Ada Beberapa Kunci Utama Menuju Surga Allah SWT

jpn

BIMAntika net Surga merupakan tempat impian yang dirindukan oleh orang-orang yang beriman.

Di sanalah tempat kebahagiaan sejati, yang tiada lagi kesedihan, kekecewaan, dan penderitaan, seperti yang dialami tatkala hidup di dunia.

Bahkan, orang terakhir yang masuk ke dalam surga dan mendapatkan derajat terendah di sana memiliki kenikmatan yang jauh lebih besar dan tiada bandingannya dengan kenikmatan yang ada di dunia yang belum pernah mata melihatnya, belum pernah telinga mendengarnya, dan belum pernah pula terbetik dalam hati manusia.

Orang-orang beragama tentu menginginkan Masuk Surga karena mendapatkan surga berarti mendapat tempat terbaik nan abadi di alam keabadian.

Ada beberapa hadits dan ayat suci Al-Qur’an mengemukakan terdapat tiga kunci utama untuk membuka pintu-pintu surga sebagai barikut:

Pertama, bersaksi tiada Tuhan selain Allah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مِفْتَاحُ اْلجَنَّةِ شَهَادَةٌ أَنْ لَا إِلهَ إلَّا الله

Artinya, “Kunci surga adalah bersaksi Tiada Tuhan Selain Allah” (HR. Ahmad).

Bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah menjadi dasar pertama apakah seseorang akan dapat masuk surga atau tidak.

Tanpa amal batiniah yang disebut tauhid ini semua amal kebaikan manusia tidak ada artinya dalam kaitannya dengan keselamatan di akhirat.

Ia tidak akan masuk surga karena surga hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang bersaksi dengan sepenuh keyakinan bahwa Allah adalah Tuhan satu-satunya.

Jadi iman tauhid merupakan fondasi dari semua amal manusia.

Sedemikian penting syahadat atau kesaksian seperti itu hingga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مَنْ مَاتَ وَهُوَ يَعْلَمُ أَنْ لَا إِلهَ إلَّا الله دَخَلَ اْلجَنَّةَ

Artinya, “ Barang siapa mati sedang ia percaya Tiada Tuhan selain Allah, maka masuklah ia ke dalam surga.” (HR. Muslim)

Memang sedemikian penting syadat tauhid tersebut dalam kaitannya dengan surga.

Kita dianjurkan untuk memperbanyak dzikir dengan mengucapkan kalimat tersebut agar kita memiliki fondasi kunci utama surga.

Kedua, menegakkan shalat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

مِفْتَاحُ اْلجَنَّةِ اَلصّلَاةُ

Artinya: “Kunci surga adalah menegakkan shalat” (Dari Jabir bin Abdillah RA).

Shalat adalah kunci utama kedua setelah syahadat.

Sholat merupakan amal lahiriah sekaligus merupakan perwujudan iman kepada Allah subahanu wa ta’ala.

Rasulullah shallahu alaihi wa sallam juga menjelaskan dalam sebuah haditsnya tentang pentingnya shalat dalam hubungannya dengan keselamatan seseorang di hari Kiamat karena shalat adalah amal jasmaniah pertama yang akan dihisab sebagai berikut:

أَوَّلُ مَا يُحَاسَبُ عَلَيْهِ اْلعَبْدُ يَوْمَ اْلقِيَامَةِ اَلصَّلَاةُ، فَإِنْ صَلَحَتْ صَلَحَ سَائِرُ عَمَلِهِ وَإنْ فَسَدَتْ فَسَدَ سَائِرُ عَمَلِهِ

Artinya: “Amal pertama kali seorang hamba akan dihisab di hari Kiamat adalah shalat. Apabila shalatnya baik, maka baiklah seluruh amalnya. Dan jika shalatnya buruk, rusaklah semua amalnya.” (HR. at-Thabrani).

Shalat memiliki pengaruh kuat terhadap amal-amal seseorang di luar shalat.

