Silaturahmi Dengan Warga Sape Utara, Bupati IDP Terima Aspirasi

Bimantika.net _Silaturahmi dan Syukuran Warga Sape Utara (Desa Poja, Kowo, Buncu dan Lamere) Kecamatan Sape dengan Bupati Bima Hj.Indah Dhamayanti Putri, SE (IDP) beserta Jajaran Jumat (29/7) yang berlangsung di Lapangan Desa Poja, Kecamatan Sape dimanfaatkan oleh Bupati untuk mendengarkan aspirasi dan harapan kepala dusun dan ketua RT serta warga di wilayah Sape Utara.

Terdapat sejumlah OPD teknis yang mendampingi kunjungan silaturahmi dan masyarakat dapat menyampaikan aspirasi dan program untuk diperjuangkan.

Ada skala prioritas dalam pembangunan, Kades diharapkan membangun silaturahmi dengan OPD terkait, berkoordinasi dengan untuk menindak lanjuti aspirasi yang terkait dengan pelaksanaan pembangunan di desa. Jelas Bupati setelah menerima beragam aspirasi yang disampaikan perwakilan Kepala Dusun, Ketua RT dari empat desa di wilayah Sape Utara.

Aspirasi yang disampaikan antara lain rehabilitasi masjid, jaringan dan tower telekomunikasi, pengaspalan ruas aspal jalan lamere dan talud penahan ombak dan peningkatan saluran air.

Pada acara yang digagas oleh Tokoh Masyarakat Sape Utara IPTU Suryadi,S.H.,M.H, Kepala Desa Poja Robi Darwis dan elemen masyarakat tersebut, Bupati IDP menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas eratnya hubungan antara masyarakat Sape Utara, baik yang ada didalam maupun merantau di luar daerah.

“Sehingga tercipta komunikasi dan koordinasi yang baik dalam menyampaikan aspirasi seluruh masyarakat.” Ujar Bupati Bima.

Bupati yang hadir dengan anggota DPRD Provinsi NTB Abdul Rauf, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Aminurlah, SE. Bupati yang didampingi Pejabat Eselon II dan III antara lain Kadis Dikbudpora Zunaidin S.Sos MM, Kadis Pertanian dan Perkebunan Ir.Hj Nurma M.Si, Kadis Perikanan & Kelautan Ir. Rendra Farid, Kepala Bappeda Suwandi ST, MT, Kadis Peternakan Ir. Syarifudin, Kadis Kominfostik Kamaludin S.Sos, Camat Sape Muh. Akbar SP, M.Si dan para pejabat eselon III BKD, Dinas PUPR, Dinas Perkim dan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bima.

Sementara itu sebelumnya Tokoh Masyarakat Sape Utara IPTU Suryadi, S.H.,M.H dalam sambutannya mengatakan acara silaturahmi ini merupakan bentuk komunikasi dan koordinasi langsung antar Bupati dengan masyarakat dalam menyerap kebutuhan dan aspirasi masyarakat.

Selaras dengan apa yang disampaikan oleh IPTU Suryadi, Kepala Desa Poja Robi Darwis dalam pengantarnya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bima karena menyempatkan waktu untuk hadir bersilaturahmi langsung serta bantuan dan dedikasinya selama ini.(***)

Ribuan Warga Bima Padati Tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad

Bimantika.net _Kamis malam 28 Juli 2022 Tabligh Akbar yang di Gelar di Lapangan Kantor Bupati Bima dipadati ribuan warga Bima dengan penceramah Ustadz H Abdul Somad LC, D.E.S.A, Ph.D atau yang biasa di kenal dengan sebutan UAS.

Tabligh Akbar tersebut diadakan Organisasi Pecinta Quran Bima, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ikhlas Donggo dan pimpinan Pondok Pesantren Al-Wafa Godo Kecamatan Woha dan didukung penuh oleh Pemerintah Kabupaten Bima,

Nampak hadir dalam acara Tabligh Akbar antara lain Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) Wakil Bupati Bima Drs. H. Dahlan M. Noer, Ketua DPRD Kabupaten Bima Muhammad Putera Ferryandi, S. IP, Anggota DPR RI H. Syafrudin,ST MM (HMS), Sekda Bima Drs. H. Taufik HAK Kapolres Bima, Dandim Bima, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Bima Hj. Ellya Alwaini, Jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Bima, Tokoh Agama, Pemuda, Masyarakat dan ribuan undangan.

Acara Tabligh Akbar diawali dengan pembacaan Kalam Illahi oleh Qori Internasional asal Bima, NTB, Ustadz Syamsuri Firdaus.

Bupati Bima Hj Indah Dhamayanti Putri SE (IDP) pada momentum itu menyampaikan selamat datang di Kabupaten Bima kepada Ustadz H Abdul Somad.

