Kemana Uang Pembinaan Cabor Ratusan Juta ? Ini Kata KONI Kota Bima

Bimantika.net _Sebagian Besar Cabang Olah Raga (Cabor) di bawah Naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Bima meradang.

Pasalnya Anggaran Pembinaan Cabor sampai dengan Bulan Agustus 2022 ini sama sekali belum cair.

Sampai hari ini banyak cabor yang belum menerima dana pembinaan Sebut saja cabor muathay ketuanya ardiansyah

“Sampai hari ini kami belum menerima uang pembinaan Cabor” ungkap Ardiansyah.

Cabor lainnya Rata-rata cabor sudah memasukkan proposal dan terendap di KONI.

“Berbicara tidak ada anggaran itu tdk mungkin” ujar Salah seorang Pengurus Cabor Panjat Tebing.

Masih menurutnya Bahwa Panjat tebing terima transfer 1.5 juta Bulan Juli kmrin. Itu biaya mengikuti seleksi PPLP di Mataran.

“Hampir saya kembalikan uang itu mas. Karena sangat tidak layak memajukan olahraga” ucapnya.

Iapun mengakui bahwa Cabor yang terima bantuan tidak lebih dari 10 cabor Sampai saat ini dan berfariasi rata-rata 2 5 Jt. “Saya tau semua A sampai Z” katanya.

Ia merincikan bahwa Dana Koni 1 Milyar Tahap 1 500 juta, Untuk bola.250 juta, 170 jt utk operasional Koni dan 80 juta untuj cabor.

“Cair sebelum puasa kemarin Tahao 2 500 juta lagi Utk operasional koni 160 juta, cabor 90 juta, Bonus PON 250 juta Cair 3 minggu yg lalu” ungkapnya.

Ketua Cabang Olah Raga Renang, H. Gunawan, S. Pd yang dikonfirmasi Media Online Bimantika Selasa Malam 2 Agustus 2022 mengaku sama sekali tidak pernah menerima dana bantuan untuk Cabor Renang.

“Sampai saat ini Cabor Renang Nol Ruoiah” ujar Aji Gun yang juga sebagai tokoh Masyarakat Kelurahan Tanjung ini.

Manurut Aji Gun bahwa KONI diatur oleh beberapa gelintir orang saja sehingga KONI Kota Bima tidak mengalami kemajuan.

“Ini Kan lebih banyak kepentingan administrasi KONI, padahal uang KONI itu adalah uang Cabor, liat saja di RKA nya terlalu banyak uang kesekrrtariatannya, hingga perjalanan Dinas Pengurus KONI hingga tembus 25 Juta” ujar Aji Gun.

Lanjut Aji Gun bahwa KONI Kota Bima sejak tiga kali Porprof mengalami kemunduran karena pengurus KONI nya tidak paham soal Olah Raga.

“Yang kendalikan KONI itu H. Alwi dan kawan-kawan yang tidak paham soal olahraga, bagaimana mau maju olahraga Kota Bima” ungkap Aji Gun.

Lanjutnya KONI itu membawahi seluruh Cabang Olahraga yang tentunya Cabang Olahraga (Cabor) memiliki tujuan dan cita-cita sesuai Cabor Masing-masing.

Hasil investigasi Media online Bimantika bahwa sejumlah Cabor yang sama sekali tidak menerima bantuan antara lain : IMI, Takraw, Catur, Silat, Muathay, Renang, Menembak, Tennis Meja, Panjat Tebing, Tinju, Billyar, Tarung Drajat. Bulutangkis.

Sekretaris KONI Kota Bima Drs. H. Alwi Yasin, M. Ap yang diwawancara media online Bimantika menyebutkan bahwa soal Keuangan KONI selalu transaran.

“Semua Cabor kita bantu tentu bantuannya Fariatif tidak serta merta sama besar anggarannya” ujar nya.

Lanjutnya dalam membantu Cabor dirinya sangat transparan dan terbuka sehingga bisa dipertanggung jawabkan.

“Bahkan kita by transfer ke Cabor yang kita bantu dan bisa kita pertanggung jawabkan karena melalui transfer” ujarnya.

Khusus Olahraga Panjat Tebing Kata Alwi Yasin justru Panjat Tebing itu Prioritas kita selama ini.