Jika shalatnya baik, maka baiklah seluruh amal lainnya. Artinya jika shalat dikerjakan dengan baik sesuai dengan ketentuan-ketentuan hukum dan adab yang berlaku, tentulah shalatnya akan diterima oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Hal ini berpengaruh positif terhadap amal-amal seseorang di luar shalat.

Jika shalatya buruk, maka seluruh amal lainnya juga buruk. Artinya jika seseorang selalu berperilaku buruk dalam kehidupan sehari-harinya bisa jadi karena shalatnya memang buruk. Atau ia sudah menjalankan shalat tapi cara melaksanakannya tidak sesuai dengan syarat dan rukunnya serta adab shalat yang berlaku sehingga shalatnya tidak berpengaruh positif terhadap perilakunya. Adab-adab shalat antara lain adalah: tidak menunda-nunda, ikhlas, selalu ingat Allah dan penuh penghayatan atau khusyu’.

Selain itu, shalat yang dilakukan dengan menjalankan rukun-rukun dan sunnahnya akan menjadi kunci sukses dalam menjawab enam pertayanyaan di alam kubur, yakni: Siapa tuhanmu, apa agamamu, siapa nabimu, apa kitab sucimu, di mana kiblatmu, dan siapa saudara-saudaramu. Mengapa demikian? Sebab keenam pertanyaan itu jawabannya terdapat dalam pelaksanaan shalat.

Jawaban terhadap pertanyaan pertama terdapat dalam bacaan takbir (الله اكبر), jawaban kedua ada dalam perintah shalat bahwa shalat merupakan kewajiban dalam agama yang diridhai Allah (الاسلام), jawaban ketiga ada dalam bacaan shalawat ketika duduk (اللهم صل على محمد), jawaban keempat terkait dengan nama kitab yang memuat bacaan-bacaan surat dalam shalat (القران), jawaban kelima terkait dengan arah shalat (الكعبة), jawaban keenam terkait dengan para jamaah shalat terutama di masjid (المسلمون والمسلمات).

Ketiga, mencintai fakir miskin. Rasulullah shallallahu ‘alaih wa sallam bersabda:

وَمِفْتَاحُ اْلجَنَّةِ حُبُّ اْلمَسَاكِيْنِ وَاْلفُقَرَاءِ

Artinya, “Dan kunci surga adalah mencinta fakir-miskin.” (Dari Ibnu Umar R.A)

Mencintai fakir miskin merupakan kunci surga yang mewakili ibadah sosial dalam ranah akhlak. Al-Qur’an menyebut orang-orang yang tidak peduli terhadaap anak yatim dan fakir- miskin sebagai para pendusta agama. Ayat-ayat itu berbunyi:

رَأَيْتَ الَّذِي يُكَذِّبُ بِالدِّينِ (١) فَذَلِكَ الَّذِي يَدُعُّ الْيَتِيمَ (٢) وَلَا يَحُضُّ عَلَى طَعَامِ الْمِسْكِينِ

Artinya: “Tahukah kamu (orang) yang mendustakan agama? Itulah orang yang menghardik anak yatim, dan tidak menganjurkan memberi makan orang miskin.” (QS. Al-Ma’un: 1-3)

Dalam surat lain, Allah melarang berbuat aniaya terhadap anak-anak yatim dan fakir miskin sebagai berikut:

فَأَمَّا الْيَتِيمَ فَلَا تَقْهَرْ (٩) وَأَمَّا السَّائِلَ فَلَا تَنْهَرْ (١٠)

Artinya: “Adapun terhadap anak yatim, maka janganlah kamu berlaku sewenang-wenang. Dan terhadap orang yang minta-minta, maka janganlah kamu menghardiknya.” (QS. Ad-Duha: 9-10)