“Selama ini masyarakat Kabupaten Bima, Kota Bima dan Kabupaten Dompu yang hadir dalam acara tabligh Akbar hanya bisa melihat Ustadz H Abdul Somad di Televisi dan jejaring sosial lainnya, kini Ustadz Abdul Somad hadir di hadapan Kita” ungkap Bupati IDP.

Bupati IDP menjelaskan bhwa melalui acara Tabligh Akbar dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Bima dan 1 Muharram (Tahun Baru Islam), Warga Bima Dompu semua dapat berjumpa dan melihat secara langsung Ustadz H Abdul Somad.

“Kehdiran Ustadz Abdul Somad ini adalah penghargaan yang luar biasa bagi kami dan seluruh lapisan masyarakat karena pak Ustadz menyempatkan waktu untuk hadir dan mengisi ceramah di Tabligh Akbar ini,” ungkap Bupati IDP.

Bupati IDP mewakili pemerintah dan seluruh masyarakat, menyampaikan permohonan maaf kepada Ustadz Abdul Somad, apabila hal yang kurang berkenan di hati selama berada di Kabupaten Bima.

“Kami meminta maaf jika ada hal yang kurang berkenan selama pak Ustadz berada di Bima ,” ungkap Bupati IDP.

Ustadz H Abdul Somad LC, D.E.S.A, Ph.D (UAS) pada momentum Tabligh Akbar menyampaikan rasa bahagia bisa berada di Kabupaten Bima untuk memberikan tausiah di acara Tabligh Akbar.

“Tak biasanya saya ceramh di tanah lapang, ini baru terjadi di Bima” ungkap UAS mengawali ceramahnya disambut aplous ribuan warga Bima

UAS menyampaikan bahwa kehadirannya di Bima merupakan penghargaan yang luar biasa. Apalagi berada ditengah masyarakat.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Pemerintah Kabupaten Bima, Ibu Bupati Bima dan masyarakat Kabupaten Bima atas sambutan luar biasa ini,” ucapnya.

UAS memuji keindahan Alam Bima dan menyebutkan bahwa Kabupaten Bima sangat indah alamnya karena dipenuhi pegunungan dan lautan, ditambah lagi dengan Keramahan masyarakatnya.

“Mungkin ini efek masyarakat Bima sering minum susu kuda liar, makanya fisik tubuh selalu kuat,” ungkap UAS disambut tawa ribuan warga.

Ustadz H Abdul Somad menjelaskan juga selama berada di Kabupaten Bima, akhirnya mengetahui ternyata Bima tempo dulu berbentuk Kerajaan dan Kesultanan.

“Ini menandakan masyarakat Bima, sangat luar biasa. Bahkan kecintaan terhadap NKRI juga tidak diragukan karena Raja dan Sultan rela bergabung dengan NKRI,” katanya.

UAS pun menyampaikan bahwa sewaktu santap siang di Pandopo Bupati Bima, dirinya sempat melihat secara langsung foto Sultan Bima. Ia pun, langsung mengambil Telepon Genggam (HP-nya) dan langsung mengabadikan foto Sultan Bima.

“Foto ini akan saya bawa pulang dan saya akan perlihatkan kepada anak-anak saya dan menceritakan kepada mereka tentang seperti apa Kabupaten Bima,” jelasnya.

Isi Ceramah UAS berkaitan dengan Hijrahnya Nabi Muhammad SAW dari Makkah Ke Madinah Pemaparan yang komunikatif oleh UAS pun membuat seluruh yang hadir merasa Kagum pada UAS.

UAS menjelaskan bahwa Perjalanan hijrah Nabi Muhammad bersama Abu Bakar dari Makkah ke Madinah dalam upaya menyelamatkan dakwah Islam dari gangguan kafir Quraisy,

Rasulullah SAW bersegera hijrah dari Makkah ke Yatsrib (Madinah), dari Daarul Harbi menuju Daarul Islam.

UAS dalam Tabligh Akbar menyampaikan Sejarah Hijrah Nabi Muhammad SAW bahwa kaum kafir Qurais dan pemuda-pemuda yang sudah disiapkan kaum Quraisy untuk membunuh Rasulullah pada malam itu sudah mengepung rumah Nabi SAW.

“Pada saat bersamaan, Rasulullah menyuruh Ali bin Abi Thalib untuk memakai mantelnya yang berwarna hijau dan tidur di kasur Rasulullah SAW” urai UAS

Nabi Muhammad SAW meminta Ali supaya ia tinggal dulu di Makkah untuk menyelesaikan berbagai keperluan dan amanah umat, sebelum melaksanakan hijrah.

UAS menguraikan bahwa para pemuda Quraisy yang dipilih untuk membunuh Nabi SAW itu telah sepakat untuk bertemu di luar gerbang rumah Nabi SAW saat malam tiba.