“Tulis besar-besar bahwa Panjat Tebing kita prioritaskan bahkan saat PON Papua sangking kita priotitaskan kita utus salah satu Pengurusnya, bahkan Ketua KONI dan Saya sendiri tidak berangkat” ujarnya. (***)

Perkosa Ibu Mertua Sendiri, BA Warga Kodo di Tangkap

Bimantika.net _Tim Puma ll Polres Bima Kota yang dipimpin oleh Aiptu Hero Suharjo, SH telah berhasil melakukan Pengungkapan dan penangkapan terhadap pelaku Pemerkosaan.

Dasar penangkaoan Laporan LP/B/644/VIII/2022/ NTB/Res.Bima kota Tanggal 02 Agustus 2022.

Penangkapan dilakukan Pada Hari Selasa 2 Agustus 2022 pukul 17:30 Wita di Kelurahan Kodo Kecamatan Rastim Kota Bima.

Pelapor/Korban HA 65 tahun IRT tinggal di Kelurahan Kodo Kecamatan Rasanae Timur Kota Bima yang juga sebagai Mertua dari Pelaku Pemerkosaan.

Tersangka BA 47 Tahun juga tinggal di Kelurahan Kodo Kecamatan Rasanae timur Kota Bima adalah menantu dari Korban Pemerkosaan.

Kronologis Kejadian Pada hari Sabtu tanggal 30 Juli 2022 sekitar pukul 09.00WITA bertempat di Kelurahan Kodo Kecamatan Rastim Kota Bima.

awalnya Korban sedang membersihkan Kulkas di dalam rumah,kemudian tiba-tiba datang pelaku dari belakang korban dan langsung memeluk korban dan langsung menurunkan celana korban secara paksa sampai dilutut.

Mendapat perlakuan tersebut korban berontak sambil mengatakan jangan main-main.

Namun pelaku tidak menghiraukanya dan langsung menurunkan celananya sampai lutur serta memaksa memasukan kemaluanya ke kemaluan korban.

pada saat pelaku melakukan perbuatannya tiba-tiba datang cucu korban atas nama R P (anak kandung pelaku).

Sehingga pelaku terburu-buru menaikan celananya dan kemudian korban lari keluar.

Sementara pelaku menghadang saksi R P dan memberikan uang Rp.100.000,- supaya tidak menceritakan perbuatannya kepada orang lain.

Kronologis penangkapan Berdasarkan Laporan, Tim kemudian melakukan penyelidikan guna mengungkap dan menangkap pelaku Pemerkosaan tersebut.

Dari hasil penyelidikan Tim Puma ll mendapatkan titik terang tentang identitas dan keberadaan pelaku yaitu di Kelurahan Kodo Kecamatan Rastim Kota Bima.

Dengan adanya informasi tersebut Tim Puma ll melakukan koordinasi dengan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kodo Kecamatan Rasane Timur Kota Bima.

Kemudian pelaku dapat dihadirkan oleh BHABINKAMTIBMAS,kemudian Tum mengamankan pelaku B A

Selanjutnya Tim Puma ll membawa pelaku Ke Mako Sat Reskrim Polres Bima Kota dan menyerahkan kepada piket Sat Reskrim pelaksanaan berjalan baik dan lancar. (***)

Atlit Kota Bima Kembalikan Bonus Yang Hilang Separuh, Ini Kata Sekretaris KONI

Bimantika.net _Efek negatif dari “hilangnya separuh” Bonus para Atlit Kota Bima peraih Medali PON Papua setahun lalu menyisahkan banyak dampak yang tidak baik.

Disatu sisi para atlit ingin memboikot Pekan Olahraga Propinsi NTB tidak akan mewakili Kota Bima, juga mereka berencana mengembalikan Bonus yang menurut mereka tidak manusiawi.

“Kami yang mengharumkan nama Kota Bima sama sekali tidak diperhatikan bahkan kami mendapat perlakuan tidak manusiawi atas hilangnya separuh bonus kami sebagai hak kami selaku atlit petaih medali di PON Papua” ujar beberapa atlit yang merasa sangat kecewa.

Para atlit meminta Ketua KONI Kota Bima Ferry Sofian, SH dan Sekretaris KONi Kota Bima Drs. H. Alwi Yasin, M. Ap satu kata dan perbuatan sesuai dengan apa yang mereka janjinkan dan ungkapkan.

“Kami sangat berharao konsistensi pak Ketua KONI dan Seketaris KONI Kota Bima atas kehilangan Bonus kami, dan dalam waktu dekat kami berencana kembalikan Bonus ke KONI yang sudah memotong separuh dari Bonus sebagai hak kami” ujarnya.

Perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papu setahun lalu tepatnya bulan September 2021 masih menyisakan kisah manis dan duka.