Mencintai fakir-miskin (termasuk anak-anak yatim) merupakan akhlak terpuji.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melaksanakan hal ini secara nyata. Disebutkan dalam kitab Maulid Al-Barzanji, karya Syaikh Ja’far bin Husin bin Abdul Karim bin Muhammad Al-Barzanji, halaman 123, sebagai berikut:

وَيُحِبُّ الفُقَرَاءَ وَالمَسَاكِيْنَ وَيَجْلِسُ مَعَهُمْ وَيَعُوْدُ مَرْضَاهُمْ وَيُشَيِّعُ جَنَائِزَهُمْ وَلَا يَحْقِرُ فَقِيْرًا

Artinya: “Rasulullah mencintai fakir miskin, duduk bersama mereka, membesuk mereka yang sedang sakit, mengiring jenazah mereka, dan tidak pernah menghina orang fakir (miskin).”

Jadi memang untuk dapat masuk surga seseorang tidak cukup hanya memiliki kesalihan personal dengan melaksanakan ibadah-ibadah personal seperti shalat, puasa dan haji, tetapi ia juga harus memiliki kesalihan sosial seperti mengeluarkan zakat dan sedekah kepada fakir-miskin. Ia juga harus memilik akhlak yang baik terhadap mereka sebagaimana dicontohkan Rasulullah shallallhu ‘alaihi wa sallam sebagaimana disebutkan di atas.

Dari seluruh uraian di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat tiga kunci utama untuk dapat membuka pintu surga dan masuk ke dalamnya.

Pertama adalah dalam ranah aqidah yakni bertauhid dengan bersaksi Tiada Tuhan selain Allah.

Kedua adalah dalam ranah syariat yakni menegakkan shalat.

Ketiga adalah dalam ranah akhlak yakni kesalehan sosial dengan mencintai fakir-miskin. (***//Berbagai sumber)

Kapolres Bima Pimpin Apel Persiapan Pengamanan Puncak Perayaan Malam Pergantian Tahun Baru

jpn

BIMAntika.net Kepolisian Resor Bima jajaran Polda NTB menggelar Apel persiapan Pengamanan malam pergantian tahun 2026 di lapangan Mapolres Bima Rabu (31/12/25) pukul 14.00. Wita.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., dan dihadiri oleh PJU, Perwira Polres Bima dan unsur Forkopimda Kabupaten Bima.

Peserta upacara terdiri dari 1 Peleton Perwira Polres Bima,1 Peleton Sat Brimob Batalyon C Bima,1 Peleton TNI,
1 Peleton Gabungan Staf Polres Bima,
1 Peleton Sat Samapta Polres Bima.
1 Peleton Sat Lantas Polres Bima.
2 Peleton gabungan Sat Reskrim / Intelkam / Satresnarkoba
1 Peleton Satpol PP Kabupaten Bima.
dan 1 Peleton Dinas Perhubungan Kabupaten Bima.

Dalam amanatnya Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., menyampaikan apel tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kesiapsiagaan seluruh personel dalam rangka memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat yang akan merayakan pergantian Tahun Baru 2026.

“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, dan humanis. Jadikan pengamanan ini sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat”. Ujarnya.

Lanjutnya, seluruh personel yang terlibat dalam menjalankan tugas agar mengedepankan upaya preventif dan preemtif, melakukan patroli secara intensif guna mencegah terjadinya ancaman atau gangguan kamtibmas.

Pria bermelati 2 itu juga menekankan agar mewaspadai potensi gangguan, seperti balap liar, konsumsi minuman keras, penggunaan petasan, kemacetan lalu lintas, serta potensi tindak Kriminalitas

Di akhir penyampaiannya Kapolres kembali menegaskan seluruh personel melaksanakan pengamanan sesuai SOP, jaga keselamatan diri dan rekan kerja, serta hindari tindakan yang dapat merugikan institusi.