Menjelang larut malam, Rasulullah keluar rumah menuju kediaman Abu Bakar setelah beliau membacakan surah yang diberi nama dengan kalimat pembukanya, Yasiin. Ketika sampai pada kalimat, “Dan, Kami adakan di hadapan mereka dinding dan di belakang mereka dinding pula dan Kami tutup (mata) mereka sehingga mereka tidak dapat melihat.

“Jangan pula Surat Yasin itu kau baca saat ada razia polisi” ujar UAS yang menghangatkan suasana Dakwahnya.

Lanjut UAS, Nabi Muhammad SAW dan Abu Bakar keluar melalui jendela pintu belakang dan terus bertolak ke arah selatan, ke arah Yaman, menuju Gua Tsur.

Hal itu dilakukan untuk mengelabui para pemuda Quraisy tersebut. Mereka menutup semua jalur menuju Madinah. Para pemuda ini berencana akan menyergap Nabi SAW saat itu.

Dan, ketika memasuki rumah Nabi SAW, mereka kaget karena Rasulullah sudah tidak ada. Mereka hanya menemukan Ali sedang tidur di kasur Rasul SAW. Kafir Quraisy merasa kecolongan karena tak menemukan Nabi Muhammad SAW.

Tiada seorang pun yang mengetahui tempat persembunyian Nabi SAW dan Abu Bakar, selain Abdullah bin Abu Bakar, Aisyah, dan Asma’ serta pembantu mereka, Amir bin Fuhaira.

Abdullah diperintahkan untuk mengawasi gerak-gerik Quraisy pada siang hari dan memberitahukan keadaan di sekitar gua pada malam hari.

“Amir bin Fuhaira bertugas menyiapkan kendaraan untuk Nabi SAW dan Abu Bakar, sedangkan Asma bertugas mengantarkan makanan ke gua” Ujar UAS.

Sementara itu, pihak Quraisy terus berusaha mencari keberadaan Rasulullah tanpa mengenal lelah. Selain mencari ke tempat lain, sebagian di antara mereka ada yang mendatangi Gua Tsur.

Tidak jauh dari Gua Tsur itu, mereka bertemu seorang gembala (menurut sebagian riwayat, penggembala itu adalah Amir bin Fuhaira, yang lalu ditanya. “Mungkin saja mereka dalam gua itu, tapi saya tidak melihat ada orang yang ke sana.”

Sementara itu, Abu Bakar merasa khawatir jika keberadaan mereka akan diketahui pihak Quraisy. Rasulullah mengatakan, “Jangan takut, Allah bersama kita.” (QS Al-Anfal [9]: 40).

UAS menjabarkan Juga Adanya peristiwa lainnya yang juga memberi arti penting dalam hijrah Rasulullah SAW, yakni pengejaran yang dilakukan oleh Suraqah bin Malik bin Ja’syam.

Ia bermaksud menangkap Rasulullah SAW dan Abu Bakar, lalu menyerahkannya kepada Quraisy karena tergiur dengan iming-iming yang diberikan bila dapat menangkap Rasul SAW. Namun, belum sempat mendekati Rasul, kudanya terperosok dan ia pun terjungkal.

Hal itu berulang-ulang terjadi hingga akhirnya ia memohon maaf dan mengaku terus terang perbuatannya untuk menangkap Rasulullah SAW karena tergoda oleh imbalan besar yang dijanjikan orang-orang kafir Quraisy. Rasul kemudian memaafkannya.

“Kemudian Suraqah bin Malik pulang dengan Dua Kalimat Syahadat” demikian ujar UAS. (***)

Dua Pelaku Pembacokan Asal Sie dan Pela di Tangkap Polisi

Bimantika.net Unit reskrim polsek Monta Polres Bima Polda NTB berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku pembacokan dengan menggunakan celurit terhadap Siswa SMAN 1Monta di watasan Desa Sie Kecamatan Monta Kabupaten Bima Rabu [27/07/22] Sekira Pukul 13.20.Wita.

Kasat reskrim Polres Bima AKP Masdidin SH,melalui Kasi humas iptu Adib Widayaka membenarkan adanya tindak pidana penganiayaan yang melukai Korban berinisial GW alias Gun [L/17] warga Desa Wilamaci yang diduga dilakukan oleh dua orang terduga berinisial DM [L/18] Warga Desa Sie dan DS [L/18] Warga Desa Pela kecamatan Monta Kabupaten Bima.

Penganiayaan tersebut berawal Saat korban bersama ketiga rekannya yakni, MT (P), R (L) dan SB (L) pulang sekolah menggunakan 2 Sepeda Motor. Korban membonceng MT sedangkan R membonceng SB.

Di TKP tepatnya di jembatan watasan Desa Sie dan Desa Simpasai Korban melihat pelaku bersama 5 orang rekanya sedang duduk, saat korban dan rekan melintas tiba – tiba pelaku langsung membacok R dan SB namun tidak mengenai keduanya.