Manisnya pelaksanaan PON Papua telah berahir dengan indah. Dimana para duta Kota Bima membawa pulang 3 Medali emas 1 perak dan 2 perunggu.

Tiga medali emas diraih dri cabang olahraga panjat tebing dan bola voly pasir. Cabor panjat tebing dipunggawakan oleh Nurul Iqamah yang.memegang predikat atlit elit international menyunci 1 medali emas dinomor perorangan yaitu nomor combinet.

Dan 1 medali emas didapat dari nomor tim putri. Diperkuat oleh atlit Kota Bima lainnya Ayu Fatullah yang pada akhirnya medali emas nomor boulder tim putri dapat dipesembahkan utk NTB lebih-lebih Kota Bima.

Sementara Nurul Sendiri menyumbang medali perak pada nomor speed recor tim putri untuk NTB.

Dibagian Allyssah Mutaharra dari Kota Bima memperkuat NTB pada cabang olahraga Volly Pasir.

Hasil memukau NTB menyabet medali emas. Lagi.

Tak ketinggalan Wahyu Hidayat Kota Bima. Memperkuat Futsal NTB dan berhasil merebut medali perunggu..
Cabang olahraga Atletik atlit kota bima atas nama mempersembahkann medali perunggu utk NTB.

Pasca pelaksanaan PON 21 Papua para atlit diterima resmi oleh KONI Kota Bima. Melalui Sekretaris Umum KONI Kota Bima H Alwi Yasin saat itu. Dan diterima resmi oleh Ketua Umum Koni Kota Bima bapak Ferry Sofyan dikediaman beliau.

Perhelatan itu semua telah selesai. Ada hal yang tdk elegan sebenarnya dimana pada saat penerimaan para jawara olahraga itu baik ketua Koni maupun sekretaris Koni Kota Bimw berjanji akan menghargai jerih payah para pejuang olahraga dengan memberikan bonus melebihi Kab. Bima dan Kabupaten Dompu yang nominalnya 50 jt untuk medali emas.

Ungkapan kekecewaan itu datang dari para pejuang olahraga Allysah Mutaharra peraih medali emas cabang olahraga Volly Pasir.

Senada dengan Lissa atlit peraih dua medali emas Pon Papua Nurul Iqamah dari cabang olahraga panjat tebing menyesalkan apa yang telah diberikan oleh Koni Kota Bima.

“Diluar dugaan kami, Karena terus terang kami msih ingat apa yang disampaikan pada kami disaat menerima kami setelah kembali ke daerah” ujar Nurul.

Sementara itu. M. Fadlyn peraih medali Perunggu Merupakan atlit senior dari Kota Bima yang juga turun berlaga di Pon Papua menyampaikan isi hatinya kecewa berat.

“Bagaimana kami bisa membawa nama Kota Bima kalau begini kami dihargai. Kami bisa saja tidak mau turun di Porprov NTB membawa Kota Bima kalo diperlakukan seperti ini” Ungkapnya.

Para atlit peraih medali yang diwawancara media online Bimantika Selasa 2 Agustus 2022 merasa kecewa berat atas perlakuan KONI Kota Bima.

“Intinya kami minta apa yang telah dijanjikan bahwa dana sebesar 250 juta yang disampaikan oleh Ketua Koni Kota Bima di media beberapa bulan yang lalu tolong direalisasikan, karena itu adalah hak kami” ungkap Fadlyn.

Sekretaris KONI Kota Bima Drs. H. Alwi Yasin, M. Ap yang dikonfirmasi media online Bimantika Selasa 2 Agustus 2022 melalui Saluran WhatsApp nya memberikan klarifiksi singkat.

Dampak Dari Hilangnya Separuh Bonus Atlit PON Papua Kota Bima kini mereka ingin Mengembalikan Bonus Tersebut karna Atlit Meras Kecewa, Gimana Tanggapan Kakanda Selaku Sekretaris KONI Kota Bima ?

Atas Pertanyaan itu, Alwi Yasin selaku Sekretaris KONI Kota bima yang nota bene sudah 14 Tahun jadi Sekretaris KONI Kota Bima memberikan penjelasan atas perintah Ketua KONI Kota Bima Ferri Sofiyan, SH.

“Saya diperintahkan untuk klarifikasi berita Bimantika” ujar Alwi Yasin mengawali pembicaraaan dengan Media Online Bimantika.

Menurutnya bahwa untuk Bonus di Alokasi di APBD Kota Bima yang teralokasi untuk Sepak Bola 250 Juta dari Anggaran 1 Milyar.