“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman” Pungkas Kasi Humas AKP Adib Widayaka. (*)

Personel OPS Lilin Rinjani 2025 Polres Bima, Intensifikan Patroli dan Pengecekan di Gereja Santo Yohanes Maria Vianei

jpn

BIMAntika.net Memastikan keamanan di area gereja
Gereja Santo Yohanes Maria Vianei personel personel operasi lilin Rinjani 2025 Polres Bima Polda NTB Pertebal Patroli dan Sterilisasi.

Seperti pada Senin malam (29/12/25) personel pos PAM yang berlokasi di dusun Tolonggeru melakukan patroli dan pengecekan seluruh area Gereja Santo Yohanes Maria Vianei.

Kegiatan itu diawali dengan apel persiapan personel dan APP yang dipimpin oleh Bripka Mardana.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menjelaskan kegiatan tersebut merupakan ketegasan Polres Bima menjamin kenyamanan umat Kristiani menjalankan ibadah.

Adib meneruskan, kegiatan yang berakhir hingga dini hari itu tidak adanya kejadian menonjol baik di dalam gereja maupun di sekitar area gereja.

“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman” Pungkasnya.(****)

Pemkot Bima Serahkan SK P3K Paruh Waktu

jpn

BIMAntika.net Pemerintah Kota Bima menggelar apel pagi sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu Tahun Anggaran 2026 di Halaman Kantor Wali Kota Bima, Senin (29/12/2025).

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Bima, H. A. Rahman H. Abidin, SE.

Meskipun sejak pagi diguyur hujan gerimis yang tak kunjung reda, apel tetap berlangsung khidmat dan tertib.

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH., Penjabat Sekretaris Daerah beserta Staf Ahli dan Asisten Setda, Kepala Perangkat Daerah lingkup Pemerintah Kota Bima, para Kepala Bagian, Camat, Lurah, serta seluruh PPPK Paruh Waktu penerima SK.

Dalam amanatnya, Wali Kota Bima menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya penyerahan SK PPPK Paruh Waktu Tahun Anggaran 2026.

Ia menegaskan bahwa penyerahan SK ini bukan sekadar kegiatan administratif, melainkan bentuk kepercayaan dan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.

“Hari ini bukan hanya menerima selembar SK, tetapi menerima kepercayaan, amanah, dan harapan dari daerah serta dari masyarakat Kota Bima,” ujar Wali Kota Bima.

Wali Kota menekankan bahwa PPPK Paruh Waktu memiliki peran penting dalam mendukung roda pelayanan publik. Menurutnya, meskipun berstatus paruh waktu, semangat pengabdian dan profesionalisme kerja harus tetap utuh.

Secara tidak langsung, Wali Kota Bima juga mengakui adanya kegelisahan yang dirasakan para PPPK Paruh Waktu di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah yang berdampak pada pola pembiayaan, termasuk penghasilan pegawai.

Ia menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran bukanlah bentuk pengabaian terhadap pengabdian aparatur, melainkan langkah strategis untuk menjaga kesehatan keuangan daerah agar pelayanan publik tetap berjalan secara berkelanjutan.

“Efisiensi ini bukan karena pemerintah tidak menghargai pengabdian Bapak dan Ibu, tetapi agar keuangan daerah tetap sehat dan pelayanan publik terus berjalan,” tegasnya.

H. A Rahman menambahkan bahwa Pemerintah Kota Bima tidak lepas tangan. Pemerintah terus melakukan penataan, penghitungan, serta komunikasi intensif dengan pemerintah pusat agar hak-hak PPPK Paruh Waktu tetap diperjuangkan melalui skema yang adil dan manusiawi sesuai dengan kemampuan fiskal daerah.

Ia juga mengajak seluruh PPPK Paruh Waktu untuk tetap bekerja secara profesional, disiplin, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dengan penuh tanggung jawab.

Selain itu, H. A Rahman menginstruksikan seluruh PPPK Paruh Waktu untuk berpartisipasi dalam kegiatan gotong royong bersih-bersih lingkungan yang akan dilaksanakan pada Selasa, 30 Desember 2025. Kegiatan tersebut akan dilaksanakan di tiga lokasi, yakni kawasan Ama Hami, sepanjang Jalan Gatot Subroto, serta Kelurahan Dara di sekitar kawasan terminal.