Tidak sampai kedua terduga melanjutkan Aksinya dengan menghentikan SPM yang dikendarai Korban.

Setelah itu Terduga pelaku DM tanpa basa-basi langsung melayangkan bogem mentah Kewajah korban, dan korban yang sedang sempoyongan itu Kembali mendapat Sabetan Celurit yang mengenai punggungnya yang di lakukan AS

“Usai melakukan aksi jahatnya kedua terduga langsung melarikan diri,” Kata Adib.

Korbanpun dibawa oleh teman temannya ke PKM Monta guna mendapat perawatan medis, Namun karena luka yang dialaminya serta keterbatasan alat medis sekira pukul 13.40 wita, korban dirujuk ke RSUD Bima.

Unit Reskrim Polsek Monta yang mendapat informasi tersebut langsung bergerak menuju tempat kejadian perkara (TKP) dan melakukan perburuan terhadap kedua Terduga.

Tim yang dipimpin Kanit Reskrim Polsek Monta Aipda Anhar setelah melakukan pendekatan kepada orang tua terduga dan tim terus memburu terduga dengan bantuan warga Setempat terduga tidak juga ditemukan.

Tim terus melakukan perburuan dan akhirnya terduga DM Berhasil diringkus ditempat persembunyiannya tepatnya di gunung Sekitar Desa Sie Papar Adib.

Lanjutnya, dihadapan petugas DM mengaku melakukan penganiayaan itu dia tidak sendiri tetapi bersama AS yang merupakan warga Desa Pela.

Mendengar pengakuan DM Unit Reskrim dan Unit Intelkam Polsek Monta Kembali bergerak menuju Desa Pela setelah melakukan penyelidikan. beberapa saat kemudian Tim kembali berhasil membekuk AS perbatasan Desa Sie dan Simpasai.

Setelah itu kedua terduga pelaku langsung digelandang menuju Mapolsek Monta untuk diproses hukum lebih lanjut Pungkas Adib. (***)

Cangkir Opini Ajak Masyarakat Bersama Bergerak Cegah Ekstremisme di Medsos

Bimantika.net _Bangkalan, mahasiswa dan Cangkir Opini menggelar sebuah kegiatan diskusi ilmiah yang bertajuk membendung ekstremisme melalui nilai Pancasila dan Islam Wasatiyah yang di gelar di Abell Cafe, Bangkalan, Madura (28/7).

Kegiatan ini mengajak Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Bangkalan dan BEM Universitas Trunojoyo sebagai partner kerja. Kegiatan ini dilaksanakan dengan tujuan mencegah pemahaman dan gerakan ektremisme agama yang berujung pada kekerasan dan aksi terorisme.

Direktur Program Cangkir Opini, Randi Satrizal Latulumamina, mengatakan bahwa kegiatan ini kita laksanakan sebagai bentuk tanggung jawab kami agar di daerah Bangkalan dan sekitarnya tidak lagi terjadi tindakan kekerasan yang mengatasnamakan agama terang mahasiswa UMM itu.

Ada tiga pembicara yang diundang oleh Cangkir Opini untuk berbicara mengenai isu ekstremisme agama di Bangkalan, yaitu KH. Muhammad bin Muafi Zaini, Masyrianto dan Wendi yang merupakan eks Napiter asal Pemekasan.

Dalam penyampaiannya, ketiganya bersepakat bahwa pemahaman ekstremisme adalah pondasi awal munculnya gerakan terorisme di negeri ini, sehingga harus kita cegah sejak dini.

Menurut Wendi, saya menjadi teroris karena salah memahami jihad, sehingga dengan mudah mengikuti doktrin-doktrin agama yang menyeret kita ke dalam tindakan kekerasan.

Masyrianto, ketua Pemuda Muhammadiyah Bangkalan, memandang bahwa untuk mencegah ekstremisme agama salah satunya adalah memberikan kepastian ekonomi bagi yang bersangkutan, Disamping itu, pemaknaan atas Pancasila dan Islam Moderat juga pasti harus dikuatkan Tegas Alumni Camplong itu.

KH. Muhammad bin Muafi, salah satu tokoh agama di Sampang, Madura, bersepakat bahwa mencegah eksremisme harus dikuatkan melalui diri kita dan keluarga kita, caranya adalah dengan mengkaji ajaran agama dengan baik dan tuntas, serta memperkuat basis ekonomi yang selama ini menjadi momok kehidupan masyarakat Indonesia. Mencegah tindakan ini harus dilakukan secara bersama-sama, apalagi kita tahu bahwa gerakan ini sudah masuk di kampus-kampus sehingga patut kita waspadai melalui aksi dialog semacam ini. Terang Pimpinan Salah Satu Pondok Pesantren tersebut.