“Sisa anggaran itu untuk Seluruh Cabang Olah Raga yang kisarannya masing-masing lebih kurang 20 an Juta dari 36 Cabang Olah Raga, dan itupun melalui Transfer mas” Tegas Alwi Yasin.

Lalu ditanya soal atlit ingin kembalikan Bonus, Alwi pun menjawab santai bahwa itu adalah kemampuan dari KONI Kota Bima melalui APBD Kota Bima. (***)

Doktor Zul Puji Walikota HML dan Generasi Muda Handal Ketua RT Kota Bima Oggie dan Darus

Bimantika.net _Kehadiran Gubernur NTB DR. H. Zulkieflimansyah beberapa hari lalu di Kota Bima, Kabupaten Bima dan Dompu membawa berkah.

Keberkahan itu nampak dengan riang gembiranya warga masyarakat di tiga Kabupaten dan Kota mendapat kunjungan langsung dari pemimpinnya.

Kunjungan Gubernur Zul sepertinya bukan kunjungan biasa tapi juga membawa sejumlah bantuan yang tentunya sangat bermanfaat untuk warga masyarakat.

Khusus di Kota Bima Doktor Zul Senin Pagi 1 Agustus 2022 melepas bibit ikan air tawar di selokan-selokan indah Kelurahan Penatoi Kota Bima.

Saat penyerahan ribuan bibit ikan itu, Gubernur Zul menyampaikan rasa bangga nya pada Ketua RT Penatoi Darussalam dan Ketua RT Kelurahan Panggi Abdussyahir, SH atau yang dikenal dengan nama Oggie di Akun Facebook Pribadinya.

“Terima Kasih Bang Darussalam dan Mas Oggie tokoh muda yang hebat, juga Bang Amir anggota Dewan Kota Bima dari PKS atas inisiatifnya yang luar biasa” ungkap Gubernur Zul

Gubernur Zul menyampaikan juga rasa Terima Kasihnya pada Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML) dan Wakil Walikota Bima Ferri Sofiyan, SH dan juga Kadis Kelautan kota dan Provinsi yang bersinergi luar biasa. (***)

Doktor Zul Beri Bantuan 24 Mesin Ketinting Untuk Warga Pesisir Pantai Dompu

Bimantika.net _Gubernur NTB DR. H. Zulkieflimansyah, SE, M.Sc. dalam lawatannya di Kota Bima, Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu beberapa hari lalu banyak mendapatkan manfaat untuk warga masyarkat.

Diantaranya Doktor Zul Sapaan akrab Gubernur NTB memberikan paket bantuan untuk masyarakat pesisir.

Bantuan itu adalah Mesin Ketinting 5 PK sebanyak 24 unit kepada masyarakat Desa Lasi Kecamatan Kilo.

“Paket bantuan untuk warga pesisir merupakan wujud dalam menyukseskan Program NTB Sejahtera dan Mandiri melalui penanggulangan kemiskinan, pengangguran, kesenjangan dan pertumbuhan ekonomi inklusif sesuai RPJMD Provinsi NTB tahun 2019-2023” ungkap Doktor Zul.

Paket Bantuan itu menurut Doktor Zul adalah bentuk atensi Pemerintah Propinsi NTB melawan kemiskinan dari Desa disektor perikanan kelautan yang diharapkan para nelayan bisa menghadirkan Apartemen Ikan di pesisir.

“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat Dompu,” ujarnya.

Kepada para pimpinan OPD, Gubernur menyarankan agar setiap melakukan Kunker ke beberapa wilayah untuk menyempatkan mambawa buah tangan untuk masyarakat guna mewujudkan Program NTB Gemilang.

“Saya juga tugaskan untuk mensinkronkan sejumlah program kerja pemerintah provinsi dengan program kerja pemerintah daerah. Segera sinergikan program provinsi, termasuk pengadaan kapal besar untuk nelayan,” ungkap Doktor Zul.

Kepada masyarakat, Gubernur juga mengharapkan untuk memanfaatkan bantuan yang diberikan untuk meningkatkan taraf hidup secara ekonomi serta bersyukur atas semua nikmat yang Tuhan berikan.

“Kita harus syukuri apa yang kita miliki, karena belum tentu orang lain bisa menikmati kebahagian seperti yang kita rasakan saat ini,” harapnya.

Sementara itu, Ketua PKK sekaligus Ketua Forum Gerakan Makan Ikan (Forikan) Provinsi Nusa Tenggara Barat Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, SE., M.Sc, menyarankan kepada para nelayan untuk tidak menjual semua hasil tangkapannya.