Menurut Nya, kegiatan gotong royong ini merupakan bagian dari gerakan kebersamaan untuk mewujudkan Kota Bima yang bersih, indah, sehat, dan asri.

Mengakhiri amanatnya, Aji Man sapaan akrabnya kembali mengucapkan selamat kepada seluruh PPPK Paruh Waktu penerima SK Tahun Anggaran 2026.

Ia berpesan agar seluruh aparatur menjaga integritas, kekompakan, dan terus mengabdi dengan penuh keikhlasan demi kemajuan Kota Bima. (****)

Minimalisir Gangguan Kamtibmas Jelang Pergantian Tahun Baru 2026, Sat Samapta Polres Bima Pertebal Patroli KRYD Malam Hari

jpn

BIMAntika.net Anggota Ton 1 Dalmas Satuan Samapta Polres Bima Polres Bima Polda NTB, kembali menggelar patroli KRYD malam hingga dini hari di wilayah hukumnya.

Patroli yang berlangsung pada Minggu malam (28/12/25) sekira pukul 23.00.Wita itu di pimpin oleh Perwira Pengawas Ipda Alfian Hidayat Santoso S.Tr.K.

Patroli tersebut merupakan langkah preventif Polres Bima dalam rangka menjamin keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selam perayaan Natal dan jelang pergantian tahun baru 2026.

Hal itu dikemukakan oleh Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., dalam keterangan tertulisnya melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka.

Adib melanjutkan, kegiatan tersebut diawali dengan apel persiapan personel dan pengecekan tahanan di Rutan Mapolres dan di lanjutkan dengan patroli mobile.

Rute Patroli yakni Perempatan cabang talabiu Kecamatan Woha Cabang patung kuda Kecamatan Palibelo dan beberapa tempat yang dianggap rawan.

Sasaran Patroli seperti balapan liar, Kasus 3C, peredaran gelap narkoba, miras dan lainnya tidak ditemukan.

“Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan aman” Pungkas Adib. (****)

Beri Rasa Aman Pada Pengunjung, Polsek Madapangga Hadir Dengan Metode PAM Wisata Madapangga

jpn

BIMAntika.net Minggu (28/12/25) personel Polsek Madapangga Polres Bima Polda NTB menggelar Patroli pengamanan wisata di wilayah hukumnya.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 13.30. Wita itu dikendalikan oleh Kapolseknya Ipda Ahmad Zulfikar SH dilakukan secara mobile.

Patroli yang diawaki oleh 3 personel itu mendatangi dua tempat wisata yakni,Pemandian kolam renang Madapangga di Desa Ndano dan Kolam Renang Farzadit yang berlokasi di Desa Dena.

Kegiatan tersebut juga di fokuskan pada pencegahan kasus 3C, peredaran gelap narkoba,miras dan lainnya yang meresahkan masyarakat.

Dalam pelaksanaannya tim patroli memberikan himbauan kepada para pengunjung agar berhati-hati dan tetap menjangkau anak anak.

Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., melalui Kasi Humas AKP Adib Widayaka menjelaskan kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Bima dan Polsek jajaran dalam rangka menjamin keamanan dan ketertiban selama perayaan Natal dan tahun baru 2026.

Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan baik dan aman serta tidak ditemukan adanya sasaran yang dimaksud.(****)

Pastikan Malam Pergantian Tahun Baru Bebas dari Petasan, Polsek Woha Sita Puluhan Jenis Petasan di Pasar Tente

jpn

BIMAntika.net Menjelang malam pergantian tahun Baru 2026, Polsek Woha Polres Bima Polda NTB meningkatkan upaya preventif guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif di wilayah hukumnya.

