbesar di Indonesia itu terus melakukan kerja-kerja nyata dan terus berdaya untuk bangsa.

“Selamat Harlah Fatayat NU. Terus berjuang dan mengabdi,” kata Puan, Senin (25/4/2022).

Puan berpesan agar Fatayat NU kedepannya bisa terus berjuang pada isu-isu terkait pemberdayaan perempuan.

Hal itu sesuai dengan tujuan berdirinya Fatayat NU yang dideklarasikan pada 24 April 1950.

“Pemberdayaan perempuan harus menjadi prioritas pembangunan,”kata Puan.

Puan menegaskan di era modern sekarang ini, para perempuan harus berperan dan berkontribusi bagi negeri ini sesuai perannya masing-masing.

Disitu lah Fatayat NU berperan untuk membawa umat muslim perempuan menuju kemajuan. Sebagaimana ajaran Islam yang sangat populer bahwa perempuan adalah tiang negara. Jika perempuannya baik maka baiklah negaranya, dan jika perempuannya rusak, maka hancurlah negaranya.

‘Peran tiap perempuan penting, termasuk para perempuan yang menjadi ibu rumah tangga. Disitu lah kunci mengembangkan generasi Indonesia yang unggul,” kata perempuan pertama yang menjabat Ketua DPR ini.

“Ibu adalah sekolah pertama bagi anak-anaknya, jika ibu mempersiapkan mereka dengan baik, maka ibu telah mempersiapkan bangsa yang baik dan kuat,” tambahnya.

Puan sendiri selama ini memiliki kedekatan khusus dengan Fatayat NU.

Saat menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) pada 2017 lalu, Puan diundang untuk membuka acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Fatayat NU di Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

Pada acara yang dihadiri oleh seluruh perwakilan Pimpinan Wilayah Fatayat NU dari 34 Provinsi di Indonesia itu, Puan secara resmi diterima sebagai anggota kehormatan Fatayat NU.

Warga BTN Sambinae Keluhkan Layanan PDAM

Bimantika.net Pelayan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bima kini dikeluhkan oleh warga Kelurahan sambinaE Kecamatan Mpunda Kota Bima.

W salah seorang warga melalui Saluran WhatsApp nya pada Media Bimantika Senin 25 April 2022 mengharapkan adanya pelayanan yang baik oleh pihak PDAM.

“Saya dan warga BTN sambinae sangat kesulitan air karena udah 3 hari tidak keluar air di BTN sambinae” demikian ujarnya.

Ia berharap agar adanya proses percepatan pembuatan pompa air di wilayah BTN SambinaE.

“Harapannya pompa air cepat dikerjakan mengingat ini idul fitri sudah dekat bang” demikian ungkapnya.

Ia melanjutkan bahwa Kepala PDAM Bima H. Haeruddin, ST, MT sudah berjanji untuk memperbaiki pipa namun sampai saat ini belum juga dilakukan.

“Kata nya hari ini mau perbaiki pompa air yg rusak, tapi nyatanya belum di perbaiki” demikian ujar warga.

Direktur PDAM Bima H. Haeruddin, ST, MT yang dihubungi media online Bimantika belum memberikan konfirmasinya. (***)

Kapolres Bima Buka Puasa bersama Wartawan, Ungkap Strategi Penanganan Kasus

Bimantika.net Senin 25 April 2022 Jajaran Polres Bima menggelar Buka puasa bersama dengan jajaran Wartawan se Kabupaten Bima.

Dalam kegiatan buka puasa bersama itu, Kapolres Bima menyampaikan beberapa hal terkait keamanan dan ketertiban yang terjadi di Kabupaten Bima.

Akhir-akhir ini aksi panah yang terjadi di wilayah hukum Polres Bima meresahkan warga masyarakat Kabupaten Bima.

Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko, SH, S.I.K., Sampaikan bahwa jajaran Polres Bima memiliki strategi dalam penanganan berbagai kasus yang terjadi di Wilayah hukum Polres Bima.

Kapolres beberkan Diantaranya Pre-Emtif. Pre-Emtif menurut Kapolres jabarkan adanya keterlibatan Sekolah, Lingkungan dan Orang Tua.

“Di Sekolah Mengadakan rapat dengan Kepala Sekolah jajaran Bima Kabupaten dalam bentuk persamaan persepsi dalam pembentukan karakter siswa dan siswi di sekolah dengan program Polisi Siswa” ujar Kapolres.

Sedangkan Lingkungan mengadakan Apel Besar Bhabinkamtibmas dalam rangka menyatukan persepsi dalam pemecahan masalah.

“Dan peranan orang tua pemerintah Daerah laksanakan sosialisasi dan memberikan edukasi serta back up oleh Bhabinkantibmas melalui door to door systim” demikian ungkap Kapolres.

Lanjut Kapolres bahwa strategis kedua adalah Preventif dalam hal ini digelar patroli gabungan TNI-Polri dan Pemda melaksanakan Patroli skala besar, Patroli Blue light dilakukan seluruh jajaran Polsek di Wilayah Hukum Polres Bima yang terfokus pada peniadaan niat dan kesempatan.

Strategi ke tiga menurut Kapolres adalah langkah Prefentif.

“Prefentif jauh hari sebelum kejadian terjadi, pasukannya adalah Bhabinkamtibmas” ungkap Kapolres.

Lanjutnya, Prefentif apabila kegiatan pre entif gagal sehingga lakukan patroli ringan sedang dan besar.

Represif penegakan hukum apabila loss pre entif dan prefentif pasukannya adalah Reskrin, Resnarkoba .

“Ada kejadian kita tangani, kita proses dan itu kami lakukan” ujar Kapolres.

Motif mereka ini apa tanya Iko Media Metro TV ?

Kapolres membeberkan bahwa jajaran Polres Bima sekarang sedang tangani beberapa kasus adanya sebuah kejadian adalah menyelesaikan nya.

“Yang nyata kita selesaikan dulu untuk kasus yang sedang ditangani sehingga motifnya sedang di pelajari secara mendalam” Ungkap Kapolres. (***)