“Berikan sebagian kepada anaknya untuk dikomsumsi, khususnya balita agar mereka sehat, bergizi dan tumbuh dengan baik serta mendapatkan berkah dari Allah SWT,” sarannya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB Muslim, ST, M.Si, menjelaskan, Pemberdayaan masyarakat nelayan sangat sederhana, karena investasinya kecil dan dipake cukup lama.

“Kemiskinan bukan bagian dari masyarakat pesisir, sebab laut memberikan investasi dan pemanfaatan yang tidak habis dipakai,” ujarnya.

Oleh sebab itu, untuk mendukung proses investasi masyarakat pesisir, Pemerintah Provinsi NTB memberikan bantuan mesin ketinting tahap pertama yang bertujuan untuk memberdayakan dan mensejahterakan masyarakat nelayan.

“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi para nelayan,” ujar Doktor Zul mengakhiri. (***)

Alwi Yasin Diam Membisu, Bonus Atlit PON Papua Kota Bima “Hilang Separuh”

Bimantika.net _Atlit Peraih Medali Emas PON Papua setahun lalu asal Kota Bima merasa kecewa pada pihak KONI Kota Bima yang tidak realisasikan Bonus yang dijanjikan 250 Juta kala itu.

Kekecewaan Para Atlit ini sekaligus mengancam eksistensi mereka yang tidak ingin terlibat dalam Pekan Olah Raga Propinsi (PorProv) NTB mendatang.

Kini Para Atlit Kota Bima Peraih medali PON 21 Papua Meradang bercampur kekecewaan atas perlakuan KONI Kota Bima.

Perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papuan setahun lalu tepatnya bulan September 2021 masih menyisakan kisah manis dan duka.

Manisnya pelaksanaan PON Papua telah berahir dengan indah. Dimana para duta Kota Bima membawa pulang 3 Medali emas 1 perak dan 2 perunggu.

Tiga medali emas diraih dri cabang olahraga panjat tebing dan bola voly pasir. Cabor panjat tebing dipunggawakan oleh Nurul Iqamah yang.memegang predikat atlit elit international menyunci 1 medali emas dinomor perorangan yaitu nomor combinet.

Dan 1 medali emas didapat dari nomor tim putri. Diperkuat oleh atlit Kota Bima lainnya Ayu Fatullah yang pada akhirnya medali emas nomor boulder tim putri dapat dipesembahkan utk NTB lebih-lebih Kota Bima.

Sementara Nurul Sendiri menyumbang medali perak pada nomor speed recor tim putri untuk NTB.

Dibagian Allyssah Mutaharra dari Kota Bima memperkuat NTB pada cabang olahraga Volly Pasir.

Hasil memukau NTB menyabet medali emas. Lagi.

Tak ketinggalan Wahyu Hidayat Kota Bima. Memperkuat Futsal NTB dan berhasil merebut medali perunggu..
Cabang olahraga Atletik atlit kota bima atas nama mempersembahkann medali perunggu utk NTB.

Pasca pelaksanaan PON 21 Papua para atlit diterima resmi oleh KONI Kota Bima. Melalui Sekretaris Umum KONI Kota Bima H Alwi Yasin saat itu. Dan diterima resmi oleh Ketua Umum Koni Kota Bima bapak Ferry Sofyan dikediaman beliau.

Perhelatan itu semua telah selesai. Ada hal yang tdk elegan sebenarnya dimana pada saat penerimaan para jawara olahraga itu baik ketua Koni maupun sekretaris Koni Kota Bimw berjanji akan menghargai jerih payah para pejuang olahraga dengan memberikan bonus melebihi Kab. Bima dan Kabupaten Dompu yang nominalnya 50 jt untuk medali emas.

Ungkapan kekecewaan itu datang dari para pejuang olahraga Allysah Mutaharra peraih medali emas cabang olahraga Volly Pasir.

Senada dengan Lissa atlit peraih dua medali emas Pon Papua Nurul Iqamah dari cabang olahraga panjat tebing menyesalkan apa yang telah diberikan oleh Koni Kota Bima.

“Diluar dugaan kami, Karena terus terang kami msih ingat apa yang disampaikan pada kami disaat menerima kami setelah kembali ke daerah” ujar Nurul.

Sementara itu. M. Fadlyn peraih medali Perunggu Merupakan atlit senior dari Kota Bima yang juga turun berlaga di Pon Papua menyampaikan isi hatinya kecewa berat.