Salah satu langkah yang dilakukan adalah pengecekan dan pemberian himbauan kepada para pedagang di pasar tradisional Tente agar tidak menjual petasan dan kembang api.

Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (27/12/25) pagi itu dipimpin langsung oleh Kapolsek Woha AKP Muhtar dan sejumlah personel.

Selain memberikan himbauan petugas juga menyita puluhan petasan berbagai jenis dari 3 orang Pedagang.

“Ini menunjukkan ketegasan dan komitmen Polres Bima dan Polsek jajaran dalam rangka menjamin keamanan dan ketertiban menjelang malam pergantian tahun 2026”. Kata Kapolres Bima AKBP Eko Sutomo S.I.K.,M.I.K., sebagaimana diulas Kasi Humas AKP Adib Widayaka.

Pengecekan ini sekaligus memberikan edukasi dan imbauan secara humanis kepada para pedagang agar tidak menjual petasan atau kembang api yang dilarang.

Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama kami, terutama menjelang malam pergantian Tahun Baru,”Tutupnya.(****)

Lurah PenanaE Sukses Fasilitasi Pemilihan Ketua RT dan RW

jpn

BIMAntika.net Pemilihan Ketua RT (Rukun Tetangga) dan RW (Rukun Warga) se Kelurahan PenanaE Kecamatan Raba Kota Bima Kamis 25 Desember 2025 berlangsung sukses dan kondusif.

Lurah PenanaE Adhar Hajairin, S.Pd pada Media Online Bimantika menyebut bahwa suksesnya penyelenggaraan pemilihan RT dan RW semata-mata berkat kerja sama yang solid panitia dengan kesadaran warga masyarakat PenanaE.

“Alhamdulillah berkat kerjasama panitia dan terlibatnya seluruh lapisan masyarakat sehingga kegiatan berjalan lancar, sukses dan kondusif” ujarnya.

Ia menyebut ini adalah contoh nyata musyawarah di lingkungan masyarakat karena merupakan forum pengambilan keputusan bersama untuk memilih pemimpin tingkat bawah, sering kali melalui kesepakatan (mufakat) atau pemungutan suara.

“Tujuannya guna mewakili dan melayani kepentingan warga sekitar” ungkapnya.

Lanjutnya bahwa Proses ini mencerminkan nilai demokrasi, kebersamaan, dan partisipasi warga dalam menentukan arah kepemimpinan lokal.

Mengapa ini disebut musyawarah?
Pengambilan Keputusan Bersama: Warga berkumpul untuk membahas dan menentukan siapa yang akan menjadi ketua RT/RW, bukan keputusan sepihak.

Mencapai Kesepakatan: Tujuannya adalah untuk mencapai keputusan yang disepakati bersama (mufakat), bisa melalui diskusi atau pemungutan suara jika tidak ada mufakat.

Partisipasi Warga: Melibatkan partisipasi aktif warga dalam memilih pemimpin yang akan mewakili mereka, meningkatkan rasa kepemilikan.

Membentuk Kepengurusan: Membentuk lembaga yang akan membantu pelayanan pemerintahan dan kemasyarakatan di tingkat paling dasar.

Lurah PenanaE menjelaskan bahwa total jumlah RT sebanyak 12 RT dan RW sebanyak 6 RW.

”Hanya RW 01 dan RW 05 yang melalui pemilihan, RT RW yang lain lawan peti kosong hanya satu calon” ujar Lurah. (***//Satria)

Upah Minimum Kabupaten Bima Tahun 2026 Ditetapkan 2 Juta Lebih

jpn

Bimantika.net Bupati Bima melalui surat nomor: 500.16/008/06.4/2025 menetapkan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Bima Tahun 2026

Rekomendasi penetapan berdasarkan Hasil Rapat Dewan Pengupahan Kabupaten Bima yang diketuai oleh Sekretaris Daerah kabupaten Bima Senin (22/12/2025) mengeluarkan rekomendasi penetapan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Bima Tahun 2026 sebesar Rp 2.767.580 per bulan.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Bima Aries Munandar, ST., MT Rabu (24/12) menjelaskan, rekomendasi Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kabupaten Bima Tahun 2026 ini dilakukan berdasarkan Undang-Undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan dan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja. Juga mengacu padaPeraturan Pemerintah Nomor 49 Tahun 2025 tentang
tentang pengupahan.