Kegiatan dialog ilmiah ini diikuti oleh mayoritas mahasiswa dan pemuda di Bangkalan, turut hadir juga OKP-OKP setempat, ada GMNI, PMII, IPNU, BEM dan sebagainya. (***)

Diduga Setubuhi Anak di Bawah Umur, Warga Soromandi di Tangkap Tim Puma ll Polres Bima Kota

Bimantika.net _Kasus pelecehan terhadap anak dibawah umur kembali terjadi menghebohkan jagat Bima di wilayah Hukum Polres Bima Kota.

Peristiwa itu diketahui setelah adanya laporan secara resmi oleh keluarga korban kepada Unit PPA Sat Reskrim Polres Bima Kota. Laporan pihak korban tersebut yakni Nomor: LP/B/618/VII/2022/ NTB/Res.Bima kota, Tanggal 27 Juli 2022.

Atas laporan tersebut Kapolres Bima Kota, AKBP Rohadi, S.IK langsung menindaklanjuti dengan mengeksekusi yang diduga kuat sebagai pelaku nya.

Kapolres melalui Kasat Reskrim Polres Bima Kota, Iptu M Rayendra RAP, S.Tr.K, S.I.K memerintahkan untuk menggerakkan Tim Puma II yang dipimpin oleh Katim, Aiptu Hero Suharjo, SH untuk segera menangkap terduga pelakunya.

Kerja keras Tim Puma II Sat Reskrim Polres Bima Kota pun membuahkan hasil yang sangat baik.

Kurang dari 24 jam, Tim Puma II Sat Reskrim Polres Bima Kota berhasil meringkus terduga pelaku yang berlangsung aman dan damai.

Terduga pelaku berinisial MH (18) yang masih berstatus sebagai pelajar di salah satu sekolah di Bima berhasil dibekuk oleh Tim Puma II Sat Reskrim Polres Bima Kota di salah satu Desa di Kecamatan Soromandi pada Kamis (28/7/202) sekitar pukul 14.00 Wita.

Usai dibekuk, terduga pelaku langsung dibawa ke Unit PPA Sat Reskrim Polres Bima Kota untuk diproses lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Dalam proses penangkapan, Tim Puma II Sat Reskrim Polres Bima Kota mengamankan 1 unit sepeda motor merk Honda Vario warna merah maron dan 1 unit HP merk Redmi Not 9 warna biru.

Adapun kronologis kejadian penangkapan terhadap terduga pelaku oleh Tim Puma II Sat Reskrim Polres Bima Kota. Yakni pada Senin (25/5/2022) sekitar pukul 09.00 Wita, awalnya korban berkenalan dengan pelaku melalui Media Sosial berupa WhatsApp

Selanjutnya terduga pelaku mengajak korban pergi jalan-jalan ke bukit jatiwangi menggunakan sepeda motor milik pelaku.

“Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pelaku mencium bibir korban, memegang bagian tertentu milik korban hingga melakukan persetubuhan secara paksa. Setelah itu korban mengajak terduga pelaku untuk pulang. Namun terduga pelaku justeru membawa korban ke rumah teman korban di salah satu Kelurahan di wilayah Kecamatan Rasanae Barat-Kota Bima sekitar pukul 17.00 Wita. Ujar Kasat Reskrim

Selanjutnya korban dan terduga pelaku dibangunkan oleh teman korban berinisial EV agar segera pulang. Namun beberapa saat kemudian, terduga pelaku kembali memaksa korban untuk melayani nafsu bejatnya.

Berdasarkan laporan resmi dari pihak korban akhirnya Tim Puma II Sat Reskrim Polres Bima Kota langsung melakukan serangkaian penyelidikan Dari hasil Penyelidikan tersebut akhirnya Tim Puma II Sat Reskrim Polres Bima Kota berhasil menemukan titik terang tentang keberadaan terduga pelaku dimaksud.

Tiba di salah satu Desa di Kecamatan Soromandi tersebut, Tim Puma II Langsung berkoordinasi dengan Kades setempat yang dibantu oleh perangkat RT setempat.

Atas koordinasi Tim Puma II dengan sejumlah stake holder menjadikan Target penangkapan berjalan aman dan lancar.

Setelah sukses lakukan prosesi penangkapan tanpa perlawanan, Tim Puma II Sat Reskrim Polres Bima Kota langsung membawa pelaku ke Mapolres Bima Kota untuk diperiksa lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (***)

Walikota HML Tetapkan Kelurahan Dara Sebagai Kelurahan Cantik

Bimantika.net _Sekda Kota Bima mewakili Walikota Bima hadiri acara Pencanangan Kelurahan Dara Menuju Kelurahan Cinta Statistik (Cantik) yang dilaksanakan pada hari Kamis, 28 Juli 2022 bertempat di Aula Kelurahan Dara Kota Bima.