“Bagaimana kami bisa membawa nama Kota Bima kalau begini kami dihargai. Kami bisa saja tidak mau turun di Porprov NTB membawa Kota Bima kalo diperlakukan seperti ini” Ungkapnya.

Para atlit peraih medali yang diwawancara media online Bimantika Selasa 2 Agustus 2022 merasa kecewa berat atas perlakuan KONI Kota Bima.

“Intinya kami minta apa yang telah dijanjikan bahwa dana sebesar 250 juta yang disampaikan oleh Ketua Koni Kota Bima di media beberapa bulan yang lalu tolong direalisasikan, karena itu adalah hak kami” ungkap Fadlyn.

Sekretaris KONI Kota Bima Drs. H. Alwi Yasin, M. Ap yang dikonfirmasi media online Bimantika Selasa 2 Agustus 2022 melalui Saluran WhatsApp nya Tidak memberikan jawaban apapun padahal Pesan WhatsApp centang Biru yang tentunya Isi Pesan itu Terbaca olehnya.

Ass Pak Sekretaris KONI, Ada Problem Para Atlit PON Papua yang kecewa dengan Janji KONI Bonus 250 Juta ternyata hari ini mereka hanya terima 105 juta. Kemana Sisa Uang 145 Juta Bonus Para Atlit ?? Mhn tanggapan dari Kakanda Sekretaris KONI Kota Bima.
Dari Adinda Arifudin, S. Sos Media Online Bimantika.

Atas Pertanyaan itu, Alwi Yasin selaku Sekretaris KONI Kota bima yang nota bene sebagai Roh nya sebuah organisasi diam membisu. (***)

Dikes Kabupaten Bima OPD Terbaik Absen Elektronik

Bimantika.net _Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Bima adalah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Terbaik Soal Absensi Elektronik sehingga mendapatkan apresiasi dari Sekda Kabupaten Bima saat Apel Pagi.

Senin (1/8) Sekretaris Daerah Kabupaten Bima Drs.H.M Taufik HAK M.Si memimpin Apel Pagi jajaran Dinas Kesehatan Kabupaten Bima.

Pada kesempatan tersebut, Sekda memberikan apresiasi atas tingginya tingkat kehadiran (presensi) elektronik jajaran Dinas Kesehatan yang mencapai lebih dari 95 persen.

“Ini berarti penerapan daftar hadir elektronik memiliki pengaruh terhadap peningkatan disiplin yang secara sistem bersifat memaksa setiap ASN untuk hadir tepat waktu”. Ungkapnya.

Di hadapan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bima Fachrurahman SE, M.Si, para Kepala Bidang, Kepala Seksi, Pejabat Fungsional dan Staf instansi tersebut, Sekda memaparkan, dalam pelaksanaan tugas pemerintahan, ada tiga prioritas sebagai acuan pelaksanaan tugas yaitu penyederhanaan birokrasi, manajemen kepegawaian dan transparansi penyelenggaraan pemerintahan.

“Penyederhanaan birokrasi harus memperhatikan kelembagaan yang terkait kondisi dan mengacu kepada potensi dan sumberdaya yang ada di daerah.
Karena itu, pelayanan publik harus sungguh-sungguh, dimana perlu ada umpan balik dan kerjasama pada semua lini supaya ada hasil (output) dan benefit yang bagus”. Terang Sekda.

Aspek berikutnya yang perlu mendapatkan perhatian adalah manajemen kepegawaian. Aspek ini menyangkut kemampuan Jajaran Dikes memahami prosedur kepegawaian, mengelola sesuai visi, misi, target dan dituangkan dalam sistem perencanaan, penganggaran dan evaluasi program”. Tandasnya.

Menutup arahannya dalam apel pagi tersebut, Sekda H.M. Taufik HAK menekankan pentingnya transparansi dalam pelaksanaan tugas kedinasan dan membangun komunikasi melalui konsultasi dan koordinasi yang baik antara atasan dengan bawahan agar visi dan misi dapat diwujudkan. (***)

Diduga Miliki Shabu 1 Ons, Pria Asal Cenggu di Tangkap Satresnarkoba Polres Bima

Bimantika.net _Tim Opsnal Sat-Resnarkoba Polres Bima, Polda NTB, di Backup Unit Patmor polres Bima berhasil mengungkap dan meringkus terduga Pengedar Narkoba Jenis Shabu di jalan Lintas Desa Cenggu Tepatnya di depan Masjid Al- Burhan Desa Cenggu Kecamatan Belo Kabupaten Bima Senin (1/8/22). Sekira Pukul 11.30. Wita.