Aries Munandar mengungkapkan, Dewan Pengupahan Kabupaten Bima merekomendasikan, UMK Kabupaten Bima Tahun 2026 mengalami kenaikan sebesar 4,95 % dibandingkan UMK Tahun 2025. “Kenaikan tersebut mempertimbangkan kondisi ekonomi daerah, inflasi, pertumbuhan ekonomi, serta daya beli
masyarakat, tanpa mengabaikan keberlangsungan dunia usaha”.

Upah Minimum Kabupaten (UMK) ini berlaku bagi pekerja/buruh dengan masa kerja kurang dari
satu tahun dan bagi yang masa kerja satu tahun atau lebih, pengupahan
ditetapkan berdasarkan struktur dan skala upah yang disepakati antara pengusaha dan
pekerja/buruh.

Terkait penetapan tersebut, Pemkab Bima mengimbau kepada seluruh perusahaan dan pelaku usaha di
wilayah Kabupaten Bima agar melaksanakan ketentuan UMK Tahun 2026 sesuai peraturan
perundang-undangan. Jelas Kadis Nakertrans.

Perusahaan diminta membayar upah pekerja/buruh tidak lebih rendah dari Upah Minimum Kabupaten (UMK) yang telah ditetapkan dan menjalin hubungan industrial yang harmonis, dinamis, dan berkeadilan dalam melaksanakan amanat UMK yang mulai berlaku pada tanggal 1 Januari 2026 tersebut. (RRS//007)

Murni Suciyanti : “Pelayanan Publik Harus Menyentuh Kebutuhan Masyarakat”

jpn

BIMAntika.net Ketua TP-PKK Kabupaten Bima, Ny. Murni Suciyanti, memanfaatkan momentum Program Selasa Menyapa di Kecamatan Tambora
Selasa malam (23/12/25) di Gedung Serbaguna (GSG) Desa Kawinda Na’e untuk menegaskan pentingnya kehadiran pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Selasa Menyapa adalah bentuk kesadaran bersama bahwa pemerintah tidak boleh berjarak dengan masyarakat. Pemerintah tidak cukup bekerja di balik meja, tetapi harus turun langsung ke desa, melihat, mendengar, dan menyerap aspirasi masyarakat,” Ujarnya.

Hadir mendampingi Wakil Bupati Bima, Ketua TP-PKK Kabupaten Bima menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran seluruh unsur pemerintah dan masyarakat.

“Melalui Program Selasa Menyapa, pemerintah daerah berupaya menghadirkan kepemimpinan yang dekat dan menyatu dengan rakyat”. Terangnya di hadapan
Camat Tambora Fadilah, S.S., Muspika, para kepala desa se-Kecamatan Tambora, tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat.

Menutup arahannya, Ketua TP-PKK Kabupaten Bima mengajak seluruh kepala desa, pengurus PKK, kader Posyandu, serta kader perempuan untuk terus memperkuat kebersamaan dan semangat gotong royong dalam membangun daerah.

“Pembangunan akan berjalan lebih baik apabila dilakukan secara bersama-sama, dengan masyarakat yang kuat, mandiri, dan saling mendukung,” Pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPRD Kabupaten Bima Lila Ramadhani Sukendy, S.M, jajaran Asisten Setda, pimpinan OPD lingkup Pemkab Bima, Kepala BNN Kabupaten Bima Budi Suryono, S.Sos., (RRS//007)

Hacklink Hacklink Satış бэклинки casibom marsbahis casibom hacklink market marsbahis giriş vdcasino casibom