Hadir pula dalam acara tersebut unsur Forkopimda Kota Bima, Camat Rasanae Barat, Lurah Dara, Babinsa, Bhabinkamtibmas Kelurahan Dara bersama tokoh masyarakat setempat.

Dalam penyampaiannya, Kepala BPS Kota Bima Peter Willem menyatakan bahwa pada tahun ini Program Kelurahan Cantik sebagai salah satu program Quick Wins BPS (Badan Pusat Statistik) yang merupakan kali kedua dalam pelaksanaannya. Kegiatan ini merupakan implementasi pembinaan statistik sektoral yang berfokus pada kelurahan/desa.

“Program Kelurahan Cantik bertujuan sebagai titik awal dalam program penguatan pengelolaan data kelurahan/desa guna mendukung perencanaan pembangunan kelurahan dan pemerintah daerah secara nasional termasuk Kota Bima”, jelasnya.

Dijelaskan lebih lanjut kegiatan pencanangan yang dilaksanakan di Kelurahan Dara merupakan momentum yang tepat menuju peningkatan kualitas aparatur yang mandiri dalam pengumpulan, pengelolaan dan pemanfaatan data di tingkat kelurahan untuk mendukung pengentasan kemiskinan. Kelurahan Dara terpilih dalam Program 514 Desa/Kelurahan Cantik secara nasional pada awal tahun ini.

Sekda Kota Bima dalam sambutannya mewakili Walikota Bima menyatakan, sebagaimana Undang-Undang No. 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Presiden No. 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, peran desa/kelurahan sebagai satuan wilayah terkecil menjadi sangat penting.

“Saat ini kelurahan bukan lagi sebagai objek pembangunan melainkan menjadi subjek dan ujung tombak dari pembangunan dalam peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kebijakan pembangunan di kelurahan dapat lebih tepat sasaran dan lebih bermanfaat bagi masyarakat dengan berlandaskan data yang lengkap dan akurat”, ucap Sekda.

Lebih lanjut dirinya mengungkap banyak manfaat yang nantinya akan diperoleh, baik oleh kelurahan maupun Pemerintah Kota Bima dengan adanya Program Kelurahan Cantik ini. Manfaat bagi kelurahan antara lain, tersedianya data yang mutakhir pada suatu sistem aplikasi profil kelurahan yang bersifat mikro. Manfaat bagi Pemerintahan Kota Bima yakni tersedianya data yang mutakhir pada Aplikasi Sistem Informasi Pembangunan Berbasis Masyarakat (SIPBM), sebagai sumber utama dalam penyusunan RPJM Kelurahan dan RKP Kelurahan.

“Kami menekankan kembali bahwa Pencanangan Kelurahan Dara Menuju Kelurahan Cinta Statistik (CANTIK) ini merupakan upaya bersama, yang mencerminkan tekad dan komitmen kita untuk menjadikan Kelurahan Dara sebagai kelurahan percontohan dalam meningkatkan kompetensi aparatur kelurahan dalam pengelolaan dan pemanfaatan data,” tegas Sekda.

“Semoga program ini dapat berjalan dengan lancar sesuai dengan yang kita harapkan. Serta dapat diterapkan pada kelurahan-kelurahan lain di seluruh wilayah Kota Bima!,” ucap Sekda mengakhiri. (***)

Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi Backgroud Reskrim, Sedikit Bicara Banyak Aksi Ungkap Kriminalitas

Bimantika.net Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, S.I.K dan Wakapolres Bima Kota Kompol Mujahiddin, S. Sos sama-sama Berlatarbelakang Reskrim sungguh sangat luar biasa dalam mengeksekusi segala bentuk tindak kriminalitas yang terjadi di Wilayah Hukum Polres Bima Kota.

Dalam Kesehariannya, Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, S.I.K selalu memberikan arahan mengenai Tupoksi sehari hari Terhadap para Kanit Reskrim, Kanit Res Narkoba, Kanit Res Jajaran Polres Bima Kota dan Anggota Reskrim serta Anggota Resnarkoba

Pantauan Media Online Bimantika Rabu 27 Juli 2022 sekitar pukul pukul 09.30 Wita Bertempat Rupattama Polres Bima Kota terjadi Pengarahan menyeluruh yang dilakukan oleh Kapolres Bima Kota yang didampingi Wakapolres Bima Kota.

Dalam kegiatan itu.Kasi Propam dan anggota melakukan Waskat terhadap kegiatan Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, S.I.K Sehubungan dengan Arahan Pimpinan mengenai Tupoksi sehari hari Terhadap Anggota Reskrim dan Resnarkoba.