Kasat Resnarkoba Polres Bima AKP Wahyudi melalui kasi Humas Iptu Adib Widayaka mengatakan terduga yang berinisial YS Alias Y (L/19) warga Desa Cenggu ini diamankan karena diduga kuat memiliki dan menguasai Narkoba jenis Shabu Seberat 1 Ons siap untuk di edarkan di wilayah kecamatan Belo dan sekitarnya.

Dari tangan terduga Petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti yakni, (dua) pocket Plastik klip Besar kristal putih yang duga Narkotika jenis shabu (berat sekitar 1 (ONS),Uang sejumlah Rp. 27.000.00,- (dua puluh tujuh ribu) rupiah,1 (satu) buah Kotak rokok Surya 12,dan 1 (satu) unit Handphone .terang Adib.

Penangkapan terduga YS Berawal personil Sat Resnarkoba Polres Bima menerima informasi dari masyarakat yang merasa resah dengan kelakuan YS yang acap kali melakukan transaksi Narkoba Di wilayah Kecamatan Belo.

Tim Opsnal Sat-Resnarkoba polres yang dibackup Unit Patmor dipimpin oleh Kanit Opsnal Aipda Arif Rahman S.sos, langsung bergerak menuju tempat Kejadian Perkara. (TKP).

Penangkapan YS yang dikenal lihai ini, petugas pun harus menyamar menjadi pegawai kecamatan yang seakan akan sedang melakukan pendataan warga dengan tujuan untuk mengelabui YS Beber nya.

Masih Adib Sesampainya di TKP benar saja YS petugas menemukan Terduga sedang melakukan transaksi barang itu.

“Terduga tidak curiga dengan kedatangan petugas yang menyamar” Kata Adib.

Sambungnya, setelah memastikan ciri ciri terduga petugas pun melakukan upaya Hukum dengan Menggerebek dan menggeledah terduga dan di temukan Dua Pocket Narkoba jenis Shabu yang di selipkan di saku celana untuk mengelabui petugas.

“Penggeledahan Terduga disaksikan oleh warga sekitar” Ucap Adib.

Terpisah Kapolres Bima AKBP Heru Sasongko S.I.K, mengatakan pihaknya akan terus memburu dan memberantas bagi siapapun yang mengedarkan Narkoba dalam bentuk apapun di wilayah hukumnya.

“Tidak ada ruang sedikitpun dan kami akan tindak Tegas” Kata pria Bermelati Dua itu.

Setelah itu Terduga YS bersama sejumlah barang bukti langsung di gelanggang Menuju Mapolres Bima untuk Diproses Hukum Lebih Lanjut pungkas Adib.(***)

Sekda : Walikota HML Siapkan 5 Unit Motor Hadiah “Pawai Rimpu”

Bimantika.net _Dalam rangka meningkatkan disiplin dan kinerja Pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lingkup Pemerintah Kota Bima, serta menurunnya Pandemi COVID-19 di wilayah Kota Bima, Pemerintah Kota Bima menggelar apel gabungan yang diikuti oleh seluruh ASN Lingkup Pemerintah Kota Bima, Senin 1 Agustus 2022.

Mewakili Wali Kota Bima H. Muhammad Lutfi, SE (HML), Sekretaris Daerah Drs. H. Mukhtar, MH memimpin apel tersebut di Halaman Kantor Wali Kota Bima dengan penuh khidmat.

Dalam amanatnya Sekda mengatakan bahwa apel ini akan terus dilaksanakan pada hari senin setiap awal bulan. Dengan mengikutsertakan seluruh pegawai yang ada dilingkungan kerja.

“Sesuai edaran Wali Kota setiap awal bulan di minggu pertama akan dilaksanakan upacara, dan di hari biasa dilakukan apel pagi dan sore di lingkungan kerja masing-masing” jelasnya.

Selain itu dijelaskan bahwa dalam rangka momen memperingati HUT RI Ke-77, mulai hari ini sampai 1 bulan penuh kedepan dibulan Agustus ini kepada segenap OPD, para camat, dan lurah agar memasang spanduk dan memasang Bendera Merah Putih. Selain itu, bagi camat dan lurah agar mengumumkan kepada masyarakat untuk memasang Bendera Merah Putih.

“Karena ini merupakan momen bersejarah bagi bangsa kita memperjuangkan kemerdekaan,” tegasnya.

Sekda juga menyampaikan beberapa kegiatan dalam memperingati HUT RI nanti, salah satunya ialah “Pawai Rimpu” yang diikuti pula oleh ASN, Tokoh Agama dan Masyarakat Kota Bima.