Nampak Hadir dalam kegiatan itu, Kapolres Bima Kota, Wakapolres Bima Kota, KBO Sat Reskrim Polres Bima Kota, KBO Sat Resnarkoba Polres Bima Kota, Kanit Reskrim Polsek Jajaran Polres Bima Kota, Kanit PPA Polres Bima Kota, Kanit Tipidter Polres Bima Kota, Kanit Tipikor Polres Bima Kota, Kanit Dik 1 dan 2 Sat Resnarkoba Polres Bima Kota, Katim Puma 1 Polres Bima Kota Beserta Anggota, Katim Puma 2 Polres Bima Kota Beserta Anggota, Katim Cobra 1 Polres Bima Kota Beserta Anggota, Katim Cobra 2 Polres Bima Kota Beserta Anggota.

Kapolres sampaikan Terimaksih terhadap ungkapa beberapa kasus dari rekan rekan reskrim dan resnarkoba.

“Yang berkaitan dengan sat reskrim dan Resnarkoba, untuk pelaporan yang berkaitan dengan aduan, nanti pada saat akan di disposisi ke anggota sat Reskrim dan Resnarkoba, saya harapkan untuk rekan rekan agar pro aktif terutama yang berkaitan dengan barang bukti” ungkap Kapolres.

Lanjut Kapolres, Dan di saat melakukan penyidikan harus sesuai dengan Perkap dan UU yang di langgar. Pada saat tahap penyidikan agar dalam ber administrasi agar tidak salah dan memerhatikan kerapiannya.

Kapolres menyampaikan juga Pada saat penyelidikan harus dapat di tentukan siapa pelakunya, dan harus di uraikan dalam BAP.

“Saya harapkan Dalam setiap penanganan perkara jangan ada rekayasa kasus” tegas Kapolres.

Masih dalam Arahannya, Kapolres berharap Pada saat surat pemanggilan di keluarkan harus di tentukan tempat dan waktunya, dan harus tepat waktu, harus di siapkan draf pertanyaan.

“Setelah melakukan BAP harus di buatkan Resume agar mempercepat pekerjaan kita” urainya.

Kapolres harapkan untuk Reskrim polsek agar Lebih Proaktif dalam menangani perkara.

Dalam menangani perkara agar tetap memperhatikan dan menjaga komunikasi antara penyidik.

“Saya juga mengharapkan untuk anggota agar melaksanakan tugas sesuai dengan tupoksi masing masing. Agar tetap solid antara satu sama lain dalam menjalankan tugas” demikian harapan Kapolres pada jajarannya.

Soal Disiplin, Kapolres Himbau Untuk Jajaran Polres Bima dan Polsek Jajaran tetap melaksanakan apel pagi pada hari senin karena itu sebagai sarana untuk melakukan pengontrolan dan pengecekan terhadap anggota.

“Dan saya harapkan dan ingatkan untuk tidak berkaitan dengan Miras terutama miras yang berjenis SOFI” ungkap Kapolres.

Kapolres Menegaskan juga bahwa Yang berkaitan dengan Resnarkoba untuk kedepannya agar tetap pertahankan dan meningkatkan pengungkapan yang berkaitan dengan narkoba karena penyebaran narkoba di daerah Bima cukup luas.

Menutup arahannya, Kapolres menghimbau pada seluruh Jajarannya Untuk tetap berhati hati dan waspada dalam bertugas.(***)

Pengendara Motor Asal Desa Tonda Tabrak Pejalan Kaki Hingga Tewas

Bimantika.net _Kecelakaan kembali terjadi antara pemotor dengan pejalan kaki di Jalan Lintas Sumbawa-Bima tepatnya di depan Alfamart Desa Bolo Kecamatan Madapangga Kabupaten Bima.

Kasat Lantas Polres Bima, Polda NTB, Iptu Niko Hardiansyah S.Tr.K, S.I.K, melalui Kasi Humas Iptu Adib Widayaka Membenarkan adanya kecelakaan pengendara yang berinisial AD (L/19 ) Warga Desa Tonda yang menabrak pejalan kaki yang sedan menyeberang jalan berinisial JR (L/57) Warga Desa Rato kecamatan Bolo Rabu 17/07/22 sekira pukul 20.00. Wita. di jalan lintas Bima-Sumbawa depan Alfamart Desa Bolo.

Nasib nahas yang mengakibatkan JR Laki laki paruh baya itu meninggal Dunia berawal Pengendara sepeda motor Yamaha Vixion menuju desa Tonda dari arah timur, akan tetapi ada salah satu pengendara di depan yang menggunakan sepeda motor memberi lampu sen kiri tetapi tiba-tiba belok kanan, sehingga pengendara Yamaha Vixion yang diduga melaju dengan kecepatan tinggi kaget dan tidak bisa mengendalikan sepeda motor dan menabrak pejalan kaki yang saat menyebrang jalan.

“Akibat dari keras nya tabrakan itu pejalan kaki dan pengendara terseret sekitar 10 sampai 15 meter” ujar Kasat Lantas sebagaimana Adib mengutipnya.

Sambungnya, Masyarakat sekitar yang melihat kejadian tersebut langsung memberikan pertolongan dengan membawa korban menuju PKM Setempat guna mendapatkan perawatan medis.

Namun karena luka yang dialami korban cukup serius dan dirujuk ke RSUD Bima mirisnya tidak lama sampai di RSUD Bima Korban menghembuskan Napas terakhir (Meninggal Dunia).

Sementara itu Warga lainya mengamakan terduga pelaku(Pengendara) ke mapolsek Bolo untuk menghindari Aksi main Hakim sendiri Beber Adib.

“Dari hasil Olah TKP diduga kuat pengendara melaju dengan kecepatan tinggi hingga kendaraan yang dikendarai terduga tidak bisa di kendalikan dan menabrak pejalan kaki yang hendak menyebrang jalan” Kata Niko Sapaan Akrab Kasat Lantas Polres Bima itu

Sementara itu kasi humas Iptu Adib Widayaka menuturkan Pasca kejadian Laka lantas tersebut situasi terpantau aman dan terkendali serta Pengamanan di lakukan oleh anggota SPKT Polsek Madapangga di kendalikan langsung oleh Kapolsek Madapangga Ipda Kader Pungkas Adib.(***)

Kuasai Narkoba, 3 Pria 1 Wanita Asal Asakota di Tangkap Polisi

Bimantika.net _Rabu malam 27 Juli 2022, Tim Cobra Bravo dibawah kendali Katim Aipda Awaluddin Syah Putra bersama rekan Timnya berhasil mengungkap kasus kepemilikan narkoba jenis sabu-sabu.

Dalam pengungkapan itu Tiga pria dan seorang wanita, berhasil ditangkap di lokasi yang berbeda.

Kapolres Bima Kota AKBP Rohadi, S.I.K., melalui Kasat Narkoba AKP Tamrin, S. Sos Kamis (28/7/2022) membenarkan adanya penangkapan kasus Narkoba yang melibatkan 3 pria dan Seorang Wanita tersebut di beberapa lokasi.

Kasat Narkoba menjelaskan masing-masing yang ditangkap itu inisial F (26), S (33) warga Kecamatan Rasanae Barat Kota Bima dan E (26) warga Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima.

Barang Bukti (BB) yang disita 2 lembar plastik klip bening berisi kristal di duga sabu setalah ditimbang di ketahui berat kotor 1,46 gram dengan berat bersih 0,98 gram, 2 bungkus rokok, kartu ATM, dompet, dua handphone, 2 unit sepeda motor dan uang sejumlah Rp 1.3 juta.

Di lokasi lainnya yakni Kelurahan Ule Kecamatan Asakota Kota Bima, Tim Cobra Bravo menangkap seorang wanita berinisial NA warga Asakota Kota Bima.

Ditangan terduga sambung Kasat menjelaskan, diperoleh barang bukti, 19 lembar plastik klip diduga Shabu setelah di timbang di ketahui berat kotor 14,02 gram dengan berat bersih 9,47 gram,4 lembar plastik klip bening, 2 buah tabung kaca, 3 buah sumbu, 4 buah korek api gas, pipa, kotak warna putih, SIM A dan KTP.

“Seluruh terduga pemilik sabu-sabu dan barang bukti telah diamankan di Mako Polres Bima Kota untuk ditindaklanjuti sebagaimana hukum yang berlaku,” tandasnya. (***)

UAS Hadiri Tabligh Akbar di Kabupaten Bima

Bimantika.net _Penceramah nasional Ustadz H. Abdul Somad LC, D.E.S.A, Ph.D atau yang dikenal dengan UAS akan mengisi Tabligh Akbar di halaman Kantor Bupati Bima Kamis 28 Juli 2022 mulai jam 19.30 – 22.00 WITA

Kehadiran UAS untuk melakukan kegiatan dakwah di Bima diprakarsai oleh organisasi Pecinta Quran Bima, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ikhlas Donggo dan pimpinan Pondok Pesantren Al-Wafa Godo Kecamatan Woha yang didukung oleh Pemerintah Kabupaten Bima

Panitia Pelaksana Tabligh Akbar, Usman Abdullah S.PdI mengatakan, kehadiran UAS di kabupaten Bima merupakan bagian dari upaya untuk mendukung program pemerintah pemerintah daerah di bidang keagamaan yaitu mewujudkan Kabupaten Bima yang religius dan aman, juga menjadi masyarakat yang toyyibatun warabbun gafur. Tandasnya.

Direncanakan UAS tiba di Bima Kamis (28/7) Sore dan langsung menuju Pendopo Bupati Bima untuk melakukan silaturahmi dengan Bupati Bima dan shalat Magrib di Pendopo untuk selanjutnya menuju lokasi Tabligh Akbar untuk mengisi ceramah di hadapan jajaran Pemerintah Daerah dan masyarakat Kabupaten Bima. (***)