Berdasarkan hasil keputusan panitia Festival Pawai Rimpu akan melibatkan 30 ribu peserta, masing-masing RT minimal 20 orang.

“Untuk rute nantinya, bagi masyarakat Kecamatan Mpunda, Rasanae Timur, dan Raba start dari Lapangan Pahlawan kemudian finish di Eks Kantor Bupati Bima. Begitu juga sebaliknya bagi masyarakat dari Kecamatan Rasanae Barat dan Asakota start di Lapangan Serasuba, kemudian finis di Eks Kantor Bupati Bima” ujar Sekda.

Berhubung halaman kantor Walikota akan dimulai penataan lahan parkir dan taman, jadi untuk titik finis peserta Pawai Rimpu dipusatkan di Halaman Eks Kantor Bupati.

Untuk doorprize nya, Walikota Bima sudah menyiapkan 5 unit Motor yang akan diundi masing-masing kecamatan akan memperoleh 1 unit motor, kemudian para OPD akan menyiapkan undian dan 41 doorprize khusus bagi 41 kelurahan binaan masing-masing, jelas Sekda. (***)

Polres Bima Gelar Anev Bulanan dan Sosialisasi Perpol No. 08 Tahun 2021

Bimantika.net _Kepolisian Resor Bima Polda NTB menggelar kegiatan Analisa dan Evaluasi (Anev) Bulanan dan Sosialisasi Perpol No. 08 Tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif di Jajaran Reskrim Polres Bima, Senin (1/8/22) Pukul 10.00 di Aula Polres Bima.

Hadir dalam Anev tersebut, Kapolres Bima, AKBP Heru Sasongko, S.I.K.,
Kasat Reskrim Polres Bima, AKP Masdidin, SH, KBO Sat Reskrim Polres Bima, IPTU Sudarto, Kaurmintu Sat Reskrim, Bripka Setiadi Aryansyah, para Kanit Reskrim Polres dan Kanit Reskrim Polsek Jajaran Polres Bima, beserta anggota Sat Reskrim Jajaran Polres Bima.

Kasi Humas Polres Bima, Iptu Adib Widayaka ungkapkan Kapolres Bima menyampaikan, bahwa Anev tersebut bertujuan untuk menganalisa suatu permasalahan dan sebagai tempat Komunikasi, Kordinasi dan Referensi.

Lanjutnya, Anev harus tetap dilakukan oleh setiap orang agar mengetahui permasalahan untuk memangkas tumbuhnya masalah, serta dalam bekerja diharuskan untuk tetap melakukan Komunikasi, Koordinasi dan Kolaborasi, dan menciptakan suasana yang aman damai secara kolektif.

Untuk berhasilnya penyelesaian masalah, Kapolres Bima menekankan kepada para personil agar masalah pribadi tidak berimbas ke urusan dinas, serta diharuskan untuk mengantisipasi sebuah masalah dengan segera.

“Kita harus bisa menyelesaikan masalah pribadi agar tidak berimbas ke urusan dinas. Dan sebelum terjadi suatu masalah, harus diantisipasi dengan cara-cara yang lebih bervariasi agar tidak mencuat menjadi konflik.” Tegasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bima, mengingatkan kepada para anggotanya, agar setiap informasi dan perkembangan kasus harus dilaporkan ke pimpinan sebagai bahan Anev, serta agar setiap Penyelesaian Kasus ataupun RJ harus dilengkapi dengan Mindik sesuai dengan Perkap dan Perpol serta dilaporkan ke Pimpinan.

“Setiap kasus agar segera ditindaklanjuti dan di atensi. Dan setiap kasus yang menjadi hambatan agar dilaporkan supaya tidak menumpuk dan menjadi konflik.” Tegas Masdidin.

Lebih lanjut ia menekankan agar setiap anggotanya harus melakukan tugas dan fungsinya masing-masing.

Terkait Perpol No. 08 tahun 2021, KBO Sat Reskrim, memaparkan, bahwa Perpol No. 8 tahun 2021 tentang Penanganan Tindak Pidana Berdasarkan Keadilan Restoratif di Jajaran Reskrim Polres Bima agar benar-benar dipelajari oleh setiap anggota dan apabila ada kendala agar dilaporkan ke Pimpinan.

Sudarto juga menguatkan agar apa yang disampaikan oleh Kapolres Bima dan Kasat Reskrim Polres Bima diikuti dengan baik, benar, dan tekun.

Anev tersebut berakhir Pukul 12.00 wita, dan berjalan dengan aman dan lancar.(***//)